cover
Contact Name
M. Arifki Zainaro
Contact Email
m.arifkiz@yahoo.com
Phone
+6285366376666
Journal Mail Official
manuju@malahayati.ac.id
Editorial Address
Jalan Pramuka No 27 Kemiling, Kota Bandar Lampung
Location
Kota bandar lampung,
Lampung
INDONESIA
Manuju : Malahayati Nursing Journal
Published by Universitas Malahayati
ISSN : 26552728     EISSN : 26554712     DOI : 10.3324
Core Subject : Health,
MANUJU : Malahayati Nursing Journal merupakan jurnal yang memiliki fokus utama pada hasil penelitian dan ilmu-ilmu di bidang kesehatan yang dikembangkan dengan pendekatan interdispliner dan multidisiplin. Proses penerimaan naskah selalu terbuka setiap waktu, naskah yang sudah disubmit oleh penulis akan direview oleh reviewer yang ahli dalam bidang keperawatan dan kesehatan
Articles 1,867 Documents
Hubungan Antara Pengetahuan dan Sikap Terhadap Perilaku Pencegahan Kanker Serviks Pada Mahasiswa Program Manajemen di Universitas X Depok Salim, Aura; Setiyowati, Yovita Dwi
Malahayati Nursing Journal Vol 8, No 2 (2026): Volume 8 Nomor 2 (2026)
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/mnj.v8i2.24315

Abstract

ABSTRACT The Ministry of Health in 2024 stated that 70% of cervical cancer mortality is caused by delayed diagnosis due to a lack of knowledge about cervical cancer and negative attitudes toward its prevention. This study aims to analyze the relationship between knowledge, attitudes, and preventive behaviors toward cervical cancer among management students at University X in Depok. The study uses a descriptive quantitative design with a cross-sectional approach, and data analysis is conducted using the chi-square test. The results indicated a significant relationship between respondents' knowledge and attitudes with their preventive behaviors toward cervical cancer with the result of bivariate test of knowledge and behavior showed a p value of  0,00 and the bivariate test of attitudes and behavior showed a p value of  0,00. Adequate knowledge about cervical cancer encouraged positive preventive behaviors, positive attitudes also supported risk-avoidance behaviors. There is a significant relationship between respondents' knowledge, attitudes, and their preventive behaviors toward cervical cancer among management students at University X in Depok.  Specifically, adequate knowledge and positive attitudes significantly support or encourage the adoption of risk-avoidance/preventive behaviors against cervical cancer. Keywords: Cervical Cancer, Knowledge, Attitude, Preventive Behavior, University Students, University X Depok.  ABSTRAK Kementrian Kesehatan pada tahun 2024 menyatakan bahwa 70% angka kejadian kanker serviks disebabkan karena keterlambatan diagnosis yang diakibatkan kurangnya pengetahuan dan sikap yang negatif terhadap pencegahan kanker serviks. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara pengetahuan, sikap dan perilaku pencegahan kanker serviks pada mahasiswa program manajemen di Universitas X Depok.  Penelitian menggunakan desain kuantitatif deskriptif dengan pendekatan cross-sectional dan teknik analisis data menggunakan uji chi-square. Hasil penelitian menunjukan bahwa adanya hubungan yang signifikan antara pengetahuan dan sikap responden terhadap perilaku pencegahan kanker serviks, dengan hasil uji bivariat antara variabel pengetahuan dengan perilaku pencegahan kanker serviks dengan nilai p-Value sebesar 0,00  dan juga hasil uji bivariat antara variabel sikap dengan perilaku pencegahan kanker serviks dengan nilai p-Value sebesar 0,00. Pengetahuan yang baik mengenai kanker serviks mendorong perilaku pencegahan yang positif, sikap yang positif juga menjadi faktor pendukung dalam menghindari risiko kanker serviks. Terdapat hubungan yang signifikan terhadap pengetahuan, sikap dan perilaku pencegahan kanker serviks pada mahasiswa manajemen di Universitas X Depok. secara spesifik, pengetahuan yang adekuat dan sikap positif mampu secara signifikan memberikan dorongan bagi seseorang untuk dapat melakukan pencegahan terhadap kanker serviks. Kata Kunci: Kanker Serviks, Pengetahuan, Sikap, Perilaku Pencegahan, Mahasiswa, Universitas X Depok.
Nurses' Work Motivation Influences Handwashing Compliance Before and After Five Moments at A General Hospital in Banjarmasin Amaliah, Noor; Salsabila, Amalia; Wulandari, Dewi Kartika; Muthmainnah, Muthmainnah
Malahayati Nursing Journal Vol 8, No 2 (2026): Volume 8 Nomor 2 (2026)
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/mnj.v8i2.24248

Abstract

ABSTRACT Healthcare-associated infections (HAIs) are a major concern, often linked to healthcare workers' hand hygiene. Adherence to "Five Moments" hand hygiene is crucial for prevention. This study examined the relationship between nurses' work motivation and hand hygiene compliance at hospital in Banjarmasin. A quantitative, cross-sectional, observational analytic design was employed. Ninety-three inpatient nurses were included via total sampling. Data on work motivation (questionnaire) and hand hygiene compliance (observation) were collected. Univariate and bivariate (Spearman Rank) analyses were performed. Results: ost nurses (78%) exhibited strong work motivation. Hand hygiene compliance varied: higher for moments 4 (70%) and 5 (87%), but lower for moments 1 (41%), 2 (32%), and 3 (51%). Overall, 68% were compliant, while 32% were less or non-compliant. A significant moderate positive correlation (p 0.001, r = 0.447) was found between work motivation and hand hygiene compliance. Discussion: Strong motivation correlates with better hand hygiene, reducing infection risk. The gap between knowledge and practice, particularly in critical moments, highlights the need for comprehensive interventions. Enhancing nurses' motivation through support, training, and recognition can improve compliance, thereby boosting patient safety and service quality. Keywords: Compliance, HAIs, Hand Hygiene, Nurses, Work Motivation.
Efektivitas Edukasi Berbasis Video terhadap Pengetahuan Pengemudi Ojek Online tentang Pertolongan Pertama pada Kecelakaan Lalu Lintas di Kota Sukabumi Syahputra, Muhammad Chandra; Basri, Burhanuddin; Safariyah, Erna; Mulyadi, Egi
Malahayati Nursing Journal Vol 8, No 2 (2026): Volume 8 Nomor 2 (2026)
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/mnj.v8i2.24145

Abstract

ABSTRACT Traffic accidents remain a major cause of injury and death in Indonesia, including Sukabumi City. Online motorcycle taxi drivers have high mobility and are frequently present at accident scenes, making them potential first responders; however, their knowledge of first aid in traffic accidents remains limited. Video-based education is considered an effective learning medium because it integrates visual and auditory information. This study aimed to examine the effectiveness of video-based education on the knowledge of online motorcycle taxi drivers regarding first aid in traffic accidents in Sukabumi City. A quantitative quasi-experimental study with a nonequivalent control group design was conducted involving 32 respondents selected through purposive sampling and divided equally into experimental and control groups. Data were collected using a 30-item knowledge questionnaire based on a Guttman scale and analyzed using Paired Samples Test and Independent Samples Test. The results showed a significantly greater improvement in knowledge among respondents who received video-based education compared to the control group (p 0.05). These findings indicate that video-based education is effective in improving first aid knowledge among online motorcycle taxi drivers. Therefore, video-based education is recommended as a routine training method to enhance preparedness and first aid skills in the field. Keywords: Video-Based Education, Knowledge, Online Motorcycle Taxi Drivers, First Aid, Traffic Accidents.  ABSTRAK Kecelakaan lalu lintas masih menjadi salah satu penyebab utama cedera dan kematian di Indonesia, termasuk di Kota Sukabumi. Pengemudi ojek online memiliki mobilitas yang tinggi dan sering berada di lokasi kejadian kecelakaan, sehingga berpotensi menjadi penolong pertama. Namun demikian, tingkat pengetahuan pengemudi ojek online mengenai pertolongan pertama pada kecelakaan lalu lintas masih terbatas. Edukasi berbasis video dianggap sebagai media pembelajaran yang efektif karena mampu mengintegrasikan informasi visual dan auditori. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas edukasi berbasis video terhadap tingkat pengetahuan pengemudi ojek online mengenai pertolongan pertama pada kecelakaan lalu lintas di Kota Sukabumi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain quasi-eksperimen nonequivalent control group, melibatkan 32 responden yang dipilih melalui teknik purposive sampling dan dibagi secara seimbang ke dalam kelompok eksperimen dan kelompok kontrol. Pengumpulan data dilakukan menggunakan kuesioner pengetahuan yang terdiri dari 30 pernyataan dengan skala Guttman dan dianalisis menggunakan uji Paired Samples Test dan Independent Samples Test. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan yang secara signifikan lebih tinggi pada responden yang menerima edukasi berbasis video dibandingkan dengan kelompok kontrol (p 0,05). Temuan ini menunjukkan bahwa edukasi berbasis video efektif dalam meningkatkan pengetahuan pengemudi ojek online mengenai pertolongan pertama pada kecelakaan lalu lintas. Oleh karena itu, edukasi berbasis video direkomendasikan sebagai metode pelatihan rutin untuk meningkatkan kesiapsiagaan dan keterampilan pertolongan pertama di lapangan. Kata Kunci: Edukasi Berbasis Video, Pengetahuan, Pengemudi Ojek Online, Pertolongan Pertama, Kecelakaan Lalu Lintas.
Hubungan Pola Makan dengan Kejadia Gastroesophageal Reflux Disease (Gerd) pada Mahasiswa Keperawatan Unika Santu Paulus Ruteng Iwa, Kornelia Romana; Mahu, Saverius
Malahayati Nursing Journal Vol 8, No 2 (2026): Volume 8 Nomor 2 (2026)
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/mnj.v8i2.24399

Abstract

ABSTRACT Gastroesophageal Reflux Disease (GERD) is a health problem that often occurs in productive ages, including students,and can interfere with activities and reduce quality of life. One of the factors that influence the occurrence of GERD is an unhealthy diet, such as skipping meals, consuming spicy, sour, or fatty foods in excess. Purpose: to determine "The Relationship Between Dietary Patterns and Gastroesophageal Reflux Disease (GERD) In Nursing Students of Class2022, Catholic University of Indonesia Santu Paulus". Method: This study used a quantitative approach and cross-sectional method. The population was 285 students. The sample was 166 students taken using the proportional stratified random sampling technique. Data analysis was carried out using the chi-square test. Results: The study showed that 84 respondents (50.6%) experienced GERD and 82 respondents (49.4%) did not experience GERD. Of the71 respondents who had poor diet, 46 people (27.7%) experienced GERD. While of the 95 respondents who had gooddiet, 38 people (22.9%) experienced GERD. The results of the chi-square test showed a p value = 0.002, which means there is a significant relationship between diet and the incidence of GERD. Conclusion: that poor diet is related to an increase in the incidence of GERD in nursing students at Unika Santu Paulus Ruteng. Keywords: Diet, GERD, Early Adulthood.  ABSTRAK Gastroesophageal Reflux Disease (GERD) adalah masalah kesehatan yang umum terjadi pada usia produktif, termasuk di kalangan mahasiswa, dan dapat mengganggu aktivitas serta mengurangi kualitas hidup. Salah satu penyebab terjadinya GERD adalah pola makan yang tidak sehat, seperti melewatkan jadwal makan, serta mengonsumsi makanan pedas, asam, atau berlemak secara berlebihan.Tujuan: penelitian ini adalah untuk mengetahui “Hubungan Pola Makan Terhadap Kejadian Gastroesophageal Reflux Disease (GERD) Pada Mahasiswa Keperawatan Angkatan 2022 Universitas Katolik Indonesia Santu Paulus”. Metode: Penelitian ini mengadopsi pendekatan kuantitatif serta menggunakan metodecross sectional. Jumlah populasi adalah 285 mahasiswa. Sampel yang diambil terdiri dari 166 mahasiswa dengan menggunakan teknik proportional stratified randem sampling. Untuk analisis data, digunakan uji chi-square. Hasil:Temuan penelitian menunjukkan bahwa sebanyak 84 responden (50,6%) mengalami GERD dan 82 responden (49,4%) tidak mengalami GERD. Dari 71 responden yang memiliki pola makan tidak baik, 46 orang (27,7%) mengalami GERD. Sedangkan dari 95 responden yang memiliki pola makan baik, 38 orang (22,9%) mengalami GERD. Hasil uji chi-square menunjukkan nilai p = 0,002, mengindikasikan terdapat hubungan signifikan antara pola makan dan kejadian GERD. Kesimpulan: bahwa pola makan yang tidak baik berhubungan dengan peningkatan kejadian GERD pada mahasiswa keperawatan Unika Santu Paulus Ruteng. Kata Kunci: Pola makan, GERD, Dewasa Awal.
Effectiveness of Cigarette Price Increases Through Excise Taxes on Smoking Prevalence: A Systematic Review Mus’ab, Mus’ab; Nadjib, Mardiati
Malahayati Nursing Journal Vol 8, No 2 (2026): Volume 8 Nomor 2 (2026)
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/mnj.v8i2.24073

Abstract

ABSTRACT Smoking prevalence in Indonesia remains high, while substantial evidence demonstrates that increasing cigarette prices through excise and taxation is one of the most effective economic interventions to reduce tobacco consumption. However, the magnitude of these impacts varies across countries due to differences in socioeconomic conditions, cigarette market structures, affordability levels, and prevailing fiscal policies. This study conducted a Systematic Literature Review of 12 studies from various countries to evaluate the effectiveness of cigarette price increases in reducing smoking prevalence. The findings indicate that price increases consistently lower smoking prevalence across all countries reviewed, with the strongest effects observed among adolescents and low-income populations. The highest effectiveness was found in countries with simpler excise structures and routine annual tax adjustments. For Indonesia, these findings highlight the need for stronger excise reforms, including simplifying the tax structure, implementing real annual tax increases, and eliminating low-priced cigarette segments to achieve more substantial and sustainable reductions in smoking prevalence. Keywords: Cigarette, Price Increases, Excise Taxation, Smoking Prevalence.
Pengaruh Tindakan Clapping terhadap Saturasi Oksigen pada Pasien Terpasang Ventilator di Ruang ICU HCU Anggrek 1 RSUD DR Moewardi Hapsari, Ruth Dwi; Setiyawan, Setiyawan; Safitri, Wahyuningsih
Malahayati Nursing Journal Vol 8, No 2 (2026): Volume 8 Nomor 2 (2026)
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/mnj.v8i2.22179

Abstract

ABSTRACT The use of ventilators in patients often leads to secretion retention and decreased oxygen saturation due to sedation, impaired effective coughing, and disrupted mucociliary clearance. Non-invasive interventions such as chest physiotherapy, particularly clapping techniques, have been proven to significantly improve oxygen saturation. However, this technique remains underutilized in ICU settings, including at Dr. Moewardi General Hospital. This study aimed to determine the effect of clapping intervention on oxygen saturation levels in ventilated patients in the ICU HCU Anggrek 1 at Dr. Moewardi General Hospital. A quantitative method with a quasi-experimental pre-post test control group design was employed. The study involved 38 ventilated patients selected through purposive sampling. Data were collected using a clapping procedure based on a standard operating procedure (SOP) and monitored with a pulse oximeter. A paired t-test was used to analyze the effect of clapping within groups, while an independent t-test was applied to assess significant differences between the intervention and control groups. Most participants were elderly patients diagnosed with post-laparotomy or post-craniotomy, with a balanced gender distribution. After receiving clapping therapy for two consecutive days, the intervention group experienced a significant increase in oxygen saturation levels, in contrast to the control group, which showed stagnation or a slight decline. Clapping is an effective technique for improving oxygen saturation in ventilated patients through enhanced airway clearance and alveolar ventilation. Its effectiveness is independent of age, sex, or medical diagnosis, making it a viable adjunct intervention in ICU ventilator management.  Keywords: Chest Physiotherapy, Clapping, Intensive Care Unit (ICU), Oxygen Saturation, Ventilator Patients.  ABSTRAK Penggunaan alat ventilator pada pasien sering menyebabkan retensi sekret dan penurunan saturasi oksigen akibat penggunaan sedasi, gangguan batuk efektif, serta gangguan fungsi mukosiliar. Salah satu intervensi non-invasif yang dapat digunakan untuk mengatasi kondisi tersebut adalah fisioterapi dada, khususnya teknik clapping, yang terbukti mampu meningkatkan saturasi oksigen namun masih jarang dioptimalkan penggunaannya di ruang ICU, termasuk di RSUD Dr. Moewardi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh tindakan clapping terhadap peningkatan saturasi oksigen pada pasien ventilator di ruang ICU HCU Anggrek 1 RSUD Dr. Moewardi. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain quasi experimental pre-post test control group design. Sampel terdiri dari 38 pasien ventilator yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Data dikumpulkan melalui SOP tindakan clapping dan alat pulse oximeter. Analisis data dilakukan menggunakan uji paired t-test untuk mengukur pengaruh clapping dalam satu kelompok dan uji independent t-test untuk membandingkan perbedaan antara kelompok kontrol dan kelompok perlakuan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar pasien adalah lansia dengan diagnosis post-laparotomi dan post-craniotomi, serta sebaran jenis kelamin yang relatif seimbang. Kelompok perlakuan menunjukkan peningkatan signifikan saturasi oksigen setelah diberikan tindakan clapping selama dua hari, sedangkan kelompok kontrol cenderung mengalami stagnasi atau penurunan saturasi oksigen. Tindakan clapping terbukti efektif meningkatkan saturasi oksigen pada pasien ventilator melalui mekanisme pembersihan jalan napas dan peningkatan ventilasi alveolar. Efektivitas ini tidak dipengaruhi oleh faktor usia, jenis kelamin, maupun diagnosis, sehingga teknik clapping layak diterapkan sebagai intervensi pendukung pada pasien yang menggunakan ventilator di ruang ICU. Kata Kunci: Clapping, Fisioterapi Dada, Pasien Ventilator, Saturasi Oksigen, Unit Perawatan Intensif.
Penerapan Tesi Gawa Telur (Terapi Okupasi Pasca Gangguan Jiwa Pembuatan Telur Asin) Farkhah, Laeli; Hamdi, Hamdi; Andika, Rully; S, Trimeilia,; Ikhda, Resti; S, Putri M
Malahayati Nursing Journal Vol 8, No 2 (2026): Volume 8 Nomor 2 (2026)
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/mnj.v8i2.24210

Abstract

ABSTRACT Mental disorders have become a major focus of government attention. The number of mental disorder cases continues to increase each year. Data from the Ministry of Health (2018) show that approximately 400,000 people suffer from mental disorders, equivalent to 1.7 per 1,000 population. Central Java Province ranks third with a prevalence of mental disorders reaching 8.7%. The Tesi Gawa Telur Occupational Therapy aims to empower clients as an effort to optimize recovery, prevent relapse, support daily activities, and promote financial independence. This study aims to determine the outcomes of implementing Tesi Gawa Telur Occupational Therapy in preventing relapse among patients with mental disorders. This research employed a descriptive design using a case study approach involving seven respondents. Before the implementation of Tesi Gawa Telur Occupational Therapy, Ny. A, Ny. B, Ny. C, Ny. D, Tn. A, Tn. B, and Tn. C were categorized as having severe mental disorders. After receiving Tesi Gawa Telur Occupational Therapy for one week, consisting of three sessions per week with a duration of 1–2 hours over a six-month period, none of the patients experienced relapse. Tesi Gawa Telur Occupational Therapy can improve patients’ knowledge and skills in producing salted eggs and generate marketable products. This occupational therapy intervention can also prevent relapse in patients with mental disorders. Keywords: Mental Disorders, Tesi Gawa Telur Occupational Therapy, Relapse.  ABSTRAK Gangguan jiwa saat ini menjadi fokus perhatian pemerintah. Kasus gangguan jiwa setiap tahunnya mengalami peningkatan. Data Kementrian Kesehatan (2018) menunjukkan penderita ganggguan jiwa mencapai 400.000 jiwa atau sebesar 1,7 per 1.000 jiwa. Provisi Jawa Tengah menduduki peringkat ke tiga dengan jumlah penderita gangguan jiwa sebesar 8.7%. Terapi Okupasi Tesi Gawa Telur bertujuan untuk pemberdayaan klien sebagai upaya optimalisasi recovery, mencegah kekambuhan, aktivitas harian, dan mandiri secara finansial. Tujuan: Mengetahui hasil implementasi penerapan terapi okupasi Tesi Gawa Telur untuk mencegah kekambuhan. Metode: Penelitian ini bersifat bersifat deskriptif dengan desain penelitian studi kasus berjumlah 7 responden. Temuan: Sebelum diberikan terapi okupasi Tesi Gawa Telur Ny.A, Ny.B, Ny.C, Ny.D Tn.A, Tn.B, dan Tn.C dalam kategori gangguan jiwa berat. Setelah diberikan terapi okupasi Tesi Gawa Telur satu minggu 3 sesi dengan durasi 1-2 jam selama enam bulan, pasien tidak kambuh. Implikasi: Terapi Okupasi Tesi Gawa Telur dapat meningkatkan pengetahuan dan keterampilan membuat telur asin serta menghasilkan produk layak jual. Terapi okupasi ini juga dapat mencegah kekambuhan pasien gangguan jiwa.  Kata Kunci: Gangguan Jiwa, Terapi Okupasi Tesi Gawa Telur, Kekambuhan.
Peningkatan Pengetahuan dan Deteksi Dini Kanker Serviks dengan Skrining Pap Smear Pada Pengunjung Klinik RS Abepura Kota Jayapura Djawa, Ferdinant Martinus; Elieser, Elieser; Samay, Izak; Iswanto, Dais
Malahayati Nursing Journal Vol 8, No 2 (2026): Volume 8 Nomor 2 (2026)
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/mnj.v8i2.24128

Abstract

ABSTRACT Cervical cancer is a serious health problem in the community because it can lead to decreased quality of life and even death. The goal of this activity is to increase public awareness and understanding, as well as to promote Pap smears as an early detection method for cervical cancer. The target group was women of childbearing age visiting the clinic at Abepura Regional General Hospital in Jayapura, Papua. The activity used a lecture, discussion, and question-and-answer approach. The results showed an increase in knowledge, with an initial pre-test score of 48.1 rising to 89.2 at the end of the post-test. Pap smears found 81.8% of women were categorized as normal, 13.6% had mild inflammation, and the remaining 4.6% had abnormal cells. The conclusion of this activity is that participants' knowledge about cervical cancer and its prevention has increased. This activity can encourage Pap smears for more women of childbearing age to conduct early detection of cervical cancer and seek treatment if abnormal cervical cells are found. Keywords : Cervical Cancer, Pap Smear, Women of Childbearing Age, Screening.  ABSTRAK Penyakit kanker serviks merupakan masalah kesehatan serius di komunitas karena menimbulkan penurunan kualitas hidup bahkan kematian. Tujuan kegiatan ini adalah untuk meningkatakan kesadaran dan pemahaman masyarakat sekaligus pemeriksaan pap smear sebagai upaya deteksi dini kanker serviks. Sasaran kegiatan adalah kelompok wanita usia subur yang berkunjung di klinik Rumah sakit Umum Daerah Abepura, Jayapura, Papua. Metode kegiatan menggunakan pendekatan ceramah, diskusi dan tanya jawab. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pengetahuan dengan skor awal pre test 48,1 menjadi 89,2 pada akhir ujian post test. Berdasarkan pemeriksaan pap smear ditemukan sebanyak 81,8 % masuk kategori normal, sebanyak 13,6 % ditemukan inflamasi ringan dan sisanya 4,6 % ditemukan sel abnormal. Kesimpulan kegiatan inio menunjukkan peningkatan pengetahuan peserta tentang kanker serviks dan upaya pencegahannya. Dampak kegiatan ini dapat mendorong upaya pemeriksaan pap smear bagi kebanyak wanita usia subur dalam rangka deteksi dini kanker serviks dan upaya penanganan jika ditemukan adanya abnormalisat sel serviks.  Kata Kunci: Kanker serviks, Pap Smear, Wanita usia subur, Skrining.
Gambaran Tingkat Stress Biarawati di Biara Katolik di Kecamatan Langke Rembong Iwa, Kornelia Romana; Snae, Katarina; Danal, Paskaliana Hilpriska
Malahayati Nursing Journal Vol 8, No 2 (2026): Volume 8 Nomor 2 (2026)
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/mnj.v8i2.24350

Abstract

ABSTRACT Stress is a physical and psychological response to pressure or environmental demands that exceed an individual's ability to deal with them. In religious life, nuns face various challenges such as the experience of religious vows, the dynamics of community life, and the demands of service that can trigger stress. Objective: This study aims todetermine the description of stress levels in nuns in Catholic convents located in Langke Rembong District. Method: This study uses a quantitative descriptive approach with a cross-sectional design. The research sample consisted of 110 nuns selected using purposive sampling techniques. The instrument used was the Perceived Stress Scale (PSS-10) questionnaire. Data were analyzed using univariate analysis. Results: The results showed that the majority of respondents experienced moderate stress (80.9%), followed by mild stress (12.7%) and severe stress (6.4%). The largest number of respondents were in the 26–30 age group (76.4%). Keywords: Stress, Nuns.  ABSTRAK Stres merupakan respon fisik dan psikologis terhadap tekanan atau tuntutan lingkungan yang melebihi kemampuan individu untuk menghadapinya. Dalam kehidupan religius, para biarawati menghadapi berbagai tantangan seperti penghayatan kaul religius, dinamika hidup komunitas, dan tuntutan pelayanan yang dapat menjadi pemicu stres.Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran tingkat stres pada biarawati di Biara Katolik yang berada di Kecamatan Langke Rembong. Metode: Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptifdengan desain cross-sectional. Sampel penelitian berjumlah 110 biarawati yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Instrumen yang digunakan adalah kuesioner Perceived Stress Scale (PSS-10). Data dianalisis menggunakan analisis univariat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas responden mengalami stres tingkat sedang (80,9%), diikuti oleh stres ringan (12,7%) dan stres berat (6,4%). Responden terbanyak berada pada kelompok usia 26–30 tahun (76,4%). Kata Kunci: Stres, Biarawati.
Hubungan Lama Duduk dengan Keluhan Nyeri Punggung Bawah pada Ibu Hamil Trimester III di Puskesmas Gegerbitung Raynica, Yunita; Novryanthi, Dhinny; Danismaya, Irawan; Ramadhani, Anggun Fajar
Malahayati Nursing Journal Vol 8, No 2 (2026): Volume 8 Nomor 2 (2026)
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/mnj.v8i2.24249

Abstract

ABSTRACT Low back pain is a common complaint among third-trimester pregnant women and is influenced by various factors, one of which is static activity in the form of prolonged sitting. Extended sitting duration can increase mechanical load on the spine, thereby potentially leading to muskuloskelatal disorders. This study aimed to analyze the association between sitting duration and low back pain complaints among third-trimester pregnant women at the Gegerbitung Community Health Center. This study employed a cross-sectional design involving 50 respondents selected using accidental sampling. Data were collected using a sitting duration questionnaire and the Numeric Rting Scale (NRS) to assess the intentity of low back pain. Data analysis was performed using SPSS version 25. The results showed that the majority of respondents had a sitting duration of ≥ 4 hours (92%) and experienced mild low back pain (80%). Bivariate analysis revealed a statistically significant association between sitting duration and low back pain complaints (p = 0.000; r = 0.590). it can be concluded that sitting duration is significantly associated with low back pain complaints among third-trimester pregnant women at the Gegerbtung Community Health Center. Keywords: Sitting Duration, Low Back Pain, Numeric Rating Scale, Third-Trimester Pregnant Women.  ABSTRAK Nyeri punggung bawah merupakan keluhan umum pada ibu hamil trimester III dan dipengaruhi oleh berbagai faktor, salah satunya aktivitas statis berupa lama duduk. Durasi duduk yang berkepanjangan dapat meningkatkan beban mekanik pada tulang belakang sehingga berpotensi menimbulkan gangguan musculoskeletal. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara lama duduk dengan keluhan nyeri punggung bawah pada ibu hamil trimester III di Puskesmas Gegerbitung. Penelitian ini menggunakan desain cross-sectional dengan 50 responden yang diperoleh melalui teknik accidental sampling. Pengumpulan data dilakukan menggunakan kuesioner lama duduk dan numeric rating scale (NRS) untuk mengukur tingkat nyeri punggung bawah. Analisis data dilakukan menggunakan SPSS versi 25, hasil penelitian menunjukkan mayoritas responden memiliki lama duduk ≥ 4 jam (92%) dan mengalami nyeri punggung bawahkategori ringan (80%). Analisis bivariat menunjukkan terdapat hubungan yang signifikan antara lama duduk dan keluhan nyei punggung bawah (p = 0,000; r = 0,590). Disimpulkan bahwa lama duduk berhubungan signifikan dengan keluhan nyeri punggung bawah pada ibu hamil trimester III di Puskesmas Gegerbitung. Kata Kunci: Lama Duduk, Nyeri Punggung Bawah, Numeric Rating Scale, Ibu Hamil Trimester III.

Filter by Year

2019 2026


Filter By Issues
All Issue Vol 8, No 4 (2026): Volume 8 Nomor 4 (2026) Vol 8, No 3 (2026): Volume 8 Nomor 3 (2026) Vol 8, No 2 (2026): Volume 8 Nomor 2 (2026) Vol 8, No 1 (2026): Volume 8 Nomor 1 (2026) Vol 7, No 12 (2025): Volume 7 Nomor 12 (2025) Vol 7, No 11 (2025): Volume 7 Nomor 11 (2025) Vol 7, No 10 (2025): Volume 7 Nomor 10 (2025) Vol 7, No 9 (2025): Volume 7 Nomor 9 (2025) Vol 7, No 8 (2025): Volume 7 Nomor 8 (2025) Vol 7, No 7 (2025): Volume 7 Nomor 7 (2025) Vol 7, No 6 (2025): Volume 7 Nomor 6 (2025) Vol 7, No 5 (2025): Volume 7 Nomor 5 (2025) Vol 7, No 4 (2025): Volume 7 Nomor 4 (2025) Vol 7, No 3 (2025): Volume 7 Nomor 3 (2025) Vol 7, No 2 (2025): Volume 7 Nomor 2 (2025) Vol 7, No 1 (2025): Volume 7 Nomor 1 (2025) Vol 6, No 12 (2024): Volume 6 Nomor 12 (2024) Vol 6, No 11 (2024): Volume 6 Nomor 11 (2024) Vol 6, No 10 (2024): Volume 6 Nomor 10 (2024) Vol 6, No 9 (2024): Volume 6 Nomor 9 (2024) Vol 6, No 8 (2024): Volume 6 Nomor 8 (2024) Vol 6, No 7 (2024): Volume 6 Nomor 7 2024 Vol 6, No 6 (2024): Volume 6 Nomor 6 2024 Vol 6, No 5 (2024): Volume 6 Nomor 5 2024 Vol 6, No 4 (2024): Volume 6 Nomor 4 2024 Vol 6, No 3 (2024): Volume 6 Nomor 3 2024 Vol 6, No 2 (2024): Volume 6 Nomor 2 2024 Vol 6, No 1 (2024): Volume 6 Nomor 1 2024 Vol 5, No 12 (2023): Volume 5 Nomor 12 2023 Vol 5, No 11 (2023): Volume 5 Nomor 11 2023 Vol 5, No 10 (2023): Volume 5 Nomor 10 2023 Vol 5, No 9 (2023): Volume 5 Nomor 9 2023 Vol 5, No 8 (2023): Volume 5 Nomor 8 2023 Vol 5, No 7 (2023): Volume 5 Nomor 7 2023 Vol 5, No 6 (2023): Volume 5 Nomor 6 2023 Vol 5, No 5 (2023): Volume 5 Nomor 5 2023 Vol 5, No 4 (2023): Volume 5 Nomor 4 2023 Vol 5, No 3 (2023): Volume 5 Nomor 3 2023 Vol 5, No 2 (2023): Volume 5 Nomor 2 2023 Vol 5, No 1 (2023): Volume 5 Nomor 1 Januari 2023 Vol 5, No 1 (2023): Volume 5 Nomor 1 2023 Vol 4, No 12 (2022): Volume 4 Nomor 12 2022 Vol 4, No 11 (2022): Volume 4 Nomor 11 2022 Vol 4, No 10 (2022): Volume 4 Nomor 10 2022 Vol 4, No 9 (2022): Volume 4 Nomor 9 2022 Vol 4, No 8 (2022): Volume 4 Nomor 8 2022 Vol 4, No 7 (2022): Volume 4 Nomor 7 2022 Vol 4, No 6 (2022): Volume 4 Nomor 6 2022 Vol 4, No 5 (2022): Volume 4 Nomor 5 2022 Vol 4, No 4 (2022): Volume 4 Nomor 4 2022 Vol 4, No 3 (2022): Volume 4 Nomor 3 2022 Vol 4, No 2 (2022): Volume 4 Nomor 2 2022 Vol 4, No 1 (2022): Volume 4 Nomor 1 2022 Vol 4, No 1 (2022): Volume 4 Nomor 1 Januari 2022 Volume 3 Nomor 4 Tahun 2021 Volume 3 Nomor 3 Tahun 2021 Volume 3 Nomor 2 Tahun 2021 Volume 3 Nomor 1 Tahun 2021 Volume 2 Nomor 4 Tahun 2020 Volume 2 Nomor 3 Tahun 2020 Volume 2 Nomor 2 Tahun 2020 Volume 2 Nomor 1 Tahun 2020 Volume 1 Nomor 2 Tahun 2019 Volume 1 Nomor 1 Tahun 2019 More Issue