cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
jurnal.biotika@unpad.ac.id
Editorial Address
Departemen Biologi FMIPA Unpad Jl. Raya Bandung Sumedang Km 21. Jatinangor
Location
Kota bandung,
Jawa barat
INDONESIA
Biotika: Jurnal Ilmiah Biologi
ISSN : 14124297     EISSN : 26214180     DOI : https://doi.org/10.24198/biotika
BIOTIKA Jurnal Ilmiah Biologi adalah Jurnal terbuka yang diterbitkan oleh Departemen Biologi Universitas Padjadjaran yang berdiri sejak tahun 2002. Artikel yang diterbitkan di Jurnal Biotika meliputi semua artikel penelitian asli (original article) yang relevan dengan bidang Biologi dan akan ditelaah secara tertutup oleh mitra bestari. Dalam era interdisipliner ini, Biotika berperan sebagai media komunikasi ilmiah untuk bidang Biologi dan aplikasi terapannya yang relevan, seperti mikrobiologi, genetika dan molekuler, biologi struktur, biologi fungsi, biologi lingkungan maupun biologi terapan. Biotika juga berperan dalam menerbitkan hasil penelitian yang berkualitas dari peneliti muda untuk dapat dijadikan informasi ilmiah bagi pengembangan ilmu pengetahuan dan penelitian. Para kontributor Jurnal Biotika terbuka untuk peneliti dari bidang-bidang terkait, akademisi dan mahasiswa berbagai strata (S1, S2, dan S3). Jurnal BIOTIKA diterbitkan setiap 6 bulan sekali yaitu bulan Juni dan Desember.
Articles 257 Documents
Struktur Vegetasi dan Asosiasi Tumbuhan di Kawasan Ekoton antara Padang Rumput Cikamal dan Hutan Dataran Rendah Cagar Alam Pananjung Pangandaran Jefry Frihardian Gumilar; Joko Kusmoro; Prihadi Santoso
BIOTIKA Jurnal Ilmiah Biologi Vol 11, No 2 (2013): BIOTIKA DESEMBER 2013
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/bjib.v11i2.10056

Abstract

KARAKTERISASI SENYAWA ANTIMUTAGENIK DARI TUMBUHAN PAKAN PRIMATA, PUSPA (Schima wallichii Korth.) Anas Subarnas; Cucu Hadiansyah; Kunkun J. Gurmaya
BIOTIKA Jurnal Ilmiah Biologi Vol 2, No 2 (2003): Biotika Desember 2003
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/bjib.v2i2.235

Abstract

DINAMIKA STRUKTUR KOMUNITAS FITOPLANKTON TERHADAP PERUBAHAN SUHU DAN TRANSPARANSI AIR DI WADUK CIRATA KURUN WAKTU 1995 – 2013 Mutia Septi Saputri; Sunardi Sunardi; Budi Irawan
BIOTIKA Jurnal Ilmiah Biologi Vol 13, No 1 (2015): BIOTIKA JUNI 2015
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/bjib.v13i1.10086

Abstract

Pemanfaatan Tumbuhan Obat oleh Masyarakat Suku Dayak Hibun dan Dayak Senganan di Kabupaten Sanggau Kalimantan Barat Sugeng Lisaheni Lisaheni; Budi Irawan; Joko Kusmoro
BIOTIKA Jurnal Ilmiah Biologi Vol 11, No 1 (2013): BIOTIKA JUNI 2013
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/bjib.v11i1.10046

Abstract

PENGARUH PUPUK KOMPOS AGRISIMBA DAN MULSA TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL TANAMAN STROBERI (Fragaria x ananassa Dusch.) , ,. Suryana
BIOTIKA Jurnal Ilmiah Biologi Vol 4, No 1 (2005): Biotika Juni 2005
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/bjib.v4i1.299

Abstract

TAMBAHAN UNTUK PUAK SENECIONEAE (ASTERACEAE) DI PULAU JAWA: MARGA PSEUDOGYNOXYS (GREENM.) CABRERA Arifin Surya Dwipa Irsyam; Rina Ratnasih Irwanto; Asih Perwita Dewi; Muhammad Rifqi Hariri
BIOTIKA Jurnal Ilmiah Biologi Vol 18, No 1 (2020): BIOTIKA JUNI 2020
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/biotika.v18i1.26539

Abstract

Informasi mengenai suku Asteraceae di Jawa telah terhimpun dalam buku Flora of Java vol. II. Sebanyak 227 jenis dan 107 marga telah diketahui ada di pulau ini. Sejak buku Flora of Java diterbitkan, informasi terkini mengenai suku Asteraceae di Jawa belum tersedia. Dalam waktu empat tahun terakhir, beberapa penelitian telah mengungkap keberadaan jenis-jenis rekaman baru dari suku Asteraceae di Jawa. Oleh sebab itu penelitian ini dilakukan untuk memberikan informasi tambahan mengenai tumbuhan rekaman baru dari Jawa dan sebagai bagian dari penulisan Data Terkini Asteraceae di Pulau Jawa. Eksplorasi botani telah dilakukan di Banten, Jakarta, Jawa Barat dan Jawa Timur pada bulan September 2019 hingga Maret 2020. Lokasi pengamatan difokuskan di kawasan urban, seperti kebun tradisional, taman kota, area kampus, dn lokasi agrowisata. Pengamatan spesimen juga dilakukan di Herbarium Bogoriense (BO). Satu jenis tumbuhan dari marga Pseudogynoxys (Greenm.) Cabrera (Senecioneae) yaitu Pseudogynoxys cabrerae H.Rob. & Cuatrec. telah dikoleksi dari Bogor, Bandung, dan Jatinangor. Spesimen yang dikoleksi dari Bogor dan Bandung berasal dari individu yang sengaja ditanam, sementara populasi meliarnya telah ditemukan dari Jatinangor. Jenis ini diduga telah lolos dari kultivasi dan tumbuh meliar di sekitar area perkebunan, tepi jalan, dekat aliran air, semak belukar, dan lahan terbengkalai. Secara morfologi, bagian pappus pada bagian buah longkahnya memfasilitasi biji untuk memencar luas melalui mekanisme anemokori. Selain itu, Pseudogynoxys cabrerae juga dapat memperbanyak diri secara vegetatif melalui fragmentasi batang, sehingga jumlah populasinya semakin meningkat. Oleh sebab itu, keberadaan populasi liarnya perlu diperhatikan, karena jenis ini mungkin dapat meningkat pesat dan membentuk populasi meliar yang lebih besar di kemudian hari.  
Uji Kinerja Konsorsium Bakteri (Bacillus coagulans, B. pumilus, B. subtilis, Nitrosomonas sp., B. licheniformis, Pseudomonas sp.) dalam Berbagai Bahan Pembawa (Alginat-Tepung Tapioka, Serbuk Talek-Gelatin, dan Tepung Beras-Susu Skim-Tepung Jagung-Dekstrosa) dan Waktu Kontak Terhadap Bioremediasi Perairan Asal Sungai Cimuka Diana Indah Permatasari; Ratu Safitri; Nia Rossiana; Bambang Priadie
BIOTIKA Jurnal Ilmiah Biologi Vol 12, No 2 (2014): BIOTIKA DESEMBER 2014
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/bjib.v12i2.10077

Abstract

RESPONS PERTUMBUHAN KALUS Catharanthus roseus YANG DIBERI PERLAKUAN TRIPTOFAN Dinse Pandiangan
BIOTIKA Jurnal Ilmiah Biologi Vol 5, No 2 (2006): BIOTIKA DESEMBER 2006
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/bjib.v5i2.345

Abstract

PENGARUH PENYIMPANAN ISOLAT DAN PENURUNAN BIBIT TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL PANEN JAMUR TIRAM PUTIH (Pleurotus ostreatus) Yb Subowo; Hjd Latupapua; e E. Susilo
BIOTIKA Jurnal Ilmiah Biologi Vol 3, No 2 (2004): Biotika Desember 2004
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/bjib.v3i2.281

Abstract

KEJADIAN PERDARAHAN DAN KELAMIN GANDA PADA EMBRIO PENYU HIJAU (Chelonia mydas) YANG DIDEDAHKAN TERHADAP HERBISIDA PARAKUAT DIKLORIDA Yetty Yusri Gani; Pipit Pitaloka
BIOTIKA Jurnal Ilmiah Biologi Vol 1, No 1 (2002): Biotika Juni 2002
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/bjib.v1i1.159

Abstract

This experiments had been carried out in our laboratory to learn wether paraquat herbisides were responsible to disrupt the developmental profile and sex differentiation of green turtle (Chelonia mydas) embryos. Paraquat dichlorides which were 22; 31; 42; 58 mg/kg of sand weight sprayed to the incubation sand covering fertile eggs for the incubation period between the day 19th (Stage 18) and 43th (Stage 24). Tap water without paraquat also sprayed as control. On the observable embryos were significantly found hemorrhages and gonadal intersex status. Hemorrhages embryos were  60% to 100% occurred in all treated paraquat, while 20% in the control. Statisticaly the hemorrhages were significant (p £ 0,05) in 22; 31; and 42 mg/kg, and highly significant (p £ 0,01) in 58 mg/kg of paraquat, were showed these percentage increasing depend in the given concentration (r = 0,9387). The gonadal intersex of green turtle embryos were signated by well developed both in cortical and medullary as ovary and testicle anlage, and occurred in 31; 42; and 58 mg/kg of paraquat. Since the presence of paraquat had been detected in the allantoic fluid of embryos, ensure that paraquat absorbed into embryos and this herbicides might have lead to the disruption of embryos directly. Key words : Paraquat dichlorides, Green turtle (Chelonia mydas) embryos, hemorrhages, intersex. 

Page 7 of 26 | Total Record : 257