cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota padang,
Sumatera barat
INDONESIA
Jurnal Ipteks Terapan
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Science,
Arjuna Subject : -
Articles 162 Documents
Pemberdayaan dan Efikasi Diri Pasien Penyakit Jantung Koroner melalui Edukasi Kesehatan Terstruktur Wahyuni, Aria; Rezkiki, Fitrianola
Jurnal Ipteks Terapan Vol 9, No 1 (2015): JIT
Publisher : LLDIKTI Wilayah X

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (146.477 KB) | DOI: 10.22216/jit.2015.v9i1.26

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektifitas penerapan edukasi kesehatan terhadap pemberdayaan dan efikasi diri pasien Penyakit Jantung Koroner (PJK). Penelitian ini menggunakan desain quasi experiment  yang dilakukan pada bulan Juni – Oktober 2014 di Rumah Sakit Kota Bukittinggi dengan jumlah sampel 26 orang yang dibagi menjadi dua kelompok yaitu kelompok intervensi dan kontrol. Rata-rata pemberdayaan dan efikasi diri pasien PJK meningkat setelah diberi edukasi pada kelompok intervensi sedangkan kelompok kontrol tidak menunjukkan ada peningkatan. Rata-rata pemberdayaan dan efikasi diri pasien PJK pada kelompok intervensi didapatkan lebih tinggi bila dibandingkan dengan kelompok kontrol. Ada perbedaan yang bermakna antara pemberdayaan dan efikasi diri sebelum dan sesudah diberikan edukasi pada kelompok intervensi (p = 0,001). Tidak ada perbedaan yang bermakna antara pemberdayaan dan efikasi diri sebelum dan sesudah diberikan edukasi pada kelompok kontrol (p = 0,157; p = 0,213). Ada perbedaan yang bermakna antara pemberdayaan dan efikasi diri pada kelompok kontrol dan intervensi (p = 0,001).Hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa edukasi kesehatan terstruktur efektif meningkatkan pemberdayaan dan efikasi diri pasien PJK. Rekomendasi dari penelitian ini diharapkan agar perawat memberikan edukasi terstruktur kepada pasien sedini mungkin saat masuk rumah sakit dan menjadikan sebagai intervensi keperawatan dan memodifikasi sistem pendidikan kesehatan. Kata Kunci : Edukasi Kesehatan, Efikasi Diri, Pemberdayaan, Penyakit Jantung KoronerThis study aims to determine the effectiveness of health education on patient empowerment and self-efficacy of Coronary Heart Disease (CHD). This study used a quasi-experimental design conducted in June - October 2014 in Bukittinggi Hospital with a sample of 26 people who were divided into two groups: intervention and control groups.     Mean of empowerment and self-efficacy CHD patients increased after receiving education in the intervention group and the control group did not show no improvement. Mean of empowerment and self-efficacy of CHD patients was higher in the intervention group compared with the control group. There is a significant difference between empowerment and self-efficacy before and after education in the intervention group (p = 0.001). There is no significant difference between empowerment and self-efficacy before and after education in the control group (p = 0.157; p = 0.213). There is a significant difference between empowerment and self-efficacy in the control and intervention group (p = 0.001).     It can be concluded that structured health education is effectively increase the empowerment and self-efficacy of CHD patients. Recommendations from this study is expected that nurses provide a structured education to patients as early as possible upon admission and make a nursing intervention and modify health education system.Key Word : Health Eduction, Self-efficacy, Empowerment, Coronary Heart Disease
Perancangan Laboratorium Komputer Menggunakan Jaringan Diskless Berbasis Linux Terminal Server Project dan Pemanfaatan Epoptes Sebagai Aplikasi Monitoring Gufron, Gufron
Jurnal Ipteks Terapan Vol 8, No 1 (2014): JIT
Publisher : LLDIKTI Wilayah X

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (723.959 KB) | DOI: 10.22216/jit.2014.v8i1.109

Abstract

Keberadaan laboratorium komputer sebagai media dan sarana pembelajaran memegang peranan yang sangat penting terhadap proses keberhasilan pembelajaran di institusi pendidikan, sehingga dengan demikian diharapkan guru dan siswa dapat menguasai teknologi dan informasi yang sangat penting di era globalisasi sekarang ini. Namun pengadaan komputer dalam jumlah banyak membutuhkan investasi yang tidak sedikit. Permasalahan lain adalah kurang optimalnya pengawasan komputer yang digunakan siswa. Solusi untuk mengatasi hal tersebut adalah membuat laboratorium komputer menggunakan jaringan diskless berbasis Linux Terminal Server Project (LTSP), sehingga satu komputer dapat digunakan oleh dua orang atau lebih dalam waktu bersamaan dan dengan menjalankan aplikasi yang sama ataupun berbeda, serta memanfaatkan epoptes sebagai aplikasi untuk monitoring dan pengawasan penggunaan komputer.
PENGARUH TERAPI KOMPRES HANGAT TERHADAP NYERI HAID (DISMENOREA) PADA SISWI SMK PERBANKAN SIMPANG HARU PADANG Dahlan, Asmita; Syahminan, Tri Veni
Jurnal Ipteks Terapan Vol 10, No 2 (2016): JIT
Publisher : LLDIKTI Wilayah X

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (390.77 KB) | DOI: 10.22216/jit.2016.v10i2.621

Abstract

Abdominal muscle contractions that occur continuously due to the release of menstrual blood causes the pain of dysmenorrhea. The prevalence of dysmenorrhea is very high, about 50% of young women. In Indonesia the incidence of dysmenorrhea is composed of 54.89% and 9.36% of primary dysmenorrhoea secondary dysmenorrhoea. Many teens who do not attend school because of dysmenorrhoea. Giving a warm compress will dilate blood vessels thereby increasing local blood flow resulting in relaxation then can reduce pain. This type of research pre-eksprerimen one goup pre-post test. The data collection was conducted in April – Mei 2015. The population in this study SMK Simpang Haru Banking Padang experiencing dysmenorrhoea. The sample of 16 respondents pengambilan by purposive sampling technique. Data were analyzed using paired t-test. The results showed that the average pain respondent before being given a warm compress is 5.60 with a standard deviation of 1,549, the average pain responder after being given a warm compress is 2.62 with a standard deviation of 1,204, there is a significant difference before and after a warm compress with p = 0.000 where p <0.05. Warm compresses can reduce pain dysmenorrhoea at SMK Simpang Haru Banking Padang. It is therefore recommended to health care compress
Praktikalitas Model Blended Learning pada Pembelajaran Jaringan Dasar di SMK utami, iga setia
Jurnal Ipteks Terapan Vol 11, No 3 (2017): JIT
Publisher : LLDIKTI Wilayah X

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (118.231 KB) | DOI: 10.22216/jit.2017.v11i3.704

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengukur praktikalitas model blended learning pada pembelajaran Jaringan Dasar di SMK. Metode penelitian yang digunakan adalah Research and Development (R and D). Pengambilan data praktkalitas menggunakan lembar praktikalitas yang di isi oleh guru mata pelajaran dan siswa. Hasil penilaian praktikalitas model blended learning berdasarkan respon guru adalah 81.66 % (praktis) dan berdasarkan respon siswa adalah 82.75% (praktis). Berdasarkan temuan penelitian dapat disimpulkan bahwa model blended learning praktis digunakan sebagai model pembelajaran Jaringan Dasar.
Peranan Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Lingga dalam Pengembangan Objek Wisata Siam, Nurbaiti Usman
Jurnal Ipteks Terapan Vol 8, No 4 (2014): JIT
Publisher : LLDIKTI Wilayah X

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (385.604 KB) | DOI: 10.22216/jit.2014.v8i4.17

Abstract

In developing the tourism potential in the area of coastal tourism, Culture and Tourism Department launched Lingga regency coastal resorts as tourist areas open to the medium, the potential developed is the beach and the sea through the attraction beach maintenance activities, and to carry out a program of cultural potential of the Tourism Village that will be working on the Daik Village, the Village and Village Mepar Resun, while the infrastructure facilities in collaboration with the private sector and other areas such devices and Sanitation Department  and the Department of Public Works. Kegaiatan promotion done DinasKebudayaan and Tourism Lingga Regency done in two ways: through events and through the mass media and supported by the provincial government and the private sector which is also a hotel and culinary tourism players.Keywords: Development, Tourism, Culture
PROTOTYPE CONTENT BASED IMAGE RETRIEVAL UNTUK DETEKSI PEN YAKIT KULIT DENGAN METODE EDGE DETECTION Fernando, Erick
Jurnal Ipteks Terapan Vol 9, No 3 (2015): JIT
Publisher : LLDIKTI Wilayah X

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (332.415 KB) | DOI: 10.22216/jit.2015.v9i3.154

Abstract

Dokter spesialis kulit melakukan pemeriksa secara visual objek mata, capture objek dengan kamera digital dan menanyakan riwayat perjalanan penyakit pasien, tanpa melakukan perbandingan terhadap gejala dan tanda yang ada sebelummnya. Sehingga pemeriksaan dan perkiraan jenis penyakit kulit. Pengolahan data citra dalam bentuk digital khususnya citra medis sudah sangat dibutuhkan dengan pra-processing. Banyak pasien yang dilayani di rumah sakit masih menggunakan data citra analog. Data analog ini membutuhkan ruangan khusus untuk menyimpan guna menghindarkan kerusakan mekanis. Uraian mengatasi permasalahan ini, citra medis dibuat dalam bentuk digital dan disimpan dalam sistem database dan dapat melihat kesamaan citra kulit yang baru. Citra akan dapat ditampilkan dengan pra- processing dengan identifikasi kesamaan dengan Content Based Image Retrieval (CBIR) bekerja dengan cara mengukur kemiripan citra query dengan semua citra yang ada dalam database sehingga query cost berbanding lurus dengan jumlah citra dalam database.
PENGARUH TERAPI EMOTIONAL FREEDOM TECHNIQUE (EFT) TERHADAP PENURUNAN SKALA NYERI DISMENOREA PADA REMAJA sastra, lenni
Jurnal Ipteks Terapan Vol 8, No 1 (2014): JIT
Publisher : LLDIKTI Wilayah X

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (304.07 KB) | DOI: 10.22216/jit.2014.v8i1.451

Abstract

ABSTRACTDysmenorrheal is pain during menstruation. Pain can be minimized using pharmacological and non pharmacological therapies.  One of them is emotional freedom technique (EFT). The purpose of this study was to determine the effect of EFT therapy to decrease pain scale dysmenorrheal in adolescents at high school N 12 of Padang. It was a quasi-experimental, with two group design with pretest-posttest control group. The collection of data was carried at 12 public senior high school Padang. The number of samples  were 40 people, 20 of experimental group and 20 of control group were taken using purposive sampling technique. Combination of numeric rating scale (NRS) and Hayward were used to collect data. Data were analyzed using wilcoxon test and mann-whitney statistical test. The results showed that pain pretest adolescent experimental group was 95% moderate pain and pain scale post-test was 100% mild pain, while the pain scale test of the first on adolescent group control is 70% moderate pain and pain scale on the test II 70% pain moderate. Wilcoxon and mann-whitney test obtained p value = 0.00 means there was differences decrease pain scale between the experimental group and control group. Based on the results it can be concluded there was the influence of EFT therapy to decrease pain scale dysmenorrheal for adolescents at 12 public senior high school Padang. Suggestions for teenagers to be able to use EFT therapy to relieve pain during dysmenorrheal and suggestions for schools to be able to provide EFT therapy education.  ABSTRAKDismenorea adalah nyeri sewaktu haid yang sering dialami oleh remaja putri. Nyeri dapat diminimalkan dengan terapi farmakologis dan non farmakologis. Salah satunya adalah terapi emotional freedom technique (EFT). Tujuan penelitian untuk mengetahui pengaruh terapi EFT terhadap penurunan skala  nyeri dismenorea pada remaja di SMA N 12 Kota Padang. Jenis penelitian adalah quasi-eksperiment, dengan two group pretest-posttest with control group. Pengumpulan data dilaksanakan di SMA N 12 Kota Padang. Jumlah sampel adalah 40 orang, 20 kelompok eksperimen dan 20 kelompok kontrol yang diambil dengan teknik purposive sampling. Instrumen yang digunakan gabungan numeric rating scale (NRS) dan Hayward. Data dianalisis dengan uji statistic wilcoxon dan mann whitney. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nyeri pretest pada remaja kelompok eksperimen adalah 95% nyeri sedang  dan skala nyeri postes adalah 100% nyeri ringan, sedangkan skala nyeri uji I pada remaja kelompok kontrol adalah 70% nyeri sedang dan skala nyeri  pada uji II 70% nyeri sedang. Hasil uji statistik wilcoxon dan mann-whitney  didapatkan hasil p value < 0.00 artinya terapi emotional freedom technique (EFT) berpengaruh terhadap penurunan skala nyeri dismenore pada remaja. Berdasarkan hasil dapat disimpulkan ada pengaruh terapi EFT terhadap penurunan skala nyeri dismenorea pada pemaja. Saran bagi sekolah untuk dapat memberikan penyuluhan terapi EFT.  
PENGARUH PELATIHAN METODA KANGURU TERHADAP PENINGKATAN PENGETAHUAN DAN KETERAMPILAN IBU YANG MEMILIKI BAYI BERAT BADAN LAHIR RENDAH (BBLR) DI RUANG PERINATOLOGI RSD RADEN MATTAHER JAMBI 2009 Widiawati, Susi
Jurnal Ipteks Terapan Vol 8, No 3 (2014): JIT
Publisher : LLDIKTI Wilayah X

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (489.002 KB) | DOI: 10.22216/jit.2014.v8i3.8

Abstract

Latar Belakang: tahun 1991 sekitar 7,5 %. Risiko bayi yang lahir dengan BBLR dapat mengakibatkan hipotermi dan berakibat kematian pada bayi. Salah satu upaya yang dapat dilakukan adalah dengan melaksanakan metode kanguru. Kurangnya pengetahuan serta keterampilan ibu menyebabkan metode kanguru tidak dilaksanakan dengan baik dan benar sehingga perlu dilakukan kegiatan pendidikan dan pelatihan metode kanguru agar meningkatkan pengetahuan dan keterampilan ibu yang memiliki bayi BBLR. Adapun manfaat lain metoda kanguru adalah denyut jantung stabil, pernapasan bayi lebih teratur, distribusi oksigen keseluruh tubuh menjadi lebih baik,  kenaikan berat badan lebih cepat,  frekuensi bayi menangis berkurang, mempermudah pemberian ASI, terbentuknya ikatan batin dengan ibu.Objek: ibu yang memiliki bayi BBLR, sampel diambil secara accidental sampling, dengan jumlah sampel sebanyak 13 orang.Metode: Penelitian ini merupakan penelitian Pre-eksperimen design dengan desain penelitian yang digunakan adalah pretest  and postest only desain bertujuan untuk mengetahui perbedaan pengetahuan dan keterampilan ibu sebelum dan sesudah  dilakukan pendidikan dan pelatihan metoda kanguru. Penelitian dilakukan diruang Perinatologi RSD Raden Mattaher Jambi dari tanggal 21 Juni s/d 21 Juli 2009  Hasil: Dari hasil penelitian didaptkan tingkat  pengetahuan ibu  sebelum dilakukan pelatihan  metode kanguru dengan nilai mean  44,23, median  41,67 standar deviasi  22,919 dan nilai minimum dan maksimum  8-83 sedangkan tingkat  pengetahuan ibu  setelah dilakukan pelatihan  metode kanguru dengan mean 80,12 , median 83,33, standar deviasi 13,411 dan nilai minimum dan maksimum 58-100. Keterampilan ibu sebelum dilakukan pelatihan metode kanguru dengan nilai mean 46,92,  median  50,0 standar deviasi  8,55 dan nilai minimum dan maksimum  30-60 sedangkan keterampilan ibu  setelah dilakukan pelatihan  metode kanguru dengan  mean 76,15 , median 70, standar deviasi 11,2 dan nilai minimum dan maksimum 60-90 Diketahui adanya perbedaan yang sangat signifikan antara pengetahuan dan keterampilan ibu sebelum dan setelah diberikan pendidikan dan pelatihan metode kanguru dengan nilai p-Value = 0,000 dan pada confidence interval 95%.Melihat kenyataan di atas, maka disarankan kepada perawat yang ada diruangan Perinatologi untuk selalu memotivasi ibu yang memiliki bayi BBLR agar selalu melakukan teknik metode kanguru.Doi: 10.22216/jit.2014.v8i3.8
KEJADIAN HIPERTENSI PADA MASYARAKAT DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS HARAPAN RAYA PEKANBARU aryantiningsih, dwi sapta; Silaen, Jesika Br
Jurnal Ipteks Terapan Vol 12, No 1 (2018): JIT
Publisher : LLDIKTI Wilayah X

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (78.313 KB) | DOI: 10.22216/jit.2018.v12i1.1483

Abstract

AbstrakHipertensi yaitu keadaan seseorang yang mengalami peningkatan tekanan darah diatas normal (Susilo & Wulandari, 2011). Di Propinsi Riau kejadian hipertensi mencapai 0,17 % dan di Kota Pekanbaru mencapai 0,15%.  Faktor yang berhubungan dengan hipertensi seperti usia, jenis kelamin, ras, stres, riwayat keluarga, obesitas, aktivitas olahraga, konsumsi garam dan kebiasaan merokok (Palmer,2007). Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor yang berhubungan dengan kejadian hipertensi. Jenis penelitian ini yaitu kuantitatif analitik dengan desain case control. Penelitian ini dilakukan  di Wilayah Kerja Puskesmas Harapan Raya Pekanbaru. Teknik sampling yaitu Quota Sampling. Responden yaitu pasien yang menderita dan tidak menderita hipertensi sebanyak 58 kasus dan 58 kontrol, dengan menggunakan instrument penelitian kuesioner, sphygmomanometer, timbangan dan microtoise. Analisis data secara univariat dan bivariat.Hasil penelitian ini menunjukkan terdapat hubungan yang signifikan antara usia (Pvalue=0,00005), jenis kelamin (Pvalue=0,002), kegemukan (obesitas) (Pvalue=0,010), aktivitas olahraga (Pvalue=0,016), asupan garam (natrium) (Pvalue=0,003), dan kebiasaan merokok (Pvalue=0,00005) dengan kejadian hipertensi dan tidak terdapat hubungan yang signifikan antara riwayat keluarga. Kesimpulan yaitu terdapat hubungan antara usia, jenis kelamin, kegemukan, aktivitas olahraga, asupan garam dan kebiasaan merokok dengan kejadian hipertensi. Disarankan agar tenaga kesehatan meningkatkan program promosi kesehatan tentang  pola hidup sehat dan perlunya pojok gizi dalam memberikan konseling.AbstrackHypertension is the state of someone who is experiencing an increase in blood pressure above normal (Susilo & Wulandari, 2011). The incidence of hypertension in Riau province reached 0.17% and in the city of Pekanbaru reached 0.15%. The factors associated with hypertension, such as age, sex, race, stress, family history, obesity, exercise, salt intake and smoking habits (Palmer, 2007). The purpose of this study was to determine the factors associated with hypertension. This type of research is quantitative analytical case control design. This research was conducted in Puskesmas Harapan Raya Pekanbaru. Sampling Quota sampling techniques. Respondents are patients who suffer and do not suffer from hypertension were 58 cases and 58 controls, by using a questionnaire research instruments, sphygmomanometer, scales and microtoise. Analysis of univariate and bivariate data.The results of this study showed a significant relationship between age (pvalue = 0.00005), gender (pvalue = 0,002), overweight (obesity) (pvalue = 0,010), leisure activities (pvalue = 0.016), the intake of salt (sodium) ( pvalue = 0.003), and smoking (pvalue = 0.00005) with hypertension and no significant relationship between family history. The conclusion that there is a relationship between age, sex, obesity, exercise, salt intake and smoking and the incidence of hypertension. It is recommended that health workers improve health promotion programs on healthy lifestyles and the need for nutritional corner of providing counseling. 
Pengaruh Terapi Akupuntur terhadap Tingkat Kesembuhan Pasien Post Stroke di Pusat Rehabilitasi Stroke Singkarak Sulung, Neila; Hervina, Rika
Jurnal Ipteks Terapan Vol 7, No 4 (2013): JIT
Publisher : LLDIKTI Wilayah X

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (990.605 KB) | DOI: 10.22216/jit.2013.v7i4.57

Abstract

Pemulihan pasca stroke merupakan proses panjang yang dapai berlangsung selama beberapa tahun dan tergantung jenis stroke yang diderita. Upaya rehabilitasi yang dapat dilakukan diantaranya terapi alternatif bagi penderita stroke seperti akupunktur, Arornaterapi, Hidroterapi, Yoga, dan Terapi nutrisi. Pusat Rehabilitasi stroke Singkarak cukup banyak dikunjungi pasien stroke, dengan rata-rata pasien 620 orang per bulan. Rehabilitasi di sini dilakukan dengan menggunakan metode akunpuntur, yang ditawarkan melalui paket perawatan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh terapi akupuntur terhadap tingkat kesembuhan pasien post stroke di Pusat Rehabilitasi Stroke Singkarak Tahun 2012.Jenis penelitian quasi eksperimen dengan desain Pre-test and Post-test design. Populasi adalah seluruh pasien post stroke yang menjalani terapi akupunktur di Pusat Rehabilitasi Stroke Singkarak. Sampel diambil purposive sampling, sebanyak 10 orang. Pengolahan dan analisa data dilakukan secara komputerisasi.Hasil analisa univariat diketahui rata-rata tingkat kesembuhan pasien post stroke yang menjalani terapi akupunktur sebelum intervensi adalah 1,1, dan rata-rata tingkat kesembuhan pasien post stroke yang menjalani terapi akupunktur sesudah intervensi adalah 2,4. Hasil analisa bivariat terdapat pengaruh bermakna pelaksanaan terapi akupunktur terhadap tingkat kesembuhan pasien post stroke, nilai p=0.022.Disimpulkan bahwa terdapat pengaruh bermakna pelaksanaan terapi akupunktuf terhadap tingkat kesembuhan pasien post stroke. Diharapkan kepada pusat rehabilitasi agar dapat melakukan pendekatan secara psikologis bagi pasien yang takut dan tidak patuh dalam pelaksanaan terapi akupunktur agar terapi dapatterlaksana secara efektif sejakpertama kali dilakukan.Kata Kunci : Therapy Akupuntur, Tingkat Kesembuhan Stroke, Rehabilitasi

Page 11 of 17 | Total Record : 162