cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota adm. jakarta utara,
Dki jakarta
INDONESIA
PRoMEDIA
ISSN : -     EISSN : 24609633     DOI : -
Core Subject : Education,
JURNAL TENTANG PERMASALAHAN DAN ISU TERKINI DALAM PERKEMBANGAN KEHUMASAN SERTA MEDIA KOMUNIKASI. DITERBITKAN OLEH PROGRAM STUDI ILMU KOMUNIKASI UNIVERSITAS 17 AGUSTUS 1945 JAKARTA.
Arjuna Subject : -
Articles 9 Documents
Search results for , issue "Vol 9, No 1 (2023): PROMEDIA" : 9 Documents clear
Pemanfaatan Intranet Sebagai Sarana Informasi di Epistema Institute Septia, Ririn; Ruhimat, Ruhimat; Taufiq, M Aries; Hidayati, Hidayati
PRoMEDIA Vol 9, No 1 (2023): PROMEDIA
Publisher : UNIVERSITAS 17 AGUSTUS 1945 JAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52447/promedia.v9i1.6826

Abstract

Abstract Intranet is a private network owned by a company or organization that functions as a medium for sharing confidential information for a company or organization with its employees or employees. Intranet is a communication medium for all employees in an effort to increase work productivity and effectiveness, as well as a sense of belonging and a sense of kinship among members of the organization, especially at the episteme institute. The purpose of this study is to find out and understand how the use of the intranet as a means of information at the Epistema Institute. This study uses Karl Weick's organizational information theory, in which this theory discusses how the dissemination of information has an important role in an organization to maintain the continuity of its activities. This theory focuses on the process of collecting, managing and using information carried out by individuals in accordance with procedures established by the organization to process information sent and received. The results of the research show that using the Intranet as a means of information based on cyber-PR at the Epistema Institute must integrate with various divisions within the organization. Each division within the organization has a main focus on its main tasks, but the goals of the organization also need to be a concern for all divisions so adjustments need to be made to the tasks of each division. Division of the Epistema Institute needs other divisions to obtain additional information as a whole.Keyword : Intranet, Internal Communication, Karl Weick's TheoryAbstraksi Intranet merupakan jaringan privat yang dimiliki perusahaan atau organisasi yang berfungsi sebagai media untuk membagikan informasi yang bersifat rahasia bagi perusahaan atau organisasi kepada pegawai atau karyawannya. Intranet merupakan salah satu media komunikasi bagi seluruh karyawan dalam upaya meningkatkan produktivitas dan efektivitas kerja, serta rasa memiliki  maupun rasa kekeluargaan dalam di antara anggota organisasi, khususnya di epistema institute. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui dan memahami bagaimana pemanfaatan intranet sebagai sarana informasi di epistema institute.  Penelitian ini menggunakan teori informasi organisasi Karl Weick, dimana dalam teori ini dibahas bagaimana penyebaran informasi memiliki peranan yang penting dalam sebuah organisasi untuk tetap dapat terjaga keberlangsungan aktivitasnya.  Teori ini menitikberatkan pada proses pengumpulan, pengelolaan dan pemanfaatan informasi yang dilakukan oleh individu sesuai dengan prosedur yang ditetapkan organisasi untuk mengolah informasi yang dikirim dan diterimaHasil penelitian menunjukkan dalam pemanfaatan Intranet sebagai sarana informasi yang berbasis cyber-PR di Epistema Institute harus saling berintegrasi dengan berbagai divisi dalam organisasi.  Masing-masing divisi di dalam organisasi memiliki fokus utama pada tugas utamanya, namun tujuan dari organisasi juga perlu menjadi perhatian bagi semua divisi sehingga perlu dilakukan penyesuaian pada tugas divisi masing-masing. Setiap divisi dalam Epistema Institue membutuhkan divisi lain untuk memperoleh tambahan informasi sebagai satu kesatuan.Keyword : Intranet, Komunikasi internal, Teori Karl Weick
Analisis Manajemen Media Perum PNRI Lokananta Surakarta di Era Disrupsi Digital Muadz, Muadz; Riyanto, Buddy
PRoMEDIA Vol 9, No 1 (2023): PROMEDIA
Publisher : UNIVERSITAS 17 AGUSTUS 1945 JAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52447/promedia.v9i1.6755

Abstract

Abstract The development of information technology in the music industry has changed the face of the industry as a whole. Digital disruption has forced music industry players to adapt. starting from the process of production, distribution and consumption. The process of consumtion music changes, starting from analog or physical form, to digital form or digital audio streaming platforms. Lokananta, as a state-owned music recording company, has adapted to this challenge. This study examines the media management analysis of Perum PNRI Lokananta in the era of digital disruption. Media management of Lokananta's recorded music in response to the digital disruption era has been implemented,, although the results have not been optimal. The approach used in this research is qualitative with case study method. This study uses two data sources, namely primary data sources and secondary data. Primary data was obtained by conducting interviews with informants and secondary data collection was carried out by reviewing literature.Keywords: Music Recording, Digital Disruption, Media  Management.Abstraksi Perkembangan teknologi informasi dalam industri musik merubah wajah industri secara keseluruhan. Disrupsi digital memaksa pelaku industri musik beradaptasi. mulai dari proses produksi, distribusi dan konsumsi. Proses menikmati musik berubah, mulai dari analog, menikmati dalam bentuk fisik, dalam bentuk digital atau platform digital audio streaming. Lokananta, sebagai perusahaan musik rekaman milik negara beradaptasi menjawab tantangan tersebut. Penelitian ini mengkaji analisis manajemen media Perum PNRI Lokananta dalam era disrupsi digital seperti saat ini. Manajemen media musik rekaman yang dilakukan Perum PNRI Lokananta dalam merespon era disrupsi digital sudah dilakukan, walaupun hasilnya belum maksimal. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif dengan metode studi kasus. Penelitian ini menggunakan dua sumber data, yaitu sumber data primer dan data sekunder. Data primer diperoleh dengan melakukan wawancara kepada narasumber dan pengambilan data sekunder dilakukan dengan mengkaji studi pustaka.Kata Kunci: Musik Rekaman, Disrupsi Digital, Manajemen Media.
Pengaruh Kemudahan Informasi Dan Social Media Marketing Terhadap Keputusan Pembelian Online Di Lazada Dengan Kepuasan Pelanggan Sebagai Pemoderasi Yanis, Fauziah; Kamaruddin, Muhammad Junaid; Sanusi, Yasril Fadlitama
PRoMEDIA Vol 9, No 1 (2023): PROMEDIA
Publisher : UNIVERSITAS 17 AGUSTUS 1945 JAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52447/promedia.v9i1.6838

Abstract

This study aims to test and analyze the influence of ease of information and social media marketing on purchasing decisions and put customer satisfaction as moderation. The sample in this study was 152 respondents, who were people and students at various universities. The scope of the number of respondents is based on the approach used by Hair. Data collection techniques use simple random sampling by spreading research questionnaires in the form of google from then spread to social media. The data processing method in this study used Smart PLS (Partial Least Square) software which was used to test hypotheses. The results showed that the ease of information has proven to have a positive and significant effect on purchasing decisions, customer satisfaction has proven to have a positive and significant effect on purchasing decisions social media marketing has proven to have a positive and significant influence on purchasing decisions, customer satisfaction has proven to have a significant effect and can moderate the influence of ease of information on purchasing decisions, and customer satisfaction has proven to have a significant effect and can moderate the influence of social media marketing on purchasing decisions. recommend to the public and students if you want to increase customer satisfaction, it is recommended to be able to further improve social media marketing and ease of information, Because some respondents to this study stated that in increasing purchasing decisions, people and students must be able to maintain the ease of information and social media marketing properly in order to improve purchasing decisions. Students are also expected to maintain the ease of good information, so that the public and students can improve purchasing decisionsKeywords:  Ease of Information, Social Media Marketing, Purchasing Decisions, Customer Satisfaction 
Strategi Public Relations Masjid Ubudiyah Aulawiyah PTPN II Tanjung Morawa dalam Menjaga Current Image Jamaah Reza, Muhammad; Azhar, Anang Anas
PRoMEDIA Vol 9, No 1 (2023): PROMEDIA
Publisher : UNIVERSITAS 17 AGUSTUS 1945 JAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52447/promedia.v9i1.6786

Abstract

Abstract The Public Relations Strategy of Ubudiyah Aulawiyah Mosque PTPN II Tanjung Morawa in maintaining the Current Image of the Jamah is very important for the pilgrims and the people of Tanjung Morawa District. Because that way it can provide positive value for the mosque and also have a positive impact. The subject of how the Public Relations Strategy of the Aulawiyah Ubudiyah Mosque PTPN II Tanjung Morawa contributes to maintaining the image of existing worshippers will be examined in this study with the aim of providing a response through the process of planning, implementation, and assessment. At this time, it is very important for the congregation and people living in Tanjung Morawa District that the Ubudiyah Aulawiyah Mosque PTPN II Tanjung Morawa maintains an effective public relations strategy to maintain the image of the congregation. This descriptive qualitative research method was used for this study. Interviews and observations are the two main ways of data collection in this investigation. After collecting the data, sociological methods are taken to study it in order to better understand the phenomena occurring in the area. The theory developed by Frank Jefkins was used in this investigation. Jefkins' theory consists of five different public relations images, one of which is the image of the company. The findings of the research on the Public Relations Strategy of Ubudiyah Aulawiyah Mosque PTPN II Tanjung Morawa in maintaining the current image of worshippers are in accordance with the theory used, which includes the use of several strategies, namely Social Media (WhatsApp and Facebook), Television, and other media such as Banners, Billboards, and Posters.Keywords: Public Relations, Mosque, Current Image Abstraksi Strategi Public Relations Masjid Ubudiyah Aulawiyah PTPN II Tanjung Morawa dalam menjaga Current Image Jamah sangat penting sekali bagi para jamaah dan masyarakat Kecamatan Tanjung Morawa. Karena dengan begitu dapat meberikan nilai positif bagi masjid dan juga memberikan dampak yang positif. Subjek bagaimana Strategi Humas Masjid Aulawiyah Ubudiyah PTPN II Tanjung Morawa berkontribusi dalam mempertahankan citra jamaah yang ada akan diteliti dalam penelitian ini dengan tujuan memberikan respon melalui proses perencanaan, pelaksanaan, dan penilaian. Pada saat ini, sangat penting bagi jemaah dan orang-orang yang tinggal di Distrik Tanjung Morawa bahwa Masjid Ubudiyah Aulawiyah PTPN II Tanjung Morawa mempertahankan strategi hubungan masyarakat yang efektif untuk menjaga citra Jemaah. Metode penelitian kualitatif deskriptif inilah yang digunakan untuk penelitian ini. Wawancara dan observasi adalah dua cara utama pengumpulan data dalam penyelidikan ini. Setelah mengumpulkan data, metode sosiologis diambil untuk mempelajarinya untuk lebih memahami fenomena yang terjadi di daerah tersebut. Teori yang dikembangkan oleh Frank Jefkins digunakan dalam penyelidikan ini. Teori Jefkins terdiri dari lima gambar hubungan masyarakat yang berbeda, salah satunya adalah citra perusahaan. Temuan penelitian tentang Strategi Humas Masjid Ubudiyah Aulawiyah PTPN II Tanjung Morawa dalam menjaga citra jamaah saat ini sesuai dengan teori yang digunakan, yang meliputi penggunaan beberapa strategi, yaitu Media Sosial (WhatsApp dan Facebook), Televisi, dan media lainnya seperti Spanduk, Baliho, dan Poster.Kata Kunci: Public Relations, Masjid, Current Image
Analisis Framing Puan Maharani Saat Pidato IPU di Media Suara.com dan Kumparan Rahmat, Lintang Cahya; Ramadhini, Ayla Daniyah; Ismi' Aida, Thea Kirana; Sari, Gayatri Puspita; Wulan, Roro Retno
PRoMEDIA Vol 9, No 1 (2023): PROMEDIA
Publisher : UNIVERSITAS 17 AGUSTUS 1945 JAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52447/promedia.v9i1.6853

Abstract

Abstract The mass media has its own method of presenting news to shape public perception, yet it frequently frames already-published material. This study aims to describe Puan Maharani's stammering framing of her news during her English-language speech at the 143rd Inter Parliamentary Union (IPU) General Assembly in Madrid, Spain. The Zhongdang Pan and Gerald M. Kosicki model was employed in the study's framing analysis. This study employed a descriptive qualitative method together with a framing analysis. The online press outlets Suara.com and Kumparan served as the study's subjects. The study's findings are as follows: 1) Puan Maharani's stammering during an English speech on Suara.com media led to framing analysis, which resulted in reporting that portrayed Puan Maharani as a leader who was deemed to have deficiencies due to poor English skills and was unfit to lead the trial by bringing the name of Indonesia. 2) The framing analysis of Puan Maharani's stuttering news during her speech to the Kumparan media led to news highlighting that a nervous attitude toward stammering while giving a speech was deemed typical because it needs a lot of practice in the fieldKeywords: Framing Analysis, News, Online Media  Abstraksi Media massa memiliki cara tersendiri dalam mengemas berita untuk membangun persepsi masyarakat namun media massa memiliki kecenderungan membingkai (framing) berita yang dipublikasikan. Tujuan dilakukannya penelitian ini yaitu untuk medeksripsikan pembingkaian berita Puan Maharani yang terbata-terbata pada saat penyampaian pidato dalam Bahasa Inggris pada saat acara Inter Parliamentary Union (IPU) General Assembly ke-143 di Madrid, Spanyol. Analisis framing yang dilakukan pada penelitian ini menggunakan model Zhongdang Pan dan Gerald M. Kosicki. Metode penelitian yang digunakan pada penelitian ini yaitu metode kualitatif deskriptif dengan analisis framing. Subjek pada penelitian ini yaitu media pers daring Suara.com dan Kumparan.  Hasil yang diperoleh dari penelitian ini yaitu: 1) analisis framing pemberitaan Puan Maharani yang terbata-bata pada saat berpidato dalam Bahasa Inggris melaui media Suara.com menghasilkan pemberitaan yang menonjolkan Puan Maharani sebagai pemimpin dianggap memiliki kekurangan karena kemampuan berbahasa Inggris yang kurang baik dan tidak layak memimpin sidang dengan membawa nama Indonesia. 2) analisis framing pemberitaan Puan Maharani yang terbata-bata pada saat berpidato pada media Kumparan menghasilkan pemberitaan yang menonjolkan bahwa sikap nervous hingga terbata-bata ketika berpidato dianggap wajar karena perlunya banyak latihan ke lapangan.Kata Kunci: Analisis Framing, Berita, Media Daring
Tantangan Mengkomunikasikan Informasi Beasiswa: Studi Kasus di Negara Berkembang Suriname Kartoredjo, Ruiz Levay Jonothan; Hasfi, Nurul
PRoMEDIA Vol 9, No 1 (2023): PROMEDIA
Publisher : UNIVERSITAS 17 AGUSTUS 1945 JAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52447/promedia.v9i1.6789

Abstract

AbstractCommunication is not just about the process of transmitting information, but also requires a well-crafted strategy. Communication strategies are built on a foundation of clear objectives, thoughtful planning, and an understanding of how different communication channels can be used to achieve specific goals. Not having any communication strategy could lead to many issues. This research is done in Suriname because of its education challenges, specifically in communicating scholarship information to the public. A qualitative case study is conducted using in-depth interviews, qualitative data analysis approach and 11 purposive informants to investigate how scholarship information is communicated at the Bureau Education Information and Study Facilities (BOS) in Suriname. This study applied the theory of the Montreal School Approach to Communicative Constitution of Organizations that will explain how organizations are formed and represented through ongoing interactions based on five phases of translations. The study found that BOS is responsible for disseminating information about international scholarships and is reliable in the process but lacks extensive communication policies. However, students in Suriname face challenges due to poor communication of scholarship information. Based on the findings, this study includes suggestions such as the need for creating engaging content to communicate scholarship information and utilizing other communication channels to reach a wider audience.Keywords: Scholarship, Information, Communication process, Communication strategy, Montreal School ApproachAbstraksi Komunikasi bukan hanya berbicara tentang proses penyampaian informasi, tetapi juga bagaimana strategi komunikasi tersusun dengan baik. Strategi komunikasi idealnya dibangun di atas fondasi tujuan yang jelas, perencanaan yang matang, dan pemahaman tentang saluran komunikasi tepat sehingga bisa mencapai tujuan tertentu. Tidak adanya strategi komunikasi dapat menimbulkan banyak masalah. Penelitian ini menggunakan konteks negara berkembang Suriname yang saat ini memiliki tantangan dalam dunia pendidikan, khususnya dalam mengkomunikasikan informasi beasiswa kepada publiknya. Wawancara mendalam terhadap 11 informan yang dipilih secara purposif dilakukan untuk mengidentifikasi bagaimana informasi tentang beasiswa dikomunikasikan Biro Informasi Pendidikan dan Fasilitas Belajar (BOS) di Suriname. Teori Montreal School Approach to Communicative Constitution of Organizations diterapkan untuk menjelaskan bagaimana komunikasi dilakukan oleh organisasi dalam lima langkah strategi. Studi ini menemukan bahwa BOS bertanggung jawab untuk menyebarkan informasi mengenai beasiswa internasional dan dapat diandalkan dalam prosesnya. Namun demikian, proses ini belum bisa terlaksana dengan maksimal. Mahasiswa Suriname menghadapi tantangan berupa buruknya komunikasi informasi beasiswa karena tidak semua fase strategi komunikasi terlaksana dengan baik. Berdasarkan data, studi ini juga menyarankan perlunya ada konten yang komprehensif dengan memanfaatkan saluran komunikasi yang mudah diakses dan mampu menjangkau audiens yang lebih luas.Kata Kunci: Beasiswa, Informasi, Proses Komunikasi, Strategi Komunikasi, Pendekatan Sekolah Montreal
Strategi Komunikasi Customer Relationship Management Warkop Cak Ri Dalam Mempertahankan Loyalitas Pelanggan Yuliansya, Tedy Dwi; Arviani, Heidy
PRoMEDIA Vol 9, No 1 (2023): PROMEDIA
Publisher : UNIVERSITAS 17 AGUSTUS 1945 JAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52447/promedia.v9i1.6886

Abstract

AbstractIn an era of fierce competition in the coffee shop business, business sustainability depends heavily on loyal customer support. Companies need a strategy to increase customer loyalty. The aim of this study is to analyze and describe how Warkop Cak Ri implements a customer relationship management communication strategy to increase customer loyalty. The research method used is descriptive research with qualitative analysis. This approach is chosen because researchers need information from informants as research data. Data is obtained through observations, interviews, and documentation carried out by researchers. The collected data is analyzed through data reduction, data presentation, and data verification or conclusion drawing. Warkop Cak Ri implements a communication strategy that instills customer loyalty through four stages, namely fact-finding, planning, action and communication, and evaluation. In addition, Warkop Cak Ri also implements a customer relationship management strategy by providing financial benefits to customers, such as discounts, coupons, and free gifts. In terms of social benefit, Warkop Cak Ri makes academic training programs, blessed Friday programs, and campaigns, as well as actively greeting customers and remembering customer service preferences. As well as structural ties, Warkop Cak Ri provides the latest information through social media, provides exclusive services, and provides individual awards through events held.Keywords: Strategy of Communication, Customer Relationship Management, Loyalty of Customers, Financial Benefit, Social Benefit, Structural Ties  AbstraksiDalam era persaingan ketat pada bisnis warung kopi, keberlanjutan bisnis sangat bergantung pada dukungan pelanggan yang loyal. Perusahaan perlu memiliki strategi untuk meningkatkan loyalitas pelanggan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis dan mendeskripsikan bagaimana Warkop Cak Ri menerapkan strategi komunikasi customer relationship management dalam mempertahankan loyalitas pelanggan. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian deskriptif dengan analisis kualitatif. Pendekatan ini dipilih karena peneliti membutuhkan informasi dari informan sebagai data penelitian. Data diperoleh melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi yang dilakukan oleh peneliti. Data yang terkumpul dianalisis dengan reduksi data, penyajian data, dan memverifikasi data atau penarikan kesimpulan. Warkop Cak Ri menerapkan strategi komunikasi dalam mempertahankan loyalitas pelanggan melalui empat tahapan, yaitu fact finding, planning, action and communication, dan evaluation. Selain itu, Warkop Cak Ri juga menerapkan strategi customer relationship management dengan memberikan financial benefit kepada pelanggan seperti diskon, kupon, dan freegift. Dalam hal social benefit, Warkop Cak Ri membuat program pelatihan akademi, program jumat berkah, dan campaign, serta aktif menyapa pelanggan dan mengingat preferensi layanan pelanggan. Serta pada structural ties, Warkop Cak Ri menyediakan informasi terbaru melalui media sosial, memberikan layanan eksklusif, dan memberikan penghargaan individual melalui event yang diadakan.Kata Kunci: Strategi Komunikasi, Customer Relationship Management, Loyalitas Pelanggan, Financial Benefit, Social Benefit, Structural Ties
Kampanye Partai Nasdem Pasca Deklarasi Anies Baswedan di Instagram Yuliandri, Putrawan
PRoMEDIA Vol 9, No 1 (2023): PROMEDIA
Publisher : UNIVERSITAS 17 AGUSTUS 1945 JAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52447/promedia.v9i1.6823

Abstract

Penelitian ini berusaha mendeskripsikan bagaimana penggunaan Instagram oleh Partai Nasdem sebagai salah satu instrumen kampanye politik yang strategis dalam menghadapi Pemilu 2024. Dengan menggunakan analisis isi kuantitatif deskriptif, penelitian ini berhasil menemukan bahwa Instagram telah dimanfaatkan oleh Partai NasDem sebagai saluran strategis kampanye politik digital. Bentuk kampanye politik yang dilakukan dengan dua cara, pertama mobilisasi tidak langsung kepada khalayak digital dengan menonjolkan pernyataan-pernyataan politik yang dominan. Kedua, melakukan personalisasi kandidat interal maupun figur politik yang diusung (Anies Baswedan) dengan memunculkan elemen-elemen visual (kolase foto dengan tambahan teks) yang artistik untuk menarik perhatian khalayak digital dalam rangka membangun opini yang positif.
Etika Komunikasi dan Public Speaking dalam Program Berita Televisi Liputan 6 SCTV Mutiara, Jeaniffer; Herawati, Dewi Maria
PRoMEDIA Vol 9, No 1 (2023): PROMEDIA
Publisher : UNIVERSITAS 17 AGUSTUS 1945 JAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52447/promedia.v9i1.6788

Abstract

Abstract News presenters have a responsibility to carry the news or message their communication technique skills. However, circulating video recordings containing the unprofessional behavior of the news presenter. There was a sound leak from the coverage team at the time of broadcasting and allegedly offended a guest who was present at the funeral. This study aims to determine the ability of public speaking and communication ethics standards of news presenters in presenting the news program Liputan 6 SCTV. The research method used is descriptive qualitative research method. The results of this study indicate the existence of special public speaking skills that a presenter must have. This shows that speaking skills are able to shape someone to be alert in dealing with any situation and quickly deal with problems that occur when doing assignments directly in the studio or in the field. As well as the application of communication ethics standards in general and based on the vision and mission of the communication ethics standards owned by Liputan 6 SCTV. So that through communication ethics one can build relationships with the community through the applicable ethical standards of communication and be responsible for the applicable code of ethics.Keywords: Communication Ethic; Public Speaking; Descriptive Analysis    Abstraksi Presenter disebut juga sebagai Newsanchor yang memiliki tanggungjawab dalam membawakan berita atau pesan seputar kehidupan masyarakat Indonesia dan dunia dengan kemampuan teknik komunikasi yang dimiliki. Berdasarkan fenomena yang pernah terjadi dan dialami oleh Presenter yang sedang membawakan berita di televisi dimana rekaman video tersebut viral dengan perilaku Presenter yang tidak professional. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kemampuan public speaking dan standar etika komunikasi seorang Presenter dalam membawakan sebuah program berita Liputan 6 SCTV. Metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian kualitatif deskriptif dengan data primernya diperoleh dari wawancara dan observasi, sedangkan data sekundernya diperoleh dari dokumentasi. Teori yang digunakan adalah teori Etika Komunikasi dan teori Public Speaking. Hasil penelitian ini menunjukkan adanya kemampuan public speaking yang harus dimiliki seorang Presenter dan menerapkan standar etika komunikasi secara umum bahkan berdasarkan visi, misi dari standar etika komunikasi yang dimiliki Liputan 6 SCTV. Presenter Liputan6 juga melakukan praktik di lapangan dan studio dengan memanfaatkan waktu dan properti yang tersedia untuk digunakan sebagai latihan untuk menjadi Presenter Liputan6 yang kompeten.Kata Kunci: Etika Komunikasi, Presenter, Public Speaking, Analisis deskriptif

Page 1 of 1 | Total Record : 9