cover
Contact Name
I Gede Arjana
Contact Email
igede.arjana@undiksha.ac.id
Phone
+6287701436225
Journal Mail Official
jurnalpendidikanfisikaundiksha@gmail.com
Editorial Address
Jl. Udayana Kampus Tengah Singaraja, Bali, Indonesia 81116
Location
Kota denpasar,
Bali
INDONESIA
Jurnal Pendidikan Fisika Undiksha
ISSN : 25992554     EISSN : 25992562     DOI : 10.23887
As an international, multi-disciplinary, peer-refereed journal, the scope of this journal is in learning and instruction area which provides a platform for the publication of the most advanced scientific researches in the areas of learning, development, instruction and teaching of physic education in Ganesha University of Education(GUE). The journal welcomes original empirical investigation. The papers may represent a variety of theoretical perspectives and different methodological approaches. They may refer to any age level, from infants to adults and to a diversity of learning and instructional settings, from laboratory experiments to field studies. The major criteria in review and the selection process concerns the significance of the contribution to the area of learning and instruction. Instruction, learning and teaching, curriculum development, learning environment, teacher education, educational, technology, and educational development at physic Education
Articles 443 Documents
IDENTIFIKASI MISKONSEPSI SISWA PADA MATERI CAHAYA MENGGUNAKAN FOUR TIER DIAGNOSTIC TEST Erika Irianti
Jurnal Pendidikan Fisika Undiksha Vol. 11 No. 2 (2021)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpf.v11i2.33247

Abstract

A misconception is a problem that always arises in the world of education. Misconceptions occur in various fields of education, including the field of science, in this case science learning. This research was conducted to identify the misconceptions of students at the Junior High School level regarding light material. The approach used in this research is quantitative. The research was conducted at one of the state junior high schools in Indragiri Hilir Regency, Riau. The population in this study were students of class IX. The research sample was 25 students who had studied the material of light. Sampling using a purposive sampling technique. The data uses a four-tier diagnostic test instrument. Collecting data process uses google form. The results showed that students experienced misconceptions in the medium category with a proportion of 35.60%. Students experience the highest misconceptions on the following four concepts: 1) The properties of light; 2) Light Reflection; 3) The effect of the color of objects on the color of light; 4) the nature of polychromatic light as it passes through colored objects.
PENERAPAN METODE PRAKTIKUM VIRTUAL BERBASIS SIMULASI PHET BERBANTUAN GUIDED-INQUIRY MODULE UNTUK MENINGKATKAN PENGETAHUAN KONTEN FISIKA Aprina Defianti; Dedy Hamdani; Ahmad Syarkowi
Jurnal Pendidikan Fisika Undiksha Vol. 11 No. 1 (2021)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpf.v11i1.33288

Abstract

AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan pengetahuan konten fisika melalui penerapan metode praktikum virtual berbasis simulasi PhET berbantuan Guided-Inquiry Module. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian tindakan kelas. Subjek penelitian adalah 1 kelas mahasiswa yang mengambil mata kuliah Fisika Dasar pada semester ganjil tahun ajaran 2019/2020. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata nilai pengetahuan konten mahasiswa adalah sebesar 50.56 pada siklus I, 60.76 pada siklus II, dan 70.08 pada siklus III. Persentase ketuntasan belajar yang diperoleh kelas adalah sebesar 20% pada siklus I, 24% pada siklus II, dan 56% pada siklus III. Berdasarkan hasil penelitian tersebut,dapat disimpulkan bahwa terdapat peningkatan pengetahuan konten mahasiswa setelah mengikuti pembelajaran dengan metode praktikum virtual berbasis simulasi PhET berbantuan guided-inquiry module. Kata kunci: Pengetahuan Konten Fisika,Praktikum Virtual, Simulasi PhET, Guided-Inquiry Module AbstractThis research aimed to determine the increase in student's physics content knowledge through the application of a virtual practicum method based on a PhET simulation assisted by the guided-inquiry module. The method used in this research was a classroom action research method. The research subjects were 1 class of students who took the Basic Physics course in odd semester of the 2019/2020 academic year. The results showed that the average score of student content knowledge was 50.56 in the first cycle, 60.76 in the second cycle, and 70.08 I n the third cycle. The percentage of subject matter mastery obtained by the class was 20% in the first cycle, 24% in the second cycle, and 56% in the third cycle. Based on these results, it can be concluded that there is an increase in student’s physics content knowledge after participating in learning with a virtual practicum method based on a PhET simulation assisted by the guided-inquiry module. Keywords : Physics Content Knowledge, Virtual Practicum, PhET Simulation, Guided-Inquiry Module
STUDI LITERATUR : ANALISIS PRAKTIK PEMBELAJARAN FISIKA DI SMA UNTUK MELATIH KETERAMPILAN PEMECAHAN MASALAH Churoni Fryda Hajar Ayudha; Woro Setyarsih
Jurnal Pendidikan Fisika Undiksha Vol. 11 No. 1 (2021)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpf.v11i1.33427

Abstract

Pemecahan masalah (problem solving) merupakan salah satu keterampilan yang wajib dimiliki peserta didik di abad 21, terutama pada mata pelajaran fisika. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis indikator yang digunakan pada keterampilan pemecahan masalah, menganalisis praktik pembelajaran (model, media pembelajaran, dan materi) fisika yang dapat melatih keterampilan pemecahan masalah peserta didik tingkat SMA, dan menganalisis penyebab peserta didik kesulitan memecahkan masalah fisika. Metode penelitian ini menggunakan studi literatur dengan analisis bibliometrik. Data penelitian diperoleh dari 21 artikel yang diseleksi melalui Publish or Perish yang terindikasi Scopus dari tahun 2016-2020 dalam bentuk article journal dan conference paper. Hasil analisis data menunjukkan bahwa 15 penulis artikel memenuhi empat indikator keterampilan pemecahan masalah menurut G. Polya, yaitu memahami masalah, merencanakan penyelesaian, menyelesaikan masalah sesuai rencana, dan melakukan pengecekan kembali terhadap semua langkah dan melakukan evaluasi. Berdasarkan hasil kajian studi literatur didapatkan beberapa rekomendasi model pembelajaran yang dapat melatih keterampilan pemecahan masalah, yaitu model pembelajaran dengan pendekatan saintifik yang menekankan pada student centered learning dan bantuan media teknologi, seperti PBL, pembelajaran inkuiri, PjBL, dan pembelajaran kolaboratif, terutama pada materi mekanika. Hasil lain didapatkan faktor utama penyebab peserta didik kesulitan memecahkan masalah fisika adalah guru masih menggunakan metode pembelajaran konvensional. 
PENGEMBANGAN HANDOUT FISIKA BERBASIS CONTEXTUAL TEACHING AND LEARNING (CTL) UNTUK MENINGKATKAN AKTIVITAS DAN HASIL BELAJAR FISIKA SISWA SMA Ahmad Amin; Sulistiyono Sulistiyono
Jurnal Pendidikan Fisika Undiksha Vol. 11 No. 1 (2021)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpf.v11i1.33436

Abstract

Penelitian pengembangan ini bertujuan untuk: (1) menghasilkan produk berupa handout fisika berbasis contextual teaching and learning yang layak untuk meningkatkan aktivitas dan hasil belajar fisika siswa; (2) mengetahui besar peningkatan aktivitas belajar siswa setelah menggunakan handout fisika berbasis contextual teaching and learning dan (3) mengetahui besar peningkatan hasil belajar fisika siswa setelah menggunakan handout fisika berbasis contextual teaching and learning. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan (R&D) dengan model 4D (FourD Models), yaitu: tahap Define, Design, Develop, dan Disseminate. Instrumen penelitian ini berupa lembar validasi handout, lembar observasi aktivitas belajar dan soal tes hasil belajar siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 1) Handout fisika berbasis CTL hasil pengembangan layak digunakan untuk meningkatkan aktivitas dan hasil belajar fisika siswa dengan kategori sangat baik;  2) Peningkatan aktivitas belajar siswa dengan menggunakan handout fisika berbasis CTL ditunjukkan dengan nilai standard gain sebesar 0,72 dengan kategori tinggi dan 3) peningkatan hasil belajar fisika sebesar 0,92 dengan kategori tinggi. 
META ANALISIS PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN PROBLEM BASED LEARNING (PBL) TERHADAP HASIL BELAJAR FISIKA annisa rahmi; yoli wilanda; fatimah zahara; Desnita Desnita
Jurnal Pendidikan Fisika Undiksha Vol. 11 No. 2 (2021)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpf.v11i2.35162

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adaah untuk menentukan pengaruh model pembelajaran Problem Based Learning (PBL) terhadap hasil belajar fisika siswa. Jenis dari penelitian ini adalah penelitian meta-analisis. Subjek dari penelitian ini adalah 20 artikel yang telah dipublikasi oleh beberapa jurnal di Indonesia tentang penggunaan pembelajaran Problem Based Learning (PBL). Instrumen penelitian yang digunakan adalah pemberian code (coding). Besar pengaruh model Problem based Learning (PBL) pada pembelajaran fisika memiliki effect size  rendah, tinggi dan sedang.
META ANALISIS PENGARUH PENGGUNAAN LKS TERHADAP KETERAMPILAN BERFIKIR KRITIS SISWA SMA DALAM PEMBELAJARAN FISKA Deby Marlina; Karen Kapur; Nabilah Azzahra; Desnita Desnita
Jurnal Pendidikan Fisika Undiksha Vol. 11 No. 2 (2021)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpf.v11i2.36686

Abstract

Penelitian ini menganalisis pengaruh LKS pada kemampuan berfikir kritis siswa pada pembelajaran fisika yang ditentukan melalui effect size yang diperoleh dari 20 artikel nasional yang terakreditasi. Analisis didasarkan pada materi pokok pembelajaran, pendekatan pembelajaran, dan model pembelajaran yang digunakan dalam LKS. Hasil penelitian menunjukan bahwa berdasarkan materi pokok, pendekatan dan model pembelajaran menggunakan LKS memiliki pengaruh yang sedang hingga tinggi terhadap keterampilan berpikir kritis siswa. Pengaruh yang paling tinggi menurut hasil data effect size adalah  pada materi Alat-alat optik, Gelombang Suara, Usaha dan energi ,dan  Fisika SMA. Pada model yang digunakan dalam LKS yang miliki pengaruh paling tinggi menggunakan model Guide Inquiry Learning. Sedangkan berdasarkan pendekatan pembelajaran LKS, pengaruh yang paling tinggi menurut hasil data effect size adalah pendekatan menggunakan STEM  terhadap peningkatan keterampilan berpikir kritis siswa. 
Rancang Bangun Alat Praktikum Penentuan Indeks Bias Zat Cair Berbantuan Arduino dan Sensor Jarak HC-SR04 Moh Andriyan; Alex Harijanto; Sri Handono Budi Prastowo
Jurnal Pendidikan Fisika Undiksha Vol. 11 No. 2 (2021)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpf.v11i2.37032

Abstract

Praktikum indeks bias yang dilakukan di laboratorium masih sebatas pengukuran sudut bias. Tujuan penelitian ini adalah membuat rancang bangun alat praktikum dan mengukur indeks bias zat berbantuan Arduino dan sensor jarak HC-SR04. Jenis penelitian adalah penelitian dan pengembangan (Research and Development) dengan model Nieven. Varibel yang digunakan adalah aquades, larutan alkohol 70%, larutan gula 30% dan larutan garam 5%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rancang bangun alat praktikum penentuan indeks bias zat cair mempunyai kelebihan dapat digunakan untuk mengukur indeks bias zat dan pengukuran indeks bias menghasilkan hasil ukur yang mempunyai hubungan kuat dengan literatur sebelumnya dibuktikan dengan R Square sebesar 0,6205% dan kesalahan pengukuran mencapai 2,2%.
PENGARUH GOOGLE CLASSROOM BERBASIS WEB DENGAN IMPLEMENTASI MODEL PROJECT BASED LEARNING TERHADAP HASIL BELAJAR PESERTA DIDIK Trisnawaty Junus Buhungo
Jurnal Pendidikan Fisika Undiksha Vol. 11 No. 2 (2021)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpf.v11i2.39286

Abstract

This study aims to determine the learning outcomes of students in the use of the web-based Google Classroom application with the implementation of a project-based learning model in physics subject matter thermodynamics. In addition, students' responses to the treatments given were also considered as material for the evaluation of researchers. The research method applied is quantitative with a pre-experimental approach and using a one-shot case study as the research design. The place for implementation is carried out at Gorontalo 1 State Senior High School for the even semester of the 2019/2020 school year, with research subjects in class XI IPA 1, XI IPA 2, and XI IPA 8, with the number of students per class successively 30, 30, and 32. Hypostatic analysis of research data using the mean test technique with t test statistics, where hypothesis testing will be based on the KKM in the research school, namely 75. Based on the results of hypothesis testing, it is known that the t value for each class is 7.27, 3.44, and 4.17, which greater than the price of the t table which is 1.69 (thit> ttab), then the applicable statistical hypothesis is that H0 is accepted and Ha is rejected for all research classes, where H0 states that student learning outcomes are at least 75 with good predicate (B ).
PENGARUH VIDEO KETERBATASAN DARING DI PELOSOK DESA TERHADAP HASIL BELAJAR FISIKA DI SMK TELKOM MEDAN ERA PANDEMI COVID-19 Nova Irwan; Jamaludin Jamaludin
Jurnal Pendidikan Fisika Undiksha Vol. 11 No. 2 (2021)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpf.v11i2.39645

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pembuatan video keterbatasan daring di pelosok desa era pandemi Covid-19, terhadap hasil belajar siswa khususnya untuk mata pelajaran Fisika di SMK Telkom Medan semester genap tahun pelajaran 2020/2021. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode uji beda test. Subjek yang dijadikan sampel penelitian sebanyak 20 orang siswa sebagai eksperimen dan 20 orang sebagai kontrol.  Berdasarkan hasil uji beda t test pada data postest diperoleh  0,000 < 0,05 sehingga disimpulkan bahwa ada perbedaan, dimana hasil belajar pada kelas eksperimen yang diberikan motivasi video keterbatasan daring lebih besar daripada kelas kontrol yang tidak diberikan. Hasil temuan penelitian ini menunjukan adanya pengaruh positif yang signifikan dari siswa yang menonton video keterbatasan daring beberapa siswa yang tinggal di pelosok desa terhadap kenaikan nilai hasil belajar untuk mata pelajaran Fisika.
PENGARUH PEMBELAJARAN BERBASIS FENOMENA BERBANTUAN E-LEARNING TERHADAP KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS DAN MOTIVASI BELAJAR SISWA Kadek Dwi Arista
Jurnal Pendidikan Fisika Undiksha Vol. 12 No. 1 (2022)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpf.v12i1.41462

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perbedaan kemampuan berpikir kritis dan motivasi belajar siswa antara siswa yang belajar dengan pembelajaran berbasis fenomena berbantuan E-Learning dan siswa yang belajar dengan pembelajaran langsung berbantuan E-Learning. Penelitian berupa quasi eksperiment dengan rancangan one way non-equivalent pretest-posttest control group design. Populasi yang digunakan adalah siswa kelas XI MIPA SMA N 1 Singaraja tahun ajaran 2020/2021. Terdiri dari 9 kelas sebanyak 303 orang. Pemilihan sampel menggunakan random assignment. Terdapat 4 kelas yang dipilih sebagai sampel. Jumlah sampel pada penelitian ini sebanyak 137 orang yang meliputi 67 orang di kelas eksperimen pertama dan 70 orang di kelas kontrol. Data dianalisis secara deskriptif dan analysis MANCOVA satu jalur. Hasil penelitian menunjukan bahwa kelompok siswa yang belajar dengan pembelajaran berbasis fenomena menunjukan kemampuan berpikir kritis dan motivasi belajar lebih baik dibandingkan kelompok siswa dengan pembelajaran langsung. Kata-kata kunci: pembelajaran berbasis fenomena, kemampuan berpikir kritis, motivasi