cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota denpasar,
Bali
INDONESIA
JURNAL PENJAKORA
ISSN : 23563397     EISSN : 25974505     DOI : -
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 323 Documents
Pengembangan Alat Tempo Trainer Untuk Membantu Efisiensi Gerakan Kaki Gaya Bebas Bertika Kusuma Prastiwi; Nur Azis Rohmansyah; Utvi Hinda Zhannisa
JURNAL PENJAKORA Vol. 4 No. 2 (2017): September 2017
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/penjakora.v4i2.13368

Abstract

Teknik yang dilakukan dengan benar akan mendukung gerak yang efisien. Gerakan renang yang efisien lebih mudah dilakukan dengan pemahaman teknik terlebih dahulu kemudian pelaksanaan. Jika teknik yang dilakukan salah, maka gerak renang tidak akan efisien. Efisiensi gerak mempengaruhi waktu dan energi yang digunakan saat berenang. Gerakan yang lebih efisien bisa ditandai dengan waktu yang lebih singkat dan energi yang digunakan sedikit untuk menempuh jarak tertentu. Salah satu cara untuk mengukur efisiensi gerakan renang dengan menghitung jumlah gerakan kaki yang dilakukan. Semakin banyak gerakan kaki yang dilakukan, semakin banyak energi yang digunakan. Gerakan yang mendorong laju berenang ke depan adalah gerakan kaki. Cara ini pastinya menyulitkan pelatih dan atlit untuk menghitung efisiensi pergerakan dengan lebih dari satu atlet. Alat tempo trainer digunakan untuk mengukur efisiensi gerakan kaki renang terutama gaya bebas. Alat ini memiliki lima kecepatan. Hasil dari uji coba bahwa siklus 44/menit yang efektif. Alat ini digunakan untuk mengukur kecepatan kaki kiri maupun kanan perenang gaya bebas. Kata-kata kunci: gerakan kaki gaya bebas, efisiensi, tempo trainer
Pengaruh Metode Interval Training Terhadap Peningkatan Kesegaran Jasmani Mahasiswa Jurusan Pendidikan Olahraga Sefri Hanrdiansyah
JURNAL PENJAKORA Vol. 4 No. 2 (2017): September 2017
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/penjakora.v4i2.13369

Abstract

Tujuan penelitian adalah untuk melihat pengaruh metode interval training terhadap peningkatan kesegaran jasmani mahasiswa Jurusan Pendidikan Olahraga FIK UNP. Jenis penelitian adalah eksperimen semu yang diberikan kepada mahasiswa Jurusan Pendidikan Olahraga FIK UNP yang mengikuti perkuliahan Pembentukan Kondisi Fisik. Sampel penelitian berjumlah 18 orang, yang terdiri dari 4 perempuan dan 14 laki-laki teknik sampel dengan menggunakan purposive sampling. Latihan ini diberikan sebanyak 16 kali pertemuan. Instrument digunakan dalam penelitian adalah  Tes Tingkat Kesegaran Jasmani Indonesia (TKJI) dengan rentang usia antara 16-19 tahun. Berdasarkan pengukuran kemampuan awal (pre test) diperoleh rata-rata tingkat kesegaran jasmani mahasiswa Jurusan Pendidikan Olahraga FIK UNP  sebesar 16.17 dengan kategori sedang dan kemampuan akhir (post test) diperoleh rata-rata sebesar 17.72 dengan kategori baik. Dari pengujian hipotesis dengan menggunakan rumus statistik uji beda dependent sampel diperoleh thitung sebesar 3.56, sedangkan ttabel pada α = 0.05 dan derajat kebebasan (dk)= n-1 adalah sebesar 1,74. Dengan demikian thitung 3.56 > ttabel 1.74 maka dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan metode interval training terhadap peningkatan kesegaran jasmani mahasiswa Jurusan Pendidikan Olahraga FIK UNP . Kata-kata kunci: interval training, tingkat kesegaran jasmani, mahasiswa 
Pengaruh Model Pembelajaran Kooperatif Tipe STAD Terhadap Hasil Belajar Teknik Dasar Passing Bola Voli I Ketut Rai Ardinata; Wahjoedi Wahjoedi; Ni Putu Dwi Sucita Dartini
JURNAL PENJAKORA Vol. 5 No. 1 (2018): April 2018
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/penjakora.v5i1.14477

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran kooperatif tipe STAD terhadap hasil belajar teknik dasar passing bola voli. Penelitian ini adalah penelitian eksperimen sungguhan dengan menggunakan rancangan penelitian the randomized pretest-postest control group the same subject design. Sampel penelitian adalah siswa kelas VIII A dan VIII D SMP Negeri 3 Sukasada tahun ajaran 2017/2018 berjumlah 57 orang siswa. Penentuan sampel menggunakan simpelrandom Sampling. Data hasil belajar dikumulkan mulai pretest dan postest. Analisis data menggunakan uji-t dengan bantuan SPSS 16.0 for windows. Pada kelompok eksperimen diperoleh nilai rata-rata 0,58. Sedangkan pada kelompok kontrol diperoleh nilai rata-rata 0,27. Berdasarkan uji Independent samples test angka signifikansi yang diperoleh adalah p=0,000˂0,05. Jadi dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran kooperatif tipe Student teams achievement divisions (STAD) berpengaruh signifikan terhadap hasil belajar passing bola voli pada siswa kelas VIII SMP Negeri 3 Sukasada tahun pelajaran 2017/2018. Dengan demikian disarankan untuk proses pembelajaran guru dapat menerapkan model pembelajaran kooperatif tipe Student teams achievement divisions (STAD) menjadi salah satu alternatif pembelajaran yang dapat diterapkan pada materi ajar bola besar yaitu passing bola voli.Kata-kata kunci: pembelajaran kooperatif, STAD, hasil belajar, passing bola voli. 
Sistem Pembinaan Ekstrakurikuler Sepakbola di Kabupaten Banyumas Martin Sudarmono
JURNAL PENJAKORA Vol. 5 No. 1 (2018): April 2018
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/penjakora.v5i1.14478

Abstract

Regenerasi pembinaan atlet pada olahraga pendidikan melalui pemasalan dan pembibitan bisa dilakukan melalui jalur ekstrakurikuler yang dilakukan pada sekolah. Ekstrakurikuler yang merupakan program sekolah tidak bisa dibiarkan sebagai program yang berada diluar sistem pembinaan. Ekstrakurikuler bisa dijadikan dasar dalam sebuah sistem pembinaan yang berjenjang. Kerjasama, koordinasi serta memaksimalkan semua program yang menjadi bagian dalam suatu lapisan pembinaan dalam sebuah instansi maupun organisasi akan menjadi solusi yang berharga dalam pelaksanaan sistem pembinaan.Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif. Subjek penelitian ini adalah: (1) Sekolah penyelenggara ekstrakurikuler sepakbola (2) Pengurus sepakbola (3) Instansi olahraga yang berada di lingkungan Kabupaten Banyumas, dan (4) Peserta, atlet dan pelatih sepakbola. Pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara dan dokumentasi. Data yang dikumpulkan berupa dokumen maupun deskripsi mengenai permasalahan, hambatan dan fenomena yang terjadi di lapangan mengenai pembinaan ekstrakurikuler sepakbola, sistem pembinaan sepakbola dan sistem pembinaan olahragadi Kabupaten Banyumas. Teknik analisis data yang digunakan adalah triangulasi. Hasil penelitian menunjukan bahwa: (1) Sekolah penyelenggaraekstrakuriukuler sepakbola belum memiliki sistem dalam melaksanakan program ekstrakurikuler, (2) Sistem pembinaan sepakbola di Banyumas belum terprogram secara berkelanjutan, (3) Sistem pembinaan ekstrakurikuler sepakbola di Kabupaten Banyumas yang belum berjalan merupakan imbas dari berbagai hambatan yang perlu dicarikan solusi. Berdasarkan hasil penelitian, peneliti merekomendasikan : (1) Perlu dirancang model ideal pelaksanaan ekstrakurikuler sepakbola yang dapat dijadikan solusi dalam pelaksanaan ekstrakurikuler di sekolah, (2) Model ideal sistem pembinaan ekstrakurikuler sepakbolas ebagai dasar pembibitan atlet di Kabupaten Banyumas sebagai solusi yang dapat digunakan pada sistem pembinaan sepakbola di Kabupaten Banyumas.  Kata-kata kunci : pembinaan, ekstrakurikuler, sepakbola.
KORELASI ANTARA KOMPETENSI PEDAGOGIK, SUPERVISI GURU PENDAMPING, DAN SARANA PRASARANA DENGAN KINERJA GURU PENJASORKES SMA DI KABUPATEN PEKALONGAN Pandu Kresnapati
JURNAL PENJAKORA Vol. 5 No. 1 (2018): April 2018
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/penjakora.v5i1.14494

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menentukan korelasi antara kompetensi pengetahuan pedagogik, supervisi guru pendamping, dan sarana prasarana dengan kinerja guru penjasorkes SMA di Kabupaten Pekalongan. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kuantitatif dan korelasional. Hasil penelitian 1) korelasi antara kompetensi pengetahuan pedagogik dengan kinerja nilai R=0,324, 2) korelasi antara supervisi guru pendamping  dengan kinerja nilai R=0,451, 3) korelasi antara sarana prasarana dengan kinerja nilai R=0,406, 4) korelasi antara kompetensi pengetahuan pedagogik dan supervisi guru pendamping dengan kinerja nilai R=0,451, 5) korelasi antara kompetensi pengetahuan pedagogik dan sarana prasarana dengan kinerja R=0,406, 6) korelasi antara supervisi guru pendamping dan sarana prasarana  dengan kinerja R =0,510, dan 7) korelasi antara kompetensi pengetahuan pedagogik, supervisi guru pendamping dan sarana prasarana dengan kinerja nilai R =0,574. Simpulan dari penelitian ini adalah ada korelasi positif antara kompetensi pengetahuan pedagogik, supervisi guru pendamping, dan sarana prasarana dengan kinerja guru penjasorkes SMA di Kabupaten Pekalongan. Diharapkan kepada guru penjas lebih meningkatkan kemampuan kompetensi pengetahuan pedagogik, pihak sekolah meningkatkan pengadaan sarana prasarana penunjang pembelajaran, dan dinas pendidikan untuk sering mengadakan program supervisi guru pendamping.Kata-Kata Kunci : Kompetensi Pedagogik, Sarana dan Prasarana Penjas
Model Pengembangan Pramuwisata Olahraga dalam Bisnis Pariwisata di Provinsi Bali Syarif Hidayat
JURNAL PENJAKORA Vol. 5 No. 1 (2018): April 2018
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/penjakora.v5i1.14495

Abstract

Perkembangan bisnis pariwisata dewasa ini sudah sangat baik. Bidang ini merupakan andalan pemerintah untuk meningkatkan devisa. Perkembangan yang terjadi saat ini adanya pergeseran tujuan orang berwisata, dari wisata pasif ke aktif.  Bali sebagai daerah unggulan dalam pengembangan bisnis ini harus terus di kembangkan salah satunya dengan mengembangkan alternatif bisnis pariwisata yaitu bidang olahraga melalui bisnis olahraga pariwisata. Bisnis olahraga pariwisata tidak terlepas dari sumber daya manusia pramuwisata yang profesional. Dalam penelitian akan diungkap tentang penyiapan pramuwisata olahraga khususnya olahraga bahari di Provinsi Bali. Penelitian menggunakan metode survey dengan teknik wawancara dan pencatatan dokumen analisis data menggunakan metode kualitatif. Sampel dari penelitian ini adalah Dinas Pariwisata Provinsi Bali, Dinas Pariwsata Kabupaten Badung, Kabupaten Buleleng dan Kota Denpasar, DPD GAWAWISRI Bali, DUDI olahraga pariwisata khususnya wisata bahari. Dari hasil penelitian didapatkan bahwa, secara umum pihak pemerintahan telah menerbitkan peraturan daerah yang mengatur tentang pariwisata dan pramuwisata, akan tetapi yang langsung mengatur secara khusus tentang jenis pariwisata khusus yaitu olahraga belum ada. Selanjutnya data yang diperoleh di DPD GAWAWISRI menyatakan bahwa telah diadakannya pelatihan pramuwisata yang berkerjasama dengan Dinas Pariwisata Provinsi Bali dengan frekuensi sekali dalam satu tahun. Sedangkan pola yang telah di terapkan di DUDI olahraga pariwisata yaitu dengan model pembimbingan dari pramuwisata senior dan yunior, khusus olahraga diving pola yang sudah berkembang adalah mencari lisensi di organisasi yang diakui dan di internasional. Akan tetapi kenyataan dilapangan hal tersebut sering dilanggar oleh DUDI dengan memanfaatkan pramuwisata freeland yang secara lisensi belum boleh memandu, hal ini sering dilakukan bila wisatawan ramai dan jumlah pramuwisata kurang. Kesimpulan dari penelitian ini adalah pemerintah perlu mengatur secara khusus tentang olahraga pariwisata, perlunya kerjasama yang baik antara pemerintah dan pihak pengelola pariwisata olahraga, perlunya lembaga akreditasi atau lisensi yang dikelola secara profesional.Kata-kata kunci: pengembagan,pramuwisata olahraga,wisata bahari.
Kemampuan Motorik Kasar Anak Usia 5-6 Tahun di TK Negeri Pembina Kota Surakarta Danang Aji Setyawan; Husnul Hadi; Ibnu Fatkhu Royana
JURNAL PENJAKORA Vol. 5 No. 1 (2018): April 2018
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/penjakora.v5i1.14496

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat kemampuan motorik kasar anak usia 5-6 Tahun pada taman kanak-kanak. Motorik kasar adalah kemampuan gerak dasar anak untuk melakukan tugas sehari-hari yang meliputi gerak jalan, lari, lompat, lempar. Motorik kasar dibagi menjadi 3 (tiga) komponen yaitu gerak lokomotor, non-lokomotor dan manipulatif. Gerak lokomotor merupakan gerak yang dilakukan dengan adanya perpindahan badan atau tubuh. Gerak non-lokomotor merupakan gerak yang dilakukan tanpa berpindahnya badan atau tubuh. Gerak manipulatif merupakan gerak yang dilakukan dengan menggunakan alat. Perkembangan pada anak usia dini mencakup perkembangan fisik dan motorik, kognitif, sosial emosional dan bahasa. Usia anak pada masa pertumbuhan merupakan fase fundamental yang akan menentukan kehidupannya dimasa datang. Penelitian dilakukan di TK Negeri Pembina yang berada di Kota Surakarta. Subjek penelitian ditentukan melalui purposive sampling dengan jumlah 27 anak. Pengambilan data dilakukan pada tanggal 11 Agustus 2017. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan tes untuk mengukur motorik kasar anak usia dini. Tes yang digunakan adalah TGMD-2 (Test of Gross Motor Development).Berdasarkan tes yang dilakukan didapat hasil kemampuan motorik kasar anak sebagai berikut, nilai sangat tinggi ada 13 (tiga belas) anakdengan memperolehskor >130. Anak dengan nilai tinggi ada 9 (sembilan) orang dengan memperoleh skor121 - 130. Anak dengan nilai diatas rata-rata ada 4 (empat) orang dengan memperoleh skor 111 - 120. Anak dengan nilai rata-rata ada 1 (satu) orang dengan memperoleh skor 90 – 110. Anak dengan nilai dibawah rata-rata, nilai rendah dan sangat rendah tidak ada. Kata-kata kunci: kemampuan, motorik kasar, anak usia dini
Pengaruh Latihan Lari Menggunakan Rompi Terhadap Penurunan Berat Badan Marta Dinata
JURNAL PENJAKORA Vol. 5 No. 1 (2018): April 2018
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/penjakora.v5i1.14497

Abstract

Kelebihan berat badan dan timbunan lemak di perut selalu menjadi masalah yang dihadapi banyak  orang sehingga mereka menggunakan cara-cara yang cepat untuk menghilangkannya. Lemak perut ada disekitar organ tubuh dan terdiri dari lemak subkutan, atau yang berada di bawah kulit. Kalau kita cubit ukurannya lebih dari 1 inchi dan juga lemak disekitar organ tubuh seperti hati, pankreas, dan usus. Karena untuk menghilangkan lemak tubuh harus melalui latihan yaitu dengan cara membakar lemak menjadi energi. Dalam penelitian ini, peneliti melakukan eksperimen dengan melakukan latihan lari intensitas tinggi dan latihan lari intensitas rendah dengan memakai alat bantu rompi  untuk mempercepat penurunan berat badan yaitu dengan cara membagi subjek menjadi empat kelompok. Kelompok satu melakukan latihan lari dengan intensitas tinggi memakai rompi. Kelompok dua melakukan latihan lari  dengan intensitas rendah  memakai rompi.  Kelompok tiga melakukan latihan lari dengan intensitas tinggi tanpa memakai rompi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh latihan lari dengan intensitas tinggi dan rendah dengan memakai rompi  dan tidak memakai rompi  terhadap penurunan berat badan. Lokasi penelitian ini di Kota Bandar Lampung. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen. Pengambilan sampel menggunakan teknik random sampling. Teknik analisis data menggunakan ANAVA 2 arah dan dilanjutkan dengan uji Tukey. Hasil penelitian adalah: (1) Secara keseluruhan metode latihan intensitas rendah lebih baik dari pada latihan intensitas tinggi terhadap penurunan berat badan; (2) Mahasiswa yang memakai rompi  latihan intensitas rendah lebih baik dari pada metode latihan intensitas tinggi terhadap penurunan berat badan; (3) Mahasiswa yang tidak memakai rompi  latihan intensitas rendah tidak lebih baik  dari pada metode latihan intensitas tinggi terhadap penurunan berat badan; (4) Terdapat interaksi antara metode latihan dengan rompi terhadap penurunan berat badan. Kata-kata kunci:  pengaruh, latihan lari, rompi, penurunan berat badan
Kecemasan, Percaya Diri dan Motivasi Berprestasi Atlet UKM Bulutangkis I Made Kusuma Wijaya
JURNAL PENJAKORA Vol. 5 No. 1 (2018): April 2018
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/penjakora.v5i1.14499

Abstract

Bulutangkis merupakan salah satu cabang olahraga yang sangat digemari dan menjadi andalan masyarakat Indonesia, namun saat ini prestasi atlet bulutangkis Indonesia mengalami penurunan yang drastis. Bulutangkis merupakan salah satu cabang olahraga yang bersifat multi dimensional, disamping faktor fisik, faktor mental pun memiliki peran yang sangat menentukan. Adapun tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan tingkat kecemasan dan rasa percaya diri atlet dengan motivasi berprestasi pada atlet UKM Bulutangkis UNDIKSHA. Penelitian ini merupakan penelitian analitik observasional dengan pendekatan potong lintang (cross-sectional). Dimana subjek dalam penelitian ini adalah atlet UKM Bulutangkis Undiksha, yaitu sebanyak 60 orang. Data penelitian dikumpulkan dengan kuesioner dan dianalisis dengan metode regresi logistik ganda. Dari hasil analisis data penelitian didapatkan terdapat hubungan yang secara statistik signifikan antara tingkat kecemasan dengan motivasi berprestasi atlet (OR= 0,198; p= 0,023) dan antara rasa percaya diri dengan motivasi berprestasi atlet (OR= 5,87; p= 0,009). Simpulan dari penelitian ini adalah terdapat hubungan yang secara statistik signifikan antara tingkat kecemasan dan rasa percaya diri atlet dengan motivasi berprestasi atlet.Kata-kata kunci: kecemasan, percaya diri, motivasi berprestasi, bulutangkis
Peningkatan Hasil Belajar Sepak Bola Melalui Pendekatan Bermain Kelompok Agung Kuntoro Saputro
JURNAL PENJAKORA Vol. 5 No. 1 (2018): April 2018
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/penjakora.v5i1.14500

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatan hasil belajar sepak bola pada siswa melalui pendekatan bermain kelompok bagi siswa kelas X MAN 11 Jakarta. Selain itu, penelitian ini dilakukan untuk memperoleh informasi secara mendalam tentang penerapan pembelajaran melalui pendekatan bermain. Penelitian ini menggunakan metode Penelitian tindakan (Action Research). dilaksanakan dua siklus, setiap siklus dimulai dengan perencanaan, tindakan, observasi, dan refleksi Subyek dalam penelitian ini adalah siswa kelas X MAN 11 Jakarta yang berjumlah 34 orang. Data dikumpulkan dari hasil observasi dan tes hasil belajar. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terjadi peningkatan hasil belajar siswa, terbukti pada siklus satu yang tuntas belajar mencapai 19 siswa atau 56% dengan nilai rata - rata 76. Pada siklus dua mencapai 29 siswa atau 85% dengan nilai rata - rata 83. Selain itu, dengan pendekatan bermain kelompok dapat meningkatkan keaktifan siswa pada pembelajaran sepak bola. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa pendekatan bermain kelompok dapat meningkatkan hasil belajar sepak bola pada siswa kelas X MAN 11 Jakarta, dan Pendekatan bermain kelompok ini sebagai alternative dalam proses pembelajaran sebagai upaya meningkatkan hasil belajar siswa di sekolah. Kata-kata kunci: pembelajaran sepak bola, bermain kelompok