cover
Contact Name
Jatmiko Wahyudi
Contact Email
jatmiko.mil@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
jurnal.litbangpati@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kab. pati,
Jawa tengah
INDONESIA
Jurnal Litbang: Media Informasi Penelitian, Pengembangan dan IPTEK
ISSN : 19782306     EISSN : 26556618     DOI : -
Core Subject : Education,
Jurnal Litbang diterbitkan oleh Badan Perencanaan Pengembangan Daerah (BAPPEDA) Kabupaten Pati dengan p-ISSN 1978-2306 dan e-ISSN 2655-6618. Jurnal Litbang terbit dua kali dalam setahun yaitu pada Bulan Juni dan Bulan Desember.
Arjuna Subject : -
Articles 8 Documents
Search results for , issue "Vol 10, No 2 (2014): Desember" : 8 Documents clear
PEMANFAATAN LIMBAH CAIR PEMINDANGAN IKAN Arieyanti Dwi Astuti
Jurnal Litbang: Media Informasi Penelitian, Pengembangan dan IPTEK Vol 10, No 2 (2014): Desember
Publisher : Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (BAPPEDA) Kabupaten Pati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (84.602 KB) | DOI: 10.33658/jl.v10i2.83

Abstract

ENGLISHThe enhancement number of boiled fish production will always followed by the increase of waste volume, especially wastewater that in the process will be dumped into the environment. Whereas, if it used with technology development varieties, boiled fish wastewater potentially produce new products. This is because the content of the materials in boiled fish wastewater that useful, such as proteins, fats, salts, and others. That’s required an effort that is able to utilizing wastewater boiled fish, as well as to create new products from utilization results of the wastewater. This review aims to provide an overview about the use of wastewater boiled fish that has not been widely known and applied to the community, especially in coastal area of Pati Regency which related to the boiled fish industry. Boiled fish wastewater can be utilized as raw material for the manufacture of fish paste, animal feed and organic liquid fertilizer. INDONESIAPeningkatan jumlah produksi pemindangan ikan akan selalu diikuti dengan peningkatan volume limbah, terutama limbah cair yang dalam prosesnya akan dibuang begitu saja ke lingkungan. Padahal jika dimanfaatkan dengan berbagai pengembangan teknologi, limbah cair pemindangan ikan ini berpotensi menghasilkan produk-produk baru. Hal ini dikarenakan adanya kandungan bahan-bahan yang terdapat pada limbah cair pemindangan ikan yang bermanfaat, seperti protein, lemak, garam, dan lain-lain. Untuk itulah diperlukan suatu upaya yang mampu memanfaatkan limbah cair pemindangan ikan, sekaligus menciptakan produk-produk baru dari hasil pemanfaatan limbah cair tersebut. Review ini bertujuan untuk memberikan gambaran mengenai pemanfaatan limbah cair pemindangan ikan yang belum banyak diketahui dan diterapkan pada masyarakat, terutama masyarakat di kawasan pesisir di Kabupaten Pati yang banyak berhubungan dengan industri pemindangan ikan. Limbah cair pemindangan ikan dapat dimanfaatkan menjadi bahan baku pembuatan petis ikan, pakan ternak dan pupuk cair organik.
PENGOLAHAN KOTORAN SAPI DENGAN TEKNOLOGI BIOGAS REAKTOR KECIL Hermain Teguh Prayitno
Jurnal Litbang: Media Informasi Penelitian, Pengembangan dan IPTEK Vol 10, No 2 (2014): Desember
Publisher : Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (BAPPEDA) Kabupaten Pati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (429.217 KB) | DOI: 10.33658/jl.v10i2.84

Abstract

ENGLISHResearch on alternative energy and fertilizer has been done and applied, but the public not interest yet to make this alternative energy and fertilizer. This is due to the huge costs, the process is complicated, and low economic value . Biogas processing, liquid fertilizers and solid. If the large volume of water mix will increase the volume of the reactor and the implications for the huge cost . The research objective was to determine variations in the sample which is capable of representing the processing of the biogas process and product stability. The method used in laboratory scale experiments and determination of the best results using factor analysts . The results of the research is reactor B and A that can be used as a reference treatment that produces biogas manure optimal, and the volume of 0.56 liters of biogas per one kilogram of cow dung with a processing time of 38 days. INDONESIAPenelitian mengenai energi dan pupuk alternatif sudah banyak dilakukan dan diterapkan, akan tetapi minat masyarakat untuk membuat energi dan pupuk alternatif ini belum ada. Hal ini disebabkan oleh biaya yang besar, prosesnya yang rumit, dan nilai ekonominya rendah. Pengolahan biogas, pupuk cair dan padat. Jika dengan volume campuran air yang besar akan membesarkan volume reaktor dan berimplikasi pada besarnya biaya. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui variasi sampel mana yang mampu mewakili proses pengolahan dengan kesetabilan proses dan produk biogas. Metode yang digunakan percobaan skala laboratorium dan penentuan hasil terbaik menggunakan analis faktor. Hasil penelitian yaitu reaktor B dan A yang dapat digunakan sebagai acuan pengolahan kotoran sapi yang menghasilkan biogas optimal, dan volumenya 0,56 liter biogas setiap satu kilogram kotoran sapi dengan waktu pengolahan 38 hari.
PERANAN SARANA PELAYANAN KESEHATAN DALAM PEMBERIAN ASI EKSKLUSIF : STUDI PADA PEGAWAI NEGERI SIPIL DI KECAMATAN PATI Aeda Ernawati
Jurnal Litbang: Media Informasi Penelitian, Pengembangan dan IPTEK Vol 10, No 2 (2014): Desember
Publisher : Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (BAPPEDA) Kabupaten Pati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (90.162 KB) | DOI: 10.33658/jl.v10i2.85

Abstract

ENGLISHRegulation of Pati Regency No. 54, 2012 includes the obligation for health facilities to support the increase of breastfeeding. The purpose of this study was to illustrate the role of health facilities to support breastfeeding among mothers who work as civil servant in Pati Regency. This research used qualitative approach. Subjects were chosen using snowball sampling. Data were analyzed descriptively. The results show that some informants failed to give exclusive breastfeeding for 6 months to their child. It caused they gave infant formulas to their baby during first six months. Not all health facilities have implemented 10 steps of exclusive breastfeeding, such as: (1) socialization of the exclusive breastfeeding necessity toward pregnant mothers; (2) Guidance for delivery mother to do first breastfeeding initiative; (3) Avoidance for feeding infant, except with breastfeeding; (4) Conducting rooming in. The efforts are needed to increase exclusive breastfeeding among civil servants in Pati Regency by providing support for health facilities to run 10 steps to succesful breastfeeding and preventing infant formula promotion. INDONESIAPerbup Pati No. 54 Tahun 2012 berisi antara lain kewajiban instansi pelayanan kesehatan dalam upaya peningkatan pemberian ASI. Tujuan penelitian untuk menggambarkan peranan dukungan sarana pelayanan kesehatanan dalam pemberian ASI eksklusif pada ibu yang bekerja sebagai PNS Pemerintah Kabupaten Pati. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif. Pemilihan subjek penelitian menggunakan teknik snowball sampling. Data dianalisis secara deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan belum semua informan berhasil memberikan ASI eksklusif pada anaknya. Penyebab kegagalan pemberian ASI eksklusif karena bayi diberi susu formula pada saat bayi baru lahir atau diberi susu formula sebelum usia 6 bulan. Belum semua sarana pelayanan kesehatan melaksanakan 10 langkah menyusui eksklusif. Diantara langkah yang belum dilakukan adalah: 1) Sosialisasi pentingnya ASI eksklusif kepada semua ibu hamil; 2) Membantu pelaksanaan inisiasi menyusui dini pada ibu yang melahirkan 3) Tidak memberikan makanan dan minuman apapun selain ASI pada bayi baru lahir; 4) Melakukan rawat gabung. Perlu upaya untuk meningkatkan pemberian ASI eksklusif di kalangan Pegawai Negeri Sipil Kabupaten Pati melalui peningkatan dukungan sarana pelayanan kesehatan dengan melaksanakan semua langkah dari 10 langkah menuju keberhasilan menyusui serta tidak mempromosikan susu formula baik secara langsung maupun tidak langsung.
KEBIJAKAN PEMBANGUNAN PEMBERDAYAAN USAHA INDUSTRI TAPIOKA DI KABUPATEN PATI Suroso Suroso
Jurnal Litbang: Media Informasi Penelitian, Pengembangan dan IPTEK Vol 10, No 2 (2014): Desember
Publisher : Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (BAPPEDA) Kabupaten Pati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (106.469 KB) | DOI: 10.33658/jl.v10i2.80

Abstract

ENGLISHPati Regency has a great potential in tapioca industries but the products are not feasible for big industries. Objectives of the research are: (1) to analyze the availability of raw materials for tapioca industries; (2) to analyze the role of tapioca industries in economic development; (3) to analyze the role of tapioca industries in social development; and (4) to analyze the competitiveness of tapioca industries in the study area. The research uses descriptive-quantitative approach. The research uses primary and secondary data. Data collecting uses techniques of interview, field-events and document observation. The analysis uses descriptive. There are some findings in the research. Firstly, the existing product of tapioca has a proportion rate 83.169% of the local raw materials. Secondly, the role of tapioca industries in the economic development is relatively good, in the second rating position among small and medium scale industries with the economic value 233,239,350,000 Rupiahs monthly. Thirdly, the role of tapioca industries in the social development is relatively good, in the third rating position among small and medium scale industries by employing of 3,617 workers. Fourthly, the competitiveness of tapioca industries in the study area is not relatively optimal, which is indicated by: (a) selling out raw materials, (b) the big industries are not willing to use the local tapioca products because of not feasible quality. INDONESIAKabupaten Pati memiliki potensi besar dalam industri tapioka tetapi produk tapioka dianggap kurang layak bagi industri besar. Tujuan Penelitian untuk : (1) menganalisa ketersediaan bahan baku usaha industri tapioka, (2) menganalisa peran usaha industri tapioka dalam pembangunan ekonomi, (3) menganalisa peran usaha industri tapioka dalam pembangunan sosial penyerapan tenaga kerja, (4) menganalisa daya saing usaha industri tapioka di area studi. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif. Penelitian menggunakan data primer dan data sekunder. Pengumpulan data dengan teknik wawancara, observasi lapangan dan observasi dokumen. Analisis data secara analisis deskriptif. Ada beberapa temuan dalam penelitian ini. Pertama, eksistensi produksi tapioka berada pada proporsi sebesar 83,169% dari potensi bahan baku lokal yang tersedia. Kedua, peran usaha industri tapioka dalam pembangunan ekonomi relatif baik, menempati peringkat 2 diantara UKM unggulan daerah dengan nilai ekonomi produksi per bulan sebesar Rp233.239.350.000,00. Ketiga, peran usaha industri tapioka dalam pembangunan sosial penyerapan tenaga kerja relatif baik, menempati peringkat 3 diantara UKM dengan penyerapan tenaga kerja sebanyak 3.617 orang. Keempat, daya saing usaha industri tapioka di area studi relatif kurang optimal terindikasi: (a) sebagian bahan baku lokal (ketela) dijual ke luar daerah karena penawaran harga yang kurang kompetitif, (b) perusahaan besar belum mau menggunakan produk tapioka tersebut dengan alasan kualitas kurang layak.
TABOO IN PREGNANCY (Study in Pakem and Jrahi, Pati Regency) Aeni, Nurul
Jurnal Litbang: Media Informasi Penelitian, Pengembangan dan IPTEK Vol 10, No 2 (2014): Desember
Publisher : Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (BAPPEDA) Kabupaten Pati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (103.022 KB) | DOI: 10.33658/jl.v10i2.86

Abstract

ENGLISHThe practices of maternal care during pregnancy are still found in some areas in Pati Regency. This research aims to describe taboo during pregnancy in Pakem and Jrahi villages in Pati Regency. This research used qualitative method with ethnography approach. Informants used in this research were pregnant mothers with have more than seven month pregnancy, mother who have less than 2 month baby, public figures, and Family health section on Health Institutionof Pati Regency. This research used primary data which were obtained by depth-interview and observation and secondary data which were obtained by relevant documents. Data were analyzed descriptively. Results of this research were: (1) the forms of taboo during pregnancy were food restrictions and behaviors; (2) the aim of taboo during pregnancy was to have prominent and health baby, besides to get spontaneous delivery. (3) Jrahi villagers applied taboo more strictly than Pakem villagers. INDONESIAPraktik perawatan kehamilan berbasis budaya masih ditemukan di beberapa wilayah di Kabupaten Pati. Tujuan penelitian ini adalah menggambarkan pantangan dalam perawatan kehamilan di Desa Pakem dan Desa Jrahi Kabupaten Pati. Penelitian menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan etnografi. Informan penelitian adalah ibu hamil dengan usia kandungan lebih dari 7 bulan, ibu yang telah melahirkan dengan usia bayi kurang dari 2 bulan, tokoh adat, dan Bagian Kesehatan Keluarga Dinas Kesehatan Kabupaten Pati. Data yang digunakan dalam penelitian adalah data primer yang didapatkan melalui wawancara mendalam dan observasi, serta data sekunder yang didapatkan melalui dokumen yang relevan. Pengolahan data menggunakan metode deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) pantangan selama kehamilan berupa pantangan makanan dan perilaku (1) tujuan dari pantangan selama kehamilan adalah mendapatkan keturunan yang sehat dan sempurna serta diberikan kemudahan dalam persalinan. (3) Masyarakat Desa Jrahi lebih ketat dalam melaksanakan pantangan dibandingkan masyarakat Desa Pakem.
PENGEMBANGAN PERLUASAN AREAL TANAM DALAM PENINGKATAN PRODUKSI KACANG TANAH (Arachis hypogaea L) DI KABUPATEN PATI Sutrisno Sutrisno
Jurnal Litbang: Media Informasi Penelitian, Pengembangan dan IPTEK Vol 10, No 2 (2014): Desember
Publisher : Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (BAPPEDA) Kabupaten Pati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (93.846 KB) | DOI: 10.33658/jl.v10i2.81

Abstract

ENGLISHPeanuts are legumes commodity important after soybeans. Objectives of the research are to identify internal environment , external and formulate development strategies planting expansion in increased peanuts production in Pati regency. The research method uses descriptive with primary data source derived from observation and in-depth interviews with informants department of agriculture crops and livestock, farmer instructor, Agricultural Extension, community leaders, peanut farmers and stakeholders in 8 subdistrict centers of peanut plants, while the secondary data obtained from relevant documents. Data analysis using descriptive and SWOT . The results showed, among others : (1) land optimization with the support of the implementation of PAT peanut program, (2) improving institutional effectiveness and institutional farmer extension. INDONESIAKacang tanah merupakan komoditas kacang-kacangan yang penting setelah kedelai. Penelitian ini bertujuan untuk mengindentifikasi lingkungan internal, eksternal dan merumuskan strategi pengembangan perluasan tanam dalam peningkatan produksi kacang tanah di Kabupaten Pati. Metode penelitian menggunakan deskriptif dengan sumber data primer berasal dari observasi dan wawancara mendalam dengan narasumber Dispertannak, Mantri tani, Penyuluh Pertanian, Tokoh masyarakat, petani kacang tanah dan Stakeholders di 8 Kecamatan sentra tanaman kacang tanah, adapun data sekendair diperoleh dari dikumen yang relevan. Analisis data menggunakan deskriptif dan SWOT analisis. Hasil penelitian menunjukkan antara lain: optimasi lahan dengan dukungan pelaksanaan program PAT kacang tanah dan meningkatkan efektivitas kelembagaan penyuluhan dan kelembagaan petani.
PENGAMBILAN KEPUTUSAN SEBAGAI PEKERJA SEKS KOMERSIAL (PSK) PADA REMAJA LAKI-LAKI (Studi Kasus Terhadap Remaja Laki-Laki Pelaku Prostitusi Di Kabupaten Pati) Siti Qorrotu Aini
Jurnal Litbang: Media Informasi Penelitian, Pengembangan dan IPTEK Vol 10, No 2 (2014): Desember
Publisher : Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (BAPPEDA) Kabupaten Pati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (101.084 KB) | DOI: 10.33658/jl.v10i2.87

Abstract

ENGLISHThe phenomenon of MSM (Men Sexual associated with man) is rapidly evolving, no longer limited to personal relationships but it is up to the commercial. Some adolescent boys had decided to become commercial sex workers. The purpose of this study was to describe the decision making process of teenage boys to become commercial sex workers. The research method is qualitative descriptive approach. Primary data were obtained by interview and observation. Secondary data were obtained from documents relevant agencies. Key informants numbered 2 teen boys sex workers by means of purposive sampling. The results showed that the decision to sex work through several stages including: assessing information, assess alternatives exist, consider alternatives, make commitments, and persist despite negative feedback. INDONESIAFenomena LSL (Lelaki berhubungan Seksual dengan Lelaki) semakin merebak, tidak lagi sebatas hubungan pribadi tetapi sudah sampai ranah komersial. Beberapa remaja laki-laki sudah memutuskan untuk menjadi Pekerja Seks Komersial. Tujuan penelitian ini adalah untuk menggambarkan proses pengambilan keputusan remaja laki-laki untuk menjadi pekerja seks komersial. Metode penelitian adalah kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Data primer diperoleh dengan wawancara dan observasi. Data sekunder diperoleh dari dokumen instansi terkait. Informan kunci berjumlah 2 remaja laki-laki pekerja seks komersial dengan cara purposif sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengambilan keputusan menjadi pekerja seks komersial melalui beberapa tahap diantaranya: menilai informasi, menilai alternatif-alternatif yang ada, mempertimbangkan alternatif, membuat komitmen, bertahan meskipun ada feedback negatif.
TINJAUAN KUALITAS DAN DAMPAK EKONOMI KONSENTRASI TOTAL DISSOLVED SOLID (TDS) AIR DI AREA PERTAMBAKAN DESA BULUMANIS KIDUL Herna Octivia Damayanti
Jurnal Litbang: Media Informasi Penelitian, Pengembangan dan IPTEK Vol 10, No 2 (2014): Desember
Publisher : Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (BAPPEDA) Kabupaten Pati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (314.111 KB) | DOI: 10.33658/jl.v10i2.82

Abstract

ENGLISHHigh Total Dissolved Solid (TDS) concentration can increase salinity ultimately reduce the availability of dissolved oxygen (DO). Objectives of the research are to Bulumanis Kidul village aquaculture area : (1) determine the irrigation channels TDS concentration, (2) determine the fishpond pools TDS concentration, (3) conduct the aquaculture economic review to fishpond pools water exchange. This research used descriptive method. Primary data is TDS data of water samples taken on July 7, 2013 and secondary data from the relevant documents. Sampling of water in Bugag and Daleman irrigation canal, Block Kali Bugag 6 samples and Block Kali Daleman 3 samples. Analysis data by descriptive analysis. TDS concentration data of water sample compared with Class III water quality criteria in the Goverment Regulation Number 82 of 2001. While results of literature and documents study are presented in narrative form. The results are : (1) TDS concentration in Bugag and Daleman irrigation canal not fulfill the Class III water quality criteria, (2) TDS concentration in and Block Kali Bugag and Block Kali Daleman fishpond pool not fulfill Class III water quality criteria, (3) the water exchange or mixing in a short time due to the unfavorable water source conditioncan reduce the business profit. INDONESIAKonsentrasi Total Dissolved Solids (TDS) tinggi dapat meningkatkan salinitas yang akhirnya mengurangi ketersediaan oksigen terlarut (DO). Tujuan penelitian adalah untuk area pertambakan Desa Bulumanis kidul : (1) mengetahui konsentrasi TDS saluran irigasi, (2) mengetahui konsentrasi TDS kolam tambak, (3) melakukan tinjauan ekonomi terhadap penggantian air kolam tambak. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif. Data primer yaitu data TDS sampel air yang diambil pada 7 Juli 2013 dan data sekunder dari dokumen yang relevan. Pengambilan sampel air di saluran irigasi Bugag dan Daleman, Blok Kali Bugag sebanyak 6 sampel dan Blok Kali Daleman sebanyak 3 sampel. Analisis data secara deskriptif. Data konsentrasi TDS sampel air dibandingkan dengan kriteria mutu air kelas III dalam PP No. 82 Tahun 2001. Sedangkan hasil studi literatur dan dokumen disajikan dalam bentuk narasi. Hasil penelitian adalah (1) konsentrasi TDS di saluran irigasi Bugag dan Daleman tidak memenuhi kriteria mutu air kelas III; (2) konsentrasi TDS di kolam tambak Blok Kali Bugag dan Blok Kali Daleman tidak memenuhi kriteria mutu air kelas III; (3) penggantian atau pencampuran air dalam waktu yang singkat karena kondisi sumber air yang kurang baik dapat mengurangi keuntungan usaha.

Page 1 of 1 | Total Record : 8