cover
Contact Name
M. Arifki Zainaro
Contact Email
m.arifkiz@yahoo.com
Phone
+6285366376666
Journal Mail Official
manuju@malahayati.ac.id
Editorial Address
Jalan Pramuka No 27 Kemiling, Kota Bandar Lampung
Location
Kota bandar lampung,
Lampung
INDONESIA
Manuju : Malahayati Nursing Journal
Published by Universitas Malahayati
ISSN : 26552728     EISSN : 26554712     DOI : 10.3324
Core Subject : Health,
MANUJU : Malahayati Nursing Journal merupakan jurnal yang memiliki fokus utama pada hasil penelitian dan ilmu-ilmu di bidang kesehatan yang dikembangkan dengan pendekatan interdispliner dan multidisiplin. Proses penerimaan naskah selalu terbuka setiap waktu, naskah yang sudah disubmit oleh penulis akan direview oleh reviewer yang ahli dalam bidang keperawatan dan kesehatan
Articles 1,867 Documents
Evaluasi Implementasi Program Rekrutmen, Seleksi dan Penempatan Pegawai Blud Puskesmas di Kabupaten Lampung Tengah Subagiyo, Ali; Aswad, Fatqul Hajar; Badrun, M.; Siswoyo, Siswoyo
Malahayati Nursing Journal Vol 8, No 2 (2026): Volume 8 Nomor 2 (2026)
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/mnj.v8i2.24205

Abstract

ABSTRACT The Recruitment, Selection, and Placement Program for Public Health Center BLUD Personnel in Central Lampung district has been implemented since 2023 until now, so it is appropriate to evaluate the series of processes that have occurred. This study aims to determine: (1) the results of the context evaluation; (2) the results of the input evaluation; (3) the results of the process evaluation; (4) the results of the product evaluation of the Recruitment, Selection, and Placement Program for Public Health Center BLUD Personnel in Central Lampung district in 2024. This research uses a qualitative approach with a descriptive method. The evaluation model used is the context, input, process, product (CIPP) model. The four aspects in the CIPP model, namely context, input, process, and product, help the decision-making process to answer four basic questions regarding: (1) what should be done; (2) how to implement it; (3) whether it was carried out according to plan; (4) whether the implemented program was successful. The results of the research on the Recruitment, Selection, and Placement Program for Public Health Center BLUD Personnel in Central Lampung district indicate that based on the context evaluation, the activities are carried out based on regulations, the existence of needs and objectives for fulfilling human resource needs. Based on the input evaluation, there are fulfillment of prospective employee requirements, selection stages according to provisions, the existence of a selection committee, the availability of selection funding, and the preparation of facilities and infrastructure is quite good. Based on the process evaluation, there are efforts to disseminate information on prospective employee recruitment, there are prospective employee applicants, there is an administrative selection, a written selection is carried out, there is an interview test, and the time provided is sufficient. Based on the product evaluation, it was found that the formation is fulfilled, the quality of new personnel is as expected, the level of acceptance of work culture is good, new personnel can adapt and work effectively, there is a decrease in the workload of old personnel, there is an increase in service quality, the performance of new personnel is in accordance with expectations, new personnel have good work commitment and motivation.  Keywords: Evaluation, Implementation, Recruitment, Public Health Center. ABSTRAK Program Rekrutmen, Seleksi dan Penempatan Tenaga BLUD Puskesmas di Kabupaten Lampung Tengah telah dilaksanakan sejak tahun 2023 hingga sekarang, sehingga sudah layak dievaluasi serangkaian proses yang telah terjadi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui : (1) hasil evaluasi konteks (context); (2) hasil evaluasi masukan (input); (3) hasil evaluasi proses (process); (4) hasil evaluasi produk (product) Program Rekrutmen, Seleksi dan Penempatan Tenaga BLUD Puskesmas di Kabupaten Lampung Tengah tahun 2024. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Model evaluasi yang digunakan adalah model context, input, process, product (CIPP). Empat aspek dalam model CIPP yaitu context, input, process, dan product membantu proses pengambil keputusan untuk menjawab 4 (empat) pertanyaan dasar mengenai : (1) apa yang harus dilakukan; (2) bagaimana melaksanakannya; (3) apakah dikerjakan sesuai rencana; (4) apakah program yang dilaksanakan berhasil. Hasil penelitian Program Rekrutmen, Seleksi dan Penempatan Tenaga BLUD Puskesmas di Kabupaten Lampung Tengah menunjukkan bahwa berdasarkan evaluasi konteks (context), kegiatan dilaksanakan berpedoman pada regulasi, adanya kebutuhan dan tujuan pemenuhan kebutuhan SDM. Berdasarkan evaluasi masukan (input) terdapat pemenuhan syarat calon pegawai, tahapan seleksi sesuai ketentuan, adanya panitia seleksi, tersedianya pembiayaan seleksi, dan penyiapan sarana dan prasarana cukup baik. Berdasarkan evaluasi proses (process) terdapat upaya penyebaran informasi penerimaan calon pegawai, adanya pendaftar calon pegawai, adanya seleksi administrasi, dilakukan seleksi tertulis, adanya pelaksanaan tes wawancara, dan waktu yang disediakan cukup. Berdasarkan evaluasi produk (product) ditemukan keterpenuhan formasi, kualitas pegawai baru sesuai harapan, tingkat penerimaan budaya kerja baik, pegawai baru dapat beradaptasi dan bekerja efektif, terjadi penurunan beban kerja pegawai lama, adanya peningkatan mutu layanan, kinerja pegawai baru sesuai dengan harapan, pegawai baru memiliki komitmen dan motivasi kerja yang baik. Kata Kunci: Evaluasi, Implementasi, Rekrutmen, Puskesmas.
Dimensi Psikologis Fenomena Racun Sangga: Identifikasi Pengalaman Korban dan Peran Budaya Kalimantan Amalia, Amalia; Sugita, Ananda Yasfa Nurhaliza; Jannah, Hamidatul; Salam, Abdus; Ariadi, Herman
Malahayati Nursing Journal Vol 8, No 2 (2026): Volume 8 Nomor 2 (2026)
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/mnj.v8i2.24111

Abstract

ABSTRACT The Racun Sangga phenomenon is a traditional belief of the Kalimantan people that reflects the interconnection between psychological, cultural, and spiritual aspects in understanding suffering. This study aims to: (1) identify the psychological experiences of Racun Sangga victims (2) analyze the role of Kalimantan culture in shaping the meaning of illness and the healing process. The study uses a qualitative approach with a phenomenological and ethnographic design, through in-depth interviews and live-in at a village in Kalimantan. In-depth interviews with seven informants consisting of victims, psychologists, traditional healers, and spiritual experts. Data were collected through in-depth interviews and field observations and analyzed using data triangulation. The results of the study reveal four main themes: (1) victims experience mental disorders, changes in perception, and physical complaints that are felt physically even though no clear medical cause has been found; (2) treatment is carried out through psychological and spiritual approaches, including cognitive therapy, transpersonal therapy, ruqyah practices, and family support; (3) Racun Sangga is understood as part of the social and cultural reality of Kalimantan society, passed down from generation to generation; and (4) treatment practices are based on moral values and spirituality that reject revenge. These findings indicate that Racun Sangga can be understood as a cultural concept of distress, meaning that its understanding and treatment require an interdisciplinary approach that is sensitive to the local cultural and spiritual context. Keywords: Racun Sangga, Cultural Concepts of Distress (CCD), Psychological Experience, Phenomenology, Interdisciplinary Approach.  ABSTRAK Fenomena Racun Sangga merupakan kepercayaan tradisional masyarakat Kalimantan yang merefleksikan keterkaitan antara aspek psikologis, budaya, dan spiritual dalam memahami penderitaan. Penelitian ini bertujuan: (1) mengidentifikasi pengalaman psikologis korban Racun Sangga (2) menganalisis peran budaya Kalimantan dalam membentuk pemaknaan terhadap penyakit dan proses penyembuhan. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain fenomenologi dan etnografi, melalui wawancara mendalam dan live-in di salah satu desa di Kalimantan. Wawancara mendalam dengan 7 informan yang terdiri atas korban, psikolog, dukun dan ahli spiritual. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dan observasi lapangan serta dianalisis dengan triangulasi data. Hasil penelitian menunjukkan empat tema utama: (1) korban mengalami gangguan pikiran, perubahan persepsi, dan keluhan fisik yang dirasakan secara nyata meskipun tidak ditemukan penyebab medis yang jelas; (2) penanganan dilakukan melalui pendekatan psikologis dan spiritual, termasuk terapi kognitif, transpersonal, praktik ruqyah, serta dukungan keluarga; (3) Racun Sangga dipahami sebagai bagian dari realitas sosial dan budaya masyarakat Kalimantan yang diwariskan secara turun-temurun; dan (4) praktik penanganan dilandasi oleh nilai moral dan spiritualitas yang menolak balas dendam. Temuan ini menunjukkan bahwa Racun Sangga dapat dipahami sebagai Cultural Concepts of Distress, sehingga pemahaman dan penanganannya memerlukan pendekatan interdisipliner yang sensitif terhadap konteks budaya dan spiritual lokal. Kata Kunci: Racun Sangga, Cultural Concepts of Distress (CCD), Pengalaman Psikologis, Fenomenologi, Pendekatan Interdisipliner.
Analisis Kelimpahan Mikroplastik pada Air Sungai Bengawan Solo Wilayah Kelurahan Pucangsawit Kota Surakarta, Jawa Tengah Nabila, Nasywa Azalia; Wulandari, Windi; Porusia, Mitoriana
Malahayati Nursing Journal Vol 8, No 2 (2026): Volume 8 Nomor 2 (2026)
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/mnj.v8i2.24245

Abstract

ABSTRACT Microplastics are plastics formed from large pieces of plastic that are then exposed to technical, thermal, and biological factors, causing them to breakdown into very small particles. Microplastic pollution in freshwater ecosystems had become an increasingly worrying environmental issue because it could disrupt aquatic biota, ecosystem stability, and human health. This research was a quantitative descriptive study that aimed to analyze the abundance of microplastics in the Bengawan Solo River in the Pucangsawit sub-district, Surakarta City. The research was conducted using purposive sampling at 10 stations with a total of 10 liters of water filtered using a 200 µm mesh, then decomposed using 30% H₂O₂ and identified using a binocular microscope. The results of the study found 199 microplastic particles with an abundance of 19.9 particles/L. The highest abundance being 43 particles/L and the lowest abundance was 7 particles/L. The types of microplastics were dominated by fibers, while microplastics in the form of fragments, films, pellets, and foam were also observed. Thus, it could be concluded that the Bengawan Solo River, particularly in the Pucangsawit Village area of Surakarta City, has been polluted by microplastics. Keywords : Microplastic, River, Abundance, Bengawan Solo.  ABSTRAK Mikroplastik merupakan plastik yang terbentuk dari plastik berukuran besar yang kemudian terpapar oleh faktor teknis, termal dan biologis sehingga dapat terurai menjadi partikel-partikel yang sangat kecil. Pencemaran mikroplastik pada ekosistem air tawar menjadi isu lingkungan yang semakin mengkhawatirkan karena dapat mengganggu biota perairan, kestabilan ekosistem dan kesehatan manusia. Jenis penelitian berupa deskriptif kuantitatif yang bertujuan untuk menganalisis kelimpahan mikroplastik pada air Sungai Bengawan Solo di wilayah Kelurahan Pucangsawit, Kota Surakarta. Penelitian dilakukan dengan purposive sampling pada 10 lokasi dengan total 10 liter air yang disaring menggunakan mesh 200 µm, kemudian di penguraian zat organik menggunakan H₂O₂ 30% dan diidentifikasi melalui mikroskop binokuler. Hasil penelitian menemukan 199 partikel mikroplastik dengan kelimpahan 19,9 partikel/L, dengan kelimpahan tertinggi yaitu 43 partikel/L serta kelimpahan terendah yaitu 7 partikel/L. Jenis mikroplastik yang ditemukan didominasi oleh fiber, selain itu juga ditemukan mikroplastik dengan jenis fragmen, film, pellet dan foam. Sehingga dapat diketahui bahwa Sungai Bengawan Solo khususnya pada wilayah Kelurahan Pucangsawit, Kota Surakarta telah tercemar mikroplastik. Kata Kunci: Mikroplastik, Sungai, Kelimpahan, Bengawan Solo.
Hubungan Pengetahuan Kesehatan Reproduksi dengan Tindakan Pencegahan Keputihan pada Mahasiswi Tingkat Awal S1 Keperawatan Universitas Muhammadiyah Sukabumi Fitriani, Riska; Novryanthi, Dhinny; Danismaya, Irawan; Abidinsah, Zainal
Malahayati Nursing Journal Vol 8, No 2 (2026): Volume 8 Nomor 2 (2026)
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/mnj.v8i2.24235

Abstract

ABSTRACT Vaginal discharge is a reproductive health problem frequently experienced by adolescents and young adults. Reproductive health knowledge plays a crucial role in shaping vaginal discharge prevention practices. This study aimed to determine the relationship between reproductive health knowledge and vaginal discharge prevention practices among first-year undergraduate nursing students at Muhammadiyah University of Sukabumi. This study used a cross-sectional design with 62 respondents and collected data through questionnaires. This study showed that the majority of respondents had high reproductive health knowledge (64.5%) and good vaginal discharge prevention practices (71.0%). There was a relationship between reproductive health knowledge and vaginal discharge prevention practices. This study shows that the better the reproductive health knowledge, the better the vaginal discharge prevention practices.  Keywords: Reproductive Health Knowledge, Vaginal Discharge Prevention, Health Behavior, Female Student.  ABSTRAK Keputihan merupakan salah satu masalah kesehatan reproduksi yang sering dialami remaja dan dewasa awal. Pengetahuan kesehatan reproduksi berperan penting dalam membentuk tindakan pencegahan keputihan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara pengetahuan kesehatan reproduksi dengan tindakan pencegahan keputihan pada mahasiswi tingkat awal S1 Keperawatan Universitas Muhammadiyah Sukabumi. Penelitian ini menggunakan desain cross sectional dengan 62 responden dan pengumpulan data melalui kuesioner. Penelitian inimenunjukkan bahwa sebagian besar responden memiliki pengetahuan kesehatan reproduksi yang tinggi (64,5%) dan tindakan pencegahan keputihan dalam kategori baik (71,0%). Terdapat hubungan antara pengetahuan kesehatan reproduksi dengan tindakan pencegahan keputihan. Penelitian ini menunjukkan bahwa semakin baik pengetahuan kesehatan reproduksi, semakin baik tindakan pencegahan keputihan yang dilakukan. Kata Kunci: Pengetahuan Kesehatan Reproduksi, Pencegahan Keputihan, Perilaku Kesehatan, Mahasiswi.
Evaluation of Physical Work Environment Measurements to Prevent Occupational Diseases in Agribusiness Industries Prasetyo, Ritwan Agus; Tualeka, Abdul Rohim; Zakariyah, Yogi Aldias
Malahayati Nursing Journal Vol 8, No 2 (2026): Volume 8 Nomor 2 (2026)
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/mnj.v8i2.23205

Abstract

ABSTRACT Occupational Safety and Health (OHS) is a fundamental aspect in maintaining industrial productivity and sustainability, particularly in the agribusiness sector, which is at high risk of exposure to physical hazards. This study aims to evaluate the conformity of physical work environment measurements, including noise, Wet Bulb Globe Temperature (WBT), and lighting, with the Threshold Limit Value (TLV) and the requirements of Minister of Manpower Regulation No. 5 of 2018, and to provide control recommendations for the prevention of Occupational diseases. This research method is descriptive qualitative by analyzing secondary data from measurements in 2024–2025 from the accredited laboratory Envilab. The results show that several production areas such as the Buhler Bagging Off and Workshop have noise levels exceeding the TLV of 85 dBA, with values reaching 90 dBA. The WBT and lighting factors also show non-compliance in several areas, although there is a trend of improvement. These findings emphasize the need to improve company compliance with regulations through the implementation of technical and administrative controls, as well as the use of Personal Protective Equipment (PPE). The research conclusion shows that continuous evaluation and regular monitoring of the physical work environment is a strategic step in strengthening the implementation of K3 and preventing the emergence of occupational diseases in the agribusiness industry. Keywords: Physical Work Environment, Noise, Wet Bulb Globe Temperature (WBGT), Lighting, Occupational Diseases.
Hubungan Pengetahuan tentang Prioritas Penanganan Triase dengan Tingkat Kecemasan Keluarga Pasien di IGD RS Bhakti Medicare Sukabumi Muhfi, Ilham; Safariyah, Erna; Mulyadi, Egi
Malahayati Nursing Journal Vol 8, No 2 (2026): Volume 8 Nomor 2 (2026)
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/mnj.v8i2.24319

Abstract

ABSTRACT The Emergency Department (ED) is an essential part of healthcare services responsible for managing patients in emergency or life-threatening conditions. The implementation of triage management prioritizes patients based on the severity of their condition rather than queue number, which affects waiting times for families and leads to anxiety. To determine the relationship between families' knowledge of triage management priorities and the level of anxiety among patients' families in the ED of Bhakti Medicare Hospital, Sukabumi. This study used a quantitative research design with an analytical correlational approach and cross-sectional design. The sample consisted of 96 patient family members waiting in the ED, recruited in November 2025. Data were collected using a 14-item knowledge questionnaire and the Hamilton Anxiety Rating Scale (HARS). Most respondents experienced moderate anxiety and had sufficient knowledge, totaling 55 respondents (57.3%). A chi-square statistical test yielded a p-value of 0.003. There is a relationship between families' knowledge of triage management priorities and the level of anxiety among patients' families in the ED of Bhakti Medicare Hospital, Sukabumi. Keywords: Knowledge, Anxiety, Triage.  ABSTRAK Instalasi Gawat Darurat (IGD) adalah salah satu bagian pelayanan kesehatan yang penting dalam menangani pasien yang sedang dalam kondisi darurat atau membahayakan nyawa. Diberlakukannya managemen triase dapat memprioritaskan pasien berdasarkan kegawatdaruratan bukan berdasarkan nomor antrian sehingga menyebabkan dampak adanya waktu tunggu pada keluarga dan menyebabkan kecemasan. Mengetahui Hubungan Pengetahuan Keluarga Tentang Prioritas Penanganan Triase Dengan Tingkat Kecemasan Keluarga Pasien Di IGD RS Bhakti Medicare Sukabumi. Penelitian ini menggunakan desain penelitian kuantitatif dengan pendekatan analitik korelasional dan rancangan cross-sectional. Sempel dalam penelitian ini yaitu kelurga pasien yang menunggu di IGD yang berjumlah 96 responden dan dilakukan pada bulan November 2025 dengan menggunakan kuesioner pengetahuan  yang berjumlah 14 pernyataan dan  kuesioner Hamilton Anxiety Rating Scale (HARS). sebagian besar responden mengalami kecemasan sedang dan memiliki tingkat pengetahuan cukup yaitu 55 responden (57.3%) dengan uji statistic chi square diperolehnilai p-value 0,003 . Terdapat hubungan pengetahuan keluarga tentang prioritas penanganan triase dengan tingkat kecemasan keluarga pasien  di ruangan IGD RS Bhakti Medicare Sukabumi Kata kunci: Pengetahuan, Kecemasan, Triase. 
Dinamika Stres pada Anak Muda Generasi Z: Studi Literatur dan Implementasi Teknik Konseling Terintegrasi Lieberth, Ricard; Hindradjat, Juliana
Malahayati Nursing Journal Vol 8, No 2 (2026): Volume 8 Nomor 2 (2026)
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/mnj.v8i2.24007

Abstract

ABSTRACT Generation Z, comprising individuals born between 1995 and 2012, represents the age group most closely intertwined with rapid technological advancement and shifting social dynamics. Numerous studies indicate that this generation experiences higher levels of stress compared to previous cohorts, influenced by academic pressure, digital–social demands, economic instability, and developmental identity challenges. This study employs a Systematic Literature Review (SLR) of 25 indexed scholarly articles to analyze the dynamics of stress among Generation Z youth and identify evidence-based counseling interventions proven effective in managing these challenges. The findings reveal that stress in Generation Z is multidimensional, encompassing cognitive, emotional, social, and behavioral aspects that are shaped by intensive social media use, social comparison, sleep disturbances, and academic burdens. Counseling techniques such as Cognitive Behavioral Therapy (CBT), Mindfulness-Based Interventions (MBI), Motivational Interviewing (MI), and empathic confrontation were found to be effective in enhancing emotional regulation and building resilience. This article offers a comprehensive understanding of the root causes of stress in Generation Z, its implications for mental health, and relevant intervention strategies for counselors, educators, and mental health practitioners in Indonesia. Keywords: Stress, Generation Z, Mental Health, Counseling, SLR   ABSTRAK Generasi Z, yang mencakup individu kelahiran 1995–2012, merupakan kelompok usia yang paling erat dengan perkembangan teknologi digital serta perubahan sosial yang cepat. Berbagai penelitian menunjukkan bahwa kelompok usia ini mengalami tingkat stres lebih tinggi dibanding generasi sebelumnya, yang dipengaruhi oleh tekanan akademik, tuntutan sosial-digital, ketidakstabilan ekonomi, dan dinamika perkembangan identitas. Penelitian ini menggunakan pendekatan Systematic Literature Review (SLR) terhadap 25 artikel ilmiah terindeks untuk menganalisis dinamika stres pada anak muda Generasi Z serta mengidentifikasi intervensi konseling berbasis bukti yang terbukti efektif. Hasil analisis menunjukkan bahwa stres pada Generasi Z bersifat multidimensional, mencakup aspek kognitif, emosional, sosial, dan perilaku yang dipengaruhi oleh intensitas penggunaan media sosial, perbandingan sosial, gangguan tidur, dan beban akademik. Teknik konseling seperti Cognitive Behavioral Therapy (CBT), Mindfulness-Based Interventions(MBI), Motivational Interviewing (MI), dan teknik konfrontasi empatik ditemukan efektif dalam membantu regulasi emosi dan pengembangan resiliensi. Artikel ini memberikan pemahaman komprehensif tentang penyebab stres pada Generasi Z, dampaknya terhadap kesehatan mental, serta strategi penanganan yang relevan bagi konselor, pendidik, dan praktisi kesehatan mental di Indonesia. Kata Kunci: Stres, Generasi Z, Kesehatan Mental, Konseling, SLR.
Evaluasi Lingkungan Belajar Klinik dan Kepuasan Mahasiswa Keperawatan Terhadap Pembelajaran Klinik Fresia, Sinta; Avia, Imelda; Arifin, Nur Afni Wulandari; Rahayu, Wahyuni Dwi; Dewi, Sri Kurnia
Malahayati Nursing Journal Vol 8, No 2 (2026): Volume 8 Nomor 2 (2026)
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/mnj.v8i2.22168

Abstract

ABSTRACT The clinical learning environment is a crucial element in nursing education that plays an important role in developing the professional competence of Nursing Students. The clinical practice environment includes interactions between Nursing Students, health workers, patients, and access to facilities and resources that support learning. The purpose of this study was to analyze the relationship between the evaluation of the clinical learning environment which includes the clinical learning environment, leadership style, care in the room and the role of clinical Perceptorship associated with the satisfaction of Third Grade Nursing Students towards clinical learning at RSAU which includes satisfaction with provisioning and reflection as well as satisfaction with clinical reasoning experiences. This study used quantitative research methods and data analysis used were univariate and bivariate with Chi Square statistical tests. Respondents were 57 Nursing Students of Level III Nursing Diploma study program who had completed field clinical practice at the Air Force Hospital dr. Esnawan Antariksa. Sample collection used a total sampling technique. Research Results Based on the analysis obtained from data processing The results of the bivariate test obtained p-value = 0.000 0.05, indicating that Ho was rejected, it was concluded that there was a relationship between the implementation of clinical learning evaluation and student satisfaction in clinical learning. This study is expected to be beneficial for Hospital institutions as a place for clinical practice and the community, so that it can improve the quality of the clinical learning environment and improve learning renewal methods in the appropriate clinical environment for Nursing Students. Keywords: Evaluation of the Clinical Learning Environment, Student Satisfaction and Clinical Learning.  ABSTRAK Lingkungan belajar klinik adalah elemen krusial dalam pendidikan keperawatan yang memainkan peran penting dalam mengembangkan kompetensi profesional Mahasiswa Keperawatan. Lingkungan praktik klinik mencakup interaksi antara Mahasiswa Keperawatan, tenaga kesehatan, pasien, serta akses ke fasilitas dan sumber daya yang mendukung pembelajaran. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisa Hubungan evaluasi lingkungan belajar klinik yang meliputi lingkungan belajar klinik, gaya kepemimpinan, perawatan di ruangan dan peran Perseptorship klinik dihubungkan dengan kepuasan Mahasiswa Keperawatan TK III terhadap pembelajaran klinik di RSAU yang meliputi kepuasan terhadap pembekalan dan refleksi serta kepuasan terhadap pengalaman penalaran klinis. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kuantitatif dan Analisa data yang digunakan yaitu univariat dan bivariat dengan uji statistik Chi Square. Responden merupakan Mahasiswa Keperawatan program studi Diploma keperawatan Tingkat III sejumlah 57 orang yang telah menyelesaikan praktek klinik lapangan di Rumah Sakit Angkatan Udara dr. Esnawan Antariksa. Pengumpulan sampel menggunakan teknik total sampling. Hasil Penelitian Berdasarkan   analisis  diperolehhasil pengolahan data Hasil uji bivariat diperoleh p-value = 0.000  0.05, menunjukan bahwa Ho ditolak, disimpulkanbahwa terdapat hubungan  adanya pelaksanaan evaluasi pembelajaran klinik dan kepuasan mahasiswa dalam pembelajaran klinik. Penelitian ini diharapkan dapat bermanfaat bagi institusi Rumah Sakit sebagai lahan praktik klinik  dan masyarakat, sehingga dapat meningkatkan kualitas lingkungan belajar klinik serta meningkatkan metode pembaharuan pembelajaran di lingkungan klinik yang tepat bagi Mahasiswa Keperawatan. Kata Kunci: Evaluasi Lingkungan Belajar Klinik, Kepuasan Mahasiswa dan pembelajaran Klinik.
Pengaruh Kompetensi Kepala Ruang terhadap Kepuasan Perawat Pelaksana di Rumah Sakit PKU Muhammadiyah Gamping Auliasari, Dinda; Afandi, Moh.
Malahayati Nursing Journal Vol 8, No 2 (2026): Volume 8 Nomor 2 (2026)
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/mnj.v8i2.24209

Abstract

ABSTRACT Job satisfaction of staff nurses is a key factor influencing the quality of nursing services in hospitals. Head nurses play an important managerial role in coordinating nursing care, managing human resources, and creating a supportive work environment. Therefore, head nurse competency is often assumed to affect staff nurse job satisfaction, although previous studies have shown inconsistent results. This study aimed to determine the effect of head nurse competency on staff nurse job satisfaction at PKU Muhammadiyah Gamping Hospital. This study employed a quantitative approach with a non-experimental correlational design and a cross-sectional method. The population consisted of 338 respondents, including head nurses and staff nurses across 16 inpatient wards. A total of 183 respondents were selected using stratified random sampling based on the Slovin formula with a 5% margin of error. Data were collected using the Nurse Executive Competencies Assessment Tool (AONE) and the Minnesota Satisfaction Questionnaire (MSQ). Data analysis was conducted using univariate analysis and Spearman’s rho correlation test with a significance level of p 0.05. The results showed that head nurse competency was generally categorized as high across all competency indicators, while staff nurse job satisfaction was categorized as satisfactory. However, the Spearman’s rho correlation test indicated no significant effect between head nurse competency and staff nurse job satisfaction. Head nurse competency does not have a significant effect on staff nurse job satisfaction at PKU Muhammadiyah Gamping Hospital, indicating that job satisfaction is influenced by other factors such as remuneration systems, workload, work environment, organizational policies, and peer relationships. Keywords: Head Nurse Competency, Staff Nurse Job Satisfaction, Nursing Management, Hospital.  ABSTRAK Kepuasan kerja perawat pelaksana merupakan faktor penting dalam menjaga mutu pelayanan keperawatan di rumah sakit. Kepala ruang memiliki peran strategis dalam mengelola sumber daya keperawatan dan menciptakan lingkungan kerja yang kondusif, sehingga kompetensinya sering dikaitkan dengan tingkat kepuasan perawat pelaksana. Namun, hasil penelitian terdahulu menunjukkan temuan yang beragam. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kompetensi kepala ruang terhadap kepuasan perawat pelaksana di Rumah Sakit PKU Muhammadiyah Gamping.Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain korelasional non-eksperimental dan metode cross-sectional. Populasi penelitian berjumlah 338 responden yang terdiri dari kepala ruang dan perawat pelaksana di 16 bangsal. Sampel sebanyak 183 responden ditentukan menggunakan teknik stratified random sampling. Pengumpulan data dilakukan menggunakan instrumen Nurse Executive Competencies Assessment Tool (AONE) dan Minnesota Satisfaction Questionnaire (MSQ). Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat menggunakan uji korelasi Spearman dengan tingkat signifikansi p 0,05. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kompetensi kepala ruang berada pada kategori tinggi dan kepuasan perawat pelaksana berada pada kategori puas. Namun, hasil uji korelasi Spearman menunjukkan tidak terdapat pengaruh yang signifikan antara kompetensi kepala ruang dan kepuasan perawat pelaksana. Kompetensi kepala ruang tidak berpengaruh signifikan terhadap kepuasan perawat pelaksana di Rumah Sakit PKU Muhammadiyah Gamping, sehingga kepuasan kerja perawat dipengaruhi oleh faktor lain di luar kompetensi kepala ruang Kata Kunci: Kompetensi Kepala Ruang, Kepuasan Perawat Pelaksana, Manajemen Keperawatan, Rumah Sakit.
Deteksi Dini Kadar Gula Darah, Kejadian Dermatitis dan Faktor Risiko Obesitas pada Siswa SMP Daarul Aitam Palembang Chairani, Liza; Tanzila, Raden Ayu; Rahmawaty, Hasyifa Khaila; Hany, Salwa Tsabita; Ivantri, Muhammad Ghali
Malahayati Nursing Journal Vol 8, No 2 (2026): Volume 8 Nomor 2 (2026)
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/mnj.v8i2.24126

Abstract

ABSTRACT Indonesia is a developing country that still suffers from multiple nutritional problems, one of which is obesity in children and adolescents. Obesity, a multifactorial disease caused by excessive accumulation of fat tissue, has wide-ranging effects, ranging from skin complaints to increased blood sugar levels, which can lead to the development of metabolic diseases such as diabetes mellitus. With this background in mind, the team leader and members conducted community service at Daarul Aitam Junior High School. Anthropometric measurements, random blood sugar levels, and in-depth interviews were conducted to identify complaints of itching as a sign of skin dermatitis. Of the 94 students, 56.38% were male. 22.34% had a BMI/Age above the 75th percentile, and 4.26% had a random blood sugar level above 120 mg/dl. Information was presented regarding risk factors for dermatitis and metabolic diseases such as diabetes mellitus, which are the effects of obesity and high blood sugar levels. Furthermore, in-depth education was provided regarding preventing and reducing risk factors for obesity and increased blood sugar levels through lifestyle changes. Keywords: Early Detection, Anthropometry, Blood Sugar Levels, Dermatitis.  ABSTRAK Indonesia merupakan salah satu negara berkembang yang masih dihadapkan dengan masalah gizi ganda yang salah satunya obesitas pada anak dan remaja. Obesitas yang merupakan suatu penyakit multifaktorial, yang terjadi akibat akumulasi jaringan lemak yang berlebihan, yang akan memberikan dampak yang luas mulai dari keluhan pada kulit sampai terjadinya peningkatan kadar gula darah yang berisiko terjadinya penyakit metabolik berupa diabetes mellitus. Dengan latar belakang tersebut maka ketua tim dan anggota melakukan pengabdian di SMP Daarul Aitam. Dilakukan pemeriksaan antropometri, kadar gula darah sewaktu dan wawancara mendalam mencari keluhan gatal sebagai kejadian dermatitis pada kulit. Dari 94 siswa terdapat 56,38% adalah siswa laki-laki. Siswa dengan IMT/U diatas persentil 75 sebanyak 22,34% dan siswa yang mempunyai kadar gula darah sewaktu diatas 120 mg/dl sebanyak 4,26%. Dilakukan pemberian informasi terkait faktor-faktor risiko terjadinya dermatitis dan penyakit metabolik seperti diabetes mellitus sebagai dampak dari obesitas dan tingginya kadar gula darah. Selanjutnya dilakukan edukasi mendalam terkaiat pencegahan dan menurunkan faktor risiko terjadinya obesitas dan peningkatan kadar gula darah dengan mengubah gaya hidup.  Kata Kunci: Deteksi Dini, Antropometri, Kadar Gula Darah, Dermatitis.

Filter by Year

2019 2026


Filter By Issues
All Issue Vol 8, No 4 (2026): Volume 8 Nomor 4 (2026) Vol 8, No 3 (2026): Volume 8 Nomor 3 (2026) Vol 8, No 2 (2026): Volume 8 Nomor 2 (2026) Vol 8, No 1 (2026): Volume 8 Nomor 1 (2026) Vol 7, No 12 (2025): Volume 7 Nomor 12 (2025) Vol 7, No 11 (2025): Volume 7 Nomor 11 (2025) Vol 7, No 10 (2025): Volume 7 Nomor 10 (2025) Vol 7, No 9 (2025): Volume 7 Nomor 9 (2025) Vol 7, No 8 (2025): Volume 7 Nomor 8 (2025) Vol 7, No 7 (2025): Volume 7 Nomor 7 (2025) Vol 7, No 6 (2025): Volume 7 Nomor 6 (2025) Vol 7, No 5 (2025): Volume 7 Nomor 5 (2025) Vol 7, No 4 (2025): Volume 7 Nomor 4 (2025) Vol 7, No 3 (2025): Volume 7 Nomor 3 (2025) Vol 7, No 2 (2025): Volume 7 Nomor 2 (2025) Vol 7, No 1 (2025): Volume 7 Nomor 1 (2025) Vol 6, No 12 (2024): Volume 6 Nomor 12 (2024) Vol 6, No 11 (2024): Volume 6 Nomor 11 (2024) Vol 6, No 10 (2024): Volume 6 Nomor 10 (2024) Vol 6, No 9 (2024): Volume 6 Nomor 9 (2024) Vol 6, No 8 (2024): Volume 6 Nomor 8 (2024) Vol 6, No 7 (2024): Volume 6 Nomor 7 2024 Vol 6, No 6 (2024): Volume 6 Nomor 6 2024 Vol 6, No 5 (2024): Volume 6 Nomor 5 2024 Vol 6, No 4 (2024): Volume 6 Nomor 4 2024 Vol 6, No 3 (2024): Volume 6 Nomor 3 2024 Vol 6, No 2 (2024): Volume 6 Nomor 2 2024 Vol 6, No 1 (2024): Volume 6 Nomor 1 2024 Vol 5, No 12 (2023): Volume 5 Nomor 12 2023 Vol 5, No 11 (2023): Volume 5 Nomor 11 2023 Vol 5, No 10 (2023): Volume 5 Nomor 10 2023 Vol 5, No 9 (2023): Volume 5 Nomor 9 2023 Vol 5, No 8 (2023): Volume 5 Nomor 8 2023 Vol 5, No 7 (2023): Volume 5 Nomor 7 2023 Vol 5, No 6 (2023): Volume 5 Nomor 6 2023 Vol 5, No 5 (2023): Volume 5 Nomor 5 2023 Vol 5, No 4 (2023): Volume 5 Nomor 4 2023 Vol 5, No 3 (2023): Volume 5 Nomor 3 2023 Vol 5, No 2 (2023): Volume 5 Nomor 2 2023 Vol 5, No 1 (2023): Volume 5 Nomor 1 Januari 2023 Vol 5, No 1 (2023): Volume 5 Nomor 1 2023 Vol 4, No 12 (2022): Volume 4 Nomor 12 2022 Vol 4, No 11 (2022): Volume 4 Nomor 11 2022 Vol 4, No 10 (2022): Volume 4 Nomor 10 2022 Vol 4, No 9 (2022): Volume 4 Nomor 9 2022 Vol 4, No 8 (2022): Volume 4 Nomor 8 2022 Vol 4, No 7 (2022): Volume 4 Nomor 7 2022 Vol 4, No 6 (2022): Volume 4 Nomor 6 2022 Vol 4, No 5 (2022): Volume 4 Nomor 5 2022 Vol 4, No 4 (2022): Volume 4 Nomor 4 2022 Vol 4, No 3 (2022): Volume 4 Nomor 3 2022 Vol 4, No 2 (2022): Volume 4 Nomor 2 2022 Vol 4, No 1 (2022): Volume 4 Nomor 1 Januari 2022 Vol 4, No 1 (2022): Volume 4 Nomor 1 2022 Volume 3 Nomor 4 Tahun 2021 Volume 3 Nomor 3 Tahun 2021 Volume 3 Nomor 2 Tahun 2021 Volume 3 Nomor 1 Tahun 2021 Volume 2 Nomor 4 Tahun 2020 Volume 2 Nomor 3 Tahun 2020 Volume 2 Nomor 2 Tahun 2020 Volume 2 Nomor 1 Tahun 2020 Volume 1 Nomor 2 Tahun 2019 Volume 1 Nomor 1 Tahun 2019 More Issue