cover
Contact Name
I Gede Arjana
Contact Email
igede.arjana@undiksha.ac.id
Phone
+6287701436225
Journal Mail Official
jurnalpendidikanfisikaundiksha@gmail.com
Editorial Address
Jl. Udayana Kampus Tengah Singaraja, Bali, Indonesia 81116
Location
Kota denpasar,
Bali
INDONESIA
Jurnal Pendidikan Fisika Undiksha
ISSN : 25992554     EISSN : 25992562     DOI : 10.23887
As an international, multi-disciplinary, peer-refereed journal, the scope of this journal is in learning and instruction area which provides a platform for the publication of the most advanced scientific researches in the areas of learning, development, instruction and teaching of physic education in Ganesha University of Education(GUE). The journal welcomes original empirical investigation. The papers may represent a variety of theoretical perspectives and different methodological approaches. They may refer to any age level, from infants to adults and to a diversity of learning and instructional settings, from laboratory experiments to field studies. The major criteria in review and the selection process concerns the significance of the contribution to the area of learning and instruction. Instruction, learning and teaching, curriculum development, learning environment, teacher education, educational, technology, and educational development at physic Education
Articles 5 Documents
Search results for , issue "Vol. 14 No. 2 (2024)" : 5 Documents clear
PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN BERBASIS LUMIO BY SMART PADA MATA PELAJARAN FISIKA KELAS XI SMAN 12 PADANG Silvia, Mega; Rika, Iing; Trisna, Silvi
Jurnal Pendidikan Fisika Undiksha Vol. 14 No. 2 (2024)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpf.v14i2.83948

Abstract

Suatu proses pembelajaran lebih bermakna jika pendidikbisa menyajikan pembelajaran dengan mengggunakan media pembelajaran yang baik. Media yang digunakan oleh pendidik berupa power point dan juga video pembelajaran dalam bentuk link youtube yang tidak selalu digunakan setiap proses pembelajaran berlangsung. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengembangkan media pembelajaran berbasis lumio by smart pada mata pelajaran fisika kelas XI SMAN 12 Padang yang valid dan praktis. Jenis penelitian ini adalah pengembangan (Research and Development) menggunakan model pengembangan 4D. Insturmen yang digunakan berupa angket validitas dan praktikalitas, digunakan untuk mengetahui kevalidan dan kepraktisan media pembelajaran yang dikembangkan. Persentase tingkat validitas berdasarkan ahli materi dan ahli media rata-rata validasi sebesar 90,77% yang terkategori sangat valid. Persentase kepraktisan media sebesar 88,18% yang terkategori sangat praktis. Sehingga bahan ajar yang dikembangkan terkategori sangat valid dan sangat praktis untuk digunakan dalam proses pembelajaran.
META-ANALYSIS: EFFECTIVENESS OF PROJECT-BASED LEARNING ON STUDENT CREATIVITY Widiarini, Putu; Anak Agung Istri Agung Rai Sudiatmika; Ketut Suma; Suardana, I Nyoman
Jurnal Pendidikan Fisika Undiksha Vol. 14 No. 2 (2024)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpf.v14i2.84812

Abstract

This research is quantitative research with meta- analysis methods. The aim of this research is to describe the effectiveness of the project learning model on student creativity. The research sample consisted of 10 articles in the accredited national journal Sinta. All articles are the result of research on physical learning in the science group at the high school level. The data analysis technique used is calculating the effect size value. Based on the results of the meta- analysis, it was found that the average total effect size value was 1.55 with a standard deviation of 0.83, which was in the very high category. This shows that the problem-based learning model is effective in increasing student creativity. The results further show that the project-based learning model is also effective at various levels of high school and various physics subject matter.
PENGARUH PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN SELF ORGANIZED LEARNING ENVIRONMENTS TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA PADA MATERI FLUIDA KELAS XI IPA 2 Asi, Algianto; Dewa Gede Eka Setiawan; Uloli, Ritin
Jurnal Pendidikan Fisika Undiksha Vol. 14 No. 2 (2024)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpf.v14i2.85098

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan hasil belajar siswa sebelum dan sesudah penerapan model pembelajaran Self Organized Learning Environments (SOLE) pada materi fluida di kelas XI IPA 2. Metode penelitian yang digunakan adalah eksperimen dengan desain one group pretest-posttest. Sampel penelitian terdiri dari 21 siswa yang dipilih secara purposive sampling. Data diperoleh melalui pretest dan posttest yang mengukur hasil belajar siswa sebelum dan sesudah penerapan model SOLE. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan yang signifikan pada hasil belajar siswa setelah penerapan model SOLE. Nilai rata-rata pretest adalah 23,48, sedangkan nilai rata-rata posttest meningkat menjadi 63,19. Uji t (paired sample t-test) menunjukkan nilai signifikansi sebesar 0,000, yang lebih kecil dari 0,05, sehingga hipotesis alternatif (H1) diterima. Hal ini menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan antara hasil pretest dan posttest siswa setelah penerapan model SOLE. Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan mengenai pengaruh penerapan model pembelajaran Self Organized Learning Environments terhadap hasil belajar siswa pada materi fluida di kelas XI IPA 2, dapat disimpulkan bahwa penerapan model SOLE terbukti memberikan pengaruh yang signifikan terhadap peningkatan hasil belajar siswa. Pengaruh ini ditunjukkan oleh adanya perbedaan hasil belajar siswa sebelum dan sesudah penerapan model pembelajaran SOLE. Kata kunci: self organized learning environments (sole), hasil belajar.
TEORI PENGKONDISIAN KLASIK (IVAN PAPLOVE) Sidratul Azis, Hendra
Jurnal Pendidikan Fisika Undiksha Vol. 14 No. 2 (2024)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpf.v14i2.85830

Abstract

Teori pengkondisian klasik yang diperkenalkan oleh Ivan Pavlov merupakan salah satu dasar utama dalam psikologi perilaku. Melalui eksperimen terkenal terhadap anjing, Pavlov menunjukkan bagaimana stimulus netral yang diasosiasikan dengan stimulus tak bersyarat dapat menghasilkan respons otomatis. Dalam pendidikan, teori ini digunakan untuk membentuk perilaku belajar positif melalui pengulangan stimulus dan penguatan. Penelitian menunjukkan efektivitas teori ini dalam meningkatkan minat dan motivasi siswa, seperti pada program literasi. Selain itu, teori pengkondisian klasik juga menjadi dasar bagi perkembangan teori lain, seperti pengkondisian operan oleh B.F. Skinner. Namun, ada keterbatasan dalam menerapkan teori ini untuk mempelajari perilaku yang lebih kompleks yang membutuhkan keterlibatan kognitif tingkat tinggi. Studi lebih lanjut oleh Stussi et al. (2019) menunjukkan bahwa motivasi pencapaian dapat mempengaruhi pengkondisian Pavlovian terhadap stimulus yang relevan dengan tujuan. Meskipun motivasi pencapaian mempercepat akuisisi respons, penelitian ini menemukan bahwa tidak ada perbedaan signifikan dalam ketahanan terhadap ekstinksi antara stimulus yang relevan dan tidak relevan. Temuan ini memberikan wawasan penting tentang bagaimana motivasi individu mempengaruhi proses pembelajaran emosional, serta membuka peluang penelitian lebih lanjut tentang faktor-faktor lain yang mempengaruhi ketahanan terhadap ekstinksi.
PENGEMBAGAN APLIKASI E-DIAGNOSTIC FOUR TIER TEST MATERI LISTRIK UNTUK MENGIDENTIFIKASI MISKONSEPSI SISWA Abimantara, Alexander Yudha
Jurnal Pendidikan Fisika Undiksha Vol. 14 No. 2 (2024)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpf.v14i2.33786

Abstract

Miskonsepsi merupakan hal yang bisa terjadi pada siswa, guru, mahasiswa, dosen, bahkan profesor sekalipun. Miskonsepsi ini banyak juga terjadi pada materi listrik. Untuk mereduksi mikonsepsi, langkah awal adalah mengidentifikasi miskonsepsi agar tepat pada saat mereduksi. Untuk mengidentifikasi, dapat menggunakan tes diagnostik salah satunya ialah four tier test. Four tier test diperlukan inovasi sehingga memudahkan pengguna agar lebih efektif dan efesien untuk identifikasi miskonsepsi siswa. Salah satu langkahnya ialah mendigitalisasi tes diagnostik. Mengingat semakin meningkatnya pengguna android dalam skala global, maka peneliti tertarik untuk mengembangkan tes diagnostik dalam bentuk aplikasi android. Adapun tujuan dari penelitian ini ialah mengetahui proses pengembangan aplikasi android untuk tes diagnostik dan mengetahui kelayakan dari aplikasi yang sudah dikembangkan. Hasil penelitian menyebutkan bahwa berdasarkan penilaian ahli media, aplikasi ini mendapatkan rata-rata skor 91,25 sehingga dikategorikan sangat setuju. Dari penilaian respon pengguna mendapatkan perolehan skor 49,59 sehingga dikategorikan sangat setuju. Maka, dari kategori ahli media dan respon pengguna aplikasi android dapat dikategorikan layak untuk digunakan.

Page 1 of 1 | Total Record : 5