cover
Contact Name
M. Arifki Zainaro
Contact Email
m.arifkiz@yahoo.com
Phone
+6285366376666
Journal Mail Official
manuju@malahayati.ac.id
Editorial Address
Jalan Pramuka No 27 Kemiling, Kota Bandar Lampung
Location
Kota bandar lampung,
Lampung
INDONESIA
Manuju : Malahayati Nursing Journal
Published by Universitas Malahayati
ISSN : 26552728     EISSN : 26554712     DOI : 10.3324
Core Subject : Health,
MANUJU : Malahayati Nursing Journal merupakan jurnal yang memiliki fokus utama pada hasil penelitian dan ilmu-ilmu di bidang kesehatan yang dikembangkan dengan pendekatan interdispliner dan multidisiplin. Proses penerimaan naskah selalu terbuka setiap waktu, naskah yang sudah disubmit oleh penulis akan direview oleh reviewer yang ahli dalam bidang keperawatan dan kesehatan
Articles 1,867 Documents
Korelasi Perilaku Personal Hygiene dengan Kejadian Flour Albus Pada Ibu Hamil di Puskesmas Saumlaki Vina Dwi Wahyunita; Kristiova Masnita Saragih
Malahayati Nursing Journal Vol 5, No 11 (2023): Volume 5 Nomor 11 2023
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/mnj.v5i11.12047

Abstract

ABSTRACT Leucorrhoea is a complaint that is often experienced by almost all women of reproductive age and is usually common. During pregnancy, vaginal secretions increase and many pregnant women experience vaginal discharge problems due to fungal infections and bacterial infections. Vaginal discharge that occurs during pregnancy is a health problem that needs attention, this is because vaginal discharge can have an impact on the mother and fetus. This study aims to determine the correlation between personal hygiene behavior and the incidence of flour albus in pregnant women. This research is a quantitative study with a cross sectional design. The population in this study was all pregnant women who underwent pregnancy checks at the Saumlaki Community Health Center, totaling 70 people and the sample used was total sampling. Data analysis techniques using univariate, bivariate and multivariate analysis. Bivariate data analysis using chi square test and multivariate analysis with logistic regression prediction model. The results showed that higher education had a lower effect of 7.7 times the occurrence of leucorrhoea and mothers who had good knowledge had a 6.2 times lower risk of vaginal discharge than those who had less knowledge, and mothers who had good personal hygiene the incidence of vaginal discharge was 15 times lower (reduced) than those who have less personal, with the most dominant variable, namely personal hygiene. There is a correlation between personal hygiene behavior and the incidence of fluor albus in pregnant women at the Saumlaki Health Center, Tanimbar Islands District. Keywords: Personal Hygiene, Fluor Albus (Leucorrhoea), Pregnancy  ABSTRAK Keputihan adalah keluhan yang sering dialami oleh hampir seluruh wanita pada usia reproduksi dan biasanya umum terjadi. Selama masa kehamilan sekresi vagina terjadi peningkatan dan banyak ibu hamil mengalami masalah keputihan karena infeksi jamur dan infeksi bakteri. Keputihan yang terjadi selama kehamilan merupakan suatu masalah kesehatan yang perlu menjadi perhatian, hal tersebut karena keputihan dapat berdampak pada ibu maupun janin. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui korelasi perilaku personal hygiene dengan kejadian flour albus pada ibu hamil. Penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan desain cross sectional. Populasi pada penelitian ini adalah seluruh ibu hamil yang melakukan pemeriksaan kehamilan di Puskesmas Saumlaki yang berjumlah 70 orang dan sampel yang digunakan yaitu total sampling. Teknik analisis data menggunakan analisis univariat, bivariat dan multivariat. Analisis data bivariat menggunakan uji chi square dan analisis multivariat dengan regresi logistik model prediksi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendidikan yang tinggi berpengaruh lebih rendah 7,7 kali terjadinya keputihan dan ibu yang mempunyai pengetahuan yang baik beresiko 6,2 kali lebih rendah terjadinya keputihan dibandingkan yang mempunyai pengetahuan kurang, dan ibu yang mempunyai personal hygiene yang baik angka kejadian keputihan 15 kali lebih rendah (berkurang) dibandingkan yang mempunyai personal yang kurang, dengan variabel yang paling dominan yaitu personal hygiene. Terdapat korelasi perilaku personal hygiene dengan kejadian fluor albus pada ibu hamil di Puskesmas Saumlaki Kabupaten Kepulauan Tanimbar. Kata Kunci: Personal Hygiene, Fluor Albus (Keputihan), Kehamilan
Faktor-Faktor yang Berhubungan dengan Kejadian Stunting pada Balita di Puskesmas Pondok Betung Kecamatan Pondok Aren Tangerang Selatan Dewi Novita Sari; Lisa Trina Arlym; Rukmaini Rukmaini
Malahayati Nursing Journal Vol 5, No 9 (2023): Volume 5 Nomor 9 2023
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/mnj.v5i9.9254

Abstract

ABSTRACT Stunting is a chronic condition that describes stunted growth due to malnutrition over a long period of time. The bad effects of stunting in the short term can cause disruption of the brain, intelligence, impaired physical growth, and metabolic disorders in the body. Whereas in the long term the consequences that can be caused are decreased cognitive ability and learning achievement, decreased immunity so that it is easy to get sick, high risk of emergence of non-communicable diseases which results in low economic productivity. To find out the factors associated with the incidence of stunting in toddlers in Pondok Betung Village, Pondok Aren District, South Tangerang. This study is a quantitative analysis with a case control design. The sample in this study were mothers with toddlers aged 24-59 months, totaling 82 respondents using a purposive sampling technique. The research instrument using a questionnaire has been tested for validity and reliability. Primary data were analyzed using the square test. There was a significant relationship between history of LBW, history of exclusive breastfeeding, feeding, history of infectious diseases, parity, education, income, parents' height, history of CED during pregnancy (p = 0.000), mother's knowledge and cultural influences on mother with the incidence of stunting in toddlers. The history of infectious diseases has a greatest chance of stunting in toddlers with an OR of 14.453. Keywords: Stunting, Exclusive Breastfeeding, Infectious Disease, Parity, History of CED During Pregnancy  ABSTRAK Stunting merupakan kondisi kronis yang menggambarkan terhambatnya pertumbuhan karena malnutrisi dalam jangka waktu yang lama. Dampak buruk dari stunting dalam jangka pendek bisa menyebabkan terganggunya otak, kecerdasan, gangguan pertumbuhan fisik, dan gangguan metabolisme dalam tubuh. Sedangkan dalam jangka panjang akibat yang dapat ditimbulkan adalah menurunnya kemampuan kognitif dan prestasi belajar, menurunnya kekebalan tubuh sehingga mudah sakit, risiko tinggi munculnya penyakit tidak menular yang berakibat pada rendahnya produktifitas ekonomi. Mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan kejadian stunting pada balita di Puskesmas pondok betung Kecamatan Pondok Aren Tangerang Selatan. Penelitian ini merupakan analitik kuantitatif dengan rancangan case control. Sampel dalam penelitian ini ibu mempunyai balita usia 24-59 bulan berjumlah 82 responden dengan teknik purposive sampling. Instrumen penelitian menggunakan kuesioner telah teruji validitas dan reliabilitas. Data dianalisis menggunakan uji chi square. Ada hubungan yang signifikan antara riwayat BBLR, riwayat pemberian ASI eksklusif, pemberian makanan, riwayat penyakit infeksi, paritas, pendidikan, pendapatan, tinggi badan orang tua, riwayat KEK saat hamil, pengetahuan ibu, dan pengaruh budaya pada ibu dengan kejadian stunting pada balita.  Riwayat penyakit infeksi berpeluang terbesar terhadap kejadian stunting pada balita dengan nilai OR 14,453. Kata Kunci: Stunting, ASI Eksklusif, Penyakit Infeksi, Paritas, Riwayat KEK Saat Hamil 
Hubungan Pengetahuan Ibu dengan Status Gizi pada Anak Balita di wilayah Kerja Puskesmas Rawabunga Jakarta Timur Junita Maratur Silitonga; Ria Anugrahwati; Suryani Hartati
Malahayati Nursing Journal Vol 5, No 8 (2023): Volume 5 Nomor 8 2023
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/mnj.v5i8.10940

Abstract

ABSTRAK Gizi atau nutrisi merupakan suatu komponen yang paling penting dalam menunjang keberlangsungan proses pertumbuhan dan perkembangan balita, dimana gizi merupakan elemen yang terdapat dalam makanan dan dapat dimanfaatkan secara langsung oleh tubuh. Balita sangat rentan terhadap kelainan gizi karena pada saat ini mereka membutuhkan nutrisi yang optimal untuk pertumbuhan dan perkembangannya. Untuk mengetahui hubungan pengetahuan ibu dengan status gizi pada balita di wilayah kerja puskesmas rawabunga Jakarta timur. Peneliti ini merupakan penelitian kuantitatif dengan pendekatan cross sectional, sampel dalam penelitian ini berjumlah 67 orang dengan teknik pengambilan sampel  purpossive sampling, dianalisis menggunaka uji chi-square. Hasil uji chi-square yang dilakukan didapatkan nilai p=0,000 yang artinya ada hubungan antara pengetahuan ibu dengan status gizi pada balita. Terdapat hubungan pengetahuan ibu dengan status gizi pada balita di wilayah kerja puskesmas rawabunga Jakarta timur. Kata Kunci: Pengetahuan Ibu, Status Gizi, Balita.  ABSTRACT Nutrition or nutrition is the most important component in supporting the continuity of the process of growth and development of toddlers, where nutrition is an element contained in food and can be used directly by the body. Toddlers are very vulnerable to nutritional disorders because at this time they need optimal nutrition for their growth and development. Researcher's. To determine the relationship between mother's knowledge and nutritional status of toddlers in the working area of the Rawabunga Public Health Center, East Jakarta.  This researcher is a quantitative study with a cross-sectional approach, the sample in this study amounted to 67 people with a purposive sampling technique, analyzed using the chi-square test. The results of the chi-square test conducted obtained p = 0.000, which means that there is a relationship between mother's knowledge and nutritional status in toddlers. There is a relationship between mother's knowledge and nutritional status of toddlers in the working area of the Rawabunga Public Health Center, East Jakarta.  Keywords: Mother's Knowledge, Nutritional Status, Toddlers.
Pengaruh Massage Counterpressure Terhadap Penurunan Nyeri Ibu Post Sectio Caesarea di RSU Kabupaten Manokwari Sestu Iriami Mintaningtyas; Yuni Subhi Isnaini
Malahayati Nursing Journal Vol 5, No 11 (2023): Volume 5 Nomor 11 2023
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/mnj.v5i11.11785

Abstract

ABSTRACT Delivery by sectio caesarea (SC) is the act of dividing the mother's abdomen with an incision to remove the baby. SC surgery causes pain in the incision area which occurs due to changes in tissue continuity and will gradually recover over 6 weeks, while recovery from numbness, soreness or itching around the wound can last up to 6 months. Non-pharmacological methods in pain management aim to shorten the intensity of pain, one of the methods in reducing post sectio caesarea pain is by means of Counterpressure Massage. The purpose of this study was to evaluate the effect of Counterpressure Massage on reducing post-sectio caesarea maternal pain at the Manokwari District Public Hospital. This study analyzes the intensity of pain after being given a Counterpressure Massage. This type of research is a quasy experiment with a research design of One group Pre-post test with control group. The sample in this study was Mrs. Post Sectio Caesarea in the working area of the Manokwari Regency Public Hospital with 32 respondents using Acidental Sampling. This study conducted an analysis before and after being given a Counterpressure Massage intervention with a duration of 15-20 minutes carried out for 3-4 days according to the SOP for Massage Counterpressure. The research instrument used was the Numeric Rating Scale (NRS) questionnaire. The data taken is primary data and data analysis using parametric and non-parametric tests. The results showed that there were differences in pain intensity scores before and after treatment in the intervention group with a p value <α value (0.05). The conclusion is that Counterpressure Massage has an effect on reducing pain intensity in post sectio caesarea mothers after being given intervention. Keywords: Mother Post Sectio Caesarea, Pain Intensity, Counterpressure Massage  ABSTRAK Persalinan secara sectio caesarea (SC) merupakan Tindakan pembelahan abdomen ibu dengan irisan untuk mengeluarkan bayinya. Tindakan operasi SC menimbulkan nyeri di daerah luka insisi yang terjadi karena perubahan kontinuitas jaringan dan akan berangsur pulih selama 6 minggu, sedangkan pemulihan masalah kebas, pegal atau gatal disekitar luka dapat berlangsung sampai 6 bulan. Metode non farmakologi dalam penanganan nyeri bertujuan untuk mempersingkat intensitas nyeri, salah satu metode dalam pengurangan nyeri post sectio caesarea yaitu dengan cara Massage Counterpressure. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengevaluasi pengaruh Massage Counterpressure terhadap penurunan nyeri Ibu post sectio caesarea di RSU Kabupaten Manokwari. Penelitian ini melakukan analisis intensitas nyeri setelah diberikan Massage Counterpressure. Jenis penelitian ini adalah quasy experiment dengan rancangan penelitian One group Pre-post test with control group.sampel dalam penelitian ini adalah Ibu Post Sectio Caesarea yang berada di wilayah kerja RSU Kabupaten Manokwari sebanyak 32 responden dengan Teknik pengambilan sampel menggunakan Acidental Sampling. Penelitian ini melakukan analisis sebelum dan setelah diberikan intervensi Massage Counterpressure durasi 15-20 menit dilakukan selama 3-4 hari sesuai SOP Massage Counterpressure. Instrument penelitian yang digunakan adalah kuesioner Numeric Rating Scale (NRS). Data yang diambil merupakan data primer dan Analisa data menggunakan uji parametrik dan non parametrik test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan skor intensitas nyeri sebelum dan sesudah perlakuan pada kelompok intervensi dengan nilai p value < nilai α (0,05). Kesimpulan yaitu Massage Counterpressure berpengaruh terhadap penurunan intensitas nyeri pada ibu post sectio caesarea setelah diberikan intervensi. Kata Kunci : Ibu Post Sectio Caesarea, Intensitas Nyeri, Massage Counterpressure
Edukasi Audio Visual Tentang Self Management pada Pasien Hipertensi Shanty Chloranyta; Rusmala Dewi; Sinta Wijayanti
Malahayati Nursing Journal Vol 5, No 10 (2023): Volume 5 Nomor 10 2023
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/mnj.v5i10.9380

Abstract

ABSTRACT Blood pressure above 140 mm Hg systolic and above 90 mm Hg diastolic is defined as hypertension. Individuals with cardiovascular disease are advised to take care of themselves or manage themselves (self-management) in everyday life as part of disease management. The aim of the study was to limit knowledge before and after audio visual self-management counseling in hypertensive patients in the working area of the Way Kandis Health Center. This study used a quantitative method, using a pre-test and post-test, with 30 respondents as subjects. Data collection used the Hypertension Self-Management Behavioral Questionnaire (HSMBQ). The results of the paired t-test for self-management knowledge tests before and after on hypertensive patients in the Way Kandis Health Center office showed p-value = 0.000. The conclusion from this study, audio-visual education conducted on hypertensive patients about self-management, there is a difference between pre-post education so that it is hoped that nurses can modify education using audiovisual methods to increase the interest of individuals with hypertension in an effort to increase knowledge about self-management in hypertension. Keywords: Audiovisual, Education, Hypertension, Self Management   ABSTRAK  Tekanan darah dengan sistolik di atas 140 mm Hg dan diastolik di atas 90 mm Hg dinyatakan sebagai hipertensi. Individu dengan penyakit kardiovaskular dianjurkan mengatur diri sendiri (self management) dalam kehidupan sehari-hari sebagai bagian dari manajemen penyakit. Tujuan penelitian yakni membandingkan pengetahuan sebelum dan sesudah edukasi audio visual  self management pada pasien hipertensi di wilayah kerja Puskesmas Way Kandis. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif, menggunakan uji pre-test dan post-test, subjek  30 responden. Pengumpulan data menggunakan  hypertension self management behavioural questionnaire (HSMBQ). Hasil uji t-test berpasangan untuk tes pengetahuan manajemen diri sebelum dan sesudah pada pasien hipertensi di ruang kerja Puskesmas Way Kandis menunjukkan p-value = 0,000. Kesimpulan dari penelitian ini, edukasi audio visual yang dilakukan pada pasien hipertensi tentang tentang self management, terdapat perbedaan antara pre-post edukasi sehingga diharapkan perawat dapat melakukan modifikasi edukasi dengan menggunakan metode audiovisual  untuk meningkatkan minat individu dengan hipertensi dalam upaya meningkatkan pengetahuan tentang self management pada hipertensi. Kata Kunci : Audiovisual, Edukasi, Hipertensi,  Self Management
Pengaruh Pendidikan Kesehatan melalui Media Leaflet tentang Diet Dm terhadap Pengetahuan dan Kadar Gula Darah pada Pasien Dm di Wilayah Kelurahan Pabuaran Mekar Provinsi Jawa Barat Alya Rahmawati; Naziyah Naziyah; Milya Helen
Malahayati Nursing Journal Vol 5, No 8 (2023): Volume 5 Nomor 8 2023
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/mnj.v5i8.9073

Abstract

ABSTRACT In Indonesia, the diagnosed prevalence of diabetes in the 15-year-old population has grown by 2%. These statistics demonstrate that during 2013, there has been an increase in the prevalence of diabetes in the population over the age of 15. Giving the public health information about diabetes is one of the promotional initiatives. One way to gauge a drop in blood sugar in patients with dm is through health education through leaflets. This research aims to examine the impact of health education about DM diet by leaflet medium on knowledge and blood sugar levels among DM patients in the Pabuaran Mekar Village, West Java Province. Quasi Experiment Research Design With One Group Without Control Group Pre And Post Test. The sample size for this research is 30 participants. The sampling approach employs Purposive Sampling. The research instrument comprised of a questionnaire on DM diet knowledge and a glucometer. Data were evaluated using the Wilcoxon test to determine the impact of leaflets on knowledge and blood sugar levels because leaflets are not typically disseminated. The Wilcoxon test findings for dietary knowledge and blood sugar levels had a p-value of 0.000 (p<0.05). Knowledge and blood sugar levels in the Pabuaran Mekar Village, West Java Province, are affected by health education about the dm diet disseminated using leaflet medium. Keywords:  Diabetes Mellitus, Health Education, Leaflets, Blood Sugar Levels, Knowledge  ABSTRAK Di Indonesia, Prevalensi diabetes yang didiagnosis dokter pada populasi berusia 15 tahun telah meningkat sebesar 2%. Angka-angka ini menunjukkan bahwa prevalensi diabetes pada populasi di atas usia 15 tahun telah meningkat sejak 2013. Salah satu upaya promotif adalah dengan memberikan pendidikan kesehatan pada masyarakat mengenai diabetes. Pendidikan kesehatan melalui leaflet menjadi salah satu tindakan untuk mengukur penurunan gula darah pada pasien DM. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pendidikan kesehatan melalui media leaflet tentang diet dm terhadap pengetahuan dan kadar gula darah pada pasien DM di wilayah Kelurahan Pabuaran Mekar Provinsi Jawa Barat. Desain penelitian quasi experiment dengan one group pre test and post test design without control group. Sampel penelitian ini berjumlah 30 orang. Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling. Instrument penelitian terdiri dari kuesioner pengetahuan diet dm dan glukometer. Data di analisis menggunakan wilcoxon untuk mengetahui pengaruh leaflet terhadap pengetahuan dan untuk kadar gula darah karena tidak berdistribusi normal. Hasil uji wilcoxon pengetahuan tentang diet dm dan kadar gula darah dengan nilai p 0,000 (p<0,05). Adanya pengaruh pendidikan kesehatan melalui media leaflet tentang diet dm terhadap pengetahuan dan kadar gula darah di wilayah Kelurahan Pabuaran Mekar Provinsi Jawa Barat. Kata Kunci: Diabetes Melitus, Pendidikan Kesehatan, Leaflet, Kadar Gula Darah, Pengetahuan
Gambaran Kejadian Insomnia pada Remaja Usia 12-16 Tahun yang Kecanduan Gadget Ahmad Fauzan; Supratman Supratman
Malahayati Nursing Journal Vol 5, No 11 (2023): Volume 5 Nomor 11 2023
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/mnj.v5i11.9867

Abstract

ABSTRACT Insomnia is a condition where a person has difficulty starting and maintaining sleep. One of the factors that cause poor sleep quality is due to the habit of using gadgets by spending time online social media, playing online games, including at night. The purpose of this study aims to determine the incidence of Insomnia in adolescents aged 12-16 years who are addicted to gadgets. The research design used is descriptive quantitative with a Cross Sectional approach. The population used in this study were junior high school students Muhammadiyah 1 Kartasura as many as 188 students. By using purposive sampling technique, the research sample was 65 respondents. Based on the results of research on the characteristics of respondents that the age of most respondents was 13 and 14 years as many as 23 people (35.4%). and the majority of male respondents were 46 people (70.8%).There is a distribution of insomnia categories that respondents affected by insomnia are 23 people (35.4%). The conclusion, from the results of research conducted at SMP Muhmammadiyah 1 Kartasura, it can be concluded that gadget addiction in adolescents aged 12-16 years can be one of the causes of insomnia. This is caused by several factors, including exposure to blue light caused by gadget screens that can affect sleep quality, irregular sleep patterns due to excessive gadget use, and psychological disorders that can arise due to gadget addiction such as stress and anxiety. Keywords: Insomnia, Gadgets, Adolescents 12-16 Years Old  ABSTRAK Insomnia merupakan keadaan dimana seseorang kesulitan memulai dan mempertahankan tidur. Salah satu dari faktor yang menyebabkan kualitas tidur yang kurang disebabkan karena kebiasaan menggunakan gadget dengan menghabiskan waktu untuk online media sosial, bermain game online, termasuk pada malam hari. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui gambaran kejadian Insomnia pada remaja usia 12-16 tahun yang kecanduan gadget. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian deskriptif kuantitatif dengan pendekatan Cross Sectional. Populasi yang digunakan dalam penelitian ini adalah pelajar SMP Muhammadiyah 1 Kartasura sebanyak 188 pelajar. Dengan menggunakan Teknik purposive Sampling maka sampel penelitian sebanyak 65 responden. Hasil penelitian pada karakteristik responden bahwa umur responden terbanyak adalah 13 dan 14 tahun sebanyak 23 orang (35,4%). dan mayoritas responden laki-laki yaitu sebanyak 46 orang (70,8%) .Terdapat distribusi kategori insomnia bahwa responden yang terkena insomnia yaitu 23 orang (35,4%) .Terdapat hasil distribusi kategori tingkat penggunaan gadget kategori rendah yaitu 11 orang (16,9%), responden dengan hasil sedang yaitu 39 orang (60%), dan juga responden dengan hasil yang tinggi dengan smartphone yaitu 15 orang (23,1%). Kesimpulan dari hasil penelitian yang telah dilakukan di SMP Muhmammadiyah 1 Kartasura, dapat disimpulkan bahwa kecanduan gadget pada remaja usia 12-16 tahun dapat menjadi salah satu penyebab insomnia. Hal ini disebabkan oleh beberapa faktor, antara lain paparan cahaya biru yang disebabkan oleh layar gadget yang dapat mempengaruhi kualitas tidur, pola tidur yang tidak teratur akibat penggunaan gadget yang berlebihan, serta gangguan psikologis yang dapat muncul akibat kecanduan gadget seperti stres dan kecemasan. Kata Kunci: Insomnia, Gadget, Remaja Usia 12-16 Tahun
Perbedaan Efektifitas Antara Minyak Kelapa dan Lidah Buaya Terhadap Penyakit Dermatitis Atopik pada Balita di Kecamatan Cikeusal Nurleni Nurleni; Novita Novita
Malahayati Nursing Journal Vol 5, No 10 (2023): Volume 5 Nomor 10 2023
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/mnj.v5i10.9385

Abstract

ABSTRACT WHO states that 5‒20% of children have atopic dermatitis, Serang Regency itself has around 65.4%. One of the topical therapy for atopic dermatitis is by using a moisturizer. Coconut oil and aloe vera can be used as natural moisturizers. Cikeusal District, Serang Banten Regency, on average, around 30-31 children under five experience atopic dermatitis every month. Knowing the difference in effectiveness between coconut oil and aloe vera against atopic dermatitis in toddlers in Cikeusal District in 2022. This research is a quasy experimental design with a pretest-post test with control group design. The sample in this study were toddlers in Cikeusal District, Serang Regency, Banten in December 2022 with a total of 30 respondents using a total sampling technique. The research instrument used a questionnaire. The data is SCORAD primary data through anamnesis, physical examination and seeing dermatological status were analyzed using the Independent T-Test test. The results of univariate analysis of atopic dermatitis in toddlers in the coconut oil administration before and after had an average of 17.60. atopic dermatitis in toddlers in the group given aloe vera before an average of 43.97 and after an average of 15.63. p-value 0.091. There is no significant difference in the effectiveness of coconut oil and aloe vera against atopic dermatitis in toddlers. Mothers of toddlers are expected that mothers whose children have atopic dermatitis can maintain the cleanliness of their toddlers by bathing 2 times a day, and should apply atopic dermatitis to locations that have atopic dermatitis using coconut oil or aloe vera regularly every 2-3 times a day. Keywords : Coconut Oil, Aloe Vera, Atopic Dermatitis in Toddlers  ABSTRAK WHO menyatakan bahwa 5‒20% anak mengalami dermatitis atopik, Kabupaten Serang sendiri didapatkan sekitar 65,4%. Terapi topical dermatitis atopik salah satunya dengan menggunakan pelembab. Minyak kelapa dan lidah buaya dapat digunakan sebagai pelembab alamiah. Kecamatan Cikeusal Kabupaten Serang Banten rata-rata balita yang mengalami dermatitis atopik setiap bulannya sekitar 30-31 anak balita. Mengetahui perbedaan efektifitas antara minyak kelapa dan lidah buaya terhadap penyakit dermatitis atopik pada balita di Kecamatan Cikeusal Tahun 2022. Penelitian ini merupakan penelitian quasy eksperimental desain dengan rancangan pre test-post test with control group design. Sampel dalam penelitian ini adalah balita yang berada di Kecamatan Cikeusal Kabupaten Serang Banten bulan Desember 2022 sebanyak 30 responden dengan teknik total sampling. Instrumen penelitian menggunakan kuesioner. Data merupakan data primer SCORAD melalui anamnesis, pemeriksaan fisik dan melihat status dermatologi dianalisis menggunakan uji T-Test Independent. Hasil analisis univariat penyakit dermatitis atopik pada balita pada kelompok pemberian minyak kelapa sebelum rata-rata 44,27 dan sesudah rata-rata 17,60. penyakit dermatitis atopik pada balita pada kelompok pemberian lidah buaya sebelum rata-rata 43,97 dan sesudah rata-rata 15,63. nilai p value 0,091. Tidak ada perbedaan yang signifikan efektifitas antara minyak kelapa dan lidah buaya terhadap penyakit dermatitis atopik pada balita. Ibu balita diharapkan ibu yang anaknya mengalami dermatitis atopik dapat menjaga kebersihan anak balitanya dengan cara mandi 2 kali sehari, dan sebaiknya melakukan pengolesan pada lokasi yang mengalami drmatitis atopik dengan menggunakan minyak kelapa atau lidah buaya secara rutin tiap 2-3 kali sehari. Kata Kunci: Minyak Kelapa, Lidah Buaya, Dermatitis Atopik Pada Balita 
Tingkat Pengetahuan Ibu tentang Stimulasi Perkembangan Berhubungan dengan Berkembangan Balita Pariyem Pariyem; Siti Maimunah; Ulfa Tantriyanna
Malahayati Nursing Journal Vol 5, No 9 (2023): Volume 5 Nomor 9 2023
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/mnj.v5i9.9166

Abstract

ABSTRACT Good knowledge of mothers about developmental stimulation will affect the development of toddlers. Mothers have good knowledge of developmental stimulation, so their toddlers will have appropriate and optimal development. To analyze the relationship between the mother's level of knowledge about developmental stimulation and the development of toddlers at the jasmine posyandu, Gendingan Village, Ngawi Regency. Using descriptive quantitative with a population of mothers under five, the sample used by some mothers of children under five at Posyandu Melati, Gendingan Village, Ngawi Regency who met the inclusion criteria were calculated using the Slovin formula totaling 46 people. The sampling used was purposive sampling with the research design used cross sectional, the process of collecting data by questionnaire. Mothers of toddlers who had a good level of knowledge in the Jasmine Posyandu in Gendingan Village, Ngawi Regency were 37 respondents (80.4%) while the development of toddlers in the Jasmine Posyandu in Gendingan Village, Ngawi Regency had the appropriate development of 40 children (87.0%). Spearman test results P value 0.000. The correlation value is 0.646, the level of strength of the relationship between the variables is strong. Positive coefficient, which means that the two variables are unidirectional. H0 is rejected and H1 is accepted, meaning that there is a relationship between the mother's level of knowledge about developmental stimulation and the development of toddlers at the jasmine posyandu, Gendingan Village, Ngawi Regency. Keywords:Mother's Knowledge, Developmental Stimulation, Toddler Development.  ABSTRAK Pengetahuan Ibu yang baik tentang stimulasi perkembangan akan berpengaruh pada perkembangan balita. Ibu berpengetahuan baik mengenai stimulasi perkembangan maka balitanya akan memiliki perkembangan sesuai dan optimal. Menganalisis adanya hubungan tingkat pengetahuan ibu tentang stimulasi perkembangan dengan perkembangan balita di posyandu melati Desa Gendingan Kabupaten Ngawi. menggunakan kuantitatif deskriptif dengan populasi ibu balita, sampel yang digunakan sebagian ibu balita di Posyandu Melati Desa Gendingan Kabupaten Ngawi yang memenuhi kriteria inklusi dihitung menggunakan rumus Slovin berjumlah 46 orang. sampling yang digunakan purposive sampling dengan desain penelitian yang digunakan cross sectional, proses pengumpulan data dengan kuesioner. Ibu balita yang memiliki tingkat pengetahuan baik di posyandu melati Desa Gendingan Kabupaten Ngawi sebesar 37 responden (80,4%) sedangkan perkembangan balita di Posyandu melati Desa Gendingan Kabupaten Ngawi memiliki perkembangan yang sesuai 40 anak (87,0%). Hasil uji spearman nilai P value 0,000. Nilai  korelasi 0,646, tingkat kekuatan hubungan antara variabel kuat. Koefisien positif yang berarti kedua variabel bersifat searah. H0 ditolak dan H1 diterima artinya ada hubungan antara tingkatan pengetahuan ibu tentang stimulasi perkembangan dengan perkembangan balita di posyandu melati Desa Gendingan Kabupaten Ngawi Kata Kunci: Pengetahuan Ibu, Stimulasi Perkembangan, Perkembangan Balita
Penerapan Terapi Reminiscence pada Asuhan Keperawatan Jiwa Pasien dengan Harga Diri Rendah (HDR) di Puskesmas Kabupaten Tulang Bawang Yuniarti Yuniarti; Fernando Manefo Hardi; Kuswanto Kuswanto; Ardinata Ardinata; Feri Agustriyani
Malahayati Nursing Journal Vol 5, No 11 (2023): Volume 5 Nomor 11 2023
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/mnj.v5i11.9594

Abstract

ABSTRACT Low self-esteem is a type of mental disorder in the personality disorder category. Low self-esteem can be overcome by using Reminiscence Therapy. Onion. In this scientific writing, the author uses a nursing care approach that focuses on nursing actions, namely reminiscence therapy. The subjects of nursing care are clients with low self-esteem problems in mental patients. This nursing care will be carried out in October 2022 at the Tulang Bawang Health Center. Data collection on this scientific writing using a physical examination tool and the Askep Jiwa assessment format. Based on the assessment that has been carried out by the author, the 6 patients with priority problems experienced by the 6 patients, namely low self-esteem, the nursing intervention carried out is remiscence therapy, the evaluation obtained by the author on the third day is as follows: patient 1 : the client says he is happy to be able to remember the past and feels like playing paper airplanes with his younger sibling again, Patient 2: The client says he is happy to be invited to therapy to remember the past, the client is happy that I have a talent for drawing 3: The client says his past was beautiful and wants to rise from downturn, patient 4: Client says now there is a desire to get up and wants to socialize with neighbors, patient 5: Client says I enjoy reminiscing about the past and I feel like I want to work again quickly and patient 6: Client says I enjoy reminiscing about the past and it feels like me want to work again quickly, the author concludes that there is a change in low self-esteem in k e six patients after being given remiscence therapy, it is expected that health workers or nurses in carrying out nursing care for clients who experience HDR Reminiscence Therapy is used as one of the competencies for health workers to provide mental health services Keywords: Askeep Jiwa, HDR, Reminiscence Therapy  ABSTRAK Harga diri rendah merupakan salah satu jenis gangguan jiwa ketegori gangguan kepribadian , Harga diri rendah bisa diatasi salah satunya dengan Terapi Reminiscence Tujuan penulisan karya ilmiah ini adalah untuk Mejelaskan Penerapan Terapi Reminiscence Pada Asuhan Keperawatan Jiwa Pasien Dengan Harga Diri Rendah (HDR) Di Puskesmas Kabupaten Tulang Bawang. Pada Karya tulis ilmiah ini penulis menggunakan pendekatan asuhan keperawatan yang berfokus pada tindakan keperawatan, yaitu tindakan Terapi reminiscence, Subyek asuhan keperawatan adalah klien dengan masalah Harga diri rendah pada pasien jiwa, Asuhan keperawatan ini dilakukan di bulan Oktober 2022 di Puskesmas Tulang Bawang Pengumpulan data pada karya tulis ilmiah ini dengan menggunakan alat pemeriksaan fisik dan format pengkajian Askep Jiwa. Berdasarkan pengkajian yang telah dilakukan oleh penulis, kepada Ke-6 pasien dengan prioritas masalah yang dialami oleh Ke-6 pasien yaitu Harga diri rendah, Intervensi keperawatan yang dilakukan adalah  terapi remiscence, Evaluasi yang diperoleh penulis pada hari ke tiga adalah sebagai berikut  : pasien 1 : klien mengatakan senang bisa mengenang masa lalu dan merasa ingin bermain pesawat kertas dengan adek nya lagi, Pasien 2 : Klien mengatakan senang diajak terapi mengingat masa lalu, klien senang ternyata saya punya bakat menggambar 3 : Klien mengatakan masa lalu nya indah dan ingin bangkit dari keterpurukan, pasien 4 : Klien mengatakan sekarang sudah ada keinginan untuk bangkit dan ingin sosialisasi dengan tetanggan, pasien 5 : Klien mengatakan saya senang mengenang masa lalu dan rasanya saya ingin cepat bekerja lagi dan pasien 6 : Klien mengatakan saya senang mengenang masa lalu dan rasanya saya ingin cepat bekerja lagi, Penulis menyimpulkan adanya perubahan harga diri rendah pada ke enam pasien setelah diberikan terapi remiscence, Diharapkan Petugas kesehatan atau perawat dalam melakukan asuhan keperawatan klien yang mengalami HDR Terapi Reminiscence dijadikan salah satu kompetensi bagi petugas kesehatan untuk memberikan pelayanan kesehatan jiwa. Kata Kunci: Askep Jiwa, HDR, Terapi Reminiscence

Page 74 of 187 | Total Record : 1867


Filter by Year

2019 2026


Filter By Issues
All Issue Vol 8, No 4 (2026): Volume 8 Nomor 4 (2026) Vol 8, No 3 (2026): Volume 8 Nomor 3 (2026) Vol 8, No 2 (2026): Volume 8 Nomor 2 (2026) Vol 8, No 1 (2026): Volume 8 Nomor 1 (2026) Vol 7, No 12 (2025): Volume 7 Nomor 12 (2025) Vol 7, No 11 (2025): Volume 7 Nomor 11 (2025) Vol 7, No 10 (2025): Volume 7 Nomor 10 (2025) Vol 7, No 9 (2025): Volume 7 Nomor 9 (2025) Vol 7, No 8 (2025): Volume 7 Nomor 8 (2025) Vol 7, No 7 (2025): Volume 7 Nomor 7 (2025) Vol 7, No 6 (2025): Volume 7 Nomor 6 (2025) Vol 7, No 5 (2025): Volume 7 Nomor 5 (2025) Vol 7, No 4 (2025): Volume 7 Nomor 4 (2025) Vol 7, No 3 (2025): Volume 7 Nomor 3 (2025) Vol 7, No 2 (2025): Volume 7 Nomor 2 (2025) Vol 7, No 1 (2025): Volume 7 Nomor 1 (2025) Vol 6, No 12 (2024): Volume 6 Nomor 12 (2024) Vol 6, No 11 (2024): Volume 6 Nomor 11 (2024) Vol 6, No 10 (2024): Volume 6 Nomor 10 (2024) Vol 6, No 9 (2024): Volume 6 Nomor 9 (2024) Vol 6, No 8 (2024): Volume 6 Nomor 8 (2024) Vol 6, No 7 (2024): Volume 6 Nomor 7 2024 Vol 6, No 6 (2024): Volume 6 Nomor 6 2024 Vol 6, No 5 (2024): Volume 6 Nomor 5 2024 Vol 6, No 4 (2024): Volume 6 Nomor 4 2024 Vol 6, No 3 (2024): Volume 6 Nomor 3 2024 Vol 6, No 2 (2024): Volume 6 Nomor 2 2024 Vol 6, No 1 (2024): Volume 6 Nomor 1 2024 Vol 5, No 12 (2023): Volume 5 Nomor 12 2023 Vol 5, No 11 (2023): Volume 5 Nomor 11 2023 Vol 5, No 10 (2023): Volume 5 Nomor 10 2023 Vol 5, No 9 (2023): Volume 5 Nomor 9 2023 Vol 5, No 8 (2023): Volume 5 Nomor 8 2023 Vol 5, No 7 (2023): Volume 5 Nomor 7 2023 Vol 5, No 6 (2023): Volume 5 Nomor 6 2023 Vol 5, No 5 (2023): Volume 5 Nomor 5 2023 Vol 5, No 4 (2023): Volume 5 Nomor 4 2023 Vol 5, No 3 (2023): Volume 5 Nomor 3 2023 Vol 5, No 2 (2023): Volume 5 Nomor 2 2023 Vol 5, No 1 (2023): Volume 5 Nomor 1 2023 Vol 5, No 1 (2023): Volume 5 Nomor 1 Januari 2023 Vol 4, No 12 (2022): Volume 4 Nomor 12 2022 Vol 4, No 11 (2022): Volume 4 Nomor 11 2022 Vol 4, No 10 (2022): Volume 4 Nomor 10 2022 Vol 4, No 9 (2022): Volume 4 Nomor 9 2022 Vol 4, No 8 (2022): Volume 4 Nomor 8 2022 Vol 4, No 7 (2022): Volume 4 Nomor 7 2022 Vol 4, No 6 (2022): Volume 4 Nomor 6 2022 Vol 4, No 5 (2022): Volume 4 Nomor 5 2022 Vol 4, No 4 (2022): Volume 4 Nomor 4 2022 Vol 4, No 3 (2022): Volume 4 Nomor 3 2022 Vol 4, No 2 (2022): Volume 4 Nomor 2 2022 Vol 4, No 1 (2022): Volume 4 Nomor 1 2022 Vol 4, No 1 (2022): Volume 4 Nomor 1 Januari 2022 Volume 3 Nomor 4 Tahun 2021 Volume 3 Nomor 3 Tahun 2021 Volume 3 Nomor 2 Tahun 2021 Volume 3 Nomor 1 Tahun 2021 Volume 2 Nomor 4 Tahun 2020 Volume 2 Nomor 3 Tahun 2020 Volume 2 Nomor 2 Tahun 2020 Volume 2 Nomor 1 Tahun 2020 Volume 1 Nomor 2 Tahun 2019 Volume 1 Nomor 1 Tahun 2019 More Issue