cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota denpasar,
Bali
INDONESIA
Jurnal EDUTECH Undiksha
ISSN : 26148609     EISSN : 26152908     DOI : -
Core Subject : Education,
Jurnal Edutech Undiksha adalah jurnal ilmiah yang diterbitkan oleh jurusan teknologi pendidikan Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pendidikan Ganesha. Jurnal ini bertujuan untuk mewadahi artikel-artikel hasil penelitian dan hasil pengabdian masyarakat dibidang pendidikan dan pembelajaran teknologi. Pada akhirnya Jurnal ini dapat memberikan deskripsi tentang perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi di bidang pendidikan bagi masyarakat akademik.
Arjuna Subject : -
Articles 15 Documents
Search results for , issue "Vol 6, No 2 (2018)" : 15 Documents clear
PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN POP-UP BOOK PADA MATA PELAJARAN IPA KELAS III SEKOLAH DASAR Masturah, Elisa Diah; Mahadewi, Luh Putu Putrini; Simamora, Alexander Hamonangan
Jurnal Edutech Undiksha Vol 6, No 2 (2018)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (488.326 KB) | DOI: 10.23887/jeu.v6i2.20294

Abstract

Penelitian pengembangan ini dilatarbelakangi oleh terbatasnya sumber belajar yang inovatif dan hasil belajar IPA siswa yang kurang maksimal. Penelitian ini bertujuan untuk: (1) mendeskripsikan proses pengembangan media pembelajaran berbasis Pop-Up Book, (2) mengetahui validitas hasil produk media pembelajaran berbasis Pop-Up Book, (3) mengetahui efektivitas media pembelajaran berbasis Pop-Up Book. Jenis penelitian ini adalah penelitian pengembangan dengan menggunakan model ADDIE. Metode yang digunakan pada penelitian ini yaitu dengan metode wawancara, kuesioner, tes, dan pencatatan dokumen. Instrumen pengumpulan data yang digunakan yaitu lembar pencatatan dokumen, lembar kuesioner, dan tes dalam bentuk pilihan ganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) media pembelajaran berbasis Pop-Up Book dikembangkan menggunakan model ADDIE melalui 5 tahapan yaitu analisis, perancangan, pengembangan, implementasi, dan evaluasi. (2) hasil validitas media pembelajaran berbasis Pop-Up Book dinyatakan valid dari review para ahli dan pengguna dengan presentase tingkat pencapaian dari hasil review ahli isi mata pelajaran 95,8% (sangat baik), hasil review ahli desain pembelajaran 88% (baik), hasil review ahli media pembelajaran 98,5% (sangat baik), uji coba perorangan 92% (sangat baik), uji coba kelompok kecil 91,67% (sangat baik), dan uji coba lapangan 90,08% (sangat baik). (3) efektivitas media pembelajaran berbasis Pop-Up Book menunjukkan nilai rata-rata pretest 53,33 dan posttest 88,21. Setelah dilakukan perhitungan secara manual diperoleh hasil thitung (22,08) > ttabel (2,009) sehingga H0 ditolak dan H1 diterima. Dengan demikian media pembelajaran berbasis Pop-Up Book efektif meningkatkan hasil belajar IPA siswa kelas III A SD Mutiara Singaraja.Kata kunci: ADDIE, Hasil Belajar, IPA, Pengembangan, Pop-Up Book.
PENGEMBANGAN MULTIMEDIA INTERAKTIF BERORIENTASI PENDEKATAN ILMIAH PADA MATA PELAJARAN BAHASA INDONESIA UNTUK SISWA KELAS VIII DI SMP NEGERI 3 NEGARA Jannu, Ni Putu Ayu Rani Puspita; Suwatra, Ignatius I Wayan; Mahadewi, Luh Putu Putrini
Jurnal Edutech Undiksha Vol 6, No 2 (2018)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (359.514 KB) | DOI: 10.23887/jeu.v6i2.20327

Abstract

Permasalahan yang terjadi di kelas VIII SMP Negeri 3 Negara adalah kurang tersedianya media yang sesuai dengan karakteristik siswa pada mata pelajaran Bahasa Indonesia. Penelitian ini bertujuan untuk (1) mendeskripsikan rancang bangun pengembangan multimedia interaktif berorientasi pendekatan ilmiah, (2) menguji kualitas hasil validasi pengembangan multimedia interaktif berorientasi pendekatan ilmiah, (3) mengetahui efektivitas pengembangan multimedia interaktif berorientasi pendekatan ilmiah. Penelitian ini adalah penelitian pengembangan. Model pengembangan yaitu model Hannafin and Peck. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah metode pencatatan dokumen, kuesioner, dan tes. Instrumen pengumpulan data yang digunakan adalah lembar wawancara, kuesioner, dan tes objektif pilihan ganda. Analisis data yang digunakan adalah teknik analisis deskriptif kualitatif, deskriptif kuantitatif, dan analisis statistik inferensial (uji-t). Subjek penelitian ini adalah 28 orang siswa kelas VIII SMP Negeri 3 Negara Tahun Pelajaran 2017/2018. Hasil penelitian ini yaitu: (1) rancang bangun multimedia interaktif meliputi tiga tahapan yaitu, tahap analisis kebutuhan, tahap desain, dan tahap pengembangan dan implementasi. (2) Multimedia interaktif berorientasi pendekatan ilmiah mata pelajaran Bahasa Indonesia valid dengan: (a) nilai ahli isi mata pelajaran 96% dengan predikat sangat baik, (b) nilai ahli desain pembelajaran 78,9% dengan predikat baik, (c) nilai ahli media pembelajaran 90,8% dengan predikat sangat baik, (d) hasil uji coba perorangan 94,9% dengan predikat sangat baik, (e) hasil uji coba kelompok kecil 90% dengan predikat sangat baik, (f) hasil uji coba lapangan 93% dengan predikat sangat baik. (3) Multimedia interaktif berorientasi pendekatan ilmiah efektif digunakan dalam pembelajaran. Hal ini dibuktikan dengan meningkatnya hasil belajar siswa setelah menggunakan multimedia interaktif berorientasi pendekatan ilmiah mata pelajaran Bahasa Indonesia.Kata kunci: Multimedia Interaktif, Pendekatan Ilmiah, Pengembangan
PENGEMBANGAN MEDIA MONOPOLI DENGAN MODEL HANNAFIN DAN PECK MATA PELAJARAN IPS DI SD MUTIARA SINGARAJA Khasanah, Inna Nur; Parmiti, Desak Putu; Sudatha, I Gde Wawan
Jurnal Edutech Undiksha Vol 6, No 2 (2018)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (336.918 KB) | DOI: 10.23887/jeu.v6i2.20292

Abstract

Permasalahan yang terjadi di kelas V SD Mutiara Singaraja adalah media pembelajaran IPS kurang inovatif dan masih terbatas hanya menggunakan buku dan atlas saja, sehingga diperlukan media pembelajaran untuk menunjang proses pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk (1) mendeskripsikan proses pengembangan media monopoli pembelajaran, (2) mengetahui kualitas pengembangan media monopoli pembelajaran, (3) menguji efektivitas media monopoli pembelajaran. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan. Model pengembangan yang digunakan yaitu model Hannafin dan Peck. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah metode wawancara, pencatatan dokumen, kuesioner, dan tes objektif pilihan ganda. Analisis data yang digunakan adalah teknik analisis deskriptif kualitatif, deskriptif kuantitatif dan analisis statistik inferensial (uji-t). Subjek penelitian ini adalah 33 orang siswa kelas V SD Mutiara Singaraja semester genap Tahun Pelajaran 2017/2018. Hasil penelitian (1) Proses pengembangan modul meliputi tiga tahapan yaitu: tahap analisis kebutuhan, tahap desain, dan tahap pengembangan dan implementasi. (2) Media monopoli pembelajaran dengan kualitas: (a) hasil review ahli isi mata pelajaran sangat baik (92%), (b) hasil review ahli desain pembelajaran sangat baik (93%), (c) hasil review ahli media pembelajaran sangat baik (95%), (d) hasil uji coba perorangan sangat baik (94,6%), (e) hasil uji coba kelompok kecil sangat baik ( 93,5%), dan (f) hasil uji coba lapangan sangat baik (91,5%). (3) Media monopoli pembelajaran efektif digunakan dalam pembelajaran. Hal ini dibuktikan dengan meningkatnya hasil belajar siswa sesudah menggunakan media monopoli pembelajaran bahwa harga t hitung = 15,039 > t tabel = 2,006. Dengan demikian multimedia pembelajaran ini efektif untuk meningkatkan hasil belajar IPA di SD Mutiara Singaraja.Kata Kunci: Hannafin dan Peck, media monopoli, pengembangan
PENGEMBANGAN MEDIA STRIP COMIC DENGAN MODEL ADDIE PADA MATA PELAJARAN IPA UNTUK MENINGKATKAN MOTIVASI BELAJAR SISWA KELAS V DI SD NEGERI 1 SARI MEKAR martina, kadek; Tegeh, I Made; Sukmana, Adrianus I Wayan Ilia Yuda
Jurnal Edutech Undiksha Vol 6, No 2 (2018)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (449.627 KB) | DOI: 10.23887/jeu.v6i2.20309

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk (1) mendeskripsikan rancang bangun media strip comic pada mata pelajaran IPA untuk siswa SD Kelas V di SD Negeri 1 Sari Mekar, (2) mendeskripsikan hasil validitas pengembangan media strip comic, dan (3) mengetahui efektivitas media strip comic yang dikembangkan. Model pengembangan yang digunakan yaitu model ADDIE (analysis, design, development, implementation, evaluation). Pengumpulan data dalam penelitian ini dilakukan dengan metode observasi, wawancara, dan angket. Instrumen yang digunakan dalam pengumpulan data yakni pedoman wawancara dan angket. Teknik analisis data yang digunakan antara lain, analisis deskriptif kuantitatif, analisis deskriptif kualitatif, dan analisis statistik inferensial. Hasil penelitian, sebagai berikut, (1) Rancang bangun Strip Komik dibuat dalam bentuk media cetak sesuai dengan tahapan pengembangan model ADDIE. (2) Hasil validitas media Strip Komik berdasarkan ahli desain pembelajaran yaitu 95,6% dengan kategori sangat baik, ahli media pembelajaran diperoleh persentase 90% dengan kategori sangat baik, dan ahli isi mata pelajaran diperoleh persentase 92,77% dengan kategori sangat baik. Persentase yang diperoleh dari uji coba perorangan yaitu 95,14% dengan kategori sangat baik, uji coba kelompok kecil persentase yang diperoleh yaitu 90,75% dengan kategori sangat baik, dan uji coba lapangan persentase yang diperoleh yaitu 88,98% dengan kategori baik. Dengan demikian, media Strip Komik yang dikembangkan dinyatakan valid. (3) Efektivitas media Strip Komik yang dikembangkan diperoleh thitung = 11,849 lebih besar dari ttabel = 1,668. Terdapat perbedaan yang signifikan motivasi belajar siswa antara sebelum dan sesudah menggunakan media Strip Komik. Rata-rata motivasi siswa setelah menggunakan Strip Komik sebesar 78,45 lebih besar dibandingkan sebelum menggunakan Strip Komik yakni 70,25. Saran dari penelitian ini agar guru memanfaatkan media strip comic sebagai salah satu alternatif untuk membantu proses pembelajaran.Kata kunci : Strip Komik, model ADDIE, pengembangan
PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN FILM PENDEK BERBASIS KEARIFAN LOKAL PADA MATA PELAJARAN AGAMA HINDU KELAS V DI SD NEGERI 4 BANYUNING TAHUN PELAJARAN 2017/2018 Suarmika, Pande Bagus Andika; Pudjawan, Ketut; Sudarma, I Komang
Jurnal Edutech Undiksha Vol 6, No 2 (2018)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (261.504 KB) | DOI: 10.23887/jeu.v6i2.20313

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk (1) mendeskripsikan rancang bangun pengembangan media pembelajaran film pendek (2) mendeskripsikan kualitas validasi pengembangan media pembelajaran film pendek (3) mengetahui efektifitas media pembelajaran film pendek yang dikembangkan. Penelitian ini adalah penelitian pengembangan dan model pengembangan yang digunakan adalah model Hannafin dan Peck. Data dalam penelitian ini dikumpulkan dengan metode wawancara, pencatatan dokumen, kuesioner dan tes. Intrumen yang digunakan dalam pengumpulan data yaitu pedoman wawancara, laporan pencatatan dokumen, angket/kuesioner, dan tes objektif. Hasil Penelitiannya sebagai berikut (1) Rancang bangun film pendek dibuat dalam naskah fim pendek. Naskah ini diwujudkan menjadi film pendek melalui tahapan Hannafin dan Peck (2) media pembelajaran film pendek yang dikembangkan valid dengan: (a) hasil riview ahli mata pelajaran menunjukan media pembelajaran film pendek berpredikat sangat baik (94%), (b) hasil riview ahli media pembelajaran produk film pendek yang dikembangkan berpredikat sangat baik (90%), (c) hasil riview ahli desain pembelajaran produk film pendek yang dikembangkan berpredikat baik (88.5%), (d) hasil uji perorangan, uji kelompok kecil dan uji perorangan menunjukan bahwa media pembelajaran film pendek berpredikat sangat baik (90,41%), (91,56 %) dan (92,91%). (3) Efektivitas pengembangan menunjukan bahwa media pembelajaran film pendek yang dikembangkan efektif meningkatkan hasil belajar Agama Hindu ( thitung= 13.08 > ttabel = 2.042, padataraf signifikansi 5%). Ini berarti, terdapat perbedaan yang signifikan hasil belajar siswa antara sebelum dan sesudah menggunakan media pembelajaran film pendek yang dikembangkan dalam proses belajar.Kata Kunci: film pendek, Hannafin dan Peck
PENGEMBANGAN MODUL IPA BERBASIS PENDEKATAN ILMIAH (SCIENTIFIC APPROACH) DI SD NEGERI 1 KAMPUNG ANYAR Suaniasih, Ni Luh Putu; Sudatha, I Gde Wawan; Parmiti, Desak Putu
Jurnal Edutech Undiksha Vol 6, No 2 (2018)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (160.434 KB) | DOI: 10.23887/jeu.v6i2.20291

Abstract

Permasalahan yang terjadi di kelas IV SD Negeri 1 Kampung Anyar adalah sumber materi yang digunakan hanya menggunakan buku siswa dan belum ada pengembangan bahan ajar yang bisa digunakan siswa untuk belajar mandiri. Penelitian ini bertujuan untuk (1) mendeskripsikan proses pengembangan modul berbasis pendekatan ilmiah, (2) mendeskripsikan kualitas pengembangan modul IPA berbasis pendekatan ilmiah, (3) mengetahui efektivitas modul berbasis pendekatan ilmiah. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan. Model pengembangan yang digunakan yaitu model Hannafin dan Peck. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah metode observasi, wawancara, kuesioner, dan tes. Instrumen pengumpulan data yang digunakan adalah lembar observasi, pedoman wawancara, angket, dan tes pilihan ganda. Analisis data yang digunakan adalah teknik analisis deskriptif kualitatif, deskriptif kuantitatif dan analisis statistik inferensial (uji-t). Subjek penelitian ini adalah 14 orang siswa kelas IV SD Negeri 1 Kampung Anyar Tahun Pelajaran 2017/2018. Hasil penelitian yaitu: (1) Proses pengembangan modul meliputi tiga tahapan yaitu, tahap analisis kebutuhan, tahap desain, dan tahap pengembangan dan implementasi. (2) Modul IPA berbasis pendekatan ilmiah valid dengan: (a) hasil review ahli isi mata pelajaran 87% dengan predikat baik, (b) hasil review ahli desain pembelajaran 97% dengan predikat sangat baik, (c) hasil review ahli media pembelajaran 90,7% dengan predikat sangat baik, (d) hasil uji coba perorangan 97% dengan predikat sangat baik, (e) hasil uji coba kelompok kecil 94,4% dengan predikat sangat baik, (f) hasil uji coba lapangan 95% dengan predikat sangat baik. (3) Modul berbasis pendekatan ilmiah (scientific approach) efektif digunakan dalam pembelajaran. Hal ini dibuktikan dengan meningkatnya hasil belajar siswa setelah menggunakan modul IPA berbasis pendekatan ilmiah (scientific approach).Kata kunci: Hannafin dan Peck, modul, pendekatan ilmiah, pengembangan
PENGARUH METODE STORYTELLING BERBANTUAN KOMIK TERHADAP KETERAMPILAN BERBICARA BAHASA NDONESIA SISWA KELAS V Prabawardani, Ketut; Agung, A. A. Gede; Parmiti, Desak Putu
Jurnal Edutech Undiksha Vol 6, No 2 (2018)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (231.087 KB) | DOI: 10.23887/jeu.v6i2.20281

Abstract

Penelitian ini dilakukan karena rendahnya keterampilan berbicara Bahasa Indonesia yang disebabkan oleh kurangnya media dan metode pembelajaran yang digunakan untuk mendukung pelajaran Bahasa Indonesia dengan rata-rata masih dibawah Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM) adalah 64,47, sedangkan KKM yang telah ditetapkan untuk mata pelajaran pelajaran Bahasa Indonesia adalah 65. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh metode Storytelling berbantuan komik terhadap keterampilan berbicara Bahasa Indonesia antara kelompok siswa yang dibelajarkan dengan metode Storytelling berbantuan komik dan kelompok siswa yang tidak dibelajarkan dengan metode Storytelling berbantuan komik pada siswa kelas V Gugus XI Kecamatan Buleleng Kabupaten Buleleng tahun pelajaran 2017/2018 Penelitian ini tergolong penelitian eksperimen semu (quasi eksperimen) dengan rancangan nonequivalent posttest only control group design. Populasi dalam penelitian ini adalah 70 orang siswa kelas V Gugus XI Kecamatan Buleleng Kabupaten Buleleng tahun pelajaran 2017/2018. Sampel penelitian ini berjumlah 40 orang siswa. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah metode observasi dengan teknik observasi langsung partisipan yang dibantu dengan rubrik penilaian keterampilan berbicara Bahasa Indonesia. Data yang telah terkumpul dianalisis dengan menggunakan teknik analisis statistik deskriptif dan analisis statistik inferensial (uji-t). Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan metode Storytelling berbantuan komik terhadap keterampilan berbicara Bahasa Indonesia antara kelompok siswa yang dibelajarkan dengan metode Storytelling berbantuan komik dan kelompok siswa yang tidak dibelajarkan dengan metode Storytelling berbantuan komik dengan thitung lebih besar dari ttabel (thitung > ttabel). Nilai thitung = 49,514, sedangkan nilai ttabel = 2,042.Kata kunci : keterampilan berbicara bahasa Indonesia, storytelling
PENGEMBANGAN BAHAN AJAR MAJALAH DENGAN MODEL HANNAFIN DAN PECK PADA MATA PELAJARAN IPA DI SDN 5 KAMPUNG BARU SINGARAJA Ningsih, Maryani; Suwatra, Ignatius I Wayan; Pudjawan, Ketut
Jurnal Edutech Undiksha Vol 6, No 2 (2018)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (249.606 KB) | DOI: 10.23887/jeu.v6i2.20325

Abstract

Permasalahan yang terjadi di kelas V/B SD Negeri 5 Kampung Baru adalah sumber materi yang digunakan hanya menggunakan buku siswa dan belum ada pengembangan bahan ajar yang bisa digunakan siswa untuk belajar mandiri. Penelitian ini bertujuan untuk (1) mendeskripsikan proses pengembangan majalah IPA, (2) mendeskripsikan kualitas hasil pengembangan majalah IPA, (3) mendeskripsikan efektivitas majalah IPA. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan. Model pengembangan yang digunakan yaitu model Hannafin dan Peck. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah metode observasi, wawancara, kuesioner, dan tes. Analisis data yang digunakan adalah teknik analisis deskriptif kualitatif, deskriptif kuantitatif dan analisis statistik inferensial (uji-t). Subjek penelitian ini adalah 21 orang siswa kelas V/B SD Negeri 5 Kampung Baru Tahun Pelajaran 2017/2018. Hasil penelitian yaitu: (1) Proses pengembangan majalah IPA meliputi tiga tahapan yaitu, tahap analisis kebutuhan, tahap desain, dan tahap pengembangan dan implementasi. (2) Majalah IPA valid dengan: (a) hasil review ahli isi mata pelajaran 93,75% dengan predikat sangat baik, (b) hasil review ahli media pembelajaran 76,67% dengan predikat baik, (c) hasil review ahli desain pembelajaran 94,11% dengan predikat sangat baik, (d) hasil uji coba perorangan 94,67% dengan predikat sangat baik, (e) hasil uji coba kelompok kecil 92,5% dengan predikat sangat baik, (f) hasil uji coba lapangan 92,18% dengan predikat sangat baik. (3) Majalah IPA efektif digunakan dalam pembelajaran. Hal ini dibuktikan dengan meningkatnya hasil belajar siswa sesudah menggunakan majalah IPAKata Kunci: pengembangan, multimedia pembelajaran, IPA
PENGEMBANGAN INSTRUCTIONAL GAME DENGAN MODEL LUTHER PADA MATA PELAJARAN IPA KELAS VII DI SMP LAB UNDIKSHA Isnawan, I Wayan Indra; Mahadewi, Luh Putu Putrini; Jampel, I Nyoman
Jurnal Edutech Undiksha Vol 6, No 2 (2018)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (171.645 KB) | DOI: 10.23887/jeu.v6i2.20287

Abstract

Penelitian pengembangan ini di latarbelakangi oleh rendahanya hasil belajar IPA. Hal ini dikarenakan dalam proses pembelajaran masih menggunakan pembelajaran yang berpusat pada guru. Penelitian ini bertujuan untuk (1) mendeskripsikan rancang bangun Instructional Game dengan Model Luther (2) mendeskripsikan kualitas hasil validitas pengembangan Instructional Game dengan Model Luther menurut para ahli dan uji coba produk, (3) mengetahui efektivitas Instructional Game dengan Model Luther. Penelitian ini adalah penelitian pengembangan dan model pengembangan adalah model Luther. Data yang dikumpulkan dalam penelitian ini adalah data kuantitatif dan kualitatif. Pengumpulan data yang digunakan adalah metode wawancara, pencatatan dokumen, kuesioner, dan tes objektif tipe pilihan ganda. Analisis data yang digunakan adalah teknik analisis deskriptif kualitatif, deskriptif kuantitatif dan analisis statistik inferensial (uji-t). Hasil penelitian (1) Rancang bangun Instructional Game dengan Model Luther dengan model Luther meliputi enam tahapan: (a) tahap konsep, (b) tahap desain, (c) tahap pengumpulan bahan, (d) tahap pembuatan, dan (e) tahap uji coba, (f) tahap distribusi. (2) Instructional Game dengan Model Luther valid dengan: (a) hasil review ahli isi mata pelajaran menunjukkan Instructional Game dengan Model Luther berpredikat sangat baik (100%), (b) hasil review ahli Instructional Game menunjukkan produk berpredikat sangat baik (90%), (c) hasil review ahli desain pembelajaran menunjukkan Instructional Game dengan Model Luther berpredikat sangat baik (93%), (d) hasil uji perorangan menunjukkan Instructional Game berpredikat sangat baik (90%), hasil uji kelompok kecil menunjukkan Instructional Game berpredikat sangat baik (91%). Hasil uji lapangan menunjukkan produk berpredikat sangat baik (92,02%). (3) Instructional Game dengan Model Luther yang dikembangkan efektif meningkatkan hasil belajar IPA (thitung = 15,576 > ttabel = 2,013 pada taraf signifikansi 5%). Ini berarti bahwa Instructional Game dengan Model Luther terbukti efektif secara signifikan dapat meningkatkan hasil belajar IPA.Kata kunci: Instructional Game, Model Luther, Pengembangan
PENGEMBANGAN E-MODUL INTERAKTIF MATA PELAJARAN IPS DI SMP NEGERI 1 SINGARAJA Aryawan, Rizky; Sudatha, I Gde Wawan; Sukmana, Adrianus I Wayan Ilia Yuda
Jurnal Edutech Undiksha Vol 6, No 2 (2018)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (178.002 KB) | DOI: 10.23887/jeu.v6i2.20290

Abstract

Permasalahan yang terjadi di kelas VII A1 SMP Negeri 1 Singaraja adalah kurangnya bahan ajar yang dapat membelajarkan siswa secara mandiri. Bahan ajar yang digunakan hanyalah buku cetak yang isinya didominasi oleh sajian teks saja. Penelitian ini bertujuan untuk (1) mendeskripsikan proses pengembangan e-modul IPS interaktif, (2) mendeskripsikan kualitas pengembangan e-modul IPS interaktif, (3) mengetahui efektivitas e-modul IPS interaktif. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan. Model pengembangan yang digunakan adalah model ADDIE. Metode pegumpulan data yang digunakan adalah metode wawancara, pencatatan dokumen, kuesioner, dan tes objektif tipe pilihan ganda. Analisis data yang digunakan adalah teknik analisis deskriptif kualitatif, deskriptif kuantitatif dan analisis statistik inferensial (uji-t). Subjek penelitian ini adalah 32 siswa kelas VII A1 SMP Negeri 1 Singaraja Tahun Pelajaran 2017/2018. Hasil penelitian (1) Proses pengembangan e-modul IPS interaktif meliputi lima tahapan yaitu: tahap analisis, tahap perancangan, tahap pengembangan, tahap implementasi, dan tahap evaluasi. (2) E-modul IPS interaktif valid dengan: (a) hasil review ahli isi mata pelajaran menunjukkan e-modul berpredikat sangat baik (100%), (b) hasil review ahli media menunjukkan e-modul berpredikat sangat baik (99,42%), (c) hasil review ahli desain pembelajaran menunjukkan e-modul berpredikat sangat baik (94,44%), (d) hasil uji perorangan menunjukkan e-modul berpredikat sangat baik (91,23%), hasil uji kelompok kecil menunjukkan e-modul berpredikat sangat baik (92,09%), hasil uji lapangan menunjukkan e-modul berpredikat sangat baik (91,57%). (3) Penggunaan e- modul IPS interaktif efektif digunakan dalam pembelajaran IPS, hal ini dibuktikan dengan meningkatnya hasil belajar siswa setelah menggunakan e-modul IPS interaktif.Kata kunci: ADDIE, AIR, e-modul, interaktif, pengembangan

Page 1 of 2 | Total Record : 15