Articles
1,452 Documents
PENERAPAN M-LEARNING DENGAN METODE ABA DAN GLENN DOMAN BAGI ANAK BERKEBUTUHAN KHUSUS
Akmal Nasution;
Adi Prijuna Lubis;
Mohd Siddik
JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH Vol 4, No 3 (2021): October 2021
Publisher : Smart Education
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.54314/jssr.v4i3.728
Tujuan penelitian ini adalah untuk menilai sejauh mana peningkatan kemampuan belajar anak berkebutuhan khusus melalui aplikasi pembelajaran berbasis mobile android (mobile learning, m-learning) dengan menerapkan metode ABA dan Glenn Doman sekaligus. Metode ABA yang digunakan dalam m-learning ini berupa materi belajar anak yang terstruktur, terarah, dan terukur yang mampu memberikan interaksi dengan anak langsung melalui aplikasi android dalam bentuk suara dan gambar. Sementara penerapan metode Glenn Doman dalam m-learning ini bertujuan untuk memberikan stimulasi bagi otak anak agar berkembang lebih baik dengan pemberian materi membaca dan berhitung yang didukung dengan gambar-gambar yang menarik bagi anak. Tentunya hasil awal yang dicapai dari penelitian ini adalah sebuah aplikasi m-learning yang dapat berjalan pada smartphone android. Kemudian dengan menggunakan aplikasi ini akan dilakukan pengujian dan penilaian sejauh mana peningkatan kemampuan belajar anak berkebutuhan khusus
PENERAPAN SYSTEM USABILITY SCALE (SUS) DALAM PENGUKURAN KEBERGUNAAN WEBSITE PROGRAM STUDI DI STMIK ROYAL
Edi Kurniawan;
Nofriadi Nofriadi;
Andri Nata
JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH Vol 5, No 1 (2022): February 2022
Publisher : Smart Education
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.54314/jssr.v5i1.817
STMIK Royal merupakan perguruan tinggi Komputer di Sumatera Utara yang mengedepankan penerapan teknologi informasi. Sebagian besar interaksi akademik di lingkungan STMIK Royal sudah mengadaptasi dan memanfaatkan teknologi informasi sebagai fasilitas utama sesuai dengan visi dan misi di institusi ini. Seperti adanya website kampus khususnya website program studi yang berguna memberikan informasi kepada mahasiswa atau cakupan lainnya. Terkait informasi Profil Program Studi, Info dan berita terbaru, Dosen, Kurikulum dan lain sebagainya. Berdasarkan hasil observasi dan didapatkan permasalahan di website program studi STMIK Royal yaitu, selama ini masih belum ada upaya untuk melakukan evaluasi minimal untuk mengetahui seberapa mudah penggunaannya dan tujuan penggunaannya tercapai pada website ini. Pengukuran kegunaan dalam penelitian ini menggunakan metode System Usability Scale (SUS) karena SUS merupakan alat uji usability yang valid dan reliabel walaupun dengan sampel yang sedikit. Hasil Score SUS yang diperoleh dari hasil pengukuran kedua website program studi di STMIK Royal dimana website program studi Sistem Komputer memperoleh hasil akhir skor rata-rata SUS dengan nilai “69,63†dan untuk website program studi Sistem Informasi memperoleh hasil akhir skor rata-rata SUS dengan nilai “70,19â€. Dari hasil tersebut terlihat bahwa website portal ini masih perlu dikembangkan kembali ke tahap yang lebih baik. Â
PEMILIHAN KAIN BERKUALITAS DENGAN METODE SIMPLE MULTI ATTRIBUTE RATING TECHNIQUE PADA SISTEM PENDUKUNG KEPUTUSAN
Nasrun Marpaung;
Andri Nata;
Rolly Yesputra
JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH Vol 5, No 1 (2022): February 2022
Publisher : Smart Education
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.54314/jssr.v5i1.815
Kain merupakan bahan dasar dalam pembuatan pakaian. Dalam pembuatan pakaian terutama baju dengan kualitas yang baik tentunya membutuhkan bahan dasar yang baik pula. Sehingga pakaian yang dipakai memberikan kenyamanan bagi pemakainya. Rizky Tailor merupakan salah satu usaha yang bergerak dibidang konveksi yang memproduksi pakaian berupa jas, kaos, baju olahraga, jaket kampus dan lainnya. Permasalahan yang terjadi pada Rizky Tailor adalah sulitnya menentukan kualitas bahan dasar yang akan diolah menjadi pakaian sesuai dengan permintaan konsumen. Dalam menentukan kualitas yang baik tidak cukup atas dasar rekomendasi pemilik konveksi, terkadang terdapat ketidakpercayaan konsumen, sehingga memilih bahan sesuai dengan yang mereka mau tetapi tanpa pengetahuan kualitas kain. Hal ini tentunya berdampak pada masa pemakaian yang menyebabkan ketidakpuasan konsumen kedepannya. Dalam penelitian ini untuk menentukan kualitas kain diguanakan metode SMART pada sistem pendukung keputusan yang menghasilkan keputusan menjadi pilihan alternatif bagi konsumen. Dengan adanya sistem ini dapat membantu konsumen dalam memilih jenis kain dengan cepat dan baik tanpa adanya keraguan.Â
SISTEM PENDUKUNG KEPUTUSAN DALAM PEMBERIAN PROMO TIKET PADA MEMBER DENGAN MENGGUNAKAN METODE MULTI-OBJECTIVE OPTIMIZATION BY RATIO ANALYSIS (MOORA) PADA PT. VINA TOUR & TRAVEL
Beni Andika;
Zulfian Azmi;
Ahmad Fitri Boy;
Milfa Yetri;
Ishak Ishak
JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH Vol 5, No 1 (2022): February 2022
Publisher : Smart Education
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.54314/jssr.v5i1.805
PT. Vina Tour & Travel merupakan perusahaan bergerak dalam penjualan tiket travel dan memiliki member banyak. Setiap member yang ingin memesan tiket, member yang bersangkutan dapat datang langsung ke agen atau menghubungi no telepon yang tersedia. Member yang datang atau menghubungi contact center, memilih jenis layanan. Seiring bertambahnya jumlah transaksi, dapat dianalisa ataupun menyeleksi juga bahwa sebagian besar transaksi berasal dari member yang sudah terdaftar di perusahaan cukup lama, sehingga perusahaan ingin memberikan promosi tiket kepada para member yang masih setia dan tetap menggunakan jasa agen tiket PT. Vina Tour & Travel. Oleh sebab itu perusahaan dalam menentukan pemberian promo tiket pada member PT. Vina Tour & Travel, Maka dibutuhkan suatu sistem yang dapat membantu dalam mengambil keputusan, yaitu Sistem Pendukung Keputusan.            Sistem pendukung keputusan dapat hadir dalam bentuk sederhana berupa pengolahan data aplikasi yang kompleks dan juga dimanfaatkan untuk mempercepat dan meningkatkan kualitas proses pembuatan keputusan dalam pemberian promo tiket. Maka metode sistem pendukung keputusan yang dapat mengomptimalkan secara bersamaan dua atau lebih atribut (sasaran) yaitu metode MOORA               Metode MOORA mudah dipahami dan fleksibel dalam memisahkan objek hingga proses evaluasi kriteria bobot keputusan. Dengan menggunakan metode MOORA dapat pemilihan dalam pemberian promo tiket pada member PT. Vina Tour & Travel. Untuk membantu PT. Vina Tour & Travel dalam menentukan pemberian promo tiket pada member, dibutuhkan suatu sistem yang dapat mempermudah pengambil keputusan secara akurat dan efisien.
IMPLEMENTASI DATA MINING MENGGUNAKAN METODE NAÃVE BAYES CLASSIFIER UNTUK DATA KENAIKAN PANGKAT DINAS KETENAGAKERJAAN KOTA MEDAN
Adelin Yoseva Simanjuntak;
Indra S eptian Salomo Simatupang;
Anita Anita
JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH Vol 5, No 1 (2022): February 2022
Publisher : Smart Education
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.54314/jssr.v5i1.804
Pedoman Penyusunan Karier PNS berdasarkan struktur birokrasi ASN dibagi berdasarkan pangkat dan golongan.Kenaikan pangkat adalah penghargaan yang diberikan atas prestasi kerja dan pengabdian Pegawai Negeri Sipil terhadap Negara, serta sebagai dorongan kepada Pegawai Negeri Sipil untuk lebih meningkatkan prestasi kerja dan pengabdiannya. Selama ini Dinas Ketenagakerjaan kota Medan masih memberikan rekomendasi kenaikan pangkat pada pegawainya berdasarkan hasil penilaian lanngsung pegawai dan persiapan data yang masih bersifat manual yang dapat memungkinkan hilangnya data pengajuan dan memakan waktu yang cukup lama dalam proses kenaikan pangkat.Penelitian ini bertujuan untuk membuat Implementasi data mining untuk membantu pihak Dinas ketenagakerjaan dalam mengolah data kenaikan pangkat berbasis komputerisasi yang akan dituangkan dalam bentuk klassifikasi data kepangkatan berupa diagram buble dengan implementasi program phyton.Adapun atribut yang akan digunakan pada sistem ini adalah pendidikan,golongan,usia, prestasi dan masa berkerja yang berasal dari data primer Dinas ketenagakerjaan kota Medan. Sistem yang akan dikembangkan menggunakan Bahasa pemograman pyhton dan menerapkan metode  Naïve bayes classifier  dalam klasifikasi pangkat PNS (Pegawai Negeri Sipil) . Hasil dari penelitian ini adalah Data klassifikasi calon pegawai dalam kelayakan kenaikan pangkat secara akurat dan efektif.
PERBANDINGAN METODE AHP DAN PROMETHEE DALAM PENENTUAN TINGKAT KOMPETENSI SOFT SKILL MAHASISWA (STUDI KASUS DI UNIVERSITAS PEMBANGUNAN PANCA BUDI MEDAN)
Hardiansyah Putra
JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH Vol 4, No 3 (2021): October 2021
Publisher : Smart Education
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.54314/jssr.v4i3.729
Biro Student Advisory Centre (BSAC) Universitas Pembangunan Panca Budi Medan adalah pusat pengembangan karir dan pembinaan karakter mahasiswa. Untuk mencari calon pegawai yang terbaik diadakan softskill dari kriteria-kriteria pelatihan softskill mahasiswa. Menentukan tingkat kompetensi softskill mahasiswa dengan metode Analytical Hierarchy Process (AHP) dan Preference Ranking Organization Method For Enrichment Evaluation (PROMETHEE). Untuk memperoleh calon pegawai yang memiliki tingkat kompetensi soft skill yang dibutuhkan, maka metode AHP dan PROMETHEE sangat membantu sebagai alternative dalam mengambil suatu keputusan. Riset dilakukan dalam pengumpulan datanya. Hasil seminar dengan jumlah peserta 100 orang yang menjadi sumber datanya. Data-data tersebut dikumpulkan, diolah dan dianalisis untuk pembelajaran atau pelatihan dengan menggunakan metode AHP dan Promethee. Dimana, Promethee kurang mendukung dalam penentuan bobot dan hirarki kriteria serta tidak memiliki jaminan konsistensi ketika menentukan bobot seperti AHP. Sementara itu, AHP juga tidak seperti Promethee dalam perhitungan dan pemeringkatan. Sehingga dalam eksekusi program diperoleh waktu yang berbeda untuk hasilnya, pada metode AHP eksekusi program sampai hasil akhir lebih baik dari pada metode Promethee. AHP memiliki kelebihan dalam penentuan bobot dan hirarki kriteria, sedangkan Promethee memiliki kelebihan dalam proses pemeringkatan alternatif memakai fungsi preferensi dan bobot yang berbeda-beda.
ANIMASI 3D GERAKAN SHOLAT MENGGUNAKAN TEKNIK RIGGING
Novi Rahayu;
Agusdi Syafrizal
JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH Vol 5, No 1 (2022): February 2022
Publisher : Smart Education
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.54314/jssr.v5i1.816
Pada saat ini kebanyakan masyarakat Indonesia beranggapan bahwa yang membuat animasi 3D dari modeling hingga compositing adalah animator. Dalam pembuatan animasi 3D terdapat beberapa tahap, diantaranya yaitu pembuatan model 3D (modeling), kemudian diberikan tulang (rigging), setelah pemberian tulang kemudian masuk ke tahap animation, pemberian effect visual, lighting, rendering, dan compositing. Untuk melihat bagaimana implementasi rigging memberikan pengaruh pada pembuatan animasi simulasi gerak sholat maka dilakukan dengan menguji objek animasi gerakan sholat 3D dengan menerapkan rigging dalam sebuah scene yang telah dirancang sebelumnya. Setelah diketahui hasil perbedaan frame dengan pola gerakan sholat yang sama maka akan diketahui seberapa banyak rigging yang dipakai pada gerakan sholat. Animasi berasal dari kata “to animate†yang artinya menghidupkan atau membuat seolah-olah bergerak. Dalam animasi terdiri dari sekumpulan objek (gambar) yang berurut sedemikian rupa sehingga penonton merasakan adanya ilustrasi gerakan pada gambar yang ditampilkan. Animasi 3D ini di buat menggunakan aplikasi blender.berdasarkan aplikasi yang digunakan,animasi 3D sudah berjalan sebagaimana mestinya secara fungsional dari aplikasi. Â
PENERAPAN METODE ALGORITMA K-MEANS CLUSTERING UNTUK PEMETAAN PENYEBARAN PENYAKIT DEMAM BERDARAH DENGUE (DBD)
Muhammad Ardiansyah Sembiring;
Raja Tama Andri Agus;
Mustika Fitri Larasti Sibuea
JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH Vol 4, No 3 (2021): October 2021
Publisher : Smart Education
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.54314/jssr.v4i3.712
DBD umumnya disebabkan oleh nyamuk Aedes Aegypti. Nyamuk tersebut biasa hidup di lingkungan yang kotor. Penelitian ini bertujuan untuk  menerapkan konsep data mining menggunakan algoritma K-Means (clustering) untuk pemetaan desa yang terjangkit Demam Berdarah Dengue. Pemetaan yang dilakukan untuk mencari daerah yang banyak terjangkit penyakit DBD, dan daerah yang jarang terjangkit penyakit DBD  Berdasarkan hasil penelitian terdapat 3 cluster untuk tingkat penyebaran penyakit DBD yakni cluster 1 dengan kategori sedang, cluster 2 dengan kategori tinggi dan cluster 3 dengan kategori rendah. Performance yang dihasilkan menggunakan Devies Bouldin Index (DBI) adalah sebesar 1.044 yang menunjukkan K=3 sebagai jumlah kelompok yang paling optimum dibandingkan K lainnya. Hasil pemetaan yang dilakukan dapat membantu pemerintah bertindak cepat dalam mengambil keputusan bagi daerah yang rawan terjangkit penyakit DBD di Kecamatan Setia Janji.
PENERAPAN METODE MOORA PADA SISTEM PEMILIHAN PEMAIN TERBAIK PADA TOURNAMEN BOLA VOLI (KASUS: DESA PULAU TANJUNG KECAMATAN TELUK DALAM ASAHAN)
Suparmadi Suparmadi
JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH Vol 5, No 1 (2022): February 2022
Publisher : Smart Education
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.54314/jssr.v5i1.821
Pemilihan pemain terbaik pada kegiatan turnamen bola voli memberikan motivasi dan sebagai penghargaan buat para pemain yang berlaga sepanjang turnamen berlangsung. Dalam menentukan pemain yang terbaik (berkualitas) sering menjadi kendala dalam pemilihan yang kurang tepat sasaran. Penentuan pemain yang masih menggunakan data hanya mengandalkan pencarian poin terbanyak namun masih sebagian pihak yang tidak terima dengan keputusan tersebut dan sangat menyulitkan beberapa pihak dalam pengambilan keputusan. Guna dalam meningkatkan kinerja panitia maka dibangunlah suatu sistem. Salah satu metode yang terdapat pada sistem pendukung keputusan adalah metode Multi-Objective optimization on the Basis of Ratio Analysis (MOORA) yang dapat membantu panitia dalam menentukan pemain terbaik yang berbakat. Dari itu dibuatlah rancangan sistem pendukung keputusan yang dapat mengelolah data dengan lebih efektif dengan penerapan metode MOORA serta diharapkan dapat membantu dalam pemilihan pemain terbaik pada turnamen bola voli sehingga mendapatkan pencapaian dan sasaran yang tepat.Â
IMPLEMENTASI SISTEM PAKAR DIAGNOSIS PENYAKIT GANGGUAN SARAF ISKEMIK PADA MANUSIA MENGGUNAKAN METODE CERTAINTY FACTOR
Darjat Saripurna;
Nurcahyo Budi Nugroho;
Faisal Taufik;
Elfitriani Elfitriani;
Widiarti Rista Maya
JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH Vol 5, No 1 (2022): February 2022
Publisher : Smart Education
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.54314/jssr.v5i1.806
Gangguan saraf iskemik merupakan salah satu penyakit saraf yang disebabkan oleh kurangnya suplai darah ke otak sehingga kebutuhan darah didalam otak tidak terpenuhi. Kondisi ini dapat disebabkan beberapa penyakit komplikasi diantara nya hipertensi. Secara umum gangguan saraf iskemik ini dapat berisifat ringan, sedang dan akut. Kurangnya informasi tentang penyebab dan gejala terkait penyakit ini membuat masyarakat sulit melakukan pencegahan serta lambatnya proses penanganan penyakit gangguan saraf iskemik membuat angka kematian terhadap penyakit ini semakin meningkan.Melihat situasi yang terjadi maka dirancang sebuah Sistem Pakar yang mampu menerapkan metode Certainty Factor untuk mendiagnosa jenis penyakit gangguan saraf iskemik berdasarkan gejala-gejala klinis yang dirasakan oleh pasien, proses penerapan nya dengan terlebih dahulu mengumpulkan basis pengetahuan, kemudiann melakukan penelusurah inferensi Forward Chaining terhadap rule-rule yang ada dan selanjutnya melakukan proses perhitungan metode Certainty Factor untuk mengetahui nilai probabilitas dan jenis penyakit Gangguan Saraf Iskemik.Dengan adanya Sistem Pakar ini diharapkan dapat memberikan kemudahan kepada masyarakat maupun dokter untuk berinteraksi dan dalam pengambil kesimpulan penyakit gangguan saraf iskemik dan sebagai diagnosa awal.