cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota denpasar,
Bali
INDONESIA
JURNAL PENJAKORA
ISSN : 23563397     EISSN : 25974505     DOI : -
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 323 Documents
PENGARUH MODEL LATIHAN CRAZY BALL GAME DALAM MENINGKATKAN MINAT DAN MOTIVASI ANAK BERLATIH KARATE Gede Hendri Ari Susila; Ade Hindhu Prastya
JURNAL PENJAKORA Vol. 6 No. 2 (2019): September 2019
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/penjakora.v6i2.20934

Abstract

Olahraga karate merupakan salah satu cabang olahraga beladiri yang sangat digemari di Provinsi Bali, khususnya di kabupaten Buleleng. Teknik kumite adalah salah satu teknik dengan tingkat kesulitan tinggi dan berhadapan one bye one ditingkat anak usia dini tidaklah mudah secara psikologi anak sehingga dibutuhkan metode khusus dalam melatih. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah Model latihan Crazy Ball Game efektif meningkatkan minat dan motivasi anak berlatih karate khususnya teknik kumite. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen dengan desain penelitian one group pretest-posttest design. Subjek penelitian adalah anak kategori usia dini (7 s/d 9 tahun) yang terdaftar di aliran/perguruan di bawah naungan FORKI Buleleng sebanyak 50 orang. Berdasarkan hasil analisis dan penelitian yang sesuai dengan penelitian ini, dapat disimpulkan bahwa Model Latihan Crazy Ball Game berpengaruh terhadap Motivasi Berlatih siswa. Berdasarkan hasil uji hipotesis kedua dalam penelitian diperoleh nilai koefisien F = 4,614 dengan signifikansi (sig) = < 0,05. Jika ditetapkan taraf signifikansi α = 0,05 maka nilai signifikansi uji hipotesis kedua jauh lebih kecil daripada α, sehingga F signifikan. Maka hipotesis kedua diterima yang artinya terdapat perbedaan yang signifikan terhadap sikap sosial antara siswa yang mengikuti Model Latihan Crazy Ball Game dengan siswa yang mengikuti Latihan konvensional.
PEMETAAN POTENSI OLAHRAGA REKREASI DI KABUPATEN BULELENG - BALI Ade Hindhu Prastya; Gede Hendri Ari Susila
JURNAL PENJAKORA Vol. 6 No. 2 (2019): September 2019
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/penjakora.v6i2.20935

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk membuat deskripsi atau gambaran secara sistematis, faktual dan akurat mengenai potensi olahraga rekreasi di Kabupaten Buleleng. Pendekatan penelitian ini menggunakan penelitian deskriptif kualitatif eksploratif. Permasalahan yang dibahas dalam penelitian bertujuan untuk membuat deskripsi atau gambaran secara sistematis, faktual dan akurat mengenai fakta-fakta, sifat-sifat serta hubungan antar fenomena yang diselidiki yaitu potensi dan pengembangan olahraga rekreasi di Kabupaten Buleleng. Sasaran penelitian adalah kelompok masyarakat yang gemar akan olahraga rekreasi baik yang terdaftar dalam organisasi resmi atau tidak. Pada penelitian ini, pembagian 3 zone di kabupaten Buleleng dijadikan dasar dalam pengambilan sampel olahraga rekreasi, yaitu (1) sampel olahraga rekreasi yang berada di wilayah barat (Kecamatan Gerokgak, Kecamatan Seririt, Kecamatan Banjar, dan Kecamatan Busungbiu), keterwakilan sampelnya di Kecamatan Seririt; (2)  sampel olahraga rekreasi yang berada di wilayah tengah (Kecamatan Buleleng, Kecamatan Sukasada), keterwakilan sampelnya di Kecamatan Buleleng; dan (3) sampel olahraga rekreasi yang berada di wilayah timur (Kecamatan Sawan, Kecamatan Kubutambahan, dan Kecamatan Tejakula), keterwakilan sampelnya di Kecamatan Kubutambahan. Pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan metode studi kepustakaan (LibraryStudy) dan penelitian lapangan (Field Reseach) dengan teknik observasi, wawancara dan dokumentasi. Pemeriksaan data menggunakan teknik triangulasi. Secara umum hasil pemetaan potensi olahraga rekreasi di kabupaten Buleleng dalam dirangkum sebagai berikut: (1) olahraga massal (senam orhiba, fun bike, fun run, gerak jalan, senam zumba) , (2) olahraga tradisional (megangsing, dagongan, hadang, terompah panjan, ergang, megoak-goakan), (3) olahraga khusus (senam lansia dan senam ling tien kung), dan (4) olahraga tantangan (airsoftgun, dayung, perahu layar, skateboard, arum jeram, dan kano).
MODEL LATIHAN TRX (TOTAL BODY RESISTANCE EXERCISE) TERHADAP KEBUGARAN JASMANI I Kadek Suardika
JURNAL PENJAKORA Vol. 7 No. 1 (2020): April 2020
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/penjakora.v7i1.20937

Abstract

Penelitian ini didasarkan pada permasalahan aktivitas fisik remaja kini semakin dipermudah dengan IPTEK yang serba modern sehingga tidak heran jika ketidakaktifan fisik dapat menjadi permasalahan kesehatan yang utama. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui efektivitas variasi model latihan TRX untuk meningkatkan kebugaran jasmani pada siswa SMA Laboratorium Undiksha Singaraja. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen. Subjek penelitian adalah siswa SMA Laboratorium Undiksha Singaraja yang berjumlah 30 orang. Hasil penelitian pelatihan TRX ternyata nilai beda rata-rata antara pretest dan posttest adalah sebesar 8,80. Sedangkan persentase peningkatan rata-rata sebesar 29,33%. Hasil tersebut dapat dikatakan bahwa pelatihan pelatihan TRX ternyata dapat meningkatkan kebugaran jasmani sebesar 29,33%. pelatihan TRX  mempunyai pengaruh yang lebih baik terhadap hasil kebugaran jasmani  dari kelompok kontrol pada siswa SMA Laboratorium Undiksha Singaraja. Simpulan dalam penelitian ini adalah pemberian pelatihan TRX berpengaruh signifikan terhadap peningkatan kebugaran jasmani siswa SMA Laboratorium Undiksha Singaraja.
PERBEDAAN LATIHAN DAN BAKAT KINESTETIK TERHADAP KEMAMPUAN SMASH BOLA VOLI I Ketut Agus Artha; Made Suparman
JURNAL PENJAKORA Vol. 6 No. 2 (2019): September 2019
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/penjakora.v6i2.21046

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh latihan dan bakat kinestetik terhadap kemampuan smash bola voli. Penelitian menggunakan intake kelas sebagai sampel, sehingga penelitian yang dilakukan adalah penelitian eksperimen kuasi (quasi eksperiment) dengan rancangan pretest-posttest non-equivalent control group design. Subjek penelitian adalah Siswa SD Negeri 1 Pelapuan berjumlah 48 orang. Pengumpulan data dengan angket dan tes kemampuan smash bola voli berbentuk lembar observasi. Metode analisis data menggunakan analisis kovarian (ANACOVA) faktorial 2×2 dengan bantuan SPSS 22.0 for windows. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada kelompok metode latihan smash bola voli yaitu: = 6,518 lebih besar dari LSD(KSBV) = 4,996. Nilai rata-rata kemampuan smash bola voli pada kelompok (bergerak) secara statistik lebih tinggi dibandingkan pada kelompok (diam). Ditinjau dari siswa yang memiliki bakat kinestetik tinggi dan rendah adalah 6,814 dengan standar deviasi SD=2,449 dengan angka signifikansi lebih kecil dari 0,05.Di samping itu, = 6,814 lebih besar dari LSD(KSBV)= 4,996. Nilai rata-rata siswa dengan bakat kinestetik tinggi secara statistik lebih tinggi dibandingkan dengan siswa yang memiliki bakat kinestetik rendah. Terdapat interaksi antara latihan dan bakat kinestetik terhadap kemampuan smash bola voli merupakan interaksi ordinal (bersilangan). Simpulan dalam penelitian ini adalah terdapat pengaruh signifikan antara perbedaan latihan dan bakat kinestetik terhadap kemampuan smash bola voli siswa SD Negeri 1 Pelapuan.  
ANALISIS FRAMING TERHADAP PEMBERITAAN KLUB SEPAK BOLA PERSEBAYA Nasario Wahyu Handoko; Fikry Zahria Emeraldien; Aldi Purnomo
JURNAL PENJAKORA Vol. 6 No. 2 (2019): September 2019
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/penjakora.v6i2.21652

Abstract

Berita olahraga digemari masyarakat Indonesia, namun masih jarang diteliti. Untuk itu, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana perbedaan pemberitaan media cetak Jawa Pos dan Harian Surya dalammembingkai dan memberitakan klub sepakbola Persebaya Surabaya. Hal ini berkaitan dengan pasca peralihan media partner dari Jawa Pos ke Harian Surya. Dulu media partner Persebaya (2017) adalah Jawa Pos, di mana Presidennya, Azrul Ananda, merupakan CEO Jawa Pos. Namun, setelah Presiden Persebaya tersebut tidak berada di institusi Jawa Pos lagi, media partner Persebaya beralih menjadi Harian Surya.Penelitian ini menggunakan pendekatan analisis framingdengan metode kualitatif. Adapun model analisis framing yang digunakan adalah milik Zhongdang Pan dan Gerald M. Kosicky. Hasil yang didapatkan dari penelitian ini adalah bahwa pembingkaian berita oleh Jawa Pos dan Harian Surya memiliki perbedaan dalam pemberitaannya. Jawa Pos tidak memperlihatkan keberpihakan dalam pemberitaannya, sementara Surya sudah berusaha menyuguhkan berita yang berimbang meski kurang selaras dan kurang memenuhi kelengkapan unsur berita.
IMPLEMENTASI MODUL PENJASORKES BERMUATAN MODEL PEMBELAJARAN BANDURA UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR PENJASORKES DAN KECERDASAN KINESTETIK SISWA SEKOLAH DASAR I Ketut Yoda
JURNAL PENJAKORA Vol. 6 No. 2 (2019): September 2019
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/penjakora.v6i2.23256

Abstract

Penelitian bertujuan untuk mengimplementasikan modul penjasorkes bermuatan model pembelajaran Bandura dalam meningkatkan hasil belajar penjasorkes dan kecerdasan kinestetik siswa sekolah dasar. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa SD Laboratorium kelas IV. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen semu dengan teknik pengambilan sampel random  sampling. Jumlah sampel yang digunakan satu kelas yang berjumlah 29 orang. Analisis data dilakukan secara deskriptif dengan cara menyusun data secara sistematis, mengorganisasi data ke dalam kategori, melakukan sintesa, menyusun dalam pola tertentu, dan membuat kesimpulan. Hasil analisis data di peroleh bahwa modul penjasorkes bermuatan model pembelajaran Bandura yang diterapkan di kelas IV Sekolah Dasar Laboratorium Undiksha Singaraja menunjukkan hasil belajar yang baik dengan peningkatan kecerdasan kinestetik juga baik. Respon siswa menunjukkan bahwa 100% siswa menyatakan modul penjasorkes bermuatan model pembelajaran Bandura dapat dengan mudah dipahami dalam melatih keterampilan gerak dan kecerdasan kenestetis siswa.
PENGARUH LATIHAN SMALL SIDE GAMES TERHADAP KELINCAHAN PADA PERMAINAN SEPAKBOLA Yovinianus Mbede Wea
JURNAL PENJAKORA Vol. 7 No. 1 (2020): April 2020
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/penjakora.v7i1.24212

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh latihan Small Side Games (2VS2, 3VS3, 4VS4) terhadap kelincahan dalam permainan sepak bola pada kegiatan ekstrakurikuler siswa di SMAK Thomas Aquino. Penelitian ini menggunakan rancangan non equivalent pre test – post test control gruop design. Sampel penelitian sebanyak 30 orang yang kemudian dikategorikan kedalam 2 kelompok  yaitu  kelompok kontrol dan kelompok eksperimen dengan masing-masing berjumlah 15 orang dengan teknik intac group. Data dikumpulkan dengan tes tindakan, kemudian dianalisis gain score ternormalisasi dengan teknik t-tes. Berdasarkan hasil uji hipotesis, bahwa ada pengaruh yang signifikan pada kelompok eksperimen, yaitu dengan latihan Small Side Games. Berdasarkan rata-rata hitung ditemukan bahwa kelompok eksperimen lebih besar dari kelompok control (ẍ1 = 0.0250 > ẍ2 = 0.0196). Selain itu, dari hasil analisis uji t di atas diperoleh nilai t-hitung sebesar 5.1910 dan t-tabel pada taraf signikansi α = 0,05 adalah 2.048. Karena t-tabel 2.048 lebih kecil dari t-hitung 5.1910, maka H0 ditolak dan H1 diterima. Kesimpulanya bahwa latihan small side games berpengaruh terhadap kelincahan pada permainan sepakbola.
PROGRAM AKTIVITAS FISIK MANIPULATIF BERBASIS KINESTETIK UNTUK ANAK USIA 6 TAHUN Bangkit Seandi Taroreh; Made Agus Wijaya
JURNAL PENJAKORA Vol. 7 No. 1 (2020): April 2020
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/penjakora.v7i1.24258

Abstract

Program aktivitas fisik pada Satuan Pendidikan Anak Usia Dini merupakan salah satu layanan yang diberikan untuk anak khususnya usia 6 tahun. Program aktivitas fisik bertujuan mengembangkan kematangan kinestetik melalui bermain. Hal ini mendorong guru lebih aktif dalam merancang berbagai macam aktivitas motorik. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan program aktivitas fisik manipulatif berbasis kinestetik untuk anak usia 6 tahun. Menggunakan metode penelitian kuantitatif dengan pendekatan modifikasi model R&D dari Borg & Gall yaitu: 1) studi pendahuluan, 2) pengembangan desain, 3) uji coba skala kecil, 4) produk akhir, 5) diseminasi dan publikasi. Subjek penelitian yaitu guru dan anak usia 6 tahun pada satuan pendidikan anak usia dini di Palembang. Pengumpulan data melalui dokumentasi, observasi, dan kuisioner. Analisis data dilakukan secara deskriptif dari data kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 1) program aktivitas fisik manipulatif berbasis kinestetik untuk anak usia 6 tahun telah dinyatakan sangat valid pada indikator kesesuaian materi, valid pada indikator kesesuaian tata bahasa dan sangat valid pada indikator kesesuaian karakteristik anak usia 6 tahun oleh ahli, 2) uji efektifitas melalui penilaian guru diperoleh rata-rata 4,46 sehingga sangat efektif digunakan.
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN BERBANTUAN APLIKASI GOOGLE CLASSROOM TERHADAP HASIL BELAJAR BOLA BASKET Harry Fitriyanto Rachman; I Ketut Sudiana; Made Agus Wijaya
JURNAL PENJAKORA Vol. 7 No. 1 (2020): April 2020
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/penjakora.v7i1.24441

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan hasil belajar bola basket antara siswa yang mengikuti model pembelajaran kooperatif tipe STAD dengan siswa yang mengikuti model pembelajaran PBL berbantuan aplikasi google classroom. Penelitian ini merupakan true experiment dengan rancangan The randomized pretest-posttest control group the same subjec design. Populasi penelitian seluruh siswa kelas  VII  SMP Negeri 1 Negara, sampel berjumlah 72 siswa. Penetapan sampel dengan teknik random sampling. Pengumpulan data menggunakan nilai keterampilan teknik dasar bola basket (dribbling, shoting, passing). Data yang diperoleh dianalisis menggunakan uji ANAVA. Pada kelompok yang dibelajarkan dengan model pembelajaran kooperatif tipe STAD berbantuan aplikasi google classroom diperoleh nilai rata-rata 86,2 dengan standar deviasi 1,35. Sedangkan pada kelompok yang dibelajarkan dengan model pembelajaran PBL berbantuan aplikasi google classroom. diperoleh nilai rata-rata 81,8 dengan standar deviasi 1,09. Angka signifikansi yang diperoleh melalui Uji t adalah 0,040. Berdasarkan hasil analisa data dan pembahasan, simpulan penelitian ini adalah bahwa terdapat perbedaan pengaruh hasil belajar bola basket pada siswa yang mengikuti pembelajaran kooperatif  tipe STAD berbantuan aplikasi google classroom lebih tinggi dari pada siswa yang mengikuti model pembelajaran PBL berbantuan aplikasi google classroom.
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN DAN MINAT BELAJAR TERHADAP HASIL BELAJAR SENAM LANTAI Kadek Sri Setiawati; I Gusti Lanang Agung Parwata; Suratmin Suratmin
JURNAL PENJAKORA Vol. 7 No. 1 (2020): April 2020
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/penjakora.v7i1.24444

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk membuktikan pengaruh model pembelajaran dan minat belajar terhadap hasil belajar senam lantai.   Jenis penelitian ini adalah penelitian true experiment dengan rancangan “treatment by level” dengan dua ketegori 2x2. Sampel penelitian berjumlah 48 orang dipilih berdasarkan kategori minat belajar tinggi dan minat belajar rendah. Data dianalisis menggunakan analisis deskriptif dan analisis varian (ANAVA) dua jalur dengan taraf signifikansi 0,05.  Hasil penelitian menunjukkan: 1) Terdapat perbedaan pengaruh hasil belajar senam lantai pada siswa yang mengikuti pembelajaran kooperatif  jigsaw dan siswa yang mengikuti model pembelajaran konvensional dengan 9,092 > 2,014, 2) Terdapat interaksi antara model pembelajaran dan minat belajar terhadap hasil belajar senam lantai dengan 164,229 > 2,014, 3) Terdapat perbedaan pengaruh hasil belajar senam lantai (jigsaw dan konvensional) dengan kelompok siswa yang memiliki minat belajar tinggi yang nilai signifikansi differentnya = 9,141 > 2,063 dan 4) Terdapat perbedaan pengaruh hasil belajar senam lantai (jigsaw dan konvensional) dengan kelompok siswa yang memiliki minat belajar rendah yang nilai signifikansi = 4,949 > 2,063.Simpulan dari penelitian ini: : 1) hasil belajar senam lantai pada siswa yang mengikuti pembelajaran kooperatif  jigsaw lebih tinggi daripada siswa yang mengikuti model pembelajaran konvensional, 2) Terdapat interaksi antara model pembelajaran dan minat belajar terhadap hasil belajar senam lantai, 3) Untuk siswa yang memiliki minat belajar tinggi, hasil belajar senam lantai siswa yang belajar menggunakan model pembelajaran kooperatif jigsaw lebih tinggi dibandingkan dengan yang menggunakan model pembelajaran konvensional dan 4) Untuk siswa yang memiliki minat belajar rendah, hasil belajar senam lantai menggunakan model pembelajaran konvensional lebih tinggi dibandingkan dengan yang menggunakan model pembelajaran kooperatif jigsaw.