cover
Contact Name
Yohanes Indrayono
Contact Email
redaksijimfe@unpak.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
redaksijimfe@unpak.ac.id
Editorial Address
Jl. Pakuan PO BOX 452 KOTA BOGOR INDONESIA
Location
Kota bogor,
Jawa barat
INDONESIA
JIMFE (Jurnal Ilmiah Manajemen Fakultas Ekonomi)
Published by Universitas Pakuan
ISSN : 25025678     EISSN : 25021400     DOI : https://doi.org/10.34203/jimfe
Core Subject : Economy,
JIMFE (Jurnal Ilmiah Manajemen Fakultas Ekonomi) is a peer-reviewed journal published by Faculty of Economics and Business, Universitas Pakuan. JIMFE aims to publish high-quality research in management field including: Human Resource Management, Financial Management, Marketing Management, Operational Management, Strategic Management, Entrepreneurship, Organizational Behavior, and Business Sustainability. JIMFE published twice a year. Focus and Scope: Manajemen SDM, Manajemen Keuangan, Manajemen Pemasaran, Manajemen Operasional, Kewirausahaan, dan Manajemen Strategik.
Arjuna Subject : -
Articles 605 Documents
EFFICIENCY ANALYSIS OF ISLAMIC BANKING IN YEAR 2018 - 2023 USING STOCHASTIC FRONTIER ANALYSIS Hendri Setiadi; Heirunissa Heirunissa; Mutiara Puspa Widyowati
JIMFE (Jurnal Ilmiah Manajemen Fakultas Ekonomi) Vol 11, No 2 (2025): Vol 11, No 2 (2025)
Publisher : Universitas Pakuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34203/jimfe.v11i2.12022

Abstract

ABSTRACTThis study aims to analyze the efficiency of 12 Islamic commercial banks and the market competition of Islamic commercial banks in Indonesia during 2018 to 2023. The data used is secondary data per quarter taken from each bank's website and from OJK. The method used in this study is Stochastic Frontier Analysis (SFA) with input variables, namely operating costs, labor costs, fixed assets, total assets, and third party funds, while the output variable is the total financing of Islamic commercial banks and the Panzar-Rosse method to measure the level of competition in the banking industry. The test results show the highest efficiency value for Category 2 Commercial Bank category by Muamalat Indonesia Bank with a score of 93,67%. The highest efficiency value for Islamic commercial banks in the Bank Group 3 category is Sharia Indonesia Bank with a score of 95,04%. In addition, the lowest efficient value for Category 1 Commercial Bank Islamic commercial banks is Aladin Sharia Bank with a score of 53,66%, and the lowest efficiency value for Bank Group 1 Islamic commercial banks is Aladin Sharia Bank with a score of 82,03%. Islamic commercial banks simultaneously in Category 1 Commercial Bank to Category 3 Commercial Bank and Bank Group 1 to Bank Group 3 show market competition classified as monopolistic competition and the market is not concentrated.ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk menganalisis efisiensi 12 bank umum syariah dan daya saing pasar bank komersial syariah di Indonesia selama tahun 2018 hingga 2023. Data yang digunakan adalah data sekunder per kuartal yang diambil dari website masing-masing bank dan dari OJK. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah Stochastic Frontier Analysis (SFA) dengan variabel input, yaitu biaya operasional, biaya tenaga kerja, aset tetap, total aset, dan dana pihak ketiga, sedangkan variabel output adalah total pembiayaan bank komersial syariah dan metode Panzar-Rosse untuk mengukur tingkat daya saing di industri perbankan. Hasil pengujian menunjukkan nilai efisiensi tertinggi untuk kategori BUKU 2 oleh Bank Muamalat Indonesia dengan skor 93,67%. Nilai efisiensi tertinggi untuk bank umum syariah dalam kategori KBMI 3 adalah Bank Syariah Indonesia dengan skor 95,04%. Selain itu, nilai efisiensi terendah untuk bank umum syariah BUKU 1 adalah Bank Aladin Syariah dengan skor 53,66%, dan nilai efisiensi terendah untuk bank komersial syariah KBMI 1 adalah Bank Aladin Syariah dengan skor 82,03%. Bank komersial syariah secara bersamaan di BUKU 1 hingga BUKU 3 dan KBMI 1 hingga KBMI 3 menunjukkan persaingan pasar yang diklasifikasikan sebagai persaingan monopolistik dan pasar tidak terkonsentrasi.
MODEL OF MICROFINANCE FINANCING QUALITY DETERMINANTS BASED ON SOCIAL AND FINANCIAL ASPECTS: A CASE STUDY OF PT. PNM BOGOR AND ITS SURROUNDING AREAS (BOGOR CITY, BOGOR REGENCY, AND DEPOK) Ade Ananto Terminanto; Heirunissa Heirunissa; Yoghi Citra Pratama; Ade Suherlan
JIMFE (Jurnal Ilmiah Manajemen Fakultas Ekonomi) Vol 11, No 2 (2025): Vol 11, No 2 (2025)
Publisher : Universitas Pakuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34203/jimfe.v11i2.13541

Abstract

ABSTRACTThis study aims to analyze the influence of social and financial aspects on financing quality at PT PNM in the Bogor and Depok regions. The novelty of this research lies in its recommended social strategy for reducing Non-Performing Loan (NPL) levels. Using primary data from 106 respondents and secondary data, this study applies descriptive analysis methods and SEM-PLS. The results show that social aspects have a significant positive effect on financial aspects. Both social and financial aspects have been shown to have a significant negative effect on the potential for NPL. Social factors such as discipline, group solidarity (joint responsibility), and socio-economic stability of customers determine the smoothness of installments. Financially, the ability to manage business finances and effective risk management are key to maintaining portfolio quality. The study concludes that a strategy combining social and financial approaches is crucial for PT PNM to improve financial performance. It is recommended that PT PNM strengthen its mentoring program, customer education, and regular monitoring system for early risk detection. Mitigation strategies through the implementation of 3R (Rescheduling, Reconditioning, Restructuring) and intensive mentoring need to be optimized to adjust payment obligations to the real conditions of customers in the field.ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh aspek sosial dan keuangan terhadap kualitas pembiayaan di PT PNM wilayah Bogor dan Depok. Kebaruan penelitian ini terletak pada rekomendasi strategi aspek sosial untuk menekan tingkat Non-Performing Loan (NPL). Menggunakan data primer dari 106 responden serta data sekunder, penelitian ini menerapkan metode analisis deskriptif dan SEM-PLS. Hasil penelitian menunjukkan aspek sosial berpengaruh positif signifikan terhadap aspek keuangan. Baik aspek sosial maupun keuangan terbukti berpengaruh negatif signifikan terhadap potensi NPL. Faktor sosial seperti kedisiplinan, solidaritas kelompok (tanggung renteng), dan stabilitas sosial-ekonomi nasabah menjadi penentu kelancaran angsuran. Secara finansial, kemampuan pengelolaan keuangan usaha dan manajemen risiko yang efektif merupakan kunci menjaga kualitas portofolio. Penelitian menyimpulkan bahwa strategi kombinasi pendekatan sosial dan keuangan sangat krusial bagi PT PNM untuk meningkatkan kinerja keuangan. Disarankan agar PT PNM memperkuat program pendampingan, edukasi nasabah, serta sistem monitoring berkala untuk deteksi dini risiko. Strategi mitigasi melalui penerapan 3R (Rescheduling, Reconditioning, Restructuring) dan pendampingan intensif perlu dioptimalkan untuk menyesuaikan kewajiban pembayaran dengan kondisi riil nasabah di lapangan.
STRATEGI PENINGKATAN ORGANIZATIONAL CITIZENSHIP BEHAVIOUR PERAWAT MELALUI PENGUATAN BUDAYA ORGANISASI, KEPEMIMPINAN MELAYANI DAN MOTIVASI KERJA Aldi Sophian Saleh; Widodo Sunaryo; Yayan Hadiyat
JIMFE (Jurnal Ilmiah Manajemen Fakultas Ekonomi) Vol 11, No 2 (2025): Vol 11, No 2 (2025)
Publisher : Universitas Pakuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34203/jimfe.v11i2.13390

Abstract

ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi peningkatan Organizational Citizenship Behavior (OCB) melalui penguatan budaya organisasi, kepemimpinan melayani dan motivasi kerja. Populasi penelitian 151 perawat di RSUD R. Syamsudin, SH. dengan sampel 100 orang yang dipilih dengan metode proposional random sampling. Pengumpulan data menggunakan kuesioner dengan skala likert dan skala rating. Teknik analisis data menggunakan statistik deskriptif dan teknik analisis jalur (path analysis). Hasil penelitian menunjukkan budaya organisasi berpengaruh positif dan signifikan terhadap motivasi kerja. Kepemimpinan melayani berpengaruh positif tetapi tidak signifikan terhadap motivasi kerja. Budaya organisasi berpengaruh positif dan signifikan terhadap OCB. Kepemimpinan melayani berpengaruh positif tetapi tidak signifikan terhadap OCB. Motivasi kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap OCB. Budaya organisasi berpengaruh positif dan signifikan terhadap OCB melalui motivasi kerja (mediasi penuh). Kepemimpinan melayani berpengaruh positif tetapi tidak signifikan terhadap OCB melalui motivasi kerja (tidak ada mediasi).ABSTRACTThis study aims to analyze the strategies for enhancing Organizational Citizenship Behavior (OCB) by strengthening Organizational Culture, Servant Leadership, and Work Motivation. The research population consisted of 151 nurses at R. Syamsudin, SH. Hospital, with a sample of 100 selected using proportional random sampling. Data was collected through questionnaires using Likert scales and rating scales. Data analysis techniques included descriptive statistics and path analysis. The results indicate that: Organizational culture has a positive and significant effect on work motivation. Servant leadership has a positive but insignificant e ffect on work motivation. Organizational culture has a positive and significant effect on OCB.Servant leadership has a positive but insignificant effect on OCB. Work motivation has a positive and significant effect on OCB. Organizational culture has a positive and significant effect on OCB through work motivation (full mediation). Servant leadership has a positive but insignificant effect on OCB through work motivation (no mediation).
DOES FINANCIAL STATEMENT FRAUD MODERATE THE INFLUENCE OF CREDIT RISK AND CAPITAL ADEQUACY ON FINANCIAL DISTRESS Haqi Fadillah; Titik Aryati
JIMFE (Jurnal Ilmiah Manajemen Fakultas Ekonomi) Vol 11, No 2 (2025): Vol 11, No 2 (2025)
Publisher : Universitas Pakuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34203/jimfe.v11i2.13545

Abstract

ABSTRACTIn Indonesia's banking sector, altering or tampering with financial statements is a common practice aimed at portraying better company performance. Nevertheless, this behavior often signals underlying financial struggles or distress within the banks. This study evaluates whether Financial Statement Fraud moderates the linkage between Credit Risk, Capital Adequacy, and Financial Distress. The observation includes banking entities listed on the Indonesia Stock Exchange within the 2019 to 2023 period. Hypotheses were examined using Moderated Regression Analysis (MRA). Empirical evidence reveals that elevated Credit Risk significantly elevates the probability of Financial Distress in banks. Conversely, robust Capital Adequacy serves as a primary safeguard to maintain the fiscal stability of the firm. Financial Statement Fraud proves to exacerbate the detrimental impact of asset risks, obscuring financial distortion signals for investors. These revelations underscore the urgency of reporting integrity and strict compliance with government regulations to prevent insolvency. Maintaining high transparency in financial statements is essential for mitigating future Financial Distress risks.ABSTRAKDi sektor perbankan Indonesia, pengubahan atau pemalsuan laporan keuangan sudah menjadi praktik yang umum dilakukan dengan tujuan untuk menunjukkan kinerja perusahaan yang lebih baik. Namun, kenyataannya, tindakan ini sering kali menandakan adanya permasalahan keuangan atau financial distress yang dialami oleh bank. Penelitian ini menganalisis peran Financial Statement Fraud dalam memoderasi keterkaitan antara Credit Risk, Capital Adequacy, dan Financial Distress. Data observasi mencakup entitas perbankan di Bursa Efek Indonesia dengan rentang waktu pengamatan dari tahun 2019 hingga 2023. Pengujian hipotesis dilakukan menggunakan metode Moderated Regression Analysis (MRA). Bukti empiris mengungkap bahwa peningkatan Credit Risk secara signifikan mempercepat kondisi Financial Distress pada sektor perbankan. Sebaliknya, penguatan Capital Adequacy terbukti memberikan proteksi terhadap potensi kegagalan keuangan yang mungkin dialami perusahaan. Temuan menunjukkan bahwa Financial Statement Fraud memperparah dampak buruk risiko aset terhadap stabilitas ekonomi perbankan. Optimalisasi tata kelola tersebut krusial guna memitigasi potensi Financial Distress pada institusi perbankan di masa depan
INTENTIONS TO STAY IN THE MODERN WORKPLACE: IMPACT OF FLEXIBILITY AND PERSON-JOB FIT Slamet Widodo; Rhienta Aprisella
JIMFE (Jurnal Ilmiah Manajemen Fakultas Ekonomi) Vol 11, No 2 (2025): Vol 11, No 2 (2025)
Publisher : Universitas Pakuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34203/jimfe.v11i2.13496

Abstract

This study aims to examine the effects of person–job fit and work flexibility on employees' intentions to stay in Indonesia while analyzing the mediating role of work flexibility. A quantitative research design was conducted targeting a population of employees across diverse industries and generational groups in Indonesia. The sample comprised 220 workers selected using a snowball sampling technique. Data were analyzed through mediation modeling using Model 4 of Hayes' PROCESS macro v4.2 in SPSS 21. The findings indicate that person–job fit has a significant positive effect on both intentions to stay and work flexibility. However, work flexibility shows no significant direct impact on intentions to stay and does not act as a mediating variable. The practical implication highlights that person–job fit serves as the primary direct driver of retention, whereas work flexibility functions merely as an expected baseline workplace condition. Therefore, organizations should concentrate retention efforts on enhancing job-person alignment and meaningful role design rather than over-relying on flexible work arrangements.
TRANSMISI INFORMASI MAKROEKONOMI, BERITA POLITIK, DAN SENTIMEN GLOBAL TERHADAP VOLATILITAS PASAR SAHAM INDONESIA Muhammad Jafits Fityan; Esther Sri Astuti Soeryaningrum; Hastarini Dwi Atmanti
JIMFE (Jurnal Ilmiah Manajemen Fakultas Ekonomi) Vol 11, No 2 (2025): Vol 11, No 2 (2025)
Publisher : Universitas Pakuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34203/jimfe.v11i2.13292

Abstract

ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk menganalisis respons dinamis volatilitas Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) terhadap guncangan informasi makroekonomi, berita politik, dan sentimen global. Populasi dalam penelitian ini mencakup keseluruhan aktivitas perdagangan di Bursa Efek Indonesia, dengan penentuan sampel berupa observasi data time-series harian IHSG selama periode 2020–2024. Metode analisis data dilakukan menggunakan model Autoregressive with Exogenous Variables (AR-X) dengan penyesuaian Heteroskedasticity and Autocorrelation Consistent (HAC) Newey-West. Hasil penelitian menunjukkan bahwa volatilitas pasar secara signifikan didominasi oleh pergerakan historisnya sendiri (volatility clustering) dan sentimen risiko global (Indeks VIX). Sebaliknya, pengumuman BI7DRR, inflasi, dan berita politik tidak berpengaruh signifikan, yang memperkuat keberlakuan Efficient Market Hypothesis (EMH) karena informasi tersebut telah terantisipasi (priced-in). Namun, anomali ditemukan pada rilis surplus neraca perdagangan yang terbukti secara signifikan mampu meredam volatilitas. Implikasi penelitian ini merekomendasikan investor untuk memprioritaskan pemantauan Indeks VIX dan neraca perdagangan sebagai instrumen mitigasi risiko harian, serta menghindari aksi jual panik saat munculnya ketidakpastian politik.ABSTRACTThis study aims to analyze the dynamic response of the Jakarta Composite Index (JCI) volatility to macroeconomic information shocks, political news, and global sentiment. The population in this study encompasses all trading activities on the Indonesia Stock Exchange (IDX), with the sample determined as daily time-series observations of the JCI during the 2020–2024 period. The data analysis method employs the Autoregressive with Exogenous Variables (AR-X) model with the Newey-West Heteroskedasticity and Autocorrelation Consistent (HAC) adjustment. The results indicate that market volatility is significantly dominated by its historical movements (volatility clustering) and global risk sentiment (VIX Index). Conversely, the BI7DRR announcements, inflation, and political news do not have a significant effect, strengthening the applicability of the Efficient Market Hypothesis (EMH) as the information has been anticipated (priced-in). However, an anomaly is found in the trade balance surplus release, which is proven to significantly dampen volatility. The implications of this study recommend investors to prioritize monitoring the VIX Index and trade balance as daily risk mitigation instruments, and to avoid panic selling during times of political uncertainty.
PENGARUH KINERJA KEUANGAN DAN MAKROEKONOMI TERHADAP RETURN SAHAM PADA SUBSEKTOR MAKANAN DAN MINUMAN PERIODE 2011-2015 Edhi Asmirantho; Yudhia Mulya; Dinar Ardian Firmansyah
JIMFE (Jurnal Ilmiah Manajemen Fakultas Ekonomi) Vol 2, No 2 (2016): Vol 2, No 2 (2016)
Publisher : Universitas Pakuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34203/jimfe.v2i2.445

Abstract

Abstract This study is aimed to test the effect of financial performance and macroeconomics variables in explaining stock returns. The study conducts two regression models. The first model included only financial performance as independent variables which consist of current ratio, debt to equity ratio, earnings per share, return on assets, economic value added, inventory turnover, and price to earnings ratio. Then the first model is extended to the second model by adding macroeconomics variables which consist of interest rate and inflation. Pooled least squares regression is applied in this study and all of the assumptions to obtain best linier unbiassed estimator are met. The extended model results in an increase of adjusted R-squared value from 46,9% to 60,84%. Keywords: Financial Performance, Interest Rate, Inflation, Stock Return
INTERACTION BETWEEN FINANCIAL SECTOR DEVELOPMENT AND MICROFINANCE INSTITUTION (MFIs) PERFORMANCE IN SOUTHEAST ASIA Chaerani Nisa; Tia Ichwani; Nurwidhi Arief Sutoyo
JIMFE (Jurnal Ilmiah Manajemen Fakultas Ekonomi) Vol 7, No 1 (2021): Vol 7, No. 1 (2021)
Publisher : Universitas Pakuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34203/jimfe.v7i1.3069

Abstract

Abstract: This study aims to examine the effect of financial sector development on the financial and social performance of MFIs. This research is a quantitative research. The population is all MFIs listed on MixMarket. This study uses purposive sampling with MFI criteria that have complete data needed from 1999 to 2019. This study uses panel data because it uses MFIs from nine countries but in different years. Data collected using data from MixMarket with a research period between 1999 and 2019. The results show that the revival of the financial sector has a negative impact on the independence of MFIs. On the other hand, progress in the financial sector also has a negative impact on MFIs for the poor. This condition indicates that there is competition between the two, as developments in the financial sector have a negative impact on the MFI's ability to generate higher incomes. The implication of this finding is that policy makers are more careful in determining the operational reach of the traditional financial sector and MFIs.Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh pengembangan sektor keuangan terhadap kinerja keuangan dan sosial LKM. Penelitian ini adalah penelitian kuantitatif. Populasinya adalah semua LKM yang terdaftar di MixMarket. Penelitian ini menggunakan purposive sampling dengan kriteria LKM yang memiliki kelengkapan data yang dibutuhkan dari tahun 1999 hingga 2019. Penelitian ini menggunakan data panel yang karena menggunakan LKM dari sembilan negara tetapi berbeda tahun. Data penelitian dikumpulkan dengan menggunakan data dari MixMarket dengan periode penelitian antara 1999 hingga 2019. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kebangkitan sektor keuangan berdampak negatif terhadap independensi LKM. Di sisi lain, kemajuan sektor keuangan juga berdampak negatif pada jangkauan LKM kepada masyarakat miskin. Kondisi ini menunjukkan adanya persaingan di antara keduanya, karena perkembangan sektor keuangan berdampak negatif pada kemampuan LKM untuk menghasilkan pendapatan yang lebih tinggi. Implikasi dari temuan ini adalah pembuat kebijakan lebih berhati-hati dalam menentukan jangkauan operasional sektor keuangan tradisional dan LKM.
PENETAPAN DESA WIRAUSAHA DAN STRATEGI PENGEMBANGANNYA Iman Hilman
JIMFE (Jurnal Ilmiah Manajemen Fakultas Ekonomi) Vol 3, No 2 (2017): Vol 3, No 2 (2017)
Publisher : Universitas Pakuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34203/jimfe.v3i2.644

Abstract

Program desa wirausaha merupakan upaya untuk mengangkat potensi wilayah yang mampu menggerakkan perekonomian desa. Program ini juga bertujuan meningkatkan peran koperasi dan UKM di desa, menumbuhkan wirausaha baru, serta membuka lapangan kerja. Dalam kaitan itu, Pemerintah Kabupaten Bogor telah menetapkan Desa Gunung Malang Kecamatan Tenjolaya sebagai desa wirausaha. Kajian ini bertujuan untuk mengkaji metode penetapan desa wirausaha dan mengkaji apakah Desa Gunung Malang potensial sebagai desa wirausaha dan mengetahui strategi pengembangan desa wirausaha. Penelitian ini kemudian dilakukan dengan metode kualitatif dan kuantitatif. Responden dalam kajian ini adalah pelaku UKM dan pejabat pemerintah daerah. Penetapan desa wirausaha menggunakan 3 (tiga) pendekatan yaitu assesment potensi wilayah, keselarasan dengan harapan masyarakat dan kebijakan pemerintah. Dengan metode tersebut, Desa Gunung Malang memiliki potensi untuk dikembangkan sebagai desa wirausaha. Adapun strategi pengembangan desa wirausaha adalah peningkatan kualitas SDM, peningkatan kualitas alat produksi, pengembangan kelembagaan usaha, peningkatan kualitas aparatur desa, pengembangan promosi desa wirausaha, peningkatan kualitas infrastruktur, dan penyiapan masyarakat. Kata Kunci: Desa Wirausaha, Metode Penetapan, Strategi Pengembangan
PENGARUH PERUBAHAN FINANCIAL LEVERAGE TERHADAP EARNING PER SHARE PT HOLCIM INDONESIA TBK. Rachmat Indratjahaja; Siti Maimunah; Nurul Qadariyanti
JIMFE (Jurnal Ilmiah Manajemen Fakultas Ekonomi) Vol 4, No 1 (2012): Vol 4, No 1 (2012)
Publisher : Universitas Pakuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34203/jimfe.v4i1.588

Abstract

ABSTRAK Dalam menjaga kualitas dan kuantitas asset untuk mencetak profit yang lebih tinggi, perusahaan membutuhkan dana yang lebih besar untuk meningkatkan asset. Tetapi yang menjadi masalah yaitu keterbatasan sumber dana pemegang saham, sehingga keterbatasan tersebut mendorong perusahaan untuk melakukan hutang. Penggunaan hutang akan menimbulkan beban tetap yang berupa beban bunga yang harus ditanggung oleh perusahaan, adanya beban tetap yang berupa bunga tersebut biasa disebut dengan financial leverage. Adanya beban bunga bisa menurunkan laba bersih perusahaan karena beban bunga yang tinggi akan menjadi pengurang yang besar pada laba, sehingga apabila jumlah saham yang beredar tetap, maka laba per lembar saham (earning per share) yang diperoleh pemegang saham akan menurun. Pada akhirnya penulis dapat memberikan informasi tambahan bagi PT Holcim Indonesia Tbk dalam menentukan tingkat financial leverage yang optimal sehingga keputusan yang diambil merupakan keputusan yang paling baik bagi perusahaan sehingga tujuan untuk meningkatkan nilai perusahaan khususnya earning per share para pemegang saham yang tertinggi dapat dicapai. Kata kunci: Financial Leverage, Earning Per Share

Filter by Year

2009 2025


Filter By Issues
All Issue Vol 11, No 2 (2025): Vol 11, No 2 (2025) Vol 11, No 1 (2025): Vol 11, No. 1 (2025) Vol 10, No 2 (2024): Vol 10, No. 2 (2024) Vol 10, No 1 (2024): Vol 10, No. 1 (2024) Vol 9, No 2 (2023): Vol 9, No. 2 (2023) Vol 9, No 1 (2023): Vol 9, No. 1 (2023) Vol 8, No 2 (2022): Vol 8, No. 2 (2022) Vol 8, No 1 (2022): Vol 8, No. 1 (2022) Vol 7, No 2 (2021): Vol 7, No. 2 (2021) Vol 7, No 1 (2021): Vol 7, No. 1 (2021) Vol 6, No 2 (2020): Vol 6, No 2 (2020) Vol 6, No 1 (2020): Vol 6, No 1 (2020) Vol 5, No 2 (2019): Vol 5, No 2 (2019) Vol 5, No 1 (2019): Vol 5, No 1 (2019) Vol 4, No 2 (2018): Vol 4, No 2 (2018) Vol 4, No 1 (2018): Vol 4, No 1 (2018) Vol 2, No 1 (2016): Vol 2, No 1 (2016) Edisi 2 Vol 2, No 1 (2016): Vol 2, No 1 (2016) Edisi 1 Vol 6, No 2 (2014): Vol 6, No 2 (2014) Vol 6, No 1 (2014): Vol 6, No 1 (2014) Vol 5, No 2 (2013): Vol 5, No 2 (2013) Vol 4, No 1 (2018): Vol. 4 No. 1 Tahun 2018 Vol 3, No 2 (2017): Vol 3, No 2 (2017) Vol 1, No 2 (2015): Vol 1, No 2 (2015) Vol 1, No 1 (2009): Vol 1, No 1 (2009) Vol 2, No 1 (2010): Vol , No 1 (2010) Vol 3, No 2 (2017): Vol 3, No 2 (2017): Volume 3 No. 2 Tahun 2017 Vol 3, No 1 (2017): Volume 3 No. 1 Tahun 2017 Vol 3, No 1 (2017): Vol 3, No 1 (2017) Vol 2, No 1 (2016): VOL 2, NO 1 2016 EDISI 2 Vol 2, No 1 (2016): VOL 2, NO 1 2016 EDISI 1 Vol 2, No 2 (2016): Vol 2, No 2 (2016) Vol 2, No 2 (2016): VOLUME 2 NO 2 TAHUN 2016 Vol 1, No 2 (2015): Vol. 1 No.2 2015 Vol 1, No 1 (2015): Vol 1, No 1 (2015) Vol 1, No 1 (2015): Vol 1 No 1 Tahun 2015 Vol 6, No 2 (2014): vol 6, no 2 (2014) Vol 6, No 1 (2014): Vol 6, No 1 (2014) Vol 5, No 2 (2013): Vol.5 No.2 2013 Vol 5, No 1 (2013): Vol 5, No 1 (2013) Vol 5, No 1 (2013): Vol 5, No 1 (2013) Vol 4, No 2 (2012): Vol 4, No 2 (2012) Vol 4, No 2 (2012): Vol 4, No 2 (2012) Vol 4, No 1 (2012): Vol 4, No 1 (2012) Vol 4, No 1 (2012): Vol 4, No 1 (2012) Vol 3, No 2 (2011): Vol 3, No 2 (2011) Vol 3, No 2 (2011): Vol 3, No 2 (2011) Vol 3, No 1 (2011): Vol 3, No 1 (2011) Vol 3, No 1 (2011): Vol 3, No 1 (2011) Vol 2, No 1 (2010): Vol.2 No.1 2010 Vol 1, No 1 (2009): Vol. 1 No.1 2009 More Issue