cover
Contact Name
Andy Sapta
Contact Email
saptaandy@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
lppm_stmik@royal.ac.id
Editorial Address
-
Location
,
INDONESIA
JURNAL GLOBAL EDUKASI
Published by Smart Education
ISSN : 2597873X     EISSN : 26145588     DOI : -
Core Subject : Education,
Jurnal Global Edukasi (JGE) adalah jurnal yang berisi tulisan yang diangkat dari hasil penelitian di bidang pendidikan.
Arjuna Subject : -
Articles 237 Documents
Penerapan Supervisi Kolaboratif Untuk Peningkatan Kinerja Guru Simbolon, Ati
JURNAL GLOBAL EDUKASI Vol 3, No 2 (2019): Oktober 2019
Publisher : JURNAL GLOBAL EDUKASI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (757.072 KB)

Abstract

Penelitian ini dilaksanakan di SD Negeri 8 Siantinganting kecamatan Pangururan pada tahun pelajaran 2018/2019. Pada tahun ini banyak hasil peneltian yang kurang mengarah pada peningkatan mutu pendidikan. Peneliti mengambil tempat penelitian di SD Negeri 8 Siantinganting kecamatan Pangururan karena peneliti juga adalah kepada sekolah di SD tersebut. Waktu penelitian ini adalah tahun pelajaran 2018/2019. Selama penelilitan tersebut peneliti mengumpulkan data awal, menyusun program supervisi, pelaksanaan supervisi, analisis, dan tindak lanjut. Berdasarkan temuan hasil penelitian ada empat hal yang dikemukakan dalam penelitian tindakan ini, yakni simpulan tentang: (1) Peningkatan kinerja guru dalam menyusun rencana pembelajaran, (2) peningkatan jinerja guru dalam melaksanakan pembelajaran, (3) peningkatan kinerja guru dalam menilai prestasi belajar, (4) peningkatan kinerja guru dalam melaksanakan tindak lanjut penilaian prestasi belajr siswa.Kata kunci: supervisi kolaboratif, kinerja guru
Upaya Meningkatkan Hasil Belajar Matematika Melalui Penerapan Metode Discovery Learning Zebua, Kristiani
JURNAL GLOBAL EDUKASI Vol 3, No 2 (2019): Oktober 2019
Publisher : JURNAL GLOBAL EDUKASI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (792.081 KB)

Abstract

Metode Discovery Learning merupakan suatu metode pembelajaran yang memberi kesempatan kreatifitas siswa dengan mendasarkan kepada potensi siswa agar siswa menemukan pengalaman atau hasil belajarnya sendiri. Pada pembelajaran ini siswa diharapkan dapat menemukan sendiri dan menyelidiki sendiri sehingga konsep dan pengertian yang ditemukan merupakan pengertian yang betul-betul dikuasai sehingga mudah digunakan atau diterapkan dalam situasi yang lain. Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah bagaimana penerapan metode discovery learning pada materi lingkaran siswa kelas VIII-1 SMP Swasta Pembda 2 Gunungsitoli. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui peningkatan hasil belajar siswa setelah melakukan pembelajaran dengan menggunakan metode discovery learning. Dari hasil tes dapat diketahui bahwa dari jumlah siswa 23 siswa 19 siswa (86,96%) dinyatakan tuntas secara klasikal, hal ini dilihat dari ketuntasan nilai siswa dari pembelajaran pada siklus I pertemuan I (56,52%), hasil belajar pada siklus I pertemuan II (86,96%) meningkatkan sebanyak 21,74%. Hal ini menunjukkan bahwa penggunaan metode discovery learning dalam materi keliling lingkaran dan las lingkaran benar-benar memberi hasil yang sangat memuaskan.Kata kunci: pendekatan kontekstual, metode discovery learning, lingkaran
Pelaksanaan Teknik Supervisi Individual Sebagai Implementasi Kerja Kepengawasan Simbolon, Tiruma
JURNAL GLOBAL EDUKASI Vol 3, No 3 (2019): Desember 2019
Publisher : JURNAL GLOBAL EDUKASI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (4140.941 KB)

Abstract

Peneliti mencoba mengukur seberapa tinggi pelaksanan teknik supervisi individual dan seberapa tinggi kemampuan guru dalam proses pembelajaran di SD Negeri 25 Rianiate tahun pelajaran 2017/2018 dengan menghubungkan pelaksanaan teknik supervisi individual dengan peningkatan kemampuan guru dalam proses pembelajaran, dengan tujuan untuk mengetahui manfaat supervisi itu secara mendalam yang selama ini terkesan supervisi sebagai suatu proses yang bersifat administratif saja atau pengawasan semata terhadap kerja guru. Peneliti menerapkan Uji F, dengan taraf signifikansi 5%, untuk pengujian setia dua kelompok, kesimpulan ditentukan hika H1: F0 < F1 maka H1 diterima, berarti ada perbedaan yang signifikan varians antar kedua kelompok tersebut. Selain harga itu H1 ditolak, berarti tidak ada perbedaan yang signifikan antar kedua kelompok tersebut. Hasil perhitungan yang diperoleh adalah 0,43, kemudian dikonsultasikan ke tabel F dengan derajat kebebasan (9,9) dan taraf signifikan 5% ditemukan 3,15 (F1 = 3,15). Karena F0 (0,34) < F1 (3,15), maka keputusannya Ho diterima. dari keenam pengujian yang dilakukan dapat disimpulkan bahawa tidak terdapat perbedaan yang signifikan varian kemampuan guru antara kelompok A, B, C, dan D. Dengan kata lain, prestasi pengajaran bidang studi di masing-masing kelompok dari ke empat kelompok tersebut seimbang.Kata kunci: supervisi individual, implementasi kerja kepengawasan
Meningkatkan Kemampuan Baca Melalui Model Pembelajaran Menyanyi Sinaga, Ati Sondang
JURNAL GLOBAL EDUKASI Vol 3, No 3 (2019): Desember 2019
Publisher : JURNAL GLOBAL EDUKASI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (3387.363 KB)

Abstract

Penulis menggunakan teknik menyanyi dalam upaya menumbuhkan kesiapan membaca pada siswa kelas IV SD Negeri 13 Hutanamora tahun pelajaran 2017/2018. Pertimbangan penulis menggunakan teknik menyanyi sebagai dasar pengajaran di kelas IV agar harapan bahwa anak mampu membaca, hendaknya dapat disikapi dengan cara bijaksana. Pada pertemuan ini siswa mendengarkan bacaan yang dibaca oleh guru. Kemudian mengerjakan tugas-tugas yang ada pada LKS I. Tugas pertama adalah melengkapi kalimat rumpang dalam syair lagu kata-kata yang tepat/sesuai dengan lagu yang dirumpangkan tersebut. Dari 24 siswa, siswa yang lain salah 1 sampai 5 ada 20 siswa atau 89,36% yang 4 siswa (10,64%) salah 6 samapai 8 sehingga disimpulkan bahwa kegiatan mendengarkan ini 89% berhasil/tuntas. Dari kegiatan pertemuan II ini diperoleh kesimpulan bahwa isi puisi rata-rata sudah baik dan sesuai dengan tema (lingkungan alam). Bahasa alam kalimat juga sudah puitis, dalam arti tidak hanya menggunakan kata-kata sehari-hari. Rata-rata skor yang diperoleh siswa adalah 88. jadi, kegiatan pembelajaran pada pertemuan II ini dinyatakan 88% tuntas.Kata kunci: kemampuan baca, model pembelajaran menyanyi
Peningkatan Kualitas Pembelajaran IPA Melalui Strategi SETS Berlin Sarumaha
JURNAL GLOBAL EDUKASI Vol 3, No 2 (2019): Oktober 2019
Publisher : JURNAL GLOBAL EDUKASI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1313.153 KB)

Abstract

-
Peningkatan hasil Belajar Matematika Dengan Menerapkan Discovery Learning Farawiati Andrianti
JURNAL GLOBAL EDUKASI Vol 3, No 2 (2019): Oktober 2019
Publisher : JURNAL GLOBAL EDUKASI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (997.946 KB)

Abstract

Hasil belajar maetmatika para siswa di kelas XI Program MIPA dengan menerapkan model pembelajaran discovery learning terjadi peningkatan. Sebelum dilaksanakan tidanakan nilai rata-rata matematika siswa 68,8 dan standar deviasi 16,50. Setelah dilakukan tindakan pada siklus I nilai hasil belajar siswa rata-ratanya adalah 74,80 dengan standar deviasi 11,50. Selanjutnya pada siklus II rata-rata hasil belajar siswa meningkatkan yaitu 80,50 dan standar deviasi 7,50. Sebelum dilakukan tindakan kategori rata-rata hasil belajar siswa berada pada kategori rendah dengan tingkat ketuntasan 67,5% (27 orang tuntas dari 40 siswa). Pada siklus I setelah dilakukan tindakan hasil belajar siswa berada pada kategori sedang dengan tingkat ketuntasan 87,5% (35 orang tuntas dari 40 siswa). pada siklus II setelah dilaksanakan tindakan lebih lanjut sebagai hasil refleksi siklus I hasil belajar siswa berada pada kategori baik (tinggi) dengan tingkat ketuntasan 97,5%, pada siklus ini hanya 1 orang saja siswa yang tidak tuntas.
Peningkatan Kemampuan Menyimak Dengan Menggunakan Media Audio Visual Ida Humisar Pardede
JURNAL GLOBAL EDUKASI Vol 3, No 3 (2019): Desember 2019
Publisher : JURNAL GLOBAL EDUKASI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (4236.19 KB)

Abstract

Penelitian ini adalah membahas pembelajaran menyimak dengan menggunakan media audio visual, yaitu proses pembelajaran bahasa Indonesia dengan menggunakan media audio visual dilakukan dalam dua bentuk media yaitu pada siklus I menggunakan power point dan pada siklus II menggunakan CD interaktif. Pelaksanaan pembelajaran bahasa Indonesia dengan menggunakan media audio visual sebagai pembelajaran dilaksanakan melalui langkah-langkah sebagai berikut: (a) guru terlebih dahulu menjelaskan mengenai tujuan pembelajaran dan strategi pembelajaran yang akan dilakukan; (b) melakukan apersepsi untuk menghimpun perhatian dan mempersiapkan siswa dalam belajar; (c) siswa memperhatikan penyampaian materi melalui tayangan media audio visual baik dalam bentuk power point, maupun dalam bentuk CD interaktif; (d) siswa mendiskusikan materi yang telah dipelajarinya, dan; (e) evaluasi. Hasil kemampuan pemahaman siswa dalam belajar bahasa Indonesia yang diukur dengan hasil jawaban siswa terhadap pertanyaan yang berhubungan dengan materi yang telah disampaikan dari setiap siklusnya mengalami peningkatan. Hal ini dibuktikan dengan peningkatan rata-rata nilai siswa. Pada siklus I rata-rata siswa mencapai 59,23, pada siklus II mencapai 69,61. Di samping itu dilihat dari ketuntasan belajar siswa juga terjadai peningkata dari 61,54% pada siklus I meningkat menjadi 89,74% pada siklus II yang sekaligus menunjukkan bahwa pembelajaran bahwa pembelajaran telah tuntas.Kata kunci: menyimak, media audio visual
Upaya Peningkatan Keaktifan dan Hasil Belajar IPS Melalui Model Pembelajaran Time Token Suasami Hia
JURNAL GLOBAL EDUKASI Vol 3, No 2 (2019): Oktober 2019
Publisher : JURNAL GLOBAL EDUKASI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1234.016 KB)

Abstract

-
Penerapan Model Problem Based Learning dan Jigsaw Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Tiorinse Sinaga
JURNAL GLOBAL EDUKASI Vol 3, No 2 (2019): Oktober 2019
Publisher : JURNAL GLOBAL EDUKASI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1063.959 KB)

Abstract

Hasil belajar siswa dengan menerapkan model pembelajaran Problem Based learning dan model kooperatif Jigsaw di kelas XII MIPA 7 SMA Negeri 5 Medan TP. 2017/2018 menjadi meningkat. Sebelum dilaksanakan tindakan nilai rata-rata siswa kelas XII MIPA 7 adalah 61,89 dan standar deviasi 11,29. Setelah dilakukan tindakan pada siklus I nilai hasil belajar siswa rata-ratanya adalah 69,42 dan standar deviasi 8,54. Demikian pula pada siklus II rata-rata hasil belajar siswa meningkat menjadi 79,77 dan standar deviasi 5,97. Sebelum dilakukan tindakan kategori rata-rata belajar siswa berada pada kategori rendah dengan tingka ketuntasan 41,86% (!8 orang tuntas dari 43 siswa). Pada siklus I setelah dilakukan tindakan hasil belajar siswa berada pada kategori sedang dengan tingkat ketuntasan 72,09% (31 orang yang tuntas dari 43 siswa). Pada siklus II setelah dilaksanakan tindakan lebih lanjut sebagai hasil refleksi pada siklus I hasil belajar siswa dengan tingkat ketuntasan 97,67%, pada siklus ini hanya satu orang saja siswa yang tuntas
Peningkatan Hasil Belajar PKn Melalui Metode Bermain Peran Maria Sigiro
JURNAL GLOBAL EDUKASI Vol 3, No 3 (2019): Desember 2019
Publisher : JURNAL GLOBAL EDUKASI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (3365.957 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar Pendidikan Kewarganegaraan (PKn) melalui metode bermain peran (role playing) pada siswa kelas III di SD Negeri 11 Hutabolon. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas III SD Negeri 11 Hutabolon yang berjumlah 22 siswa, terdiri dari 14 siswa laki-laki dan 8 siswa perempuan. Teknik pengumpulan data pada penelitian ini adalah obervasi. Hasil pengamatan observer pada siklus I rata-rata mencapai 64,3% atau kategori baik. Aktivitas belajar siswa secara individu juga terlihat mengalami peningkatan dari siklus I terdapat 3 siswa mendapat penilaian sangat baik, 10 orang baik, dan 9 orang cukup, yang jika dipersentase jumlah siswa yang mendapat nilai ssangat baik dan baik 13 orang atau 59,1% (kategori baik), sedangkan pada siklus II jumlah siswa yang memperoleh penilaian sangat baik 13 orang dan baik 9 orang. Dari data tersebut dapat dikatakan bahwa aktivitas belajar siswa terus mengalami peningkatan dari tahap pra tindakan, ke tindakan siklus I, sampai pada tindakan siklus II.Kata kunci: aktivitas belajar, bermain peran