cover
Contact Name
M. Arifki Zainaro
Contact Email
m.arifkiz@yahoo.com
Phone
+6285366376666
Journal Mail Official
manuju@malahayati.ac.id
Editorial Address
Jalan Pramuka No 27 Kemiling, Kota Bandar Lampung
Location
Kota bandar lampung,
Lampung
INDONESIA
Manuju : Malahayati Nursing Journal
Published by Universitas Malahayati
ISSN : 26552728     EISSN : 26554712     DOI : 10.3324
Core Subject : Health,
MANUJU : Malahayati Nursing Journal merupakan jurnal yang memiliki fokus utama pada hasil penelitian dan ilmu-ilmu di bidang kesehatan yang dikembangkan dengan pendekatan interdispliner dan multidisiplin. Proses penerimaan naskah selalu terbuka setiap waktu, naskah yang sudah disubmit oleh penulis akan direview oleh reviewer yang ahli dalam bidang keperawatan dan kesehatan
Articles 1,867 Documents
Perilaku Ibu Generasi Z Dalam Pola Asuh Bayi di Klinik Fatimah Ali I Marindal I Kecamatan Patumbak Kabupaten Deli Serdang Nasution, Ade Putri Rosalinda; Salwati, Salwati; Fitri, Mai; Asiah, Nur; Siregar, Nurul Amal; Paninsari, Debora
Malahayati Nursing Journal Vol 7, No 5 (2025): Volume 7 Nomor 5 (2025)
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/mnj.v7i5.20056

Abstract

ABSTRACT Infancy is a crucial period in a child’s development that requires optimal parenting, especially from mothers. This study aims to describe the parenting behavior of Generation Z mothers and identify the factors influencing their parenting styles. Using a descriptive quantitative method, the research was conducted at Klinik Fatimah Ali I, Kecamatan Patumbak, Kabupaten Deli Serdang, with a sample of 50 Generation Z mothers with infants aged 0–12 months. Data were collected through structured questionnaires and analyzed using descriptive statistics. The findings indicate that most Generation Z mothers have a high level ofeducation (D3/S1) and areactivesocial mediausers. About 83.2 % of the respondents practiced good parenting, including exclusive breast feeding, active interaction with their babies, and regular monitoring of their child’s growth and development. However, social media significantly influenced parenting, with 58.4% of respondents obtaining parenting information from social media, though not all sources were credible. Additionally, social and environmental factors, such as family support and healthcare facilities, played a crucial role in shaping parenting behaviors. This study concludes that Generation Z mothers tend toadopt modern parenting approaches based on digital information but still require education and family support to filter information wisely. Therefore, educational programs and training on digital literacy-based parenting are essential to enhance the quality of infant care in the digital era. Keywords: Parenting, Generation Z Mothers, Social Media, Infants, Social Factors  ABSTRAK Masa bayi merupakan periode krusial dalam perkembangan anak yang memerlukan pola asuh optimal dari orang tua, khususnya ibu. Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan perilaku ibu Generasi Z dalam pola asuh bayi serta mengidentifikasi faktor-faktor yang mempengaruhinya. Menggunakan metode deskriptif kuantitatif, penelitian ini dilakukan di Klinik Fatimah Ali I, Kecamatan Patumbak, Kabupaten Deli Serdang, dengan sampel sebanyak 50 ibu Generasi Z yang memiliki bayi usia 0–12 bulan. Data dikumpulkan melalui kuesioner terstruktur dan dianalisis menggunakan statistik deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas ibu Generasi Z memiliki tingkat pendidikan tinggi (D3/S1) dan aktif menggunakan media sosial. Sebanyak 83,2% ibu menerapkan pola asuh yang baik, termasuk pemberian ASI eksklusif, interaksi aktif dengan bayi, serta pemantauan tumbuh kembang anak. Namun, pengaruh media sosial terhadap pola asuh cukup signifikan, di mana 58,4% responden mengaku memperoleh informasi pola asuh dari media sosial, meskipun tidak semuanya berasal dari sumber yang kredibel. Selain itu, faktor sosial dan lingkungan, seperti dukungan keluarga dan fasilitas kesehatan, turut berkontribusi dalam menentukan pola asuh yang diterapkan. Kesimpulan penelitian ini menegaskan bahwa ibu Generasi Z cenderung mengadopsi pola asuh modern yang berbasis informasi digital, tetapi tetap membutuhkan edukasi dan dukungan keluarga agar dapat menyaring informasi dengan bijak. Oleh karena itu, diperlukan program edukasi dan pelatihan terkait pola asuh berbasis literasi digital untuk meningkatkan kualitas pengasuhan bayi di era digital. Kata Kunci: Pola Asuh, Ibu Generasi Z, Media Sosial, Bayi, Faktor Sosial
Perbedaan Pengetahuan Ibu Balita Sebelum dan Sesudah Diberikan Penyuluhan tentang Posyandu dengan Media Video Aprelayani, Ni Putu Risma; Dewi, I Gusti Agung Ayu Novya; Armini, Ni Wayan
Malahayati Nursing Journal Vol 7, No 7 (2025): Volume 7 Nomor 7 (2025)
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/mnj.v7i7.18551

Abstract

ABSTRACT Posyandu (Integrated Healthcare Center) is the government's effort to make it easier for the Indonesian people to obtain maternal and child health services. Based on SDKI data in 2020, the average coverage of children under five who came to posyandu (D/S) in Indonesia was only 69%, while the national target was 80%. The aim of this research was to determine the difference in knowledge of mothers of toddlers before and after being given counseling about posyandu using video media. This type of research uses a pre-experimental design with one group pretest posttest. This research was conducted in March-April 2024 with a total of 64 respondents taken using proportional random sampling technique. The results of the normality test using the Kolmogorov-Svirnov test showed that the data was not normally distributed, so data analysis used the Wilcoxon test with a significance level of p-value < 0.05. The results of this study show that the knowledge of mothers of toddlers before being given counseling obtained a median value of 67.00 and a maximum value of 87, knowledge after being given counseling obtained a median value of 87.00 with a maximum value of 93 so that the conclusion in this research is that Ho is rejected and Ha is accepted. Suggestions are expected from the UPTD of the Karangasem I Publick Health Center to be more active in providing education regarding posyandu by using interesting media such as videos. Keywords: Knowledge, Mothers of Toddlers, Posyandu, Education, Media Video  ABSTRAK Posyandu (Pos Layanan Terpadu) merupakan upaya pemerintah untuk memudahkan masyarakat Indonesia dalam memperoleh pelayanan kesehatan ibu dan anak. Berdasarkan data SDKI pada tahun 2020 rata-rata cakupan balita yang datang ke posyandu (D/S) di Indonesia hanya 69%, sementara target nasional yaitu 80%. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui perbedaan pengetahuan ibu balita sebelum dan sesudah diberikan penyuluhan tentang posyandu dengan media video. Jenis penelitian ini mengunakan pre-eksperimental design dengan one grup pretest posttest. Penelitian ini dilakukan pada bulan Maret-April 2024 dengan jumlah responden 64 orang yang diambil dengan teknik proporsional random sampling. Hasil uji normalitas dengan uji Kolmogorov-svirnov didapatkan data tidak berdistribusi normal sehingga analisis data menggunnakan uji Wilcoxon dengan tingkat kemaknaan p-value < 0,05. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pengetahuan ibu balita sebelum diberikan penyuluhan didapatkan nilai median 67,00 dan nilai maksimal 87, pengetahuan sesudah diberikan penyuluhan didapatkan nilai median 87,00 dengan nilai maksimal 93 sehingga Simpulan dalam penelitian ini Ho ditolak dan Ha diterima. Saran diharapkan kepada UPTD Puskesmas Karangasem I agar lebih giat memberikan penyuluhan terkait posyandu dengan menggunakan media yang menarik seperti video. Kata Kunci: Pengetahuan, Ibu Balita, Posyandu, Penyuluhan, Media Video
Pengaruh Pemberian Penyuluhan Terhadap Peningkatan Kadar HB pada Ibu Hamil Agar Mencegah Terjadinya Stunting Rusmiyati, Mimi; Anggraini, Lili
Malahayati Nursing Journal Vol 6, No 7 (2024): Volume 6 Nomor 7 2024
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/mnj.v6i7.11559

Abstract

ABSTRACT Prevalensi balita stunting di Indonesia tahun 2017-2022 adalah 36,4%. Kondisi kesehatan dan gizi ibu sebelum dan saat kehamilan serta setelah persalinan mempengaruhi pertumbuhan janin dan risiko terjadinya stunting serta faktor lainnya adalah lurangnya kadar hb apada ibu hamil serta asupan nutrisi yang kurang pada saat kehamilan. Upaya yang dapat dilakukan untuk menurunkan prevalens. The method used in the preparation of this study is the Literature Review by analyzing a number of predetermined articles. This research consists of four articles which will be analyzed according to the criteria. The results showed that counseling in increasing HB levels in pregnant women in an effort to prevent stunting proved to be quite influential on the level of knowledge of pregnant women regarding hemoglobin levels and stunting. However, further research needs to be done on hemoglobin levels and stunting to be more effective in reducing the birth rate of stunted babies. From the results obtained, it shows that counseling on the importance of hb levels in pregnant women helps reduce stunting cases in Indonesia Keywords: Counseling, Increasing HB Levels, Pregnant  ABSTRAK Ancaman permasalahan stunting di dunia 165 juta balita menderita stunting dan lebih dari 90% berada di Asia dan Afrika.Menurut data WHO Indonesia termasuk kedalam negara ketiga dengan prevalensi tertinggi di regional Asia, prevalensi balita stunting di Indonesia tahun 2017-2022 adalah 36,4%. Kondisi kesehatan dan gizi ibu sebelum dan saat kehamilan serta setelah persalinan mempengaruhi pertumbuhan janin dan risiko terjadinya stunting serta faktor lainnya adalah lurangnya kadar hb apada ibu hamil serta asupan nutrisi yang kurang pada saat kehamilan. Upaya yang dapat dilakukan untuk menurunkan prevalensi stunting di antaranya adalah intervensi pada ibu hamil tentang meningkatkan pengetahuan ibu hamil mengenai kadar hb ibu hamil dengan melakukan penyuluhan. Metode yang digunakan dalam penyusunan penelitian ini yaitu Literature Review dengan menganalisis sejumlah artikel yang telah ditentukan. Penelitian ini terdiri dari empat artikel yang akan di analisis sesuai dengan kriteria. Hasil dari penelitian ini menunjukan bahwa penyuluhan dalam upaya pencegahan stunting terbukti cukup berpengaruh pada tingkat pengetahuan ibu hamil mengenai kadar haemoglobin serta stunting. Dalam penelitian dapat disimpulkan bahwa penyuluhan mengenai pentingnya haemoglobin pada ibu hamil membantu menurunkan kasus stunting di Indonesia. Kata Kunci: Penyuluhan, Peningkatan Kadar Haemoglobin, Ibu Hamil,Stunting
Faktor-Faktor yang Berhubungan Dengan Pengetahuan Ibu tentang Pijat Bayi di RSUD Kota Sabang Fatimah, Nur; Diana, Nila; Sasmita, Nova; Jannah, Nur; Nurlaila, Nurlaila; Nababan, Tiarnida
Malahayati Nursing Journal Vol 7, No 6 (2025): Volume 7 Nomor 6 (2025)
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/mnj.v7i6.20653

Abstract

ABSTRACT Infant massage has many health benefits, one of which is the quality of infant sleep. Baby massage is not only done when the baby is healthy, but also when the baby is sick or fussy and has become a routine for baby care after birth The purpose of this study was to determine the factors associated with maternal knowledge about baby massage. The type of research used is quantitative using an analytic observational design research design with a cross sectional approach. The population in this study were all mothers who had babies 0-12 months who visited the Sabang City Hospital totaling 105 people. The subject retrieval technique used purposive sampling of 84 people. The data collection method used was by using a questionnaire that was prepared to measure variables. The variables measured were age, education, information, occupation, experience and environment. The research data analysis was univariate and bivariate analysis with chi square test. The results explained that there was a relationship between age (p=0.047), education (p=0.046), occupation (p=0.026), experience (p=0.016) with the mother's knowledge about baby massage. There was no relationship between information (p=0.110) and environment (p=0.801) with mothers' knowledge about infant massage. The conclusion of this study is that there is a relationship between age, education, occupation, and experience with mothers' knowledge about infant massage.  Keywords: Age, Education, Occupation, Information, Experience, Environment, Knowledge, Massage, Infant  ABSTRAK Pijat bayi memiliki banyak manfaat unutk kesehatan, salah satunya adalah kualitas tidur bayi. Pijat bayi tidak hanya dilakukan bila bayi sehat, tetapi juga pada bayi sakit atau rewel dan sudah menjadi rutinitas perawatan bayi setelah lahir Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan pengetahuan ibu tentang pijat bayi. Jenis penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan menggunakan desain penelitian desain observasional analitik dengan pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah adalah semua ibu yang memiliki bayi 0-12 bulan yang berkunjung di RSUD Kota Sabang berjumlah 105 orang. Teknik pengambilan subjek menggunakan purposive sampling sebanyak 84 orang. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah dengan menggunakan kuesioner yang disusun untuk mengukur variabel. Variabel yang diukur adalah usia, pendidikan, informasi, pekerjaan, pengalaman dan lingkungan. Analisa data penelitian adalah analisis univariat dan bivariat dengan uji chi square. Hasil penelitian menjelaskan bahwa terdapat hubungan usia (p=0,047), pendidikan (p= 0,046), pekerjaan (p=0,026), pengalaman (p=0,016) dengan pengetahuan ibu tentang pijat bayi. Tidak terdapat hubungan informasi (p=0,110) dan lingkungan (p=0,801) dengan pengetahuan ibu tentang pijat bayi. Kesimpulan penelitian ini adalah terdapat hubungan usia, pendidikan, pekerjaan, dan pengalaman dengan pengetahuan ibu tentang pijat bayi.  Kata Kunci: Usia, Pendidikan, Pekerjaan, Informasi, Pengalaman, Lingkungan, Pengetahuan, Pijat, Bayi. 
Pengaruh Media Booklet Terhadap Pengetahuan dan Sikap Ibu Hamil tentang Hepatitis B Rasmawati, Atik; Wardani, Novita Eka Kusuma; Nugrahini, Evi Yunita; Nurwulansari, Fitria
Malahayati Nursing Journal Vol 7, No 7 (2025): Volume 7 Nomor 7 (2025)
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/mnj.v7i7.20956

Abstract

ABSTRACT Hepatitis B is an infectious disease that can cause liver infection and potentially lead to serious complications, such as liver cirrhosis and liver cancer. Pregnant women infected with hepatitis B have a high risk of transmitting the disease to their babies during pregnancy, labor and delivery and can cause death in both mother and baby. Adequate knowledge about hepatitis B can help pregnant women to take appropriate preventive measures, such as vaccinating their babies against hepatitis B and following antiviral treatment. However, there are still many pregnant women who have insufficient knowledge and attitudes about Hepatitis B. The Surabaya City Government has implemented a program to prevent and control hepatitis B virus in pregnant women, namely infectious and non-communicable disease screening activities in pregnant women, triple elimination examinations and HBIg (Hepatitis B Imuoglobolin) vaccination. This study aims to analyze the effect of booklet media on the knowledge and attitudes of pregnant women about hepatitis B. This research is a quantitative study with a pre-experimental research method with a one group pretest post test approach. Respondents of this study were pregnant women who attended pregnant women's classes with a sample of 97 people. The sampling technique in this study was purposive sampling with data analysis using the Wilcoxon Sign Rank Test. The results of the analysis of the effect of booklet media on the knowledge and attitudes of pregnant women about hepatitis B using the Wilcoxon test, showed that the p-value obtained was 0.000, so the hypothesis was accepted, meaning that there was an effect of booklet media on the knowledge and attitudes of pregnant women about hepatitis B. Based on the description above, it can be concluded that there is an influence of booklet media on the knowledge and attitudes of pregnant women about hepatitis B. Education with booklet media is useful for increasing the knowledge and attitudes of pregnant women about hepatitis B. Mothers' knowledge is good or bad depending on how often they participate in prenatal classes, prenatal care at health facilities, Posyandu activities, and other activities. Keywords: Booklet¸ Hepatitis B, Pregnant Women, Knowledge, Attitude ABSTRAK Hepatitis B merupakan salah satu penyakit menular yang dapat menyebabkan infeksi hati dan berpotensi mengakibatkan komplikasi serius, seperti sirosis hati dan kanker hati. Ibu hamil yang terinfeksi hepatitis B memiliki risiko tinggi untuk menularkan penyakit ini kepada bayinya selama kehamilan, proses persalinan dan bisa menyebabkan kematian pada ibu dan bayi. Pengetahuan yang adekuat tentang hepatitis B dapat membantu ibu hamil untuk mengambil tindakan pencegahan yang tepat, seperti melakukan vaksinasi hepatitis B pada bayinya dan mengikuti pengobatan antivirus. Namun, masih banyak ibu hamil yang memiliki pengetahuan dan sikap yang kurang tentang Hepatitis B. Pemerintah Kota Surabaya sudah melaksanakan program upaya pencegahan dan penanggulangan virus hepatitis B pada ibu hamil yaitu kegiatan skrining penyakit menular dan tidak menular pada ibu hamil, pemeriksaan triple eliminasi dan pemberian vaksinasi HBIg (Hepatitis B Imuoglobolin). Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh media booklet terhadap pengetahuan dan sikap ibu hamil tentang hepatitis B. Penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan metode penelitian pra eksperimen dengan pendekatan one group pretest post test. Responden penelitian ini yaitu ibu hamil yang mengikuti kelas ibu hamil dengan sampel berjumlah 97 orang. Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini dengan cara purposive sampling dengan analisa data menggunakan uji Wilcoxon Sign Rank Test. Hasil analisis pengaruh media booklet terhadap pengetahuan dan sikap ibu hamil tentang hepatitis B menggunakan uji Wilcoxon, menunjukkan nilai p-value diperoleh 0,000 maka hipotesis diterima, artinya ada pengaruh media booklet terhadap pengetahuan dan sikap ibu hamil tentang hepatitis B. Berdasarkan uraian di atas dapat disimpulkan bahwa ada pengaruh media booklet terhadap pengetahuan dan sikap ibu hamil tentang hepatitis B. Edukasi dengan media booklet bermanfaat untuk meningkatkan pengetahuan dan sikap ibu hamil tentang hepatitis B. Baik buruknya pengetahuan ibu sesuai dengan seberapa sering mereka mengikuti kegiatan kelas ibu hamil, kontrol kehamilan di fasilitas kesehatan, kegiatan Posyandu dan kegiatan lainnya. Kata Kunci: Booklet, Hepatitis B, Ibu Hamil, Pengetahuan, Sikap
Hubungan Kadar Gula Darah dengan Tingkat Kecemasan Pada Pasien Diabetes Mellitus di Puskesmas Bareng Kota Malang Puspita, Vrenova Armelya; Pradikatama, Yafet; Syukkur, Achmad
Malahayati Nursing Journal Vol 7, No 6 (2025): Volume 7 Nomor 6 (2025)
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/mnj.v7i6.20267

Abstract

ABSTRACT Diabetes mellitus is a group of heterogeneous disorders characterized by elevated blood glucose levels or hyperglycemia. People with diabetes mellitus have a high sugar content of over 200 mg/dl. Regular control of blood sugar to prevent worsening symptoms is the management of the action. Uncontrolled blood sugar levels will cause anxiety for people with diabetes mellitus. To analyze the relationship between blood sugar levels and anxiety levels in diabetic mellitus patients at the Bersama Health Center in Malang City. This type of study is quantitative non-experimental with a spearman correlation test. The sampling technique uses a non-probability sampling technique with 172 respondents. Based on the results of the univariate analysis, respondents had a blood sugar level of > 200 mg/dl and had a mild anxiety level. Based on the results of the Spearman correlation test results, there is a significant relationship between blood sugar levels and anxiety levels showing a value of P=0.003 (p<0.05). Based on the results of a study conducted at Puskesmas Bareng, Malang with 172 samples, it can be concluded that there is a significant relationship between blood sugar levels and anxiety levels with the results of a spearman correlation analysis showing a value of P=0.003 (p<0.05). Keywords: Diabetes Mellitus, Blood Sugar Levels, Levels of Anxiety  ABSTRAK Diabetes melitus merupakan sekelompok kelainan heterogen yang ditandai oleh kenaikan kadar glukosa dalam darah atau hiperglikemia. Penderita penyakit diabetes mellitus mempunyai kadar gula yang tinggi melebihi 200 mg/dl. Penatalaksaan yang dapat dilakukan adalah kontrol gula darah secara rutin untuk mencegah perburukan gejala. Kadar gula darah yang tidak terkontrol akan menimbulkan kecemasan bagi penyandang diabetes mellitus. Untuk menganalisis hubungan kadar gula darah dengan tingkat kecemasan pada pasien diabetes melitus di Puskesmas Bareng Kota Malang. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif non experimental dengan uji korelasi spearman. Teknik pengambilan sampel menggunakan Teknik non-probability sampling (purposive sampling) dengan jumlah sampel sebanyak 172 responden. Berdasarkan hasil analisis univariat, responden memiliki kadar gula darah > 200 mg/dl dan memiliki tingkat kecemasan ringan. Berdasarkan hasil uji korelasi spearman didapatkan hasil, terdapat hubungan yang signifikan antara kadar gula darah dengan tingkat kecemasan yang menunjukkan nilai P=0.003 (p<0.05). Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan di Puskesmas Bareng kota Malang dengan jumlah sampel sebanyak 172 orang, maka dapat disimpulkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara kadar gula darah dengan tingkat kecemasan dengan hasil analisis korelasi spearman yang menunjukkan nilai P=0.003 (p<0.05). Kata Kunci: Diabetes Melitus, Kadar Gula Darah, Tingkat Kecemasan
Faktor-Faktor yang Berhubungan dengan Pemberian ASI Eksklusif di Klinik Pratama Daniel Sitorus, Tiarmin; Hanum, Parida; Silaban, Rostanita; Marpaung, Resmi; Naibaho, Asnaria
Malahayati Nursing Journal Vol 7, No 5 (2025): Volume 7 Nomor 5 (2025)
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/mnj.v7i5.20119

Abstract

ABSTRACT Problems in the practice of exclusive breastfeeding are delayed initiation, not implementing exclusive breastfeeding and early discontinuation of breast milk consumption less than 6 months so that this causes the growth and development of infants is not optimal. The purpose of this study was to determine the factors associated with exclusive breastfeeding. The type of research used was quantitative using an analytic observational design research design with a cross sectional approach. The population in this study were all mothers who had babies 0-6 months totaling 105 people. The subject retrieval technique used purposive sampling of 83 people. The data collection method used was to use a questionnaire that was prepared to measure variables. The variables measured were age, education, occupation, knowledge, values/cultural customs, family support and health worker support. The research data analysis was univariate and bivariate analysis with chi square test. The results explained that there was a relationship between age (p=0.012), education (P=0.006), occupation (P=0.008), knowledge (P=0.015), cultural values/customs (P=0.009), family support (P=0.006) and health worker support (P=0.022) with exclusive breastfeeding. The conclusion of this study is that there is a relationship between age, education, occupation, knowledge, cultural values/customs, family support and health worker support with exclusive breastfeeding.  Keywords: Age, Education, Occupation, Knowledge, Cultural Norms/Customs, Family Support, Health Worker Support, Exclusive Breastfeeding  ABSTRAK Masalah-masalah dalam praktik pemberian dalam pemberian ASI eksklusif adalah delayed initiation, tidak menerapkan ASI eksklusif dan penghentian dini konsumsi ASI kurang dari 6 bulan sehingga hal ini menyebabkan tumbuh kembang bayi tidak optimal. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan pemberian ASI eksklusif. Jenis penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan menggunakan desain penelitian desain observasional analitik dengan pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah semua ibu yang memiliki bayi 0-6 bulan berjumlah 105 orang. Teknik pengambilan subjek menggunakan purposive sampling sebanyak 83 orang. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah dengan menggunakan kuesioner yang disusun untuk mengukur variabel. Variabel yang diukur adalah usia, pendidikan, pekerjaan, pengetahuan, nilai-nilai/adat budaya, dukungan keluarga dan dukungan petugas kesehatan. Analisa data penelitian adalah analisis univariat dan bivariat dengan uji chi square. Hasil penelitian menjelaskan bahwa terdapat hubungan usia (p=0,012), Pendidikan (P=0,006), pekerjaan (P=0,008), pengetahuan (P=0,015), nilai/adat budaya (P=0,009), dukungan keluarga (P=0,006) dan dukungan petugas kesehatan (P=0,022) dengan pemberian ASI eksklusif. Kesimpulan penelitian ini adalah Terdapat hubungan usia, pendidikan, pekerjaan, pengetahuan, nilai/adat budaya, dukungan keluarga dan dukungan petugas kesehatan dengan pemberian ASI eksklusif.  Kata Kunci: Usia, Pendidikan, Pekerjaan, Pengetahuan, Norma/Adat Budaya, Dukungan Keluarga, Dukungan Petugas Kesehatan,  ASI Eksklusif. 
Faktor Usia, Paritas, Jarak Kehamilan, Obesitas dan Riwayat Hipertensi dengan Terjadinya Pre Eklampsia Ibu Hamil di Kota Agung Kabupaten Tanggamus Anita, Anita; Astuti, Titi; Aprina, Aprina
Malahayati Nursing Journal Vol 7, No 7 (2025): Volume 7 Nomor 7 (2025)
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/mnj.v7i7.20894

Abstract

ABSTRACT It is estimated that 10% of pregnant women worldwide experience preeclampsia, which causes 76,000 maternal deaths and 500,000 infant deaths each year. According to estimates by various global institutions, the maternal mortality rate in Indonesia is 173 deaths per 100,000 live births (Kompas, 2024). Tanggamus Regency is an area with the highest incidence of preeclampsia in Lampung. It was reported that there were 9 maternal deaths in 2024, caused by hemorrhage, infection, and eclampsia/preeclampsia, with deaths due to preeclampsia occurring in Kota Agung. The aim of the study is to determine the relationship between Age, Parity, Birth Spacing, Obesity, and a History of Hypertension with the occurrence of Preeclampsia in pregnant women in Kota Agung, Tanggamus Regency. Research method: Quantitative research, cross-sectional approach. The sample consisted of 70 pregnant women with gestational ages over 20 weeks. Chi-square test analysis. The results revealed that there is a relationship between Age, Parity, and Obesity. History of hypertension/chronic diseases with a p-value <0.05. There is no relationship between the distance of pregnancies and the occurrence of pre-eclampsia with a p-value >0.05. This study recommends that healthcare workers conduct early detection to identify risk factors in pregnant women related to risk factors, manage blood pressure, monitor kidney function (proteinuria and creatinine), and regularly monitor the condition of the fetus.  Keywords: Age, Parity, Distance, Obesity, Medical History, Pre-Eclampsia.  ABSTRAK Diperkirakan 10% ibu hamil diseluruh dunia mengalami preeklampsia, dan menjadi penyebab 76.000 kematian ibudan 500.000 kematian bayi setiap   tahunnya. estimasi yang dilakukan sejumlah lembaga dunia, angka kematian ibu di Indonesia sebesar 173 kematian per 100.000 kelahiran hidup (Kompas, 2024). Kabupaten Tanggamus merupakandaerah dengan tingkat kejadian pre eklampsia tertinggi di Lampung, Dilaporkan bahwa ada sebanyak 9 kematianibu pada tahun 2024, yang disebabkan perdarahan, infeksi, dan eklampsi/preeklampsi, kematian akobat pre eclampsia terdapat di Kota Agung. Tujuan penelitian untuk mengetahui gambaran Faktor Usia, Paritas, Jarak Kehamilan, Obesitas Dan Riwayat Hipertensi Dengan Terjadinya Pre Eklampsia Ibu Hamil Di Kota Agung Kabupaten Tanggamus.  Metode penelitian: Jenis penelitian kuantitatif, pendekatan cross sectional. Sampel 70 ibu hamil dengan usia kehamilan di atas 20 minggu. Analisis uji Chi square. Hasil penelitian diketahui bahwa terdapat hubungan Usia,Paritas, Obesitas, Riwayat penyakit hipertensi/penyakit kronis dengan nilai p value <0,05.Tidak terdapat hubungan jarak kehamilan dengan kejadian pre eklampsia p-value >0,05.  Hasil penelitian ini merekomendasikan untuk tenaga kesehatan melakukan deteksi dini untuk mengidentifikasi factor risiko pada ibu hamil terkait factor risiko, melakukan manajemen tekanan darah, pemantauan fungsi ginjal (proteinuria dan kreatinin), dan pemantauan kondisi janin secara berkala. Kata Kunci: Usia, Paritas, Jarak, Obesitas, Riwayat Penyakit, Preeklampsia
Social Support and Self-Efficacy of Adolescents for the Prevention of Drug Use in Indonesia Jumiati, Sri; Tahlil, Teuku; Marthoenis, Marthoenis
Malahayati Nursing Journal Vol 7, No 6 (2025): Volume 7 Nomor 6 (2025)
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/mnj.v7i6.20228

Abstract

ABSTRACTDrug abuse remains a significant public health issue in Indonesia, particularly among adolescents. Individuals aged 15–18 years are at heightened risk due to social pressure, inadequate information, and low levels of social support and self-efficacy. This study aimed to examine the relationship between social support and adolescent self-efficacy in the prevention of drug use. A correlational research design was employed, involving 80 adolescents aged 15–18 years. Data were analyzed to determine the association between social support and self-efficacy in drug use prevention. The findings revealed a significant positive relationship between social support and self-efficacy (p=0.018). It can be concluded social support and self-efficacy are significantly associated with the prevention of drug use among adolescents. Interventions to strengthen these factors may contribute to reducing drug abuse in this vulnerable population. Keywords: Adolescent Drug Prevention, Social Support, Self-Efficacy, Public Health, Indonesia, Drug Abuse Prevention.
Efektivitas Buku Saku Perilaku Profesional Caring Perawat Model “Praktis” terhadap Peningkatan Pengetahuan Perawat Yousriatin, Fajar; Priyatnanto, Hendra; Juliana, Diena
Malahayati Nursing Journal Vol 7, No 5 (2025): Volume 7 Nomor 5 (2025)
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/mnj.v7i5.19933

Abstract

ABSTRACT Nursing care is a crucial element in patient recovery. In Islam, the nursing care informed by the Quran and Sunnah is regarded as Islamic Caring, representing a professional conduct that demonstrates intellectual competence in delivering nursing services to patients, families, and communities in compliance with Islamic principles. This study aims to assess the efficacy of the "PRAKTIS" model pocketbook in increasing nurses' knowledge. This research employs quasy experiment design using a one-group pretest-posttest methodology without a control group. The research findings indicated that prior to the intervention, knowledge was predominantly classified bad (40.0%), however subsequent to the intervention, it elevated to the good group (70.0%). The PRAKTIS model pocketbook is a learning resource designed to augment nurses' understanding, particularly in relation to Islamic professional caregiving conduct. Exemplary caregiving is anticipated to be a crucial factor for increasing patient recovery rates. Keywords: Islamic Caring, Knowledge, Nurse, Pocketbook, PRAKTIS  ABSTRAK Caring perawat menjadi salah satu kunci kesembuhan pasien. Dalam islam, caring perawat yang dilakukan dengan landasan alquran dan sunnah merupakan Caring Islami sebagai bentuk perilaku profesional yang kompeten secara intelektual dari seorang perawat dalam memberikan asuhan keperawatan kepada pasien, keluarga, dan masyaraka yang berlandaskan nilai islami. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahuai efektivitas buku saku perilaku profesional caring perawat model “PRAKTIS” dalam meningkatkan pengetahuan perawat. Desain penelitian ini merupakan penelitian pre-eksperiment dengan one grup pretest posttest without control group. Hasil penelitian dimana pengetahuan sebelum diberikan intervensi sebagian besar pada kategori kurang (40.0%), kemudian setelah diberikan intervensi meningkat menjadi kategori baik (70.0%). Buku saku model PRAKTIS salah satu media pembelajaran yang dikembangkan untuk meningkatkan pengetahuan perawat terutama tentan perilaku professional caring islami. Dengan perilaku caring yang baik, diharapkan menjadi salah satu komponen meningkatnya angka kesembuhan pasien.  Kata Kunci: Buku Saku, Caring Islami, Pengetahuan, Perawat, PRAKTIS

Filter by Year

2019 2026


Filter By Issues
All Issue Vol 8, No 4 (2026): Volume 8 Nomor 4 (2026) Vol 8, No 3 (2026): Volume 8 Nomor 3 (2026) Vol 8, No 2 (2026): Volume 8 Nomor 2 (2026) Vol 8, No 1 (2026): Volume 8 Nomor 1 (2026) Vol 7, No 12 (2025): Volume 7 Nomor 12 (2025) Vol 7, No 11 (2025): Volume 7 Nomor 11 (2025) Vol 7, No 10 (2025): Volume 7 Nomor 10 (2025) Vol 7, No 9 (2025): Volume 7 Nomor 9 (2025) Vol 7, No 8 (2025): Volume 7 Nomor 8 (2025) Vol 7, No 7 (2025): Volume 7 Nomor 7 (2025) Vol 7, No 6 (2025): Volume 7 Nomor 6 (2025) Vol 7, No 5 (2025): Volume 7 Nomor 5 (2025) Vol 7, No 4 (2025): Volume 7 Nomor 4 (2025) Vol 7, No 3 (2025): Volume 7 Nomor 3 (2025) Vol 7, No 2 (2025): Volume 7 Nomor 2 (2025) Vol 7, No 1 (2025): Volume 7 Nomor 1 (2025) Vol 6, No 12 (2024): Volume 6 Nomor 12 (2024) Vol 6, No 11 (2024): Volume 6 Nomor 11 (2024) Vol 6, No 10 (2024): Volume 6 Nomor 10 (2024) Vol 6, No 9 (2024): Volume 6 Nomor 9 (2024) Vol 6, No 8 (2024): Volume 6 Nomor 8 (2024) Vol 6, No 7 (2024): Volume 6 Nomor 7 2024 Vol 6, No 6 (2024): Volume 6 Nomor 6 2024 Vol 6, No 5 (2024): Volume 6 Nomor 5 2024 Vol 6, No 4 (2024): Volume 6 Nomor 4 2024 Vol 6, No 3 (2024): Volume 6 Nomor 3 2024 Vol 6, No 2 (2024): Volume 6 Nomor 2 2024 Vol 6, No 1 (2024): Volume 6 Nomor 1 2024 Vol 5, No 12 (2023): Volume 5 Nomor 12 2023 Vol 5, No 11 (2023): Volume 5 Nomor 11 2023 Vol 5, No 10 (2023): Volume 5 Nomor 10 2023 Vol 5, No 9 (2023): Volume 5 Nomor 9 2023 Vol 5, No 8 (2023): Volume 5 Nomor 8 2023 Vol 5, No 7 (2023): Volume 5 Nomor 7 2023 Vol 5, No 6 (2023): Volume 5 Nomor 6 2023 Vol 5, No 5 (2023): Volume 5 Nomor 5 2023 Vol 5, No 4 (2023): Volume 5 Nomor 4 2023 Vol 5, No 3 (2023): Volume 5 Nomor 3 2023 Vol 5, No 2 (2023): Volume 5 Nomor 2 2023 Vol 5, No 1 (2023): Volume 5 Nomor 1 2023 Vol 5, No 1 (2023): Volume 5 Nomor 1 Januari 2023 Vol 4, No 12 (2022): Volume 4 Nomor 12 2022 Vol 4, No 11 (2022): Volume 4 Nomor 11 2022 Vol 4, No 10 (2022): Volume 4 Nomor 10 2022 Vol 4, No 9 (2022): Volume 4 Nomor 9 2022 Vol 4, No 8 (2022): Volume 4 Nomor 8 2022 Vol 4, No 7 (2022): Volume 4 Nomor 7 2022 Vol 4, No 6 (2022): Volume 4 Nomor 6 2022 Vol 4, No 5 (2022): Volume 4 Nomor 5 2022 Vol 4, No 4 (2022): Volume 4 Nomor 4 2022 Vol 4, No 3 (2022): Volume 4 Nomor 3 2022 Vol 4, No 2 (2022): Volume 4 Nomor 2 2022 Vol 4, No 1 (2022): Volume 4 Nomor 1 Januari 2022 Vol 4, No 1 (2022): Volume 4 Nomor 1 2022 Volume 3 Nomor 4 Tahun 2021 Volume 3 Nomor 3 Tahun 2021 Volume 3 Nomor 2 Tahun 2021 Volume 3 Nomor 1 Tahun 2021 Volume 2 Nomor 4 Tahun 2020 Volume 2 Nomor 3 Tahun 2020 Volume 2 Nomor 2 Tahun 2020 Volume 2 Nomor 1 Tahun 2020 Volume 1 Nomor 2 Tahun 2019 Volume 1 Nomor 1 Tahun 2019 More Issue