cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota palembang,
Sumatera selatan
INDONESIA
Sainmatika: Jurnal Ilmiah Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam
ISSN : 1829586X     EISSN : 25810170     DOI : -
Sainmatika: Jurnal Ilmiah Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam with registered number ISSN 1829 586X (print) and ISSN 2581-0170 (online) is a scientific journal managed and published by Faculty of Mathematics and Natural Science, Universitas PGRI Palembang. Sainmatika Journal publishes research articles from laboratory or field experiment as well as theoretical and elaborative research in field of Basic Sciences; Mathematics, Chemistry, Physics and Biology. This journal accepts articles in Indonesian or English. This journal is published twice a year in June and December.
Arjuna Subject : -
Articles 499 Documents
Kebiasaan Makan Ikan Seluang (Rasbora argyrotaenia) di Perairan Sungai Musi Haris, Helmi; Mutiara, Dian; Arsyad, N
Sainmatika: Jurnal Ilmiah Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Sainmatika Volume 15 No 2 Desember 2018
Publisher : Faculty of Mathematics and Natural Science, Universitas PGRI Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (320.996 KB) | DOI: 10.31851/sainmatika.v15i2.2244

Abstract

Seluang (Rasbora argyrotaenia) is one type of fish that lives on the Musi River in South Sumatra. Seluang is favored by the people of South Sumatra to become consumption fish with economic value. Natural catches are felt to diminish over time and effort is needed for domestication and cultivation. Analysis of gastric contents has been carried out on seluang fish from the Musi river to find out fish eating habits as a cultivation platform. The research was conducted from July to September 2017 on three Musi tributaries. The Prefonderance index was analyzed according to Natarjan and Jhingran in Effendi (2002). From the results of the study it was revealed that eluang was an omnivorous group of fish seen from the value of the Prefonderance Index, which consumed green plants (48.05%) as the main food, Arthropoda (23.86%) and Anellida (22.35%) as supplementary foods.ABSTRAK Seluang (Rasbora argyrotaenia) merupakan salah satu jenis ikan yang hidup di sungai Musi Sumatera Selatan. Seluang disukai masyarakat Sumatera Selatan  hingga menjadi ikan konsumsi yang bernilai ekonomi.   Hasil tangkapan alam  dirasakan semakin berkurang seiring waktu  dan diperlukan usaha untuk domestikasi.dan budidaya.  Analisis isi lambung telah dilakukan terhadap ikan seluang dari sungai Musi  untuk mengetahui kebiasaan makan ikan sebagai landasan budidaya. Penelitian dilakukan pada bulan  Juli  sampai  September 2017 pada  tiga anak sungai Musi.  Indek Prefonderance dianalisis menurut Natarjan dan Jhingran dalam Effendi (2002). Dari hasil penelitian diketahui bahwa  Seluang  merupakan kelompok ikan omnivora yang dilihat dari nilai Indek Prefonderance yaitu  mengkonsumsi tumbuhan hijau (48,05%) sebagai makanan utama,   Arthropoda (23,86%) dan  Anellida (22,35 %)  sebagai makanan tambahan. Kata Kunci: Sungai Musi. Indek of Prefonderance, Domestikasi, Omnivora
Struktur Komunitas Plankton di Sungai Cisadane Kota Tangerang pada Tata Guna Lahan Berbeda Rosarina, Desy; Laksanawati, Ellysa Kusuma; Rosanti, Dewi
Sainmatika: Jurnal Ilmiah Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Vol 16, No 2 (2019)
Publisher : Faculty of Mathematics and Natural Science, Universitas PGRI Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (74.699 KB) | DOI: 10.31851/sainmatika.v16i2.3216

Abstract

Penelitian yang mengkaji perbedaan struktur komunitas plankton pada tata guna lahan yang berbeda  di kawasan sungai Cisadane Kota Tangerang  telah dilaksanakan pada Juni sampai September 2019. Penelitian menggunakan metode survey, pengambilan sampel dilakukan secara  purpossive sampling. Sampel diambil dari tata guna lahan yaitu kawasan pemukiman, kawasan pabrik dan kawasan tangkapan ikan. Setiap tata guna lahan ditentukan 3 stasiun.   Analisis plankton dilakukan di Laboratorium Biologi Universitas PGRI Palembang. Hasil  penelitian ditemukan 19 jenis fitoplankton dan 10 jenis zooplankton.  Kelimpahan fitoplankton dan zooplankton tertinggi ada pada stasiun 1 (kawasan taman kota) dengan nilai masing-masing 16,88 ind/liter dan 8,75 ind/liter. Indeks dominansi plankton di setiap stasiun memiliki nilai di bawah 1, sehingga dapat dikatakan tidak ada individu plankton yang mendominasi di perairan tersebut. Indeks keanekaragaman fitoplankton dan zooplankton di ketiga stasiun dikategorikan sedang, dengan nilai 1,71 ? 2,41.
Keanekeragaman Tumbuhan yang diperjual-belikan di Nurseri Kranggan, Bekasi, Jawa Barat Silalahi, Marina; Sihotang, Hotmaulina
Sainmatika: Jurnal Ilmiah Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Vol 16, No 2 (2019)
Publisher : Faculty of Mathematics and Natural Science, Universitas PGRI Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (335.382 KB) | DOI: 10.31851/sainmatika.v16i2.2828

Abstract

Nursery is a places for buying, selling transactions and plants care in the urban. This study aims to reveal the diversity of plants that are traded in the Kranggan nursery, Bekasi, West Java. This research was conducted by surveying and interviewing nursery owners and managers to find out the types of plants being traded. Reponden was determined by purvosif sampling with criteria namely having a nursery of at least 100 m2 or having worked at the nursery for at least 2 years. The data obtained was analyzed descriptively statistically. Plants that are traded in Kranggan nursery vary greatly between one trader and another, namely between 93-140 species of plants. A total of a total of 197 plants were traded in the Kranggan nursery which were included in 158 genera and 76 families. When viewed from the habitus, most of the traded plants (86 species) are herbs, followed by trees (69 species), shrubs (36 species) and lianas (6 species). Mango (Mangifera indica), klengkeng (Euphoria longana), guava (Psidium guajava), are plants very potential to be developed because its favored by buyer. Bonsai plants such as anting putri (Wrightia religiosa) and Korean banyan (Ficus campanulata) have great economic and conservation potential because it has a high selling price and high fruiting frequency.
Penerapan Biomekanika pada Alat Peraga Push Up Mouromadhoni, Kasyfi Rifqi; Kuswanto, Heru
Sainmatika: Jurnal Ilmiah Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Vol 16, No 1 (2019): SAINMATIKA
Publisher : Faculty of Mathematics and Natural Science, Universitas PGRI Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (193.581 KB) | DOI: 10.31851/sainmatika.v16i1.2373

Abstract

ABSTRACT Biomechanics is part of a scientific discipline that applies basic mechanical principles to explain the performance system in the human body (living things). One application in the human body is when doing push ups. Push up props are made to find out the relationship between arm length, mass, and angle to the force and torque. After the tool is assembled, the tool is experimented with mass manipulation variables 125 g; 290 g; 515 g and body length 20; 40; 60 cm. Based on the experimental results that the greater the arm's length, the greater the force and torque. The greater the mass of the object, the greater the force. Keywords: biomechanics, push-ups, torque, newton ABSTRAK Biomekanika merupakan bagian dari disiplin ilmu yang menerapkan prinsip dasar mekanik untuk menjelaskan sistem kinerja pada tubuh manusia (makhluk hidup). Salah satu penerapannya dalam tubuh manusia adalah ketika melakukan push up. Dibuatlah alat peraga push up untuk mengetahui hubungan antara panjang lengan, massa, dan sudut terhadap besar gaya dan torsi. Setelah alat terangkai, alat dieksperimenkan dengan variable manipulasi massa 125 g;290 g;515 g dan panjang lengan badan 20; 40; 60 cm. Berdasarkan hasil eksperimen bahwa semakin besar panjang lengan badan maka semakin besar pula gaya dan torsi. Semakin besar massa benda maka semakin besar pula gaya. Kata Kunci: biomekanik, push-up, torsi, newton
Jenis-Jenis Bambu Dataran Tinggi di Sempadan Sungai Trengwilis Taman Nasional Gunung Rinjani Lombok Fatmalasari, Dewi; Mulyaningsih, Tri Mulyaningsih; Aryanti, Evy
Sainmatika: Jurnal Ilmiah Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Vol 16, No 2 (2019)
Publisher : Faculty of Mathematics and Natural Science, Universitas PGRI Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (184.982 KB) | DOI: 10.31851/sainmatika.v16i2.2993

Abstract

Indonesia has 176 species and 24 genera of bamboos, around 11.5% of the total bamboo species in the world. In Lombok, there were found 6 genera, 15 species and 8 varieties. Bamboo has an important role on the river banks, it can prevent erosion of the river cliffs. The purpose of this study was to identify the species of highland bamboos, at the border of the Trengwilis river, Rinjani Mount National Park, Lombok. This research was conducted by descriptive explorative method, on July - April 2019. The Collecing data was used line sampling methode, with exploring the river border, 50 meters from the left and right edges of riverbed. Data collection in the field was carried out by recording 72 bamboo characters. The results were found eight species of bamboo which were included in five genera, e.g. Bambusa vulgaris Schard., Schizotachyum sp., Dendrocalamus sp. Dendrocalamus asper (Schult) Backer, Gigantochloa sp., Gigantochloa atter (Hassk.) Kurz., that were found at an attitude 623m-660m asl.; Gigantochloa apus (Schult.) Kurz. that grew as long as the Trengwilis riverbed at around atitude 623m-729m asl.; and Dinochloa sp. was found at an atitude 716m asl. Genus Dinochloa was a new record in West Nusa Tenggara Region.
Microplastic in Marine Environment and Its Impact Wibowo, Yudha Gusti; Maryani, Anis Tatik; Rosanti, Dewi; Rosarina, Desy
Sainmatika: Jurnal Ilmiah Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Vol 16, No 1 (2019): SAINMATIKA
Publisher : Faculty of Mathematics and Natural Science, Universitas PGRI Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (386.303 KB) | DOI: 10.31851/sainmatika.v16i1.2884

Abstract

This article  was the result of  a research of literature study sources and impact of microplastic in the marine environment. Plastic debris could make microplasric caused by ultraviolet and give some negative impact for marine environment.   Plastic debris in marine environment has come from industrial and fishing activities (human activities). All of marine environment in the world has contaminated by microplastic, microplastic will give negative impact for marine biota, recent study inform that turtle and fish have high microplastic content in both them.plastics industries should take responsibility for the end-of-life oftheir products by introducing plastic recycling or upgrading programmers.
Pengaruh Jarak Tanam terhadap Pertumbuhan dan Produksi Jagung (Zea Mays L) Non Hibrida di Lahan Balai Agro Teknologi Terpadu (ATP) Kartika, Trimin
Sainmatika: Jurnal Ilmiah Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Sainmatika Volume 15 No 2 Desember 2018
Publisher : Faculty of Mathematics and Natural Science, Universitas PGRI Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (301.877 KB) | DOI: 10.31851/sainmatika.v15i2.2378

Abstract

The research entitled: The Effect of Planting Distance on Growth and Production of Non Hybrid Maize (Zea Mays L) in the Land of Integrated Technology Agro Center (ATP) ". Aim to get the optimal spacing (maximum production) in non-hybrid corn. The study was conducted in February 2018 until July 2018, located at the Integrated Agro Technology Land (ATP), Bakung Village, Inderalaya District, Ogan Ilir District (OI), South Sumatra Province, South Sumatra Province. The design used was Completely Randomized Design with 27 treatment combinations which were repeated as many as 3 replications. The results showed that the use of rare spacing could increase the growth and production of corn plants, at spacing of 80 cm x 20 cm, and spacing of 100 cm x 50 cm x 20 cm, giving the best influence on the growth and production of corn plants, non hybrid Srikandi corn with the use of a spacing of 75 cm x 15 cm giving the highest yield of 4.9 tons / ha. ABSTRAKPenelitian yang berjudul : Pengaruh Jarak Tanam Terhadap Pertumbuhan Dan Produksi Jagung (Zea Mays L) Non Hibrida Di Lahan Balai Agro Teknologi Terpadu (Atp)?. Bertujuan untuk mendapatkan jarak tanam yang optimal (Produksi yang maksimal) pada jagung non hibrida. Penelitian dilaksanakan pada Februari 2018 sampai Juli 2018, bertempat di Lahan Agro Teknologi Terpadu (ATP), Desa Bakung, Kecamatan Inderalaya, Kabupaten Ogan Ilir (OI) Provinsi Sumatera Selatan Provinsi Sumatera Selatan. Rancangan yang digunakan Rancangan Acak Lengkap dengan 27 kombinasi perlakuan yang diulang sebanyak 3 ulangan.. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Pemakaian jarak tanam yang jarang dapat meningkatkan pertumbuhan dan produksi tanaman jagung, pada jarak tanam 80 cm x 20 cm, dan jarak tanam 100 cm x 50 cm x 20 cm, memberikan pengaruh terbaik terhadap pertumbuhan dan produksi tanaman jagung, jagung non hibrida Srikandi dengan pemakaian  jarak tanam 75 cm x 15 cm memberikan hasil tertinggi sebesar 4,9 ton/ha . Kata Kunci : Pengaruh jarak tanam,  Pertumbuhan, Produksi, Jagung Non Hibrida
Keanekaragaman Avertebrata Air di Perairan Rawa Pulau Salah Nama Sungai Musi Bagian Hilir Sumatera Selatan Dwirastina, Mirna; Sudarmo, Agnes Puspita
Sainmatika: Jurnal Ilmiah Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Vol 16, No 2 (2019)
Publisher : Faculty of Mathematics and Natural Science, Universitas PGRI Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (655.532 KB) | DOI: 10.31851/sainmatika.v16i2.2173

Abstract

Pulau Salah Nama adalah perairan rawa yang dipengaruhi pasang surut.  Disekeliling Pulau tersebut ditumbuhi oleh beberapa jenis vegetasi riparian tanaman air, dan  terdapat juga pemukiman penduduk. Pulau tersebut dikelilingi daerah aliran Sungai Musi sehingga aktivitas penangkapan ikan selalu terjadi dengan menggunakan beberapa alat tangkap yang tidak ramah lingkungan khususnya empang dan jaring.  Daerah aliran Sungai Musi terindikasi mengalami penurunan kualitas lingkungan perairan. Aktivitas yang menyebabkan kerusakan tersebut antara lain penggunaan alat tangkap yang tidak sesuai atau tidak ramah lingkungan dan penambatan kapal (adanya dermaga kapal ilegal). Beberapa jenis biota air dalam kelas avertebrata dapat digunakan sebagai indikator untuk menilai kondisi perairan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui komposisi, kelimpahan dan keanekaragaman avertebrata yang ada di perairan Pulau Salah Nama. Penelitian dilakukan di Perairan Pulau Salah Nama pada bulan Agustus, November 2016 dan Januari 2017.  Lokasi pengambilan sampel ada 5 stasiun.  Metodenya menggunaka metode purposive sampling.  Pengambilan avertebrata menggunakan serok, hasil serok dimasukkan dalam plastik, diberi pengawet dan dibawa ke laboratoriun untuk diidentifikasi menggunakan buku identifikasi. Hasil identifikasi ditemukan  bahwa ada 3 kelas avertebrata yang ditemukan yaitu Gastropoda, Insekta dan Malacostraca. Komposisi tertinggi terdapat pada kelas gastropoda.  Kelimpahan avertebrata air berkisar 99,08-1047,5 idv/cm2, nilai indeks keanekaragaman berkisar 1<H<3. Nilai ini menandakan kondisi perairan di Pulau Salah Nama masih dalam kategori sedang dan stabil. 
POTENSI HASIL JAGUNG MANIS (Zea Mays Saccharata Sturt.) HIBRIDA VARIETAS BONANZA F1 PADA JARAK TANAM BERBEDA Kartika, Trimin
Sainmatika: Jurnal Ilmiah Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Vol 16, No 1 (2019): SAINMATIKA
Publisher : Faculty of Mathematics and Natural Science, Universitas PGRI Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (90.334 KB) | DOI: 10.31851/sainmatika.v16i1.2843

Abstract

ABSTRACTThe study entitled: Potential of Sweet Corn (Zea Mays Saccharata Sturt.) Hybrid F1 Bonanza Varieties at Different Planting Spaces. Aim to get the potential results of sweet corn (Zea Mays Saccharata Sturt.) Hybrid variety of Bonanza F1 with optimal spacing (Maximum production). The study was conducted in December 2018 until April 2019, at the Plantation Site of Tanjung Baru Petai Village, Tanjung Batu District, Ogan Ilir District (OI), South Sumatra Province. The experimental design used was Completely Randomized Design (CRD), 6 settings in 3 times required 6 x 3 = 18 experimental units. The area of land used is 0.5 ha with spacing of P1: 80 cm x 25 cm 1 seed / hole, P2: 75 cm x 25 cm 1 seed / hole, P3: 80 cm x 40 cm 2 seeds / hole, P4: 60 cm x 25 cm 1 seed / hole, P5: 75 cm x 40 cm 2 seeds / hole, P6: 75 cm x 50 cm 3 seeds / hole. The variables discussing sweet corn plants include tall plants (cm), stem diameter (mm), wide leaves (cm2), leaf length (cm), weighted fresh berangkasan (gr), ear length (cm), ear diameter (cm )), number of rows / ear, number of seeds / cob (seeds), weight of ear cob (gr), weight of ear without clobot (gr). The results showed that Bonanza F1 corn varieties proved very significant in plant height, stem diameter, ear length and number of rows per ear, significantly different in leaf width, leaf length, ear diameter, number of seeds per ear, and not significantly different from fresh weight berangkasan, heavy cob berklobot, the weight of the cob without a screw. P1 treatment with a spacing of 80 cm x 25 cm (1 seed / hole) provides the best potential and has the potential to increase growth, yield and components of Bonanza F1.  Keywords: Varieties, Bonanza F1 Hybrid Corn, spacing, growth, yield ABSTRAK Penelitian yang berjudul : Potensi   Hasil  Jagung Manis (Zea Mays Saccharata Sturt.)    Hibrida Varietas Bonanza F1  Pada Jarak Tanam Berbeda.  Bertujuan untuk mendapatkan potensi   hasil  jagung manis (Zea Mays Saccharata Sturt.) Hibrida varietas Bonanza F1 dengan jarak tanam yang optimal (Produksi yang maksimal). Penelitian dilaksanakan pada Desember  2018 sampai April 2019, bertempat di Lahan Perkebunan Desa Tanjung Baru Petai Kecamatan Tanjung Batu, Kabupaten Ogan Ilir (OI) Provinsi Sumatera Selatan. Rancangan percobaan yang digunakan adalah Rancangan Acak Lengkap (RAL), 6 perlakuan  diulang 3 kali sehingga terdapat 6 x 3 = 18 satuan percobaan. Luas lahan yang digunakan 0,5 ha dengan jarak tanam P1 : 80 cm x 25 cm 1biji /lubang, P2: 75 cm x 25 cm 1biji/lubang, P3: 80 cm x 40 cm 2biji/perlubang, P4: 60 cm x 25 cm 1 biji/lubang, P5: 75 cm x 40 cm 2 biji/lubang, P6: 75 cm x 50 cm 3 biji/lubang. Peubah yang diamati pada tanaman jagung manis meliputi  tinggi tanaman (cm), diameter pangkal batang (mm), luas daun (cm2),panjang daun (cm), berat segar berangkasan (gr), panjang tongkol (cm), diameter tongkol (cm), jumlah baris/tongkol , Jumlah biji/tongkol (biji), berat tongkol berkelobot (gr), Berat tongkol tanpa klobot (gr). Hasil penelitian menunjukkan bahwa Varietas jagung Bonanza F1 berpengaruh sangat nyata pada  tinggi tanaman, diameter pangkal batang, panjang tongkol dan jumlah baris per tongkol, berbeda nyata pada luas daun, panjang daun, diameter tongkol, jumlah biji per tongkol, dan tidak berbeda nyata pada berat segar berangkasan, berat tongkol berklobot, berat tongkol tanpa klobot. Perlakuan  P1 dengan jarak tanam 80 cm x 25 cm (1 biji/lubang)  memberikan pengaruh terbaik  dan memiliki potensi meningkatkan pertumbuhan, hasil dan komponen hasil tanaman jagung manis Bonanza F1. Kata Kunci: Varietas,  Jagung Hibrida Bonanza F1, jarak tanam, Pertumbuhan, Hasil.
KOMPOSISI POHON DI HUTAN HULU BATANG MANGANTI KECAMATAN SUMPUR KUDUS KABUPATEN SIJUNJUNG nurhadi, Nurhadi
Sainmatika: Jurnal Ilmiah Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Sainmatika Volume 8 No. 2 Desember 2011
Publisher : Faculty of Mathematics and Natural Science, Universitas PGRI Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31851/sainmatika.v8i2.772

Abstract

Kerusakan hutan ini sudah berlangsung di seluruh Indonesia. Kegiatan manusia diduga merupakan faktor utama kerusakan ekosistem hutan dan akhirnya menghancurkan fungsi hutan, termasuk  kawasan hutan Sumatera Barat. Penelitian ini dilakukan  di hutan Hulu Batang Manganti kecamatan Sumpur Kudus, kabupaten Sijunjung,  dari bulan Februari sampai dengan April 2008, yang bertujuan untuk menghitung komposisi tumbuhan. Pengambilan sampel tumbuhan menggunakan metode purposif sampling dan sistematis dalam dua lokasi kawasan hutan. Hasil penelitian didapatkan  26 spesies tumbuhan dari 17 familia dan 169 individu tumbuhan. Indeks nilai penting untuk Peronema canescens (35,75%) dan terendah Alangium javanicum (1,55%). 

Filter by Year

2009 2025


Filter By Issues
All Issue Vol. 22 No. 1 (2025): Sainmatika : Jurnal Ilmiah Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Vol. 21 No. 2 (2024): Sainmatika : Jurnal Ilmiah Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Vol. 21 No. 1 (2024): Sainmatika : Jurnal Ilmiah Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Vol. 20 No. 2 (2023): Sainmatika : Jurnal Ilmiah Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Vol. 20 No. 1 (2023): Sainmatika : Jurnal Ilmiah Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Vol. 19 No. 2 (2022): Sainmatika : Jurnal Ilmiah Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Vol. 19 No. 1 (2022): Sainmatika : Jurnal Ilmiah Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Vol. 18 No. 2 (2021): Sainmatika : Jurnal Ilmiah Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Vol. 18 No. 1 (2021): Sainmatika : Jurnal Ilmiah Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Vol. 17 No. 2 (2020): Sainmatika : Jurnal Ilmiah Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Vol. 17 No. 1 (2020): Sainmatika : Jurnal Ilmiah Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Vol 16, No 2 (2019) Vol. 16 No. 2 (2019): Sainmatika : Jurnal Ilmiah Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Vol. 16 No. 1 (2019): Sainmatika : Jurnal Ilmiah Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Vol 16, No 1 (2019): SAINMATIKA Sainmatika Volume 15 No 2 Desember 2018 Vol. 15 No. 2 (2018): Sainmatika : Jurnal Ilmiah Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Sainmatika Volume 15 No 2 Desember 2018 Vol. 15 No. 1 (2018): Sainmatika : Jurnal Ilmiah Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Sainmatika Volume 15 No. 1 Juni 2018 Vol. 14 No. 2 (2017): Sainmatika : Jurnal Ilmiah Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Sainmatika Volume 14 No. 2 Desember 2017 Vol. 14 No. 1 (2017): Sainmatika : Jurnal Ilmiah Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Sainmatika Volume 14 No. 1 Juni 2017 Sainmatika Volume 13 No. 2 Desember 2016 Sainmatika Volume 13 No. 2 Desember 2016 Vol. 13 No. 2 (2016): Sainmatika : Jurnal Ilmiah Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Sainmatika Volume 13 No. 1 Juni 2016 Vol. 13 No. 1 (2016): Sainmatika : Jurnal Ilmiah Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Sainmatika Volume 12 No. 2 Desember 2015 Vol. 12 No. 2 (2015): Sainmatika : Jurnal Ilmiah Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Sainmatika Volume 12 No.1 Juni 2015 Sainmatika Volume 12 No.1 Juni 2015 Vol. 12 No. 1 (2015): Sainmatika : Jurnal Ilmiah Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Vol. 11 No. 2 (2014): Sainmatika : Jurnal Ilmiah Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Sainmatika Volume 11 No. 2 Desember 2014 Vol. 11 No. 1 (2014): Sainmatika : Jurnal Ilmiah Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Sainmatika Volume 11 No.1 Juni 2014 Sainmatika Volume 10 No. 2 Desember 2013 Vol. 10 No. 2 (2013): Sainmatika : Jurnal Ilmiah Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Sainmatika Volume 10 No. 1 Juni 2013 Vol. 10 No. 1 (2013): Sainmatika : Jurnal Ilmiah Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Sainmatika Volume 9 No. 2 Desember 2012 Sainmatika Volume 9 No. 1 Juni 2012 Sainmatika Volume 8 No. 2 Desember 2011 Vol. 8 No. 2 (2011): Sainmatika : Jurnal Ilmiah Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Sainmatika Volume 8 No. 2 Desember 2011 Vol. 8 No. 1 (2011): Sainmatika : Jurnal Ilmiah Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Sainmatika Volume 8 No. 1, Juni 2011 Sainmatika Volume 7 No. 2 Desember 2010 Vol. 7 No. 2 (2010): Sainmatika : Jurnal Ilmiah Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Sainmatika Volume 7 No. 1 Juni 2010 Vol. 7 No. 1 (2010): Sainmatika : Jurnal Ilmiah Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Vol. 6 No. 2 (2009): Sainmatika : Jurnal Ilmiah Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Sainmatika Volume 6 No. 2 Desember 2009 Sainmatika Volume 6 No. 1 Juni 2009 Vol. 6 No. 1 (2009): Sainmatika : Jurnal Ilmiah Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam More Issue