cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota denpasar,
Bali
INDONESIA
JURNAL PENJAKORA
ISSN : 23563397     EISSN : 25974505     DOI : -
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 323 Documents
TINGKAT KONDISI FISIK WASIT SEPAKBOLA PENGKAB PSSI BULELENG Ketut Chandra Adinata Kusuma
JURNAL PENJAKORA Vol. 4 No. 1 (2017): April 2017
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/penjakora.v4i1.11754

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: (1) kemampuan daya tahan (VO2max), (2 )kapasitas vital paru, dan (3) kecepatan lari yang dimiliki oleh wasit sepakbola Pengkab PSSI Buleleng. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kuantitatif.Jumlah subyek penelitian ini 26 orang. Teknikpengumpulan data menggunakan MFT(Multistage Fitness Test)untuk mengukur daya tahan (VO2max), spirometer untuk mengukur kapasitas vital paru, dan tes lari 30 meteruntuk mengukur kecepatan lari.Teknik analisis data yang digunakan adalah statistik deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa VO2max wasit sepakbola Pengkab PSSI Buleleng 4 orang (15,38 %) kategori Sedang, 11 orang (42,31 %) kategori Kurang, dan 11 orang (42,31 %) kategori Kurang Sekali. Kapasitas vital paru wasit sepakbola Pengkab PSSI Buleleng terdapat 4 orang (15,38 %) kategori Baik Sekali, 9 orang (34,62 %) kategori Baik, 12 orang (46,15 %) kategori Sedang, 1 orang (3,85 %) kategori Kurang. Kecepatan lari wasit sepakbola Pengkab PSSI Buleleng 4 orang (15,38 %) kategori Baik Sekali, 6 orang (23,08 %) kategori Baik, 12 orang (46,15 %) kategori Sedang, 3 orang (11,54 %) kategori Kurang, dan 1 orang (3, 85 %) kategori Kurang Sekali. Berdasarkan hasil di atas disarankan kepada Pengkab PSSI Buleleng untuk menyusun program latihan yang kontinyu dan terarah sehingga dapat meningkatkan kondisi fisik wasit sepakbola Pengkab PSSI Buleleng.
PENGARUH MOTIVASI BEROLAHRAGA DAN STATUS GIZI TERHADAP TINGKAT KEBUGARAN JASMANI Sepriadi Sepriadi
JURNAL PENJAKORA Vol. 4 No. 1 (2017): April 2017
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/penjakora.v4i1.11755

Abstract

Tujuan Penelitian ini adalah untuk melihat bagaimana pengaruh motivasi berolahraga dan status gizi terhadap tingkat kebugaran jasmani. Penelitian ini dilaksanakan di Fakultas Ilmu Keolahragaan Universitas Negeri Padang. Penelitian ini menggunakan pendekatan korelasional, dimana variabel bebasnya adalah motivasi berolahraga dan status gizi sedangkan variabel terikatnya adalah tingkat kebugaran jasmani. Sampel berjumlah 41 orang mahasiswa putera. Teknik pengumpulan data dengan angket untuk mengetahui motivasi berolahraga, IMT untuk mengetahui status gizi dan tes lari 2400 meter untuk tes kebugaran jasmani. Teknik analisis data menggunakan korelasi sederhana dan ganda serta koefesien determinasi untuk mengetahui berapa persen pengaruh varaibel bebas terhadap varaibel terikat. Hasil penelitian menunjukkan: 1) Motivasi berolahraga memberikan pengaruh terhadap tingkat kebugaran jasmani sebesar 15,93%. 2) Status gizi memberikan pengaruh terhadap tingkat kebugaran jasmani sebesar 7,54%., 3) Motivasi berolahraga dan status gizi secara bersama-sama memberikan pengaruh terhadap tingkat kebugaran jasmani sebesar 24,30%.
STUDI KELAYAKAN FASILITAS SARPRAS OLAHRAGA INDOOR DI FIK UNNES Ricko Irawan
JURNAL PENJAKORA Vol. 4 No. 1 (2017): April 2017
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/penjakora.v4i1.11756

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui kelayakan fasilitas sarpras olahraga Indoor di FIK Unnes. Metode penelitian ini menggunakan kualitatif deskriptif. Populasi pada penelitian ini adalah manajemen laboratorium FIK Unnes yang terdiri dari prodi PJKR, PKLO dan IKOR. Subjek pada penelitian ini adalah 1 ketua lab PJKR dan 1 anggota, 1 ketua lab IKOR dan 1 anggota, 1 ketua lab PKLO dan 1 anggota. Objek dalam penelitian ini adalah sarana dan prasarana Indoor FIK Unnes. Teknik sampling yang digunakan, 1)observasi, 2) wawancara, dan 3) dokumentasi.Teknik analisis yang digunakan adalah menggunakan teknik analisis deskriptif kualitatif. Simpulan penelitian ini adalah kelayakan fasilitas sarana dan prasaranaolahraga di laboratorium Fakultas Ilmu Keolahragaan Universitas Negeri Semarang dinilai dari kuantitasnya sudah baik akan tetapi dilihat dari kualitasnya masih belum memenuhi nilai-nilai 7 pilar konservasi. Saran penelitian ini 1) Fakultas Ilmu Keolahragaan perlu membuat kebijakan terkait dengan penerapan nilai-nilai konservasi di lingkungan laboratorium FIK Unnes terkait transportasi internal seperti kebijakan pada calon mahasiswa baru yang hendak diterima untuk bersedia tidak menggunakan kendaraan bermotor untuk mobilitas disekitar kampus FIK Unnes, dan kebijakan serupa yang jika diperlukan untuk calon pengajar dan tenaga pendidikan yang akan mengabdikan dirinya di Universitas Negeri Semarang, 2) Perlu diperhatikan lebih mendalam dalam pengelolaan limbah di sekitar laboratorium. Karena masih banyaknya kertas bekas pakai yang tidak didaur ulang serta masih menjadikan energi listrik sebagai energi utama dalam penerangan, maka perlu peningkatan dengan memanfaatkan energi matahari. 
PENILAIAN AUTENTIK (AUTHENTIC ASSESMENT) DALAM PEMBELAJARAN PENJAS Akhmad Soebarna; Silvy Juditya; Gugun Gunawan
JURNAL PENJAKORA Vol. 4 No. 1 (2017): April 2017
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/penjakora.v4i1.11757

Abstract

Penelitian ini pada dasarnya mengangkat sebuah fenomena mengenai penerapan penialaian authentic baik untuk ranah keterampilan (psikomotor), ranah pengetahuan (kognitif), dan ranah Sikap (affektif) yang terjadi pada proses pembelajaran pendidikan jasmani di tingkat sekolah menengah kejuruan di wilayah kota Cimahi. Adapun tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui gambaran penerapan penilaian authentic baik untuk ranah Affektif, Kognitif dan Psikomotor. Sumber data yang digunakan yaitu para guru pendidikan jasmani di tingkat sekolah menengah kejuruan (SMK) khsususnya sekolah kejuruan tingkat negeri (SMKN) yang menerapkan kurikulum 2013 sebanyak 2 orang guru pendidikan jasmani, sedangkan untuk memecahkan permasalahan dan untuk mencapai tujuan dari penelitian ini digunakan metode penelitian deskriptif kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Untuk memperolah data penelitian dalam penelitian ini menggunakan instrument berupa dokumentasi, wawancara dan observasi.Adapun hasil dari penelitian ini yaitu dari ketiga ranah baik sikap, pengetahuan dan keterampilan dalam penerapan penilaian authentic hanya satu ranah yang belum dapat terlaksana secara maksimal yaitu penilaian untuk ranah sikap (affektif), sehingga di dalam penerapan penialian authentic ranah sikap belum dapat terjabarkan secara terperinci.Sedangkan untuk penjabaran penilaian pengetahuan (kognitif) pada penerapan penilaian authentic setiap guru sudah mampu menjabarkan dan menerapkan konsep penilaian authentic walaupun belum sebaik penerapan penilaian authentic untuk penilaian ranah keterampilan (psikomotor), ranah psikomotor setiap sudah mampu menjabarkan setiap keterampilan siswa ke dalam konsep penilaian authentic. Mengacu kepada hasil penilaian di atas, saran yang diajukan oleh tim penelitian yaitu untuk penilaian ranah sikap (affektif) sebaiknya tidak difokuskan kepada guru pendidikan jasmani yang menilai tetapi melibatkan guru bidang studi lainnya yang jauh lebih paham atas nilai-nilai karakter dan akhlak, sehingga penilaian untuk ranah sikap dapat terjabarkan secara terperinci.
Analisis Implementasi Pembelajaran Penjasorkes di SMA/SMK Tahun 2016 I Ketut Yoda; Gede Doddy Tisna MS
JURNAL PENJAKORA Vol. 4 No. 2 (2017): September 2017
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/penjakora.v4i2.13357

Abstract

Tujuan yang dapat dicapai dalam penelitian ini adalah: (1) menganalisis kemampuan guru dalam melaksanakan pembelajaran penjasorkes SMA di Singaraja Kabupaten Buleleng Bali, (2) menganalisis aktivitas siswa dalam pelaksanaan pembelajaran penjasorkes SMA di Singaraja Kabupaten Buleleng Bali, dan (3) menganalisis tanggapan siswa terhadap pelaksanaan pembelajaran penjasorkes SMA di Singaraja Kabupaten Buleleng Bali. Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini dilakukan dengan menggunakan teknik purposive sampling dengan jumlah sampel yang digunakan dua kelas SMA Negeri, dua kelas SMA Swasta, dan dua kelas SMK. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah metode observasi dengan angket (kuesioner), studi dokumentasi, dan wawancara. Berdasarkan permasalahan yang diajukan, hasil penelitian, dan pembahasan dalam penelitian ini, maka dapat disimpulkan beberapa hal seperti berikut. Kemampuan guru-guru penjasorkes dalam pelaksanaan pembelajaran penjasorkes SMA/SMK di Singaraja Kabupaten Buleleng Bali tergolong dalam kategori kurang. Namun demikian aktivitas dan tanggapan siswa dalam pelaksanaan pembelajaran penjasorkes SMA/SMK di Singaraja Kabupaten Buleleng Bali tergolong baik dan sangat baik. Berdasar hasil penelitian ini maka disarankan kepada guru-guru penjasorkes SMA/SMK di Singaraja Kabupaten Buleleng Bali agar senantiasa meningkatkan kemampuannya terutama dalam hal kemampuan profesional dan paedagogikKata-kata kunci: pembelajaran, penjasorkes 
Tinjauan Tingkat VO2 Max Pemain Sepakbola Sekolah Sepakbola Bima Junior Bukittinggi Nirwandi Nirwandi
JURNAL PENJAKORA Vol. 4 No. 2 (2017): September 2017
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/penjakora.v4i2.13362

Abstract

Permasalahan dalam penelitian ini adalah rendahnya prestasi pemain Sekolah Sepakbola Bima Junior Kota Bukittinggi yang kemungkinan disebabkan oleh rendahnya tingkat VO2max. Penelitian ini termasuk penelitian deskriptif yang bertujuan untuk mengetahui tingkat VO2max pemain Sekolah Sepakbola Bima Junior Bukittinggi. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh pemain Sekolah Sepakbola Bima Junior Kota Bukittinggi yang berjumlah 23 orang. Karena populasi relatif kecil maka seluruh populasi dalam penelitian ini dijadikan sebagai sampel. Untuk memperoleh data dilakukan pengukuran terhadap tingkat VO2max dengan menggunakan Bleep Test. Data dianalisis dengan menggunakan rumus persentase. Berdasarkan hasil analisis data ditemukan bahwa dari 23 orang pemain sepakbola SSB Bima Junior Kota Bukittinggi tidak ada pemain yang memiliki tingkat VO2max pada klasifikasi baik sekali, baik dan sedang, sedangkan untuk kategori kurang terdapat sebanyak 2 orang (8.70%) dan 21 orang (91.30%) memiliki kemampuan VO2max pada klasifikasi kurang sekali. Hal ini dapat dikatakan bahwa semua pemain sepakbola SSB Bima Junior Kota Bukittinggi rendah tingkat VO2maxnya. Kata-kata kunci: VO2max, SSB Bima Junior
Pengaruh Model Pembelajaran Problem Based Learning Terhadap Kemampuan Pemahaman Konsep Pendidikan Jasmani pada Pembelajaran Tematik Terintegrasi Siswa Kelas IV Nur Azis Rohmansyah
JURNAL PENJAKORA Vol. 4 No. 2 (2017): September 2017
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/penjakora.v4i2.13364

Abstract

Penelitian ini dilakukan karena adanya data siswa yang kurang memahami dan menguasai tentang konsep pendidikan jasmani. Permasalahan dalam penelitian ini tentang bagaimana pengaruh model pembelajaran problem based learning terhadap kemampuan pemahaman konsep pendidikan jasmani pada pembelajaran tematik terintegrasi siswa kelas IV. Tujuan yang harus dicapai dalam penelitian ini adalah untuk menentukan apakah terdapat pengaruh model pembelajaran problem based learning terhadap kemampuan pemahaman konsep pendidikan jasmani pada pembelajaran tematik terintegrasi siswa kelas IV. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif. Populasi dalam penelitian ini adalah murid kelas IV SDN Lamper Pandean 05 Semarang. Sampel yang diambil 72 siswa dengan menggunakan sampel jenuh. Data ini diperoleh melalui post-test instrumen penelitian pertanyaan dalam bentuk narasi. Desain penelitian yang digunakan menggunakan posttest-kontrol. Berdasarkan analisis data penelitian, saat mendapatkan perlakuan model pembelajaran problem based learning, siswa menunjukkan hasil yang positif dan berdampak signifikan pada kemampuan siswa dalam memahami konsep pendidikan jasmani. Hasil koefisien uji-T adalah 5.973 dan meningkat 5%. Terdapat perbedaan besar pada rata-rata nilai percobaan di kelompok eksperimen dan kelompok kontrol, dan didapatkan data nilai rata rata kelompok eksperimen lebih tinggi 82.944 daripada kelompok kontrol 69.583. Disimpulkan bahwa ada pengaruh model pembelajaran problem based learning terhadap kemampuan pemahaman konsep pendidikan jasmani pada pembelajaran tematik terintegrasi siswa kelas IV. Saran yang dapat dikemukakan adalah guru harus bisa untuk memberikan bahan dengan melibatkan siswa secara aktif, sehingga siswa dapat memanfaatkan ilmu dalam kehidupan sehari-hari. Kata-kata kunci   : pembelajaran problem based learning, pemahaman pendidikan jasmani, tematik terintegrasi..
Analisis Pemberitaan Olahraga pada Rubrik Gelora Harian Wawasan Tuti Haryati; Ranu Baskora Aji Putra; Heny Setyawati
JURNAL PENJAKORA Vol. 4 No. 2 (2017): September 2017
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/penjakora.v4i2.13365

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis isi berita yang disajikan dalam rubrik Gelora Harian Wawasan. Diantaranya mengenai lingkup berita, jenis olahraga, ukuran berita, tujuan berita, kelengkapan lead, nilai berita, pemuatan foto dan penggunaan kutipan langsung.Pendekatan menggunakan deskriptif kuantitatif dengan metode analisis isi,. Populasi penelitian adalah semua isi berita olahraga dalam rubrik Gelora Harian Wawasan pada edisi April 2016 sampai Maret 2017. Menggunakan teknik purposive sampling dengan sampel 100 edisi atau 583 berita olahraga. Uji reliabilitas intercoder diperoleh koefisien reliabilitas sebesar 82% dan menghasilkan 480 berita olahraga. Hasil penelitian menunjukan proporsi berita daerah 63%, nasional 25% dan internasional 59%; olahraga prestasi  98.3%, rekreasi 1.3% dan pendidikan 0.4%;. berita ukuran  sedang 55%, panjang 29% dan pendek 16%; Informational news 38%, announcement news 13%, follow up 13%, image building 19% dan clarification 17%; lead lengkap 62% dan lead tidak lengkap 38%; berita aktual 42%, akibat 13%, kedekatan 13%, konflik 26%, orang penting 7% dan kejutan 12%; berita berfoto 59% dan tidak berfoto 41%. Berita menggunakan kutipan 93% dan tidak menggunakan kutipan 7%. Simpulan penelitian ini terdapat perbedaan proporsi antar kategori dari setiap unit analisis berita. Kata-kata kunci : berita, olahraga, gelora harian wawasan
Profil Antropometrik, Kekuatan Otot Tungkai, Kecepatan Reaksi dan Fleksibilitas pada Atlet Lari 100 Meter Gede Doddy Tisna MS
JURNAL PENJAKORA Vol. 4 No. 2 (2017): September 2017
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/penjakora.v4i2.13366

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui profil antropometrik, kekuatan otot tungkai, kecepatan reaksi dan feksibilitas pada atlet lari 100 meter PASI Kabupaten Buleleng. Penelitian ini mengunakan rancangan penelitian analisis kualitatif berbentuk dokumenter, penelitian dokumenter artinya penelitian yang menghimpun bahan yang berkenaan dengan menggunakan dokumen sejarah, juga berkaitan dengan situasi kini tentang profil antropomerik, kekuatan otot tungkai, kecepatan reaksi, dan fleksibilitas pada atlet lari 100 meter di PASI Kabupaten Buleleng. Populasi penelitian adalah 36 orang atlet. Teknik  pengambilan sampel mengunakan metode random sampling sehingga mendapakan sampel berjumlah 24 orang. hasil analisis data menunjukkan  bahwa untuk antropometrik atlet lari 100 meter di Kabupaten Buleleng memiliki rata-rata 166.5,cm untuk kekuatan otot tungkai 133.8 kg, untuk kecepatan reaksi 0.571 s, untuk fleksibilitas yaitu 15.9 cm. Disarankan dalam pencarian bibit atlet lari 100 meter. perlu dipertimbangkan 4 komponen kondisi fisik, keempat komponen kondisi fisik meliputi, antropometrik, kekuatan otot tungkai, kecepatan reaksi, untuk fleksibilitas.Kata-kata kunci:  antropometrik, kekuatan otot tungkai, kecepatan reaksi, felsibilitas.   lari 100 meter.
Pengaruh Pelatihan Back Lateral Pulldowns Dan Seated Rows Terhadap Kekuatan Otot Lengan Dan Otot Punggung I Kadek Suardika
JURNAL PENJAKORA Vol. 4 No. 2 (2017): September 2017
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/penjakora.v4i2.13367

Abstract

Latar belakang didasarkan pada permasalahan masih belum adanya pembinaan dan pelatihan fisik secara khusus terutama pada komponen kondisi fisik kekuatan otot lengan dan otot punggung. Secara khusus pada mahasiswa Fakultas Olahraga dan Kesehatan lebih dominan menyukai olahraga yang membutuhkan kekuatan otot lengan dan otot punggung, seperti bolavoli, bola basket dan badminton. Jenis penelitian dalam penelitian ini adalah penelitian eksperimen. Rancangan penelitian ini menggunakan matching only design, dan analisis data menggunakan Anova. Proses pengambilan data dilakukan dengan tes expanding dynamometer dan back dynamometer pada saat pretest dan posttest. Hasil penelitian sebagai berikut: (1) Terdapat perbedaan yang signifikan antara pengaruh pelatihan back lateral pulldownsdan seated rows terhadap kekuatan otot lengan. (2) Terdapat perbedaan yang signifikan antara pengaruh pelatihan back lateral pulldownsdan seated rows terhadap kekuatan otot punggungmahasiswa UKM bolavoli FOK Undiksha Singaraja..Kata-kata kunci :  program pelatihan, speed agility and quickness, plyometric, kecepatan, kelincahan.