cover
Contact Name
Hafiz Muchti Kurniawan
Contact Email
hafezkurniawan84@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
lppm.unaja@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kota jambi,
Jambi
INDONESIA
SCIENTIA JOURNAL
ISSN : 23029862     EISSN : 27768562     DOI : -
Core Subject : Health,
SCIENTIA JOURNAL is a scientific journal in the field of health published twice a year by LPPM Adiwangsa Jambi University, especially in the public health, nursing and midwifery field.
Arjuna Subject : -
Articles 568 Documents
Hubungan Pola Asuh Orang Tua dan Status Gizi Anak dengan Perkembangan Anak Balita di Wilayah Kerja Puskesmas Simpang Kawat Tahun 2017 Matda Yunartha
SCIENTIA JOURNAL Vol. 7 No. 2 (2018): SCIENTIA JOURNAL
Publisher : Universitas Adiwangsa Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Jumlah balita di Indonesia sangat besar yaitu mencapai 10%, saat ini Indonesia mengalami masalah gizi ganda yaitu sebesar 13,3% anak memiliki gizi buruk dan 12,2% gizi lebih. Selain gizi, saat ini angka kekerasan pada anak juga sangat besar yaitu sebanyak 547 kasus yang disebabkan pandangan orang tua tentang anak yang sulit diatur. penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan pola asuh orang tua dan status gizi anak dengan perkembangan anak. Penelitian ini merupakan penelitian analitik dengan rancangan Cross Sectional,penelitian ini dilakukan di Wilayah Kerja Puskesmas Simpang Kawat dan telah dilaksanakan pada bulan Agustus tahun 2017. Populasi dalam penelitian ini adalah orang tua yang memiliki anak balita yang ada di Wilayah Kerja Puskesmas Simpang Kawat yaitu 1885 orang dan sampel sebanyak 92 orang. Teknik pengambilan sampel dengan teknik Proportional Random Sampling. Pengumpulan data dilakukan dengan pengisian kuesioner. Data yang digunakan adalah data primer dan data sekunder. Analisa data yang digunakan adalah analisa Univariat dan Bivariat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada hubungan yang bermakna antara pola asuh orang tua dengan perkembangan anak balita di Wilayah Kerja Puskesmas Simpang Kawat dengan Sig 0,000. Ada hubungan yang bermakna antara status gizi anak dengan perkembangan anak balita di Wilayah Kerja Puskesmas Simpang Kawat dengan Sig 0,000. Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan, maka diharapkan bagi pelayan kesehatan untuk menjalin kerja sama dengan orang tua balita menyangkut masalah perkembangan anak, seperti memberikan penyuluhan atau konseling kepada orang tua tentang gizi dan pola asuh yang baik untuk mencapai perkembangan anak yang baik.
Hubungan Tingkat Pengetahuan Ibu, Status Sosial Ekonomi dan Jarak Kelahiran Terhadap Status Gizi Balita di Puskesmas Talangbakung Kota Jambi Tahun 2018 Matda Yunartha
SCIENTIA JOURNAL Vol. 8 No. 1 (2019): SCIENTIA JOURNAL
Publisher : Universitas Adiwangsa Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (340.535 KB)

Abstract

Badan kesehatan dunia (WHO) memperkirakan bahwa 54 % kematian anak disebabkan oleh keadaan gizi yang buruk. Di Indonesia, saat ini tercatat 4,5% dari 22 juta jiwa balita atau 900 ribu balita. Mengalami gizi kurang atau gizi buruk dan mengakibatkan lebih dari 80% kematian anak dan pada rentang tahun 2016 - 2017 sebanyak 35 balita gizi buruk yang ada di Provinsi Jambi. Penelitian ini dilakukan secara deskriptif analitik dengan Cross Sectional yaitu untuk menghubungkan tingkat pengetahuan ibu, status ekonomi, jarak kelahiran terhadap status gizi pada balita di poli gizi di Puskesmas Talang Bakung Kota Jambi Tahun 2018. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh ibu yang memiliki balita dan yaitu sebanyak 43 orang. Pengambilan sampel pada penelitian menggunakan teknik Purposive Sampling. Penelitian ini dilaksanakan pada tanggal 14 s/d 19 Agustus 2018 dengan menggunakan kuesioner dan lembar checklist sebagai alat ukur. Analisis dilakukan secara bivariat. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa terdapat hubungan antara tingkat pengetahuan ibu dengan P-Value 0.000(p<0,05), terdapat hubungan antara status ekonomi dengan status gizi balita dengan P-Value 0.000(p>0,05), terdapat hubungan antara jarak kelahiran dengan kejadian status gizi balita dengan P-Value 0.000(p<0,05). Dari hasil penelitian ini upaya yang dapat dilakukan adalah meningkatkan pengetahuan ibu tentang status gizi balita adalah dengan memberikan penyuluhan tentang pola makan yang benar, pencegahan dan tindakan utama apabila anak dicurigai mengalami gizi kurang atau buruk oleh tenaga kesehatan baik bidan, dokter ataupun tenaga kesehatan lainnya baik secara langsung maupun media sosial seperti iklan dan pamflet.
HUBUNGAN PENGETAHUAN DAN SIKAP IBU NIFAS DENGAN PEMBERIAN ASI KOLOSTRUM PADA BAYI BARU LAHIR DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS PUTRI AYU KOTA JAMBI TAHUN 2014 Situngkir, Dame; Siahaan, Gustien
SCIENTIA JOURNAL Vol 3 No 2 (2014): SCIENTIA JOURNAL
Publisher : SCIENTIA JOURNAL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (81.566 KB)

Abstract

Hasil survei demografi kesehatan Indonesia menunjukkan bahwa hampir semua bayi 96,5% diIndonesia pernah mendapatkan ASI dan sebanyak 8% bayi baru lahir mendapat kolostrumdalam 1 jam setelah lahir dan 53% bayi mendapat kolostrum pada hari pertama. Dampak jikabayi baru lahir tidak diberikan kolostrum, bayi tidak mendapatkan zat kekebalan tubuh. Tujuanpenelitian untuk mengetahui hubungan dan sikap ibu nifas dengan pemberian ASI kolostrumpada bayi baru lahir di wilayah kerja puskesmas putri ayu kota jambi tahun 2014.Penelitian ini dilakukan dengan metode kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Populasidalam penelitian ini adalah seluruh ibu nifas dari bulan Januari sampai Agustus 2014 diWilayah Kerja Puskesmas Putri Ayu sebanyak 158 orang. Sampel dalam penelitian inisebanyak 32 orang ,dengan teknik pengambilan sampel adalah teknik stratified randomsampling.Hasil analisis secara univariat diperoleh responden yang pengetahuan kurang baik 75%,responden yang pengetahuan baik 25%, responden yang memiliki sikap negative 59,4%,responden yang memiliki sikap positif 40,6%, responden yang tidak memberi ASI kolostrumpada bayi baru lahir 56,3%, responden yang memberikan ASI Kolostrum pada bayi baru lahir43,8%. Uji bivariat menunjukkan pengetahuan terhadap pemberian kolostrum dengan p-value=0,014, sikap dengan p-value= 0,041 terhadap pemberian kolostrum pada bayi baru lahir.Diharapkan kepada petugas kesehatan untuk memberi penyuluhan tentang manfaat pemberianASI Kolostrum dan memberi dukungan serta motivasi kepada ibu ataupun keluarga denganmenganjurkan ibu melakukan memberikan ASI Kolostrum pada bayinya.
Analisis Kebijakan Program Pemerintah dalam Penanganan Penyakit Campak pada Balita di Puskesmas Putri Ayu Kota Jambi Tahun 2019 Matda Yunartha
SCIENTIA JOURNAL Vol. 8 No. 2 (2019): SCIENTIA JOURNAL
Publisher : Universitas Adiwangsa Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (43.691 KB)

Abstract

WHO memperkirakan pada tahun 2002 terjadi sekitar 35 juta kasus campak dan 614.000 orang diantaranya dilaporkan meninggal dunia. Lebih dari 890/0 kematian terjadi di Negara dengan pendapatan berkapita < $1000. Sebagian besar kasus (850%) terjadi pada anak-anak balita. Pada Negara berkembang berkisar antara 3%-15%. Penelitian ini merupakan penelitian kualititatif. Penelitian ini dilakukan di Wilayah Kerja Puskesmas Putri Ayu Kota Jambi pada Agustus 2019, jumlah populasi dalam penelitian ini adalah Kepala Puskesmas Putri Ayu Kota Jambi dan 2 orang pemegang program imunisasi campak, Metode pengumpulan data dilakukan dengra mendalam kemudian di analsisi secara deskriptif. Dari hasil wawancara terlihat bahwa sejauh ini program penanganan imunisasi campak telah dilaksanakan dengan baik, pendapat itu di kemukankan oleh kepala puskesmas maupun 2 petugas dai program imunisasi campak tersebut. Sehingga tidak ada masalah yang berarti yang ditemukan dilapangan dari hasil wawancara. Bagi institusi pendidikan terkait, diharapkan hasil penelitian ini dapat menjadi bahan atau materi pembelajaran baik kalangan mahasiswa pendidikan sarjana maupun profesi.
Faktor–faktor yang Berhubungan dengan Waktu Tunggu Pelayanan Resep Pasien Jaminan Kesehatan Nasional di Instalasi Farmasi Rawat Jalan Rsud Raden Mattaher Tahun 2017 Matda Yunartha
SCIENTIA JOURNAL Vol. 9 No. 1 (2020): SCIENTIA JOURNAL
Publisher : Universitas Adiwangsa Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (39.553 KB)

Abstract

Salah satu standar pelayanan farmasi di rumah sakit adalah waktu tunggu. RSUD Raden Mattaher sebagai rumah sakit rujukan tertinggi di Provinsi Jambi dengan kunjungan yang semakin meningkat dan hal ini akan berdampak pada waktu tunggu pasien menjadi lebih lama. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui faktor - faktor yang berhubungan dengan waktu tunggu pelayanan resep pasien Jaminan Kesehatan Nasional rawat jalan tahun 2017. Jenis penelitian ini adalah penelitian analitik kuantitatif dengan rancangan cross sectional. Jumlah sampel sebanyak 98 sampel. Hasil penelitian ini diketahui waktu tunggu rata-rata obat jadi sebesar 40,1 menit dan obat racikan 65,3 menit. Untuk sumber daya manusia sebanyak 37 responden (37,8%) menyatakan tidak sesuai dan sebanyak 61 responden (62,2) menyatakan sesuai, 59 responden (60,2%) menyatakan sarana / fasilitas tidak sesuai dan 39 responden (39,8%) sesuai. Untuk jenis obat racikan sebanyak 49 resep (50%) dan obat jadi sebanyak 49 resep (50%), sebanyak 62 jumlah resep (63,3%) tidak sesuai dan sebanyak 36 jumlah resep (36,7%) sesuai. Hanya 9 resep (6,1%) tidak sesuai dengan prosedur kefarmasian dan 92 resep (93,9%) sesuai. Dari penelitian ini dapat diketahui bahwa waktu tunggu pelayanan resep di Instalasi Farmasi masih belum sesuai sehingga diharapkan agar Instalasi Farmasi dapat meningkatkan kualitas pelayanan agar mencapai waktu tunggu pelayanan yang tepat.
Faktor-faktor yang Berhubungan dengan Kejadian Hiperbillirubinemia pada Bayi Baru Lahir di RSUD Raden Mattaher Jambi Tahun 2020 Matda Yunartha
SCIENTIA JOURNAL Vol. 10 No. 1 (2021): SCIENTIA JOURNAL
Publisher : Universitas Adiwangsa Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (106.269 KB)

Abstract

Hiperbillirubin pada bayi baru lahir terjadi pada 25-50% neonatus cukup bulan dan lebih tinggi lagi pada neonatus kurang bulan. Data yang diperoleh dari RSUD Raden Mattaher Jambi pada tahun 2020 sebanyak 22 kasus, tahun 2019 sebanyak 15 kasus dan tahun 2018 sebanyak 18 kasus. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan kejadian hiperbillirubinemia di RSUD Raden Mattaher Jambi tahun 2020.Penelitian ini merupakan penelitian analitik dengan rancangan case control. Penelitian ini dilakukan di RSUD Raden Mattaher Jambi pada bulan September-October 2020. Populasi penelitian terbagi menjadi dua yaitu populasi kasus adalah bayi baru lahir dengan kejadian hiperbillirubinemia tahun 2020 sebanyak 44 bayi dan populasi kontrol adalah bayi baru lahir normal pada tahun 2020 sebanyak 973 bayi. Sampel dalam penelitian ini terbagi menjadi dua yaitu sampel kasus sebanyak 44 bayi yang diambil dengan teknik total sampling dan sampel kontrol sebanyak 44 bayi yang diambil dengan rasio 1:1 dengan teknik simple random sampling. Data yang diperoleh menggunakan lembar ceklis. Analisa data dalam penelitian ini secara univariat dan bivariat.Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada kelompok kasus, sebagian besar responden memiliki KGD normal sebanyak 26 responden (59,1%), menggunakan infus oksitosin sebanyak 49 responden (68,2%) dan BBLR sebanyak 30 responden (68,2%). Sedangkan pada kelompok kontrol, sebagian besar responden memiliki KGD normal sebanyak 23 responden (52,3%), tidak menggunakan infus oksitosin sebanyak 25 responden (56,8%) dan tidak BBLR sebanyak 28 responden (63,6%). Ada hubungan antara hipoglikemia (p=0,032) dan BBLR (p=0,006) dengan dengan kejadian hiperbillirubinemia pada bayi baru lahir dengan p value < 0,05. Tidak ada hubungan antara hipoglikemia dengan kejadian hiperbillirubinemia pada bayi baru lahir dengan p value 0,668 > 0,05.Diharapkan hasil penelitian ini dapat meningkatkan pelayanan kesehatan kepada tenaga medis dan ibu bersalin yang meliputi keadaan ibu dan menganjurkan ibu untuk melakukan pemeriksaan kadar gula, serta meminimalkan penggunaan oksitosin pada saat bersalin serta menyarankan untuk mencukupi asupan gizi selama hamil.
Hubungan Sikap dan Motivasi Masyarakat Terhadap Perilaku Pencegahan Covid-19 di Wilayah Kerja Puskesmas Kasang Pudak Matda Yunartha
SCIENTIA JOURNAL Vol. 10 No. 2 (2021): SCIENTIA JOURNAL
Publisher : Universitas Adiwangsa Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (66.407 KB)

Abstract

COVID-19 adalah penyakit yang disebabkan oleh virus baru yaitu Coronavirus (COVID-19) Penularan COVID-19 dapat dicegah dengan melakukan 3M+vaksin yaitu memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak dan vaksin.hal ini dipengaruhi oleh sikap dan motivasi masyarakat terhadap perilaku pencegahan COVID-19 di wilayah kerja puskesmas kasang pudak kabupaten muaro jambi dimana jumlah masyarakat yang terpapar sebanyak 20 orang .Tujuan Penelitian adalah untuk mengetahui hubungan sikap dan motivasi dengan perilaku pencegahan Masyarakat di wilayah kerja puskesmas kasang pudak mengenai wabah virus corona. Metode Penelitian ini bersifat analitik dengan rancangan penelitian cross sectional yang dilakukan pada masyarakat di wilayah kerja puskesmas kasang pudak. Subjek penelitian dipilih dengan metode accidental sampling, pengumpulan data dengan melakukan wawancara menggunakan kuesioner, metode analisis data yang digunakan univariat dan bivariat dengan uji chi-square. Hasil Penelitian adanya hubungan sikap terhadap perilaku pencegahan COVID-19 di wilayah kerja puskesmas kasang pudak kabupaten muaro jambi dengan p-value 0,00 < dari nilai p-value 0,05. Adanya hubungan motivasi terhadap perilaku pencegahan COVID-19 di wilayah kerja puskesmas kasang pudak dengan p-value 0,25 < dari nilai p-value 0,05.
Pelaksanaan Pendokumentasian Asuhan Keperawatan di RS Jiwa Daerah Provinsi Jambi Matda Yunartha
SCIENTIA JOURNAL Vol. 5 No. 1 (2016): SCIENTIA JOURNAL
Publisher : Universitas Adiwangsa Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (99.731 KB)

Abstract

Latar belakang : Salah satu tugas pokok perawat yang dapat menjadi faktor penentu untuk menilai kinerja perawat adalah pendokumentasian keperawatan. Dokumentasi merupakan salah satu fungsi dari pertanggung jawaban perawat dimata hukum, karena dengan pendokumentasian keperawatan dapat menghindarkan / melindungi perawat dari kegiatan malpraktik, disamping ini pelaksanaan pendokumentasian asuhan keperawatan yang akurat dapat menginformasikan kepada profesi kesehatan lain tentang perawatan yang sedang berjalan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengeksplorasi Pelaksanakan Pendokumentasian Asuhan Keperawatan. Metode : Penelitian ini bersifat kualitatif dengan pendekatan fenomenologi. Jumlah partisipan 5 orang perawat pelaksana dengan tehnik purposif sampling . Pengambilan data menggunakan tehnik wawancara mendalam. Hasil : Hasil penelitian pelaksanaan pendokumentasian asuhan keperawatan menghasilkan 4 tema yaitu: 1) Alasan pelaksanaan pendokumentasian asuhan keperawatan dimaknai adalah untuk memudahkan, menilai kemajuan klien secara akurat dan sesuai standardan sebagai bukti dimata hukum. 2) Hambatan dalam pelaksanaan pendokumentasian asuhan keperawatan dimaknai adalah karena motivasi, persepsi yang belum sama, pasien tidak kooperatif. 3) Dukungan yang diperlukan dalam pelaksanaan pendokumentasian asuhan keperawatan dimaknai adalah dukungan dari RS itu sendiri dan adanya standar pelayanan dalam pemberian reward / penghargaan. 4) Harapan dalam pelaksanaan pendokumentasian asuhan keperawatan dimaknai adalah dengan mengadakan pelatihan, pendidikan khusus,mengerti dan peduli kebutuhan pasien. Simpulan : disarankan agar perawat meningkatkan pengetahuan perawat melalui pelatihan pelatihan ataupun pendidikan khusus dalam hal pendokumentasian
HUBUNGAN PENGETAHUAN, MOTIVASI DAN AKSES SARANA KESEHATAN TERHADAP PEMBERIAN IMUNISASI HEPATITIS B (0-7 HARI) DI PUSKESMAS PUTRI AYU KOTA JAMBI TAHUN 2014 Nia, Nia; lala, lala
SCIENTIA JOURNAL Vol 3 No 1 (2014): SCIENTIA JOURNAL
Publisher : SCIENTIA JOURNAL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (41.736 KB)

Abstract

Penyakit hepatitis B merupakan penyakit kronis yang menyerang hati dan merupakan salah satupenyakit yang menjadi masalah kesehatan masyarakat di seluruh dunia, pada masa bayi hepatitisB mempunyai risiko kronis hinga 90% dan sebanyak 25-30% diantaranya akan berkembangmenjadi sirosis hepatis. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui Hubungan Pengetahuan,Motivasi dan akses ke sarana kesehatan dengan pemberian imunisasi Hepatitis B (0-7Hari).Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan menggunakan desain cross setional.Jumlah populasi dalam penelitian ini 274 orang dengan jumlah sampel 71 responden puskesmasPutri Ayu Kota Jambi yang diambil dengan menggunakan teknik Accidental Sampling yaitupengambilan sampel yang kebetulan ada di daerah penelitian. Analisa yang digunakan adalahanalisis univariat dan Bivariat (Chi-Square).Status imunisasi hepatitis B (0-7Hari) menunjukkan bahwa 38 responden (53.5%) melakukanimunisasi Hepatitis B, Sebanyak 20 responden (28,2%) mempunyai pengetahuan yang baiktentang Imunisasi Hepatitis B, 47 responden (66,2%) mempunyai motivasi baik, 33 responden(46,5%) mempunyai Akses Kesarana Kesehatan dekat. Hasil uji bivariat diperoleh bahwapengetahuan responden dengan P-value (0,045), motivasi responden dengan P-value (0,007)dan akses ke sarana kesehatan responden dengan P-value (0,000).Di simpulkan bahwa ada hubungan pengetahuan, motivasi responden, akses pelayanankesehatan responden terhadap pemberian imunisasi hepatitis B (0-7hari) di Puskesmas Putri AyuKota Jambi.
GAMBARAN PENGETAHUAN, MOTIVASI IBU NIFAS DAN PERAN BIDAN TERHADAP BOUNDING ATTACHMENT DI RUANG KEBIDANAN RUMAH SAKIT UMUM DAERAH RADEN MATTAHER TAHUN 2014 Sondang, Sondang
SCIENTIA JOURNAL Vol 3 No 1 (2014): SCIENTIA JOURNAL
Publisher : SCIENTIA JOURNAL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (119.459 KB)

Abstract

Bounding Attachment adalah sebuah peningkatan hubungan kasih sayang dengan keterikatanbatin antara orang tua dan bayi. Dengan adanya Bounding Attachment bayi akan merasadicintai, diperhatikan, mempercayai, menumbuhkan sikap social, bayi merasa aman. Kurangnyaperhatian dan kasih sayang orang tua terhadap anak, menyebabkan berkembangnya perasaantidak aman, gagal mengembangkan perilaku akrab. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahuiGambaran Pengetahuan, Motivasi Ibu Nifas dan Peran Bidan tentang Bounding Attachment.Penelitian ini bersifat deskriftif dengan metode cross sectional. Populasi dalam penelitian inisemua ibu nifas, teknik pengambilan sampel dilakukan dengan metode accidental samplingyaitu sebanyak 37 responden.Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengetahuan ibu nifas tentang Bounding Attachmentberada pada kategori kurang baik yaitu sebanyak 25 orang (67%) responden, kurang baiknyapengetahuan dipengaruhi faktor umur dan tingkat pendidikan dan sebanyak 25 orang (68%)responden, berada pada kategori rendah, rendahnya motivasi dipengaruhi faktor kurangnyasupport dari keluarga dan kelelahan habis melahirkan serta sebanyak 27 orang (73%)responden menyatakan peran bidan negatif dikarenakan kurangnya support yang diberikanBidan dalam pelaksanaan Bounding Attachment kepada ibu nifas.Sehingga dapat disimpulkan bahwa pengetahuan ibu yang rendah, motivasi ibu yang rendah,dan peran bidan yang negatif akan berbanding lurus terhadap pelaksanaan BoundingAttachment. Diharapkan adanya upaya peningkatan pengetahuan dan motivasi respondententang Bounding Attachment dengan memberikan penyuluhan kepada ibu nifas untukmengajak bayi berbicara dan bermain yang merupakan element ikatan kasih sayang sehinggamenambah wawasan responden dan suami atau keluarga dapat membantu mensupport ibudalam melakukan Bounding Attachment serta bidan dapat meningkatkan pelayanan kesehatanpada ibu nifas terutama tentang pelaksanaan Bounding Attachment dan melakukan penyuluhanmengingat rendahnya pengetahuan dan motivasi ibu nifas.

Filter by Year

2013 2025


Filter By Issues
All Issue Vol. 14 No. 1 (2025): SCIENTIA JOURNAL Vol. 13 No. 2 (2024): SCIENTIA JOURNAL Vol. 13 No. 1 (2024): SCIENTIA JOURNAL Vol. 12 No. 2 (2023): SCIENTIA JOURNAL Vol. 12 No. 1 (2023): SCIENTIA JOURNAL Vol. 11 No. 2 (2022): SCIENTIA JOURNAL Vol. 11 No. 1 (2022): SCIENTIA JOURNAL Vol. 10 No. 2 (2021): SCIENTIA JOURNAL Vol. 10 No. 1 (2021): SCIENTIA JOURNAL Vol 10 No 1 (2021): SCIENTIA JOURNAL Vol. 9 No. 1 (2020): SCIENTIA JOURNAL Vol 9 No 2 (2020): SCIENTIA JOURNAL Vol. 9 No. 2 (2020): SCIENTIA JOURNAL Vol 9 No 1 (2020): SCIENTIA JOURNAL Vol. 8 No. 2 (2019): SCIENTIA JOURNAL Vol 8 No 2 (2019): SCIENTIA JOURNAL Vol. 8 No. 1 (2019): SCIENTIA JOURNAL Vol 8 No 1 (2019): SCIENTIA JOURNAL Vol 8 No 1 (2019): SCIENTIA JOURNAL Vol 7 No 2 (2018): SCIENTIA JOURNAL Vol 7 No 2 (2018): SCIENTIA JOURNAL Vol. 7 No. 2 (2018): SCIENTIA JOURNAL Vol 7 No 1 (2018): SCIENTIA JOURNAL Vol 7 No 1 (2018): SCIENTIA JOURNAL Vol. 7 No. 1 (2018): SCIENTIA JOURNAL Vol 6 No 2 (2017): SCIENTIA JOURNAL Vol. 6 No. 2 (2017): SCIENTIA JOURNAL Vol 6 No 2 (2017): SCIENTIA JOURNAL Vol 6 No 1 (2017): SCIENTIA JOURNAL Vol. 6 No. 1 (2017): SCIENTIA JOURNAL Vol 6 No 1 (2017): SCIENTIA JOURNAL Vol. 5 No. 2 (2016): SCIENTIA JOURNAL Vol 5 No 2 (2016): SCIENTIA JOURNAL Vol 5 No 2 (2016): SCIENTIA JOURNAL Vol. 5 No. 1 (2016): SCIENTIA JOURNAL Vol 5 No 1 (2016): SCIENTIA JOURNAL Vol 4 No 4 (2016): SCIENTIA JOURNAL Vol 4 No 3 (2015): SCIENTIA JOURNAL Vol 4 No 3 (2015): SCIENTIA JOURNAL Vol 4 No 2 (2015): SCIENTIA JOURNAL Vol. 4 No. 2 (2015): SCIENTIA JOURNAL Vol. 4 No. 1 (2015): SCIENTIA JOURNAL Vol 4 No 1 (2015): SCIENTIA JOURNAL Vol 3 No 2 (2014): SCIENTIA JOURNAL Vol 3 No 1 (2014): SCIENTIA JOURNAL Vol 3 No 1 (2014): SCIENTIA JOURNAL Vol 2 No 2 (2013): SCIENTIA JOURNAL Vol 2 No 1 (2013): SCIENTIA JOURNAL Vol 2 No 1 (2013): SCIENTIA JOURNAL More Issue