cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota denpasar,
Bali
INDONESIA
Prosiding Seminar Nasional MIPA
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 140 Documents
Search results for , issue "2015: PROSIDING SEMINAR NASIONAL MIPA UNDIKSHA 2015" : 140 Documents clear
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF BERBANTUAN MASALAH TERHADAP PRESTASI BELAJAR MATEMATIKA DITINJAU DARI KECERDASAN SOSIAL SISWA KELAS XI MIPA SMA NEGERI 4 SINGARAJA I Made Bawa Mulana
Prosiding Seminar Nasional MIPA 2015: PROSIDING SEMINAR NASIONAL MIPA UNDIKSHA 2015
Publisher : Prosiding Seminar Nasional MIPA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen semu dengan rancangan faktorial 2 x 2. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui ada tidaknya pengaruh positif model pembelajaran kooperatif berbantuan masalah terhadap prestasi belajar matematika ditinjau dari kecerdasan sosial siswa kelas XI MIPA di SMA Negeri 4 Singaraja.Populasi penelitian ini adalah siswa kelas XI MIPA di SMA Negeri 4 Singaraja pada semester ganjil Tahun Pelajaran 2015/2016. Sampel penelitian ditentukan dengan teknik cluster sampling. Instrumen penelitian yang digunakan berupa kuesioner kecerdasan sosial dan tes prestasi belajar matematika. Data prestasi belajar matematika siswa dianalisis dengan menggunakan analisis varians dua jalur dan dilanjutkan dengan uji Tukey.Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa : (1) terdapat pengaruh positif pembelajaran kooperatif berbantuan masalah terhadap prestasi belajar matematika siswa, prestasi belajar matematika siswa yang mengikuti pembelajaran kooperatif berbantuan masalah lebih baik dari siswa yang mengikuti pembelajaran kooperatif, (2) tidak terdapat interaksi antara model pembelajaran kooperatif dan kecerdasan sosial terhadap prestasi belajar matematika siswa, 3) pada kelompok siswa yang memiliki kecerdasan sosial lebih tinggi, terdapat pengaruh positif pembelajaran kooperatif berbantuan masalah terhadap prestasi belajar matematika siswa, 4) pada kelompok siswa yang memiliki kecerdasan sosial lebih rendah, terdapat pengaruh positif pembelajaran kooperatif berbantuan masalah terhadap prestasi belajar matematika siswa.Kata kunci : Model Pembelajaran Kooperatif, Berbantuan masalah, prestasi belajar matematika, kecerdasan sosial
Pengaruh Perbedaan Sistem Budidaya terhadap Pola Pita Protein Daging Udang Vaname (Litopenaeus vannamei) Ni Nyoman Dian Martini; Happy Nursyam; Mohamad Fadjar
Prosiding Seminar Nasional MIPA 2015: PROSIDING SEMINAR NASIONAL MIPA UNDIKSHA 2015
Publisher : Prosiding Seminar Nasional MIPA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penerapan teknologi bioflok, sistem budidaya heterotrofik dengan pertukaran air minimal, saat ini sedang dikembangkan dalam kegiatan budidaya udang vaname (Litopenaeus vannamei) karena dapat memberikan produktivitas yang lebih tinggi, konversi pakan yang lebih rendah, dan kualitas air yang lebih stabil. Pada teknologi bioflok, bakteri heterotrofik di dalam sistem budidaya cenderung membentuk agregat (bioflok) yang dapat dikonsumsi oleh udang sebagai sumber protein alami. Dalam penelitian ini, studi SDS-PAGE dilakukan pada daging L. vannamei sepanjang siklus produksi tambak intensif dengan sistem budidaya yang berbeda (Fitoplankton, Semi-Bioflok, dan Bioflok) untuk menyelidiki pengaruh sistem budidaya yang berbeda tersebut terhadap pola pita protein daging L. vannamei. Penelitian ini berlangsung pada beberapa lokasi di Kabupaten Tuban, Jawa Timur. Tujuan penelitian ini adalah untuk memperoleh karakteristik pita protein daging L. vannamei yang berasal dari sistem pemeliharaan yang berbeda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem bioflok menghasilkan pola pita protein dengan variabilitas yang lebih tinggi karena sistem ini dapat mempertahankan kualitas air yang baik selama pemeliharaan dan menyediakan sumber protein alternatif berupa bioflok bagi L. vannamei selain pakan pelet.Kata kunci: udang vaname (L. vannamei), sistem bioflok, daging, pita protein, SDS-PAGEAbstractApplication of biofloc system, a heterotrophic culture with minimal water exchange, has gained interest particularly in relation to providing high productivity, low feed-conversion ratios, and a stable culture environment, especially in shrimp. In biofloc system, heterotrophic bacterial tends to form noticeable aggregates (biofloc), which can be consumed by shrimp as a natural protein source. In relation to this, the impact of different culture systems on white shrimp (L. vannamei) muscle protein patterns was investigated. In this research, an SDS-PAGE study was performed on white shrimp muscle tissue along the production cycle in intensive shrimp culture ponds with different culture systems (Phytoplankton, Semi-Biofloc, and Biofloc). The study was located in different areas of the District of Tuban, East Java. The aim of this study was to accomplish systematic characterization of the white shrimp muscle protein pattern, which derives from each of the ponds with different rearing systems. The result of the study showed that the biofloc system yields variability of protein pattern as it maintains good water quality throughout the culture and provides an alternative protein source (as biofloc) for the shrimp besides the pellet.Key words: white shrimp (L. vannamei), biofloc system, muscle, protein pattern, SDS-PAGE
Karakterisasi Limbah Padat Tambak Udang Vaname (Litopenaeus vannamei) untuk Kultur Murni Chlorella sp. Sartika Tangguda; Diana Arfiati; Arning Wilujeng Ekawati
Prosiding Seminar Nasional MIPA 2015: PROSIDING SEMINAR NASIONAL MIPA UNDIKSHA 2015
Publisher : Prosiding Seminar Nasional MIPA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Limbah padat tambak udang vaname mengandung 1,92% C organik, 0,54% N total, dan 1,70% P. Limbah organik ini harus diubah menjadi bahan anorganik untuk dapat dimanfaatkan oleh mikroalga dalam bentuk amonium, nitrat, dan fosfat. Perendaman merupakan salah satu cara untuk merubah bahan organik menjadi bahan anorganik dengan bantuan berbagai kelompok bakteri. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui kandungan unsur hara pada limbah padat tambak udang, mengetahui jenis bakteri yang terkandung pada limbah padat tambak udang, dan mengkaji waktu penguraian bahan organik menjadi bahan anorganik dalam proses perendaman limbah padat tambak udang. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode eksperimen. Penelitian menggunakan 7 perlakuan (24, 48, 72, 96, 120, 144, dan 168 jam) serta 3 ulangan. Parameter yang diamati dalam penelitian ini adalah kadar amonium, nitrat, dan fosfat. Data yang diperoleh dari penelitian selanjutnya dianalisis dengan Rancangan Acak Lengkap (RAL) menggunakan aplikasi statistik, yaitu SPSS versi 16.0. Hasil yang diperoleh dari penelitian ini adalah perendaman limbah selama 24 jam memberikan pengaruh terbaik pada kadar amonium (0,673 ppm), nitrat (1,213 ppm), dan fosfat (0,165 ppm). Kadar bahan anorganik tersebut mencukupi kebutuhan Chlorella sp. sehingga diharapkan limbah padat tambak udang vaname dapat dijadikan media kultur alternatif untuk pertumbuhan Chlorella sp.Kata kunci: perendaman, limbah padat tambak udang vaname, Chlorella sp.AbstractWhite shrimp pond solid waste containing 1.92% organic C; 0.54% N total; and 1.70% P. Organic waste is to be converted into inorganic matter to be used by microalgae in the form of ammonium, nitrate, and phosphate. Soaking is one method to convert organic matter to inorganic matter by various bacteria. The purpose of this research was to know nutrients in shrimp pond solid waste, to know species bacteria in shrimp pond solid waste, and to assess the time decomposition of organic matter into inorganic matter in the soaking process of white shrimp pond solid waste. The method used in this research was experimental method. This research consisted of 7 treatments (24, 48, 72, 96, 120, 144, and 168 hours) and three replications. The parameters observed in this research was the content of ammonium, nitrate, and phosphate. The results obtained from this research is soaking of waste for 24 hours gives the best effect on ammonium (0.673 ppm), nitrate (1.213 ppm), and phosphate content (0.165 ppm). Anorganic contents sufficient for Chlorella sp. so white shrimp pond solid waste can be used as alternative medium for Chlorella sp. growth.Kata kunci: soaking, white shrimp pond solid waste, Chlorella sp
ANALISIS PERTUMBUHAN KARANG Acrofora formosa DALAM PROSES TRANSPLANTASI KARANG I Gede Ari Yudasmara
Prosiding Seminar Nasional MIPA 2015: PROSIDING SEMINAR NASIONAL MIPA UNDIKSHA 2015
Publisher : Prosiding Seminar Nasional MIPA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Teknik transplantasi karang telah memberikan hasil yang baik dalam upaya mempercepat regenerasi karang, Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui pertumbuhan (tinggi dan diameter) dan tingkat kelangsungan hidup karang bercabang Acropora formosa yang dipelihara melalui teknik transplantasi dengan berbagai bahan perekat. Kegunaan penelitian ini sebagai salah satu informasi dasar dalam upaya pemeliharaan karang sehingga pada akhirnya dapat menunjang upaya rehabilitasi ekosistem terumbu karang. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan April hingga September 2015, di Teluk Gilimanuk, Jembrana-Bali. Karang A. formosa yang digunakan sebanyak 40 buah. Peubah yang diukur meliputi pertumbuhan mutlak (mm), laju pertumbuhan (mm bulan-1) dan tingkat kelangsungan hidup (%). Hasil penelitian dianalisis melalui uji t-Students dengan menggunakan SPSS 16 for Windows dan Microsoft Excel 2007. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Karang transplan berperekat dempul memiliki tingkat pertumbuhan paling baik dengan tinggi akhir sebesar 15,08 cm dan diameternya sebesar 11,84 mm dan penggunaan perekat berbahan dempul memberikan tingkat keberhasilan transplantasi karang paling baik.Kata kunci: Pertumbuhan, Acrofora formosa, transplantasi karang, jenis perekatAbstractCoral transplantation techniques have given good results in an effort to accelerate the regeneration of coral, this study was conducted to determine growth (height and diameter) and the survival rate of branching Acropora formosa reared through transplantation technique with a variety of adhesive materials. The usefulness of this research as one of the basic information in the maintenance of coral that can ultimately support the rehabilitation efforts of coral reef ecosystems. This study was conducted from April to September 2015, in the Gulf of Gilimanuk in Jembrana, Bali. A. formosa coral used as many as 40 pieces. Parameters measured include absolute growth (mm), the growth rate (mm month-1) and the survival rate (%). The results were analyzed through Students t-test using SPSS 16 for Windows and Microsoft Excel 2007. The results showed that the coral transplants putty adhesive has the best growth rate with high-end amounted to 15.08 cm and a diameter of 11.84 mm and the use of adhesives made of putty give coral transplantation success rates are best.Keywords: Growth, Acrofora formosa, coral transplantation, type of adhesive
METODE GASING DENGAN SETTING SIKLUS BELAJAR 7E UNTUK MENINGKATKAN SIKAP ILMIAH DAN KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH Putu Gede Wartawan
Prosiding Seminar Nasional MIPA 2015: PROSIDING SEMINAR NASIONAL MIPA UNDIKSHA 2015
Publisher : Prosiding Seminar Nasional MIPA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan sikap ilmiah dan kemampuan pemecahan masalah serta mendeskripsikan tanggapan siswa. Penelitian tindakan kelas ini dilaksanakan dalam dua siklus. Subjek penelitian ini adalah 39 orang siswa kelas XI MIA5 SMA Negeri 4 Singaraja tahun pelajaran 2015/2016. Instrumen penelitian berupa lembar observasi sikap ilmiah, tes kemampuan pemecahan masalah, dan angket tanggapan. Data penelitian dianalisis secara deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) nilai rata-rata sikap ilmiah siswa pada siklus I sebesar 80,0 dengan ketuntasan klasikal 87,2% dan pada siklus II meningkat menjadi 81,4 dengan ketuntasan klasikal 100%, (2) nilai rata-rata kemampuan pemecahan masalah siswa pada siklus I sebesar 81,2 dengan ketuntasan klasikal 87,2% dan pada siklus II meningkat menjadi 83,6 dengan ketuntasan klasikal 97,2%, (3) tanggapan siswa terhadap implementasi metode Gasing dengan setting siklus belajar 7E berada pada kategori positif.Kata kunci: Metode Gasing, siklus belajar 7E, sikap ilmiah, dan kemampuan pemecahan masalah.AbstractThis study aims to improve the scientific attitude and problem solving skills as well as describing the student responses. This classroom action research was conducted in two cycles. The subjects were 39 students of XI MIA5 class of SMA Negeri 4 Singaraja 2014/2015 school year. The research instrument were scientific attitude observation sheet, problem solving ability test, and questionnaire responses. The research data were analyzed descriptively. The results showed that (1) the average value of student scientific attitude in the first cycle is 80,0 with classical completeness 87,2% and the second cycle increased to 81.4 with classical completeness 100%, (2) the average value of student problem solving ability in the first cycle is 81,2 with classical completeness 87,2% and the second cycle increased to 83,6 with classical completeness 97,2%, (3) the student responses were in the positive category to the implementation of the Gasing method by 7E learning cycle setting.Keyword: Gasing method, 7E learning cycle, scientific attitude, and problem solving ability
STRUKTUR DAN KEANEKARAGAMAN SPESIES TUMBUHAN DI SEPANJANG PANTAI PEMBUDIDAYAN UDANG DI LAUT LEPAS DESA SANGSIT, KECAMATAN SAWAN, KABUPATEN BULELENG Nyoman Wijana
Prosiding Seminar Nasional MIPA 2015: PROSIDING SEMINAR NASIONAL MIPA UNDIKSHA 2015
Publisher : Prosiding Seminar Nasional MIPA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui struktur dan keanekaragaman spesies tumbuhan di sepanjang pantai Desa Kerobokan-Desa Sangsit- dan Desa Giri Mas, Kecamatan Sawan,, Kabupaten Buleleng, sebagai batas ekologis dalam usaha pembudidayaan udang di laut lepas. Populasi dalam penelitian ini adalah semua spesies tumbuhan yang ada di dalam vegetasi pantai Desa Kerobokan-Desa Sangsit- dan Desa Giri Mas. Sampel penelitian ini adalah semua spesies tumbuhan yang terkover oleh kuadrat dengan ukuran 10x10 m sebanyak 17 kuadrat. Teknik pengambilan sampelnya adalah dengan teknik sistematik sampling. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kuadrat atau metode survey kayu. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa (1) Komposisi spesies tumbuhan sepanjang pantai Desa Kerobokan-Desa Sangsit, dan Desa Giri Mas adalah sebanyak 21 spesies yang terdiri atas spesies tumbuhan yang bernilai ekonomi, peneduh, keperluan rumah tangga, pakan ternak, dan juga tumbuhan liar; (2) Indeks keanekaragaman spesies rata-rata adalah sebesar 2,3640 yang termasuk ke dalam kategori sedang; dan (3) Kegiatan pembudidayaan udang di laut lepas Desa Sangsit Kecamatan Sawan Kabupaten Buleleng, belum memberikan dampak negatif terhadap vegetasi pantai sebagai batas ekologis dari usaha pembudidayaan udang tersebut.Kata Kunci: Struktur, Keanekaragaman Spesies, Budidaya Udang, Laut Lepas AbstractThe aims of this research was to determine the structure and diversity of plant species along the coast of the Kerobokan Village - Sangsit Village - and Giri Mas Village, Sawan District, Buleleng Regency, as the ecological limits of the cultivation of shrimp on the open seas. The population in this research were all of plant species in the coastal vegetation Kerobokan Village - Sangsit Village - and Giri Mas Village. The samples were all of plant species are excluded by the square with a size of 10x10 m by 17 squares. Sample collection technique is the systematic sampling technique. The method used in this research is the square method or survey timber methods. The results of this research showed that (1) The composition of plant species along the coast of the Kerobokan Village-Sangsit Village-and Giri Mas Village are as many as 21 species consisting of plant species of economic value, shade, household, animal feed, and also wild plants; (2) species diversity index average is equal to 2.3640 which including into the midle category; and (3) shrimp ciltivation activities on the open seas Sangsit Village, District of Sawan, Buleleng regency, not a negative impact on coastal vegetation as the ecological limits of the shrimp cultivation effort.Keywords: Structure, Species Diversity, Shrimp Cultivation, Open Seas
Retensi Optimal Untuk Reasuransi Stop-Loss Dengan Pendekatan Buhlmann-Straub Triana Sucova Sibarani; Achmad Zanbar Soleh; Lienda Noviyanti
Prosiding Seminar Nasional MIPA 2015: PROSIDING SEMINAR NASIONAL MIPA UNDIKSHA 2015
Publisher : Prosiding Seminar Nasional MIPA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

BPJS Kesehatan merupakan badan usaha milik negara yang ditugaskan untuk menyelenggarakan jaminan pemeliharaan kesehatan bagi seluruh rakyat Indonesia. Layanan kesehatan yang diberikan oleh BPJS Kesehatan merupakan layanan asuransi sosial sehingga memungkinkan seorang peserta dalam setahun mendapatkan layanan kesehatan dengan besar klaim melebihi total iuran yang dibayarkannya. Keadaan ini berpotensi menimbulkan kebangkrutan bagi BPJS Kesehatan akibat total klaim yang melebihi iuran peserta. BPJS Kesehatan dapat tertolong dengan adanya reasuransi. Dengan adanya reasuransi BPJS dapat membagi risiko dengan perusahaan reasuransi. Dimana klaim yang ditanggung oleh BPJS Kesehatan adalah sebesar retensi dan sisanya dapat ditanggung oleh perusahaan reasuransi. Menggunakan model risiko kolektif, estimasi total klaim menggunakan pendekatan kredibilitas Buhlmann-Straub adalah sebesar Rp.220.521.050.432. Kemudian retensi ditentukan dengan menggunakan VaR yang akan meminimumkan total risiko perusahaan akibat reasuransi Stop-Loss. Untuk alpha=1% dan rho=1%, maka retensi BPJS kesehatan adalah Rp.136.630.255.868. Semakin besar loading reasuransi maka akan semakin besar pula retensi yang ditahan.Kata kunci: BPJS Kesehatan, Kredibilitas Buhlmann-Straub, Retensi Optimal, VaR, Reasuransi Stop-Loss ABSTRACTBPJS Kesehatan is a state-owned enterprise that assigned to administer health care benefits for all Indonesian people. Health services provided by BPJS Kesehatan is a service of social insurance so allows a participant in one year to get health services with the claims exceed the total fees paid. This situation could be lead to bankruptcy for BPJS because of total claims exceed the participants' contributions. BPJS kesehatan can be helped by the existence of reinsurance. With the reinsurance BPJS can share the risk with reinsurers. Where the claim is borne by BPJS is retention and the residual can be covered by reinsurance companies. Estimation of total claims with approach Buhlmann-Straub credibility is Rp.220.521.050.432. Then retention is determined by using the VaR will minimize the total risk due to Stop- BPJS Kesehatan is Rp.136.630.255.868. The greater the loading of reinsurance, the greater the retention hold.Keywords: BPJS Kesehatan, Buhlmann-Strau Credibility, Optimal Retention, VaR, Stop-Loss Reinsurance
Studi Tentang Jenis-Jenis Ikan Pelagis Yang Hidup di Perairan Neritik dalam Wilayah Kecamatan Buleleng, Kabupaten Buleleng, Provinsi Bali Ida Bagus Jelantik Swasta
Prosiding Seminar Nasional MIPA 2015: PROSIDING SEMINAR NASIONAL MIPA UNDIKSHA 2015
Publisher : Prosiding Seminar Nasional MIPA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Semua ikan pelagis merupakan ikan bernilai ekonomi penting dalam kehidupan manusia, dan merupakan komoditas handalan para nelayan di seluruh dunia, termasuk di Buleleng. Ragam ikan pelagis di perairan neritik wilayah Kecamatan Buleleng sampai saat ini belum diketahui secara pasti, sehingga perlu diteliti agar komposisi jenis dan kemelimpahannya dapat diketahui secara pasti. Penelitian ini dilakukan dengan metode observasi, penangkapan, wawancara dan pencatatan langsung di lima lokasi dalam wilayah perairan neritik Kecamatan Buleleng yaitu perairan pantai Banyuning, Kampung Baru, Kayu Buntil, Pemaron dan Anturan. Hasil dari penelitian ini adalah ; 1) terdapat 39 jenis ikan pelagis, yang mana sepuluh diantaranya yang cukup menonjol adalah tongkol (Euthynus sp), kembung (Rastrelinger sp), layang (Decapterus russelli), selar (Selaroides leptolepis), lemuru (Sardinella longisep), tembang (Sardinella fimbriata), cakalang (Katsuwonus pelamis), tuna sirip kuning ( Thunus albacores), tuna albakor (Thunus alalunga), dan tuna bata besar (Thunus obesus) ; 2) dari 39 jenis ikan pelagis yang ada, terdapat dua jenis yang berstatus langka yaitu ikan matahari (Mola mola) dan ikan napoleon (Cheilinus 1ndulates)Kata-kata kunci : Keanekaragaman, Ikan Pelagis, Buleleng.ABSTRACTAll of pelagic fishes are an important economic fishes in human lifes, and as a main commodities for fisherman in the world, including fisherman in Buleleng. The diversity of pelagic fishes in neritic waters in Buleleng district until this time are not know certainly, thus very important to research in order to their composition and abundance can identify certainly. This research used direct observation, capturing, interview and recording methods in five places involve in neritic waters of Buleleng district ie Banyuning beach, Kampung Baru beach, Kayubuntil beach, Pemaron beach, and Anturan beach. The results of this research are ; 1) there are 39 species pelagic fishes, which ten species of that which dominated are little tuna (Euthynus sp), Indian mackerel (Rastreligger sp), Indian scad (Decapterus russelli), yellowstripe scad (Selaroides leptolepis), Indian oil sardine (Sardinella longisep), fringescale sardine (Sardinella fimbriata), skipjack tuna (Katsuwonus pelamis), yellowfin tuna ( Thunnus albacores), albacore tuna (Thunnus alalunga), dan big eyes tuna (Thunnus obesus) ; 2) two species of 39 pelagic fishes species which are in rare condition are sunfish (Mola mola) and giant maori wrasse (Cheilinus undulates).Key words : diversity, pelagic fishes, Buleleng
Membangun Insan yang Literasi Sains & Teknologi dan Berkarakter Melalui Implementasi Model Pembelajaran Sains-Teknologi-Masyarakat (STM) I Wayan Sadia
Prosiding Seminar Nasional MIPA 2015: PROSIDING SEMINAR NASIONAL MIPA UNDIKSHA 2015
Publisher : Prosiding Seminar Nasional MIPA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pada era globalisasi dewasa ini, sains dan teknologi telah merupakan bagian yang tak terpisahkan dari kehidupan manusia. Terdapat saling hubungan dan saling ketergantungan (interrelation and interdependency) antara sains, teknologi dan masyarakat. Hampir semua aspek kehidupan manusia dewasa ini dikelilingi oleh masalah-masalah yang mengandung implikasi-implikasi ilmiah. Oleh karena itu, literasi sains dan teknologi (scientific and technological literacy) bagi semua warga sudah menjadi tuntutan yang tidak dapat ditawar lagi agar kita mampu memanfaatkan sains dan teknologi untuk kemaslahatan umat manusia, mampu mengambil keputusan berdasarkan konsep-konsep dan prinsip­prinsip ilmiah, serta mampu mencari dan menggunakan informasi ilmiah dalam memecahkan masalah yang dihadapi dalam kehidupan sehari-hari. Pengaruh negatif perkembangan IPTEKS dan globalisasi ternyata cukup signifikan di seluruh belahan dunia, termasuk di Indonesia. Telah terjadi degradasi karakter seperti 1) berkurangnya rasa tanggung jawab, 2) berkurangnya rasa hormat, 3) meningkatnya ketidak jujuran, 4) berkurangnya disiplin, 5) merosotnya etos kerja, 6) merosotnya etika, 7) berkurangnya sopan santun, 8) melunturnya rasa kepedulian dan sebagainya. Untuk memecahkan permasalahan tersebut, perlu dicari model pendidikan sains yang mampu mengantarkan para siswa menjadi warga masyarakat yang literasi sains dan teknologi serta berkarakter. Salah satu model pembelajaran sains yang mampu memberikan kontribusi bagi terbentuknya insan yang literasi sains dan teknologi serta mampu menumbuh kembangkan karakter siswa adalah model pembelajaran Sains-Teknologi-Masyarakat. Hasil penelitian Sadia, dkk. (2014) menunjukkan bahwa penerapan model pembelajaran STM efektif dalam menumbuhkembangkan karakter siswa yang meliputi kedisiplinan, kejujuran, kreativitas, kerja keras, rasa ingin tahu, komunikatif, kepedulian, dan tanggung jawab.Kata kunci: literasi sains dan teknologi, karakter, model STMAbstractIn the era of globalization, science and technology was become a closely part of human life. There are interrelation and interdependency of science, technology, and society. Nearly all aspect of human life were closely related with problems wich including with scientific implication. Therefore, all citizen need to become scientific and technological literacy, to be able using science and techlology for human satisfaction, able to make decision based on scientific method and able to find and using scientific information to solve the problems in every day life. There was significant negative impact of technology and globalization in the world, including Indonesia. There was becoming character degradation i.e, (1) responsibility, (2) respect, (3) discipline, (4) honesty., (5) etic, (6) empaty, and so on. To solve that problem, need to find the model of science education wich able to developing students become scientific and technological literacy as human society with good character. One of science teaching model wich have significant contribution on developing and improving scientific and technological literacy and developing good character was science-technolgy-society model (STS). Research finding by Sadia, et.al discipline, honesty, creativity, curiosity, respect, scientific communication, and responsibility. Key words: scientific and technological literacy, character, STS
PENGEMBANGAN PERANGKAT PEMBELAJARAN GEOMETRI ANALITIK BIDANG BERORIENTASI MASALAH MATEMATIKA TERBUKA UNTUK MEMBENTUK KOMPETENSI PROFESIONAL UTUH CALON GURU I Wayan Puja Astawa
Prosiding Seminar Nasional MIPA 2015: PROSIDING SEMINAR NASIONAL MIPA UNDIKSHA 2015
Publisher : Prosiding Seminar Nasional MIPA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengembangkan perangkat pembelajaran geometri analitik bidang menggunakan masalah matematika terbuka untuk membentuk kompetensi profesional utuh calon guru matematika. Perangkat pembelajaran yang dikembangkan terdiri dari buku ajar, lembar kerja mahasiswa, dan pedoman evaluasi belajar matematika. Pengembangan perangkat pembelajaran dilakukan dengan mengikuti tahapan penelitian pengembangan model Dick dan Carey. Penelitian dilakukan pada mahasiswa semester III jurusan pendidikan matematika Universitas Pendidikan Ganesha. Data penelitian yang diperlukan meliputi data tentang validitas dan efektifitas perangkat pembelajaran serta data tentang kualitas buku ajar. Data dikumpulkan dengan angket, observasi, dan tes serta dianalisis secara deskriftif. Validitas isi perangkat pembelajaran diuji melalui penilaian ahli dan melihat kesesuaian penilaiannya dengan teknik Gregory. Kualitas buku ajar diuji melalui persepsi mahasiswa. Efektifitas perangkat pembelajaran diuji melalui ujicoba terbatas melalui penelitian tindakan kelas. Hasil penelitian menunjukan bahwa perangkat pembelajaran yang dikembangkan valid dengan kategori cukup baik dengan rata-rata penilaian dua ahli sebesar 2,79 dan 3,07 dengan kesesuaian penelaian sebesar 0,64. Kualitas buku ajar menurut mahasiswa tergolong baik dengan rata-rata 3,06. Perangkat pembelajaran efektif dalam meningkatkan hasil belajar mahasiswa. Hasil belajar pada siklus I sebesar 73,17 dan pada siklus II sebesar 73,54.Kata-kata kunci: perangkat pembelajaran, masalah matematika terbuka, kompetensi profesional utuh matematika.AbstractThe aim of this study was to develop a teaching apparatus on analytic geometry using open ended problems to form intact mathematical competence of preservice mathematics teacher. The teaching apparatus that were developed consisted of teaching material, student sheet, and evaluation guide for mathematics learning. The research implemented the Dick and Carey developmental research model. It was carried out on semester III students of Mathematics Education Department of Ganesha University of Education. Data that were collected in the research consisted of data on validity and effectivity of teaching apparatus as well as data on teaching material quality. Data were collected by questionnaire, observation, and test and then analysed descriptively. Content validity of the teaching material was analysed by expert judgement and Gregory technique. Quality of the teaching material was analysed by using students’ perception. Effectivity of the teaching apparatus was analysed by students achievement through classroom action research. The result showed that the teaching apparatur was valid and felt into good category with average score of 2.79 and 3.07 from expert 1 and expert 2, respectively and its conformity index was 0.64. The teaching material was good with average score 3.06. The teaching apparatus were effective to increase student learning achievement. The average score of students’ achievement was 73.17 in the first cycle and 73.54 in the second cycle.Keywords: teaching apparatus, open ended problem, intact mathematical competence