cover
Contact Name
I Gede Arjana
Contact Email
igede.arjana@undiksha.ac.id
Phone
+6287701436225
Journal Mail Official
jurnalpendidikanfisikaundiksha@gmail.com
Editorial Address
Jl. Udayana Kampus Tengah Singaraja, Bali, Indonesia 81116
Location
Kota denpasar,
Bali
INDONESIA
Jurnal Pendidikan Fisika Undiksha
ISSN : 25992554     EISSN : 25992562     DOI : 10.23887
As an international, multi-disciplinary, peer-refereed journal, the scope of this journal is in learning and instruction area which provides a platform for the publication of the most advanced scientific researches in the areas of learning, development, instruction and teaching of physic education in Ganesha University of Education(GUE). The journal welcomes original empirical investigation. The papers may represent a variety of theoretical perspectives and different methodological approaches. They may refer to any age level, from infants to adults and to a diversity of learning and instructional settings, from laboratory experiments to field studies. The major criteria in review and the selection process concerns the significance of the contribution to the area of learning and instruction. Instruction, learning and teaching, curriculum development, learning environment, teacher education, educational, technology, and educational development at physic Education
Articles 443 Documents
VALIDITAS PENGEMBANGAN LKPD IPA BERORIENTASI TRI HITA KARANA PADA KELAS V SEKOLAH DASAR Putu Gede Asnawa Dikta
Jurnal Pendidikan Fisika Undiksha Vol. 12 No. 1 (2022)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD) IPA berorientasi Tri Hita Karana dan mengukur validitas dari produk yang dikembangkan. Model pengembangan yang digunakan adalah ADDIE dengan tahapan Analyze, Design, Development, Implementation, dan Evaluation. Pengukuran vaiiditas mencakup validitas expert dan dan empirik. Validitas expert dianalisis dengan menggunakan Content Validity Ratio (CVR) dan Product Moment untuk validitas empirik. Validitas diukur dengan menggunakan uji expert sebanyak lima orang yang terdiri dari tiga orang dosen expert dan dua orang guru sebagai praktisi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa LKPD IPA berorientasi Tri Hita Karana ada pada kategori valid engan nilai CVR 1 dan nilai CVI 1. Validitas empirik dinilai oleh sepuluh orang guru kelas V sekolah Dasar yang merupakan praktisi. Validitas empirik menunjukkan hasil valid melalui analisis korelasi product moment, nilai tiap butir pernyataan rhitung ≥ rtabel (0,632 untuk signifikansi 5%). Berdasarkan hasil tersebut, dapat disimpulkan bahwa LKPD IPA ini valid.
PENGEMBANGAN MODEL PROBLEM BASED LEARNING MENGGUNAKAN METODE THIAGARAJAN UNTUK PEMAHAMAN GERAK PARABOLA heru parjono
Jurnal Pendidikan Fisika Undiksha Vol. 12 No. 1 (2022)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpf.v12i1.42550

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan model pembelajaran berbasis masalah menggunakan metode 4-D Thiagarajan, yaitu: (1) menemukan langkah-langkah untuk mengembangkan model pembelajaran, (2)  mengukur efektivitas model, dan (3) Mengukur respon siswa. Teknik pengumpulan data melalui pretest dan penyediaan postest sebagai hasil pembelajaran setelah penerapan model pembelajaran yang telah dikembangkan, lembar pengamatan pelaksanaan pembelajaran, dan frekuensi Respon. Kelayakan instrumen uji dianalisis menggunakan validitas insrument dan hasilnya adalah 4,07. Disimpulkan bahwa instrumen uji itu valid. Data yang terkait dengan paparan lembar pengamatan yang dikumpulkan melalui pratest dan postest, dianalisis menggunakan rumus Cohens’ d. Hasilnya adalah 1,11 kategori tinggi. Sedangkan validitas cutoner dianalisis menggunakan validitas insrument dan hasilnya adalah 4,0 kategori tinggi. Hasil pengembangan model tersebut adalah silabus, RPP, LKPD, dan alat uji. Dari alat pembelajaran yang didapat ternyata siswa belajar kategori tinggi. Metode Thiagarajan cocok untuk digunakan mengingat pertumbuhan tingkat pengetahuan dari Bloom, awalnya dua menjadi empat.
ANALISIS KESULITAN DAN DAMPAK PERKULIAHAN ONLINE MAHASISWA TADRIS FISIKA IAIN KENDARI Fatmawati Fatmawati
Jurnal Pendidikan Fisika Undiksha Vol. 12 No. 1 (2022)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kuantitatif yang bertujuan untuk mengetahui kesulitan dan dampak perkuliahan online pada mahasiswa program studi Tadris Fisika Institut Agama Islam Negeri Kendari. Data diperoleh melalui lembar observasi, wawancara, dan angket. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mahasiswa mengalami kesulitan dalam perkuliahan online dengan kategori cukup yaitu 44%. Faktor ketersediaan jaringan internet merupakan kendala yang sangat dominan yaitu 75%. Sementara yang tidak terkendala dengan jaringan internet hanya sekitar 10,3%. Perkuliahan online berdampak pada mahasiswa yaitu dampak positif diantaranya 75% mahasiswa menjadi lebih mandiri dalam pembelajaran dan mahasiswa menjadi lebih mahir menggunakan teknologi terutama teknologi komunikasi jarak jauh. Di sisi lain, dampak negatifnya adalah 86 % mahasiswa tidak fokus dalam proses perkuliahan dan sulit untuk menyamakan persepsi dalam kegiatan diskusi.
IMPROVING STUDENTS’ ACTIVITY AND CONCEPTUAL UNDERSTANDING BY AN IMPLEMENTATION OF PHYSICS INTERACTIVE MULTIMEDIA-ASSISTED GROUP INVESTIGATION MODEL Gusti Ayu Rai Tirta; I Putu Tedy Indrayana
Jurnal Pendidikan Fisika Undiksha Vol. 12 No. 1 (2022)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpf.v12i1.46521

Abstract

Conceptual understanding is the main competency that must be possessed by students when participating in physics learning. This study aims to improve students' learning activity and conceptual understanding of physic in class XA Pharmacy at SMK Bintang Persada Denpasar on the subject of Elasticity and Static Fluid through online group investigation. This learning uses PhIMP (Physics Interactive Multimedia Packaging). PhIMP-assisted online group investigation is unique because students learn comprehensively and deeply about basic physics concepts through online experimental activities, group discussions, and online presentations. This research was a classroom action research that involved 31 students. It was implemented in two cycles. Student’s learning activity and conceptual understanding is a variable studied. The instruments used a conceptual understanding test that consists of 30 items and a learning activity observation sheet. The data were collected using pre-test and post-test technique in each learning cycle. The results indicate that there is an increase in student learning activities from cycle I to cycle II. The average score of student learning activities for the cycle I and cycle II were 35.5 and 48.5, respectively. There is an improvement in student’s conceptual understanding. The N-gain scores in cycle I and cycle II were 0.39 and 0.71. There is also an improvement in the dimensions of conceptual understanding abilities. These results indicate that theinteractive multimedia-assisted group investigation model is powerful to facilitate students in improving their activity and conceptual understanding.
PENGARUH MODEL BELAJAR EKSPERENTIAL BERBANTUAN EKSPERIMEN VIRTUIL DALAM PEMBELAJARAN FISIKA TERHADAP MISKONSEPSI SISWA Ida Bagus Putu Mardana; Putu Yasa
Jurnal Pendidikan Fisika Undiksha Vol. 11 No. 1 (2021)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpf.v11i1.47251

Abstract

Selama ini pembelajaran fisika di tingkat Sekolah Menengah Atas masih dipandang sebagai pembelajaran yang sulit dan kurang disukai oleh siswa, karena kemasan pembelajaran fisika di kelas kurang menarik, sehingga menyebabkan rendahnya hasil belajar yang dicapai siswa. Salah satu faktor yang diduga menjadi penyebab rendahnya hasil belajar yang dicapai siswa adalah masalah miskonsepsi. Berbagai pendekatan pembelajaran fisika telah dikembangkan sebagai strategi untuk mereduksi miskonsepsi siswa. Salah satu model pembelajaran yang dapat memfasilitasi siswa belajar lebih bermakna adalah model belajar eksperential fisika berbatuan eksperimen virtuil. Dengan model ini, proses internalsiasi konsep fisika dapat dilakukan siswa dengan baik. Penelitian ini bertujuan untuk menguji keunggulan komparatif model belajar eksperential berbantuan eksperimen virtuil dengan model pembelajaran konvensional dalam mereduksi miskonsepsi siswa. Penelitian dilakukan di SMA Negeri 3 Singaraja. Populasi penelitian adalah siswa kelas II MIPA. Sampel penelitian adalah siswa kelas II MIPA 1 dan II MIPA 2. Penelitian menggunakan penelitian eksperimen semu dengan rancangan non-equivalent pre-test post-test control group. Data penelitian adalah hasil belajar awal dan miskonsepsi siswa, yang dikumpulkan dengan tes hasil belajar. Data penelitian dianalisis menggunakan analisis kovarians (anacova). Hasil penelitian menunjukkan miskonsepsi siswa yang dibelajarkan dengan model belajar eksperential berbantuan eksperimen virtuil lebih rendah dibandingkan siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran konvensional (F* = 8,013, p<0,05; ∆μ = 12,441, p<0,05).
EFEKTIVITAS PENGGUNAAN MEDIA PEMBELAJARAN PhET SIMULATION TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA MATERI VEKTOR DENGAN MODEL PROBLEM BASED LEARNING DENGAN PENDEKATAN SCIENTIFIC Diana Ayu Aprilia; Miftahul Miftahul; Lailatul Nuraini; Agung Sedayu
Jurnal Pendidikan Fisika Undiksha Vol. 12 No. 2 (2022)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpf.v12i2.40396

Abstract

Perkembangan teknologi yang sangat pesat akan berdampak positif pada proses pembelajaran jika digunakan dengan desain yang tepat agar ketercapaian tujuan pembelajaran dapat terlaksana. Guru dituntut agar dapat beradaptasi dalam memanfaatkan teknologi pada proses pembelajaran. Virtual laboratorium PhET dapat dimanfaatkan guru sebagai adaptasi teknologi dalam proses pembelajaran khususnya pada mata pelajaran fisika yang membutuhkan kegiatan eksperimen. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis hasil belajar siswa setelah pembelajaran menggunakan model pembelajaran Problem Based Learning dengan pendekatan Scientific berbantuan PhET Simulation. Jenis penelitian ini merupakan penelitian eksperimen. Penelitian ini dilakukan di SMA Muhammadiyah 3 Jember pada siswa kelas X IPS 1 dan X IPS 2. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan hasil belajar sebesar 0,44 dalam kategori sedang pada siswa kelas X IPS 1 dan X IPS 2 di SMA Muhammadiyah 3 Jember.
PENGARUH MODEL EXPERIENTIAL LEARNING BERBANTUAN DARING TERHADAP HASIL BELAJAR FISIKA SISWA KELAS XI IPA SMAN 3 SINGARAJA JURNAL PENDIDIKAN FISIKA UNDIKSHA yoni nur lutfiyah; Ida Bagus Putu Mardana
Jurnal Pendidikan Fisika Undiksha Vol. 12 No. 2 (2022)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpf.v12i2.50990

Abstract

Proses belajar mengajar merupakan faktor penting dalam pelaksanaan pendidikan di Sekolah, karena dalam proses tersebut melibatkan dua komponen penting yaitu guru dan siswa. Guru dan siswa menjalin komunikasi untuk membentuk pengalaman baru melalui proses pembelajaran. Proses pembelajaran dapat menimbulkan miskonsepi dan memberikan pengaruh terhadap rendahnya hasil belajar siswa. Salah satu model pembelajaran yang dapat memfasilitasi siswa belajar lebih bermakna adalah model belajar eksperential fisika berbatuan eksperimen virtual. Dengan model ini, proses internalsiasi konsep fisika dapat dilakukan siswa dengan baik. Penelitian ini bertujuan untuk menguji keunggulan komparatif model belajar eksperential berbantuan eksperimen virtual dengan model pembelajaran langsungl dalam mereduksi hasil belajar siswa. Penelitian dilakukan di SMA Negeri 3 Singaraja. Populasi penelitian adalah siswa kelas 11 MIPA. Sampel penelitian adalah siswa kelas 11 MIPA 1 dan 11 MIPA 2. Penelitian menggunakan penelitian eksperimen semu dengan rancangan nonequivalent pre-test post-test control group. Data penelitian adalah hasil belajar awal yang dikumpulkan dengan tes hasil belajar. Data penelitian dianalisis menggunakan analisis kovarians (anacova). Hasil penelitian menunjukkan hasil belajar Fisika yang dibelajarkan dengan model belajar eksperential berbantuan eksperimen virtual lebih tinggi dibandingkan siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran langsung (F* = 4,417, p<0,05 dan LSD = 6,30, p<0,05). Model experiential learning lebih unggul dibandingkan model pembelajaran langsung dalam meningkatkan hasil belajar siswa. Kata kunci: model experiential learning, model pembelajaran langsung, pembelajaran fisika, pengetahuan awal, hasil belajar
HUBUNGAN ANTARA KETERLIBATAN ORANG TUA DAN LINGKUNGAN BELAJAR DENGAN PRESTASI BELAJAR FISIKA SISWA KELAS X MIPA SMA NEGERI DI KOTA AMLAPURA Muhamad Ramadhan; Ni Ketut Rapi; Dewi Oktofa Rachmawati
Jurnal Pendidikan Fisika Undiksha Vol. 12 No. 2 (2022)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpf.v12i2.52650

Abstract

This study aims to describe the relationship between: 1) parental involvement with learning achievement, 2) learning environment with learning achievement, 3) parental involvement and learning environment simultaneously with physics learning achievement. This research is a correlational study with an ex post facto design. The population of this study were 314 students of class X MIPA SMA Negeri in Amlapura City. Determination of the sample using proportional random sampling technique and obtained a total sample of 176 students. The instruments used in collecting data are questionnaires and multiple choice tests. Statistical methods used for data analysis are product moment correlation analysis, simple linear regression, and multiple linear regression. The results of this study indicate that there is a positive and significant relationship between parental involvement and learning achievement (r=0.426). There is also a positive and significant relationship between the learning environment and learning achievement (r=0.444). The two predictors simultaneously also showed a positive and significant relationship with learning achievement (r=0.537). In this study, it was also found that the effective contribution value for the variable of parental involvement with the learning environment was 13.54% and 15.27%, respectively, while the two predictors simultaneously gave an effective contribution value of 28.81%.Kata kunci: keterlibatan orang tua, lingkungan belajar, prestasi
PENGEMBANGAN MODUL STATISTIKA DENGAN ASESMEN BERBASIS CP UNTUK MENINGKATKAN SELF-EFFICACY DAN HASIL BELAJAR Ni Ketut Rapi
Jurnal Pendidikan Fisika Undiksha Vol. 12 No. 2 (2022)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpf.v12i2.53083

Abstract

Penelitian dan Pengembangan ini difokuskan untuk mengembangkan modul statistika dengan asesmen formatif barbasis capain pembelajaran (CP). Modul dikembangkan menggunakan tahapan: studi pendahuluan, pembuatan prototipe modul, validasi, uji coba, dan pelaporan, yang diadopsi dari model pengembangan Borg and Gall. Modul dikatakan valid berdasarkan penilaian validator; dikatakan praktis berdasarkan hasil angket respon dosen dan mahasiswa; dan dikatakan efektif berdasarkan hasil ujicoba. Hasil validasi menunjukkan bahwa modul memenuhi kevalidan dengan rata-rata 4,6 dengan kategori sangat valid. Hasil angket respon dosen memenuhi kriteria kepraktisan dengan rata-rata 4,8 berkategori sangat valid. Hasil angket respon mahasiswa memenuhi kriteria kepraktisan dengan rata-rata 4,09 berkategori sangat valid. Sedangkan hasil kuesioner self-efficacy dan tes hasil belajar mahasiswa memenuhi kriteria keefektifan yang ditunjukkan dari hasil nilai rata-rata hasil belajar 80.3 dan nilai rata-rata self-efficacy 73,3 masing-masing berkategori tinggi. Berdasarkan ketiga hasil tersebut menunjukkan bahwa modul statistika dengan asesmen formatif berbasis CP memenuhi ketiga kriteria tersebut, yaitu: valid, praktis, dan efektif. Kata kunci: modul, self-efficacy, hasil belajar
ANALISIS KEPRAKTISAN MEDIA PEMBELAJARAN GOOGLE SITES BERBASIS WEB PADA MATERI ELASTISITAS DAN HUKUM HOOKE DI MAN 1 KOTA GORONTALO Muh Ali Safwan Benda; Dewi Diana Paramata; Trisnawaty Junus Buhungo
Jurnal Pendidikan Fisika Undiksha Vol. 12 No. 2 (2022)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpf.v12i2.53300

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat kepraktisan penggunaan google sites berbasis web pada materi elastisitas dan hukum hooke dalam proses pembelajaran. Jenis penelitian ini adalah Research and Development (R&D). Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif dengan instrumen pengumpulan data yakni lembar keterlaksanaan pembelajaran, angket respon peserta didik dan angket respon guru terhadap media pembelajaran google sites berbasis web pada materi elastisitas dan hukum hooke. Penelitian ini dilakukan di MAN 1 Kota Gorontalo tahun ajaran 2021/2022. Hasil penelitian ini adalah menunjukkan bahwa media pembelajaran google sites berbasis web pada materi elastisitas dan hukum hooke sangat baik digunakan dalam proses pembelajaran dengan presentase rata-rata keterlaksanaan pembelajaran untuk tiga pertemuan sebesar 98,33%, rata-rata respon peserta didik sebesar 87,52%, dan rata-rata respon guru sebesar 87,11%. Kata kunci: kepraktisan, media pembelajaran, Google sites, web, elastisitas dan hukum hooke