cover
Contact Name
Riki Ruli A. Siregar
Contact Email
riki.ruli@sttpln.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
riki.ruli@sttpln.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota adm. jakarta barat,
Dki jakarta
INDONESIA
Kilat
ISSN : 20891245     EISSN : -     DOI : -
KILAT Journal is a scientific journal published by STT-PLN. KILAT Journal is published twice in one year in April and October and contains the results of research in the fields of Mechanical Engineering, Electrical Engineering, Civil Engineering and Information Engineering, Law and Economics related to studies in the field of Renewable Energy, Electricity, Telecommunications, Control Systems , Electronics, Architecture, Computer Systems, and Information Systems.
Arjuna Subject : -
Articles 207 Documents
Analisis Kelayakan Lokasi Promosi Dalam Penerimaan Mahasiswa Baru (PMB) Dengan Algoritma Naïve Bayes & Decission Tree C4.5 wulan Wulandari
KILAT Vol 10 No 1 (2021): KILAT
Publisher : Sekolah Tinggi Teknik - PLN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33322/kilat.v10i1.1196

Abstract

Competition for new student admissions in every public and private tertiary institution is currently growing rapidly every year, some spend a lot of money on promotional activities, to assist institutions / institutions in obtaining recommendations for the feasibility of promotion locations based on several measurement criteria using the classification algorithms contained in data mining . The algorithm used to compare the measurement of the feasibility of the promotion location of the city and district of Bekasi is Naïve Bayes and Decission Tree C4.5 using four parameters including the number of students in one sub-district, the number of students in one sub-district, the distance of location and last year's enthusiasts using 35 regions / sub-districts in Bekasi city and district. measurement results using the rapidminner, the accuracy value of the Naïve Bayes algorithm is 91.43% and the Decission Tree C4.5 is 94.29%.
Double Exponential Smoothing Berimputasi LOCF Dan Linear Interpolation Dalam Akurasi Peramalan Harga Harian Emas Riki Ruli A. Siregar; Taufik Djatna; Sergius Sarmose Manggara Putra Sarmose Manggara Putra; Irwansyah Saputra
KILAT Vol 10 No 1 (2021): KILAT
Publisher : Sekolah Tinggi Teknik - PLN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33322/kilat.v10i2.1200

Abstract

Gold is another kind of investment that often experiences price change, mostly every day. Because of its price fluctuation, forecasting is needed to help the investor in investment decision making. But during this Coronavirus Disease 2019 (Covid-19), the gold price is fluctuating extremely than the past 4 years so a better forecasting method approached and analysis technique is needed due to this case. Double Exponential Smoothing method is chosen to forecast this daily gold price. On the other hand, there are so many missing values spreading around the main dataset so the imputation method is needed too, Last Observation Carried Forward (LOCF) and linear interpolation are chosen for imputing the missing values. In this research, the main dataset was split into 3 (three) datasets, which are Precovid-19 (before Covid-19, used only for visualizing the actual fluctuation condition during this pandemic), Incovid-19 (during Covid-19 based on the date where the first Covid-19 case occurred in Indonesia), and Combination (a binding dataset of Pracovid-19 and Incovid-19). Although Incovid-19’s MAPE value is higher than Pracovid-19 and Combination’s MAPE values, in evaluation session showed that Incovid-19’s MAPE of forecast results has the lowest value rather than Combination’s MAPE of forecast results, so the conclusion of this research is Incovid-19 dataset with LOCF imputation is the most adaptive with the actual condition and it is used to forecast the daily gold price until the last period of the main dataset then.
Pengolahan Sampah Hybrid PLTS Menjadi Energi Listrik Di Kelurahan Pondok Kopi Syarif Hidayat Hidayat
KILAT Vol 10 No 2 (2021): KILAT
Publisher : Sekolah Tinggi Teknik - PLN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33322/kilat.v10i2.1039

Abstract

Saat ini di indonesia khususnya di kota-kota besar, masalah sampah menjadi masalah lingkungan karena tidak ada penyelesaian masalah penampungan. Dalam hal ini diperlukan perencanaan mengenai pembangunan pembangkit listrik dengan metode listrik kerakyatan, dengan menggunakan bahan bakar sampah yang diproses menjadi gas yang diubah menjadi energi listrik, namun sampah juga bisa diolah menjadi briket sebagai bahan bakar energi terbarukan. Diharapkan juga dengan metode ini dapat sebagai solusi untuk bisa menuntaskan sampah-sampah yang ada khususnya di kota-kota besar. Pada metode ini akan diuraikan segi-segi teknis dan ekonomis dari pembangkit listrik tenaga sampah di kelurahan Pondok Kopi. Dalam skema biodigester sampah organik 100 kg/hari dapat menghasilkan potensi energi listrik 4,28 kwh/hari dan dapat menghemat pemakaian listrik PLN sebesar 82,28 % tiap tahunnya.
Pengembangan Sistem Pengaturan Suplai Beban (Ats) Pada Pembangkit Listrik Tenaga Hibrid Berbasiskan Mikrokontroler Sugeng Purwanto
KILAT Vol 10 No 2 (2021): KILAT
Publisher : Sekolah Tinggi Teknik - PLN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33322/kilat.v10i2.1310

Abstract

ABSTRACT Renewable energy is potential alternative energy to replace the central role of fossil energy which has been going on since the early 20th century. The solar power plant is alternative energy, especially for households and industry, and can be designed as a hybrid power plant consisting of solar panels, batteries, an automatic transfer switch (ATS), and a grid. This research will focus on developing ATS based on a microcontroller. It functions to regulate the load supply automatically from the three sources of electrical energy, like solar panels, batteries, and grid while the microcontroller functions to monitor the transfer of power from the solar power plant to grid and voltage movements in the system so that current and voltage data can be recorded from time to time to improve system reliability, effectiveness, and efficiency of the tool. ATS components consist of MCB, magnetic contactor, timer H3CR, relay, 2000VA inverter, solar charge controller 100A, NodeMCU ESP8266 IoT, and battery 12V 100AH. This research is conducted in one year to produce ATS based on a microcontroller that can automatically regulate the supply of loads from the three sources of electrical energy with a good level of efficiency and stability. Keywords: solar power plants, hybrid power plants, an automatic transfer switch. ABSTRAK Energi baru terbarukan merupakan energi alternatif yang potensial untuk menggantikan peran sentral dari energi fosil yang telah berlangsung sejak awal abad ke 20. PLTS merupakan salah satu energi alternatif penyedia energi listrik untuk rumah tangga dan industri serta dapat dirancang sebagai sistem pembangkit listrik tenaga hibrid (PLTH) yang terdiri dari panel surya, baterai, sistem pengaturan beban atau ATS (automatic transfer switch) dan jaringan PLN. Peneltian difokuskan pada pengembangan sistem ATS berbasiskan mikrokontroler. ATS berfungsi untuk mengatur suplai beban secara otomatis dari ketiga sumber energi listrik yaitu panel surya, baterai dan PLN sedangkan mikrokontroler berfungsi memonitor perpindahan daya dari PLTS ke sumber PLN dan pergerakan tegangan pada sistem sehingga dapat dilakukan pencatatan data arus dan tegangan dari waktu ke waktu sehingga dapat meningkatkan keandalan sistem, efektifitas dan efisiensi alat. Komponen ATS terdiri dari MCB, magnetic contactor, timer H3CR, relay, inverter 2000VA, solar charge controller 100A, NodeMCU ESP8266 IoT, dan baterai 12V 100Ah. Penelitian ini akan dilakukan dalam periode satu tahun menghasilkan ATS berbasiskan mikrokontroler yang dapat mengatur suplai beban secara otomatis dari ketiga sumber energi listrik dengan tingkat efisiensi dan kestabilan yang baik. Tim penelitian ini tediri dari 3 orang dan berasal dari program studi teknik elektro, IT PLN. Kata kunci: pembangkit listrik tenaga surya, pembangkit listrik tenaga hibrid, pengaturan suplai beban.
Rancang Bangun Sistem Kendali Level Air Berbasis Programmable Logic Controller dan Human Machine Interface Tri Wahyu Oktaviana Putri; Muhammad Imbarothur Mowaviq; Ibnu Hajar
KILAT Vol 10 No 2 (2021): KILAT
Publisher : Sekolah Tinggi Teknik - PLN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33322/kilat.v10i2.1315

Abstract

hingga industri. Salah satu penerapan perlunya mengendalikan level air adalah pada boiler suatu pembangkit. Berbagai pengendalian terhadap suatu besaran di industri tentu memerlukan perangkat pengendali. Programmable Logic Controller (PLC) Rancang bangun sistem kendali level air dengan menggunakan PLC dan Human Machine Interface (HMI) ini menggunakan perangkat utama yaitu PLC FX3U yang dilengkapi dengan input analog, output analog, dan output PWM (Pulse Width Modulation). Level/ ketinggian air adalah objek yang akan dikendalikan. Suplai air diatur oleh pompa air DC yang terdiri atas pompa inlet dan pompa outlet. Sedangkan untuk sensor ketinggian air menggunakan sensor ultrasonic HC-SR04. Untuk memudahkan pengoperasian PLC, PLC dapat dikombinasikan dengan HMI yang mana terhubung di dalam jaringan dengan PLC. Untuk aplikasi jangka panjang, rancang bangun sistem kendali level air berbasis PLC FX3U dan HMI dapat difungsikan sebagai media pembelajaran di kelas pada mata kuliah yang berkaitan dengan elektronika industri, PLC, maupun mata kuliah lain. Berdasarkan pengujian dengan menggunakan kontroler PID di dalam PLC, diperoleh hasil bahwa ketinggian air dapat dikendalikan dengan eror rata-rata sebesar 3%. Nilai tersebut disebabkan karena perilaku dinamik air.
Kendali Alat Destilasi Air Laut Elektrik Berbasis Mikrokontroler Muhammad Imbarothur Mowaviq
KILAT Vol 10 No 2 (2021): KILAT
Publisher : Sekolah Tinggi Teknik - PLN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33322/kilat.v10i2.1316

Abstract

Air bersih merupakan kebutuhan yang sangat mendasar dalam kehidupan manusia. Salah satu cara mendapatkan air bersih layak konsumsi adalah dengan memisahkan air laut dari kandungan garam dengan metode destilasi. Destilasi adalah proses menghilangkan sejumlah tertentu garam dan mineral lain dari air untuk menghasilkan air tawar. Beberapa bagian utama pada alat destilasi ini adalah tabung pemanas untuk proses penguapan air, pipa kondensor untuk proses pengembunan dan tabung penampung. Alat ini, menggunakan pemanas elektrik untuk menguapkan air. Alat destilasi ini dikendalikan oleh mikrokontroler Arduino Mega 2560. Motor, pemanas elektrik, dan valve menjadi aktuator. Sementara, sensor yang digunakan adalah sensor suhu PT100 dan sensor level. Peningkatan suhu yang terjadi untuk sampai pada proses penguapan per satu liter air adalah 83 menit pada suhu 120 oC. Pada proses pengujian, alat destilasi dapat menghasilkan air garam dan menyisakan garam pada tabung pemanas.
Kriteria Desain Sistem Jaringan Distribusi Untuk Evaluasi Kondisi Eksisting Kelistrikan Suatu Wilayah Christine Widyastuti; Adri Senen; Oktaria Handayani
KILAT Vol 10 No 2 (2021): KILAT
Publisher : Sekolah Tinggi Teknik - PLN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33322/kilat.v10i2.1327

Abstract

Faktor yang menentukan kualitas energi listrik adalah adanya perencanaan sistem distribusi yang baik yang memenuhi standar dan kriteria teknis yang berlaku. Meskipun desain awal sistem distribusi telah memenuhi standar kualitas pelayanan tersebut, dengan adanya perkembangan beban yang terus meningkat, parameter kualitas yang terjadi di lapangan dapat mengalami perubahan, sehingga perlu adanya evaluasi kondisi kualitas pensuplaian tersebut. Evaluasi ini semakin penting dalam kaitannya dengan kebutuhan untuk perencanaan pengembangan sistem ke masa depanu untuk mencapai sistim distribusi dengan kualitas yang tinggi, andal dan effisien. Adapun kriterian desain yang dirancang dalam penelitian ini meliputi jatuh tegangan, dan penyulang serta keandalan sistem distribusi. Penetuan kriteria desain ini diharapkan dapat dijadikan sebagai bahan acuan oleh pengelola sistem distribusi dalam rangka mencapai tingkat kualitas pelayanan yang memenuhi standar yang berlaku dengan didasarkan pada kondisi sistem eksisting, prediksi perkembangan beban, dan pengembangan wilayah pada suatu area pelayanan. Hasil evaluasi menunjukkan persentase jatuh tegnagan berkisar antara 1 % - 12,7% , pembebanan penyulang berada pada nilai 50,5 % - 96,2 % , dengan nilai indeks keandalan SAIFI mecapai 3,86 kali/tahun dan nilai SAIDI 16,23 jam/tahun
Alat Bantu Training Elektronika Berbasis Internet Of Things dengan Logika Fuzzy Menggunakan NODEMCU Lukman Medriavin Silalahi; Agus Dendi Rochendi; Irfan Kampono; Muhamad Husni; Raden Sutiadi
KILAT Vol 10 No 2 (2021): KILAT
Publisher : Sekolah Tinggi Teknik - PLN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33322/kilat.v10i2.1348

Abstract

Electronic training activities are still carried out conventionally, namely through a face-to-face system. The trainer has to check the trainees' measurement scores manually, this takes a long time. In addition, during the Covid-19 pandemic, human interaction is limited. Therefore it is necessary to make a tool that can help the training process. The proposed IoT-based electronic training tool uses nodeMCU, with a MySQL database system using IoT (Internet of Things) technology. Data communication media uses Wifi (IEEE 802.11n) with nodeMCU 8266 and INA219 sensors. The data is directly displayed through the internet browser media(PHP). From the results of our research, this tool can monitor the implementation of training for a distance of 8 meters and the sensor response time is less than 1 second. The sensor sensitivity level reaches 99.01% with a measurement accuracy of 0.01. With this tool, checking measurement results can be done quickly and can be done from anywhere.
Pemantau Gas Metana, Suhu, dan Kelembaban sebagai Penyebab Efek Rumah Kaca Dipadang Lamun Berbasis Internet Of Things Lukman Medriavin Silalahi; Irfan Kampono; Agus Dendi Rochendi; Muhamad Husni; Raden Sutiadi; Daniel Putra Pardamean Mbarep
KILAT Vol 10 No 2 (2021): KILAT
Publisher : Sekolah Tinggi Teknik - PLN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33322/kilat.v10i2.1349

Abstract

Seagrass is a plant that covers coastal areas/shallow seas that can produce methane gas (CH4) during the decomposition process. The occurrence of decay caused by microbes in seagrass plants that have died in the process produces methane gas (CH4) as the cause of the greenhouse effect. Methane gas monitoring system (CH4) is proposed using MQ-4 sensor, temperature and humidity sensor (DHT11) using NodeMCU ESP8266 module, SD Card module as backup data storage and processed with local database and through mysql database the data will be displayed on the website page for information. . From the tests carried out, the response time for DHT11 is 5.6 seconds and MQ-4 is 1.5 seconds. It has a reading sensitivity rate of 99.92% for DHT11, 99.997% for MQ-4. The accuracy rate for DHT11 is a multiple of 1. For the MQ-4 sensor it has an accuracy level of 2 digits behind the comma. The tool has a data transfer rate of up to that which appears on the front-end 0.2736. With this tool, checking measurement results can be done quickly and can be done from anywhere.
Prototype Alat Monitoring Suhu, Kelembaban dan Kecepatan Angin Untuk Smart Farming Menggunakan Komunikasi LoRa dengan Daya Listrik Menggunakan Panel Surya Dewi Purnama Sari
KILAT Vol 10 No 2 (2021): KILAT
Publisher : Sekolah Tinggi Teknik - PLN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33322/kilat.v10i2.1376

Abstract

Belakangan ini penerapan Internet of Things (IoT) banyak dimanfaatkan pada bidang pertanian dan perkebunan. Pada bidang pertanian dan perkebunan, permasalahan tumbuh kembang tumbuhan merupakan permasalahan yang penting karena sangat bergantung pada faktor abiotik (fisik) dan biotik (biologis). Faktor abiotik (faktor lingkungan fisik) antara lain seperti suhu, kelembaban (udara dan tanah), pencahayaan, kecepatan angin, media tanam dan pupuk sangat mempengaruhi tumbuh kembang tumbuhan dan seringkali sulit terpantau. Agar tumbuh kembang tanaman dapat baik, maka perlu dipantau secara terus menerus faktor abiotik maupun biotik pada lingkungan tempat tumbuhnya tanaman. Tujuan diterapkan IoT dalam bidang pertanian agar dapat mengotomatisasi semua aspek pertanian dan metode pertanian untuk membuat proses lebih efisien dan efektif. Dalam penelitian ini dibuat sebuah prototipe untuk memantau suhu, kelembaban udara dan tanah serta kecepatan angin pada lahan pertanian dengan memanfaatkan komunikasi LoRa sebagai perangkat pendukung IoT dalam penerapan smart farming dengan keunggulannya menggunakan daya listrik yang bersumber dari energi matahari. Di sini data akan ditampilkan pada sebuah platform Cayenne sebagai user interface untuk dilakukan pemantauan dari jarak jauh. Dengan demikian pengguna dapat secara langsung memantau faktor abiotik (faktor fisik lingkungan) dari tempat tumbuh kembangnya tanaman. Dari pemantauan dapat dilakukan tindakan-tindakan yang diperlukan agar tanaman dapat tumbuh kembang dengan baik.