cover
Contact Name
Devita Febriani Putri
Contact Email
devita@malahayati.ac.id
Phone
+62811796180
Journal Mail Official
jikk@malahayati.ac.id
Editorial Address
Jln. Pramuka no.27 Kemiling Bandar Lampung, Kode Pos 35152
Location
Kota bandar lampung,
Lampung
INDONESIA
Jurnal Ilmu Kedokteran dan Kesehatan
Published by Universitas Malahayati
ISSN : 23557583     EISSN : 25494864     DOI : https://doi.org/10.33024/.v5i4
Core Subject : Health, Science,
Jurnal Ilmu Kedokteran dan kesehatan (JIKK) menyediakan platform untuk mempublikasikan artikel bidang Kedokteran dan kesehatan yang meliputi: kedokteran komunitas: epidemiologi penyakit, promosi kesehatan kedokteran keluarga pendidikan kedokteran kedokteran klinis: pediatrik, endokrin, reproduksi, muskuloskeletal, respirasi, geriatri, trauma, gastrointestinal. penyakit infeksi, THT, mata, sensoris kedokteran kerja kedokteran olahraga kedokteran dasar (biomedik)
Articles 8 Documents
Search results for , issue "Vol 2, No 3 (2015): Volume 2 Nomor 3" : 8 Documents clear
HUBUNGAN UMUR, PENGTAHUAN DAN PERILAKU KONSUMSI YODIUM DENGAN KEJADIAN GOITER PADA WANITA DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS GEDUNG MENEG KABUPATEN TULANG BAWANG TAHUN 2015 Achmad Farich; Yesi Nurmalasari
Jurnal Ilmu Kedokteran dan Kesehatan Vol 2, No 3 (2015): Volume 2 Nomor 3
Publisher : Prodi Kedokteran Fakultas Kedokteran Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (177.115 KB) | DOI: 10.33024/.v2i3.707

Abstract

Penyakit goiter sendiri cenderungmenyerang para wanita lima sampaidelapan kali lebih besar dibandingkan pria,khususnya Wanita. Wanita rentankekurangan yodium. Puskesmas GedungMeneng merupakan salah satu Puskesmaspelayanan kesehatan dengan kasus goitertertinggi di Kabupaten Tulang Bawang,berdasarkan data Sistem Pencatatan danPelaporan Terpadu (SP2TP) PuskesmasGedung Meneng tahun 2013 prevalensipenderita goiter sebesar 38 orang (17,5%)dan meningkat ditahun 2014 menjadisebesar 52 orang (21,8%). Tujuanpenelitian diketahui hubungan umur,pengetahuan dan perilaku konsumsiyodium dengan kejadian goiter padaWanita di Wilayah Kerja PuskesmasGedung Meneng Kabupaten TulangBawang tahun 2015.Jenis penelitian adalah kuantitatif, desainpenelitian analitik pendekatan crosssectional.Populasi adalah seluruh wanitayang mengalami gangguan tyroidsebesar108 orang besar sampel 86 orang, tekniksampling simplerandom sampling metodelottre Analisis data menggunakan chisquare.Hasil penelitian didapat kejadian goiterpada wanita lebih tinggi pada kategoritidak goiter sebesar 58 orang (67,4%),umur wanita lebih tinggi padakategoritidak berisiko sebesar 44 orang(51,2%), pengetahuan lebih tinggi padakategori kurang baik sebesar 58 orang(67,4%), perilaku konsumsi yodium padawanita lebih tinggi pada kategori tidakmengandung yodium sebesar 50 orang(58,1%). Hasil uji statistik chi squaredidapat ada hubungan umur (p value =0,007 < 0,05), ada hubungan pengetahuan(p value = 0,023 < 0,05) dan ada hubunganperilaku konsumsi yodium (p value =0,004 < 0,05) dengan kejadian goiter padawanita.Diharapkanmanajemen Puskesmas GedungMeneng dapat lebih meningkatkansosialisasi tentang goiter khususnya padawanita usia subur. Dan merencanakanlangkah-lagkah intervensi agar masalahkekurangan yodium di masyarakat bisateratasi.melalui penyuluhan tentangpencegahan terjadinya goiter khususnyapada wanita usia subur
HUBUNGAN KADAR HEMOGLOBIN AIC (HbA1c) DENGAN ULKUS KAKI DIABETIK PADA PENDERITA DIABETES MELITUS TIPE 2 DI RUMAH SAKIT UMUM DAERAH DR. H. ABDUL MOELOEK PROVINSI LAMPUNG PERIODE SEPTEMBER 2014-MARET 2015 Teddy Teddy; Eka Sylvia
Jurnal Ilmu Kedokteran dan Kesehatan Vol 2, No 3 (2015): Volume 2 Nomor 3
Publisher : Prodi Kedokteran Fakultas Kedokteran Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (310.634 KB) | DOI: 10.33024/.v2i3.712

Abstract

Diabetes Melitus adalah salah satu penyakit tidak menular,World Health Organization (WHO) memprediksikan adanya peningkatan jumlahpenderita diabetes yang cukup besar untuk tahun-tahun mendatang. Penyakit DMakan menyebabkan berbagai komplikasi, salah satu komplikasi yang memilikimortalitas dan morbiditas paling tinggi adalah ulkus kaki diabetik. Penyebabutama terjadinya ulkus kaki diabetik adalah hiperglikemia berkepanjangan. Salahsatu parameter kendali glikemik jangka panjang adalah pemeriksaan kadarHemoglobin A1c (HbA1c).Tujuan : penelitian ini adalah Untuk mengetahui hubungan antara kadarHemoglobin A1c (HbA1c) dengan ulkus kaki diabetik pada penderita DM tipe 2.Metode : Penelitian survei analitik dengan desain penelitian cross scetional.Sampel berjumlah 50 responden pada periode Januari – Maret 2015. Uji statistikmenggunakan uji spearman’s, dengan teknik total sampling. Data di peroleh darirekam medik pasien yang lengkap dan dilakukan pemeriksaan HbA1c.Hasil : Dari sampel yang di teliti nilai rerata kadar HbA1c 7,6, kadar HbA1c yangterkontrol yakni sebanyak 11 (22,0%) dan sebanyak 39 orang (78,0%) memilikikadar HbA1c yang tidak terkontrol. Dari 50 responden penelitian didapatkan 24orang (48,0%) yang mengalami ulkus kaki diabetik dan 26 responden tidakmengalami ulkus kaki diabetik. Berdasarkan hasil uji statistik berupa ujispearman’s didapatkan P-value = 0,553 (p-value= >0,05)Kesimpulan : Terdapat hubungan yang bermakna antara kadar HbA1c denganulkus kaki diabetik pada penderita diabetes melitus tipe 2 di RSUD Dr. H. AbdulMoeloek Bandar Lampung periode september 2014 – Maret 2015. (p=0,000).
HUBUNGAN ANATARA USIA DENGAN PREEKLAMSIA PADA IBU HAMIL DI RSUD DR.H.ABDUL MOELOE K BANDAR LAMPUNG 2014 Rina Kriswiatiny; Neno Hasbie Fitriyani
Jurnal Ilmu Kedokteran dan Kesehatan Vol 2, No 3 (2015): Volume 2 Nomor 3
Publisher : Prodi Kedokteran Fakultas Kedokteran Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (134.769 KB) | DOI: 10.33024/.v2i3.708

Abstract

Preeklamsia adalah hipertensi disertai dengan proteinuria dan edema akibat kehamilan setelah usia kehamilan 20 minggu atau segera setelah persalinan. Adapun usia sangat berpengaruh terhadap terjadinya preeklamsia dimana pada wanita dengan usia < 20 tahun atau > 35 tahun kurang baik untuk hamil maupun melahirkan karena kehamilan pada usia ini memiliki resiko tinggi terjadinya keguguran atau kegagalan persalinan, gangguan kehamilan dalam bentuk preeklamsia dan eklamsia, bahkan bisa menyebabkan kematian. Sampai saat ini hubungan antara usia ibu hamil dengan kejadian preeklamsia masih belum jelas dari berbagai penelitian, oleh karena itu penulis menganggap perlu dilakukannya penelitian tentang Hubungan Antara Usia Dengan Preeklamsia Pada Ibu Hamil Di RSUD Dr. H. Abdul Moeloek Bandar Lampung Tahun 2014 Tujuan Penelitian : Mengetahui hubungan antar usia dengan preeklamsia pada ibu hamil di RSUD Dr.H. Abdul Moeloek Bandar Lampung tahun 2014 Metode Penelitian: Jenis penelitian yang digunakan adalah analitik korelasi, dengan menggunakan pendekatan studi cross sectional. Dimana variabel dalam penelitian ini dikumpulkan dalam satu waktu bersamaan untuk mengetahui hubungan anatara usia dengan preeklamsia pada ibu hamil. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 113 orang, teknik pengambulan sampel dengan menggunakan Purposive Sampling Hasil Penelitian : Hasil yang didapat dalam penelitian yaitu, dari 113 kasus preeklamsia menurut usia yaitu usia tidak berisiko sebanyak 52 orang dan usia berisiko sebanyak 61, sedangkan preeklamsia menurut berat ringan nya yaitu preeklamsia ringan sebanyak 53 orang dan preeklamsia berat sebanyak 60 orang. Berdasarkan uji statistik diperoleh nilai p = 0,000 (p <0,50) dan Confidence Intreval (CI) 95%, maka dapat disimpulkan bahwa ada hubungan bermakna antara usia dengan preeklamsia. Dari nilai OR dapat dikatakan bahwa usia berisiko (< 20 tahun atau >35 tahun) 4,1 kali lebih besar terjadinya preeklamsia.. Kesimpulan : Terdapat Hubungan bermakna antara usia dengan preeklamsia di RSUD Dr. H.Abdul Moeloek Bandar Lampung 2014
HUBUNGAN STATUS GIZI TERHADAP PRESTASI BELAJAR SISWA SEKOLAH MENENGAH PERTAMA (SMP) NEGERI 02 BANDAR LAMPUNG TAHUN 2015 Asri Mutiara; Neno Hasbie Fitriyani
Jurnal Ilmu Kedokteran dan Kesehatan Vol 2, No 3 (2015): Volume 2 Nomor 3
Publisher : Prodi Kedokteran Fakultas Kedokteran Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (87.505 KB) | DOI: 10.33024/.v2i3.713

Abstract

Gizi merupakan salahsatu faktor penting yang menentukantingkat kesehatan dan keserasian antaraperkembangan fisik dan perkembanganmental. Ketidakseimbangan antaramakanan yang dikonsumsi menyebabkanmenurunnya kemampuan, konsentrasibelajar, gangguan belajar dan perubahanfisik. Penelitian ini dilakukan dengantujuan mengetahui hubungan statusgizi terhadap prestasi belajar siswaSekolah Menengah Pertama (SMP)Negeri 02 Bandar Lampung.Metode : Penelitian survei analitikdengan desain penelitian crosssectional. Sampel berjumlah 110responden dengan simple randomsampling. Data diperoleh dari datapengukuran berat badan dan tinggibadan di Sekolah Menengah Pertama(SMP) Negeri 02 Bandar Lampung.Hasil : Dari sampel yang ditelitididapatkan responden dengan statusgizi normal sebanyak 59 siswa(53,6%) serta responden dengankelebihan berat badan sebanyak 51(46,3%) dan responden yang memilikitingkat prestasi belajar yangmemenuhi KriteriaKetuntasanMinimum (KKM) ≥ 70sebanyak 96 siswa (87,2%) serta yangmemiliki tingkat prestasi belajardibawah KriteriaKetuntasanMinimum (KKM) < 70sebanyak 14 siswa (12,7%).Berdasarkan hasil uji statistik berupauji Sperman’s rho didapatkanP(value)= 0.00dengan R= 0.581 yangberarti terdapat hubungan yang cukuptinggi antara status gizi denganprestasi belajar.Kesimpulan : Terdapat hubunganyang cukup tinggi antara status giziterhadap prestasi belajar siswaSekolah Menengah Pertama (SMP)Negeri 02 Bandar Lampung.
HUBUNGAN MUTU PELAYANAN DOKTER TERHADAP KEPUASAN PASIEN BPJS DI RUANG RAWAT INAP BEDAH RSUD DR. H. ABDUL MOELOEK PROVINSI LAMPUNG TAHUN 2015 Elitha M Utari; Nita Sahara
Jurnal Ilmu Kedokteran dan Kesehatan Vol 2, No 3 (2015): Volume 2 Nomor 3
Publisher : Prodi Kedokteran Fakultas Kedokteran Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (451.373 KB) | DOI: 10.33024/.v2i3.709

Abstract

Salah satu bentuk pelayanan yang mempengaruhi kepuasanpasien di rumah sakit adalah pelayanan dokter. Kemampuan rumah sakit dalammemenuhi kebutuhan pasien dapat diukur dari tingkat kepuasan pasien.Penelitianini bertujuan untuk mengetahui hubungan mutu pelayanan dokter terhadapkepuasan pasien BPJS di Ruang rawat Inap Bedah RSUD Dr. H. Abdul MoeloekProvinsi Lampung tahun 2015.Metode: Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah jenispenelitian survey analitik dengan pendekatan cross sectional.Subjek padapenelitian ini adalah seluruh pasien Ruang rawat Inap Bedah RSUD Dr. H. AbdulMoeloek Provinsi Lampung. Sampel dalam penelitian ini menggunakan totalpopulasi sebesar 318 orang. Pengumpulan data dengan menggunakankuesioner.Analisa data yang digunakan adalah uji chi square.Hasil: Hasil penelitian menunjukkan daya tanggap pelayanan dokter dalamkategori baik 155 orang (48,7%), Jaminan pelayanan dokter dalam kategori baik192 orang (60,4%), Kehandalan pelayanan dokter dalam kategori baik 173 orang(54,4%), Empati dokter dalam kategori baik 181 orang (56,9%), bukti fisikpelayanan dokter dalam kategori baik 189 orang (59,4%), responden, yang puasdengan pelayanan dokter 123 orang (38.7%),Kesimpulan: Ada hubungan daya tanggap (p value 0,000 OR 5,8), jaminan (pvalue 0,000 OR 5,7), kehandalan (p value 0,000 OR 10,9), empati (p value 0,000OR 2,8), bukti fisik (p value 0,000 OR 11,2) pelayanan dokter terhadap kepuasanpasien BPJS di Ruang Rawat Inap Bedah RSUD dr. H .Abdul Moeloek ProvinsiLampung tahun 2015. Saran bagi rumah sakit agar dapat meningkat mutupelayanan kesehatan terutama di poliklinik penyakit dalam, dari setiap aspekterutama bagian yang dianggap pasien kurang baik.
THE RELATIONSHIP OF AGE AND OCCUPATION ON THE INCIDENCE OF KERATITIS AND CORNEAL ULCERS IN PATIENTS VISITING AT HOSPITAL DR.H.ABDOEL MOELOEK LAMPUNG PROVINCE IN 2013-2014 Rahmat Syuhada; Rakhmi Rafie
Jurnal Ilmu Kedokteran dan Kesehatan Vol 2, No 3 (2015): Volume 2 Nomor 3
Publisher : Prodi Kedokteran Fakultas Kedokteran Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (114.75 KB) | DOI: 10.33024/.v2i3.714

Abstract

Keratitis is an inflammation of one of the five layers of the corneadue to the infiltration of inflammatory cells in the cornea which will result in the corneato become cloudy. many factors that influence the occurrence of keratitis, one of thefactors of age and occupation. Keratitis may affect all ages but more frequently inadulthood because that is of productive age, so at that age more at risk of trauma. One ofthe complications arising from keratitis is corneal ulcers.Objective: Determining the relationship of age and occupation on the incidenceof keratitis and corneal ulcers in patients at hospitals Dr.H.Abdoel Moeloek LampungProvince in 2013-2014.Methods: Thisstudyis aretrospectiveanalytical researchwith cross sectionalapproach. Thestudypopulationwasallpatients withkeratitisandcorneal ulcersinhospitalsDr.H.AbdoelMoeloekLampung Provincein2013-2014.sampleswereobtainedbased on the formulaSlovinandinclusion and exclusion criteriainthisstudy amounted to64 keratitis patientsand97 corneal ulcers patientswith a totalof161patientsandtaken usingPurposive Sampling.Results:Theresearch usingChi-square testshowed thatthe relationship ofagetooccupationin patients withkeratitis(p =0.009) withOddsRatio=5.000andtherelationship of agetoemploymentin patients withcorneal ulcers(p =0.021)withOddsRatio=3.250.Conclusion:The results of this study can be concluded that there is a relationshipbetween age and occupation on the incidence of keratitis and corneal ulcers in patientsvisiting at hospitals Dr.H.Abdoel Moeloek Lampung Province in 2013-2014 and the ageand occupation is a risk factor for keratitis and corneal ulcers.
HUBUNGAN ANTARA USIA DAN JENIS KELAMIN DENGAN KEJADIAN KARSINOMA KOLOREKTAL DI RSUD Dr. H. ABDUL MOELOEK BANDAR LAMPUNG TAHUN 2012-2014 Resti Arania; Ade Utia Deti
Jurnal Ilmu Kedokteran dan Kesehatan Vol 2, No 3 (2015): Volume 2 Nomor 3
Publisher : Prodi Kedokteran Fakultas Kedokteran Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (119.862 KB) | DOI: 10.33024/.v2i3.710

Abstract

Karsinoma kolorektal adalah suatu penyakit neoplasma yangganas yang berasal dan tumbuh dalam saluran usus besar (kolon) dan atau rektum.Di Indonesia karsinoma kolorektal menduduki peringkat kelima pada tingkatinsidensi dan mortalitas. Beberapa faktor yang diperkirakan mempunyai pengaruhterhadap terjadinya karsinoma kolorektal antara lain usia, jenis kelamin, hormon,riwayat keluarga dan obesitas.Tujuan : Untuk mengetahui hubungan antara usia dan jenis kelamin dengankejadian karsinoma kolorektal di RSUD Dr. H. Abdul Moeloek Bandar LampungMetode : Jenis penelitian yang digunakan pada penelitian ini adalah metodeanalitik dengan desain cross sectional. Pendekatan retrospective yang berarti efek(penyakit) diindentifikasi pada saat ini. Dengan jumlah sampel 75 dari data rekammedik di RSUD Dr. H. Abdul Moeloek Bandar Lampung tahun 2012-2014Hasil Penelitian : Hasil Chi Square menunjukkan bahwa terdapat hubungan yangsignifikan antara usia >40 tahun (p=0,018, OR = 4,219 ( 95% CI 1,384 –12,858)), dan jenis kelamin laki-laki (p=0.007, OR = 4,243 ( 95% CI 1,570 –11,466))Kesimpulan : Terdapat hubungan usia > 40tahun dan jenis kelamin laki-lakiterhadap karsinoma kolorekta
PERBEDAAN ANTARA DIAGNOSIS PEMERIKSAAN ULTRASONOGRAFI (USG) DAN PEMERIKSAAN HISTOPATOLOGI PADA KARSINOMA PROSTAT DI RSUD DR. H. ABDUL MOELOEK BANDAR LAMPUNG Wien Wiratmoko; Deviani Utami
Jurnal Ilmu Kedokteran dan Kesehatan Vol 2, No 3 (2015): Volume 2 Nomor 3
Publisher : Prodi Kedokteran Fakultas Kedokteran Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/.v2i3.711

Abstract

Karsinoma prostat merupakan keganasan yang berasal dari epitelkelenjar asini prostat. Keganasan ini menyerang pasien yang berusia di atas 50 tahun, diantaranya 30% menyerang pria berusia 70-80 tahun dan 75% pada usia lebih dari 80tahun. Insiden karsinoma prostat di Indonesia tidak diketahui.Metode diagnosis untukmendeteksi kanker prostat meliputi DRE (Digital Rectal Examination), USG dan PSA(ProstatSpesific Antigen).Tujuan: untuk mengetahui perbedaan akurasi antara diagnosis pemeriksaan USG danpemeriksaan Histopatolgi pada karsinoma prostat.Metode: Desain penelitian yang digunakan ialah studi Cross Sectional Analytic. Metodepengambilan sampel adalah n sampel, yaitu semua pasien yang di diagnosis menderitakarsinoma prostat dalam rekam medik dicantumkan hasil pemeriksaan USG danpemeriksaan Histopatologinya.Uji hipotesis menggunakan metode uji Chi Square dan ujidiagnostik.Analisis menggunakanan alisis univariat, analisis bivariat, dan uji diagnostikuntuk menilai sensitivitas, spesifisitas, akurasi, Nilai Duga Positif (NDP), dan Nilai DugaNegatif (NDN).Hasil: Hasil uji statistik dengan Chi Square didapatkan Pvalue = 0,075 (Pvalue>α = 0,05)yang berarti terdapat perbedaan antara diagnosis pemeriksaan ultrasonografi danpemeriksaan histopatologi pada karsinoma prostat di RSUD. Dr. H. Abdul MoeloekProvinsi Lampung. Dan pada uji diagnostik diperoleh nilai sensitivitas 72,7%, spesifisitas63,3%, akurasi 65,85%, Nilai Duga Positif (NDP) 42,10% dan Nilai Duga Negatif (NDN)86,6%. Pemeriksaan Ultrasonografi merupakan pemeriksaan penunjang yang cukupefektif untuk dilakukan pada KarsinomaProstat.Kesimpulan: Terdapat perbedaan antara diagnosis Pemeriksaan Ultrasonografi danPemeriksaan Histopatologi pada Karsinoma Prostat di RSUD. Dr. H. Abdul MoeloekProvinsi Lampung (akurasi USG = 65,85%).

Page 1 of 1 | Total Record : 8


Filter by Year

2019 2019


Filter By Issues
All Issue Vol 13, No 2 (2026): Volume 13 Nomor 2 Vol 13, No 1 (2026): Volume 13 Nomor 1 Vol 12, No 12 (2025): Volume 12 Nomor 12 Vol 12, No 11 (2025): Volume 12 Nomor 11 Vol 12, No 10 (2025): Volume 12 Nomor 10 Vol 12, No 9 (2025): Volume 12 Nomor 9 Vol 12, No 8 (2025): Volume 12 Nomor 8 Vol 12, No 7 (2025): Volume 12 Nomor 7 Vol 12, No 6 (2025): Volume 12 Nomor 6 Vol 12, No 5 (2025): Volume 12 Nomor 5 Vol 12, No 4 (2025): Volume 12 Nomor 4 Vol 12, No 3 (2025): Volume 12 Nomor 3 Vol 12, No 2 (2025): Volume 12 Nomor 2 Vol 12, No 1 (2025): Volume 12 Nomor 1 Vol 11, No 12 (2024): Volume 11 Nomor 12 Vol 11, No 11 (2024): Volume 11 Nomor 11 Vol 11, No 10 (2024): Volume 11 Nomor 10 Vol 11, No 9 (2024): Volume 11 Nomor 9 Vol 11, No 8 (2024): Volume 11 Nomor 8 Vol 11, No 7 (2024): Volume 11 Nomor 7 Vol 11, No 6 (2024): Volume 11 Nomor 6 Vol 11, No 5 (2024): Volume 11 Nomor 5 Vol 11, No 4 (2024): Volume 11 Nomor 4 Vol 11, No 3 (2024): Volume 11 Nomor 3 Vol 11, No 2 (2024): Volume 11 Nomor 2 Vol 11, No 1 (2024): Volume 11 Nomor 1 Vol 10, No 12 (2023): Volume 10 Nomor 12 Vol 10, No 11 (2023): Volume 10 Nomor 11 Vol 10, No 10 (2023): volume 10 Nomor 10 Vol 9, No 10 (2023): Volume 10 Nomor 9 Vol 10, No 9 (2023): Volume 10 Nomor 9 Vol 10, No 8 (2023): Volume 10 Nomor 8 Vol 10, No 7 (2023): Volume 10 Nomor 7 Vol 10, No 6 (2023): Volume 10 Nomor 6 Vol 10, No 5 (2023): Volume 10 Nomor 5 Vol 10, No 4 (2023): Volume 10 Nomor 4 Vol 10, No 3 (2023): Volume 10 Nomor 3 Vol 10, No 2 (2023): Volume 10 Nomor 2 Vol 10, No 1 (2023): Volume 10 Nomor 1 Vol 9, No 4 (2022): Volume 9 Nomor 4 Vol 9, No 3 (2022): Volume 9 Nomor 3 Vol 9, No 2 (2022): Volume 9 Nomor 2 Vol 9, No 1 (2022): Volume 9 Nomor 1 Vol 8, No 4 (2021): Volume 8 Nomor 4 Vol 8, No 3 (2021): Volume 8 Nomor 3 Vol 8, No 2 (2021): Volume 8 Nomor 2 Vol 8, No 1 (2021): Volume 8 Nomor 1 Vol 7, No 4 (2020): Volume 7 Nomor 4 Vol 7, No 3 (2020): Volume 7 Nomor 3 Vol 7, No 2 (2020): Volume 7 Nomor 2 Vol 7, No 1 (2020): Volume 7 Nomor 1 Vol 6, No 4 (2019): Volume 6 Nomor 4 Vol 6, No 3 (2019): Volume 6 Nomor 3 Vol 6, No 2 (2019): Volume 6 Nomor 2 Vol 6, No 1 (2019): Volume 6 Nomor 1 Vol 5, No 4 (2018): Volume 5 Nomor 4 Vol 5, No 3 (2018): Volume 5 Nomor 3 Vol 5, No 2 (2018): Volume 5 Nomor 2 Vol 5, No 1 (2018): Volume 5 Nomor 1 Vol 4, No 4 (2017): Volume 4 Nomor 4 Vol 4, No 3 (2017): Volume 4 Nomor 3 Vol 4, No 2 (2017): Volume 4 Nomor 2 Vol 4, No 1 (2017): Volume 4 Nomor 1 Vol 3, No 4 (2016): Volume 3 Nomor 4 Vol 3, No 3 (2016): Volume 3 Nomor 3 Vol 3, No 2 (2016): Volume 3 Nomor 2 Vol 3, No 1 (2016): Volume 3 Nomor 1 Vol 2, No 4 (2015): Volume 2 Nomor 4 Vol 2, No 3 (2015): Volume 2 Nomor 3 Vol 2, No 2 (2015): Volume 2 Nomor 2 Vol 2, No 1 (2015): Volume 2 Nomor 1 Vol 1, No 4 (2014): Volume 1 Nomor 4 Vol 1, No 3 (2014): Volume 1 Nomor 3 Vol 1, No 2 (2014): Vol 1 No 2 Vol 1, No 1 (2014): Vol 1 No 1 More Issue