cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota denpasar,
Bali
INDONESIA
Jurnal Ilmiah Pendidikan Profesi Guru
ISSN : 26215713     EISSN : 26215705     DOI : -
Core Subject : Education,
As an international, multi-disciplinary, peer-refereed journal, the scope of this journal is in learning and instruction area which provides a platform for the publication of the most advanced scientific researches in the areas of learning, development, instruction and teaching at Jurnal Ilmiah Pendidikan Profesi Guru Undiksha. The journal welcomes original empirical investigation. The papers may represent a variety of theoretical perspectives and different methodological approaches. They may refer to any age level, from infants to adults and to a diversity of learning and instructional settings, from laboratory experiments to field studies. The major criteria in review and the selection process concerns the significance of the contribution to the area of learning and instruction. Instruction, learning and teaching, curriculum development, learning environment, teacher education, educational, technology, and educational development at Jurnal Ilmiah Pendidikan Profesi Guru Undiksha.
Arjuna Subject : -
Articles 570 Documents
Minat dan Hasil Belajar IPA Siswa Kelas V SD dengan Model Problem-Based Learning Berbasis TPACK Ida Ayu Dian Citra Dewi; I Made Candiasa; Ida Bagus Putu Arnyana
Jurnal Ilmiah Pendidikan Profesi Guru Vol. 7 No. 1 (2024): May
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jippg.v7i1.73279

Abstract

Rendahnya minat dan hasil belajar menyebabkan siswa sulit untuk maju dan berkembang. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis model PBL berbasis TPACK terhadap minat dan hasil belajar IPA siswa. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen semu dengan rancangan posttest only control group design. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa Kelas V Gugus VIII sebanyak 7 sekolah sejumlah 226 siswa dan 2 kelas dalam 2 sekolah sekolah dipilih sebagai sampel yang ditentukan dengan teknik random sampling. Data penelitian diperoleh dengan metode tes berupa pilihan ganda dan non-tes berupa kuisioner yang telah diuji kelayakannya sebagai alat ukur. Data dianalisis menggunakan analisis deskriptif dan inferensial (Anava dan Manova). Hasil Penelitian menunjukkan bahwa secara simultan terdapat perbedaan minat belajar IPA dan hasil belajar IPA siswa antara kelompok dengan model pembelajaran PBL berbasis TPACK dan kelompok dengan model pembelajaran konvensional (F samadengan 227,846, p kurang 0,05). Terdapat perbedaan minat belajar IPA antara kelompok dengan model pembelajaran PBL berbasis TPACK dan kelompok dengan model pembelajaran konvensional (F samadengan 244,408, p kurang 0,05). Terdapat perbedaan hasil belajar IPA siswa antara kelompok dengan model pembelajaran PBL berbasis TPACK dan kelompok dengan model pembelajaran konvensional (F samadengan 20,739, p kurang 0,05). Disimpulkan bahwa model Problem-based Learning (PBL) berbasis TPACK mampu mempengaruhi minat dan hasil belajar IPA siswa kelas V SD. Penelitian ini berimplikasi pada bidang pendidikan dan penelitian bahwa apabila menemukan masalah serupa dapat menggunakan solusi yang sama.
KAMI (Konsep Diri, Kompentensi Pedagogik, Motivasi Berprestasi, Dan Iklim Sekolah) Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Wahyuni, Ni Putu; Anak Agung Gede Agung; Ni Luh Gede Erni Sulindawati
Jurnal Ilmiah Pendidikan Profesi Guru Vol. 7 No. 1 (2024): May
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jippg.v7i1.73453

Abstract

Keberhasilan kegiatan pembelajaran masih belum optimal disebabkan karena kurangnya motivasi dan semangat siswa dalam belajar. Berdasarkan hal tersebut, maka tujuan penelitian ini yaitu menganalisis mengetahui besaran kontribusi konsep diri, kompetensi pedagogik, motivasi berprestasi, dan iklim sekolah terhadap hasil belajar siswa SMP. Jenis penelitian ini adalah penelitian “ex-post facto”. Populasi penelitian ini berjumlah 340 orang siswa. Sampel penelitian ini berjumlah 181 siswa. Metode pengumpulan data menggunakan kuisioner dan dokumen. Analisis data dilakukan dengan teknik regresi sederhana, regresi ganda, dan korelasi parsial. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pertama, terdapat kontribusi yang signifikan antara konsep diri terhadap hasil belajar siswa. Kedua, terdapat kontribusi yang signifikan antara kompetensi pedagogik terhadap hasil belajar siswa. Ketiga, terdapat kontribusi yang signifikan antara motivasi berprestasi terhadap hasil belajar siswa. Keempat, terdapat kontribusi yang signifikan antara iklim sekolah terhadap hasil belajar siswa. Kelima, secara bersama-sama, terdapat kontribusi yang signifikan antara konsep diri, kompetensi pedagogik, motivasi berprestasi, dan iklim sekolah terhadap hasil belajar siswa. Disimpulkan bahwa konsep diri, kompentensi pedagogik, motivasi berprestasi, dan iklim sekolah positif dapat meningkatkan hasil belajar siswa. Penelitian ini mengimplikasikan bahwa peningkatan hasil belajar siswa dapat dicapai melalui optimalisasi beberapa faktor kunci: konsep diri, kompetensi pedagogik, motivasi berprestasi, dan iklim sekolah.
Dampak Dukungan Sosial, Optimisme, Religius, dan Harga Diri Terhadap Kesejahteraan Subyektif Guru Yuin, Komang; Anak Agung Gede Agung; Kadek Rihendra Dantes
Jurnal Ilmiah Pendidikan Profesi Guru Vol. 7 No. 1 (2024): May
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jippg.v7i1.73524

Abstract

Seseorang yang mengalami kesejahteraan subjektif rendah akan mempersepsikan dan menafsirkan segala kejadian dalam hidupnya sebagai peristiwa yang tidak menguntungkan. Hal ini akan menimbulkan respons emosional yang negatif. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dukungan sosial, optimisme, religiusitas, serta harga diri berkontribusi pada kesejahteraan subjektif guru. Penelitian ini merupakan penelitian “ex-post facto” yang dilakukan dengan jumlah sampel sebanyak 164 orang. Metode pengumpulan data melalui penggunaan kuesioner serta dokumen. Instrumen pengumpulan data dengan kuesioner. Analisis data dilakukan dengan pendekatan regresi sederhana, regresi berganda, serta  korelasi parsial. Temuan penelitian menunjukkan adanya hubungan yang kuat dan kontribusi penting antara dukungan sosial terhadap kesejahteraan subjektif guru. Kedua, terdapat perbedaan yang mencolok antara optimisme dan kesejahteraan subjektif guru. Ketiga, terdapat hubungan yang kuat antara sikap guru agama dengan kepuasan yang mereka rasakan di sekolah. Keempat, terdapat hubungan yang kuat antara harga diri dengan kesejahteraan subjektif guru yang menunjukkan adanya hubungan yang cukup besar. Disimpulkan bahwa adanya hubungan yang kuat antara dukungan sosial, optimisme, religiusitas, dan harga diri dengan kesejahteraan subjektif guru.
Media Video Pembelajaran Berbasis POWTOON Pada Materi Rangkaian Listrik untuk Meningkatkan Hasil Belajar Siswa I Komang Pradika Utama; I Wayan Suastra; Ketut Suma
Jurnal Ilmiah Pendidikan Profesi Guru Vol. 7 No. 1 (2024): May
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jippg.v7i1.73741

Abstract

Kurangnya inovasi dalam pembelajaran yang menarik terkhusus pada materi rangkaian listrik untuk meingkatkan hasil belajar Siswa kelas VI Sekolah dasar menjadi tantangan bagi tenaga pendidik. Tujuan dari penelitian ini adalah menciptakan media video pembelajaran berbasis Powtoon pada materi Rangkaian Listrik untuk meningkatkan hasil belajar siswa kelas VI SD yang valid, praktis dan efektif. Penelitian pengembangan ini menggunakan model ADDIE. Subjek penelitian terdiri dari 2 ahli materi, 2 ahli media, 4 guru dan 20 siswa. Metode pengumpulan data dengan angket. Metode analisis data dengan analisis kuantitatif dan kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan hasil validitas ahli materi diperoleh nilai rata-rata 4,50 dengan kriteria sangat tinggi, sedangkan nilai rata-rata 4,44 dengan kriteria sangat tinggi dari ahli media, validator kepraktisan guru mendapat skala daya tarik, skala kejelasan, skala ketepatan dan skala kebaruan mencapai nilai rata-rata dengan kategori excellent. Setelah itu, validator kepraktisan dilakukan siswa SD mendapat hasil pada skala daya tarik, skala kejelasan, skala ketepatan dan skala kebaruan mencapai nilai rata-rata dengan kategori excellent. Dan pengujian untuk efektifitas produk terhadap hasil belajar diperoleh dari hasil uji n-Gain yang menunjukkan rata-rata 0,71 dengan kriteria efektif. Simpulan bahwa media video pembelajaran berbasis Powtoon terbukti valid, praktis dan efektif meningkatkan hasil belajar siswa. Implikasi penelitian ini adalah terciptanya produk sebagai media belajar dan menjadi solusi apabila ada masalah terkait hasil belajar siswa.
E-Book Berbasis Problem Based Learning Mampu Meningkatkan Kemampuan Berpikir Kritis Siswa Kelas V pada IPAS I Putu Trisna Angga Semara; I Made Ardana; Ni Ketut Suarni
Jurnal Ilmiah Pendidikan Profesi Guru Vol. 7 No. 1 (2024): May
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jippg.v7i1.73935

Abstract

Kemampuan berpikir kritis siswa tergolong rendah yang diakibatkan kurang adanya inovasi pada strategi pembelajaran. Permasalahan tersebut dapat diatasi dengan inovasi bahan ajar seperti e-book dengan tetap mengedepankan keaktifan siswa. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengembangkan produk inovatif e-book berbasis PBL untuk meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa. Penelitian ini berjenis penelitian dan pengembangan (R&D) dan menerapkan ADDIE sebagai model pengembangan. Data diperoleh dengan metode non-tes kuesioner dan tes pilihan ganda yang telah diuji kelayakannya. Data dianalisis dengan formula Gregory dan uji-t berkorelasi sehingga penelitian ini menggunakan model one grup pretest-posttet. Hasil analisis data diperoleh ahli materi diperoleh skor 93,74 dengan kualifikasi sangat baik. Ahli media pembelajaran diperoleh skor 92.70 dengan kualifikasi sangat baik. Hasil kepraktisan oleh guru diperoleh skor 90,25 dengan kualifikasi sangat baik. Kepraktisan oleh guru diperoleh sko 95,41 dengan kualifikasi sangat baik. Hasil uji efektifitas menunjukkan hasil bahwa produk sangat mempengaruhi kemampuan berpikir kritis siswa. Disimpulkan bahwa E-Book Berbasis Problem Based Learning memperoleh predikat layak, praktis, dan efektif mempengaruhi kemampuan berpikir kritis pada mata pelajaran IPAS  kelas V SD. Penelitian ini berimplikasi pada kemajuan pendidikan karena berkontribusi menciptakan bahan ajar inovatif yang berdampak langsung pada siswa selama pembelajaran tidak hanya berpikir kritis saja.
Video Animasi berbasis Discovery Learning Efektif Meningkatkan Kompetensi Pengetahuan IPAS Pratiwi, Dewa Ayu Diana; Agung, Anak Agung Gede; Ambara, Didith Pramunditya
Jurnal Ilmiah Pendidikan Profesi Guru Vol. 7 No. 1 (2024): May
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jippg.v7i1.74303

Abstract

Adanya keterbatasan waktu dan kurangnya pemahaman guru terkait pengembangan media pembelajaran, sehingga media pembelajaran yang biasanya digunakan hanya berupa video yang diunduh atau ditayangkan melalui youtube. Penelitian ini bertujuan untuk menciptakan video animasi berbasis discovery learning untuk meningkatkan kompetensi pengetahuan IPAS. Penelitian pengembangan ini menggunakan model pengembangan ADDIE. Subjek uji ahli adalah 1 ahli rancang bangun, satu orang ahli isi pembelajaran, satu orang ahli desain dan ahli media. Subjek uji coba perorangan, uji coba kelompok kecil, dan uji efektivitas produk melibatkan siswa kelas IV sekolah dasar. Metode pengumpulan data menggunakan kuesioner dan tes objektif. Teknik analisis data menggunakan deskriptif kuantitatif dan statistik inferensial. Hasil penelitian menunjukkan rancang bangun berdasarkan penilaian ahli rancang bangun dengan persentase 90,90% dengan kualifikasi sangat baik, kualitas video animasi berdasarkan uji ahli isi muatan pelajaran persentase 93,33% dengan kualifikasi sangat baik, uji ahli desain instrusional persentase 90,62% dengan kualifikasi sangat baik, uji ahli media pembelajaran persentase 90% dengan kualifikasi sangat baik, uji coba perorangan persentase 92,5% dengan kualifikasi sangat baik dan uji coba kelompok kecil persentase 91,66% dengan kualifikasi sangat baik. Hasil uji-t diperoleh thitung (26,790) lebih besar daripada ttabel (2,131) untuk db 15 dan taraf signifikan 5%, sehingga H1 diterima. Simpulan penelitian menunjukkan bahwa media Video Animasi Berbasis Discovery Learning efektif digunakan pada Materi Bagian Tubuh Tumbuhan Mata Pelajaran IPAS pada siswa kelas IV SD. Implikasi penelitian ini adalah memberikan motivasi bagi guru untuk menggunakan media pembelajaran sesuai dengan karakteristik dan kebutuhan belajar.
Efektivitas Buku Perubahan Konseptual dalam Pembelajaran Fisika untuk Meningkatkan Keterampilan Berpikir Kritis Siswa I Gusti Ngurah Dwija Putra; I Wayan Subagia; Istri Agung Rai Sudiatmika
Jurnal Ilmiah Pendidikan Profesi Guru Vol. 6 No. 3 (2023): November
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jippg.v6i3.74587

Abstract

Keterampilan berpikir kritis digunakan untuk memecahkan masalah dan mencari informasi penting dari sumber yang beragam. Oleh karena itu, penanaman keterampilan berpikir kritis penting dalam proses pembelajaran. Tujuan penelitian ini adalah meningkatkan keterampilan berpikir kritis melalui penggunaan buku perubahan konseptual dalam pembelajaran fisika. Jenis penelitian ini adalah pre eksperimen dengan menggunakan rancangan penelitian One Group Pretest-Posttest Design. Data keterampilan berpikir kritis dikumpulkan dengan menggunakan tes berbentuk essay. Data efektivitas keterampilan berpikir kritis yang diperoleh dari pretest dan post-test disajikan dalam bentuk gain skor ternormalisasi. Buku yang digunakan dikatakan efektif jika lebih dari 80% peserta didik memiliki gain score ternomalisasi minimal tergolong ke dalam kategori sedang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa buku perubahan konseptual dalam pembelajaran fisika efektif untuk meningkatkan keterampilan berpikir kritis. Hal ini tampak bahwa lebih dari 80% peserta didik memiliki skor N-gain minimal berkategori sedang. Skor ¬N-gain yang tersebar pada tiga kategori yaitu 8 orang tinggi, 24 orang sedang, dan 4 orang rendah. Temuan dalam penelitian ini adalah keterampilan mengatur strategi dan taktik masih rendah, bagi peneliti disarankan menggunakan soal yang merata pada masing-masing indikator sehingga hasil yang diperoleh dapat merepresentasikan kemampuan peserta didik. Bagi peneliti lain disarankan jika menyusun tes keterampilan berpikir kritis berbasis konten hendaknya jumlah butir soal untuk setiap indikator keterampilan berpikir kritis cukup banyak.
Model Pembelajaran Berbasis Masalah Meningkatkan Motivasi dan Hasil Belajar IPAS Siswa Sekolah Dasar I Nyoman Sita Setiawan; Ketut Suma; I Wayan Suastra
Jurnal Ilmiah Pendidikan Profesi Guru Vol. 7 No. 2 (2024): Agustus
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jippg.v7i2.75044

Abstract

Rendahnya motivasi dan hasil belajar siswa disebabkan karena penggunaan metode pembelajaran. Guru belum menggunakan metode yang bervariasi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perbedaan motivasi dan hasil belajar siswa antara yang dibelajarkan dengan Model Pembelajaran berbasis masalah dan yang dibelajarkan dengan model pembelajaran konvensional. Jenis penelitian ini adalah eksperimen semu (quasi experiment). Desain penelitian yang digunakan, yaitu posttest only control design. Populasi penelitian adalah seluruh siswa Kelas IV SD Gugus II. Populasi penelitian diuji kesetaraannya dengan menggunakan Anava satu jalur. Teknik pengambilan sampel penelitian menggunakan random sampling. Pengumpulan data dengan menggunakan koesioner dan tes pilihan ganda. Data dianalisis dengan menggunakan uji Manova. Hasil penelitian menunjukkkan bahwa terdapat perbedaan motivasi dan hasil belajar siswa antara yang dibelajarkan dengan Model Pembelajaran berbasis masalah dan yang dibelajarkan dengan model pembelajaran konvensional pada nilai sig. 0,000<0,05, terdapat perbedaan motivasi belajar siswa antara yang dibelajarkan dengan Model Pembelajaran berbasis masalah dan yang dibelajarkan dengan model pembelajaran konvensional pada nilai sig. 0,000<0,05, dan terdapat perbedaan hasil belajar siswa antara yang dibelajarkan dengan model pembelajaran berbasis masalah dan yang dibelajarkan dengan model pembelajaran konvensional pada nilai sig. 0,000<0,05. Simpulan penelitian terdapat perbedaan motivasi dan hasil belajar siswa antara yang dibelajarkan dengan Model Pembelajaran berbasis masalah dan yang dibelajarkan dengan model pembelajaran konvensiona pada mata pelajaran IPAS kelas IV SD. Implikasi penelitian ini dengan model pembelajaran berbasis masalah, kegiatan pembelajaran di kelas akan lebih efektif dan hasil belajar yang dihasilkan akan lebih baik.
Model Pembelajaran Problem Solving Berbantuan Permainan Mino Card terhadap Berpikir Kritis pada Pembelajaran Matematika Gangga Dewi, Putri Ayu; I Wayan Wiarta; M. G. Rini Kristiantari
Jurnal Ilmiah Pendidikan Profesi Guru Vol. 7 No. 1 (2024): May
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jippg.v7i1.75141

Abstract

Model pembelajaran yang kurang bervariatif menyebabkan suasana pembelajaran menjadi pasif karena lebih sering menggunakan pendekatan saintifik. Selain itu, sarana dan prasarana yang terdapat di sekolah belum dimanfaatkan dengan baik sehingga dapat pula menyebabkan pembelajaran kurang kondusif dan siswa kurang termotivasi dalam pembelajaran. Tujuan penelitian ini untuk menganalisis model pembelajaran problem solving berbantuan permainan Mino Card terhadap berpikir kritis pada pembelajaran matematika siswa kelas IV SD. Jenis penelitian yang digunakan adalah quasi ekperimen dengan desain penelitian yaitu nonequivalent control group design dan metode yang digunakan adalah tes. Populasi dalam penelitian ini berjumlah 240 dari 7 sekolah dasar. Teknik analisis menggunakan analisis kuantitatif dan kualitatif. Hasil penelitian ini menunjukkan uji-t diperoleh thitung 4,062 sedangkan nilai ttabel pada taraf signifikansi 5% menunjukkan nilai ttabel sebesar 2,000. Perolehan hasil analisis thitung  4,062 lebih dari ttabel  2,000 maka Ho ditolak. Dapat disimpulkan terdapat perbedaan yang signifikan kemampuan berpikir Matematika antara kelompok yang dibelajarkan menggunakan model problem solving dengan kelompok yang dibelajarkan dengan pembelajaran konvensional pada kelas IV SD. Implikasi penelitian ini yaitu model problem solving berbantuan permainan Mino Card baik diterapkan dalam proses pemeblajaran dan juga berpengaruh terhadap kemampuan berpikir kritis matematika siswa kelas IV SD.
Implementasi Model Project Based Learning: Dampaknya terhadap Sikap Nasionalisme dan Prestasi Belajar IPS Made Bagiada; Nyoman Dantes; Sariyasa
Jurnal Ilmiah Pendidikan Profesi Guru Vol. 7 No. 1 (2024): May
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jippg.v7i1.75166

Abstract

Aktivitas belajar yang terpusat pada guru (teacher centered) berdampak pada rendahnya ketercapaian nilai mata pelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS), rendahnya sikap nasionalisme siswa yang ditinjau dari sikap siswa yang suka bercanda ketika menyanyikan lagu wajib nasional, sikap kurang sempurna ketika hormat kepada sang saka merah putih, dan tidak memiliki rasa saling tolong menolong dalam mengerjakan tugas. Kajian ini bermaksud untuk mencari tahu 1) perbedaan hasil belajar IPS; 2) perbedaan sikap nasionalisme, 3) perbedaan hasil belajar IPS dan sikap nasionalisme secara simultan antara kelompok siswa. Jenis penelitian ini adalah eksperimen semu dengan rancangan nonequivalent post-test only control group design. Populasi kajian ini berjumlah 231 siswa. Sampelnya ialah siswa kelas V sekolah dasar sejumlah 46 orang. Data penelitian dalam bentuk hasil belajar IPS diperoleh melalui tes obyektif dan sikap nasionalisme diperoleh melalui kuesioner. Validasi pada instrumen hasil belajar mempergunakan formulasi Gregory, rumus korelasi Point Biserial, rumus KR-20, taraf kesukaran, dan daya beda. Validasi pada instrumen sikap nasionalisme menggunakan rumus Gregory, rumus korelasi Product Moment, dan Alpha Cronbach. Data yang telah dihimpun dianalisa mempergunakan Test of Between-Subjects Effects dan analisis MANOVA. Hasil penelitian menyatakan terdapat perbedaan hasil belajar IPS dan sikap nasionalisme secara parsial maupun simultan antara kelompok siswa.