cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota denpasar,
Bali
INDONESIA
Jurnal Ilmiah Pendidikan Profesi Guru
ISSN : 26215713     EISSN : 26215705     DOI : -
Core Subject : Education,
As an international, multi-disciplinary, peer-refereed journal, the scope of this journal is in learning and instruction area which provides a platform for the publication of the most advanced scientific researches in the areas of learning, development, instruction and teaching at Jurnal Ilmiah Pendidikan Profesi Guru Undiksha. The journal welcomes original empirical investigation. The papers may represent a variety of theoretical perspectives and different methodological approaches. They may refer to any age level, from infants to adults and to a diversity of learning and instructional settings, from laboratory experiments to field studies. The major criteria in review and the selection process concerns the significance of the contribution to the area of learning and instruction. Instruction, learning and teaching, curriculum development, learning environment, teacher education, educational, technology, and educational development at Jurnal Ilmiah Pendidikan Profesi Guru Undiksha.
Arjuna Subject : -
Articles 570 Documents
Penerapan Model Team Assisted Individualization (Tai) Pada Materi Trigonometri Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Matematika I Putu Gede Widiada
Jurnal Ilmiah Pendidikan Profesi Guru Vol. 3 No. 2 (2020): Agustus 2020
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jippg.v3i2.29068

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui dan menganalisis penggunaan model pembelajaran kooperatif tipe Team Assisted Individualization (TAI) dalam pembelajaran materi Trigonometri terhadap hasil belajar Matematika. Subjek penelitian dalam penelitian ini adalah siswa kelas X-Perhotelan sebanyak 34 orang siswa. Penelitian ini menggunakan 2 siklus dan setiap sikus terdiri dari tahapan-tahapan yaitu perencanaan, pelaksanaan, pengamatan, pemberian tes hasil belajar dan refleksi. Dalam pengumpulan data digunakan instrumen observasi dan tes. Setelah data yang diharapkan terkumpul semuanya, maka tindakan selanjutnya adalah analisis data dengan menggunakan analisis deskriptif kualitatif dan kuantitatif. Dari hasil analisis data menunjukkan bahwa penggunaan model pembelajaran kooperatif tipe Team Assisted Individualization (TAI) dalam pembelajaran dapat meningkatkan motivasi siswa dan hasil belajar Matematika. Tiap siklus memperlihatkan ada peningkatan, pada siklus I sebesar 5,98 % dan pada siklus II sebesar 11,72 %. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa penggunaan model pembelajaran kooperatif tipe Team Assisted Individualization (TAI) dalam pembelajaran materi Trigonometri dapat meningkatkan hasil belajar Matematika pada siswa kelas X-Perhotelan.
Penerapan Metode Tutor Sebaya dapat Meningkatkan Hasil Belajar Pendidikan Agama Hindu dan Budi Pekerti Ni Luh Adi Palistini
Jurnal Ilmiah Pendidikan Profesi Guru Vol. 3 No. 2 (2020): Agustus 2020
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jippg.v3i2.29086

Abstract

Rendahnya hasil belajar siswa yang disebabkan karena banyak siswa yang cendurung pasif di kelas dan hanya mendengarkan pembelajaran yang disampaikan oleh guru. Aktivitas siswa hanya cenderung menyimak dan mencatat sehingga berimplikasi pada aktivitas belajar yang tidak optimal. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis penerapan metode tutor sebaya untuk meningkatkan hasil belajar pendidikan agama dan budi pekerti. Jenis penelitian ini adalah penelitian Tindakan kelas. Subjek pada penelitian ini sejumlah 37 orang. Metode pengumpulan data pada penelitian ini yaitu observasi, wawancara dan metode tes. Instrumen pada penelitian ini adalah kisi-kisi soal. Teknik analisis data pada penelitian ini adalah analisis deskriptif kuantitatif. Hasil analisis data yaitu Nilai rata-rata siklus I mencapai 76,22 dan siklus II mencapai 81,35. Itu berarti nilai rata-rata dari siklus I ke siklus II telah terjadi peningkatan sebesar 5,13. Kemudian daya serap siswa pada siklus I sebesar 76,22 % dan siklus II mencapai 81,35%. Berdasarkan data tersebut dari siklus I ke siklus II telah terjadi peningkatan sebesar 5,13%. Ketuntasan klasikal siswa dari siklus I sebesar 72,97% telah mengalami peningkatan sebesar 27,03 % menjadi 100%. Sehingga dapat disimpulkan bahwa penerapan metode tutor sebaya efektif meningkatkan hasil belajar siswa pada mata pelajaran Agama Hindu dan Budi Pekerti.
Meningkatkan Motivasi Kinerja Guru Melalui Kepala Sekolah H. Aan Hartawan
Jurnal Ilmiah Pendidikan Profesi Guru Vol. 3 No. 2 (2020): Agustus 2020
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jippg.v3i2.29087

Abstract

Rendahnya motivasi guru dalam mengajar hal ini disebabkan karena guru mengalami beban kerja yang terlalu sulit serta waktu dan peralatan kerja yang kurang memadai sehingga mengakibatkan stress pada guru. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis kinerja guru melalui kepala sekolah. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas. subjek pada penelitian ini berjumlah 90 orang. Metode pengumpulan data pada penelitian ini yaitu observasi dan wawancara. Instrument pada penelitian ini berupa kuesioner. Teknik analisis data yang digunakan pada penelitian ini adalah analisis desriptif kualitatif. Hasil penelitian yaitu motivasi kepala sekolah kepada bawahannya menunjukkan kategori Siklus I,51,78 (Cukup) Siklus II 71,4 (Baik). Kepala sekolah memotivasi kinerja guru dengan melakukan hal-hal seperti memberikan penghargaan dan pengakuan terhadap hasil kerja guru memberikan ruang untuk berinovai kepada para gurunya, membeikan pengarahan dan pembinaan, memberikan wewenang, memberikan perhatian, memberi acara piknik dan insentif bagi guru yang berprestasi. Gaya kepemimpinan kepala sekolah yang terapkan kepada bawahannya adalah gaya kepemimpinan konsultatif, partisipatif, dan edukatif. Dapat disimpulkan bahwa kepala sekolah dapat meningkatkan motivasi kinerja guru.
Supervisi Edukatif Kolaboratif Secara Periodik Meningkatkan Kinerja Guru Paryono Paryono
Jurnal Ilmiah Pendidikan Profesi Guru Vol. 3 No. 2 (2020): Agustus 2020
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jippg.v3i2.29089

Abstract

Kurangnya penelitian yang mengarah pada peningkatan mutu pendidikan alasan penelitian ini dilakukan. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis efektivitas supervise edukatif kolaboratif secara periodik meningkatkan kinerja guru. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan yang dilaksanakan secara siklus. Teknik pengumpulan data pada penelitian ini adalah pengumpulan data awal, data hasil analisis setiap akhir siklus, dan tanggapan guru terhadap pelaksanaan supervisi edukatif model kolaboratif. Data yang telah terkumpul dianalisis dengan menggunakan analisis kualitatif dan kuantitatif. Berdasarkan hasil analisis data didapatkan analisis penentuan perencanaan siklus I mendapakan rata-rata keberhasilan yang diperoleh guru adalah 71,98% (cukup), analisis hasil melaksanakan pembelajaran tindakan siklus mendapakan rata-rata keberhasilan guru adalah 72,44% (cukup), hasil analisis hasil menilai prestasi belajar siklus I rata-rata keberhasilan adalah 81, 3% (kualifikas baik). Hasil analisis penentuan perencanaan siklus II mendapakan rata-rata keberhasilan adalah 92,44 % (sangat baik), Hasil analisis melaksanakan pembelajaran tindakan siklus II mendapatkan rata-rata keberhasilan adalah 93,81 % (sangat baik), dan hasil analisis menilai prestasi belajar siklus II mendapatkan rata-rata keberhasilan adalah 90,56 % (kualifikasi sangat baik). Temuan penelitian yaitu peningkatan kinerja guru dalam menyusun rencana pembelajaran, peningkatan kinerja guru dalam melaksanakan pembelajaran, peningkatan kinerja guru dalam menilai prestasi belajar, peningkatan kinerja guru melaksanakan tindak lanjut hasil penilaian prestasi belajar siswa.
Supervisi Kolaboratif dapat Meningkatkan Kompetensi Profesional Guru Uud Solehudin
Jurnal Ilmiah Pendidikan Profesi Guru Vol. 3 No. 2 (2020): Agustus 2020
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jippg.v3i2.29090

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah sebagai berikut :1) untuk mengetahui perkembangan proses supervisi kolaboratif untuk meningkatkan kompetensi profesional guru di SDN 1 Sidaraja Kabupaten Kuningan Tahun Pelajaran 2019/2020 2) Untuk meningkatan kompetensi profesional guru di SDN 1 Sidaraja Kabupaten Kuningan setelah diterapkan pendekatan supervisi kolaboratif. Dalam penelitian ini yang menjadi subyek penelitian adalah 10 guru di SDN 1 Sidaraja Kabupaten Kuningan yang memiliki karakteristik bahwa kompetensi profesionalnya rendah khususnya dalam mengembangkan materi pembelajaran. Namun, guru di sekolah ini dapat bekerja secara kolaboratif dan memiliki motivasi untuk selalu merefleksi kinerjanya serta berbagi pengalaman dengan rekan sejawatnya. Berdasarkan pembahasan dalam penelitian mengenai penerapan pendekatan supervisi kolaboratif untuk meningkatkan kompetensi profesional guru di SDN 1 Sidaraja Kabupaten Kuningan dapat ditarik beberapa simpulan sebagai berikut: Proses supervisi dengan menerapkan pendekatan supervisi kolaboratif secara spesifik terdiri dari tahap pra-supervisi kolaboratif, supervisi kolaboratif dan pasca-supervisi kolaboratif. Proses supervisi dengan menerapkan pendekatan supervisi kolaboratif mengalami perkembangan dari siklus 1 ke siklus 2.
Keefektifan Model Pembelajaran Group Investigation Berbantu Media Puzzle Board Terhadap Hasil Belajar IPA Astari Hanifah; Mudzanatun Mudzanatun; Sukamto Sukamto
Jurnal Ilmiah Pendidikan Profesi Guru Vol. 3 No. 3 (2020): November 2020
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jippg.v3i3.29244

Abstract

Kurangnya inovasi dalam proses pembelajaran seperti rendahnya penggunaan model dan media yang mampu mengedepankan peran siswa secara aktif dalam pembelajaran, menyebabkan hasil belajar IPA siswa sekolah dasar cenderung rendah. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui keefektifan dari model pembelajaran group investigation berbantu media puzzle board terhadap hasil belajar IPA materi alat pencernaan manusia kelas V SD. Sehingga jenis penilitian yang digunakan adalah penelitian kuantitatif dengan model pre experimental design bentuk one group pretest-posttest. Populasi penelitian adalah siswa kelas V yang berjumlah 22 siswa. Penelitian ini menggunakan teknik sampling jenuh sehingga semua anggota populasi dijadikan sebagai sampel. Data dalam penelitian ini diperoleh melalui observasi, wawancara, dokumentasi dan tes. Teknik analisis data peneliti menggunakan uji normalitas awal, uji normalitas akhir, dan uji hipotesis (uji t). Berdasarkan hasil perhitungan dapat diketahui bahwa nilai rata-rata posttest > pretest yaitu 72,5 > 60,5. Diperkuat dengan hasil perhitungan hipotesis dengan menggunakan uji t diperoleh thitung > ttabel  yaitu  6,723 > 2,080 pada taraf signifikansi 5%, maka Ha diterima. Dari hasil analisis tersebut dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran group investigation efektif digunakan untuk meningkatkan hasil belajar IPA materi alat pencernaan manusia pada siswa kelas V SD.
Model Pembelajaran Take and Give Berbantuan Media Mind Mapping Berpengaruh Terhadap Hasil Belajar IPA I Ketut Wahyudi Seputra
Jurnal Ilmiah Pendidikan Profesi Guru Vol. 3 No. 3 (2020): November 2020
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jippg.v3i3.29426

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran Take and Give berbantuan media Mind Mapping terhadap hasil belajar IPA siswa kelas V SD. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen semua atau quasi experiment dengan disain nonequivalent post-test only control group designe. Sampel pada penelitian ini berjumlah 25 siswa kelas V yang teridiri dari kelas eksperimen yaitu SD Negeri 2 Bila sebanyak 11 siswa dan dari kelas kontrol yaitu SD Negeri 2 Bengkala sebanyak 14 siswa yang diperoleh melalui teknik group desain random sampling. Data pada penelitian ini adalah skor hasil belajar IPA siswa yang dikumpulkan dengan metode tes dalam bentuk pilihan ganda dengan 25 butir soal. Data dianalisis statistik deskriptif dan statistik inferensial. Hasil penelitian terdapat pengaruh yang signifikan terhadap siswa yang dibelajarakan menggunakan model pembelajaran Take and Give berbantuan media Mind Mapping yang dibuktikan dengan hasil analisis uji-t yaitu (thitung = 3,29 > ttabel = 1,714). Berdasarkan hasil analisis uji-t dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan model pembelajaran Take and Give berbantuan media Mind Mapping terhadap hasil belajar IPA siswa kelas V SD.
Pengembangan Perangkat Pembelajaran Matematika Materi Pengolahan Data Berbasis Pendekatan PMRI I Gede Kasih Widana; Nyoman Dantes; Desak Putu Parmiti
Jurnal Ilmiah Pendidikan Profesi Guru Vol. 3 No. 3 (2020): November 2020
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jippg.v3i3.29428

Abstract

Prangkat pembelajaran yang digunakan oleh guru sering tidak cocok maupun belum tepat sasaran dalam suatu penerapannya. Mengingat hal tersebut dirasa perlu untuk mengembangkan perangkat pembelajran berbasis Pendekatan Pendidikan Matematika Realistik Indonesia (PMRI) untuk dapat diterapkan dalam melaksanakan proses pembelajaran di SD. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan perangkat pembelajaran PMRI pada mata pelajaran matematika meteri pengolahan data siswa kels V SD. Penelitian pengembangan ini menggunakan model 4D dengan tahapan yaitu: Pendefinisian, Perancangan, Pengembangan, penyebarluasan. Instrument yang digunakan untuk mengukur tingkat validitas perangkat pembelajaran adalah rating scale berupa lembar penilaian ahli. Metode yang digunakan dalam pengumpulan data penelitian ini adalah metode kuesioner dengan menggunakan teknik analisis data kuantitatif dan kualitatif. Kegiatan uji coba menghasilkan data berupa angka yang dihitung nilai rata-rata kemudian dikonversikan dengan tabel PAP skala lima. Hasil penelitian ini adalah 1) perangkat pembelajaran PMRI mata pelajaran matematika pada materi pengolahan data meliputi RPP dan LKPD, 2) produk ini sudah divalidasi oleh ahli matematika, ahli asesmen pembelajaran dan dua orang guru kelas V dari SD yang berbeda. Nilai dari empat orang ahli perangkat RPP mendapatkan skor 4,33 dan perangkat LKPD skor 4,32, sehingga dikategorikan sangat baik. Implikasi dari penelitian ini adalah perangakat pembelajaran matematika materi pengolahan data berbasis pendekatan PMRI yang teruji validitas isinya dan siap untuk digunakan.
Pengembangan Tes Kemampuan Berpikir Kritis untuk Kelas V SD Dewa Gede Widhya Surya Pratama; Kadek suranata; Ni Wayan Arini
Jurnal Ilmiah Pendidikan Profesi Guru Vol. 3 No. 3 (2020): November 2020
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jippg.v3i3.29435

Abstract

Pada pelaksanaan pembelajaran di kelas guru tidak menekankan pada aspek berpikir kritis dalam proses pembelajaran, ini dikarenakan kurangnya pengetahuan guru mengenai kemampuan berpikir kritis. Rendahnya kemampuan berpikir kritis siswa, maka perlu dikembangkan tes yang standar untuk menilai kemampuan berpikir kritis siswa kelas V. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui proses pengembangan dan untuk mengetahui kualitas tes berpikir kritis yang dikembangkan untuk semester genap kelas V SD ditinjau dari validitas isi dan reliabilitas butir tes. Populasi penelitian ini adalah siswa kelas V SD. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan menggunakan model 4D Thiagarajan. Pengumpulan data dilakukan menggunakan metode pencatatan dokumen, observasi, dan lembar validasi ahli. Instrumen yang digunakan adalah instrumen tes kemampuan berpikir kritis. Metode analisis data yang digunakan adalah uji validitas isi dan uji reliabilitas instrument tes. Hasil uji validitas isi yang didapatkan sebesar 0,937, yang berada pada katagori sangat tinggi yaitu pada rentangan 0,80-1.00. Sedangkan hasil uji reliabilitas istrumen tes dioeroleh sebesar 0,92 dan berada pada katagori sangat tinggi yaitu berada pada rentangan 0,80-1,00. Hal ini berarti, tes kemampuan berpikir kritis yang dikembangkan dapat digunakan sebagai tes standar dalam  mengukur kemampuan berpikir kritis siswa kelas V pada tema delapan, sub-tema tiga.
Pengembangan Perangkat Pembelajaran dengan Model Think Pair Share (TPS) Pada Mata Pelajaran IPA Pande Putu Rizky Ari Pratana; Ndara Tanggu Renda; Ni Wayan Arini
Jurnal Ilmiah Pendidikan Profesi Guru Vol. 4 No. 1 (2021): Mei 2021
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jippg.v3i3.29446

Abstract

Learning is still dominated by teachers using lectures and teacher learning tools are still not good. This study aims to produce learning tools in the form of lesson plans with the think pair share (TPS) model in the science subject with the theme Kayanya Negeriku for fourth-grade elementary school. This research is development research based on the ADDIE development model which consists of five stages, namely analysis, design, development, implementation, and evaluation, due to time constraints. and conditions that do not support this research only to the development stage. The results of the analysis of the development of learning devices with the think pair share (TPS) model obtained the following results: the content validity of the instrument was 1, 00 with the interpretation of "very high", the reliability of the instrument obtained a practicality coefficient of 100%, and the validation of learning devices with an average of 4,67 with "very good" interpretation. Based on the results of the study, it can be concluded that the validity of the Development of Learning Devices with the Think Pair Share (TPS) Model in the Science Subjects of Kayanya Negeriku Theme Class IV Elementary School is declared valid and suitable for use in the learning process.