cover
Contact Name
Siti Nur Qomariah
Contact Email
snurq18@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
snurq18@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kab. gresik,
Jawa timur
INDONESIA
Journals of Ners Community
Published by Universitas Gresik
ISSN : 20870744     EISSN : 25412957     DOI : -
Core Subject : Health,
Journals of Ners Community hanya menerima naskah asli yang belum pernah diterbitkan. Naskah dapat berupa hasil penelitian, konsep-konsep pemikiran inovatif hasil tinjauan pustaka, kajian, dan analitis di bidang keperawatan dan kesehatan yang bermanfaat untuk menunjang kemajuan ilmu, pendidikan dan praktik keperawatan profesional.
Arjuna Subject : -
Articles 1,434 Documents
Gambaran Work Engagement Pada Tenaga Kesehatan Di Masa Pandemi Covid 19 Veronica, Oktavia; Caroline Theodora, Kezia; Tambuwun, Euvanggelia; Sherren Kusnardi, Crisentia; Chandra, Angelina
Journals of Ners Community Vol 13 No 6 (2022): Journals of Ners Community
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55129/jnerscommunity.v13i6.2314

Abstract

Coronavirus disease 2019 (Covid-19) merupakan penyakit menular yangdialami oleh ratusan negara dan menjadi salah satu pandemi yang paling banyak mendapatkan perhatian dunia sehingga seluruh tenaga kesehatan bekerja keras untuk menangani pasien Covid-19. Work engagement adalah kondisi pikiran yang positif yang dikarakteristikan oleh vigor, dedication, dan absorption. Ketika karyawan engaged dengan pekerjaanya, mereka akan merasa tertantang, sehingga karyawan seringkali terlalu fokus dengan pekerjaannya dan tidak sadarbahwa waktu bekerja telah berlalu, biasanya karyawan akan lebih semangat danmemiliki banyak energi saat bekerja. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran work engagement pada tenaga kesehatan di masa pandemi Covid-19.Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan metode naratif dan dengan teknik analisis naratif. Partisipan penelitian merupakan dua orangdokter berusia 25 tahun yang secara khusus merawat pasien Covid-19 dan tidak pernah terinfeksi Virus Covid-19. Proses pengambilan data dilakukan dengan metode wawancara yang kemudian akan diolah dan ditranskripsikan untuk dianalisis. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa partisipan merasa semnagat karena harus merawat pasien yang berbeda di setiap harinya dan ketika melihat pasien tersebut sembuh. Kedua partisipan merasa tertantang, dengan pekerjaannya, dan ketiga partisipan menikmati waktu bekerja sebagai tenaga kesehatan.
Determinan Pemberian Vaksinasi BCG (Bacillus Calmette–Guérin) Untuk Mencegah Penyakit Tuberculosis Pada Balita di Indonesia Meutia, Liza; Priyo Hastono, Sutanto
Journals of Ners Community Vol 13 No 6 (2022): Journals of Ners Community
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55129/jnerscommunity.v13i6.2317

Abstract

Tuberculosis masih menjadi masalah utama kesehatan dengan tingkat morbiditas tinggi dan menjadi penyebab banyak kematian setiap tahunnya. Dari seluruh kasus tuberculosis baru setiap tahun, 11% terjadi pada anak-anak. Di Indonesia, data menunjukkan bahwa pada tahun 2019 terdapat 1263 anak dibawah 5 tahun yang meninggal karena tuberculosis. Berbagai upaya terus dilakukan pemerintah untuk meningkatkan cakupan vaksinasi BCG di Indonesia. Namun data menunjukkan masih banyak provinsi di Indonesia yang memiliki cakupan vaksinasi BCG rendah. Penelitian ini bertujuan untuk mempelajari determinan pemberian vaksinasi BCG pada balita di Indonesia. Penelitian analitik obeservasional dengan pendekatan cross-sectional ini dilakukan terhadap 6829 responden yang telah diwawancara dalam SDKI 2018, dan dianalisis dengan menggunakan metode kompleks survey. Hasil analisis multivariat diperoleh variabel status perkawinan (aOR=0,98; p=0,047), jumlah anak (aOR=1,84; p=0,001), keinginan kelahiran (aOR=0,55 dan p=0,013), jaminan kesehatan (aOR=1,49; p=0,001), penggunaan internet (aOR=1,46; p=0,014), dan wilayah tempat tinggal (aOR=0,67; p=0,002) merupakan faktor yang berhubungan dengan pemberian vaksinasi BCG. Faktor yang paling mendominasi adalah ibu yang tidak memiliki jaminan kesehatan. Walaupun cakupan vaksinasi BCG di Indonesia sudah cukup baik, namun masih terdapat balita yang belum mendapatkan vaksinasi BCG. Untuk itu, berbagai intervensi edukasi akan pentingnya imunisasi untuk mencegah penyakit yang lebih optimal, serta pemberian informasi terkait keamanan dan kehalalan vaksin perlu ditingkatkan
Effect Of Organisational Citizenship Behavior (OCB) On Performance Through Nurse Work Ethos Budiyarti, Yuliani; Syafwani, M; Harun, Lukman; Muhsinin, Muhsinin
Journals of Ners Community Vol 13 No 6 (2022): Journals of Ners Community
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55129/jnerscommunity.v13i6.2330

Abstract

Organizational Citizenship Behavior (OCB) dari seorang perawat memegang peranan yang sangat penting mengingat kualitas pelayanan keperawatan yang diberikan merupakan salah satu faktor penentu baik buruknya citra sebuah Rumah Sakit. Perawat dengan OCB yang baik dapat menciptakan suasana kerja yang nyaman sehingga berpengaruh terhadap kinerja sehari-hari. Guna mencapai hal tersebut maka diperlukan etos kerja. Etos kerja yang tinggi pada diri seorang perawat dapat meningkatkan motivasi dan semangat sehingga kinerja yang dihasilkan juga akan baik, dan kinerja yang baik merupakan jembatan dalam menjawab jaminan kualitas pelayanan kesehatan yang diberikan terhadap pasien. Tujuan dari penelitian ini untuk menganaliis pengaruh OCB terhadap kinerja melalui etos kerja perawat. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif, jenis penelitian analitik korelasional dengan rancangan cross sectional. Sampel penelitian seluruh perawat pelaksana dengan jumlah 95 orang. Uji analisis menggunakan teknik statistik inferensial dan model Partial Least Square (PLS). Hasil penelitian menunjukan terdapat pengaruh langsung OCB terhadap kinerja perawat pelaksana dengan p value 0,002 dan pengaruh tidak langsung antara OCB terhadap kinerja perawat pelaksana melalui etos kerja dengan p value 0,001. Dengan adanya OCB seorang perawat dapat menghasilkan kinerja yang baik melalui etos kerja yang tinggi sehingga kualitas pelayanan yang diberikan dapat memberikan kepuasan pada pasien.
Hubungan Antara Stres Psikologis Dan IMT Dengan Hipertensi Shidqi, Alfisar; Fatmaningrum, Widati; Mulyadi, Mulyadi
Journals of Ners Community Vol 13 No 6 (2022): Journals of Ners Community
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55129/jnerscommunity.v13i6.2350

Abstract

Latar belakang penelitian in dibuat adalah terdapat hasil survei pendahuluan menunjukan bahwa hipertensi adalah 1 dari 10 masalah penyakit tertinggi di Desa Turirejo dengan prevalensi sebesar 20%. Hipertensi dipengaruhi oleh stres dan kondisi berat badan berlebih pada rentang usia tertentu. Penelitian ini memuliki tujuan yakni Meneliti hubungan antara stres psikologis dan IMT dengan hipertensi di Desa Turirejo, Kecamatan Lawang, Kabupaten Malang di tahun 2022. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah analitik observasional dengan rancangan cross-sectional study. Teknik pengambilan sampel pada penelitian ini menggunakan teknik non-probability sampling dengan metode accidental sampling. Pengumpulan data menggunakan kuesioner DASS-42 dan tensimeter digital, timbangan berat badan digital dan microtoise. Data dianalisis dengan IBM SPSS Statistics 17 for Windows dengan uji statistik non parametrik. Kemudian diperoleh hasil penelitian bahwa tidak ditemukan hubungan yang signifikan antara stres dengan derajat hipertensi, dengan p-value sebesar p=0.388. Hasil IMT berhubungan signifikan dengan hipertensi, didapatkan nilai p value sebesar p=0,004. Kemudian dapaat disimpulkan tidak terdapat hubungan antara stres psikologis dan hipertensi namun ada hubungan antara IMT dengan hipertensi. Perlu dilakukan lebih lanjut dengan desain studi kasus kontrol dan perlakuan dengan sampel yang dikoreksi untuk mendapatkan hasil yang lebih representatif
Faktor-Faktor yang Berhubungan Dengan Kejadian Computer Vision Syndrome Onesimus Indra, Dennis
Journals of Ners Community Vol 13 No 6 (2022): Journals of Ners Community
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55129/jnerscommunity.v13i6.2375

Abstract

In today's digital era, the majority of everyone uses computers, laptops, tablets, smart phones, and various other electronic media that use monitor screens. This media is also known as Visual Display Terminal (VDT). The use of VDT devices can improve work quality and work efficiency, but the use of VDT for a long time can cause health problems, one of which is Computer Vision Syndrome (CVS). The American Optometric Association says that prolonged use of computers, tablets, e-readers, and cell phones can give rise to a group of eye and vision-related symptoms. Symptoms may include tired eyes, headache, double vision, dry eyes, etc. This study aims to find out things related to the incidence of Computer Vision Syndrome (CVS) in students of the Faculty of Medicine, Tarumanagara University so that they can prevent the occurrence of these disorders in the future. This research is cross-sectional analytic. This research was conducted on 192 students of Tarumanagara University using judgmental non-probability sampling technique online. The questionnaire consists of respondent identity, digital media usage data, complaint data, and knowledge data about CVS. The results showed that 155 respondents (80.7%) experienced Computer Vision Syndrome (CVS) and 37 (19.3%) respondents who did not experience Computer Vision Syndrome (CVS). In this study, there was a relationship between gender and the incidence of Computer Vision Syndrome (CVS) (P=0.0001). Meanwhile, the age factor, the use of glasses, the duration of using the Visual Display Terminal, the lighting conditions of the room, and the position of the monitor had no relationship with the incidence of Computer Vision Syndrome (CVS) (p value > 0.05). This research is expected to be a lesson for students to pay more attention to the factors that cause Computer Vision Syndrome (CVS). So that it can reduce the incidence of Computer Vision Syndrome (CVS) in students
Hubungan Bauran Pemasaran (Marketing Mix) Dengan Loyalitas Pelanggan: Systematic Review Agustina Kasdjono, Erika
Journals of Ners Community Vol 13 No 6 (2022): Journals of Ners Community
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55129/jnerscommunity.v13i6.2376

Abstract

Industri pelayanan kesehatan atau rumah sakit merupakan salah satu industri sektor publik yang tumbuh dengan cepat. Persaingan bisnis jasa pelayanan rumah sakit semakin kompetitif akibat pengaruh dampak globalisasi, kemajuan informasi dan regulasi pemerintah. Kegiatan pemasaran di era bisnis merupakan faktor yang penting untuk mempertahankan dan mengembangkan usaha. Semakin tinggi tingkat persaingan dalam bisnis, mengharuskan pihak manejemen untuk melakukan inovasi dalam mempertahankan pelanggan-pelanggannya. Kegiatan ini untuk menciptakan pelanggan yang loyal. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan bauran pemasaran dengan loyalitas pelanggan. Penelitian ini menggunakan metode Preferred Reporting Items for Systematic Reviews and Meta Analyses (PRISMA) yang merupakan metode berbasis bukti untuk melakukan tinjauan sistematis. Hasil dari 6 penelitian yang dikaji, variabel harga berkorelasi positif kuat dalam mempengaruhi loyalitas pasien rumah sakit. Ternyata tidak semua dari 7 elemen bauran pemasaran akan selalu mempengaruhi loyalitas pasien terhadap rumah sakit. Ditemukannya pada semua hasil penelitian, bahwa elemen bukti fisik dari bauran pemasaran memberikan pengaruh terhadap loyalitas pasien terhadap rumah sakit, memberikan pertimbangan yang sangat penting bagi rumah sakit. Pada hasil penelitian yang dikaji, elemen harga dan promosi lebih bisa memberikan pengaruh terhadap loyalitas pasien dibanding produk, petugas, proses, dan tempat. Bauran pemasaran memberikan pengaruh yang signifikan terhadap loyalitas pasien, tidak semua dari 7 elemen bauran pemasaran akan selalu memberikan pengaruh
Evaluasi Kinerja Dan Upaya Peningkatan Kualitas Data Standar Pelayanan Minimal (SPM) Bidang Kesehatan Rachmita Sari, Intan; Besral, Besral
Journals of Ners Community Vol 13 No 6 (2022): Journals of Ners Community
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55129/jnerscommunity.v13i6.2398

Abstract

Pencapaian SPM merupakan salah satu indikator penilaian kinerja daerah serta dan juga digunakan sebagai bahan untuk perumusan kebijakan pemerintah daerah atau pemerintah pusat. Hasil Pencapaiannya diperhitungkan dalam perhitungan Tunjangan Kinerja Daerah. Oleh karena itu, kualitas data SPM sangatlah penting untuk menjamin akuntabilitas penilaian kinerja pejabat publik. Berdasarkan uraian tersebut peneliti tertarik untuk melakukan penelitian untuk mengetahui bagaimana kualitas Data SPM Bidang Kesehatan Provinsi DKI Jakarta serta faktor-faktor apa saja yang berhubungan dengan kualitas data di Provinsi DKI Jakarta. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian mixed methods dengan menggunakan metode gabungan kuantitatif dan kualitatif secara bersamaan. Sampel penelitian kuantitatif adalah 484 petugas di 44 Puskesmas Kecamatan. Ada 12 indikator SPM yang dinilai kualitas datanya berdasarkan variabel kelengkapan data, ketepatan waktu, akurasi dan konsistensi data. Penelitian kuantitatif dengan desain cross sectional dengan menggunakan kuesioner Penilaian Mandiri Kualitas Data Rutin (PMKDR), sedangankan metode kualitatif menggunakan wawancara mendalam, diskusi terarah dan telaah dokumen. Hasil penelitian kualitas data SPM Bidang Kesehatan Tingkat Kota/Kabupaten Tahun 2019-2021, yang terdiri dari ketepatan waktu pelaporan, kelengkapan data, akurasi serta konsistensi, didapatkan bahwa rata-rata capaian kinerja output (kualitas data SPM) sebesar 96% dengan variasi 6% di 44 Puskesmas Kecamatan di DKI Jakarta. Hasil studi kuantitatif setelah dikontrol dengan variabel independen yang ada, SDM Pengelola Data SPM, SOP Pengelolaan Data SPM, Dukungan/Regulasi Pimpinan, Pelatihan/Bimtek SDM, Pemanfaatan Data dan Monitoring Evaluasi Pengelolaan Data SPM mempengaruhi kinerja output (kualitas data SPM) dengan nilai koefisien determinasi (R Square) menunjukkan nilai 0,185 artinya model regresi yang diperoleh dapat menjelaskan 18,5% variasi variabel kinerja output. Variabel yang paling besar pengaruhnya terhadap penentuan kinerja output adalah Monitoring dan Evaluasi Pengelolaan Data SPM dengan nilai Coefisien B 0,321.
Hubungan Penggunaan APD Dengan Infeksi Covid-19 Pada Bidan Di Sekertariat IBI Ranting Tigaraksa Zefiro Letius, Fairuz; Tirtasari, Silviana; Hendrawan, Siufui
Journals of Ners Community Vol 13 No 6 (2022): Journals of Ners Community
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55129/jnerscommunity.v13i6.2399

Abstract

Coronavirus Disease (COVID-19) first reported in Wuhan, China On December 31, 2019. In January 2020, World Health Organization (WHO) declared COVID-19 as a global health emergency. Confirmed cases of COVID-19 in Indonesia until September 21, 2021, amounted to 4 million cases, with death rate of 140 thousand people. This study determine the correlation between the use of PPE with COVID-19 infection in midwives. Analytical research with a cross-sectional design. subjects of this study are midwives who actively treated patients and is an active members of Tigaraksa IBI branch who met inclusion and exclusion criteria totaling 153 respondents, data were collected on March 4, 2022. Average age of respondents was 29 years old. 69 respondents (45.1%) have an education level of D3 and 84 respondents (54.9%) have an education level of S1. The average work experience of each respondent is 6 years, the longest work experience is 32 years and the most recent is 1 year. majority of midwives implemented PPE. 129 out of all respondents (84.3%) implemented PPE and only 24 respondents (15.7%) did not. There were 99 respondents (64.7%) infected with COVID-19 and 54 respondents (35.3%) who were not infected. There were 13 respondents (54.2%) who did not use PPE and were not infected with COVID – 19 and 11 respondents (45.8%) who did not use PPE and were infected with COVID-19. 41 respondents (31.8%) use PPE and are not infected with COVID-19, and there were 88 respondents (68.2%) who use PPE and are infected with COVID-19. The relationship between the use of PPE with COVID-19 infection obtained a significant value of 0.061, there no relationship between the implementation of PPE and COVID-19 infection in midwives at the IBI Branch Tigaraksa secretariat
Gambaran Pengetahuan, Sikap Dan Perilaku Pentingnya APD Pada Tenaga Kesehatan Selama Pandemi Covid-19 Bayu Ifana, Shomadya; Tirtasari, Silviana; Hendrawan, Siufui
Journals of Ners Community Vol 13 No 6 (2022): Journals of Ners Community
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55129/jnerscommunity.v13i6.2400

Abstract

Coronavirus Disease 2019 (COVID-19) is an infectious disease caused by the Severe Acute Respiratory Syndrome Coronavirus-2 (SARS-CoV-2), which first appeared in Wuhan, China and was reported in December 2019. In early October 2021, it was reported According to the World Health Organization (WHO), there are approximately 233 million people in the world who have confirmed COVID-19, while the number of patients who died has been recorded at approximately 4 million people. This study was to describe the knowledge, attitudes, and behavior of the importance of PPE for health workers in hospitals. This research is a descriptive cross-sectional design. In this study, all health workers at Sunan Kudus Islamic Hospital who met the inclusion and exclusion criteria were 169 respondents. In the study, the average age of respondents was 35 years, 135 respondents (79.9%) were women and 34 respondents (20.1%) were men. The average length of work of respondents is 10 years, the longest working respondent is 30 years and the new one is 1 year. The majority who worked in the inpatient room were 109 respondents (64.5%), outpatient room 31 respondents (18%), intensive care room 8 respondents (4.7%), emergency room 21 respondents (12.4%). The picture of the majority of good knowledge on the importance of PPE 168 respondents (99.4%), less good one respondent (0.6%), good attitude towards the importance of PPE 167 respondents (98.8%), bad attitude 2 respondents (1,2 %), good behavior on the importance of PPE 167 respondents (98.8%), bad behavior 2 respondents (1.2%). Health workers have good knowledge, attitude and behavior overall about the importance of PPE
Gambaran Kebijakan Penyelenggaraan Pelatihan Tenaga Kesehatan Di Indonesia Indra Tiara Kusuma, Novrita; Oktamianti, Puput; Rachmawati, Esti
Journals of Ners Community Vol 13 No 5 (2022): Jurnal of Ners Community
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55129/jnerscommunity.v13i5.2401

Abstract

Sumber daya manusia merupakan faktor penting dalam segala aspek di kehidupan ini bahkan salah satu misi utama Presiden Indonesia yaitu membangun sumber daya manusia yang bekerja keras, dinamis, dan produktif sehingga dapat didayagunakan dalam rangka transformasi di wilayah Indonesia. Tenaga kesehatan adalah pelaku seluruh program kesehatan yang dicanangkan oleh pemerintah. Untuk meningkatkan kompetensi para tenaga kesehatan di Indonesia dilakukan upaya pelatihan yang sesuai dengan amanat peraturan perundang-undangan dapat dilakukan oleh pemerintah, pemerintah daerah, swasta, maupun masyarakat umum lainnya. Makin banyaknya jumlah tenaga kesehatan di Indonesia dan berkembangnya institusi penyelenggara pelatihan maka ketersediaan kebijakan sebagai pedoman penyelenggaraan pelatihan bidang kesehatan perlu diupayakan secara optimal. Tujuan dari studi ini adalah menggambarkan ketersediaan dan kesesuaian kebijakan yang ada dengan siklus penyelenggaraan pelatihan. Studi ini menggunakan metode literature review terhadap data sekunder berupa peraturan perundang-undangan maupun peraturan kebijakan sebanyak 17 serta 4 artikel yang diperoleh dari mesin pencarian Proquest, PubMed, dan Google Scholar. Hasil dari studi ini menunjukkan bahwa di setiap tahapan dalam siklus penyelenggaraan pelatihan telah diterbitkan peraturan perundang-undangan maupun peraturan kebijakan namun karena terdapat perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi yang terjadi saat ini perlu dilakukan peninjauan dan penyesuaian kembali terhadap poin-poin yang dijabarkan dalam kebijakan tersebut

Filter by Year

2012 2025


Filter By Issues
All Issue Vol 16 No 2 (2025): Journals of Ners Community Vol 16 No 1 (2025): Journals of Ners Community Vol 15 No 2 (2024): Journals of Ners Community Vol 15 No 1 (2024): Journals of Ners Community Vol 14 No 4 (2023): Journals of Ners Community Vol 14 No 3 (2023): Journals of Ners Community Vol 14 No 2 (2023): Journals of Ners Community Vol 14 No 1 (2023): Journals of Ners Community Vol 13 No 3 (2023): Journals of Ners Community Vol 13 No 2 (2023): Journals of Ners Community Vol 13 No 1 (2023): Journals of Ners Community Vol 13 No 6 (2022): Journals of Ners Community Vol 13 No 5 (2022): Jurnal of Ners Community Vol 13 No 4 (2022): Journals of Ners Community Vol 13 No 3 (2022): Journals of Ners Community Vol 13 No 2 (2022): Journals of Ners Community Vol 13 No 1 (2022): Journals of Ners Community Vol 12 No 2 (2021): Journals of Ners Community Vol 12 No 1 (2021): Journals of Ners Community Vol 11 No 2 (2020): Journals of Ners Community Vol 11 No 1 (2020): Journals of Ners Community Vol 10 No 2 (2019): Journals of Ners Community Vol 10 No 1 (2019): Journals of Ners Community Vol 9 No 2 (2018): Journals of Ners Community Vol 9 No 1 (2018): Journals of Ners Community Vol 8 No 2 (2017): Journals of Ners Community Vol 8 No 1 (2017): Journals of Ners Community Vol 7 No 2 (2016): Journals of Ners Community Vol 7 No 1 (2016) Vol 6 No 2 (2015): Journals of Ners Community Vol 6 No 1 (2015) Vol 5 No 2 (2014) Vol 5 No 1 (2014) Vol 4 No 2 (2013) Vol 4 No 1 (2013) Vol 3 No 2 (2012) Vol 3 No 1 (2012) More Issue