cover
Contact Name
Andy Sapta
Contact Email
saptaandy@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
lppm_stmik@royal.ac.id
Editorial Address
-
Location
,
INDONESIA
JURNAL GLOBAL EDUKASI
Published by Smart Education
ISSN : 2597873X     EISSN : 26145588     DOI : -
Core Subject : Education,
Jurnal Global Edukasi (JGE) adalah jurnal yang berisi tulisan yang diangkat dari hasil penelitian di bidang pendidikan.
Arjuna Subject : -
Articles 237 Documents
Peningkatan Keterampilan Membaca Puisi Melalui Metode Modeling Aniria Zebua
JURNAL GLOBAL EDUKASI Vol 2, No 4 (2019): Februari 2019
Publisher : JURNAL GLOBAL EDUKASI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (189.382 KB)

Abstract

Abstract: The purpose of the research in accordance with the above problem formulation through modeling can improve the quality of learning in terms of improving teacher skills, student activities and students' skills Class II/b SDN 075019 Dahana Tabaloho. The research subjects were teachers and students of Class II/b of SD Negeri 075019 Dahana Tabaloho in the academic year 2018/2019, with 31 students consisting of 16 male students and 15 female students. The research variables are teacher skills, student activities and student skills outcomes. The study lasted 2 cycles. The data used is comparative descriptive analysis data by comparing the results of the first cycle and second cycle research. The results of this study indicate that the teacher's skills, student activities and students' skills in reading poetry. Cycle I average teacher skills 69 with a good category, cycle II 81 with a very good category. While the activity of cycle I students gained 72% in the good category, cycle II gained 76% in the good category. Overall results of teacher skills and student activities are good. Students' skills in reading poetry and the results of formative test cycle I obtained an average value of 66 with 58% classical completeness, cycle 2 gained an average of 76 with 84% classical completeness. Keywords: modeling, poetry reading, learning quality.  Abstrak: Tujuan dari penelitian sesuai dengan rumusan masalah diatas melalui modeling dapat meningkatkan kualitas pembelajaran dalam hal meningkatkan keterampilan guru, aktivitas siswa dan keterampilan siswa Kelas II/b SD Negeri 075019 Dahana Tabaloho. Subjek penelitian adalah guru dan siswa Kelas II/b SD Negeri 075019 Dahana Tabaloho tahun pelajaran 2018/2019, dengan jumlah siswa 31 terdiri dari 16 siswa laki-laki dan 15 siswa perempuan. Variabel Penelitian yaitu keterampilan guru, aktivitas siswa dan hasil keterampilan siswa. Penelitian berlangsung 2 siklus. Data yang digunakan data analisis deskriptif komperatif dengan mem bandingkan hasil penelitian siklus I dan siklus II. Hasil  penelitian  ini  menunjukkan  bahwa  keterampilan  guru,  aktivitas siswa dan keterampilan siswa dalam membaca puisi. Siklus I rata-rata keteram pilan guru 69 dengan kategori baik, siklus II 81 dengan kategori sangat baik. Sedangkan aktivitas siswa siklus I memperoleh 72% dengan kategori baik, siklus II memperoleh 76% dengan kategori baik. Hasil secara keseluruhan keterampilan guru dan aktivitas siswa sudah baik. Keterampilan siswa dalam membaca puisi dan hasil tes formatif siklus I memperoleh nilai rata-rata 66 dengan ketuntasan klasikal 58%, siklus 2 memperoleh rata-rata 76 dengan ketuntasan klasikal  84%. Kata  Kunci : modeling, membaca puisi, kualitas pembelajaran.
Meningkatkan Hasil Belajar IPA Dengan Penerapan Model Pembelajaran Discovery Learning Berbasis Kurikulum 2013 Titi Rukhaini
JURNAL GLOBAL EDUKASI Vol 3, No 3 (2019): Desember 2019
Publisher : JURNAL GLOBAL EDUKASI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (5354.725 KB)

Abstract

Penelitian ini menerapkan model pembelajaran discopery learning berbasis kurikulum 2013 untuk meningkatkan hasil belajar IPA di SMP Negeri1 Koto Kampar Hulu. Penelitian dilaksanakan dua siklus dengan durasi pertemuan sebanyak 4 kali pertemuan. Setelah dilakukan model pembelajaran discovery learning berbasis kurikulum 2013 setiap siklusnya mengalami peningkatan, pada siklus I rata-rata nilai kognitif dari 67,04 pada pertemuan keempat siklus II meningkat nilai rata-sata menjadi 87,15. Penilaian belajar afektif menunjukkan sikap disiplin, rasa ingin tahun dan percaya diri pada siklus I pertmuan kedua sebagian besar sudah melakukan sikap disiplin, rasa ingin tahun dan percaya diri dengan baik. rata-rata nilai psikomotor dari 65,18 pada pertemuan pertama siklus I meningkat menjadi 84,18 pada pertemuan keempat siklus II, dengan demikian bahwa penggunaan model discovery learning berbasis kurikulm 2013 dapat meningkatkan hasil belajar IPA peserta didik kelas IX A SMP Negeri 1 Koto Kampar Hulu tahun 2019
Penerapan In House Training Guna Meningkatkan Perilaku dan Kinerja Guru Dalam Menyusun RPP Yusmawati Yusmawati
JURNAL GLOBAL EDUKASI Vol 3, No 2 (2019): Oktober 2019
Publisher : JURNAL GLOBAL EDUKASI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (838.159 KB)

Abstract

-
Penerapan Model Pembelajaran Group Investigation Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Sejarah Binsar Lubis
JURNAL GLOBAL EDUKASI Vol 3, No 2 (2019): Oktober 2019
Publisher : JURNAL GLOBAL EDUKASI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1134.327 KB)

Abstract

-
Meningkatkan Hasil Belajar IPA Melalui Pembuatan Cerita Bergambar Berbasis Inkuiri Panonggoran Pardede
JURNAL GLOBAL EDUKASI Vol 3, No 3 (2019): Desember 2019
Publisher : JURNAL GLOBAL EDUKASI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (3570.162 KB)

Abstract

Penelitian tindakan kelas ini merupakan upaya membantu mengatasi kesulitan siswa kelas VII-B dalam memahami materi Kelangsungan Hidup Makhluk Hidup. Tindakan yang dilakukan yaitu melalui pembuatan cerita bergambar dengan pembelajaran IPA berbasis inkuiri. Data yang dikumpul terdiri dari keaktifan siswa saat melaksanakan kegiatan pembelajaran di kelas melalui pengamatan yang terdapat dalam lembar observasi, hasil tes tertulis di setiap akhir siklus dan respon siwa yang terdapat dalam angket. Untuk menjamin validitas, maka dilakukan validasi oleh rekan sejawat yang memiliki kompetensi. Hasil penelitian pada siklus I yaitu perolehan nilai siswa mencapai rata-rata 75,47 dengan presentasi ketuntasan 64,71% respon siswa memperlihatkan partisipasi dari seluruh siswa. Meskipun terdapat peningkatan proses pembelajaran, namun belum memenuhi indikator kinerja. Perbaikan meliputi perubahan metode pengamatan dan lebih aktif mendorong siswa untuk bertanya. Adapun hasil penelitian pada siklus II perolehan rata-rata nilai 78,03 dan presentase ketuntasan belajar 79,41%, aktivitas siswa saat pembelajaranpun dalam kategori baik dan respon siwa positif dalam pembelajaran. Hal ini sesuai dengan indikator kinerja dan hipotesis diterima.Kata kunci: hasil belajar, cerita bergambar , inkuiri
Meningkatkan Kemampuan Guru Dalam Menyusun Tes Hasil Belajar Melalui Workshop Pendekatan Direktif Fauzi Fauzi
JURNAL GLOBAL EDUKASI Vol 3, No 3 (2019): Desember 2019
Publisher : JURNAL GLOBAL EDUKASI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (4676.799 KB)

Abstract

Melalui penelitian ini peneliti menggunaan tindakan kegiatan workshop dengan pendekatan direktif untuk meningkatkan mutu tes hasil belajar daan sesuai dengan kaidah penulisan soal serta tes sesuai dengan kompetensi dasar mata pelajaran. penelitian dilaksanakan dua siklus dengan durasi pertemuan sebanya 4 kali pertemuan. Setelah dilakukan workshop dengan pendekatan direktif dalam menyusun tes hasil belajar setiap siklusnya mengalami peningkatan. Pada siklus I pertemuan pertama dengan banyak guru yang mempunyai perilaku baik dan amat baik sebanyak 51% untuk siklus II pertemuan keempat meningkat menjadi 97%. Untuk nilai hasil kinerja siklus I pertemuan pertama adalah 22% jumlah guru yang tuntas untuk siklus II pertemuan keempat meningkat menadi 100%. Berdasarkan pengamatan periklau kerja dan hasil kinerja guru masing-masing mendapat lebih baik 75%, sehingga kegiatan workshop dengan pendekatan direktif dapat meningkatkan guru dalam menyusn tes hasil belajar.Kata kunci: workshop, pendekatan direktif
Peningkatan Hasil Belajar Matematika Melalui Metode Resitasi dan Metode Kerja Kelompok Gatiria Zebua
JURNAL GLOBAL EDUKASI Vol 3, No 2 (2019): Oktober 2019
Publisher : JURNAL GLOBAL EDUKASI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (897.671 KB)

Abstract

Penelitian ini dilaksanakan di SD Negeri 070980 Maowo, jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah penggunaan metode resitasi dan metode kerja kelompok dapat meningkatkan hasil belajar siswa pada materi operasi hitung perkalian dan pembagian. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas IV-B dengan jumlah siswa 31 orang terdiri dari 29 siswa perempuan dan 12 siswa laki-laki. Metode yang digunakan adalah metode resitasi dan metode kerja kelompok yaitu dengan pemberian tugas agar siswa lebih bertanggungjawab dan mampu bekerjasama dalam kemlompok tertentu. dari penelitian yang dilaksanakan diperoleh hasil belajar setelah dilaksanakan tindakan. Pada siklus I rata-rata kelas siswa meningkat menjadi 64,71 dengan ketuntasan kelas 38,7%. Pada siklus II, nilai rata-rata sebesar 78,61 dan ketuntasan kelas 90,3%. Berdasarkan hasil yang didapat, maka prestasi keterampilan siswa dalam operasi hitung perkalian dan pembagian ada kemajuan yang signifikan. dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran resitasi dan metode kerja kelompok dapat meningkatkan keterampilan siswa dalam operasi hitng perkalian dan pembagian.Kata kunci: metode resitasi, metode kerja kelompok, operasi hitung
Meningkatkan Kemampuan Guru Dalam menyusun Perencanaan Pembelajaran Melalui Pembinaan Kolaboratif Kartio Marbun
JURNAL GLOBAL EDUKASI Vol 3, No 2 (2019): Oktober 2019
Publisher : JURNAL GLOBAL EDUKASI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (744.924 KB)

Abstract

-
Meningkatkan Hasil Belajar PKn Melalui Model Pembelajaran Jigsaw Roika Tampubolon
JURNAL GLOBAL EDUKASI Vol 3, No 3 (2019): Desember 2019
Publisher : JURNAL GLOBAL EDUKASI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (3522.861 KB)

Abstract

Latar belakaag penelitian ini adalah keaktifan siswa yang masih sangat rendah dalam proses pembelajaran dan hasil belajar yang belum memenuhi kriteria ketuntasan belajar yang telah ditetapkan. Hal ini terbukti bahwa di kelas VII-A rata-rata hasil ulangan blok mata pelajaran PKn hanya mencapai 5,5 dengan jumlah siswa yang tuntas belajar hanya 4 siswa dari jumlah siswa keseluruhan 34 siswa (11,76%). Di samping itu, dari hasil angket terhadap 34 siswa di kelas VII-A mengatakan bahwa 48% siswa merasa bosan karena hanya menggunakan metode ceramah ketika mengajar, 58% siswa tidak memperlihatkan penjelasan guru, 68% siswa mengatakan tidak memahami materi yang telah diajarkan dan 68% siswa mengatakan PKn merupakan mata pelajaran yang sulit untuk dipahami. Hal yang demikian tentunya menjadi satu masalah bagi guru untuk mencari jalan penyelesaiannya. Tujuan penelitian ini adalah: (i) mengetahui adanya peningkatan keaktifan siswa dalam mengikuti proses pembelajaran melalui model pembelajaran Jigsaw; (ii) mengetahui peningkatan hasil belajar siswa melalui model pembelajaran Jigsaw; (iii) mengetahui tanggapan siswa terhadap model pembelajaran Jigsaw.Kata kunci: Jigsaw, kedaulatan rakyat, sistem pemerintah
Penerapan Model Pembelajaran Group Investigation Sebagai Alternatif Meningkatkan Kinerja Guru Mengajar Matematika Samosir, Basaria
JURNAL GLOBAL EDUKASI Vol 3, No 3 (2019): Desember 2019
Publisher : JURNAL GLOBAL EDUKASI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (5650.291 KB)

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk meningkatkan kinerja guru mengajar matematika dengan menerapkan model pembelajaran group investigation. Subyek penelitian adalah guru bidang studi matematika di SD Negeri 4 Pangaloan tahun pelajaran 2018/2019. Dari hasil kegiatan pembelajaran yang telah dilakukan selama tiga siklus, dan berdasarkan seluruh pembahasan serta analisis yang telah dilakukan dapat disimpulkan sebagai berikut: (1) pembelajaran dengan kooperatif model Group Investigation memiliki dampak positif dalam meningkatkan kinerja guru bidang studi matematika di SD Negeri 4 Pangaloan tahun pelajaran 2018/2019 yang ditandai dengan peningkatan ketuntasan belajar siswa dalam setiap siklus, yaitu siklus I (65,00%), siklus II (73,00%), siklus III (82,00%), dan; (2) Penerapan metode pembelajaran kooperatif model Group Investigation mempunyai pengaruh positif, yaitu dapat meningkatkan motivasi belajar siswa di SD Negeri 4 Pangaloan tahun pelajaran 2018/2019 yang ditunjukkan dengan hasil wawancara dengan beberapa siswa, rata-rata jawaban menyatakan bahwa siswa tertarik dan berminat dengan metode pembelajaran kooperatif model group investigation sehingga mereka menjadi termotivasi untuk belajar.Kata kunci: group investigation, kinerja guru