cover
Contact Name
Yohanes Indrayono
Contact Email
redaksijimfe@unpak.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
redaksijimfe@unpak.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota bogor,
Jawa barat
INDONESIA
JIMFE (Jurnal Ilmiah Manajemen Fakultas Ekonomi)
Published by Universitas Pakuan
ISSN : 25021400     EISSN : 25025678     DOI : 10.34203/jimfe
Core Subject : Economy,
Jurnal Ilmiah Manajemen Fakultas Ekonomi (JIMFE) aims to publish scientific articles in management which can give contribution to the education and development of the science. JIMFE welcomes empirical, theoretical, and case-based studies articles which are relevant to all management aspects including.
Arjuna Subject : -
Articles 388 Documents
STRATEGI BERSAING DIVISI BISNIS KARTU PADA PT BANK BNI SYARIAH Salmah Hadi Azzubaidi
JIMFE (Jurnal Ilmiah Manajemen Fakultas Ekonomi) Vol 2, No 1 (2016): Vol 2, No 1 (2016) Edisi 1
Publisher : Universitas Pakuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (852.817 KB) | DOI: 10.34203/jimfe.v2i1.720

Abstract

ABSTRACTThis study aims to analyze the opportunities and threats faced by the BSK Division of BNI Sharia, also possessed strengths and weaknesses BSK Division of BNI Sharia in developing the only Sharia-based credit card in Indonesia. Based on the result of the external environment analysis, it can be identified there are 11 opportunities factors and 6 threats factors for the BSK Division which can becompiled into EFE matrix, besides these factors affect the industry and the company's current strategies response to these factors. From the analysis of the internal environment above, it can be identified there are 6 strengths factors and 8 weaknesses factors of the BSK Division that can becompiled into IFE matrix, besides these factors affect the industry and the company's current strategies response to these factors. The analysis results of internal and external environment combined using matrix SFAS (Strategic factor analysis summary) to select the dominant factors that influence BSK Division significantly. Then analysis is needed to determine BSK Division market position by using BCG matrix, BSK Division's competitive position against the credit card industry with Grand Strategy, and positioning the BSK Divisions portfolio business with IE matrix. Determining the strategy that will be implemented by using matrix QSPM is the further step. The strategies which has determined previously, will be formulated by comparing the external factors with internal factors using the SWOT matrix. In order to run this strategy, its necessary to shape it down into the functional level strategies by translating the chosen strategy to four perspectives: financial, customer, internal business process and learning growth using a balanced scorecard analysis tool, with results summarized in the map strategy. Acquiredbusiness strategies based on the analysis of external and internal to the BSK Division BNI Sharia arethe development strategy andmarket penetrationstrategy.Keywords: SWOT and Balanced Scorecard.
PENGARUH PELATIHAN KERJA TERHADAP KINERJA KARYAWAN PADA PT. BUANA MASA METALINDO WANAHERANG GUNUNG PUTRI BOGOR Nancy Yusnita; Hadi Harja Prana
JIMFE (Jurnal Ilmiah Manajemen Fakultas Ekonomi) Vol 1, No 2 (2015): Vol 1, No 2 (2015)
Publisher : Universitas Pakuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34203/jimfe.v1i2.566

Abstract

Pengembangan sumber daya manusia yang dilakukan melalui pelatihan merupakan suatu usaha untukmeningkatkan kualitas sumber daya manusia. Selain itu, adanya pelatihan dalam suatu perusahaan atauorganisasi memungkinkan terjadinya peningkatan kinerja karyawan. Penelitian ini dilakukan untukmengetahui kegiatan pelatihan yang dilaksanakan dan untuk mengetahui bagaimana kinerja karyawanpada PT. Buana Masa Metalindo Wanaherang Gunung putri Bogor serta mengetahui pengaruh pelatihanterhadap kinerja karyawan pada PT. Buana Masa Metalindo. Penelitian ini dilakukan denganmenggunakan metode penelitian kuantitatif. Data dianalisis dengan menggunakan analisis statistic berupaanalisis regresi, korelasi, dan uji hipotesis. Hasil analisis regresi diperoleh persamaan Y = 31,258+0,252X. Dari persamaan tersebut dapat diartikan bahwa jika tidak ada pelatihan maka kinerja nilainya31,258, sedangkan pada setiap peningkatan pelatihan kerja sebesar satu, maka kinerja juga akanmeningkat sebesar 0,252. Untuk analisis korelasi diperoleh r = 0,286, karena hasil analisis tidakmendekati angka 1 maka dapat diartikan bahwa pelatihan memiliki hubungan yang rendah dengankinerja. Hasil uji hipotesis diperoleh hasil t hitung sebesar 2,173 dimana angka tersebut lebih besar dari ttabel dengan signifikansi 5% dan df-2 yaitu 2,006. Karena t hitung (2,173) (2,006) t tabel, maka dapatdisimpulkan bahwa terdapat pengaruh nyata dan positif antara pelatihan dan kinerja.
PENGARUH PELATIHAN KARYAWAN TERHADAP KINERJA KARYAWAN PADA CV CIBALUNG HAPPY LAND BOGOR Nancy Yusnita; Feriza Fadhil
JIMFE (Jurnal Ilmiah Manajemen Fakultas Ekonomi) Vol 1, No 1 (2015): Vol 1, No 1 (2015)
Publisher : Universitas Pakuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (204.526 KB) | DOI: 10.34203/jimfe.v1i1.440

Abstract

The one of Factors affecting the performance of the employees is training. Training is a very important operational activities within the company. The quality of employees can be developed in the training itself. To produce employees who have the skills and knowledge appropriate mental attitude with which the company takes delivery of training is a must. Through the training will improve employee performance that can support a company's success. The analytical method used is descriptive qualitative, the analysis used is the correlation coefficient, determination coefficient, simple linear regression analysis, hypothesis testing of correlation and regression hypothesis testing. Results of the study revealed that the fact of implementation of employee training and employee performance in CV Cibalung Happy Land Bogor pretty good. The hypothesis test results is a real relationship between employee training and employee performance. Results of regression hypothesis test can be concluded that the training effect on performance. Positive t value means a positive effect, namely if the training climb performance will increase.
ANALISIS KUALITAS PELAYANAN TELLER TERHADAP KEPUASAN NASABAH BANK RAKYAT INDONESIA CABANG PAJAJARAN BOGOR Megawati Syahril; Ryan Agustiawan
JIMFE (Jurnal Ilmiah Manajemen Fakultas Ekonomi) Vol 6, No 2 (2014): Vol 6, No 2 (2014)
Publisher : Universitas Pakuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (223.054 KB) | DOI: 10.34203/jimfe.v6i2.477

Abstract

ABSTRAKPermasalahan yang dihadapi Bank Rakyat Indonesia dalam menjalankan bisnisnya adalah sebagaimana memiliki tata cara pelayanan teller lebih diutamakan dalam rangka meningkatkan mutu pelayanan serta pemupuk dana masyarakat. Kepuasan nasabah akan terwujud jika perusahaan dapat memenuhi harapan, karena hal ini mempengaruhi tingkat loyalitas nasabah dimasa yang akan datang. Dalam upaya mempertahankan nasabah Bank Rakyat Indonesia. Untuk meningkatkan kepuasan nasabah yaitu dengan meningkatkan pelayanan melalui peranan teller dan CSO karena bagian tersebut yang paling sering didatangi oleh nasabah untuk melakukan transaksi. Hasil pengujian dari hasil persentase delapan belas atribut pelayanan yang ada di Bank BRI Cabang Bogor sudah baik. Hasil rata- rata tingkat kepuasan terhadap tingkat kinerja dan harapan nasabah Bank Rakyat Indonesia dari Tingkat Kesesuaian 88,07% dari 100% Maka dari hasil perhitungan tersebut dapat dikatakan bahwa pelayanan tealer Bank BRI belum memenuhi kepuasan nasabah. Berdasarkan asil uji Importence Performance Analysis, Atribut pelayanan yang berada di kuadran A dinilai oleh konsumen penting terapi kinerja atribut pelayanan tersebut belum baik, sehingga konsumen kurang puas. Atribut Pelayanan yang berada di kuadran B atribut pelayanan ini di nilai penting dan kinerjanya di nilai bagus sehingga konsumen puas. Atribut Pelayanan yang berada di kuadran C atribut ini di nilai kurang penting oleh nasabah dan kinerjanya kurang baik sehingga konsumen kurang puas. Atribut pelayanan yang berada di kuadran D atribut pelayanan ini di nilai kurang penting oleh nasabah tetapi kinerjanya cukup baik sehingga di nilai berlebihan oleh nasabah.Kata Kunci: Kualitas pelayanan dan kepuasan pelanggan
ANALISIS KEBIJAKAN STABILISASI HARGA MINYAK GORENG INDONESIA Ketut Sunarta
JIMFE (Jurnal Ilmiah Manajemen Fakultas Ekonomi) Vol 2, No 1 (2010): Vol , No 1 (2010)
Publisher : Universitas Pakuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (330.226 KB) | DOI: 10.34203/jimfe.v2i1.696

Abstract

ABSTRAKTujuan penelitian ini adalah untuk menjelaskan gejolak hargaminyak goreng di dalam negeri dan mempelajari upaya pemerintahdalam menstabilkan harga minyak goreng. Komoditas ini merupakankomoditas penting karena termasuk sembilan bahan pangan pokok danmenyangkut kesejahteraan rakyat banyak.Kebijakan stabilisasi harga minyak goreng domestik dilakukanbaik kebijakan pada sisi input maupun kebijakan pada sisi output. Darisisi input, intervensi kebijakan dilakukan melalui kebijakan DomesticMarket Obligation (DMO) dan pengenaan Pajak Ekspor Progresif(Progressive Tax Export). Hampir 70% industri minyak goreng sawit diIndonesia memiliki karakteristik pola pengusahaan yang terintegrasisecara vertikal. Sehingga kebijakan yang menghambat pemasaran produkpada bagian hulu (output berupa CPO) akan dialihkan sebagai beban(bahan baku/input) pada proses produksi berikutnya sehingga akanmempengaruhi kenaikan harga produk pada lini hilir (output berupaminyak goreng).Secara kumulatif potensi penurunan margin keuntungan yangditimbulkan akibat dari implementasi kebijakan pemerintah pada liniproduksi hulu dapat dikompensasikan dengan sempurna oleh pelakuusaha melalui kenaikan harga produk yang dihasilkan lini produksi hilir.Intervensi kebijakan dari sisi output Minyak Goreng sawitdilakukan melalui kebijakan PPN DTP dan program Minyakita, dan hasilstudi menemukan bahwa kebijakan ini relatif tidak berpengaruh terhadappenurunan harga minyak goreng di dalam negeri.Kata kunci : Stabilisasi harga, Domestic Market Obligation, Pajak Ekspor
ANALISIS TATA LETAK FASILITAS PABRIK DENGAN METODE KUANTITATIF MEMPUNYAI PERAN PENTING DALAM KELANCARAN PROSES PRODUKSI PADA CV AGUNG KARYA Dewi Taurusyanti; Hendra Hendra
JIMFE (Jurnal Ilmiah Manajemen Fakultas Ekonomi) Vol 6, No 2 (2014): Vol 6, No 2 (2014)
Publisher : Universitas Pakuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (63.241 KB) | DOI: 10.34203/jimfe.v6i2.458

Abstract

ABSTRAKKegiatan proses produksi agar berjalan lancar maka perlu pengaturan tata letak mesinyang harus sangat diperhatikan demi terciptanya efektivitas dan efisiensi saat melakukanproduksi. Jika penataan letak mesin dapat proporsional maka jarak antarmesin dapat menjadilebih efektif. Metode analisis yang digunakan adalah metode kuantitatif. Selama melakukanpengamatan, CV Agung Karya belum optimal dalam melakukan penataan letakmesindisebabkan letak mesin pemotongan cukup jauh daritune asyang berakibat terganggunyakelancaran proses produksi. Dalam upaya memperoleh kelancaran dalam proses produksi,pihak CV Agung Karya perlu mengevaluasi kembali faktor-faktor yang mempengaruhikegiatan produksi seperti kemampuan menganalisalayoutfasilitas produksi. Dalampengolahan data, jumlah jarak antardepartemen yang dilakukan perusahaan adalah 33 meterdengan jumlah waktu produksi selama 17 menit. Dan sesudah melakukan penerapan metodekuantitatif jaraknya menjadi 27 meter dan waktu tempuhnya menjadi 14 menit. Jadi bisadisimpulkan jarak antardepartemen bisa berkurang sebanyak 6 meter dan waktu tempuhnyaberkurang 3 menit. Artinya, bahwa metode kuantitatif terbukti dapat memperlancar prosesproduksi, biaya produksi lebih efisien, dan waktu produksi lebih hemat.Kata Kunci: Tata Letak Fasilitas dan Kelancaran Proses Produksi
(Jurnal Ilmiah Manajemen Fakultas Ekonomi) Volume 2 No. 1 Tahun 2016 Edisi 2, Hal. 41-52 41 PENGARUH KINERJA KEUANGAN TERHADAP RETURN SAHAM PADA PERUSAHAAN SUB SEKTOR OTOMOTIF YANG TERDAFTAR DI BURSA EFEK INDONESIA Yudhia Mulya; Ririn Turisna
JIMFE (Jurnal Ilmiah Manajemen Fakultas Ekonomi) Vol 2, No 1 (2016): Vol 2, No 1 (2016) Edisi 2
Publisher : Universitas Pakuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (351.772 KB) | DOI: 10.34203/jimfe.v2i1.727

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh laporan keuangan, rasio solvabilitas (Long Term Debt to Equity Ratio), rasio profitabilitas (Return On Equity, rasio nilai pasar (Earning Per Share, Price Earning Ratio, dan Price to Book Value) terhadap return saham. Metode analisis yang digunakan adalah statistik inferensial, menggunakan analisis regresi linier berganda, uji asumsi klasik, uji t dan uji F dengan aplikasi SPSS. Koefisien untuk R square disesuaikan = 0.825 berarti bahwa 82,5% dari return saham dijelaskan oleh LTDR, ROE, EPS, PER, dan PBV faktor dan 17,5% dijelaskan oleh variabel lain. Hasil uji F menunjukkan bahwa secara simultan LTDR, ROE, EPS, PER, dan PBV berpengaruh signifikan terhadap return saham dengan F hitung 31,160 ? F tabel 2,73. Sementara t tes menunjukkan bahwa sebagian LTDER memiliki efek negatif yang signifikan terhadap return saham dengan t hitung dengan t tabel ? (-7,669 ? -2,05183). Kemudian, variabel ROE tidak berpengaruh signifikan terhadap return saham dengan t hitung t tabel (-5.510 2,05183). Sementara, variabel EPS berpengaruh signifikan positif terhadap return saham dengan t hitung t tabel (5,061?2,05183). Variabel PER tidak berpengaruh terhadap return saham dengan t hitung t tabel (-1.372 2,05183) dan variabel PBV tidak berpengaruh terhadap return saham dengan t hitung t tabel (-0,2014 2,05183).Keyword: Long Term Debt to Equity Ratio (LTDR), Return on Equity (ROE), Earning Per Share (EPS), Price Earning Ratio (PER), Price Book Value (PBV) dan Return Saham.
PERANAN KEBIJAKAN PENJUALAN KREDIT UNTUK MENJAGA LIKUIDITAS DAN MENINGKATKAN PROFITABILITAS PADA PT MITRA ABADI KARYA Siti Maimunah; Siti Rohani
JIMFE (Jurnal Ilmiah Manajemen Fakultas Ekonomi) Vol 5, No 2 (2013): Vol 5, No 2 (2013)
Publisher : Universitas Pakuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34203/jimfe.v5i2.571

Abstract

ABSTRAKSeiring dengan perkembangan jasa infrastruktur dan konstruksi selama beberapa tahun ini, usaha PT Mitra Abadi Karya Utama menunjukan peningkatan penjualan yang signifikan. Salah satu strategi untuk meningkatkan penjualan tersebut adalah dengan memberikan kredit kepada pelanggannya, sehingga mengakibatkan tertanamnya dana bentuk piutang. Permasalahan yang penulis temui adalah terjadi peningkatan perolehan laba bersih namun tidak diikuti dengan peningkatan penagihan/penerimaan kas dari pelunasan piutang. Tujuan penelitian ini adalah (1) untuk mengetahui kebijakan penjualan kredit pada PT Mitra Abadi Karya Utama; (2) untuk mengetahui likuiditas dan profitabilitas pada PT Mitra Abadi Karya Utama; dan (3) untuk mengetahui apakah kebijakan penjualan kredit yang diterapkan berperan untuk menjaga likuiditas dan meningkatkan profitabilitas pada PT Mitra Abadi Karya Utama. Jenis penelitian yang digunakan adalah deskriptif eksploratif dengan metode penelitian studi kasus dan teknik penelitian kualitatif dan kuantitatif (non statistik). Hasil penelitian menunjukan bahwa (1) kebijakan penjualan kredit pada PT Mitra Abadi Karya Utama masih kurang tepat karena analisis kredit yang diterapkan dengan menggunakan metode 4C (character, capacity, capital, dan collateral) masih belum optimal; (2) likuiditas PT Mitra Abadi Karya Utama belum tercapai sesuai dengan periode kredit yang telah diberikan karena receivable turnover pada tahun 2009-2012 mengalami penurunan dan average collection period pada tahun 2009-2012 mengalami peningkatan; (3) kebijakan penjualan kredit yang diterapkan pada PT Mitra Abadi Karya Utama belum dapat berperan untuk menjaga likuiditas namun sangat berperan dalam meningkatkan profitabilitas karena kebijakan yang diterapkan belum tepat dan merupakan kebijakan yang longgar dimana penjualan kredit yang digalakkan sehingga mengakibatkan tingkat piutang yang tinggi.Kata Kunci : Kebijakan Penjualan Kredit, Likuiditas, Profitabilitas, Deskriptif, Eksploratif, 4C, Receivable Turnover, Average Collection Period.
ANALISIS PERSEPSI TERHADAP TINGKAT LOYALITAS KONSUMEN Studi Kasus pada Surat Kabar Jurnal Bogor Aksanul Khaq; Siti Maimunah
JIMFE (Jurnal Ilmiah Manajemen Fakultas Ekonomi) Vol 2, No 1 (2010): Vol , No 1 (2010)
Publisher : Universitas Pakuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (273.769 KB) | DOI: 10.34203/jimfe.v2i1.701

Abstract

ABSTRAKTujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana persepsikonsumen dan sejauhmana peningkatan loyalitas konsumen terhadapSurat Kabar Jurnal Bogor. Hasil dan pembahasan penelitian menunjukkanbahwa dari 5 indikator persepsi konsumen yaitu, kemudahan, harga,tampilan produk, keakuratan berita, dan rubrik berita yang masingmasing indikator terdiri dari 2 pernyataan, bahwa persepsi konsumenterhadap Surat Kabar Bogor adalah Baik dengan angka penafsiran ratarata 3,74. Sedangkan untuk 5 indikator loyalitas konsumen yaitu, switcher,habitual buyer, satisfied buyer, likes brand dan committed buyer yang masingmasing terdiri dari 2 pernyataan menunjukkan bahwa konsumenmemiliki loyalitas yang sedang terhadap Surat Kabar Jurnal Bogordengan angka penafsiran rata-rata 3,40.Dari analisis regresi yang diguanakan untuk mengetahui pengaruhpersepsi terhadap tingkat loyalitas konsumen dihasilkan persamaanregresi yaitu Y = 30,324 + 0,085X dan signifikan pada alpha 5%. Hal inimenunjukkan bahwa persepsi memiliki pengaruh positif terhadappeningkatan loyalitas konsumen. Koefisien korelasi antar keduia variabeladalah 0,667, yang artinya, terdapat hubungan positif dan cukup kuatantara loyalitas konsumen dengan persepsi konsumen.Loyalitas konsumen tidak hanya dipengaruhi oleh persepsikonsumen, namun walaupun hanya sedikit pengaruh persepsi seorangkonsumen terhadap Surat Kabar Jurnal Bogor, pihak Jurnal Bogor harustetap membangundan menciptakan persepsi yang baik di mata konsumendengan tetap menghasilkan produk pemberitaan yang berkualitas,terbaim dan up to date.Keywords : Persepsi. Loyalitas Konsumen
ANALISIS HUBUNGAN EFIKASI DIRI DENGAN KINERJA KARYAWAN PADA PT METRAPLASA Hani Ratnasari; Nancy Yusnita
JIMFE (Jurnal Ilmiah Manajemen Fakultas Ekonomi) Vol 4, No 1 (2018): Vol 4, No 1 (2018)
Publisher : Universitas Pakuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (420.098 KB) | DOI: 10.34203/jimfe.v4i1.1110

Abstract

Aspek sumber daya manusia menjadi sangat penting dalam pencapaian tujuan organisasi. Karyawan yang berkinerja tinggi telah menjadi topik bahasan dalam banyak tulisan ilmiah bidang sumber daya manusia. Banyak factor yang menyebabkan seorang karyawan mampu berkinerja optimal, salah saatunya adalah efikasi diri, yaitu keyakinan seseorang bahwa ia mampu menyelasikan tugas yang diberikan dengan kondisi tertetu.Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui tingkat efikasi diri pada karyawan PT Metraplasa, kinerja karyawan PT Metraplasa, dan hubungan efikasi diri dengan kinerja karyawan pada PT Metraplasa. Penelitian ini difokuskan kepada karyawan PT Metraplasa yang bergerak dibidang retail online atau e-commerce. Pengumpulan data dalam penelitian ini dilakukan melalui wawancara dan kuesioner yang dibagikan pada 141 responden. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat efikasi diri dan kinerja karyawan PT Metraplasa sudah baik. Selain itu, terdapat hubungan nyata yang signifikan antara efikasi diri dengan kinerja karyawan. Hal ini mengindikasikan bahwa semakin tinggi efikasi diri yang dimiliki oleh karyawan maka semakin tinggi pula tingkat kinerja karyawan yang ada dalam perusahaan.

Filter by Year

2009 2025


Filter By Issues
All Issue Vol 11, No 1 (2025): Vol 11, No. 1 (2025) Vol 10, No 2 (2024): Vol 10, No. 2 (2024) Vol 10, No 1 (2024): Vol 10, No. 1 (2024) Vol 9, No 2 (2023): Vol 9, No. 2 (2023) Vol 9, No 1 (2023): Vol 9, No. 1 (2023) Vol 8, No 2 (2022): Vol 8, No. 2 (2022) Vol 8, No 1 (2022): Vol 8, No. 1 (2022) Vol 7, No 2 (2021): Vol 7, No. 2 (2021) Vol 7, No 1 (2021): Vol 7, No. 1 (2021) Vol 6, No 2 (2020): Vol 6, No 2 (2020) Vol 6, No 1 (2020): Vol 6, No 1 (2020) Vol 5, No 2 (2019): Vol 5, No 2 (2019) Vol 5, No 1 (2019): Vol 5, No 1 (2019) Vol 4, No 2 (2018): Vol 4, No 2 (2018) Vol 4, No 1 (2018): Vol 4, No 1 (2018) Vol 2, No 1 (2016): Vol 2, No 1 (2016) Edisi 2 Vol 2, No 1 (2016): Vol 2, No 1 (2016) Edisi 1 Vol 6, No 2 (2014): Vol 6, No 2 (2014) Vol 6, No 1 (2014): Vol 6, No 1 (2014) Vol 5, No 2 (2013): Vol 5, No 2 (2013) Vol 4, No 1 (2018): Vol. 4 No. 1 Tahun 2018 Vol 3, No 2 (2017): Vol 3, No 2 (2017) Vol 1, No 2 (2015): Vol 1, No 2 (2015) Vol 1, No 1 (2009): Vol 1, No 1 (2009) Vol 2, No 1 (2010): Vol , No 1 (2010) Vol 3, No 2 (2017): Vol 3, No 2 (2017): Volume 3 No. 2 Tahun 2017 Vol 3, No 1 (2017): Vol 3, No 1 (2017) Vol 3, No 1 (2017): Volume 3 No. 1 Tahun 2017 Vol 2, No 1 (2016): VOL 2, NO 1 2016 EDISI 2 Vol 2, No 1 (2016): VOL 2, NO 1 2016 EDISI 1 Vol 2, No 2 (2016): Vol 2, No 2 (2016) Vol 2, No 2 (2016): VOLUME 2 NO 2 TAHUN 2016 Vol 1, No 2 (2015): Vol. 1 No.2 2015 Vol 1, No 1 (2015): Vol 1, No 1 (2015) Vol 1, No 1 (2015): Vol 1 No 1 Tahun 2015 Vol 6, No 2 (2014): vol 6, no 2 (2014) Vol 6, No 1 (2014): Vol 6, No 1 (2014) Vol 5, No 2 (2013): Vol.5 No.2 2013 Vol 5, No 1 (2013): Vol 5, No 1 (2013) Vol 5, No 1 (2013): Vol 5, No 1 (2013) Vol 4, No 2 (2012): Vol 4, No 2 (2012) Vol 4, No 2 (2012): Vol 4, No 2 (2012) Vol 4, No 1 (2012): Vol 4, No 1 (2012) Vol 4, No 1 (2012): Vol 4, No 1 (2012) Vol 3, No 2 (2011): Vol 3, No 2 (2011) Vol 3, No 2 (2011): Vol 3, No 2 (2011) Vol 3, No 1 (2011): Vol 3, No 1 (2011) Vol 3, No 1 (2011): Vol 3, No 1 (2011) Vol 2, No 1 (2010): Vol.2 No.1 2010 Vol 1, No 1 (2009): Vol. 1 No.1 2009 More Issue