cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota denpasar,
Bali
INDONESIA
Jurnal IKA
ISSN : 18295282     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Education,
Jurnal Ikatan Keluarga Alumni is an international journal which provides a forum for publishing research or review articles related to researches in instruction, learning and teaching, curriculum development, learning environment, teacher education, educational technology, and educational development.
Arjuna Subject : -
Articles 257 Documents
IMPLEMENTASI MODEL PEMBELAJARAN CTL UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR IPA SISWA KELAS IV SD N 2 KALIUNTU SEMESTER GENAP TAHUN PELAJARAN 2013/2014 Gusti Nyoman Darmika
Jurnal IKA Vol. 14 No. 1 (2016)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/ika.v14i1.8335

Abstract

Penelitian tindakan kelas ini dilaksanakan di SD N 2 Kaliuntu Kecamatan Buleleng, Kabupaten Buleleng pada Kelas IV Semester Genap Tahun Pelajaran 2013/2014 yang bertujuan untuk mengetahui apakah implementasi model pembelajaran CTL dapat meningkatkan hasil belajar IPA siswa kelas IV SD N 2 Kaliuntu semester Genap tahun pelajaran 2013/2014. Metode pengumpulan data hasil belajar melalui tes prestasi belajar yang dilaksanakan setiap akhir proses pembelajaran. Data penelitian dimaknai melalui proses analisis dengan metode analisis deskriptif kuantitatif, dengan menyajikan rata-rata, daya serap dan ketuntasan belajar dalam bentuk tabel. Hasil yang diperoleh dari penelitian ini adalah implementasi model pembelajaran CTL untuk meningkatkan hasil belajar IPA siswa kelas IV SD N 2 Kaliuntu semester Genap tahun pelajaran 2013/2014, terlihat dari hasil yang diperoleh pada awalnya hasil belajar rata-rata 62 dengan ketuntasan belajar 45%. Setelah diberikan tindakan pada siklus I prestasi belajar anak mengalami peningkatan hasil belajar menjadi rata-rata 62,75%. Selanjutnya pada siklus II meningkat lagi menjadi; menjadi rata-rata 80,25%. Hasil yang diperoleh pada siklus II ini telah mencapai indikator keberhasilan yang ditetapkan sehingga penelitian tidak dilanjutkan.Kesimpulan yang diperoleh dari penelitian ini adalah implementasi model pembelajaran CTL dapat meningkatkan hasil belajar IPA siswa kelas IV SD N 2 Kaliuntu semester Genap tahun pelajaran 2013/2014.Kata-kata kunci: CTL, HasilBelajar.
EKSISTENSI PIDANA PENGGANTI DENDA UNTUK KORPORASI DALAM PEMBAHARUAN HUKUM PIDANA INDONESIA Ni Putu Rai Yuliartini
Jurnal IKA Vol. 14 No. 1 (2016)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/ika.v14i1.8336

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran RUU-KUHP dalam Pembaharuan Hukum Pidana di Indonesia, pertanggungjawaban pidana bagi korporasi dalam Hukum Pidana di Indonesia, formulasi pidana pengganti denda untuk korporasi dalam pembaharuan hukum pidana khususnya RUU-KUHP Nasional (rancangan Tahun 2012). Penelitian ini adalah penelitian hukum normatif, dengan menggunakan pendekatan perundang-undangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kehadiran KUHP Nasional mendatang merupakan salah satu bentuk terobosan dari kebijakan kriminal melalui sarana penal yang dapat digunakan untuk menanggulangi tindak pidana. Pertanggungjawaban pidana bagi korporasi di Indonesia dipengaruhi oleh beberapa doktrin, yaitu: doktrin pertanggungjawaban pidana langsung (direct liability doctrine) atau teori identifikasi (identification theory), doktrin pertangungjawaban pidana pengganti (vicarious liability), doktrin pertangungjawaban pidana (PJP) yang ketat menurut undang-undang (strict liability). RUU-KUHP Nasional merumuskan pidana pengganti denda untuk korporasi secara eksplisit dan RUU-KUHP Nasional sudah mencerminkan hakikat dari pembaharuan hukum pidana nasional, khususnya mengenai pidana pengganti denda untuk korporasi.Kata-kata kunci: pidana pengganti denda, korporasi, pembaharuan hukum pidana
PERBANDINGAN INTERAKSI BELAJAR INDIVIDUAL DAN KOOPERATIF KONSEP PERILAKU SEKSUAL HEWAN DALAM MODEL PEMBELAJARAN PQ4R Gede Ari Yudasmara
Jurnal IKA Vol. 14 No. 1 (2016)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/ika.v14i1.8347

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat pemahaman konsep perilaku seksual hewan antara mahasiswa yang dibelajarkan dengan pola interaksi belajar kooperatif dan individual dalam model pembelajaran PQ4R. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen semu (quasi experimental) dengan rancangan eksperimen Non-Equivalent Pre-test-Post-test Control Group Design. Sampel pada penelitian ini adalah mahasiswa Jurusan Pendidikan Biologi semester 5A dan 5B yang mengambil mata kuliah Tingkah Laku Hewan. Semester 5B adalah kelas yang mendapat perlakuan pola interaksi belajar kooperatif sedangkan 5A adalah kelas yang mendapat perlakuan pola interaksi belajar individual. Kedua pola interaksi belajar ini menggunakan model pembelajaran PQ4R. Teknik analisis data dilakukan dengan analisis deskriptif dan statistik Anacova. Hasil analisis data menunjukkan bahwa ada perbedaan yang signifikan pemahaman konsep materi perilaku seksual hewan antara yang dibelajarkan dengan pola interaksi belajar kooperatif dengan yang dibelajarkan dengan pola interaksi belajar individual dalam model pembelajaran PQ4R pada semeter 5A dan 5B. Nilai rata-rata yang diperoleh pada pola interaksi belajar kooperatif dalam model pembelajaran PQ4R sebesar 77,80 dan pada pola interaksi belajar individual dalam model pembelajaran PQ4R sebesar 69,44. Kata-kata kunci : pola interaksi, belajar kooperatif, belajar individual, PQ4R  ABSTRACT This study aimed at analyzing the students’ levels of understanding on the concept of animal sexual behavior between those who learned it with cooperative learning interaction pattern and individual learning interaction pattern in PQ4R model. This research is a quasi-experimental study with experimental design of Non-Equivalent Pre-test-post-test control group design. The samples of the study were students of the Department of Biology Education class 5A and 5B who enrolled in Animal Behavior course. Class 5B was treated using cooperative learning interaction pattern while 5A was treated using individual learning patterns. Both of these learning patterns implemented PQ4R model. The data analysis was conducted through descriptive analysis and Anacova statistical analysis. The results showed that there were significant differences of the students’ understanding on the concept of animals sexual behavior between that was learned through cooperative learning pattern and that with individual learning patterns of PQ4R model by class 5A and 5B. The average value which was obtained by the group who implemented cooperative learning interaction pattern with PQ4R model was 77.80 and which was obtained by the group of individual learning pattern with PQ4R model was 69.44. Keywords: patterns of interaction, cooperative learning, individual learning, PQ4R
PENERAPAN METODE DISKUSI KELOMPOK UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR IPA DI SEKOLAH DASAR NEGERI 1 SUKADANA Nengah Kelirik
Jurnal IKA Vol. 16 No. 1 (2018)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/ika.v16i1.19821

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar IPA siswa kelas V SD Negeri 1 Sukadana melalui penerapan metode diskusi kelompok. Penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas yang dilakukan dalam dua siklus dengan subjek penelitian adalah siswa kelas V SD Negeri 1 Sukadana pada tahun pelajaran 2013/2014. Data dikumpulkan dengan tes yang diadakan pada setiap akhir siklus. Data dianalisis secara deskriptif untuk menjelaskan peningkatan hasil belajar  sebelum dan setelah penerapan metode diskusi kelompok. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai rata-rata hasil belajar siswa pada refleksi awal sebesar 68,39 meningkat 1,3 pada siklus I menjadi 69,68 kemudian meningkat sebesar 11,61 menjadi 81,29 pada siklus II. Daya serap meningkat 1,3% dari 68,39% pada refleksi awal menjadi 69,68% pada siklus I dan mengalami peningkatan sebesar 11,61% menjadi 81,29% pada siklus II. Ketuntasan belajar secara klasikal juga meningkat 9,7% dari refleksi awal sebesar 54,84% menjadi 64,52% dan sebesar 35,48% sehingga menjadi 100% pada siklus II.  Penerapan metode diskusi kelompok telah berhasil meningkatkan hasil belajar IPA siswa kelas V SD Negeri 1 Sukadana.
STRATEGI PEMBELAJARAN PEMANFAATAN BANK SAMPAH GALANG PANJI SEBAGAI MEDIA PENDIDIKAN KARAKTER DALAM PEMBELAJARAN IPS DI SMPN 4 SINGARAJA Tini Agustini; I Made Tegeh
Jurnal IKA Vol. 16 No. 1 (2018)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/ika.v16i1.19822

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan strategi pembelajaran pemanfaatan Bank Sampah Galang Panji sebagai media  pendidikan karakter dalam pembelajaran IPS di SMP Negeri 4 Singaraja. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif. Lokasi penelitian adalah SMPN 4 Singaraja, Kabupaten Buleleng, Provinsi Bali. Adapun informan kunci penelitian ini adalah guru dan siswa SMPN 4 Singaraja. Dalam penelitian ini sampel penelitian ditentukan berdasarkan teknik purposive sampling. Metode pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah wawancara dan kuesioner,. Data dianalisis secara kualitatif dengan mengikuti  beberapa tahapan seperti reduksi data, menyajikan, menafsirkan, dan menarik kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengimplementasian Bank Sampah Galang Panji sebagai media pendidikan karakter dalam pembelajaran IPS di SMPN 4 Singaraja dilakukan secara terintegrasi.Terdapat enam strategi yang dapat dilakukan untuk pengimplemenntasian bank sampah sebagai media pendidikan karakter.
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF STAD UNTUK MENINGKATKANPRESTASI BELAJAR IPA Nyoman Warta
Jurnal IKA Vol. 16 No. 1 (2018)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/ika.v16i1.19823

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan prestasi belajar IPA siswa kelas IX-B SMP Negeri 4 Banjar melalui penerapkan model pembelajaran kooperatif  STAD (Student Team Achievement Divison). Penelitian ini dirancang dalam dua siklus. Rancangan tiap-tiap siklus terdiri dari empat tahapan yaitu; perencanaan, tindakan, dan refleksi. Subjek penelitian adalah siswa kelas IX-B SMP Negeri 4 Banjar semester ganjil tahun pelajaran 2015/2016 berjumlah 27 orang. Pada pembelajaran prasiklus siswa yang mencapai ketuntasan 66,67% dan siswa yang tidak tuntas 33,33%. Data prestasi belajar IPA melalui tes prestasi belajar IPA pilihan ganda dan isian. Data prestasi belajar IPA dianalisis secara deskriptif dan dinarasikan secara kualitatif. Hasil penelitian pada siklus-1 adalah: (1) nilai terendah 60,00 dan nilai tertinggi 90,00, (2) rata-rata kelas76,30, dan (3) siswa yang tuntas 81,48% (belum memenuhi ketuntasan klasikal ≥ 85% berdasarkan KKM 70,00. Hasil penelitian pada siklus-2: (1) nilai terendah 60,00 dan nilai tertinggi 95,00, (2) rata-rata kelas77,78, dan (3) siswa yang tuntas 88,89% (memenuhi ketuntasan klasikal ≥ 85% berdasarkan KKM 70,00).  Berdasarkan analisis hasil penelitian dari siklus-1 ke siklus-2 dapat disimpulkan bahwa, penerapan model pembelajaran kooperatif STAD dapat meningkatkan prestasi belajar IPA siswa kelas IX-B SMP Negeri 4 Banjar semester ganjil tahun pelajaran 2015/2016.
PENGEMBANGAN MULTIMEDIA INTERAKTIF BERBASIS GAME EDUKASI MATERI KESEHATAN PADA MATA PELAJARAN PENDIDIKAN JASMANI OLAHRAGA DAN REKREASI Yeye Rohayati; I.K Budaya Astra; I Gede Suwiwa
Jurnal IKA Vol. 16 No. 1 (2018)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/ika.v16i1.19824

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan multimedia interaktif berbasis game edukasi materi kesehatan NAPZA mata pelajaran Pendidikan Jasmani, Olahraga dan Kesehatan kelas X. Jenis penelitian ini adalah penelitian pengembangan. Prosedur pengembangan bahan ajar menggunakan model ADDIE meliputi lima tahap yaitu: tahap analisis (analyze), tahap perancangan (design), tahap pengembangan (development), tahap implementasi (implementation), dan evaluasi (evaluation). Langkah validasi bahan ajar mengadopsi model evaluasi formatif Dick dan Carrey yang terdiri dari 4 tahap yaitu: uji coba ahli, uji coba perorangan, uji coba kelompok kecil dan uji coba lapangan. Instrumen pengumpulan data yang digunakan adalah kuesioner. Teknik analisis data yang digunakan yaitu deskriptif kualitatif dan kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa validasi bahan ajar ditinjau dari aspek isi adalah sangat baik dengan persentase 90%, aspek media pembelajaran adalah baik dengan persentase 86%, dan aspek desain pembelajaran  adalah sangat baik dengan persentase 96%. Hasil uji perorangan adalah sangat sangat baik dengan persentase 92,7%, hasil uji kelompok kecil adalah sangat baik  dengan persentase 90,01%, dan hasil uji coba lapangan sangat baik dengan  persentase  91,8%. Hasil penelitian menunjukkan bahwamultimedia interaktif berbasis game edukasi materi kesehatan NAPZA layak digunakan oleh siswa di sekolah. Penelitian ini diharapkan dapat dieksperimenkan untuk mengetahui keefektifannya dalam meningkatkan hasil belajar siswa.
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KONTRUKTIVISME UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN MENULIS TEKS DRAMA PADA SISWA KELAS XI IPS MA SYAMSUL HUDA TEGALLINGGAH Kiki Aulia Rizki
Jurnal IKA Vol. 16 No. 1 (2018)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/ika.v16i1.19825

Abstract

Penelitian Tindakan Kelas (PTK) ini bertujuan (1) mendeskripsikan peningkatan kemampuan siswa dalam menulis teks drama  melaluidrama melalui penerapan model pembelajaran kontruktivisme kelas XI IPS MA Syamsul Huda Tegallinggah, dan (2) mendeskripsikan respons siswa kelas XI IPS MA Syamsul Huda Tegallinggah terhadap penerapan model pembelajaran kontruktivisme. Subjek dalam penelitian ini adalah guru dan siswa kelas XI IPS MA Syamsul Huda Tegallinggah. Objek penelitian ini adalah peningkatan hasil, dan respons siswa dalam penerapan model pembelajaran Kontruktivisme dalam pembelajaran menulis teks drama. Metode pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah tes, dan anggket atau kuesioner. Data yang didapatkan dianalisis dengan teknik deskriptif-kualitatif dan deskriptif-kuantitatif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa, (1) penerapan model pembelajaran kontruktivisme dapat meningkatkan keterampilan menulis teks drama siswa. Hal ini dapat dilihat dalam perbandingan skor rata-rata klasikal, yakni pada pratindakan skor rata-rata klasikal 68.33 (cukup), siklus I memperoleh skor rata-rata klasikal 76,39 (baik), sedangkan pada siklus II nilai rata-rata klasikal siswa menjadi 85,65 (baik); (3) siswa memberikan respons sangat positif terhadap penerapan model pembelajaran kontruktivisme dalam pembelajaran menulis teks drama. Dari hasil yang telah dicapai, bahwa model pembelajaran kontruktivisme perlu dipertimbangkan sebagai upaya untuk mengoptimalkan proses dan hasil belajar bahasa dan sastra.
DAMPAK OLAHRAGA WISATA BAGI MASYARAKAT I Ketut Sudiana
Jurnal IKA Vol. 16 No. 1 (2018)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/ika.v16i1.19826

Abstract

Olahraga wisata merupakan salah satu jenis kegiatan wisata yang perkembangannya cukup pesat di Indonesia karena memiliki pegunungan, lautan, sungai dan danau yang begitu luas. Oleh karena masing-masing daerah memiliki karakteristik  geografis yang berbeda  maka pengembangan olahraga wisata sangat memungkinkan untuk dijadikan sebuah alternatif olahraga rekreasi bagi pencinta olahraga seperti olahraga gunung (mendaki, berkemah, jelajah hutan, bersepeda, atau trekking, dan sebagainya), olahraga air (diving, canoing, snorkeling, surfing, dan sebagainya)Hubungan olahraga dan pariwisata tidak dapat dipisahkan karena keduanya dapat memberikan keuntungan satu sama lain. Bisa saja peristiwa olahraga diselenggarakan di daerah wisata dengan tujuan untuk memberikan hiburan tambahan bagi wisatawan, ataupun sebaliknya hanya dimanfaatkan khusus guna menarik wisatawan lokal maupun wisatawan asing (Danasaputra, 2009). Dengan demikian olahraga pun akhirnya dapat memicu bisnis baru seperti tempat hiburan rekreasi, restoran, perhotelan, pengembangan usaha kecil (aksesoris-aksesoris daerah setempat menjadi lebih berkembang), makanan dan minuman khas daerah setempat menjadi lebih dikenal, dan pada akhirnya dapat menciptakan lapangan kerja.Sebagai produk dari industri olahraga, olahraga pariwisata memerlukan pengelolaan  lebih lanjut agar mampu menarik minat wisatawan asing maupun lokal sebagai konsumennya.Pengembangan olahraga pariwisata berpotensi besar sebagai daya tarik dan sarana promosi daerah setempat. Masyarakat yang datang untuk menyaksikan suatu event atau kejuaraan dapat sekaligus berwisata sementara masyarakat yang menonton kejuraan tersebut melalui tontonan televisi akan menjadi tertarik untuk mengunjungi daerah tersebut. Demikian pula akan berdampak positif bagi daerah dan masyarakat serta usaha kecil dan menengah di daerah penyelenggaraan.Penyelenggaraan olahraga pariwisata di suatu tempat secara langsung dapat pula memberikan keuntungan bagi masyarakat sekitar karena dapat membuka kesempatan berusaha seperti penyediaan makanan, minuman, usaha transportasi baik tradisional maupun konvensional.
MEMAHAMI MODAL VERBA SHOULD DAN MUST MELALUI PEMBELAJARAN KONTEKSTUAL Arief Baskoro; I.G.A. Lokita Purnamika Utami; Ni Made Sri Ayu Hartini
Jurnal IKA Vol. 16 No. 2 (2018)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/ika.v16i2.19827

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan siswa dalam menggunakan modal verbaShoulddan Must dalam berbagai konteks menggunakan CTL (Contextual Teaching Learning). Penelitian ini diterapkan pada siswa kelas VIII A7 SMP Negeri 1 Singaraja tahun Ajaran 2018/2019 yang terdiri dari 32 Siswa. Melalui observasi awal diketahui bahwa siswa memiliki masalah dalam menggunakan modal verba should dan must. Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilakukan dalam dua siklus. Instrumen yang digunakan adalah tes ( pre-test dan post test I dan post-test II), dan lembar pengamatan . Hasil penelitian ini menunjukan adanya peningkatan dalam kemampuan menggunakan should dan mustyang mampu mancapai KKM (78 ) pada akhir siklus kedua . Hasil rata-rata skor meningkat dari 44,68 (pre-test) ke 54,84 ( post test 1 ) dan 80,93 (post test 2) . Persentasi kelulusan siswa juga meningkat dari observasi awal ke post test I (siklus I) dan post test II (siklus II)