cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota denpasar,
Bali
INDONESIA
Jurnal EDUTECH Undiksha
ISSN : 26148609     EISSN : 26152908     DOI : -
Core Subject : Education,
Jurnal Edutech Undiksha adalah jurnal ilmiah yang diterbitkan oleh jurusan teknologi pendidikan Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pendidikan Ganesha. Jurnal ini bertujuan untuk mewadahi artikel-artikel hasil penelitian dan hasil pengabdian masyarakat dibidang pendidikan dan pembelajaran teknologi. Pada akhirnya Jurnal ini dapat memberikan deskripsi tentang perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi di bidang pendidikan bagi masyarakat akademik.
Arjuna Subject : -
Articles 835 Documents
PENGEMBANGAN MULTIMEDIA INTERAKTIF DENGAN MODEL PEMBELAJARAN BERBANTUAN KOMPUTER PADA MATERI FENOMENA ANGIN UNTUK SISWA KELAS IV DI SD NEGERI 8 PENYARINGAN TAHUN PELAJARAN 2012/2013 Ketut Pudjawan, I Gede Eka Rai Bawa, I Komang Sudarma,
Jurnal Edutech Undiksha Vol. 1 No. 2 (2013): December
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jeu.v1i2.1493

Abstract

Masalah dalam penelitian ini adalah nilai siswa dalam pelajaran IPA kelas IV di SD Negeri 8 Penyaringanmasih belum memuaskan, pembelajaran bersifat konvensional, dan media yang mendukung pada matapelajaran Bahasa Indonesia belum tersedia. Penelitian ini bertujuan untuk: 1) mengetahui rancangbangun multimedia interaktif yang dikembangkan, 2) mengetahui kualitas hasil pengembanganmultimedia interaktif yang dikembangkan. Model penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalahmodel pengembangan produk Pembelajaran Berbantuan Komputer (PBK), yang dikembangkan olehLuther. Data tentang kualitas produk pengembangan ini dikumpulkan dengan metode angket yangselanjutnya dianalisis dengan teknik analisis deskriptif kuantitatif dan teknik analisis deskriptif kualitatif.Subyek coba terdiri dari satu ahli isi/materi bidang studi, satu ahli media pembelajaran, satu ahli desainpembelajaran, delapan siswa untuk uji perorangan, enam belas siswa untuk uji kelompok kecil. Hasilpenelitian ini adalah Multimedia Interaktif yang layak pakai sesuai dengan karakteristik siswa. Hasilvalidasi data menunjukkan tingkat pencapaian media ini adalah (1) uji ahli isi mata pelajaran IPA beradapada kualifikasi sangat baik (persentase = 96%), (2) uji ahli media pembelajaran berada pada kualifikasibaik (persentase = 83%), (3) uji ahli desain pembelajaran berada pada kualifikasi sangat baik(persentase = 92%), (4) uji coba perorangan berada pada kualifikasi sangat baik (persentase = 94%), ujikelompok kecil berada pada kualifikasi baik (persentase = 87%). Berdasarkan hasil tersebut dapatdisimpulkan kualitas Multimedia Interaktif baik dan dapat digunakan di kelas IV SD Negeri 8Penyaringan.Kata kunci : Kata kunci : pengembangan, model PBK, multimedia pembelajaran
PENGEMBANGAN MULTIMEDIA PEMBELAJARAN INTERAKTIF BERBASIS MACROMEDIA AUTHORWARE PADA MATA PELAJARAN IPA KELAS VIII SEMESTER I Luh Putu Putrini Mahadewi, Kadek Supariada, I Wayan Romi Sudhita,
Jurnal Edutech Undiksha Vol. 1 No. 2 (2013): December
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jeu.v1i2.1499

Abstract

Multimedia pembelajaran berbasis macromedia authorware pada mata pelajaran IPAkelas VIII semester I ini dikembangkan karena ketersediaan media untuk IPA belum adadan juga guru kurang bias untuk mengembangkan media. Penelitian ini bertujuan untukmendeskripsikan desain pengembangan multimedia pembelajaran interaktif berbasismacromedia authorware pada mata pelajaran IPA untuk siswa kelas VIII semester I diSMP Negeri 4 Singaraja dan menguji kualitas multimedia pembelajaran interaktifberbasis macromedia authorware pada mata pelajaran IPA untuk siswa kelas VIIIsemester I di SMP Negeri 4 Singaraja, yang nantinya menghasilkan suatu produk yaituCD-Multimedia pembelajaran interaktif. Penelitian ini merupakan penelitianpengembangan dengan menggunakan model PBK (Pembelajaran BerbantuanKomputer). Tahapannya meliputi konsept, design, collecting materials, assembly, testing,distribution. Subyek validasi produk terdiri dari ahli isi mata pelajaran, ahli mediapembelajaran, dan ahli desain pembelajaran. Selanjutnya produk diujicobakan kepadasiswa melalui tiga tahap yaitu uji perorangan, uji kelompok kecil, dan uji lapangan.Metode pengumpulan data yang digunakan adalah metode pencatatan dokumen danangket, dengan menggunakan instrumen berupa laporan perkembangan produk dankuesioner. Teknik analisis data yang digunakan ada dua yaitu teknik analisis deskriptifkuantitatif dan teknik analisis deskriptif kualitatif. Hasil penelitian ini yaitumendeskripsikan desain pengembangan multimedia pembelajaran interaktif dan kualitasmultimedia pembelajaran interaktif berbasis Macromedia Authorware pada MataPelajaran IPA untuk Siswa Kelas VIII Semester I di SMP Negeri 4 Singaraja TahunPelajaran 2012/2013. Desain pengembangan multimedia interaktif menghasilkanflowchart dan storyboard. Kualitas multimedia interaktif adalah: (1) menurut review ahli isimata pelajaran menunjukkan kategori sangat baik (94,28%), (2) menurut review ahlidesain pembelajaran berada pada kategori sangat baik (92,73%), (3) menurut review ahlimedia pembelajaran menunjukkan kategori baik (85%), (4) berdasarkan uji cobaperorangan menunjukkan kategori sangat baik (92,7%), (5) berdasarkan uji cobakelompok kecil berada pada kategori sangat baik (94%), dan (6) berdasarkan uji cobalapangan menunjukkan kategori sangat baik (94,11%).Kata-kata kunci : pengembangan, multimedia interaktif, mata pelajaran IPA
PENGEMBANGAN MEDIA VIDEO PEMBELAJARAN MATA PELAJARAN MATEMATIKA PADA SISWA KELAS V SD NEGERI 2 SERIRIT TAHUN PELAJARAN 2012/2013 SEMESTER GANJIL Ign. Wayan Suwatra, Ariyo Saloko. I Nyoman Jampel,
Jurnal Edutech Undiksha Vol. 1 No. 2 (2013): December
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jeu.v1i2.1501

Abstract

Media Video Pembelajaran untuk mata pelajaran Matematika pada kelas V di SDNegeri 2 Seririt adalah media yang belum ada dan perlu dikembangkan. Tujuanpenelitian ini adalah untuk mendeskripsikan proses pengembangan media videopembelajaran dan kelayakan video pembelajaran. Penelitian ini adalah penelitianpengembangan yang menggunakan model Pembelajaran Berbantuan Komputer(PBK). Tahapannya meliputi tahap concept, design, collecting materials, assembly,test drive dan distribution. Pada tahap validasi, produk divalidasi melalui review olehpara ahli dan validasi produk kepada siswa. Instrumen pengumpulan data adalahkuisioner/angket. Analisis data yang digunakan adalah analisis deskriptif kualitatifdan analisis deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian ini adalah deskripsi prosespengembangan media video pembelajaran dan kelayakan video pembelajaran dalammata pelajaran Matematika pada kelas V semester ganjil di SD Negeri 2 Seririt.Proses pengembangan video pembelajaran dijelaskan melalui tahapan-tahapan darimodel Pembelajaran Berbantuan Komputer (PBK). Kelayakan pengembangan videopembelajaran diperoleh berdasarkan data dari angket yang kemudian dianalisissecara deskriptif kuantitatif dan dikonversi ke dalam PAP tingkat ketercapaian skala5. Tinjauan ahli isi mata pelajaran mencapai 86% katagori baik, tinjauan ahli mediapembelajaran mencapai 85% katagori baik, tinjauan ahli desain pembelajaranmencapai 92% katagori sangat baik, validasi perorangan mencapai 98,05% katagorisangat baik, validasi kelompok kecil mencapai 88% katagori baik, dan validasilapangan mencapai 94,5% katagori sangat baik.Kata kunci: pengembangan, model Pembelajaran Berbantuan Komputer (PBK), videopembelajaran, Bahasa Indoesia.
PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN AUDIO VISUAL DALAM MATA PELAJARAN PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN PADA SISWA KELAS VIII SEMESTER II TAHUN PELAJARAN 2012/2013 SMPN 2 KERAMBITAN TABANAN I Nyoman Wirya, Made Tirta Pertiwi, Wayan Romi Suditha,
Jurnal Edutech Undiksha Vol. 1 No. 2 (2013): December
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jeu.v1i2.1502

Abstract

Media pembelajaran audio visual adalah media yang belum ada dan perlu untukdikembangkan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan langkah-langkahpengembangan dan hasil validasi pengembangan media pembelajaran audio visualdalam mata pelajaran Pendidikan Kewarganegaraan pada kelas VIII semester II di SMPN2 Kerambitan. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan yang menggunakanmodel Hannafin and Peck. Fase-fase dari model ini meliputi fase analisis kebutuhan, fasedesain dan fase pengembangan dan implementasi . Pada tahap uji coba produk, mediapembelajaran audio visual di uji coba melalui review oleh para ahli dan uji coba kepadasiswa. Instrumen yang digunakan pada penelitian ini untuk pengumpulan data adalahkuisioner. Analisis data yang digunakan pada penelitian ini adalah analisis deskriptifkuantitatif. Hasil penelitian ini adalah langkah-langkah pengembangan dan hasil validasipengembangan media pembelajaran audio visual dalam mata pelajaran PendidikanKewarganegaraan pada kelas VIII semester II di SMPN 2 Kerambitan. Langkah-langkahpengembangan media pembelajaran audio visual dijelaskan melalui fase-fase darimetode Hannafin and Peck. Hasil validasi pengembangan media pembelajaran audiovisual diperoleh berdasarkan analisis deskriptif kuantitatif dari angket yang dikonversi kedalam konversi tingkat pencapaian skala 5. Review ahli isi mata pelajaran mengenainaskah mencapai 92% katagori sangat baik, review ahli media pembelajaran mengenainaskah mencapai 82,22% katagori baik, review ahli desain pembelajaran mengenainaskah mencapai 81,67% katagori baik. Review ahli isi mata pelajaran mengenai kualitasmedia audio visual mencapai 93% katagori sangat baik, review ahli media pembelajaranmengenai kualitas media audio visual mencapai 82,5% katagori baik, review ahli desainpembelajaran mengenai kualitas media audio visual mencapai 86,2% katagori baik. Ujicoba perorangan mencapai 84,67% katagori baik, uji coba kelompok kecil mencapai 89%katagori baik, dan uji coba lapangan mencapai 87,70% katagori baik.Kata kunci: pengembangan, model Hannafin and Peck, media audio visual, pendidikankewarganegaraan.
PENGEMBANGAN MEDIA PRESENTASI PEMBELAJARAN MATA PELAJARAN PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN PADA SISWA KELAS VIII SMP NEGERI 1 MANGGIS TAHUN PELAJARAN 2012/2013 Ign I Wayan Suwatra, Ni Made Juniantari, Desak Putu Parmiti,
Jurnal Edutech Undiksha Vol. 1 No. 2 (2013): December
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jeu.v1i2.1543

Abstract

Media presentasi pembelajaran untuk mata pelajaran Pendidikan Kewarganegaraan kelas VIII di SMP Negeri 1 Manggis belum ada dan perlu dikembangkan. Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan rancang bangun dan menguji kelayakan hasil pengembangan media presentasi pembelajaran. Model pengembangan yang digunakan adalah model ADDIE. Tahapannya meliputi analisis, desain, pengembangan, implementasi dan evaluasi. Proses rancang bangun media presentasi pembelajaran ini sesuai prosedur pengembangan dengan mengikuti alur bagan dan papan cerita yang telah dirancang. Kemudian setiap komponen media presentasi dikumpulkan, dirakit, dan akhirnya dikemas dalam sebuah CD untuk selanjutnya ditinjau dan diuji cobakan. Mengenai kelayakan hasil media presentasi pembelajaran berdasarkan data dari angket yang kemudian dianalisis secara deskriptif kuantitatif dan dikonversi ke dalam PAP tingkat ketercapaian skala 5. Tinjauan ahli isi mata pelajaran mencapai 93,34% katagori sangat baik, tinjauan ahli desain pembelajaran mencapai 87,69% katagori baik, tinjauan ahli media pembelajaran mencapai 81,66% katagori baik, uji coba perorangan mencapai 92,23% katagori sangat baik, uji coba kelompok kecil mencapai 88,67% katagori baik, dan uji coba lapangan mencapai 88,74% katagori baik. Oleh karena itu media yang dihasilkan dapat dikatakan sudah layak pakai, karena telah dilakukan validasi sesuai aturan.Kata kunci: pengembangan, media presentasi pembelajaran, Pendidikan Kewarganegaraan
PENGEMBANGAN VIDEO PEMBELAJARAN DENGAN MODEL PEMBELAJARAN BERBANTUAN KOMPUTER (PBK) DALAM MATA PELAJARAN MATEMATIKA PADA SISWA KELAS IV SEMESTER GANJIL TAHUN PELAJARAN 2012/2013 DI SD NEGERI 4 BEBETIN I Gde Wawan Sudatha, Made Venthy Hendrawati Ketut Pudjawan
Jurnal Edutech Undiksha Vol. 1 No. 2 (2013): December
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jeu.v1i2.1546

Abstract

Masalah yang ditemukan di SD Negeri 4 Bebetin yakni masih rendahnya hasil belajar Matematika siswa kelas IV dan kurangnya pemanfaatan media dalam  proses pembelajaran. Media yang dikembangkan pada penelitian pengembangan ini berupa Video Pembelajaran untuk mata pelajaran Matematika kelas IV semester ganjil di SD Negeri 4 Bebetin . Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan proses rancang bangun dan kelayakan pengembangan video pembelajaran. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan yang menggunakan model Pembelajaran Berbantuan Komputer (PBK). Tahapan-tahap dari model ini meliputi tahap concept, design, collecting materials, assembly, test drive dan distribution. Pada tahap validasi produk, video pembelajaran di validasi melalui review oleh para ahli (ahli isi mata pelajaran, ahli media pembelajaran dan ahli desain pembelajaran) dan validasi produk kepada siswa (validasi perorangan, validasi kelompok kecil dan validasi lapangan). Instrumen yang digunakan untuk melakukan pengumpulan data pada penelitian ini adalah kuisioner/angket. Analisis data yang digunakan pada penelitian ini adalah analisis deskriptif kualitatif dan analisis deskriptif kuantitatif. Hasil dari penelitian ini adalah deskripsi proses rancang bangun dan kelayakan pengembangan video pembelajaran dalam mata pelajaran Matematika pada kelas IV semester ganjil di SD 4 Bebetin. Proses rancang bangun video pembelajaran dijelaskan melalui metode pencatatan dokumen berdasarkan tahapan-tahapan dari model Pembelajaran Berbantuan Komputer (PBK). Kelayakan pengembangan video pembelajaran diperoleh berdasarkan analisis deskriptif kuantitatif dari angket yang dikonversi ke dalam PAP tingkat ketercapaian skala 5. Review ahli isi mata pelajaran mencapai 93,44% katagori sangat baik, review ahli media pembelajaran mencapai 85,71% kategori baik, review ahli desain pembelajaran mencapai 84,64% katagori baik, validasi perorangan mencapai 96,11% katagori baik, validasi kelompok kecil mencapai 93,88% katagori sangat baik, dan validasi lapangan mencapai 93,50% katagori sangat baik.   Kata kunci: pengembangan, model Pembelajaran Berbantuan Komputer (PBK), video pembelajaran, Matematika.
PENGEMBANGAN MULTIMEDIA PEMBELAJARAN INTERAKTIF PADA MATA PELAJARAN PKn KELAS VI SEMESTER II DI SD NEGERI NO. 2 PATEMON TAHUN PELAJARAN 2012 / 1013 I Gde Wawan Sudatha, dedy santoso i nyoman wirya
Jurnal Edutech Undiksha Vol. 1 No. 2 (2013): December
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jeu.v1i2.1547

Abstract

Abstrak   Masalah yang ditemukan di SD Negeri No.2 Patemon yakni masih rendahnya hasil belajar Bahasa Indonesia siswa kelas VI dan belum adanya pemanfaatan media dalam  pembelajaran. Penelitian ini bertujuan 1) untuk menghasilkan dan mengembangkan media pembelajaran berbasis multimedia interaktif pada mata pelajaran Pendidikan Kewarganegaraan yang sesuai dengan kebutuhan dan karakteristik siswa dan mampu memberikan daya tarik sekaligus meningkatkan minat belajar serta prestasi siswa di sekolah, 2) Untuk mengetahui kualifikasi hasil Pengembangan Media Pembelajaran CD Multimedia Interaktif pada Mata Pelajaran PKn kelas VI semester II di SD No.2 Patemon tahun pelajaran 2012/2013 dilihat dari hasil kegiatan validasi oleh ahli isi bidang studi, ahli desain pembelajaran, ahli media pembelajaran, uji perorangan dan uji kelompok kecil. Model penelitian ini adalah penelitian pengembangan produk analysis, Design, Development, Implementation, dan  Evaluation (ADDIE). Data tentang kualitas produk pengembangan ini dikumpulkan dengan angket atau kuisioner yang selanjutnya dianalisis dengan teknik analisis deskriptif kualitatif dan kuantitatif. Subjek uji coba terdiri dari seorang ahli isi mata pelajaran  PKn, ahli media pembelajaran, ahli desain pembelajaran, tiga orang siswa untuk uji perorangan serta duabelas orang siswa untuk uji kelompok kecil.  Hasil penelitian menunjukan (1) uji ahli isi mata pelajaran PKn berada pada kualifikasi sangat baik (90%), (2) uji ahli media pembelajaran berada pada kualifikasi baik (88%), (3) uji ahli desain CD (Compact Disc) pembelajaran berada pada kualifikasi baik (83.33%), (4) uji coba perorangan berada pada kualifikasi sangat baik (90.55%), (5) uji kelompok kecil berada pada kualifikasi sangat baik (92.67%).   Kata kunci : pengembangan, media pembelajaran, multimedia interaktif
PENGEMBANGAN MULTIMEDIA PEMBELAJARAN INTERAKTIF DENGAN MATERI PENGENALAN TEMPAT SUCI PADA MATA PELAJARAN AGAMA HINDU KELAS KELAS II DI SD NEGERI 3 KALIANGET TAHUN PELAJARAN 2012/2013 Desak Putu Parmiti, gede suarmaha I Nyoman Wirya
Jurnal Edutech Undiksha Vol. 1 No. 2 (2013): December
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jeu.v1i2.1548

Abstract

Abstrak Masalah yang ditemukan di SD Negeri 3 Kalianget yakni masih rendahnya hasil belajar Agama Hindu siswa kelas II dan belum adanya media pembelajaran interaktif dalam  proses pembelajaran. Adapun tujuan penelitian ini adalah (1) mendeskripsikan desain pengembangan multimedia pembelajaran dengan materi tempat suci pada mata pelajaran agama hindu kelas II di SDN 3 Kalianget dan (2) mengetahui kualitas hasil pengembangan multimedia pembelajaran menurut validasi ahli, uji perorangan, uji kelompok kecil, dan uji lapangan. Model yang digunakan dalam penelitian ini adalah model pengembangan produk Pembelajaran Berbantuan Komputer (PBK), yang dikembangkan oleh Luther. Adapun langkah-langkah pengembangan model luther adalah; a) Concep, b) Design, c) Collecting materials, d) Assembly, e) Tes Drive, g) Distribution. Data tentang kualitas produk pengembangan ini dikumpulkan dengan angket yang selanjutnya dianalisis dengan teknik analisis deskriptif kualitatif dan teknik analisis deskriptif kuantitatif Desain Pengembangan CD multimedia interaktif ini terdiri dari melakukan analisis kebutuhan dilanjutkan dengan mengembangkan Flowchart, Storyboard serta produk multimedia pembelajaran. Hasil penelitian menunjukan (1) uji ahli isi mata pelajaran Agama Hindu berada pada kualifikasi sangat baik (persentase = 93,3%), (2) uji ahli media pembelajaran berada pada kualifikasi baik (persentase = 85%), (3) uji ahli desain Multimedia pembelajaran berada pada kualifikasi cukup (persentase = 70%), (4) uji coba perorangan berada pada kualifikasi sangat baik (persentase = 90,56%), uji kelompok kecil berada pada kualifikasi sangat baik (persentase = 91,38%), uji coba lapangan berada pada kualifikasi sangat baik (persentase = (91,34%).   Kata kunci : pengembangan, model PBK , multimedia pembelajaran
Pengembangan web pembelajaran ., Anak Agung Gde Yudistira; ., Prof. Dr. Anak Agung Gede Agung,M.Pd; ., I Kadek Suartama, S.Pd.
Jurnal Edutech Undiksha Vol. 1 No. 2 (2013): December
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jeu.v1i2.1645

Abstract

ini adalah halaman abstrakKata Kunci : web abstrak bahasa inggriskeyword : web
PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN BERBASIS MICROSOFT OFFICE POWERPOINT PADA MATA PELAJARAN TEKNOLOGI INFORMASI DAN KOMUNIKASI (TIK) KELAS VII SEMESTER GENAP DI SMP N 4 TABANAN KABUPATEN TABANAN TAHUN PELAJARAN 2012/2013 ., I Gede Putu Adhiyasa Surya Pratama; ., Drs. Ketut Pudjawan,M.Pd; ., Drs. I Dewa Kade Tastra,M.Pd
Jurnal Edutech Undiksha Vol. 2 No. 1 (2014): June
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jeu.v2i1.2109

Abstract

Penelitian ini bertujuan: (1) Mengetahui prosedur pengembangan media pembelajaran dengan software Powerpoint pada mata pelajaran Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) untuk kelas VII; (2) menghasilkan suatu produk media pembelajaran Powerpoint untuk mata pelajaran Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) untuk kelas VII di SMP N 4 Tabanan dalam bentuk CD yang layak untuk diterapkan sebagai media pembelajaran. Penelitian ini menggunakan pendekatan penelitian pengembangan (Research and Development) yang dilakukan di SMP Negeri 4 Tabanan, Kabupaten Tabanan dalam waktu tujuh bulan, mulai dari bulan April 2013 sampai dengan bulan Oktober 2013. Objek penelitian ini berupa pengembangan media pembelajaran dengan Powerpoint pada mata pelajaran Teknik Informasi dan Komunikasi (TIK) dengan materi perangkat keras komputer. Metode pengembangan yang digunakan adalah metode prosedural yang diadaptasi dari model pengembangan desain instruksional menurut Dick & Carey dan model penelitian pengembangan menurut Borg & Gall. Instrumen pengumpulan data berupa lembar angket untuk ahli materi, ahli desain, dan ahli media, uji coba perorangan, kelompok kecil dan lapangan. Analisis data menggunakan analisis deskriptif kualitatif yaitu digunakan untuk mengolah data hasil review yang berupa masukan, tanggapan, kritik dan saran perbaikan yang terdapat pada kuesioner, dan analisis data deskriptif kuantitatif yaitu digunakan untuk mengolah data berupa angka-angka atau persentasi yang diperoleh melalui kuesioner dalam penilaian media pembelajaran yang dikembangkan. Hasil penelitian ini adalah media pembelajaran dengan Powerpoint yang dikemas dalam sebuah CD (compact disc), sedangkan prosedur pengembangan media pembelajaran yang dilakukan yaitu: (1) analisis yang meliputi analisis spesifikasi teknis dan tahap analisis kerja program; (2) membuat storyboard; (3) desain program yang meliputi desain diagram alir, dan desain interface; (4) implementasi program; dan (5) pengujian. Media pembelajaran dinyatakan layak berdasarkan uji kelayakan menurut: (1) uji ahli isi mata pelajaran TIK berada pada kualifikasi sangat baik (93,33%), (2) uji ahli desain pembelajaran berada pada kualifikasi baik (84%), (3) uji ahli media pembelajaran berada pada kualifikasi baik (86,67%), (4) uji coba perorangan berada pada kualifikasi baik (82.96%), uji kelompok kecil berada pada kualifikasi sangat baik (92,51%), uji coba lapangan berada pada kualifikasi baik (89%). Dari hasil uji di atas dapat disimpulkan bahwa media pembelajaran dengan Powerpoint yang dikembangkan layak digunakan sebagai pendukung pembelajaran untuk mata pelajaran TIK pada kelas VII.Kata Kunci : pengembangan, powerpoint, mata pelajaran TIK This study aims to : ( 1 ) designing and creating instructional media with Powerpoint software on the subjects of Information and Communication Technology ( ICT ) for class VII , (2 ) produce a software product for subjects learning Powerpoint Information and Communication Technology ( ICT ) for the class VII in SMP N 4 Tabanan in CD eligible to apply as a medium of learning. This study aims to: (1) Determine the instructional media development procedures with Powerpoint software on the subjects of Information and Communication Technology (ICT) for class VII, (2) produce a media product for subjects learning Powerpoint Information and Communication Technology (ICT) for class VII in SMP N 4 Tabanan in CD which worth to apply as a learning media. This research approach development research ( Research and Development ) conducted in SMP Negeri 4 Tabanan Tabanan within seven months , starting from April 2013 to October 2013 . Object of this research is the development of instructional media on subjects with Powerpoint Engineering Information and Communication ( ICT ) with the material of computer hardware . The method used is the development of procedural methods adapted from the model of the development of instructional design by Dick & Carey model of research and development by Borg & Gall . Data collection instruments in the form of a questionnaire sheet to matter experts , design experts , and media experts , individual testing , small groups and field . Analysis of data using qualitative descriptive analysis that is used to process the results of a review of data in the form of input , feedback , critiques and suggestions for improvements contained in the questionnaires , and analysis of quantitative descriptive data that is used to process the data in the form of numbers or percentages obtained through questionnaires in the assessment instructional media developed . The results of this research is to study media Powerpoint packaged in a CD ( compact disc ) , while the instructional media development procedures performed are: ( 1 ) analysis includes analysis of technical specification and analysis phase work program , (2 ) create a storyboard ; ( 3 ) design programs that include design flow charts , and interface design , (4 ) implementation , and ( 5 ) testing . Learning media declared eligible by the feasibility test by: ( 1 ) test expert ICT course content was very good in qualifying ( 93.33 % ) , ( 2 ) test instructional design experts are in good qualifications ( 84 % ) , ( 3 ) test instructional media specialists are in good qualifying ( 86.67 % ) , ( 4 ) the trial was well-qualified individuals ( 82.96 % ) , a small group of test are in excellent qualifications ( 92.51 % ) , field trials are in qualifying good ( 89 % ) . From the test results it can be concluded that the instructional media developed with Powerpoint decent used as learning support for ICT subjects in class VII. Results of this study was to Powerpoint learning media is packaged in a CD ( compact disc ) , while the procedure is performed to produce instructional media , namely : ( 1 ) the analysis includes the analysis of the technical specification and analysis phase of the work program , (2 ) create a storyboard ; ( 3 ) program which includes the design flow chart design , and interface design , (4 ) implementation , and ( 5 ) testing . Instructional media declared eligible by the feasibility test by: ( 1 ) test expert ICT course content is in a very good qualifying ( 93.33 % ) , ( 2 ) test instructional design experts are on good qualifications ( 84 % ) , ( 3 ) test learning media is expert in both qualifying ( 86.67 % ) , ( 4 ) individual testing on both qualifying ( 82.96 % ) , small group test is in excellent qualifications ( 92.51 % ) , field trials are on qualifications good ( 89 % ) . From the test results it can be concluded that the instructional media developed with Powerpoint decent used as learning support for ICT subjects in class VII . keyword : development, powerpoint, ICT