cover
Contact Name
M. Arifki Zainaro
Contact Email
m.arifkiz@yahoo.com
Phone
+6285366376666
Journal Mail Official
manuju@malahayati.ac.id
Editorial Address
Jalan Pramuka No 27 Kemiling, Kota Bandar Lampung
Location
Kota bandar lampung,
Lampung
INDONESIA
Manuju : Malahayati Nursing Journal
Published by Universitas Malahayati
ISSN : 26552728     EISSN : 26554712     DOI : 10.3324
Core Subject : Health,
MANUJU : Malahayati Nursing Journal merupakan jurnal yang memiliki fokus utama pada hasil penelitian dan ilmu-ilmu di bidang kesehatan yang dikembangkan dengan pendekatan interdispliner dan multidisiplin. Proses penerimaan naskah selalu terbuka setiap waktu, naskah yang sudah disubmit oleh penulis akan direview oleh reviewer yang ahli dalam bidang keperawatan dan kesehatan
Articles 1,867 Documents
Profil Penggunaan Obat pada Pasien Covid -19 di Ruang Isolasi Rumah Sakit X Kabupaten Malang Retno Juwita Sari; Rika Yulia; Fauna Herawati
Malahayati Nursing Journal Vol 4, No 11 (2022): Volume 4 Nomor 11 2022
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/mnj.v4i11.7169

Abstract

ABSTRACT Respiratory tract infections in early 2020 increased drastically due to Severe Acute Respiratory Syndrome Coronavirus 2 (SARS-CoV-2). Up to this point, therapy for this infection is referring to SARS-CoV-1 and MERS-CoV infections. Implementing secure and effective treatment for COVID-19 is indispensable. Drug repurposing/ drug reuse is a process to identify new indications of existing drugs. WHO recommends to optimize supportive care to support the main therapy in treating COVID-19.Objective of the study is to describe drug usage during COVID-19 pandemic. This study is observational, on adult subjects with confirmed COVID-19, with moderate to severe level of disease, data of whom was collected retrospectively during the period of April – March 2021. The findings reported 212 patients were treated as sample of the study, most of whom were male (50.9%). The highest age group was 56 – 65 years old by 27.4%. Frequent clinical symptoms were cough and shortness of breath; the highest profile of drug usage was supplement; and outcome for discharge improvement by 85.3%. Keywords: COVID-19, Drug Profile, Hospitalization, Outcome  ABSTRAK Kasus infeksi saluran pernafasan awal tahun 2020 meningkat secara drastis disebabkan oleh virus  Severe Acute Respiratory Syndrome Coronavirus 2 (SARS-CoV-2). Hinggga saat ini terapi yang digunakan mengacu dari pengobatan infeksi SARS-CoV-1 dan MERS-CoV. Kebutuhan pengobatan COVID-19 yang aman serta efektif sangatlah penting. Drug repurposing/ penggunaan obat kembali merupakan proses untuk mengidentifikasi indikaasi baru dari obat yang telah ada. WHO merekomendasikan perawatan suportif tetap dioptimalkan untuk menunjang terapi utama dalam pengobatan COVID-19. Penelitian ini bertujuan untuk mendiskripsikan penggunaan obat dimasa pandemik COVID-19. Penelitian ini merupakan penelitian observasional dengan pendekatan secara cross sectional,pada subyek dewasa yang terkonfirmasi COVID-19 derajat penyakit sedang hingga berat dengan pengambilan data penelitian secara retrospektif selama periode April 2020 – Maret 2021. Hasil menunjukkan terdapat sampel penelitian sebanyak 212 pasien yang terbanyak laki-laki (50,9%).. Penelitian ini bertujuan mendiskripsikan profil penggunaan obat dimasa pandemik COVID-19. Penelitian ini merupakan penelitian observasional pada subyek dewasa yang terkonfirmasi COVID-19 derajat penyakit sedang hingga berat dengan pengambilan data penelitian secara retrospektif selama periode April 2020 – Maret 2021. Hasil menunjukkan terdapat sampel penelitian sebanyak 212 pasien yang terbanyak laki-laki (50,9%). Rentang usia tertinggi pada usia 56 – 65 tahun sebesar 27,4%. Gejala klinis yang sering timbul adalah batuk dan sesak, profil penggunaan obat terbanyak yaitu suplemen serta outcome pulang perbaikan sebesar 85,3%. Kata Kunci: COVID-19, Profil Obat, Rawat Inap, Outcome
Hubungan Pendidikan dan Kemampuan Deteksi Dini dengan Kejadian Anemia pada Ibu Hamil Ni Made Ayu Yulia Raswati Teja; Ni Wayan Erviana Puspita Dewi
Malahayati Nursing Journal Vol 4, No 8 (2022): Volume 4 Nomor 8 2022
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/mnj.v4i8.7170

Abstract

ABSTRACT The prevalence of anemia in pregnant women in Indonesia was still high at 37.1% or one in three pregnant women in Indonesia suffers from anemia. The impact of anemia on pregnant women is cardiovascular symptoms, decreased physical and mental performance, decreased immune function and fatigue. The impact on the fetus is impaired fetal growth in the womb, prematurity, fetal death in utero, rupture of membranes, defects in breathing and low birth weight. The efforts to prevent anemia on pregnant women is to detect early anemia ability. The purpose of this study was to analyze the relationship between education and early detection ability with the incidence of anemia in pregnant women at Community Health Centers I South Denpasar. This research uses a correlation analytic design with a cross sectional approach. The sample in this study were mothers who had toddlers who met the inclusion criteria as many as 83 respondents. Data collection are use questionnaires and this research use bivariate analysis with Chi-Squere. Based on the results of the statistical analysis test with the chi square test, it showed that there was a significant relationship between education and the incidence of anemia in pregnant women with a p-value of 0.001 (p value <0.05). Variable early detection ability also has a significant relationship between early detection ability and the incidence of anemia with p-value = 0.001 (p value <0.05). Education and early detection ability are related to the incidence of anemia in pregnant women Keywords: Anemia, Education, Early Detection Ability ABSTRAK Prevalensi anemia pada ibu hamil di Indonesua masih tinggi yaitu 37,1% atau satu diantara tiga ibu hamil di Indonesia menderita anemia. Anemia memiliki dampak terhadap ibu, yaitu gejala kardiovaskular, menurunkan kinerja fisik dan mental, penurunan fungsi kekebalan tubuh dan kelelahan. Dampak terhadap janin yaitu gangguan pertumbuhan janin dalam rahim, prematuritas, kematian janin dalam rahim, pecahnya ketuban, cacat pada prenafasan dan berat badan lahir rendah. Salah satu upaya untuk mencegah anemia yang dapat dilakukan oleh ibu hamil adalah dengan melakukan deteksi dini anemia. Tujuan penelitian ini untuk menganalisis hubungan antara Pendidikan dan kemampuan deteksi dini dengan kejadian anemia pada ibu hamil di Puskesmas I Denpasar Selatan. Metode Penelitian ini menggunakan design analitik korelasi dengan pendekatan cross sectional. Sampel dalam penelitian adalah ibu yang mempunyai balita yang memenuhi kriteria inklusi sebanyak 83 responden. Alat pengumpulan data adalah kuesioner dan analisis bivariat dengan uji korelasi Chi-Squere. Berdasarkan hasil uji analisis statistic dengan uji chi square menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara Pendidikan dengan kejadian anemia pada ibu hamil dengan p-value 0.001 (p value<0.05). Variabel kemampuan deteksi dini juga terdapat hubungan yang signifikan antara kemampuan deteksi dini dengan kejadian anemia dengan p-value= 0.001 (p value < 0,05). Pendidikan dan kemampuan deteksi dini berhubungan dengan kejadian anemia pada ibu hamil Kata Kunci: Anemia, Pendidikan, Kemampuan Deteksi Dini 
Kebutuhan Dasar pada Pasien Diabetes Melitus melalui Pendekatan Studi Literatur Iwan Shalahuddin; Aliya Rahayu; Bambang Aditya Nugraha
Malahayati Nursing Journal Vol 4, No 12 (2022): Volume 4 Nomor 12 2022
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/mnj.v4i12.7397

Abstract

ABSTRACT Diabetes Mellitus can cause physical, psychological problems, depression and loss of meaning in life, medication and insulin injection that can affect the meaning of life. DM sufferers tend to have problem with their basic needs, namely lack of compliance in fulfilling nutritional need, security need, changes in appearance and self-actualization need. The need for people with DM is not only for the fulfillment or treatment of physical symptoms, but also important for the quality of life. Patients' failure to fulfill their basic needs has a higher risk of experiencing health problems. These problems will have an impact on productivity and cause unbalanced condition. The purpose of this study was to determine the basic needs of DM patient. The research method was literature review method with narrative review approach with research results that published in 2011-2021. Search literature used the keywords kebutuhan dasar/basic needs, and diabetes melitus/diabetes mellitus. The databases used were Pubmed, Google Schoolar and Science Direct. Furthermore, the articles were examined based on the inclusion criteria so 10 relevant titles were obtained. The result of the study contained 10 articles which showed that patients after being given the intervention could achieve calorie restriction to maintain their life, reduce pain scale, increase appetite and accept good and bad conditions so their quality of life was better and could control blood glucose level. From 10 articles that have been analyzed, it is known that basic human needs are very important for DM patients, because if their basic needs are not met, it can lead to a high prevalence or worsen the disease. Keywords: Basic Needs, Diabetes Mellitus, Patient, Problems  ABSTRAK Diabetes Melitus dapat mengakibatkan permasalahan fisik, psikologis, depresi dan kehilangan makna hidup, pengobatan serta injeksi insulin yang dapat mempengaruhi pada kemaknaan hidup. Penderita DM cenderung memiliki masalah pada kebutuhan dasarnya, yaitu kurang patuh dalam pemenuhan kebutuhan nutrisi, kebutuhan rasa aman, perubahan penampilan dan kebutuhan aktualisasi diri. Kebutuhan bagi penderita DM tidak hanya pada pemenuhan atau pengobatan gejala fisik, namun juga penting terhadap kualitas hidupnya. Kegagalan pasien dalam melakukan pemenuhan kebutuhan dasarnya memiliki resiko lebih tinggi mengalami masalah pada kesehatannya. Masalah tersebut akan berdampak pada produktifitas serta menimbulkan kondisi tidak seimbang. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui kebutuhan dasar pada pasien DM. Metode penelitian adalah metode literature review dengan pendekatan narrative review dengan hasil penelitian yang telah dipublikasikan tahun 2011-2021. Pencarian literatur menggunakan kata kunci kebutuhan dasar / basic needs, dan diabetes melitus / diabetes mellitus. Database yang digunakan adalah  Pubmed, Google Schoolar dan Science Direct. Selanjutnya artikel dilakukan pemeriksaan berdasarkan kriteria inklusi sehingga didapatkan 10 judul yang relevan untuk digunakan. Hasil penelitian terdapat 10 artikel yang menunjukkan bahwa pasien setelah diberikan intervensi dapat mencapai pembatasan kalori untuk mempertahankan kehidupannya, menurunkan skala nyeri, nafsu makan meningkat dan menerima kondisi baik buruknya agar kualitas hidup lebih baik serta dapat mengendalikan kadar glukosa darah. Dari 10 artikel yang telah dianalisis diketahui bahwa kebutuhan dasar manusia sangat penting bagi pasien DM, karena jika tidak terpenuhi kebutuhan dasarnya dapat mengakibatkan tingginya prevalensi atau memperburuk penyakit. Kata Kunci: Diabetes Melitus, Kebutuhan Dasar, Masalah-masalah, Pasien 
Hubungan Kualitas Pelayanan Keperawatan dengan Tingkat Kepuasan Pasien di Rumah Sakit Pertamina Bintang Amin Husada Kota Bandar Lampung Nur Hidaya Tulaisyah; Usastiawaty Cik Ayu Saadiah Isnainy; Aryanti Wardiyah
Malahayati Nursing Journal Vol 4, No 10 (2022): Volume 4 Nomor 10 2022
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/mnj.v4i10.7719

Abstract

ABSTRACT The quality of hospital health services in Indonesia has been recognized internationally. This has been proven by the issuance of an accreditation certificate from The International Society for Quality in Health Care (ISQua) for the National Hospital Accreditation Standard. The National Hospital Accreditation Standard latest accreditation standard made by the Hospital Accreditation Commission independently. Pertamina Bintang Amin Hospital by taking a letter from the recapitulation of client satisfaction on the quality of nursing care for nurses, the results of patient and family perceptions are obtained with the criteria of nurses in the category of satisfied 86% and dissatisfied 14%. Meanwhile, for patient satisfaction with services at the hospital, 92% said they were satisfied, and 8% said they were not satisfied. This study aims to determine the relationship between the quality of nursing services and the level of patient satisfaction at Pertamina Bintang Amin Husada Hospital, Bandar Lampung City in 2022. The type of research used was quantitative, the research design used an analytical survey, with a cross-sectional approach. The population in this study were 783 patients who were hospitalized at Bintang Amin Hospital, while the sample was taken with the slovin formula so that the total number of respondents was 178 respondents. The sampling technique used purposive sampling. Analysis of univariate and bivariate data using chi-square test. This research was conducted from May to June 2022. Most of the quality of nursing services in the poor category with a percentage of 58.4%. Most of the patient satisfaction in the bad category as much as 57.3%. There is a relationship between the quality of nursing services and the level of patient satisfaction at Pertamina Bintang Amin Husada Hospital Bandar Lampung City in 2022 with a p-value of 0.000. This research can be used as input to improve the quality of nursing services in providing more services for patients, by means of nurses showing readiness when performing nursing services. Keywords: Quality of Nursing Services, Level of Satisfaction, Patients ABSTRAK Mutu pelayanan kesehatan rumah sakit di Indonesia telah diakui secara internasional. Hal tersebut telah dibuktikan dengan diberikannya sertifikat akreditasi The International Society for Quality in Health Care (ISQua) untuk Standar Nasional Akreditasi RS (SNARS). SNARS merupakan standar akreditasi terbaru yang dibuat oleh Komisi Akreditasi Rumah Sakit (KARS) secara mandiri. Rumah Sakit Pertamina Bintang Amin dengan melakukan pengambilan surat hasil rekapitulasi kepuasan klien terhadap kualitas asuhan keperawatan perawat didapat hasil persepsi pasien dan keluarga dengan kriteria perawat dengan kategori puas 86% dan tidak puas 14%. Sedangkan untuk kepuasan pasien terhadap layanan di RS 92% menyatakan puas, dan 8% menyatakan tidak puas. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan kualitas pelayanan keperawatan dengan tingkat kepuasan pasien di Rumah Sakit Pertamina Bintang Amin Husada Kota Bandar Lampung Tahun 2022. Jenis penelitian menggunakan kuantitatif, rancangan penelitian menggunakan survey analitik, dengan pendekatan crosssectional. Populasi dalam penelitian ini sebanyak 783 pasien yang melakukan rawat inap di Rumah Sakit Bintang Amin, sedangkan sampel diambil dengan rumus slovin sehingga didapat jumlah sebanyak 178 responden. Teknik sampling menggunakan purposive sampling.  Analisa data univariat dan bivariat menggunakan uji chisquare. Penelitian ini dilakukan pada bulan Mei s/d Juni tahun 2022. Sebagian besar kualitas pelayanan keperawatan dengan kategori buruk dengan persentase 58.4 %. Sebagian besar kepuasan pasien dengan kategori buruk sebanyak 57.3 %. Ada Hubungan kualitas pelayanan keperawatan dengan tingkat kepuasan pasien di Rumah Sakit Pertamina Bintang Amin Husada Kota Bandar Lampung Tahun 2022 dengan hasil p-value 0.000. Penelitian ini dapat sebagai bahan masukan untuk meningkatkan kualitas pelayanan keperawatan dalam memberikan pelayanan yang lebih bagi bagi pasien, dengan cara perawat menunjukan kesiapan ketika melakukan pelayanan keperawatan. Kata Kunci: Kualitas Pelayanan Keperawatan, Tingkat Kepuasan, Pasien
Pengaruh Pijat Kaki dan Rendam Air Hangat Campur Kencur terhadap Edema Kaki pada Ibu Hamil di Klinik Satria Mekar Ade Nur Setianingsih; Achmad Fauzi
Malahayati Nursing Journal Vol 4, No 9 (2022): Volume 4 Nomor 9 2022
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/mnj.v4i9.6927

Abstract

ABSTRACT Leg edema is found in about 80% of pregnant women in the third trimester, which occurs due to uterine flexion which inhibits venous return and the pull of gravity which causes greater fluid retention. Leg edema if left untreated can cause discomfort, a feeling of heaviness, and cramping at night. So foot edema must be treated. One of them is by non-pharmacological methods, namely by foot massage and warm footbath with aromatic ginger. This study aims to analyze the effect of foot message and warm footbath with aromatic ginger on foot edema among pregnant woman in klinik satria mekar 2022. To determine the effect of foot message and warm footbath with aromatic ginger on foot edema among pregnant woman in klinik satria mekar 2022. This quast-experimental study used a one group pretest and posttest design. The sample in this study were pregnant women with leg edema as many as 20 people, the sampling technique was purposive sampling. The instrument uses the SOP and the pitting scale observation sheet. The data were analyzed using the Wiloxcon test. Univariate analysis showed that the average degree of leg edema before the intervention was grade 3+ and after the intervention was grade 1+. Bivariate analysis showed that there was an effect of foot message and warm footbath with aromatic ginger on foot edema among pregnant woman p-value <0.05.The effect of foot message and warm footbath with aromatic ginger on foot edema among pregnant woman.it is expectedIt is hoped that health workers can apply and teach foot massage therapy and soak warm water mixed with kencur in pregnant women who experience leg edema. Keywords: Foot Edema, Pregnant Women, Foot Message  ABSTRAK Edema kaki ditemukan sekitar 80% pada Ibu Hamil trimester III, yang terjadi akibat penekukan uterus yang menghambat aliran balik vena dan tarikan gravitasi yang menyebabkan retensi cairan semakin besar. Edema kaki jika tidak ditangani dapat menyebabkan ketidaknyamanan, perasaan berat, dan kram dimalam hari. Sehingga edema kaki harus ditangani. Salah satunya dengan cara non-farmakologis yaitu dengan cara pijat kaki dan rendam air hangat campur kencur. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh pijat kaki dan rendam air hangat campur kencur pada ibu hami di Klinik Satria Mekar. Mengetahui pengaruh pijat kaki dan rendam air hangat campur kencur terhadap edema kaki pada ibu hamil di klinik satria mekar tahun 2022. Penelitian quast-experiment ini menggunakan rancangan one group pretest dan posttest design. Sampel dalam penelitian ini adalah ibu hamil dengan edema kaki sebanyak 20 orang, teknik pemgambilan sampel yaitu purposive sampling. Instrumen menggunakan SOP dan lembar observasi pitting scale. Data di analisis dengan menggunakan uji wiloxcon. Analisis univariat menunjukan rata-rata derajat edema kaki sebelum intervensi adalah derajat 3+ dan setelah intervensi derajat 1+. Analisis bivariat menunjukkan adanya pengaruh pijat kaki dan rendam air hangat campur kencur terhadap edema kaki pada ibu hamil p-value <0,05. Adanya pengaruh pijat kaki dan rendam air hangat campur kencur terhadap edema kakim pada ibu hamil. Diharapkan tenaga kesehatan, dapat menerapkan maupun mengajarkan terapi pijat kaki dan rendam air hangat campur kencur pada ibu hamil yang mengalami edema kaki. Kata Kunci: Edema kaki, Ibu hamil, Pijat Kaki
Evaluasi Intervensi Keperawatan Psikoedukasi dalam Penurunan Stress Psikologis Usia Lanjut selama Wabah COVID-19 di Bogor Mahyar Suara; Reggi Yudiawati
Malahayati Nursing Journal Vol 4, No 12 (2022): Volume 4 Nomor 12 2022
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/mnj.v4i12.7126

Abstract

ABSTRACT Psychological stress is stress caused by a psychological mental situation disorder or the inability of a psychological condition to conform such as interpersonal relationships, socio-cultural or religious factors. Individuals often use their emotional state to evaluate stress. Emotional responses to stress include feelings of fear, phobias, anxiety, depression, feelings of sadness and anger. Research Objectives to determine the influence of evaluation psychoeducation interventions in lowering the level of psychological stress in the elderly against the Covid-19 pandemic in Griya Limus Asri Housing In 2021. This research is analytical using comparative intervention approach and with cross Sectional research design. The population in this study was 54 respondents, sampling technique using slovin formula with a sample number of 35 respondents. Instruments in this study using primary data that can be from the results of questionnaire dissemination, data processing analysis used, namely univariate analysis and bivariate analysis with T Test. The results showed that there is a significant relationship between the administration of psychoeducation with the level of stress of the elderly or in other words there is a difference in the level of stress of elderly who have not received psychoeducation and not with p value 0.001. Keywords: Psychological Stress, Elderly, Covid-19, Psychoeducation Implementation ABSTRAK Stres psikologis merupakan stres yang disebabkan oleh gangguan situasi mental psikologis atau ketidakmampuan kondisi psikologis untuk menyesuaikan diri seperti hubungan interpersonal, sosial budaya atau faktor keagamaan. Individu sering menggunakan keadaan emosional mereka untuk mengevaluasi stres. Respon emosional terhadap stres meliputi perasaan takut, fobia, kecemasan, depresi, perasaan sedih dan rasa marah. Tujuan Penelitian untuk mengetahui pengaruh evaluasi intervensi psikoedukasi dalam menurunkan tingkat stress psikologi pada lansia terhadap pandemic Covid-19 di Perumahan Griya Limus Asri.Penelitian ini bersifat analitik dengan menggunakan pendekatan intervensi komparasi dan dengan desain penelitian cross Sectional. Jumlah populasi dalam penelitian ini sebanyak 54 responden, Teknik pengambilan sampel menggunakan rumus slovin dengan jumlah sampel 35 responden. Instrument dalam penelitian ini menggunakan data primer yang di dapat dari hasil penyebaran kuesioner, analisis pengolahan data yang digunakan yaitu analisis univariat dan analisis bivariat dengan Uji T. Hasil penelitian menunjukan bahwa ada hubungan yang signifikan antara pemberian psikoedukasi dengan tingkat stress lansia atau dengan kata lain ada perbedaan tingkat stress lansia yang belum mendapatkan psikoedukasi dan tidak dengan p value 0,001. Kata Kunci : Stres Psikologi, Lansia, Covid-19, Implementasi Psikoedukasi
Strategi Peningkatan Perilaku Caring dalam Asuhan Keperawatan pada Mahasiswa Keperawatan di Stikes Permata Nusantara Asep Suryadin; Ujang Nurjaman; Ujang Cepi Barlian; Suharyanto H Soro
Malahayati Nursing Journal Vol 4, No 11 (2022): Volume 4 Nomor 11 2022
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/mnj.v4i11.7884

Abstract

ABSTRACT Caring behavior (care) of nurses is a guarantee of quality care services. Caring is a term that should be synonymous with nursing. Most students choose to enter nursing because they have a desire to care for others. While some nurses may be skilled, being a real nurse can be judged by the caring behavior they provide to clients. Caring is the essence of nursing which means responsiveness between nurses and clients. Knowledge of management strategies for improving Caring behavior in nursing care. This study uses a qualitative approach with a descriptive method. This study resulted in five themes, the themes are 1) Planning strategies for improving Caring behavior in nursing care 2) Organizing an increase in Caring behavior in nursing care 3) Implementation of strategies for improving Caring behavior in nursing care 4) Evaluation of improving Caring behavior in nursing care 5) Factors the obstacles faced and solutions to overcome the inhibiting factors for increasing Caring behavior in nursing care. Caring behavior improvement strategy in nursing care is to form an altruistic humanistic value system that is taught to students while undergoing nursing education so that they have human values through planning, organizing, implementing and evaluating. Keywords: Strategy, Caring Behavior, Nursing Care  ABSTRAK Perilaku Caring (kepedulian) perawat menjadi jaminan akan layanan perawatan bermutu. Caring adalah istilah yang harus identik dengan keperawatan. Sebagian besar siswa memilih untuk masuk keperawatan karena mereka memiliki keinginan untuk peduli dengan orang lain. Sementara beberapa perawat mungkin terampil, namun menjadi perawat yang sesungguhnya dapat dinilai dari prilaku Caring yang mereka berikan ke klien. Caring merupakan intisari dari keperawatan yang mengandung arti responsive antara perawat dengan klien. Diketahuinya manajemen strategi peningkatan perilaku Caring dalam asuhan keperawatan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Penelitian ini menghasilkan lima tema, tema tersebut yaitu 1) Perencanaan staregi peningkatan perilaku Caring dalam asuhan keperawatan 2) Pengorganisasian peningkatan perilaku Caring dalam asuhan keperawatan 3) Implementasi strategi peningkatan perilaku Caring dalam asuhan keperawatan 4) Evaluasi peningkatan perilaku Caring dalam asuhan keperawatan 5) Faktor penghambat yang dihadapi dan solusi mengatasi faktor penghambat peningkatan perilaku Caring dalam asuhan keperawatan. Strategi peningkatan perilaku Caring dalam asuhan keperawatan yaitu membentuk sistem nilai humanistik altruistik  yang diajarkan kepada mahasiswa saat menjalani pendidikan keperawatan agar memiliki nilai-nilai kemanusiaan melaui perencanaan, pengorganisasia, implementasi dan evaluasi. Kata Kunci: Strategi, Perilaku Caring, Asuhan Keperawatan
Pengaruh Seduksi (Seksual Edukasi Skizofrenia) Terhadap Peningkatan Keterampilan Dasar Perawat Dalam Pelayanan Holistik pada Masalah Perilaku Seksual Pasien Skizofrenia Di RSJ Bangka Belitung Suzanna Suzanna; Kgs Muhammad Faizal; Nurwijaya Fitri
Malahayati Nursing Journal Vol 4, No 10 (2022): Volume 4 Nomor 10 2022
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/mnj.v4i10.7123

Abstract

ABSTRACT The side effect of antipsychotic treatment includesthe emergence of a number of sexual problems, and one of which is sexual behavior. If the sexual behavior is uncontrollable,there will certainly be an impact on the patient, nurses, family, and the surroundings; therefore,it is important to make an effort to solve such problem through sex education interventions. To analyze the effects of Program Seduksi in an attempt to improve the knowledge, attitude, self-efficacy nurses. This research used quantitative research with a nonequivalent (pretest and posttest) without control group design. A total of 28 nurses who met the inclusion criteria became. The instrument consist of (knowledge of sexual health), attitude instrument (attitude toward sexual health), self-efficacy instrument (sexual health self-efficacy). The data analysis used in the second stage was the Wilcoxon sign rank test and Mann-Whitney test. The differences were statistically significant with the training Seduksi being the most influencing factor. The model of Program Seduksi which includes Seduksi training is proved to be effective in improving nurses’ knowledge, attitudes, self-efficacy, and communication skills as well as patients’ self-control. Keywords : Sexual Behavior, Knowledge, Attitude, Self-Efficacy Nurses ABSTRAK Efek samping yang terjadi dalam pengobatan antipsikotik yaitu munculnya delapan masalah seksual, salah satunya yaitu perilaku seksual. Perilaku seksual apabila sulit dikendalikan tentunya akan memberikan dampak baik bagi pasien, perawat, keluarga dan lingkungan. Untuk itu, perlu dilakukan upaya penanganan melalui intervensi pendidikan seksual dari perawat ke pasien. Program SEDUKSI sebagai upaya meningkatkan keterampilan dasar perawat melalui pengetahuan, sikap, efikasi diri, keterampilan komunikasi telah dikembangkan pada penelitian terdahulu dalam lingkup rumah sakit jiwa yang masih terbatas. Tujuan untuk mengidentifikasi pengaruh Seduksi terdahap peningkatan keterampilan dasar perawat di RSJ Bangka Belitung. Penelitian kuantitatif melalui rancangan nonequivalent (pretest dan posttest) control group design. Estimasi sampel perawat berdasarkan kriteria inklusi sebesar 56 perawat yang dibagi menjadi dua kelompok yaitu perlakuan dan kontrol. Kelompok perlakuan mendapatkan pelatihan SEDUKSI sedangkan kelompok kontrol mendapatkan pelatihan pelatihan pendidikan kesehatan sebagai intervensi rutin. Secara statistik didapatkan hasil signifikan Pelatihan pendidikan seduksi berpengaruh terhadap peningkatan pengetahuan, sikap, efikasi diri, keterampilan komunikasi. Model program seduksi yang meliputi pelatihan seduksi terbukti efektif meningkatkan pengetahuan, sikap, efikasi diri, keterampilan komunikasi perawat serta pengendalian diri pasien. Kata kunci: Pendidikan Seduksi, Pengetahuan, Sikap, Efikasi Diri Perawat 
Application of The 7p Mix Marketing on Patient Satisfaction at Hospitals Muliawati Mutia; Pujianto Pujianto
Malahayati Nursing Journal Vol 4, No 9 (2022): Volume 4 Nomor 9 2022
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/mnj.v4i9.6941

Abstract

ABSTRACT Hospital is a health service institution that provides complete individual health services that provide inpatient, outpatient, and emergency services. In addition, the Hospital also carries out a business mission to earn profit and ensure the sustainability of its business. The marketing mix is a hospital strategy to maximize service delivery to clients. This study aims to analyze the effect of the 7P's marketing mix (product, price, place, promotion, process, people, physical building) on patient satisfaction in hospitals. Literature review is used for research methods, the initial step in determining the topic, the keywords used, Science Direct, Pro Quest, Google Scholar dan Elsevier are the database journals used. Reference search is limited from 2016 to 2020. The keywords used are “Marketing Mix 7p, Hospital, Patient Satisfaction”. Research references found there are 65 studies. A total of 55 articles were excluded and 10 articles were included in the discussion. Selection journals were selected based on inclusion criteria. The inclusion criteria in this study were the analysis of the influence of the 7P Marketing Mix on Patient Satisfaction in Hospitals. Based on the 5 studies reviewed, one study explained that the 7P marketing mix had a significant effect on patient satisfaction through statistical tests with p value = 0.00 < = 0.05. The level of patient satisfaction affects the optimal marketing of the 7Ps. Keywords: Marketing Mix, Marketing Mix 7P, Hospital Patient Satisfaction
Self Management Pencegahan Ekserbasi Lanjutan Pasien Penyakit Paru Obstruksi Kronis Rima Berti Anggraini
Malahayati Nursing Journal Vol 4, No 8 (2022): Volume 4 Nomor 8 2022
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/mnj.v4i8.6495

Abstract

ABSTRACT COPD is a group of lung diseases characterized by increased airway resistance that is caused by narrowing of the airway lumen down. Characteristics of COPD symptoms are dyspnea, cough, and excessive sputum production. Self management is a strategy that gives the client a chance COPD to regulate or monitor their own behavior associated with health status. The purpose of this study to obtain in-depth information about the client's experience of self-management in preventing further exacerbations in COPD. This study uses a qualitative research design with phenomenology approach. Informants were used in this study are 5 the male sex. The results obtained 1 theme, namely provention of further exarbations wich consisted of 5 sub themes, namely air quality management, activity modification, psychologikal response, treatment efforts, and independent efforts made by COPD patients. Self management in preventing further exarcebation can improve the health status of COPD patient Keywords: Self Managemen, Exacerbations, COPD ABSTRAK  PPOK adalah sekelompok penyakit paru yang ditandai oleh peningkatan resistensi saluran nafas yang terjadi akibat penyempitan lumen saluran napas bawah. Karakteristik dari gejala PPOK adalah dyspnea, batuk, dan produksi sputum berlebihan yang sangat mengganggu kehidupan pasien PPOK. Self management adalah strategi yang memberikan kesempatan pada klien PPOK untuk mengatur atau memantau perilakunya sendiri terkait dengan status kesehatannya. Tujuan penelitian ini untuk mendapatkan informasi mendalam tentang pengalaman self management dalam mencegah ekserbasi lanjutan pada klien PPOK. Penelitian ini menggunakan rancangan penelitian kualitatif dengan pendekatan Fenomenologi. Informan yang digunakan dalam penelitian ini 5 orang berjenis kelamin laki-laki. Hasil penelitian didapatkan 1 tema yaitu pencegahan ekserbasi lanjutan yang terdiri dari 5 sub tema yaitu managemen kualitas udara, modifikasi aktivitas, respon psikologis, upaya pengobatan, dan upaya mandiri yang dilakukan oleh pasien PPOK. Self managemen dalam mencegah terjadinya ekserbasi lanjutan mampu meningkatkan status kesehatan pasien PPOK. Kata Kunci:  Self Management, ekserbasi, PPOK

Page 47 of 187 | Total Record : 1867


Filter by Year

2019 2026


Filter By Issues
All Issue Vol 8, No 4 (2026): Volume 8 Nomor 4 (2026) Vol 8, No 3 (2026): Volume 8 Nomor 3 (2026) Vol 8, No 2 (2026): Volume 8 Nomor 2 (2026) Vol 8, No 1 (2026): Volume 8 Nomor 1 (2026) Vol 7, No 12 (2025): Volume 7 Nomor 12 (2025) Vol 7, No 11 (2025): Volume 7 Nomor 11 (2025) Vol 7, No 10 (2025): Volume 7 Nomor 10 (2025) Vol 7, No 9 (2025): Volume 7 Nomor 9 (2025) Vol 7, No 8 (2025): Volume 7 Nomor 8 (2025) Vol 7, No 7 (2025): Volume 7 Nomor 7 (2025) Vol 7, No 6 (2025): Volume 7 Nomor 6 (2025) Vol 7, No 5 (2025): Volume 7 Nomor 5 (2025) Vol 7, No 4 (2025): Volume 7 Nomor 4 (2025) Vol 7, No 3 (2025): Volume 7 Nomor 3 (2025) Vol 7, No 2 (2025): Volume 7 Nomor 2 (2025) Vol 7, No 1 (2025): Volume 7 Nomor 1 (2025) Vol 6, No 12 (2024): Volume 6 Nomor 12 (2024) Vol 6, No 11 (2024): Volume 6 Nomor 11 (2024) Vol 6, No 10 (2024): Volume 6 Nomor 10 (2024) Vol 6, No 9 (2024): Volume 6 Nomor 9 (2024) Vol 6, No 8 (2024): Volume 6 Nomor 8 (2024) Vol 6, No 7 (2024): Volume 6 Nomor 7 2024 Vol 6, No 6 (2024): Volume 6 Nomor 6 2024 Vol 6, No 5 (2024): Volume 6 Nomor 5 2024 Vol 6, No 4 (2024): Volume 6 Nomor 4 2024 Vol 6, No 3 (2024): Volume 6 Nomor 3 2024 Vol 6, No 2 (2024): Volume 6 Nomor 2 2024 Vol 6, No 1 (2024): Volume 6 Nomor 1 2024 Vol 5, No 12 (2023): Volume 5 Nomor 12 2023 Vol 5, No 11 (2023): Volume 5 Nomor 11 2023 Vol 5, No 10 (2023): Volume 5 Nomor 10 2023 Vol 5, No 9 (2023): Volume 5 Nomor 9 2023 Vol 5, No 8 (2023): Volume 5 Nomor 8 2023 Vol 5, No 7 (2023): Volume 5 Nomor 7 2023 Vol 5, No 6 (2023): Volume 5 Nomor 6 2023 Vol 5, No 5 (2023): Volume 5 Nomor 5 2023 Vol 5, No 4 (2023): Volume 5 Nomor 4 2023 Vol 5, No 3 (2023): Volume 5 Nomor 3 2023 Vol 5, No 2 (2023): Volume 5 Nomor 2 2023 Vol 5, No 1 (2023): Volume 5 Nomor 1 2023 Vol 5, No 1 (2023): Volume 5 Nomor 1 Januari 2023 Vol 4, No 12 (2022): Volume 4 Nomor 12 2022 Vol 4, No 11 (2022): Volume 4 Nomor 11 2022 Vol 4, No 10 (2022): Volume 4 Nomor 10 2022 Vol 4, No 9 (2022): Volume 4 Nomor 9 2022 Vol 4, No 8 (2022): Volume 4 Nomor 8 2022 Vol 4, No 7 (2022): Volume 4 Nomor 7 2022 Vol 4, No 6 (2022): Volume 4 Nomor 6 2022 Vol 4, No 5 (2022): Volume 4 Nomor 5 2022 Vol 4, No 4 (2022): Volume 4 Nomor 4 2022 Vol 4, No 3 (2022): Volume 4 Nomor 3 2022 Vol 4, No 2 (2022): Volume 4 Nomor 2 2022 Vol 4, No 1 (2022): Volume 4 Nomor 1 Januari 2022 Vol 4, No 1 (2022): Volume 4 Nomor 1 2022 Volume 3 Nomor 4 Tahun 2021 Volume 3 Nomor 3 Tahun 2021 Volume 3 Nomor 2 Tahun 2021 Volume 3 Nomor 1 Tahun 2021 Volume 2 Nomor 4 Tahun 2020 Volume 2 Nomor 3 Tahun 2020 Volume 2 Nomor 2 Tahun 2020 Volume 2 Nomor 1 Tahun 2020 Volume 1 Nomor 2 Tahun 2019 Volume 1 Nomor 1 Tahun 2019 More Issue