cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota denpasar,
Bali
INDONESIA
JURNAL PENJAKORA
ISSN : 23563397     EISSN : 25974505     DOI : -
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 323 Documents
EVALUASI PROGRAM PEMBINAAN PRESTASI CABANG OLAHRAGA PANAHAN DI BALI Kadek Dian Vanagosi; Putu Citra Permana Dewi
JURNAL PENJAKORA Vol. 6 No. 1 (2019): April 2019
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/penjakora.v6i1.17353

Abstract

Penelitian bertujuan untuk mengetahui pelaksanaan program pembinaan prestasi cabang olahraga panahan di Bali dengan pendekatan evaluasi CIPP Model. Subyek penelitian meliputi pengurus, pelatih, atlet, dan masyarakat sekitar Pengkab/Pengkot se-Bali. Instrumen yang digunakan adalah angket dan pedoman wawancara. Didapat hasil pada dimensi context bahwa diperlukan adanya kerjasama antara pemerintah daerah dan masyarakat untuk berperan serta atif dalam mendukung keberadaaan Pengcab Perpani Kabupaten/Kota di Bali, sehingga bisa menjadi sentra pembibitan atlet panahan di Bali. Pada dimensi input masuk dalam kategori cukup baik, yang perlu dikembangkan adalah pemenuhan sarana dan prasarana latihan berupa tempat latihan khusus olahraga panahan, peralatan memanah pada masing-masing divisi serta sarana pendukung. Pada dimensi procces, pelaksanaan program mulai dari penyeleksian atlet, pengorganisasian, pelaksanaan latihan, program latihan dan evaluasi/monev masuk dalam kategori cukup baik. Hal yang perlu dikembangkan yaitu peningkatan kualitas pelatih dan wasit melalui penataran pelatihan pelatih dan wasit panahan. Pada dimensi product, hasil yang didapat dari program pembinaan yang telah dijalankan masih dalam kategori kurang. Hal yang perlu dikembangkan berkaitan dengan perkembangan fisik, teknik dan mental atlet. Kata-kata kunci: evaluasi, CIPP, pembinaan, panahan
PENERAPAN MEDIA TRAFIC LIGHT UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR PENJASORKES PADA SISWA KELAS IXA6 SMP NEGERI 1 SINGARAJA TAHUN PELAJARAN 2018/2019 I KOMANG BAGIASA
JURNAL PENJAKORA Vol. 6 No. 1 (2019): April 2019
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/penjakora.v6i1.17354

Abstract

Melihat permasalahan yang dihadapi, dimana kondisi pembelajaran dalam aktivitas kebugaran jasmani yang berlangsung tidak sesuai harapan, peserta didik cenderung menunjukkan sikap kurang tertarik ketika menyelesaikan gerak yang ditugaskan dan menunjukkan hasil yang kurang  memuaskan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hasil belajar siswa kelas IXA6 dalam proses pembelajaran pendidikan jasmani khususnya pada materi kebugaran jasmani dengan menggunakan media traffic light. Dalam penerapan pembelajaran yang  menggunakan media traffic light terdapat peningkatan hasil belajar kebugaran jasmani siswa, hal ini dapat dilihat dari perbandingan hasil belajar pada siklus I dan siklus II. Nilai rata-rata (mean) pada siklus I sebesar 79,75 menjadi 89,14 pada siklus II, mengalami peningkatan sebesar 11,77% dan melampaui KKM. (KKM=80). Ketuntasan klasikal pada siklus I sebesar 70% menjadi 100% pada siklus II, mengalami peningkatan sebesar 30% dan sesuai kriteria ketuntasan klasikal(100%.). Dapat dinyatakan bahwa penggunaan media traffic light pada materi kebugaran jasmani dalam proses pembelajaran pendidikan jasmani olahraga dan kesehatan sangat efektif terbukti mampu meningkatkan hasil belajar siswa. Kata Kunci: media, trafic light
HUBUNGAN STATUS GIZI DENGAN TINGKAT KESEGARAN JASMANI SISWA PUTRA KELAS II DI SMA N 1 BANGKINANG KABUPATEN KAMPAR Raffly Henjilito
JURNAL PENJAKORA Vol. 6 No. 1 (2019): April 2019
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/penjakora.v6i1.17417

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui derajad atau  kekuatan hubungan, bentuk atau hubungan kausal dan  hubungan timbal balik antara status gizi dengan tingkat kesegaran jasmani.Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kuantitatif, metode survei dengan teknik pengukuran dan tes, sedangkan teknik analisis menggunakan pendekatan analisis korelasi yaitu cara untuk mengetahui ada atau tidak adanya hubungan antar variabel.Pengujian hipotesis hubungan status gizi dengan tingkat kesegaran jasmani sebesar  0.85.  Hasil penelitian menyimpulkan terdapat hubungan yang signifikan antara status gizi dengan tingkat kesegaran jasmani siswa putra kelas II  SMA N 1 Bangkinang. Kata kunci : kesegaran jasmani siswa, satus gizi
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE STUDENT TEAMS ACHIEVEMENT DIVISION TERHADAP HASIL BELAJAR PASSING SEPAKBOLA I Gede Surya Tama; I Wayan Artanayasa; I Made Satyawan
JURNAL PENJAKORA Vol. 6 No. 1 (2019): April 2019
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/penjakora.v6i1.17641

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran STAD terhadap hasil belajar teknik dasar passing (kaki bagian dalam dan kaki bagian luar) sepakbola. Jenis penelitian adalah eksperimen sungguhan (true experimental) dengan rancangan the randomized pretest-posttest control group the same subjec design. Populasi  penelitian ini adalah seluruh siswa kelas VIII SMP Negeri 7 Singaraja tahun pelajaran 2018/2019, keseluruhan kelas berjumlah 5 kelas dengan populasi 158 orang. Pengambilan sampel yang digunakan simple random sampling berdasarkan kelas. Kelas yang menjadi sampel penelitian adalah kelas VIIIA sebagai kelompok eksperimen dan VIIIB sebagai kelompok kontrol. Eksperimen dilakukan sebanyak 2 kali perlakuan diluar pretes-posttest. Data hasil belajar dikumpulkan melalui tes objektif, observasi dan unjuk kerja. Analisis data menggunakan uji-t dengan bantuan SPSS 16.0 for Windows. Rata-rata kelompok eksperimen adalah 0.61 lebih tinggi dari rata-rata kelompok kontrol adalah 0.50. Signifikansi pada uji hipotesis diperoleh melalui uji parametrik (uji Independent Samples Test) adalah 0.001 yaitu p<0,05. Disimpulkan bahwa model pembelajaran STAD berpengaruh signifikan terhadap hasil belajar teknik dasar passing (kaki bagian dalam dan kaki bagian luar) sepakbola. Disarankan kepada guru penjasorkes dapat menerapkan model pembelajaran STAD karena terbukti berpengaruh signifikan terhadap hasil belajar siswa.
Pengembangan Model Latihan Fleksibilitas Tingkat Pemula dalam Pembelajaran Pencak Silat Wiwin Hariyanti; I ketut Budaya Astra; I Gede Suwiwa
JURNAL PENJAKORA Vol. 6 No. 1 (2019): April 2019
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/penjakora.v6i1.17713

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan model latihan fleksibilitas tingkat pemula dalam pembelajaran pencak silat. Jenis penelitian ini adalah penelitian pengembangan. Prosedur pengembangan model latihan menggunakan model Borg & Gall meliputi 10 tahap yaitu: tahap penelitian dan pengumpulan informasi, tahap perencanaan, tahap mengembangan bentuk pendahuluan produk, tahap uji lapangan persiapan, tahap revisi produk utama, tahap uji lapangan utama, tahap pelaksanaan revisi produk, tahap uji lapangan operasional, tahap revisi produk akhir, serta tahap penyebaran dan pengimplementasian. Langkah validasi bahan ajar mengadopsi model Borg & Gall yaitu: uji lapangan persiapan, uji lapangan utama, uji lapangan operasional dan peneliti menambahkan uji ahli isi serta uji ahli mata pelajaran agar hasil peneltian lebih signifikan. Teknik analisis data yang digunakan yaitu deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa validasi model latihan ditinjau dari aspek isi dari ahli isi adalah sangat baik dengan persentase 100%. Aspek isi dari ahli mata pelajaran PJOK adalah sangat baik dengan persentase 98,66%. Hasil uji lapangan persiapan adalah sangat sangat baik dengan persentase 95%, hasil uji lapangan utama adalah sangat baik dengan persentase 96,64% dan hasil uji lapangan operasional sangat baik dengan persentase 97,35%. Berdasarkan hasil penelitian disimpulkan bahwa model latihan fleksibilitas tingkat pemula dalam pembelajaran pencak silat layak digunakan menurut uji ahli isi, uji ahli mata pelajaran PJOK, uji lapangan persiapan, uji lapangan utama dan uji lapangan operasional. Penelitian ini diharapkan dapat dieksperimenkan untuk mengetahui keefektifannya dalam meningkatkan hasil belajar dan prestasi siswa.
MODEL PEMBELAJARAN LEMPAR TANGKAP SOFTBALL MENGGUNAKAN MEDIA PEMBELAJARAN PADA SEKOLAH MENENGAH ATAS Agung Kuntoro Saputro; Susilo Susilo
JURNAL PENJAKORA Vol. 6 No. 2 (2019): September 2019
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/penjakora.v6i2.19459

Abstract

Penelitian ini menghasilkan model pembelajaran lempar tangkap softball menggunakan media pembelajaran pada Sekolah Menengah Atas (SMA).  Penelitian ini termasuk penelitian pengembangan, dan prosedur pengembangan produk ini terdiri analisis produk yang ingin dibuat, membuat produk awal, uji validasi ahli dan revisi, uji kelompok kecil revisi, uji kelompok besar dan produk akhir. Pengumpulan data dilakukan menggunakan kuesioner yang didapat dari evaluasi ahli, serta menggunakan hasil pengamatan di lapangan yang diperoleh dari siswa, dan penerapan produk. Teknik mengolah  data adalah deskriptif persentase. Data yang didapatkan adalah sebelum pemberian perlakuan (kelompok control) berupa model pembelajaran keterampilan lempar tangkap softball diketahui hasil rata-ratanya adalah 21.4 dan hasil rata-rata dari kelompok eksperimen 32.033. Maka terdapat selisih antara kelompok control dan kelompok eksperimen sebanyak 10.633. Maka model pembelajaran keterampilan lempar tangkap softball menggunakan media pembelajaran efektif dalam meningkatkan keterampilan lempar tangkap softball pada SMA. Hasil data dapat disimpulkan bahwa: (1) Model  pembelajaran keterampilan lempar tangkap softball menggunakan media pembelajaran pada SMA dapat dikembangkan dan diterapkan dalam pembelajaran maupun saat ekstrakurikuler di sekolah, (2) dari model diperoleh bukti adanya peningkatan dengan ditunjukan hasil pengujian data hasil pretes dan posttest adanya perbedaan yang signifikan antara sebelum dan sesudah adanya perlakuan model
RASISME DALAM OLAHRAGA Bambang Ferianto Tjahyo Kuntjoro
JURNAL PENJAKORA Vol. 7 No. 1 (2020): April 2020
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/penjakora.v7i1.19503

Abstract

Rasisme dalam dunia olahraga banyak sekali terjadi, baik di Indonesia maupun di mancanegara. Misalnya pemain kulit hitam diteriaki suporter bak “monyet”, dan lain-lain. Hal ini dapat mengganggu konsentrasi pemain, tetapi juga dapat mengganggu jalannya pertandingan dan dapat merusak sportivitas dalam olahraga. Rasis dalam dunia sepakbola sering muncul dalam sebuah pertandingan antarnegara atau antarklub di Eropa yang disebabkan oleh banyak faktor seperti sejarah masa lalu sebuah bangsa, ego etnis, dan adanya kesenjangan ekonomi antar dua negara.Dengan banyaknya aksi rasisme dalam dunia olahraga, membuat organisasi-organisasi olahraga di dunia bahkan di Indonesia membuat aturan yang sifatnya membatasi dan mempersempit ruang gerak aksi rasisme bagi setiap pelaku olahraga baik pemain, pelatih, maupun supporter. Dalam Undang-Undang No. 11 Tahun 2008 Tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (“UU ITE”), unsur dengan sengaja dan tanpa hak selalu muncul dalam perumusan tindak pidana ciber. Bunyi Pasal 28 ayat (2) UU ITE adalah sebagai berikut:Setiap Orang dengan sengaja dan tanpa hak menyebarkan informasi yang ditujukan untuk menimbulkan rasa kebencian atau permusuhan individu dan/atau kelompok masyarakat tertentu berdasarkan atas suku, agama, ras, dan antargolongan (SARA) dengan hukuman yaitu pidana penjara paling lama 6 (enam) tahun dan/atau denda paling banyak Rp1.000.000.000 (satu miliar rupiah).
UPAYA MENINGKATKAN AKURASI TEKNIK PASSING MENGGUNAKAN METODE DRILL PADA KEGIATAN EKSTRAKURIKULER SEPAKBOLA Gustianto Irawan; Tatok Sugiarto; Ari Wibowo Kurniawan
JURNAL PENJAKORA Vol. 6 No. 2 (2019): September 2019
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/penjakora.v6i2.19976

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan akurasi passing dengan metode drill pada kegiatan ekstrakulikuler SMPN 10 Malang. Penelitian ini menggunakan analisis data secara kuantitatif dengan metode penelitian tindakan olahraga (PTO), serta menggunakan instrumen berupa tes. Subjek penelitian adalah peserta ekstrakurikuler sepakbola SMPN 10 Malang yang terdiri dari 20 siswa laki – laki. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa keterampilan passing kaki bagian dalam, kaki bagian luar dan passing kaki bagian punggung permainan sepakbola menunjukkan adanya peningkatan yang signifikan dengan penggunaan metode drill yaitu masuk pada pada kategori baik sekali.
MINAT SISWA TERHADAP PEMBELAJARAN PENDIDIKAN JASMANI Novia Nazirun; Novri Gazali; M Fikri
JURNAL PENJAKORA Vol. 6 No. 2 (2019): September 2019
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/penjakora.v6i2.20898

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui minat siswa terhadap pembelajaran Pendidikan Jasmani diSMPYLPI Pekanbaru. Jenis penelitian ini adalah deskriptif kuantitatif. Populasi penelitian ini siswa putriSMPYLPI Pekanbaru yang berjumlah 65 siswa.Teknik sampel adalah sampel jenuh dengan jumlah sampel 65 siswa. Indikator minat belajar dalam angket terbagai menjadi 4 indikator yaitu : 1) Perasaan senang, 2) ketertarikan siswa, 3) Perhatian, 4) keterlibatan siswa. Jumlah pernyataanawal dirancang 40 butir pernyataan dan setelah uji validitas menjadi 32 butir pernyataan. Hasil penelitian ini adalah minat siswa terhadap pembelajaran Pendidikan Jasmani diSMPYLPI Pekanbaru dengan rata-rata 76% dengan kategori kuat.
IMPLEMENTASI MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF THINK PAIR SHARE (TPS) UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR PASSING BOLA VOLI Ketut Suliaji
JURNAL PENJAKORA Vol. 6 No. 2 (2019): September 2019
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/penjakora.v6i2.20920

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk meningkatkan hasil belajar passing bola voli pada siswa kelas XII MIPA3 SMAN 3 Amlapura  tahun pelajaran 2018/2019 dengan menerapkan  model pembelajaran TPS (Think Pair Share). Jenis penelitian dalam penelitian ini adalah penelitian kelas (PTK). Penelitian ini dilaksanakan 2 siklus dimana masing-masing siklus terdiri dari 3 pertemuan. Subyek penelitian adalah siswa kelas XII MIPA 3 SMAN 3 Amlapura Tahun Pelajaran 2018/2019 berjumlah 35 orang siswa.  Hasil penelitian menunjukkan bahwa persentase tingkat penguasaan hasil belajar teknik dasar passing bola voli pada siklus I sebesar 42,86% berada pada dalam kategori sangat kurang. Pada Siklus II sebesar 85,71% berada pada berada dalam kategori baik. Terjadi peningkatan persentase tingkat penguasaan hasil belajar teknik dasar passing in bola voli sebesar 42,85% dari siklus I ke siklus II. Disimpulkan bahwa model pembelajaran Think Pair Share (TPS) dapat meningkatkan hasil belajar passing bola voli.