cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota palembang,
Sumatera selatan
INDONESIA
Sainmatika: Jurnal Ilmiah Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam
ISSN : 1829586X     EISSN : 25810170     DOI : -
Sainmatika: Jurnal Ilmiah Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam with registered number ISSN 1829 586X (print) and ISSN 2581-0170 (online) is a scientific journal managed and published by Faculty of Mathematics and Natural Science, Universitas PGRI Palembang. Sainmatika Journal publishes research articles from laboratory or field experiment as well as theoretical and elaborative research in field of Basic Sciences; Mathematics, Chemistry, Physics and Biology. This journal accepts articles in Indonesian or English. This journal is published twice a year in June and December.
Arjuna Subject : -
Articles 499 Documents
PENGARUH TEGANGAN TERHADAP PENGOLAHAN AIR BAKU DENGAN METODE ELEKTROKOAGULASI Muhrinsyah Fatimura; Septi Anggraini
Sainmatika: Jurnal Ilmiah Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Vol. 12 No. 2 (2015): Sainmatika : Jurnal Ilmiah Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam
Publisher : Universitas PGRI Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31851/sainmatika.v12i2.950

Abstract

This study aimed to determine the effect of voltage and operation time required in the electrocoagulation process that is using electric current through an electrochemical process.. The water sample used was raw water sample from cascada Tirta Musi PDAM with an initial turbidity of 77.3 NTU and parameters measured were physical parameters such as turbidity, conductivity, TDS and temperature. This research was carried out on a laboratory scale using two aluminum plates with 9 cm x 4 cm size, a thickness of 0.1 cm and 1 cm distance between the electrodes. Electric voltage variations used were 3 V, 6 V, 9 V and 12 V and operation times of 10 minutes, 20 minutes, 30 minutes and 40 minutes. Laboratory analysis was based on the MENKES rule No. 492, year 2010 on the requirements of drinking water quality. Result analysis found that at a voltage of 12 V and a time of 40 minutes was the effective voltage and time to the decreament of the physical parameters, where the obtained turbidity value was 2.23 NTU, conductivity of 42.4 s / cm, TDS of 21.2 mg/l, and temperature of 27.8°C. Generally, these study showed that the electrocoagulation method is quite effective for the raw water treatment.Keywords: electrocoagulation, coagulation, electrochemistryABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh tegangan dan waktu pengoprasian yang diperlukan dalam proses elektrokoagulasi yaitu menggunakan arus listrik searah melalui proses elektrokimia. Sampel air yang digunakan adalah sampel air baku dari cascada PDAM Tirta Musi Palembang dengan nilai turbidity awal 77.3 NTU dan parameter yang diamati adalah parameter fisik berupa Turbidity, Conduktivity, TDS, dan Suhu. Penelitian ini dilakukan pada skala laboratorium dengan menggunakan 2 lempeng plat Alumunium berukuran 9 cm x 4 cm dengan ketebalan 0.1 cm dan jarak antar elektroda 1 cm. Variasi tegangan listrik yang digunakan adalah 3 V, 6 V, 9 V dan 12 V dan waktu pengoprasian 10 menit,  20 menit, 30 menit dan 40 menit. Analisa laboratorium didasarkan pada peraturan MENKES NO. 492 tahun 2010 tentang persyratan kualitas air minum. Hasil analisa diketahui bahwa pada tegangan 12 V dan waktu 40 menit merupakan tegangan dan waktu yang efektif terhadap penurunan parameter fisik, dimana nilai turbidity yang didapat 2.23 NTU, Conduktivity 42.4 s/cm, TDS 21.2 mg/l, suhu 27.8 0C. Secara umum percobaan ini menunjukkan metode elektrokoagulasi cukup efektif untuk mengolah air baku. Kata kunci : Elektrokoagulasi, Koagulasi, Elektrokimia
ANALISIS PENGETAHUAN MASYARAKAT TENTANG PEMANFAATAN TANAMAN OBAT KELUARGA (STUDI KASUS KELURAHAN SITUGEDE, KECAMATAN BOGOR BARAT) Emilda Emilda; Muslihatul Hidayah; Heriyati Heriyati
Sainmatika: Jurnal Ilmiah Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Vol. 14 No. 1 (2017): Sainmatika : Jurnal Ilmiah Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam
Publisher : Universitas PGRI Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (396.36 KB) | DOI: 10.31851/sainmatika.v14i1.1106

Abstract

This study aims to analyze the knowledge and perceptions of the community in Kelurahan Situ Gede Kota Bogor on the use and cultivation of medicinal plants for the development of the TOGA program. The study was conducted in four stages, namely the first stage of collecting secondary data in the form of library, population data, etc. The second phase conducted a field survey and in-depth interviews with respondents, followed by the third stage taking data of medicinal plants planted in the vicinity of community housing Situ Gede Village. And the fourth stage to process and analyze all data obtained in the previous stage. Based on the results of research known that community knowledge of the species and benefits of Family Medicinal Plants (TOGA) is quite high. Identified 83 plant specieses from 44 families have been known to the community as medicinal plants. Respondents' perceptions of positive medicinal plants are considered safe medicinal plants, has no side effects, cheap, practical because it is found around the house and the the efficacy is felt. But this perception is not in line with the tendency of society in treating illness. Generally respondents are more likely to use chemical drugs from both doctors and drug stalls. Community knowledge about medicinal plants can be increased to expand the utilization of medicinal plants in the community. Among the knowledge about the chemical content of each part of medicinal plants, post-harvest processing, dosage of use etc.Key words : knowledge, utilization, perception, medicial plant, survey ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengetahuan dan persepsi masyarakat di Kelurahan Situ Gede Kota Bogor tentang pemanfaatan dan budidaya tanaman obat untuk pengembangan program TOGA. Penelitian dilaksanakan empat tahap yaitu tahap pertama mengumpulkan data sekunder berupa pustaka, data kependudukan dsb. Tahap kedua melakukan survey lapangan dan wawancara mendalam dengan responden, dilanjutkan tahap ketiga mengambil data tanaman obat yang ditanam di sekitar perumahan masyarakat Kelurahan Situ Gede. Dan tahap keempat mengolah dan menganalisis seluruh data yang diperoleh pada tahap sebelumnya Berdasarkan hasil penelitian diketahui bahwa pengetahuan masyarakat terhadap jenis dan manfaat Tanaman Obat Keluarga (TOGA) cukup tinggi. Teridentifikasi 83 jenis tanaman dari 44 famili telah dikenal masyarakat sebagai tanaman obat. Persepsi responden terhadap tanaman obat positif yaitu menganggap tanaman obat aman, tidak memiliki efek samping, murah, praktis karena ditemukan disekitar rumah dan manfaatnya bagi tubuh sangat terasa. Namun persepsi ini belum sejalan dengan kecenderungan masyarakat dalam mengobati sakit. Umumnya responden lebih cenderung menggunakan obat kimia baik dari dokter maupun obat warung. Pengetahuan masyarakat tentang tanaman obat dapat ditingkatkan guna memperluas pemanfaatan tanaman obat ditengah masyarakat. Diantaranya pengetahuan tentang kandungan kimia setiap bagian tanaman obat, pengolahan pascapanen, dosis penggunaan dsb.Kata kunci: pengetahuan, pemanfaatan,  persepsi, tanaman obat, survei
STUDI PEMANFAATAN LIMBAH BIOMASSA PERTANIAN SEBAGAI BIOADSORBEN UNTUK MENYERAP ION Cr Andi Arif Setiawan
Sainmatika: Jurnal Ilmiah Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Vol. 10 No. 2 (2013): Sainmatika : Jurnal Ilmiah Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam
Publisher : Universitas PGRI Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (104.243 KB) | DOI: 10.31851/sainmatika.v10i2.402

Abstract

This study aims to assess the ability of agricultural biomass waste as material adsorbent  in the form of : rice husk, sawdust and peanut skins in total Cr ions adsorb. Ion concentration of 300 ppm Cr is used as much as 100 ml, with a contact time of 30, 60, 90, 120 and 150 minutes. The results showed the presence of intereaksi between bioadsorben with real-time contact with the Cr ions absorb 11.235 F count> F table 2.27 5%. Rice husk has the largest absorption than powders and porters gergai peanuts, respectively absorbance at 150 minutes contact time is 4.00 mg / g, 6.534 mg / g and 5.452 mg / g. Key words : ion Cr,  waste agricultur biomass, rice husk, sawdust, peanut shell
Kebiasaan Makan Ikan Seluang (Rasbora argyrotaenia) di Perairan Sungai Musi Helmi Haris; Dian Mutiara; N Arsyad
Sainmatika: Jurnal Ilmiah Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Vol. 15 No. 2 (2018): Sainmatika : Jurnal Ilmiah Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam
Publisher : Universitas PGRI Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (320.996 KB) | DOI: 10.31851/sainmatika.v15i2.2244

Abstract

Seluang (Rasbora argyrotaenia) is one type of fish that lives on the Musi River in South Sumatra. Seluang is favored by the people of South Sumatra to become consumption fish with economic value. Natural catches are felt to diminish over time and effort is needed for domestication and cultivation. Analysis of gastric contents has been carried out on seluang fish from the Musi river to find out fish eating habits as a cultivation platform. The research was conducted from July to September 2017 on three Musi tributaries. The Prefonderance index was analyzed according to Natarjan and Jhingran in Effendi (2002). From the results of the study it was revealed that eluang was an omnivorous group of fish seen from the value of the Prefonderance Index, which consumed green plants (48.05%) as the main food, Arthropoda (23.86%) and Anellida (22.35%) as supplementary foods.ABSTRAK Seluang (Rasbora argyrotaenia) merupakan salah satu jenis ikan yang hidup di sungai Musi Sumatera Selatan. Seluang disukai masyarakat Sumatera Selatan  hingga menjadi ikan konsumsi yang bernilai ekonomi.   Hasil tangkapan alam  dirasakan semakin berkurang seiring waktu  dan diperlukan usaha untuk domestikasi.dan budidaya.  Analisis isi lambung telah dilakukan terhadap ikan seluang dari sungai Musi  untuk mengetahui kebiasaan makan ikan sebagai landasan budidaya. Penelitian dilakukan pada bulan  Juli  sampai  September 2017 pada  tiga anak sungai Musi.  Indek Prefonderance dianalisis menurut Natarjan dan Jhingran dalam Effendi (2002). Dari hasil penelitian diketahui bahwa  Seluang  merupakan kelompok ikan omnivora yang dilihat dari nilai Indek Prefonderance yaitu  mengkonsumsi tumbuhan hijau (48,05%) sebagai makanan utama,   Arthropoda (23,86%) dan  Anellida (22,35 %)  sebagai makanan tambahan. Kata Kunci: Sungai Musi. Indek of Prefonderance, Domestikasi, Omnivora
INVENTARISASI JENIS-JENIS TUMBUHAN BERKHASIAT OBAT DI DESA TANJUNG BARU PETAI KECAMATAN TANJUNG BATU KABUPATEN OGAN ILIR (OI) PROVINSI SUMATERA SELATAN Trimin Kartika
Sainmatika: Jurnal Ilmiah Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Vol. 12 No. 1 (2015): Sainmatika : Jurnal Ilmiah Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam
Publisher : Universitas PGRI Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31851/sainmatika.v12i1.436

Abstract

Research on Inventory the types of medicinal plants has been carried out in February-March 2015 in the village of Tanjung Baru district of Tanjung Batu Petai Ogan Ilir South Sumatra Province . The study aims to determine the types of medicinal plants are used and bian and the efficacy of the plant . Research using the direct orientation . The results showed that the types of medicinal plants divisio consists of 1 , 2 classes , 31 orders , 33 familia , 40 genera and 40 species. Parts of medicinal plants that are used as raw materials which have medicinal properties in the form of leaves, roots / rhizomes , stems , bark , fruit , flowers, seeds and sap . Efficacy of medicinal plants for people to use as raw material in traditional medicine . Key words : Medicinal plants, inventarisation
STUDI VEGETASI MANGROVE SEBAGAI UPAYA PENGENALAN POTENSI KEANEKARAGAMAN EKOSISTEM ESTUARI Yetty Hastiana
Sainmatika: Jurnal Ilmiah Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Vol. 6 No. 1 (2009): Sainmatika : Jurnal Ilmiah Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam
Publisher : Universitas PGRI Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (316.681 KB) | DOI: 10.31851/sainmatika.v6i1.787

Abstract

Salah satu ekosistem yang termasuk dalam ekosistem lahan basah pesisir (coastal lowlands) adalah estuari. Ekosistem ini dipengaruhi pasang surut air laut. Ekosistem estuari dengan vegetasi mangrovenya dikenal produktif, tetapi peka terhadap gangguan dan degradasi. Pada beberapa daerah, penyebab degradasi adalah kenaikan muka air laut (global warming efect), depresi sedimen dan perubahan hidrologis. Indonesia termasuk dalam kawasan di Asia Pasifik yang mempunyai lahan basah dengan biodiversity mangrove yang tinggi, salah satunya di Pantai Timur Sumsel, khususnya kawasan Sembilang, Banyuasin. Ekosistem mangrove dikenal sebagai pensubsidi energi, potensi mangrove yang menawarkan manfaat, menyebabkan keberadaannya tidak sepi dari pengrusakkan. Meskipun sebagian kawasan, termasuk dalam kawasan konservasi, namun tekanan terhadap kawasan ini terus meningkat. Bentuk aktivitasnya antara lain: pemanfatan hasil hutan dan perubahan laju alih fungsi hutan menjadi: lahan budidaya, tambak, kawasan industri, pengembangan infrastruktur (pelabuhan); pengembangan kawasan kota pesisir pantai (coastal city). Terganggunya ekosistem mangrove, dalam skala global berdampak pada punahnya biodiversity teresterial dan aquatik, berdampak pada kehidupan masyarakat. Melihat kemungkinan munculnya konflik, perlu dilakukan studi pengelolaan. Alternatif pengelolaan membangun konsep pengelolaan berkelanjutan. Konsep ini menunjukkan modifikasi pemanfaatan dengan memberikan keuntungan kontinu, sedang sifat alami seperti jaring makanan dan proses ekologis terpelihara. Pengelolaan diarahkan pada mempertahankan optimalisasi pemanfaatan dengan tetap menjaga keberlanjutan ekologi.
STRUKTUR POPULASI Assiminiea brevicula PADA ZONA AVICENNIA HUTAN MANGROVE DESA SUNGAI BATANG KABUPATEN OKI Dewi Rosanti
Sainmatika: Jurnal Ilmiah Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Vol. 7 No. 2 (2010): Sainmatika : Jurnal Ilmiah Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam
Publisher : Universitas PGRI Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31851/sainmatika.v7i2.18

Abstract

ABSTRAKPenelitian tentang Struktur Populasi Assiminiea brevicula pada Zona Avicennia Hutan Mangrove Desa Sungai Batang Kabupaten OKI telah dilakukan pada bulan November 2009 sampai Januari 2010 di Desa Sungai Batang Kabupaten OKI. Penelitian menggunakan metode survey, dengan pengambilan sampel dilakukan secara purposive sampling di sepanjang zona avicennia. Hasil penelitian menunjukkan bahwa populasi Assiminiea brevicula memiliki pola distribusi berkelompok, dengan nilai S 2 / X = 27,8.Kata Kunci : Assiminiea brevicula, pola distribusi, zona avicennia
Analisis Faktor Lokasi Pengukuran Terhadap Tingkat Kebisingan (Studi Kasus: Jalan Demang Lebar Daun Kota Palembang) Jumingin Jumingin; Mohammad Ramadhani
Sainmatika: Jurnal Ilmiah Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Vol. 15 No. 1 (2018): Sainmatika : Jurnal Ilmiah Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam
Publisher : Universitas PGRI Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (393.358 KB) | DOI: 10.31851/sainmatika.v15i1.1902

Abstract

A research on Space Level Influence Analysis (Case Study: Jalan Demang Lebar Daun Kota Palembang) has been conducted. The purpose of this research was to understand various factors of location of road (flat straight road, flat road cornering, uphill road, downhill road, road containing traffic light and road turning road). The research method was purposive sampling. With the measurement point in accordance with the factors that exist along Jalan Demang Lebar Daun Kota Palembang and the measurement was done at a distance of 5 meters from the edge of the road and measuring the day (07.00, 10.00, 15.00 and 20.00 WIB). The data obtained were analyzed by using one factorial variety analysis (location factor). From the measurement results showed that the lowest disturbance of 70.27 dB on the flat road turns cornering location 10 and the highest sound of 75.67 dB on the road containing the traffic light of the location 7. From the results of existing fingerprints that affect noise. From the BNT test with a 99% confidence level indicating that the street noise level containing the traffic lights of the 7 locations was very noticeable with the noise level on flat straight roads, flat road cornering and down road with significance smaller than α = 1%.ABSTRAK Telah dilakukan penelitian tentang Analisis Faktor Lokasi Pengukuran terhadap Tingkat Kebisingan (Studi Kasus: Jalan Demang Lebar Daun Kota Palembang). Tujuan dari penelitian ini adalah menganalisis tingkat kebisingan yang ditimbulkan pada berbagai faktor lokasi jalan (jalan datar lurus, jalan datar agak menikung, jalan menanjak, jalan menurun, jalan yang terdapat traffic light dan jalan terdapat putar arah). Metode penelitian yang digunakan adalah purpossive sampling. Dengan titik pengukuran dipilih sesuai dengan faktor lokasi yang ada di sepanjang Jalan Demang Lebar Daun Kota Palembang dan pengukuran dilakukan pada jarak 5 meter dari pinggir jalan dan dilakukan aktivitas pengukuran siang hari (pukul 07.00, 10.00, 15.00 dan 20.00 WIB). Data yang diperoleh dianalisis dengan menggunakan analisis sidik ragam satu faktorial (faktor lokasi). Dari dasil pengukuran menunjukkan bahwa kebisingan terendah sebesar 70,27 dB di jalan datar agak menikung lokasi 10 dan kebisingan tertinggi sebesar 75,67 dB di jalan yang terdapat traffic light  lokasi 7. Dari analisis sidik ragam menunjukkan adanya pengaruh yang signifikan faktor lokasi pengukuran terhadap tingkat kebisingan. Dari uji BNT dengan tingkat kepercayaan 99% menunjukkan bahwa tingkat kebisingan pada jalan terdapat traffic light lokasi 7 berbeda sangat nyata dengan tingkat kebisingan pada jalan datar lurus, jalan datar menikung dan jalan menurun dengan taraf signifikansi lebih kecil dari a=1%.Kata kunci: Kebisingan, Faktor Lokasi, Demang Lebar Daun
UJI BIOAKTIFITAS ANTIBAKTERI EKSTRAK DAN FRAKSI DARI DAUN PULAI (Alstonia scholaris) TERHADAP Staphylococcus aureu Dewi Novianti
Sainmatika: Jurnal Ilmiah Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Vol. 11 No. 2 (2014): Sainmatika : Jurnal Ilmiah Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam
Publisher : Universitas PGRI Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31851/sainmatika.v11i2.424

Abstract

Staphylococcus aureus is the normal microflora of the human body. These bacteria can turn into pathogens from migrating to other areas of the body, the wounds and lower the body's immune system causes ulcers, blood clots and other. One way to overcome this is by using pulai leaf. The porfuse research is to determine the bioactive material and antibacterial compounds contained in the pulai leaves bioaktifitasnya tested against S. aureus bacteria. Experimental research has been conducted on the antibacterial compound isolation process is done in a way: using Soxhlet extraction, fractionation using vacuum liquid chromatography, and purification by column chromatography gravity. Antibacterial bioactivity testing performed by the agar diffusion method. The results showed that the pulai leaves have antibacterial ability against S. aureus. The most active extract is methanol. Active fraction contained in the pulai leaves  belonged phenolic compounds. Keywords: antibacterial bioactivity, extract, fractions, pulai leaves, Staphylococcus aureus.
Struktur Komunitas Plankton di Sungai Cisadane Kota Tangerang pada Tata Guna Lahan Berbeda Desy Rosarina; Ellysa Kusuma Laksanawati; Dewi Rosanti
Sainmatika: Jurnal Ilmiah Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Vol. 16 No. 2 (2019): Sainmatika : Jurnal Ilmiah Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam
Publisher : Universitas PGRI Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31851/sainmatika.v16i2.3216

Abstract

Penelitian yang mengkaji perbedaan struktur komunitas plankton pada tata guna lahan yang berbeda  di kawasan sungai Cisadane Kota Tangerang  telah dilaksanakan pada Juni sampai September 2019. Penelitian menggunakan metode survey, pengambilan sampel dilakukan secara  purpossive sampling. Sampel diambil dari tata guna lahan yaitu kawasan pemukiman, kawasan pabrik dan kawasan tangkapan ikan. Setiap tata guna lahan ditentukan 3 stasiun.   Analisis plankton dilakukan di Laboratorium Biologi Universitas PGRI Palembang. Hasil  penelitian ditemukan 19 jenis fitoplankton dan 10 jenis zooplankton.  Kelimpahan fitoplankton dan zooplankton tertinggi ada pada stasiun 1 (kawasan taman kota) dengan nilai masing-masing 16,88 ind/liter dan 8,75 ind/liter. Indeks dominansi plankton di setiap stasiun memiliki nilai di bawah 1, sehingga dapat dikatakan tidak ada individu plankton yang mendominasi di perairan tersebut. Indeks keanekaragaman fitoplankton dan zooplankton di ketiga stasiun dikategorikan sedang, dengan nilai 1,71 – 2,41.

Filter by Year

2009 2025


Filter By Issues
All Issue Vol. 22 No. 1 (2025): Sainmatika : Jurnal Ilmiah Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Vol. 21 No. 2 (2024): Sainmatika : Jurnal Ilmiah Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Vol. 21 No. 1 (2024): Sainmatika : Jurnal Ilmiah Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Vol. 20 No. 2 (2023): Sainmatika : Jurnal Ilmiah Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Vol. 20 No. 1 (2023): Sainmatika : Jurnal Ilmiah Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Vol. 19 No. 2 (2022): Sainmatika : Jurnal Ilmiah Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Vol. 19 No. 1 (2022): Sainmatika : Jurnal Ilmiah Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Vol. 18 No. 2 (2021): Sainmatika : Jurnal Ilmiah Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Vol. 18 No. 1 (2021): Sainmatika : Jurnal Ilmiah Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Vol. 17 No. 2 (2020): Sainmatika : Jurnal Ilmiah Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Vol. 17 No. 1 (2020): Sainmatika : Jurnal Ilmiah Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Vol. 16 No. 2 (2019): Sainmatika : Jurnal Ilmiah Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Vol 16, No 2 (2019) Vol 16, No 1 (2019): SAINMATIKA Vol. 16 No. 1 (2019): Sainmatika : Jurnal Ilmiah Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Sainmatika Volume 15 No 2 Desember 2018 Sainmatika Volume 15 No 2 Desember 2018 Vol. 15 No. 2 (2018): Sainmatika : Jurnal Ilmiah Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Sainmatika Volume 15 No. 1 Juni 2018 Vol. 15 No. 1 (2018): Sainmatika : Jurnal Ilmiah Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Sainmatika Volume 14 No. 2 Desember 2017 Vol. 14 No. 2 (2017): Sainmatika : Jurnal Ilmiah Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Sainmatika Volume 14 No. 1 Juni 2017 Vol. 14 No. 1 (2017): Sainmatika : Jurnal Ilmiah Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Sainmatika Volume 13 No. 2 Desember 2016 Vol. 13 No. 2 (2016): Sainmatika : Jurnal Ilmiah Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Sainmatika Volume 13 No. 2 Desember 2016 Sainmatika Volume 13 No. 1 Juni 2016 Vol. 13 No. 1 (2016): Sainmatika : Jurnal Ilmiah Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Vol. 12 No. 2 (2015): Sainmatika : Jurnal Ilmiah Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Sainmatika Volume 12 No. 2 Desember 2015 Vol. 12 No. 1 (2015): Sainmatika : Jurnal Ilmiah Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Sainmatika Volume 12 No.1 Juni 2015 Sainmatika Volume 12 No.1 Juni 2015 Vol. 11 No. 2 (2014): Sainmatika : Jurnal Ilmiah Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Sainmatika Volume 11 No. 2 Desember 2014 Vol. 11 No. 1 (2014): Sainmatika : Jurnal Ilmiah Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Sainmatika Volume 11 No.1 Juni 2014 Vol. 10 No. 2 (2013): Sainmatika : Jurnal Ilmiah Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Sainmatika Volume 10 No. 2 Desember 2013 Vol. 10 No. 1 (2013): Sainmatika : Jurnal Ilmiah Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Sainmatika Volume 10 No. 1 Juni 2013 Sainmatika Volume 9 No. 2 Desember 2012 Sainmatika Volume 9 No. 1 Juni 2012 Sainmatika Volume 8 No. 2 Desember 2011 Sainmatika Volume 8 No. 2 Desember 2011 Vol. 8 No. 2 (2011): Sainmatika : Jurnal Ilmiah Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Sainmatika Volume 8 No. 1, Juni 2011 Vol. 8 No. 1 (2011): Sainmatika : Jurnal Ilmiah Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Vol. 7 No. 2 (2010): Sainmatika : Jurnal Ilmiah Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Sainmatika Volume 7 No. 2 Desember 2010 Sainmatika Volume 7 No. 1 Juni 2010 Vol. 7 No. 1 (2010): Sainmatika : Jurnal Ilmiah Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Vol. 6 No. 2 (2009): Sainmatika : Jurnal Ilmiah Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Sainmatika Volume 6 No. 2 Desember 2009 Sainmatika Volume 6 No. 1 Juni 2009 Vol. 6 No. 1 (2009): Sainmatika : Jurnal Ilmiah Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam More Issue