cover
Contact Name
Hamidi
Contact Email
jmpi@unram.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
jpmpi@unran.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota mataram,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA
Published by Universitas Mataram
ISSN : -     EISSN : 26555263     DOI : -
Core Subject : Education,
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA (JPMPI) |e-ISSN: 2655-5263| merupakan Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat dan penerapan Ipteks yang memuat publikasi hasil kegiatan pengabdian kepada masyarakat, model atau konsep dan atau implementasinya dalam rangka peningkatan partisipasi masyarakat dalam pembangunan, pemberdayaan masyarakat atau pelaksanaan pengabdian kepada masyarakat. Jurnal Pengabdian Magister Pendidika IPA diterbitkan oleh Program Studi Magister Pendidikan IPA Program Pascasarjana Universitas Mataram, terbit 2 (dua) kali setahun yaitu bulan Juli dan Bulan Desember.
Arjuna Subject : -
Articles 43 Documents
Search results for , issue "Vol 3 No 2 (2020): ." : 43 Documents clear
Penguatan Konsep Dasar Fisika Dengan Metode Pembelajaran Gasing Pada Siswa dan Guru MA Pondok Pesantren Aikmual Lombok Tengah NTB Hiden - Hiden; Lily Maysari Angraini; Marzuki Marzuki; Susi Rahayu
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA Vol 3 No 2 (2020): .
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (413.572 KB) | DOI: 10.29303/jpmpi.v3i2.518

Abstract

For a long period, some students in schools thought that Physics and Mathematics were difficult subjects. These two subjects are a scourge for students in most schools, not only in the NTB area but also in various other regions throughout Indonesia. For this reason, multiple efforts need to be made to overcome these learning difficulties. Learning Physics and Mathematics should emphasize providing direct experience to develop student competencies, directed to "find out" and "do" to help students gain understanding. It will be significantly easier for students if learning Physics and Mathematics invites students to learn to formulate concepts inductively, based on empirical facts, first through the inquiry method. Teachers are faced with the low necessary abilities of students. Not a few teachers have complained about their students' low abilities, especially in understanding the basic concepts of Physics and Mathematics. Many factors influence this, one of which is the input factor (students). Students from different schools have different levels of understanding, both in Physics and Mathematics. It is a fact that, in general, students who graduated from SMP / M.Ts. There are still many basic concepts of Physics and Mathematics which are relatively low. When comparing students who come from the city and out of town schools, public and private schools, they have quite significant differences in graduates' ability. This condition also contributes to the low quality of the input. Based on this condition, we hold community service activities to strengthen understanding of the basic concepts of Physics and Mathematics for students as their initial provision for studying other material in more depth. The approach used is an empirical approach with guided inquiry methods. The results obtained are that the learning method of this model is very popular with students and teachers, and with the help of Guided Inquiry-based worksheets, it is straightforward for students to improve their understanding of the basic concepts of physics and mathematics, because the guidance in the LKS is very structured.
Evaluasi Ekologis Pohon Pelindung Kampus Universitas Mataram Suripto Suripto; Siska Yunita Aksari
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA Vol 3 No 2 (2020): .
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1092.004 KB) | DOI: 10.29303/jpmpi.v3i2.565

Abstract

Kampus Universitas Mataram memiliki pohon-pohon peneduh kampus hampir di semua unit. Beberapa keberadaan pohon masih cukup ideal sehingga dapat memenuhi fungsi estetis maupun ekologis, namun juga terdapat pohon-pohon di dalam lingkungan kampus yang menunjukkan adanya permasalahan. Permasalahan yang terjadi pada pohon-pohon berupa  penyimpangan-penyimpangan dendrogram pohon dari arsitektur idealnya berupa kemiringan tegakan pohon dan kecondongan tajuk. Permasalahan pohon tersebut bukan saja dapat menurunkan nilai estetik dan nilai ekologis dalam kampus, akan tetapi juga dapat meningkatkan resiko bahaya terhadap  properti dalam kampus seperti gedung-gedung kuliah, laborataorium, kantor dan kendaraan serta masyarakat yang sedang beraktivitas di dalam kampus. Oleh karena itu kegiatan pengabdian ini sangat penting dilakukan dalam mengembangkan kajian tentang evaluasi ekologis pohon pelindung di Kampus Universitas Mataram, dimana nantinya kajian ini dapat dimanfaatkan sebagai ilmu dasar untuk melakukan evaluasi ekologis pohon pelindung dan menjadi agen sosialisasi sekaligus pelopor dalam menjaga dan merawat pohon peneduh kampus, sehingga secara berkesinambungan keberadaan pohon- pohon peneduh di kampus Universitas Mataram tetap memenuhi fungsi estetis dan ekologis.
Pelatihan Lesson Study Bagi Guru Fisika di SMAN 5 Mataram Susilawati Susilawati; Aris Doyan; Kosim Kosim; Wahyudi Wahyudi; Muhammad Zuhdi; Musanni Musanni; Sri Rahmawati
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA Vol 3 No 2 (2020): .
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (488.105 KB) | DOI: 10.29303/jpmpi.v3i2.506

Abstract

Tujuan kegiatan pengabdian pada masyarakat ini adalah untuk meningkatkan kemampuan guru dalam melaksanakan proses pembelajaran fisika melalui kegiatan Lesson Study  di SMAN 5 Mataram. Kegiatan ini dilakukan melalui tiga tahapan yaitu tahap persiapan, tahap pelaksanaan, dan tahap evaluasi. Secara umum kegiatan pelatihan ini berhasil dan tepat sasaran, karena guru-guru fisika SMAN 5 Mataram yang menjadi peserta merasa mendapatkan bekal tentang cara-cara pengembangan  perangkat pembelajaran dan termotivasi untuk mencoba Lesson Study pada materi fisika lainnya. Selain itu, semua peserta didik sangat antuasias dan aktif dalam mengikuti pembelajaran. Berdasarkan hasil wawancara dengan peserta kegiatan pelatihan diperoleh data bahwa kegiatan tersebut sangat bermanfaat karena telah memberikan pengalaman kepada guru fisika di SMAN 5 Mataram terutama dalam mengembangkan perangkat pembelajaran yang dapat mengaktifkan peserta didik dalam pembelajaran. Peserta sangat berharap kegiatan pembinaan tersebut dapat dilaksanakan di waktu yang lain.
Edukasi Masyarakat Untuk Pengelolaan Sampah di Desa Kumbang Kecamatan Masbagik Lombok Timur Ahmad Jupri; Athifah Athifah; Hety Adelya Elys; Baiq Lika Asmarinda; Naufal Atsauri
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA Vol 3 No 2 (2020): .
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (312.322 KB) | DOI: 10.29303/jpmpi.v3i2.521

Abstract

Desa Kumbang  Kecamatan  Masbagik Kabupaten Lombok Timur merupakan salah satu desa yang juga memiliki masalah terkait pengelolaan sampah baik itu berupa sampah rumah tangga ataupun sampah industri. Alternatif solusi yang dapat dilakukan untuk mengatasi permasalahan tersebut adalah dengan memberikan edukasi pada masyarakat tentang cara pengelolaan beraneka macam sampah lingkungan. Tujuan dari program ini adalah untuk untuk meningkatkan mutu dan kualitas desa dengan cara memberikan dan menambah ilmu pengetahuan masyarakat Desa Kumbang dalam pengelolaan sampah untuk menjadi barang yang lebih berguna dan menambah income atau pemasukan ekonomi. Program ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan kualitatif deskriptif. Sedangkan untuk pengolahan data dianalisis dengan cara penyajian data dan penarikan kesimpulan atau verifikasi. Hasil dari program pemberdayaan masyarakat ini adalah terbentuknya masyarakat berkualitas yang mampu mengelola sampah menjadi barang yang bernilai ekonomi dan sadar akan pentingnya menjaga kebersihan lingkungan.
Penyuluhan dan Demonstrasi Deteksi Dini Tumor Payudara dengan Metode ‘SADARI’ pada Ibu-ibu RT 09 Pagesangan Mataram Ida Ayu Eka Widiastuti; Rifana Cholidah; Ika Primayanti
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA Vol 3 No 2 (2020): .
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (413.149 KB) | DOI: 10.29303/jpmpi.v3i2.567

Abstract

Salah satu penyakit tidak menular yang jumlahnya cukup tinggi adalah keganasan/kanker. Jenis kanker yang banyak diderita dan ditakuti oleh perempuan adalah kanker payudara. Kanker payudara adalah kanker dengan persentase kasus baru tertinggi (43,3%) dan persentase kematian tertinggi (12,9%) pada perempuan di dunia. Berdasarkan data Riset Kesehatan Dasar tahun 2013, prevalensi kanker payudara di Indonesia mencapai 0,5 per 1000 perempuan. Diperlukan upaya preventif dengan melakukan deteksi dini terhadap tumor/keganasan payudara. Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan ibu-ibu RT 09 Kelurahan Pagesangan Mataram mengenai cara sederhana melakukan deteksi tumor payudara secara mandiri dan peserta mampu melakukan pemeriksaan payudara dengan metode SADARI secara mandiri. Metode pelaksanaan kegiatan meliputi penyuluhan, demonstrasi keterampilan pemeriksaan payudara dengan metode SADARI dan tanya jawab. Indikator keberhasilan kegiatan dinilai dari peningkatan pengetahuan ibu sebelum dan setelah kegiatan dengan menganalisis hasil pre dan posttest berupa 10 pertanyaan isian singkat. Kegiatan pengabdian ini dilaksanakan pada 20 Agustus 2019, dengan dihadiri oleh 27 orang ibu-ibu RT 09 Kelurahan Pagesangan Mataram. Terdapat peningkatan pengetahuan peserta sebelum dan setelah kegiatan, berdasarkan rerata nilai pre dan posttest, yaitu masing-masing 25, 93 dan 71,85. Penyuluhan dan demonstrasi pemeriksaan payudara dengan metode SADARI mampu meningkatkan pengetahuan dan pemahamam ibu-ibu RT 09 Kelurahan Pagesangan Mataram sebagai upaya deteksi dini yang sederhana terhadap tumor/keganasan pada payudara.
Penggunaan Metode Permainan Kartesius Dalam Meningkatkan Pengetahuan Dasar Anak Usia 6-12 Tahun di Kecamatam Sape Rini Andriani; Nurkomariah Nurkomariah; Nurjariati Fadilah; I Gde Mertha
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA Vol 3 No 2 (2020): .
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (272.153 KB) | DOI: 10.29303/jpmpi.v3i2.592

Abstract

Permaianan merupakan salah satu metode pembelajaran yang dapat dimanfaatkan untuk mewujudkan pembelajaran yang bernuansa aktif, kreatif, efektif, dan menyenangkan. Bermain dapat memberikan kesempatan kepada anak untuk memahami dunia, berinteraksi dengan anak lain, mengekspresikan dan mengendalikan emosi, dan mengembangkan kemampuan simbolik sehingga anak aktif membangun pengetahuannya.  Perkembangan anak semakin maju jika anak memiliki kesempatan untuk praktik keterampilan-keterampilan yang diperolehnya. Bermain akan banyak melibatkan anak dalam berbagai aktivitas, sehingga konsep-konsep yang diajarkan dapat ditangkap dengan cepat dan mampu bertahan dalam memori anak. Pengabdian ini bertujuan untuk meningkatan kemampuan dasar anak-anak usia 6-12 tahun dan menciptakan pembelajaran yang menyenangkan menggunakan metode permainan bidang kartesius. Kegiatan ini menggabungkan 3 bidang ilmu yaitu IPA, Matematika, dan Bahasa Inggris, dimana Matematika digunakan sebagai media metode permainan bidang kartesius, sedangkan IPA dan Bahasa Inggris menampilkan kumpulan soal disetiap titik pada bidang kartesius. Hasil kegiatan pengabdian menunjukkan penggunaan metode permainan bidang kartesius sangat baik untuk meningkatkan pengetahuan dasar anak karena anak-anak bisa lebih intrekatif. Dengan pembelajaran seperti ini siswa atau anak-anak dapat melaksanakan pembelajaran dengan serius namun menyenangkan serta dapat menghilangkan kejenuhan pada saat pembelajaran karena dalam metode (permainan) ini seluruh siswa atau anak-anak dapat ikut aktif pada setiap permainan yang diadakan.
Pelatihan Pendampingan Kelas Mika (Milenial Berkarakter) Untuk Meningkatkan Kreativitas Siswa Dalam Memanfaatkan Barang Bekas Emilda Prasiska; Herlina Apriani; Antoni Pardede
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA Vol 3 No 2 (2020): .
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (178.835 KB) | DOI: 10.29303/jpmpi.v3i2.442

Abstract

Rendahnya kepedulian masyarakat dalam kegiatan mengelola sampah di lingkungan sekitar merupakan salah satu bentuk kurangnya kesadaran manusia dalam menjaga lingkungan. Perlu dilakukan suatu gerakan yang dapat menumbuhkan  kesadaran untuk lebih peduli terhadap lingkungan. Gerakan ini dapat dilakukan dengan cara menanamkan pendidikan karakter peduli lingkungan sedini mungkin kepada siswa. Pendidikan karakter peduli lingkungan yang ditanamkan kepada siswa diharapkan dapat memberikan dampak positif terhadap cara berpikir dan perilaku siswa dalam menjaga lingkungan sekitar. Memanfaatkan barang bekas merupakan salah satu cara dalam mengelola sampah. Pelaksana melakukan pengabdian kepada masyarakat di SDN Kebun Bunga 9 Banjarmasin untuk memberikan pelatihan pendampingan kelas mika (milenial berkarakter) untuk meningkatkan kreativitas siswa dalam memanfaatkan barang bekas. Data dikumpulkan dengan menggunakan metode observasi, ceramah, tanya jawab dan demonstrasi. Hasil kinerja siswa dalam membuat tempat pensil dari botol bekas rata-rata memiliki skor sebesar 3.4 dengan kategori baik. Selain menambah wawasan siswa tentang pendidikan karakter peduli lingkungan kegiatan ini juga memberikan bekal keterampilan kepada siswa untuk membuat produk kreatif dalam memanfaatkan barang bekas.
Mengenal Dampak Negatif Penggunaan Zat Adiktif pada Makanan terhadap Kesehatan Manusia M Yamin
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA Vol 3 No 2 (2020): .
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (200.562 KB) | DOI: 10.29303/jpmpi.v3i2.517

Abstract

Penggunaan zat aditif berupa bahan pengawet, penyedap, pemanis mapun suplemen pada makanan dewasa ini tidak dapat dihindari untuk menjamin persediaan dan peningkatan mutu makanan, namun sangat sedikit orang yang tahu, sadar dan peduli terhadap dampak negatifnya. Tulisan ini menyajikan informasi menegenai dampak negatif penggunaan zat adiktif pada makanan terhadap kesehatan manusia. Tujuannya untuk memberikan kesadaran dan meningkatkan kesehatan masyarakat agar tercipta masyaraakat yang sehat dan kuat untuk melaksanakan pembangunan bangsa.
Pengenalan Pestisida Nabati Dari Limbah Batang Tembakau Virginia Untuk Mengendalikan Hama Kutu Kebul (Bemisia Tabaci) Pada Tanaman Kentang M Sarjan; Moh Taufik Fauzi; Ruth Stella P. Thei; Mery Wirdianingsih
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA Vol 3 No 2 (2020): .
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (260.012 KB) | DOI: 10.29303/jpmpi.v3i2.508

Abstract

Salah satu alternatif teknologi pengendalian hama yang cukup menjanjikan untuk dikembangkan adalah penggunaan pestisida nabati yang lebih bercirikan alami daripada ciri kimiawi. Dengan sifat-sifatnya yang mudah terurai, aman bagi kesehatan manusia dan lingkungan hidup, dapat diharapkan bahwa produk-produk pertanian yang diperlakukan dengan pestisida nabati dapat diterima dan berdaya saing tinggi di pasar global. Bahan-bahan nabati dapat diperoleh dari berbagai tumbuhan. Disamping itu, ada beberapa yang dapat diperoleh dari limbah pertanian seperti limbah batang tembakau virginia. Produk pestisida dari bahan limbah tembakau Virginia tersebut telah dihasilkan oleh tim penelitian Fakultas Pertanian Universitas Mataram dengan nama  Pestisida Nabati  BT., yang telah diuji terhadap hama dari ordo Lepidoptera seperti Spodoptera litura pada tanaman kedelai. Dengan memanfaatkan petisida nabati tersebut diharapkan peranan musuh alami menekan hama akan meninghkat, sehingga penggunakaan pestisida kimia dapat dikurangi. Dengan demikian hasil yang diperoleh akan meningkat secara kuantitatif dan kualitatif dan akhirnya efisiensi dalam proses produksi akan tercapai dan keuntungan petani akan meningkat. Intervensi pemanfaatan teknologi kepada petani sebagai salah satu alternative dalam Pengelolaan Hama, terutama kutu kebul ( Bemisia tabaci)   merupakan serangga hama vector penular penyakit virus   pada budidaya kentang . Hasil pengabdian menunjukkan bahwa sebenarnya petani kentang sudah mengenal beberapa pestisida nabati dari berbagai bahan baku local,. Petani sangat tertarik memanfaatkan limbah batang tembakau Virginia yang melimpah di pulau Lombok, dan berharap akan mampu menjadi alternative untuk mengurangi ketergantungan penggunaan  pestisida kimia di kawasan agrowisata Sembalun.
Pelatihan Pembuatan Nata de Pitaya dari Limbah Kulit Buah Naga pada Kelompok Wanita Tani (KWT) Kebun Buah Naga di Desa Tanak Beak Lombok Tengah Lalu Zulkifli; Mahrus Mahrus; Prapti Sedijani; Dewa Ayu Citra Rasmi
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA Vol 3 No 2 (2020): .
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (372.437 KB) | DOI: 10.29303/jpmpi.v3i2.573

Abstract

Desa Tanak Beak Kec. Batukliang Utara merupakan salah satu sentra penghasil buah naga. Desa ini memiliki Kebun Kelompok Wanita Tani (KWT). Pada waktu panen ini sempat dikunjungi gubernur NTB untuk panen raya buah naga. Buah naga yang banyak di tempat wisata ini,  banyak dikonsumsi oleh pengunjung dan kulitnya tidak termanfaatkan serta cenderung sebagai limbah yang mengganggu tempat sekitar. Pada tahap sosialisasi ini hampir semua anggota KWT Kebun buah naga Dusun Dasan Agung hadir. Mereka sangat antusias dalam mengikuti penjelasan terkait manfaat kulit buah naga yang dapat dijadikan sebagai bahan baku pembuatan nata de pitaya. Sambutan mereka sangat baik terkait program pengabdian ini, karena mereka materi ini juga penting dalam mengatasi limbah buah naga yang ketika panen banyak kulit buah naga yang menjadi limbah dan tidak termaafkan dan menjadikan lingkungan sekitar kurang baik. Dalam menyampaikan teknik pembuatan kami sampaikan menggunakan media LCD dengan presentasi PPT, sehingga mereka lebih mudah menangkap pesan dan inti dari tahap-tahap proses dalam pembuatan nata de pitaya. Dalam penjelasan teknik pembuatan nata dari kulit buah ini banyak sekali pertanyaan pertanyaan terkait proses pembuatannya. Setelah selesai penjelasan, diskusi dan tanya jawab, kemudian peserta diajak langsung praktek pembuatan nata de pitaya dari tahap pengambilan kulit, pembersihan sampai pada tahap inkubasi setelah diberikan bakteri starter Acetobacter xylinum. Hasil proses pembuatan kemudian dicuci dan dipotong-potong dan ditimbang. Para peserta sangat berharap kegiatan ini dapat ditindaklanjuti, sehingga dapat sebagai salah satu alternatif pengahasil tambahan keluarga. Mereka sangat berharap bahwa program ini dapat dilanjutkan sampai pada tahap-tahap berikutnya sehingga masyarakat Dusun Dasan Agung dapat sebagai salah satu tempat memproduksi nata de pitaya karena bahan baku cukup tersedia.