cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota bandung,
Jawa barat
INDONESIA
Bionatura
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Cikal bakal jurnal ilmiah di Unpad adalah Majalah Unpad. Majalah Unpad pada tahun 1999 dipecah menjadi dua berdasarkan bidangnya yaitu eksak dan sosial. Untuk bidang eksak diterbitkan Jurnal Bionatura sedangkan untuk bidang sosial diterbitkan Jurnal Sosiohumaniora.
Arjuna Subject : -
Articles 260 Documents
ANTI FUNGAL ACTIVITY OF METHANOLIC EXTRACT OF Usnea sp. AGAINST Malassezia furfur Rukayadi. Y -; Diantini. A -; Lestari K. -
Bionatura Vol 14, No 1 (2012): Bionatura Maret 2012
Publisher : Direktorat Sumber Daya Akademik dan Perpustakaan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (252.945 KB)

Abstract

The antifungal activity of methanolic extract of Usnea sp. (MEU) against Malassezia furfur ATCC 14521, in terms of in vitro susceptibility, minimum inhibitory concentration (MIC) and minimum fungicidal concentrations (MFC) were investigated using broth microdilution method with endpointafter 48 h. Time-kill curves were determined at concentrations 0~, 1/2~, 1~, 2~, 4~ and 8~MIC. MEU was susceptible against M. furfur with diameter clear zone of 34 mm for 1 mg/ml. MIC and MFC values were 16 ƒÊg/ml and 64 ƒÊg/ml, respectively. Time-kill curve demonstrated that treatment with 4~MIC (64 ƒÊg/ml) and 8~MIC (128 ƒÊg/ml) of MEU for 4 h and 1 h, respectively, was able to kill 100 % of M. furfur. MEU shows potential as an antifungal agent for inhibiting the growth of M. furfur ATCC 14521 in vitro. MEU might be a useful alternative for treating dandruff, tinea versicolor, tinea capitis, and seborrhoeicdermatitis due to the growth inhibition of M. furfur.Key words: antifungal, in vitro Malassezia furfur, methanolic extract of Usnea sp. (MEU)
CONSERVE EPITOPES OF INFLUENZA VIRUS INDUCE INNATE AND ADAPTIVE IMMUNE RESPONSES TO PRODUCE SPECIFIC ANTIBODY AGAINST M2E PROTEIN Mansyur, I -; Soemitro, S -; Subroto, T -; Soedjanaatmadja, U.M.S. -
Bionatura Vol 16, No 1 (2014): Bionatura Maret 2014
Publisher : Direktorat Sumber Daya Akademik dan Perpustakaan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The existing vaccines against influenza are based onthe generation of neutralizing antibody primarilydirected against surface protein, haemagglutinin(HA) and neuraminidase (NA). However, antigenicdrift and occasional shift of these two membraneglycoproteins, HA and NA, make vaccine productioncumbersome and necessitate yearly revision ofthe vaccine seed strains by the World HealthOrganization. For these reasons, many investigatorshave often tried to look at the possibility of generatinga universal vaccine useful against more than oneinfluenza strain. The objective of research was toobtain an alternative antigen as vaccine candidatefor universal flu vaccination, instead of HA and NAcomponents. In this study, we use conserved epitopeM2e which is consist of three major componentsuch as N-terminal M2e2-24 (24 amino acids),transmembrane(59 amino acids) and C-terminal (19amino acids). We design two components of antigen,linier and branched structures. The antigens thenformulated with aluminium hydroxide gel comparedto FCA/IFA adjuvant. These vaccines were testedtheir immunogenicity, and the potency to mature thedendritic cells for stimulating either CD8+ T cell orantibody-mediated immune responses. The antibodytitre and the maturity of dendritic cell indicated bycytokines concentration such as; IFN-ã, IL2 and IL4were measured by ELISA test.The result of researchshowed that the conserved epitope of Me2 2-16 whenincorporated with P25 protein from canine distempervirus (linear structure) in alhydrogel adjuvant hasgreater potential to produce anti-M2e antibodiesthan in Freund adjuvant. Alhydrogel adjuvant hada stronger effect than Freund adjuvant. Alhydrogelalso stimulate the release of IL-2 and IL-4.Keywords: Epitopes, innate and adaptive immuneresponses, M2e-protein, haemagglutinin (HA),neuraminidase (NA), adjuvant.
ACTIVITY OF BENZOPHENONE GLUCOSIDE FROM MAHKOTA DEWA {Phaleria macrocarpa (Scheff.) Boerl.} FRUITS ON PROLIFERATION OF HUMAN CERVICAL-CANCER CELLS (HeLa and CasKi) AND HUMAN ESOPHAGEAL CANCER CELLS (TE-2, TE-8, and TE-14) A. Diantini -; A. Subarnas -; T.H. Achmad -; Supriyatna -; D. Kurnia -; A. Faried -; L.S Faried -; H. Hayashi -
Bionatura Vol 10, No 2 (2008): Bionatura Juli 2008
Publisher : Direktorat Sumber Daya Akademik dan Perpustakaan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (197.112 KB)

Abstract

Phaleria macrocarpa, locally named mahkota dewa, is known as a medicinal plant in Indonesia. Fruits of this plant are traditionally used in treatment of cancer diseases. Several substances were isolated from mahkota dewa fruits. A benzophenone glucoside, 4,6`-dihydroxy-4`-methoxybenzophenone-2’-O-glucoside, has been isolated from an ethyl acetate fraction of mahkota dewa fruits. The structure of this compound was determined based on the analysis of UV, IR, NMR and MS spectral data. Antiproliferative activity was measured on human cervical cancer cells (HeLa and CasKi) and human esophageal cancer cells (TE-2, TE-8, and TE-14) by MTT assay. The result of this study showed that at concentration of 500 ìg/mL, benzophenone glucoside derived from mahkota dewa didn’t reach CPI50 to all tested cells. Those CPI50 were 34 ìg/mL (HeLa), 32 ìg/mL (CasKi), 33.91 ìg/mL (TE-2), 35.43 ìg/mL (TE-8), 43.04 ìg/mL (TE-14). There were no significantly differences (á=0.5) of this activity among HeLa, CasKi, TE-2, TE-8 and TE-14 cells.Key words : Benzophenone glucoside, Phaleria macrocarpa, HeLa, CasKi, TE-2, TE-8, and TE-14 cells, MTT assay
HUBUNGAN POLIMORFISME GEN ME2 DENGAN EPILEPSI IDIOPATIK UMUM DAN RESPON TERAPI VALPROAT Risan, N.A -; Sukadi, A. -; Achmad, T.H -; Ismael, S. -
Bionatura Vol 15, No 2 (2013): Bionatura Juli 2013
Publisher : Direktorat Sumber Daya Akademik dan Perpustakaan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (279.11 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk: (1) Mendeteksipolimorfisme rs585344, rs645088 dan rs642698, genME2 pada EIU anak tanpa epilepsi untuk menentukanadanya hubungan polimorfime gen ME2 denganEIU. (2) Menentukan jumlah proporsi hilangnyabangkitan 6 bulan setelah pengobatan valproat padaEIU dengan genotipe mutan dan genotip bukanmutan polimorfisme rs585344, rs645088 dan rs642698gen ME2. Penelitian kasus-kontrol dilakukan selamaperiode Juli 2010 sampai April 2012 terhadap 92subjek EIU usia awitan anak dan remaja di RS HasanSadikin Bandung, RS Cipto Mangunkusumo Jakartadan RS St Borromeus Bandung, 336 subjek kontrol diRS Hasan Sadikin Bandung. Hasil penelitian denganuji chi-kuadrat menunjukkan perbedaan bermaknaproporsi genotip polimorfisme rs585344 gen ME2antara EIU usia awitan anak dan remaja dengankontrol (p < 0,05). Tidak terdapat perbedaan genotippolimorfisme rs645088 dan rs642698 gen ME2EIU usia awitan anak dan remaja dengan genotippolimorfisme rs645088 dan rs642698 gen ME2 kontrol(p > 0,05). Didapatkan perbedaan bermakna genotipmutan polimorfisme rs585344, rs645088 dan rs642698gen ME2 EIU usia awitan anak < 11 tahun dengangenotip mutan polimorfisme rs585344, rs645088 danrs642698 gen ME2 EIU usia awitan anak ≥ 11 tahun(age-dependent penetrance).
KOMPOSISI KANDUNGAN FOSFOR PADA TANAMAN PADI SAWAH (Oryza sativa L.) BERASAL DARI PUPUK P DAN BAHAN ORGANIK Aisyah D. Suyono -; Citraresmini, A. -
Bionatura Vol 12, No 3 (2010): Bionatura Nopember 2010
Publisher : Direktorat Sumber Daya Akademik dan Perpustakaan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (452.982 KB)

Abstract

Telah dilaksanakan percobaan pot di kebun percobaan milik PATIR-BATAN untuk menentukan kandungan fosfor yang berasal dari pupuk P dan bahan organik pada padi sawah, baik secara kuantitatif maupun kualitatif. Pada percobaan tersebut digunakan desain percobaan Rancangan Acak Kelompok pola faktorial dengan 3 ulangan. Faktor pertama adalah dosis SP-36 dengan empat taraf dosis, yaitu 0; 30; 60; dan 90 kg/ha. Faktor kedua adalah dosis pupuk organik, yaitu 0; 5; 10; dan 15 ton/ha. Teknik isotop 32P dengan metode nilai-A digunakan untuk menentukan serapan P oleh tanaman dengan tujuan menetapkan komposisi P yang berasal dari tanah, 32P, SP-36, dan pupuk organik. Hasil percobaan membuktikan bahwa peningkatan kandungan P dari salah satu sumber P mengakibatkan penurunan kandungan P dari sumber P lainnya.Kata kunci: Fosfor, bahan organik, pupuk SP-36, penyerapan fosfor.
HUBUNGAN PANJANG BERAT DAN FAKTOR KONDISI IKAN BELANAK Liza subviridis DI PERAIRAN TAMAN NASIONAL UJUNG KULON-PANDEGLANG, BANTEN Wahyudewantoro, G -; Haryono -
Bionatura Vol 15, No 3 (2013): Bionatura Nopember 2013
Publisher : Direktorat Sumber Daya Akademik dan Perpustakaan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Telah dilakukan penelitian tentang pertumbuhanikan belanak Liza subviridis di perairan TamanNasional Ujung Kulon, Pandeglang-Banten. Tujuanpenelitian untuk mengetahui hubungan panjangberat dan faktor kondisi. Hasil yang diperoleh yaitunilai R untuk jantan 98,5% dan betina 98,7% dankeduanya mempunyai pola pertumbuhan alometriknegatif. Nilai faktor kondisi jantan 1,0053 ± 0,1032dan betina 1,0072 ± 0,1201.Kata kunci: Belanak, mangrove, panjang-berat, faktorkondisi, Taman Nasional Ujung Kulon.
ISOLASI, KARAKTERISASI DAN UJI AKTIVITAS ANTI-MALARIA DARI EKSTRAK FERMENTASI Streptomyces sp. Suyanto Suyanto
Bionatura Vol 17, No 1 (2018): Bionatura Maret 2018
Publisher : Direktorat Sumber Daya Akademik dan Perpustakaan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Malaria merupakan penyakit global yang disebabkan oleh parasit plasmodium dan paling sering terjadi di daerah tropis. Menurut World Malaria Report 2013 diperkirakan 3,3 milyar penduduk dunia berisiko malaria dan terdapat 219 juta kasus positif malaria. Di Indonesia sendiri terutama daerah endemis Indonesia bagian timur, angka kesakitan penyakit malaria masih cukup tinggi sehingga sering dikatagorikan sebagai kejadian luar biasa (KLB). Dalam riset ini Balai Pengkajian Bioteknologi-BPPT telah melakukan isolasi aktinomisetes yang berasal dari tanah di daerah Jogyakarta dengan penapisan metode basah. Hasilnya ditemukan satu isolat yang memiliki potensi sebagai anti-protozoa. Dengan analisa genetik menggunakan BLAST yang dibandingkan dengan hasil gene sequence 16S rRNA di identifikasi sebagai spesies Streptomyces griseoruberdengan kemiripan sebesar 98%. Hasil uji anti-malariasecara in-vitro pada ekstrak hasil fermentasi Streptomyces sp dengan menggunakan media A dan media C menunjukkan nilai IC50 masing-masing 0.1  μg/mL dan 50 μg/mL terhadap Plasmodium falciparum. Hasil tersebut menunjukkan bahwa ekstrak A hasil fermentasi Streptomyces sp. memiliki aktifitas anti-malaria sangat baik.
Peranan Vitamin C dan Acetosyringone pada Transformasi genetik anggrek Vanda tricolor Lindl. var. suavis melalui Agrobacterium tumefaciens Dwiyani, R -; Purwantoro, A -; Indrianto, A -; Semiarti, E. -
Bionatura Vol 14, No 3 (2012): Bionatura Nopember 2012
Publisher : Direktorat Sumber Daya Akademik dan Perpustakaan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (349.818 KB)

Abstract

Vanda tricolor Lindl. var. suavis adalah spesies anggrek alam asli Indonesia yang di habitat asalnyasudah mulai langka karena kerusakan hutan. Pengembangan metode transfer gen untuk tujuan modifikasigenetik diperlukan baik untuk perbaikan sifat-sifat tanaman maupun konservasi. Metode transfer genmelalui Agrobacterium tumefaciens untuk anggrek V. tricolor belum ada protokolnya, sehingga perludikembangkan. Penelitian ini menggunakan protokorm Vanda tricolor Lindl. forma Bali yang berumur8 minggu setelah semai sebagai target transformasi. T-DNA membawa gen KNAT1 yang dikontrololeh promoter CaMV dari Cauliflower Mosaic Virus serta membawa gen NPTII, yakni gen ketahananterhadap antibiotik kanamisin untuk seleksi transforman. T-DNA ini dikonstruksi dalam vektor binerPgreen dan ditransfer ke genom tanaman melalui A. tumefaciens stranin LBA4404. Deteksi transgendilakukan dengan PCR untuk mengamplifikasi fragmen gen KNAT1 sepanjang 1200bp dengan primerspesifik KNAT1. Tujuan dari penelitian ini adalah: 1) mengetahui peran vitamin C pada transformasianggrek V. tricolor dalam mengatasi browning (pencoklatan); 2) menentukan pada tahapan mana(inokulasi dan atau kokultivasi) acetosyringone perlu ditambahkan dalam proses transformasi; dan 3)menentukan perlakuan yang menghasilkan persentase kandidat transforman dan frekuensi transformasitertinggi. Hasil penelitian mendapatkan bahwa aplikasi vitamin C mencegah terjadinya browning padaprotokorm anggrek V. tricolor yang ditransformasi meningkatkan persentase protokorm hijau setelahseleksi transforman. Persentase kandidat transforman dan frekuensi transformasi tertinggi diperoleh jikaacetosyringone diaplikasikan pada tahap inokulasi dan kokultivasi, kemudian diberi perlakuan vitaminC setelah kokultivasi.Kata kunci: Aggrek V. tricolor, Agrobacterium, Acetosyringone, vitamin C
EFEK AKUPUNGTUR TERHADAP PENGHENTIAN MEROKOK Iwan Arijanto -
Bionatura Vol 11, No 2 (2009): Bionatura Juli 2009
Publisher : Direktorat Sumber Daya Akademik dan Perpustakaan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (130.16 KB)

Abstract

Merokok merupakan bagian gaya hidup kebanyakan orang, walaupun mereka mengetahui merokok merupakan faktor risiko berbagai penyakit. Sebagian orang mengalami kesulitan ketika berhenti merokok. Akupungtur merupakan salah satu modalitas terapi penghentian merokok. Tujuan penelitian adalah untuk melihat efek akupungtur terhadap tingkat mual dan terhadap jumlah rokok yang dihisap. Diharapkan relawan akan merasa mual pada saat merokok dan terjadi penurunan jumlah rokok dihisap. Untuk itu dilakukan penelitian eksperimental akupungtur untuk penghentian merokok terhadap 12 orang relawan bertempat di RS dr. Hasan Sadikin Bandung antara Juni 2006-Mei 2007. Penusukan dilakukan pada titik LU-7 (Lieque) dan LI-5 (Yangxi) disedasi sebanyak 12 kali oleh penulis. Hanya 8 relawan mengikuti penelitian sampai akhir. Empat orang tidak melanjutkan karena efek samping konstipasi (1 orang) dan tidak nyaman dengan efek mual saat merokok (3 orang). Relawan berumur 19-35 tahun, berjenis kelamin laki-laki 67%, pertama kali merokok umur 12-23 tahun, berpendidikan perguruan tinggi 67%. Terdapat 42% relawan bermotivasi kurang. Terdapat perbedaan bermakna tingkat mual saat merokok antara kunjungan pertama dan ke-6 (z=-2,714; p=0,007) serta kunjungan pertama dan ke-12 (z=-2,588; p=0,010). Terdapat penurunan jumlah rokok dihisap antara kunjungan pertama (rata-rata=9,33; SD=5,66) dan ke-6 (rata-rata=7,92; SD=6,40) (t=1,589; p=0,140), serta kunjungan pertama dan ke-12 (rata-rata=5,67; SD=5,92) (t=1,820; p=0,106); namun penurunannya tidak bermakna. Hasil penelitian ini menunjukkan kenaikan tingkat mual tidak selalu diikuti penurunan jumlah rokok dihisap. Ini berkaitan dengan motivasi berhenti merokok. Namun akupungtur membantu relawan yang bermotivasi kuat untuk mengurangi jumlah rokok dihisap.Kata kunci: Akupungtur, penghentian merokok, mual, motivasi
PENGARUH APLIKASI ATONIK 6,5 L TERHADAP EFISIENSI KONVERSI KARBOHIDRAT PADA TANAMAN SEREALIA (PADI GOGO, JAGUNG, SORGHUM) DI JATINANGOR Tati Nurmala
Bionatura Vol 5, No 3 (2003): Bionatura Nopember 2003
Publisher : Direktorat Sumber Daya Akademik dan Perpustakaan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (99.419 KB)

Abstract

Tujuan dari percobaan ini adalah untuk mempelajari jenis serealia (padi gogo,jagung, sorghum) yang paling efisien dalam mengakumulasikan karbohidratdengan aplikasi Atonik 6,5 L yang berbeda. Percobaan ini telah dilakukan dikebun percobaan Fakultas Pertanian Universitas Padjadjaran, di JatinangorBandung. Perlakuan disusun menurut rancangan acak kelompok, diulang tiga kali.Perlakuan yang diuji adalah jenis serealia terdiri dari padi gogo, jagung dansorghum, yang diberi Atonik 6,5 L dengan waktu aplikasi satu kali dan dua kali.Peubah pengamatan diuji dengan Uji F pada taraf 5% dan uji nilai beda denganuji Duncan pada taraf kepercayaan 95%. Hasil penelitian menunjukkan bahwapemberian Atonik 6,5L pada padi gogo, jagung dan sorghum cukup satu kaliaplikasi, untuk meningkatkan hasil, dan meningkatkan Ekh pada sorghum.Aplikasi Atonik 6,5 L tidak berpengaruh terhadap IP dan akumulasi Ekh pada padigogo dan jagung.