cover
Contact Name
Riki Ruli A. Siregar
Contact Email
riki.ruli@sttpln.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
riki.ruli@sttpln.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota adm. jakarta barat,
Dki jakarta
INDONESIA
Kilat
ISSN : 20891245     EISSN : -     DOI : -
KILAT Journal is a scientific journal published by STT-PLN. KILAT Journal is published twice in one year in April and October and contains the results of research in the fields of Mechanical Engineering, Electrical Engineering, Civil Engineering and Information Engineering, Law and Economics related to studies in the field of Renewable Energy, Electricity, Telecommunications, Control Systems , Electronics, Architecture, Computer Systems, and Information Systems.
Arjuna Subject : -
Articles 207 Documents
Pemanfaatan Elektrik Bioretensi dalam Menurunkan Kadar Escherichia coli dan Total Bakteri Koliform Sebagai Upaya Peningkatan Kualitas Air pada Drainase Perkotaan Endah Lestari
KILAT Vol 10 No 2 (2021): KILAT
Publisher : Sekolah Tinggi Teknik - PLN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33322/kilat.v10i2.1384

Abstract

Rapid development in a watershed affects surface and ground water sources. Urbanization results in increased environmental pollution and groundwater pollution. Best water resource management practices are Low Impact Development (LID) such as bioretention, vegetative swales, permeable pavements, and rainwater wetlands have been implemented to reduce the adverse effects of urbanization such as flooding by reducing peak runoff on the surface and thereby managing rainwater runoff. The purpose of this study was to analyze microbial contamination in wastewater originating from city drainage channels. The research was carried out experimentally by taking water in Item River, Kemayoran directly and put it in an electric bioretention tank. The rain-wastewater-bioretention (RWB) tank is in the form of a watertight tank measuring 60 cm in diameter by 80 cm in height with a medium of 50 cm, leaving 30 cm to provide space and time for standing water during infiltration time. The results of the water taken on the 2nd day through Bioretention carried out laboratory testing with the scope of Microbiological analysis of Environmental Health Quality Standards, Escherichia coli levels decreased from 17 APM/100 ml to 9 APM/100 ml. In addition, total Coliform levels from 2800 APM/100 ml to 270 APM/100 ml.
Proyeksi Kebutuhan Energi Secara Microspasial Berdasarkan Penentuan Variabel Independen Dengan Metode Kolmogorov-Smirnov Dwi Anggaini; Adri Senen; Hasna Satya Dini
KILAT Vol 10 No 2 (2021): KILAT
Publisher : Sekolah Tinggi Teknik - PLN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33322/kilat.v10i2.1401

Abstract

Metoda proyeksi peramalan energi umumnya masih berbentuk makro sehingga tidak memperlihatkan pusat-pusat beban pada wilayah yang lebih kecil (grid) dan mengakibatkan lokasi gardu distribusi tidak dapat ditentukan dengan pasti. Oleh karena itu diperlukan teknik prakiraan energi yang berbasis pada wilayah yang lebih kecil (mikrospasial). Prakiraan energi listrik yang melibatkan banyak variabel, hasil proyeksinya lebih akurat. Hal itu disebabkan proyeksinya melibatkan interaksi antar variabel dalam bentuk faktor. Setiap area pelayanan memiliki faktor dominan yang berbeda. Untuk menentukan faktor yang paling dominan dapat menggunakan Metoda Exploratory Factor Analysis. Metoda ini mampu menentukan variabel yang dominan diantara variabel-variabel yang terlibat. Dalam penelitian ini yang semula melibatkan 12 variabel independen, ada 4 variabel yang dapat dikelompokan menjadi satu faktor utama berdasarkan hasill Componen Transformation Matriks. Faktor tersebut akan digunakan dalam pemodelan matematis proyeksi kebutuhan energi. Sehingga hasil peramalan energi lebih teliti. Sejumlah metode analisis dengan statistika mengasumsikan distribusi datanya normal, sehingga asumsi ini perlu diuji kebenarannya. Beberapa uji normalitas yaitu dengan melihat penyebaran data pada sumber diagonal pada grafik Normal P-P Plot of regression standarized residual atau dengan uji One Sample Kolmogorov-Smirnov.
Analisa Surja Petir Menggunakan Elektromagnetik Transien Program Pada Saluran Udara Tegangan Tinggi Andi Junaidi
KILAT Vol 10 No 2 (2021): KILAT
Publisher : Sekolah Tinggi Teknik - PLN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33322/kilat.v10i2.1450

Abstract

Petir merupakan kejadian alam yang disebabkan oleh terjadinya loncatan muatan listrik antara awan dengan bumi. Petir menimbulkan adanya rambatan gelombang dengan amplitudo transien arus dan tegangan tinggi. Tegangan dan arus lebih yang ditimbulkan oleh petir selain dapat mengancam keselamatan jiwa manusia, juga dapat mengganggu peralatan dan sistem tenaga listrik. Gangguan akibat petir dapat timbul dari sambaran petir langsung (direct strike) dan tidak langsung (indirect strike). Oleh karena itu diperlukan suatu sistem proteksi yang mengamankan saluran transmisi, peralatan, atau manusia dari gangguan dan sambaran petir. Sambaran petir yang merusak isolator terdiri dari dari 2 sumber, yang pertama; yakni sambaran langsung kekawat tanah atau menara. Arus petir akan mengalir ketanah melalui menara dan kembali keatas dengan tegangan yang tinggi dan menyebakan rusak dan pecahnya isolator, fenomena ini disebut Back Flashover (BSF). Yang kedua yakni sambaran langsung ke kawat Fasa, arus petir akan mengalir sepanjang kawat fasa sebagai gelombang berjalan ke isolator dan merusak isolator, ini disebut Shielding Failures (SF).Fenomena-fenomena tersebut bisa dianalisa dengan simulasi menggunakan Elektromagnetik Transient Program.
Pendugaan Fraud Detection pada kartu kredit dengan Machine Learning Arief Kurniawan; Yulianingsih Yulianingsih
KILAT Vol 10 No 2 (2021): KILAT
Publisher : Sekolah Tinggi Teknik - PLN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33322/kilat.v10i2.1482

Abstract

Meningkatnya volume dan potensi kerugian akibat tindak pidana penipuan kartu kredit memerlukan solusi yang memungkinkan pihak penyelenggara layanan kartu kredit dapat melakukan analisis pada setiap transaksi secara cepat dan akurat. Hal ini hampir mustahil dilakukan secara manual oleh manusia. Dalam penelitian ini kami coba melakukan implementasi metode Random Forest untuk menemukan solusi terbaik melakukan prediksi pada permasalahan dan diperoleh hasil sebesar 0,85 yang menunjukan bahwa model yang dikembangkan memilik akurasi yang baik. Kata kunci: penipuan kartu kredit, random forest, machine learning
Kekuatan Awal, Workability dan Berat Volume Beton berbahan Agregat Plastik Polypropylene Muhammad Sofyan
KILAT Vol 10 No 2 (2021): KILAT
Publisher : Sekolah Tinggi Teknik - PLN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33322/kilat.v10i2.1484

Abstract

Eksploitasi plastik menyebabkan penumpukan limbah plastik semakin meningkat. Penggunaan limbah plastik pada beton dapat berkontribusi pada pengurangan limbah plastik di dunia. Dalam penelitian plastik polypropylene dimanfaatkan sebagai subtitusi parsial agregat halus. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisa beberapa property fisis dan mekanis beton yang menggunakan limbah palstik sebagai subtitusi agregat halus. kuat tekan , workability dan berat volume menjadi variable utama yang akan diukur. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa pemakaian Plastik polypropylene sebagai pengganti agregat halus 10%, 20%, 30%, dan 40%, menghasilkan slump test sebesar 8,1 cm, 8,4 cm, 8,6 cm, dan 8,8 cm, dianggap masih memenuhi standar nasional indonesia. Hasil dari berat volume beton didapatkan sebesar 2211.46 kg/m3, 2138.21 kg/m3, 2105.73 kg/m3, dan 2021.65 kg/m3. Hasil Untuk kuat tekan pada 7 Hari didapatkan sebesar 9.12 MPa, 8.704 MPa, 8.5 MPa, dan 7.85 MPa.
Design Of Horizontal Type Of Wind Turbine On A Highrise Building wahirom - -; Nofirman - -; Prayudi -
KILAT Vol 10 No 2 (2021): KILAT
Publisher : Sekolah Tinggi Teknik - PLN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33322/kilat.v10i2.1497

Abstract

In making a horizontal type wind turbine, of course, it is necessary to analyze it in depth, one of which is by predicting the production of wind energy produced by the wind turbine to estimate the wind power in the wind turbine which will later be applied. Wind energy sources that are commonly used are located in rural areas, fields and even there is such a large amount of energy that it is sometimes difficult to reach the power grid and other large areas including the roofs of high-rise buildings. There are many analytical models in wind energy estimation, one of which is often done by many researchers, namely by using the Weibull distribution method. From the measurement results that as many as 1516.37 kWh with a 1 kW wind turbine with a radius of 1 meter (capacity factor 30.09%). Modeling wind turbine blades with NACA 4412 using Qblade software to determine the torsional angle of the blade to be applied so that it is obtained that the torsion angle from the base and The tip of the blade has a tilt angle of 19.05◦ to 6.96° with a maximum Cp of 0.5 this is a pretty good value in designing wind turbine blades.
Implementasi Ant Colony Optimization (ACO) pada Sistem Irigasi Lahan Tadah Hujan Abdul Haris; Trisma Juwita; Rosida Nur Aziza; Hengki Sikumbang; Riki Ruli A. Siregar
KILAT Vol 10 No 2 (2021): KILAT
Publisher : Sekolah Tinggi Teknik - PLN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33322/kilat.v10i2.1518

Abstract

The purpose of this research is to produce an optimal water distribution system for irrigation of rainfed land. The problem with conventional irrigation systems is that the water distribution process cannot be controlled and monitored automatically and in real time. The impact on water distribution becomes ineffective. The implementation of Ant Colony Optimization (ACO) is used in research as a method to determine the location or node based on the pheromone pattern of the soil dryness level at the sprinkler nodes to be distributed by the water flow, taking into account the criteria level on the soil as a trend of probability values ​​and determining the nodes according to the needs in the flow water. The results obtained from this study indicate that the data displayed is the level of dryness of each node, the volume of water in the reservoir, and the flow of water flowing. The ACO test shows the sequence of nodes that will be passed after the optimization process of water distribution in a rainfed irrigation system using the ACO method gets an error value calculated by the MAPE method of 43% so that it gets an accuracy value of 57%.
Klasifikasi Titik dan Jenis Gangguan Guna Efisiensi Prosedur Operasi Standar Perbaikan Jaringan Distribusi Dwina Kuswardani
KILAT Vol 10 No 2 (2021): KILAT
Publisher : Sekolah Tinggi Teknik - PLN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33322/kilat.v11i1.1521

Abstract

Saat ini jaringan distribusi listrik (Jaringan Distribusi Penyulang) UP3 Manokwari masih memiliki masalah dalam mengetahui lokasi gangguan dan mengelompokkan titik dan jenis gangguan. Adapun masalah lainnya adalah perekapan laporan gangguan yang masih bersifat konvensional yang mana laporan detail gangguan tersebut jarang direkap secara real time dan penyampaian informasi mengenai informasi gangguan kurang efektif kepada petugas dan pimpinan. Tujuan penelitian ini adalah diperoleh suatu pola atau node menggunakan algoritma C4.5 untuk mengklasifikasi titik dan jenis gangguan jaringan distribusi penyulang, serta untuk membantu petugas dalam proses perekapan detail secara real-time. Evaluasi pola menggunakan tools Rapidminer serta menggunakan Confusion Matrix untuk pengujian tingkat akurasi metode klasifikasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa klasifikasi titik gangguan ditentukan oleh faktor beban disrupsi dan relay dengan 3 (tiga) pola/node dan jenis gangguan ditentukan oleh faktor kerusakan dan penyebab gangguan dengan 16 pola/node. Hasil penelitian menunjukan bahwa tingkat akurasi model algoritma C4.5 sebesar 87.80% untuk klasifikasi jenis gangguan dan 96.15% untuk klasifikasi titik. Tingkat akurasi model algoritma C4.5 adalah 87,80. % untuk klasifikasi jenis disrupsi dan 96,15% untuk klasifikasi titik gangguan.
Perbandingan Metode Optimasi Non-Linear Partical Swarm Optimization (PSO) Dengan Metode Interior Point Untuk Optimasi Daya Pada Turbin Angin Dengan Menentukan Nilai Optimum Pitch Angle Alfian Abdi Prasetyo; Fikri Aufa Rafinda; Herminarto Nugroho
KILAT Vol 11 No 1 (2022): KILAT
Publisher : Sekolah Tinggi Teknik - PLN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33322/kilat.v11i1.1324

Abstract

Along with the increasing development of technology, demand for electricity is also increasing. To overcome the problem of reducing electricity raw materials originating from fossil energy, new renewable energi is the solution. One of the new renewable energi sources that have high efficiency values is wind. Wind power plants require wind speed to produce efficiency and output power in the wind turbine. The optimization problem of a wind turbine is to determine the angle of placement of the wind turbine in order to produce the desired optimum power. This journal is determining the wind turbine pitch angle to determine the optimum power by comparing two optimization methods, namely Partical Swarm Optimization (PSO) and the Interior Point optimization method. The data to be obtained is the optimal distance between the turbines and the comparison of the efficiency between the two optimization methods in producing the optimal solution for the problem of placing wind turbines in the wind turbine field. Seiring dengan meningkatnya perkembangan teknologi, kebutuhan listrik juga semakin meningkat. Untuk mengatasi permasalahan berkurangnya bahan baku listrik yang berasal dari energi fosil, maka energi baru terbarukan adalah solusinya. Sumber energi baru terbarukan yang memiliki nilai efisiensi yang tinggi salah satunya adalah angin. Pembangkit listrik tenaga angin membutuhkan kecepatan angin untuk menghasilkan efisiensi dan daya keluaran pada turbin angin tersebut. Permasalahan optimisasi dari suatu turbin angin adalah menentukan sudut peletakan turbin angin agar menghasilkan daya optimum yang diinginkan. Pada jurnal ini bertujuan menentukan pitch angle wind turbine unutk menentukan daya optimum dengan membandingkan dua metode optimasi yaitu Partical Swarm Optimization (PSO) dan metode optimasi Interior Point. Data yang akan diperoleh adalah jarak optimal antar turbin dan perbandingan efisiensi antara kedua metode optimasi tersebut dalam menghasilkan solusi optimal untuk masalah penempatan turbin angin di lapangan turbin angin.
Perancangan Mobil Listrik Menggunakan Motor DC Brushed 36 Volt 450 Watt Nifty Fath; Achmad Rizky; Aulia Rakhman; Sendy Maulana; Sujono Sujono
KILAT Vol 11 No 1 (2022): KILAT
Publisher : Sekolah Tinggi Teknik - PLN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33322/kilat.v11i1.1334

Abstract

Polusi udara dan efek rumah kaca merupakan dampak yang ditimbulkan dari pemakaian kendaraan konvensional. Dampak tersebut menyebabkan penurunan kualitas udara dan pemanasan global. Kendaraan listrik adalah solusi yang tepat dari permasalahan tersebut karena tidak memiliki emisi gas buang dan efisiensi yang tinggi. Penelitian ini menjelaskan proses pembuatan mobil listrik yang dirancang menggunakan motor penggerak jenis DC (Direct Current) Brushed 36 Volt 450 Watt. Mobil listrik yang dirancang terbagi menjadi dua bagian utama, yaitu sistem mekanik yang berkaitan dengan rangka, bodi, kemudi dan pengereman serta sistem elektrik yang berkaitan dengan baterai, motor penggerak dan controller. Proses perakitan mobil listrik diawali dengan perakitan baterai, pembuatan bodi dan komponen pendukung sistem mekanik, kemudian assembly kedua sistem agar menjadi sistem mobil listrik secara utuh. Dari hasil perhitungan performa secara teoritis, mobil listrik dapat bergerak dengan kecepatan 7 km/jam dan mampu menempuh jarak 28,56 km dalam satu kali pengisian baterai. Dengan kapasitas baterai ideal sebesar 56,28 Ah maka daya tahan baterai dalam kondisi terisi penuh selama 4,08 jam dan waktu pengisian baterai selama 26,11 jam menggunakan charger yang memiliki arus keluaran 2,5 A.