cover
Contact Name
Jatmiko Wahyudi
Contact Email
jatmiko.mil@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
jurnal.litbangpati@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kab. pati,
Jawa tengah
INDONESIA
Jurnal Litbang: Media Informasi Penelitian, Pengembangan dan IPTEK
ISSN : 19782306     EISSN : 26556618     DOI : -
Core Subject : Education,
Jurnal Litbang diterbitkan oleh Badan Perencanaan Pengembangan Daerah (BAPPEDA) Kabupaten Pati dengan p-ISSN 1978-2306 dan e-ISSN 2655-6618. Jurnal Litbang terbit dua kali dalam setahun yaitu pada Bulan Juni dan Bulan Desember.
Arjuna Subject : -
Articles 8 Documents
Search results for , issue "Vol 11, No 2 (2015): Desember" : 8 Documents clear
PERSEPSI MASYARAKAT TERHADAP KEBERADAAN INDUSTRI TEPUNG IKAN DITINJAU DARI TINGKAT KEBAUAN, BAU DAN AIR LIMBAH (Studi Kasus di Desa Purworejo Kecamatan Pati) Arieyanti Dwi Astuti
Jurnal Litbang: Media Informasi Penelitian, Pengembangan dan IPTEK Vol 11, No 2 (2015): Desember
Publisher : Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (BAPPEDA) Kabupaten Pati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (100.07 KB) | DOI: 10.33658/jl.v11i2.67

Abstract

ENGLISHIndustry and people who live around the industry area are two component that affect each other. The indutrial activities have impacts for the surrounding communities, positive and negative effects. This research aims to describe the public perception about level of odor, odor and wastewater. Location of the research in Purworejo Village, Pati Subdistrict. Research method is descriptive with quantitative qualitative approach. Data source of primary data obtained from questionnaires and interviews. The results of the research show that the public perception for : a) Sub variable level of odor included in the category “Sangat Menyengat” with score 123; 2) Sub variable odor included in the category “Sangat Terganggu” with score 115; 3) Sub variable wastewater included in the category “Sangat Terganggu” with score 111. INDONESIAIndustri dan masyarakat yang bermukim disekitarnya merupakan dua komponen yang saling mempengaruhi. Aktivitas industri tersebut memberi dampak bagi masyarakat sekitarnya, baik dampak positif dan negatif. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui persepsi masyarakat terhadap keberadaan industri pembuatan tepung ikan ditinjau dari tingkat kebauan, bau/aroma serta air limbah yang ditimbulkan. Lokasi penelitian berada di Desa Purworejo Kabupaten Pati. Metode penelitian adalah deskriptif dengan pendekatan kuantitatif kualitatif. Sumber data berupa data primer dari pengamatan kuesioner dan wawancara. Hasil penelitian yaitu persepsi masyarakat untuk ; 1) Sub variabel tingkat kebauan masuk dalam kategori sangat menyengat dengan total nilai skor 123; 2) Sub variabel bau/aroma masuk dalam kategori sangat terganggu dengan nilai skor 115; 3) Sub variabel air limbah adalah termasuk dalam kategori Tidak Terganggu dengan total nilai skor 111.
FAKTOR RISIKO BAYI BERAT LAHIR RENDAH DITINJAU DARI KUALITAS PELAYANAN KESEHATAN DAN FAKTOR KEHAMILAN (Studi di Puskesmas Margorejo dan Puskesmas Juwana di Kabupaten Pati) Aeda Ernawati
Jurnal Litbang: Media Informasi Penelitian, Pengembangan dan IPTEK Vol 11, No 2 (2015): Desember
Publisher : Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (BAPPEDA) Kabupaten Pati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (104.554 KB) | DOI: 10.33658/jl.v11i2.68

Abstract

ENGLISHMaternal conditions affect the growth and development of the fetus. The purposes of his study is to analyze the risk factors for LBW (Low Birth Weight) in Public Health Center Juwana and Margorejo of maternal factors including: maternal age, parity, Upper Arm Circumference size, education level and family income level. This study used case control design, in which each group had 32 cases. Statistical analysis used chi square, while risk estimation used odds ratio. The results shows that risk factors of LBW in Public Health Center Juwana and Margorejo is household income level (OR = 3.645 and p = 0.024), while mother age, parity, arm circumference size, and education levels are not associated with LBW. The effort to increase household income should be done by all stakeholders cooperatively to prevent LBW. INDONESIAKesehatan ibu sangat berpengaruh terhadap pertumbuhan dan perkembangan janin yang dikandungnya. Tujuan penelitian untuk untuk menganalisis faktor risiko kejadian BBLR di Puskesmas Juwana dan Puskesmas Margorejo ditinjau dari faktor ibu yang meliputi: usia ibu, paritas, ukuran LILA, tingkat pendidikan, dan tingkat pendapatan keluarga. Penelitian ini menggunakan desain kasus kontrol dengan jumlah sampel masing-masing 32 responden. Uji statistik menggunakan chi square dan estimasi risiko menggunakan odd rasio. Hasil penelitian menunjukkan faktor ibu yang menjadi faktor risiko kejadian BBLR di Puskesmas Juwana dan Puskesmas Margorejo adalah tingkat pendapatan keluarga (OR=3,645 dan p=0,024). Usia ibu, paritas, ukuran LILA, tingkat pendidikan tidak berhubungan dengan kejadian BBLR. Perlu kerja sama dengan semua pihak untuk meningkatkan pendapatan masyarakat untuk mencegah terjadinya BBLR.
KEBIJAKAN REDUKSI INEFISIENSI PEMBIAYAAN PENYELENGGARAAN SEKOLAH DASAR NEGERI (SDN) DAN PENYEDIAAN KECUKUPAN GURU DI KABUPATEN PATI Suroso Suroso
Jurnal Litbang: Media Informasi Penelitian, Pengembangan dan IPTEK Vol 11, No 2 (2015): Desember
Publisher : Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (BAPPEDA) Kabupaten Pati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (107.356 KB) | DOI: 10.33658/jl.v11i2.69

Abstract

ENGLISHThere are indications of inefficiency in conducting education in Pati Regency. The objectives of the research are: (1) to analyze inefficiency of conducting state slementary schools; and (2) to analyze potential inefficiency of providing teacher adequacy for state elementary schools in the study area.The research uses descriptive approach. The data consist of primary data and secondary ones. Data collecting uses techniques of interview, survey and document observation. The analysis uses descriptive one. There are 4 main findings in the research. Firstly, the provided classrooms based on students of state elementary schools are adequate in the ratio between classrom and students 1 : 21. Secondly, the provided classrooms based on learner-groups of state elementary schools are not adequate in the status shortage 9 classrooms.Thirdly, the provided teachers based on students of state elementary schools are not adequate in the status shortage 56 teachers and the provided teachers based on learner-groups of state elementary schools are not adequate in the status shortage 1.492 teachers.Fourthly, there is a gap between teacher adequacy based on students and teacher adequacy based on learner-groups of state elementary schools namely 1.436 teachers. Assuming the salaries and incentives for a teacher 70 millions Rupiahs, the potential inefficency is approximately 100,520,000,000 Rupiah a year. However, policy for merging state elementary schools should be conducted to improve efficiency of providing teachers and financial education. INDONESIAAda indikasi inefisiensi dalam penyelenggaraan pendidikan di Kabupaten Pati. Penelitian ini memiliki tujuan: (1) menganalisa inefisiensi penyelenggaraan SDN; dan (2) menganalisa potensi inefisiensi penyediaan guru SDN di area studi. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif-kuantitatif. Data penelitian meliputi data primer dan data skunder. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan teknik observasi, wawancara dan survey. Analisis data menggunakan analisis deskriptif. Penelitian ini memiliki 4 temuan utama. Pertama, Standar kecukupan prasarana (ruang kelas) SDN berbasis peserta didik sudah terpenuhi dengan perbandingan ruang kelas terhadap peserta didik sebesar 1 : 21. Kedua, Standar kecukupan prasarana (ruang kelas) SDN berbasis rombel belum terpenuhi dengan kekurangan 9 ruang kelas. Ketiga, Standar kecukupan guru SDN berbasis peserta didik belum terpenuhi dengan status kurang 56 guru dan standar kecukupan guru SDN berbasis rombel belum terpenuhi dengan status kurang 1.492 guru. Keempat, Ada nilai beda batas kecukupan guru SDN berbasis peserta didik dan kecukupan tenaga guru SDN berbasis rombel sebesar 1.436 yang memberikan indikasi potensi inefisiensi. Dengan asumsi gaji dan tunjangan per guru 70 juta per tahun maka ada potensi inefisiensi sebesar Rp. 100.520.000.000 (100,52 milyar rupiah) per tahun. Oleh karena itu, kebijakan rasionalisasi SDN dan normalisasi rombel perlu dilakukan untuk efisiensi guru dan pembiayaan pendidikan.
STRATEGI PENGEMBANGAN INDUSTRI IKAN PINDANG SKALA SEDANG DAN BESARDI KABUPATEN PATI Herna Octivia Damayanti
Jurnal Litbang: Media Informasi Penelitian, Pengembangan dan IPTEK Vol 11, No 2 (2015): Desember
Publisher : Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (BAPPEDA) Kabupaten Pati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (95.724 KB) | DOI: 10.33658/jl.v11i2.64

Abstract

ENGLISHProcessed form of marine fisheries that quite popular in Pati regency is boiled fish. The medium and large scale boiled fish industry can accelerate the growth of fishery and marine sector. The purpose of study is to formulate alternative strategies for developing medium and large scale boiled fish industries in Pati regency. The research used quantitative descriptive method and was condusted in March 2014. Primary data were obtained through interview with medium and large scale boiled fish employers, while secondary data were derived from relevant documents from marine and fisheries agency of Pati regency. Respondents were chosen using purposive sampling. Data were analyzed using SWOT and QSPM. Results of the research showed that the first priority strategy was improving the performance of association of boiled fish employers so it can be made a common agreement on the business management system and the boiled fish industry standard marketable products, with TAS value 4.948. INDONESIABentuk olahan hasil perikanan laut yang cukup populer di Kabupaten Pati adalah ikan pindang. Industri ikan pindang skala sedang dan besar dapat mempercepat pertumbuhan ekonomi dari sektor perikanan dan kelautan. Tujuan penelitian ini adalah untuk merumuskan alternatif strategi untuk pengembangan industri ikan pindang skala sedang dan besar di Kabupaten Pati. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kuantitatif dan dilaksanakan pada bulan Maret 2014. Sumber data primer yang diperoleh melalui wawancara dengan pengusaha pemindangan ikan skala sedang dan besar. Sedangkan data sekunder berasal dari dokumen relevan Dislautkan Kab. Pati. Metode pemilihan sampel responden dengan pendekatan purposive sampling. Analisis data dilakukan dengan analisis SWOT dan untuk menentukan prioritas strategi menggunakan analisis QSPM. Hasil penelitian yaitu prioritas strategi pertama adalah peningkatan kinerja wadah perhimpunan pengusaha ikan pindang sehingga dapat dibuat kesepakatan bersama tentang sistem manajemen usaha industri ikan pindang dan standar produk yang layak jual, dengan nilai TAS 4,948.
KENAKALAN REMAJA AWAL DI LINGKUNGAN SEKOLAH DITINJAU DARI KETIDAKHADIRAN ORANG TUA KARENA MERANTAU Aini, Siti Qorrotu
Jurnal Litbang: Media Informasi Penelitian, Pengembangan dan IPTEK Vol 11, No 2 (2015): Desember
Publisher : Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (BAPPEDA) Kabupaten Pati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (81.049 KB) | DOI: 10.33658/jl.v11i2.70

Abstract

ENGLISHEarly adolescent phase that coincided with the beginning of secondary school age have characteristics that emotionally still volatile because of the influence of hormonal changes in adolescents. This forms a distinctive characteristic in early adolescence which includes aspects social behavior, moral, religious, affective, cognitive and personality. The reviewed purpose is to explain the potential of early adolescent delinquency in the school environment on students whose parents migrated for temporary. Adolescent phase needs nurturing, guidance, direction and supervision. The parents roles is needed for the success of adolescent development. Adolescent who left by their parents for temporal migration have psychosocial youth impact in their school life. Adolescent beside studied academicly also required to comply with the applicable rules at school. Adolescent who are left for temporal migration and have psychosocial problem, forms of delinquency includes substance abuse such as alcohol, behavioral problems includes coming late, ditching, not doing homework, words are rude, alcohol, viewing pornography, fighting, courting school environment, write inappropriate words on the walls of the bathroom and indications brawl. INDONESIAFase remaja awal yang bertepatan dengan usia sekolah menengah memiliki karakteristik yang secara emosional masih bergejolak karena pengaruh perubahan hormonal dalam diri remaja. Hal ini membentuk karakteristik yang khas pada masa remaja awal yang meliputi aspek perilaku sosial, moral, religi, afeksi, kognitif dan kepribadian. Tujuan penulisan untuk menjelaskan potensi kenakalan remaja awal di lingkungan sekolah pada siswa yang orang tuanya merantau. Fase remaja membutuhkan pengasuhan, bimbingan, arahan dan pengawasan. Peran orang tua sangat dibutuhkan untuk keberhasilan perkembangan anak remaja. Remaja yang ditinggal orang tuanya merantau memiliki dampak psikososial remaja dalam kehidupannya bersekolah. Remaja, selain belajar secara akademis juga dituntut untuk mematuhi aturan yang berlaku disekolah. Remaja yang ditinggal merantau dan memiliki masalah psikosial, bentuk-bentuk kenakalannya meliputi penyalahgunaan zat berupa minuman keras, masalah perilaku meliputi terlambat, membolos, tidak mengerjakan tugas/PR, perkataan yang kasar, minuman keras, melihat pornografi, berkelahi, pacaran dilingkungan sekolah, menulis kata-kata tidak pantas di tembok kamar mandi dan indikasi tawuran.
FAKTOR-FAKTOR LINGKUNGAN YANG MEMPENGARUHI PENGEMBANGAN BUDIDAYA BAWANG MERAH (Allium ascalonicum, sp) DI KABUPATEN PATI Sutrisno Sutrisno
Jurnal Litbang: Media Informasi Penelitian, Pengembangan dan IPTEK Vol 11, No 2 (2015): Desember
Publisher : Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (BAPPEDA) Kabupaten Pati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (107.162 KB) | DOI: 10.33658/jl.v11i2.65

Abstract

ENGLISHOnion is one of the featured vegetable commodities that have long been cultivated by farmers intensively. This study aims to analyze the factors internal and external environment (IE) in the development of onion cultivation in Pati regency. Research used descriptive method with data sources derived from primary and secondary data. Analysis of data using the strategy formulation consisting of (1) Matrix Internal Factor Evaluation (IFE) and External Factor Evaluation (EFE), (2) Matrix Internal External (IE). The results showed the total value of the average score of 2.67 on a matrix IFE located on the cell II (on average), while the total score of the matrix EFE gained an average of 2.80 lies in cell IV (moderate). These results position the development of onion cultivation in Pati regency in cell II and IV, called a strategy to grow and build. INDONESIABawang merah merupakan salah satu komoditas sayuran unggulan yang sejak lama telah diusahakan oleh petani secara intensif. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor lingkungan internal dan eksternal (IE) dalam pengembangan budidaya bawang merah di Kabupaten Pati. penelitian menggunakan metode deskriptif dengan sumber data berasal dari data primer dan sekunder. Analisis data menggunakan formulasi strategi terdiri dari (1) Matriks Internal Factor Evaluation (IFE) dan External Factor Evaluation (EFE), (2) Matriks Internal External (IE). Hasil penelitian menunjukkan nilai total skor rata-rata pada matriks IFE sebesar 2,67 terletak pada sel II (rata-rata), sedangkan matriks EFE memperoleh total skor rata-rata sebesar 2,80 terletak pada sel IV (sedang). Hasil tersebut menempatkan posisi pengembangan budidaya bawang merah di Kabupaten Pati pada sel II dan IV, disebut strategi tumbuh dan membangun.
PENERAPAN PENDEKATAN DISCON UNTUK MENINGKATKAN AKTIVITAS DAN HASIL BELAJAR TATA NAMA SENYAWA (Studi Pada Siswa Kelas X SMA N 1 PATI) Idha Nurhayati
Jurnal Litbang: Media Informasi Penelitian, Pengembangan dan IPTEK Vol 11, No 2 (2015): Desember
Publisher : Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (BAPPEDA) Kabupaten Pati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (98.019 KB) | DOI: 10.33658/jl.v11i2.71

Abstract

ENGLISHResults of studying chemistry class X SMA N 1 Pati from year to year in material Nomenclature Compounds are always low. The research objective was to determine the increase in activity and learning outcomes of chemical compounds on the material Nomenclature for class X MIA 9 SMA Negeri 1 Pati, by applying the approach DISCON (Discovery-Contectual) and games Tameo (Take Me Out). The research method is descriptive with qualitative and quantitative approaches, implemented January to March 2014 in SMA Negeri 1 Pati. The primary source is obtained from class X MIA 9 SMA Negeri 1 Pati consisting of 34 students (24 girls and 10 boys) and partner teachers. While secondary data derived from the study documents. Descriptive data were analyzed qualitatively and quantitatively. Results of the research is the liveliness of students in active and very active categories of the initial condition of 58.82%; cycle 1 of 73.53%; cycles 2 of 91.17%. The average value of 71.35 with an initial condition in classical learning completeness 64.71%; cycle1 of the average value of 76.94 with a classical mastery learning 76.47%; cycle 2 average value of 84.29 with a classical mastery learning 85.30%. Affective value in cycle 1 in the category of good and very good by 70.58%; cycle 2 of 88.23. INDONESIAHasil belajar kimia siswa kelas X SMA N 1 Pati dari tahun ke tahun pada materi Tata Nama Senyawa selalu rendah. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui peningkatan aktifitas dan hasil belajar kimia pada materi Tata Nama Senyawa bagi siswa kelas X MIA 9 SMA Negeri 1 Pati, dengan menerapkan pendekatan Discon (Discovery-Contectual) dan permainan Tameo (Take Me Out). Metode penelitian yaitu deskriptif dengan pendekatan kualitatif dan kuantitatif, dilaksanakan bulan Januari sampai Maret 2014 di SMA Negeri 1 Pati. Sumber primer diperoleh dari siswa kelas X MIA 9 SMA Negeri 1 Pati yang terdiri dari 34 siswa (24 siswa perempuan dan 10 siswa laki-laki) dan guru mitra. Sedangkan data sekunder berasal dari dokumen pembelajaran. Analisis data dilakukan secara deskriptif kualitatif dan kuantitatif. Hasil penelitian yaitu keaktifan belajar siswa pada kategori aktif dan sangat aktif kondisi awal 58,82%; siklus 1 sebesar 73,53%; siklus 2 sebesar 91,17%. Nilai rata-rata kondisi awal 71,35 dengan ketuntasan belajar secara klasikal 64,71%; siklus 1 nilai rata-rata 76,94 dengan ketuntasan belajar secara klasikal 76,47%; siklus 2 nilai rata-rata 84,29 dengan ketuntasan belajar secara klasikal 85,30%. Nilai afektif pada siklus 1 pada kategori baik dan sangat baik sebesar 70,58 %; siklus 2 sebesar 88,23.
PEMETAAN POTENSI BIOGAS DAN PUPUK DARI KOTORAN SAPI UNTUK MENDUKUNG WISATA PAMELO DI DESA BAGENG KECAMATAN GEMBONG KABUPATEN PATI Hermain Teguh Prayitno
Jurnal Litbang: Media Informasi Penelitian, Pengembangan dan IPTEK Vol 11, No 2 (2015): Desember
Publisher : Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (BAPPEDA) Kabupaten Pati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (509.658 KB) | DOI: 10.33658/jl.v11i2.66

Abstract

ENGLISHBageng village is a village which has pummelo plant and the highest number of cattle in Gembong Subdistrict. Therefore, this area known as the Pummelo Tourism Village. High number of cattle not followed by good handling of cow waste so that in some areas experience the environmental pollution. To reach the better pummelo tourism village, it necessary to improve the quality of the environment. One of the way is by mapping the potential of biogas from cow waste. This study aims to: 1) describe the condition of cattle in Bageng village; 2) mapping the potential of biogas and manure from cow waste for development of Pummelo. This research is exploratory. The primary data required includes cage density, number of cattle, the amount of pummelo and public information obtained from the questionnaire. Secondary data were obtained from village and subdistrict monograph. Data processing is also reinforced with satellite images of google earth, the google MAP data. The results showed that : 1) The number of cattle counted 508-720 head with 8.7 tons of cow waste/day; 2) The largest biogas potency contained in Rubiyah hamlet Bageng village. From this research are expected the use of cow waste as biogas to meet the energy needs of the communities as well as to meet the needs of Pummelo plant manure. INDONESIADesa Bageng merupakan desa yang memiliki tanaman jeruk pamelo dan jumlah ternak sapi tertinggi di Kecamatan Gembong. Oleh karenanya, daerah ini dikenal sebagai Desa Wisata Pamelo. Jumlah ternak sapi yang tinggi tidak diikuti dengan penanganan kotoran sapi yang baik sehingga di beberapa daerah mengalami pencemaran lingkungan. Untuk menuju Desa Wisata Pamelo yang lebih baik, diperlukan adanya peningkatan kualitas lingkungan. Salah satunya dengan cara pemetaan potensi biogas dari kotoran sapi. Penelitian ini bertujuan untuk: 1) menggambarkan kondisi ternak sapi Desa Bageng; 2) memetakan potensi biogas dan pupuk dari pemanfaatan kotoran sapi untuk perkembangan Jeruk Pamelo. Penelitian ini merupakan penelitian eksploratif. Data primer yang dibutuhkan meliputi kerapatan kandang, jumlah ternak, jumlah jeruk pamelo dan informasi masyarakat yang diperoleh dari kuesioner. Data sekunder diperoleh dari Monografi Desa dan Kecamatan. Pengolahan data juga diperkuat dengan foto citra satelit google earth, data google MAP. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: 1) Jumlah ternak sapi terhitung 508 – 720 ekor dengan 8,7 ton kotoran sapi /hari; 2) Potensi biogas terbesar terdapat di Dukuh Rubiyah Desa Bageng. Dari penelitian ini diharapkan adanya pemanfaatan kotoran sapi sebagai biogas untuk mencukupi kebutuhan masyarakat akan energi sekaligus untuk memenuhi kebutuhan pupuk tanaman Jeruk Pamelo.

Page 1 of 1 | Total Record : 8