cover
Contact Name
Hafiz Muchti Kurniawan
Contact Email
hafezkurniawan84@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
lppm.unaja@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kota jambi,
Jambi
INDONESIA
SCIENTIA JOURNAL
ISSN : 23029862     EISSN : 27768562     DOI : -
Core Subject : Health,
SCIENTIA JOURNAL is a scientific journal in the field of health published twice a year by LPPM Adiwangsa Jambi University, especially in the public health, nursing and midwifery field.
Arjuna Subject : -
Articles 568 Documents
PENGARUH TERAPI BERMAIN TERHADAP KEMAMPUAN INTERAKSI SOSIAL PADA ANAK AUTIS DI SLBN 02 KOTA JAMBI TAHUN 2020 Mulyati, Sri
SCIENTIA JOURNAL Vol 9 No 2 (2020): SCIENTIA JOURNAL
Publisher : Universitasdiwangsa Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Autis masih menjadi mimpi buruk bagi sebagian besar orang tua. Menurut WHO (2013) epidemiologi global memperkirakan prevalensi autis mencapai 1:160 atau 7,6 juta pertahun. Berdasarkan data di Indonesia yang berpenduduk 210 juta Anak autis mengalami kebingungan memahami apa yang ada disekitarnya dan kesulitan berkomunikasi dengan orang lain. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh terapi bermain terhadap kemampuan interaksi sosial anak autis di SLB Negeri 02 Kota Jambi tahun 2020. Penelitian ini menggunakan pre-eksperimental design dengan pendekatan one group pre test dan post test design. Penelitian ini dilakukan pada bulan Agustus tahun 2020 dan dilaksanakan di SLB Negeri 02 Kota Jambi.Populasi dalam penelitian ini adalah anak autis di SLB Negeri 02 Kota Jambi.Teknik yang diambil secara total sampling, dengan jumlah sampel sebanyak 20 orang.Pengumpulan data menggunakan lembar observasi dan pelaksanaan terapi bermain. Analisis yang digunakan adalah analisis univariat dan bivariat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari 20 responden, sebelum diberikan terapi bermain sebagian besar responden dengan kemampuan interaksi sosial dalam kategori kurang baik sebanyak 12 responden (60%) dan sesudah diberikan terapi bermain sebagian besar responden dengan kemampuan interaksi sosial dalam kategori baik sebanyak 12 responden (60%). Ada pengaruh terapi bermain terhadap kemampuan interaksi sosial anak autis dengan p value = 0,042< 0,05. Penelitian ini menunjukkan bahwa terapi bermain untuk meningkatkan kemampuan interaksi. Untuk itu, diharapkan dapat mempertimbangkan penggunaan terapi bermain sebagai terapi tambahan bagi penderita autis.
HUBUNGAN ANTARA KECERDASAN ADVERSITAS DAN KOMPETENSI PEDAGOGIK DENGAN ORGANIZATIONAL CITIZENSHIP BEHAVIOR (OCB) GURU DI SLB SWASTA SE-KOTA Warsini, Lusi; Parman, Parman
SCIENTIA JOURNAL Vol 9 No 2 (2020): SCIENTIA JOURNAL
Publisher : Universitasdiwangsa Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini dapat digolongkan dalam penelitian korelasional yang terdiri atas dua variabel bebas yaitu kecerdasan Adversitas dan Kompetensi Pedagogik serta satu Variabel terikat yaitu Organizational Citizenship Behavior (OCB). Penelitian ini dilaksanakan di SDLB Swasta Kota Jambi tahun 2018 dengan jumlah sampel 97 orang siswa yang diambil secara Proposional Random Sampling Metode penelitian yang digunakan adalah metode survey dan teknik analisis data menggunakan uji statistik korelasi dan regresi linear sederhana serta korelasi dan regresi linear ganda. Adapun pengujian hipotesis dilakukan pada taraf signifikan a =0,05 dan a = 0,01. Penelitian ini menghasilkan 3 (tiga) kesimpulan yaitu: Pertama terda[at hubungan positip yang sangat signifikan antara kecerdasan Adversitas (X1) dengan organizational citizenship behavior (OCB) (Y), dengan koefisien determinasi r²=0,844, dan persamaan regresi Y=94,69+0,326X1 Kedua terdapat hubungan positif yang sangat signifikan anatar kompetensi pedagogik (X2) dengan organizationnal citizenship behavior (OCB) (Y) dengan koefisien determinasi r²=0,812, dengan persamaan regresi Y=95,131+0,142X2 Ketiga terdapat hubungan positif yang sangat signifikan antara kecerdasan adversitas (X1) dan kompetensi pedagogik (X2) secara bersama-sama dengan organizational citizenship behavior (OCB) (Y) dengan koefisien determinasi ry12²= 0,1533 dan persamaa regresi Y=79,837+1,557 X1+0,583X2. Berdasarkan nhasil penelitian dapat disimpulkan bahwa organizational citizenship behavior (OCB) dapat ditingkatkan melalui kecerdasan adversitas dan kompetensi pedagogik.
PENGARUH DUKUNGAN KELUARGA DENGAN PENCEGAHAN TINDAKAN BUNUH DIRI PADA PASIEN DEPRESI UNIT RAWAT JALAN DI RSJ PROF. DR. ILDREM MEDAN TAHUN 2020 Wilson Sihaloho, Roy Wilson Sihaloho; Aritonang, Murni
SCIENTIA JOURNAL Vol 9 No 2 (2020): SCIENTIA JOURNAL
Publisher : Universitasdiwangsa Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Depresi saat ini sudah sangat begitu populer dimasyarakat dan semua orang telah mengetahuinya, termasuk orang yang awam dalam bidang kesehatan dan psikologis, namun depresi merupakan masalah kesehatan jiwa yang utama saat ini. Berdasarkan data World Health Organization (WHO) hampir 20% - 30% dari pasien rumah sakit di negara berkembang mengalami gangguan emosional seperti depresi. Hasil studi yang dilakukan oleh WHO memprediksikan bahwa pada tahun 2020 nanti penderita depresi akan mencapai lebih dari 300 juta orang dan akan menjadi salah satu penyakit mental yang banyak dialami dan depresi ini akan menjadi penyebab kedua kematian terbesar setelah serangan jantung. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif korelasi dengan rancangan studi Cross Sectional yang bertujuan untuk mengetahui bagaimana Hubungan Dukungan Keluarga Dengan Pencegahan Tindakan Bunuh Diri Pada Pasien Depresi di Unit Rawat Jalan RSJ PROF.DR. M. Ildrem Medan Tahun 2020. Populasi dan sampel dalam penelitian ini adalah salah satu keluarga inti yang tinggal serumah dengan pasien depresi yang membawa pasien berobat di unit rawat jalan Rumah Sakit Jiwa Prof. dr. Ildrem Medan dengan populasi dan sampel 29 responden. Hasil penelitian menunjukan bahwa menunjukkan bahwa 13 responden memberikan dukungan penghargaan yang baik (44.8%) dengan pencegahan tindakan bunuh (44.8%), dan 14 responden memberikan dukungan penghargaan cukup (48.3%), dengan 2 orang pencegahan tindakan bunuh diri rendah yaitu (6.9%). Diperoleh Ada hubungan antara dukungan keluarga dengan pencegahan tindakan bunuh diri pada pasien depresi dengan p = 0.000 dan hubunganya sangat kuat dimana rhoxy­ = 0.809 yang artinya semakin baik dukungan keluarga maka akan semakin tinggi pencegahan bunuh diri pada pasien depresi. Dalam hal ini Disarankan bagi perawat agar dapat memberikan masukan atau penyuluhan mengenai dukungan keluarga dan pencegahan bunuh diri pada pasien depresi, sehingga keluarga lebih memahami pentingnya dukungan keluarga terhadap pencegahan tindakan bunuuh diri pada pasien depresi.
HUBUNGAN TINDAKAN PERAWATAN LUKA DENGAN KEPUASAN PASIEN POST OPERASI DI KLINIK SALLY TAHUN 2020 Aspiati, Aspiati
SCIENTIA JOURNAL Vol 9 No 2 (2020): SCIENTIA JOURNAL
Publisher : Universitasdiwangsa Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Luka operasi merupakan luka yang disebabkan karena prosedur pembedahan pada bagian tubuh. Luka operasi sangat mudah terinfeksi apabila tidak mendapatkan perawatan dengan baik. Untuk mencegah luka operasi agar tidak terinfeksi perlu dilakukan tindakan perawatan luka yang benar yang akan menghasilkan proses penyembuhan luka yang cepat sehingga kepuasan pasien post operasi akan terpenuhi. Kepuasan adalah sebagai perasaan seseorang setelah membandingkan kinerja atau hasil yang dirasakannya dengan harapannya. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan tindakan perawatan luka dengan kepuasan pasien post operasi di Klinik Sally Tahun 2020. Penelitian ini bersifat deskriptif korelasional dengan rancangan studi cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh pasien post operasi yang berjumlah 33 orang. Pengambilan sampel dilakukan secara accidental sampling. Metode pengumpulan data diperoleh dengan menggunakan kuesioner untuk menilai kepuasan pasien di di Klinik Sally Tahun 2020. Data di analisis dengan uji korelasi spearman rank dengan α 0,05. Hasil penelitian menunjukan bahwa tindakan perawatan luka mayoritas cukup 63,6%. Kepuasan pasien mayoritas puas 42,4%. Diperoleh ada hubungan antara perawatan luka dengan kepuasan pasien dengan hasil yang signifikan dengan nilai p = 0,000 α < 0,05 nilai r = 0,580 yaitu korelasi kuat (r >0,5-0,75). Hal ini menunjukan adanya hubungan yang signifikan antara tindakan perawatan luka dengan kepuasan pasien post operasi. Dalam hal ini perawat harus memberikan tindakan perawatan luka post operasi pada pasien agar pasien merasa puas dan senang selama proses perawatan luka post operasi.
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KEPATUHAN IBU HAMIL DALAM PEMERIKSAAN KEHAMILAN DI KLINIK HANNA KASIH TAHUN 2019 Nurliaty, Nurliaty
SCIENTIA JOURNAL Vol 9 No 2 (2020): SCIENTIA JOURNAL
Publisher : Universitasdiwangsa Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pemeriksaan kehamilan (Antenatal Care) adalah perawatan yang ditujukan kepada ibu hamil, yang bukan saja ketika ibu sakit dan memerlukan perawatan, tetapi juga pengawasan dan penjagaan wanita hamil agar tidak terjadi kelainan sehingga mendapatkan ibu dan bayi yang sehat. Seluruh ibu hamil harus menjalani pemeriksaan kehamilan untuk mengetahui kondisi ibu dan janin dalam kandungannya,dalam hal ini yang diperlukan adalah kepatuhan. Kepatuhan adalah tingkatan pasien melaksanakan cara pengobatan dan perilaku yang disarankan oleh dokter atau tenaga kesehatan lain. Bila terlambat mengenali tanda bahaya dalam memutuskan dirujuk ke fasilitas kesehatan, terlambat mencapai fasilitas kesehatan, serta terlambat mendapatkan pelayanan di fasilitas kesehatan. Keterlambatan ini biasanya tidak terdeteksi sejak awal karena asuhan antenatal yang tidak teratur, sehingga menyebabkan kemungkinan melahirkan dengan selamat menjadi lebih kecil. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor yang mempengaruhi kepatuhan ibu dalam pemeriksaan kehamilan di Klinik Hanna Kasih Tahun 2019. Jenis penelitian ini adalah deskriptif dengan rancangan penelitian survey. Sampel pada penelitian ini sebanyak 60 orang dengan tekhnik total sampling. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kepatuhan ibu memeriksakan kehamilan berdasarkan pengetahuan adalah baik sebanyak 33 ibu (55,0%), mendapat dukungan sosial sebanyak 57 ibu (95,0%), pemberian informasi kurang 28 ibu (46,7%) dan interaksi profesional kesehatan adalah baik yaitu 58 ibu (96,7%). Disarankan bagi Klinik agar memberikan penjelasan secara jelas kepada ibu hamil yang melakukan pemeriksaan sehingga ibu hamil mengetahui perkembangan dan pertumbuhan bayi dalam kandungan dan mendapatkan pelayanan antenatal sesuai standar.
PENGARUH SOSIO DEMOGRAFI DAN PELAYANAN KB DENGAN KEIKUTSERTAAN PUS DALAM BER-KB DI KECAMATAN MEDAN TUNTUNGAN TAHUN 2019 Julianti Singarimbun, Ristika
SCIENTIA JOURNAL Vol 9 No 2 (2020): SCIENTIA JOURNAL
Publisher : Universitasdiwangsa Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Indonesia sebagai salah satu negara berkembang tidak luput dari masalah kependudukan. Secara garis besar masalah pokok di bidang kependudukan yang dihadapi Indonesia adalah jumlah penduduk yang besar dengan laju pertumbuhan penduduk yang relatif masih tinggi, penyebaran penduduk yang tidak merata, struktur umur muda, dan kualitas penduduk yang masih harus ditingkatkan. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah Purposive Sampling dengan kriteria sampel sebagai berikut :Pasangan Usia Subur (wanita) berusia 20-35 tahun, Pasangan Usia Subur yang memiliki anak 2 orang, Pasangan Usia Subur yang tidak hamil atau sakit,Jadi, sampel dalam penelitian ini berjumlah 83 orang. Hasil uji statistik mengunakan uji Chi-Square dari tabel 4.9 menunjukan bahwa ada hubungan yang signifikan antara jumlah anak dengan keikutsertaan KB di Kecamatan Medan Tuntungan tahun 2019, dengan nilai P = 0,000 ( P<0,05). Hasil analisis hubungan jumlah anak dengan keikutsertaan KB dapat dilihat bahwa dari 38 orang (45,8%) yang memiliki anak 0-1 orang terdapat 18 orang (21,7%) yang menyatakan ikut ber-KB, hal ini dikarenakan responden ingin mengatur jarak antara anak pertama dengan anak selanjutnya. Sedangkan dari 45 orang (54,2%) yang memiliki anak ≥ 2 orang terdapat 2 orang (2,4%) yang menyatakan tidak ikut ber-KB. Kata Kunci: Sosio Demografi, KB, PUS
FAKTOR – FAKTOR YANG MEMPENGARUHI TERJADINYA DIARE PADA ANAK UMUR 1 – 3 TAHUN DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS SIMALINGKAR MEDAN TAHUN 2019 Suriati, Suriati
SCIENTIA JOURNAL Vol 9 No 2 (2020): SCIENTIA JOURNAL
Publisher : Universitasdiwangsa Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Diare merupakan penyakit yang ditandai dengan bertambahannya frekwensi defekasi lebih dari biasanya (> 3 kali / hari ) disertai perubahan konsistensi tinja menjadi cair dengan atau tanpa darah dan atau lender. Indonesia ditemukan angka penderita diare sekitar 60 juta kejadian setiap tahunnya, sebagian besar 70% - 80% penderita ini adalah dibawah umur 3 tahun lebih kurang dari 40 juta kejadian. Peningkatan jumlah penderita Diare ini dikaitkan dengan faktor – faktor yang mempengaruhi terjadinya diare seperti faktor kesehatan lingkungan, faktor cuci tangan dan faktor sanitasi makanan. Jenis penelitian ini adalah survey deskriftif dengan tujuan untuk mengetahui faktor – faktor yang mempengaruhi terjadinya diare pada anak umu 1 – 3 tahun di wilayah kerja Puskesmas Simalingkar Medan 2019. Populasi penelitian ini adalah seluruh ibu yang memiliki anakyang berumur 1 – 3 tahun yang menderita penyakit diare yang dating berobat ke Puskesmas Simalingkar Medan pada bulan Januari – Juli tahun 2019 sebanyak 168 orang. Sampel pada penelitian ini sebanyak 35 orang dan cara pengambilan sampel menggunakan metode Accidental Sampling. Jenis data penelitian ini adalah data primer dengan cara membagikan kuesioner kepada responden. Data yang didapat dianalisis dengan melihat jumlah persentase data yang terkumpul dan disajikan dalam tabel – tabel distribusi frekuensi. Dari Hasil penelitian yang di dapat dari 35 orang responden yaitu bahwa faktor kesehatan lingkungan mayoritas beresiko sebanyak 80.0%, faktor cuci tangan mayoritas beresiko sebanyak 77.1%, dan faktor sanitasi makanan mayoritas tidak beresiko sebanyak 91.4%. Dari hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa faktor yang dominan mempengaruhi terjadinya diare adalah faktor kesehatan lingkungan sebanyak 80.0%. Untuk itu disarankan kepada ibu yang mempunyai anak umur 1 -3 tahun untuk lebih memperhatikan kesehatan lingkungan, mengajarkan cuci tangan yang baik kepada anaknya dan memperhatikan sanitasi makanan untuk mencegah terjadinya diare pada anak tersebut. Untuk petugas Puskesmas Simalingkar Medan khusunya perawat bagian penanganan penyakit menular supaya memberikan penyuluhan – penyuluhan kepada ibu yang memiliki anak umur 1 -3 tahun tentang faktor – faktor yang mempengaruhi terjadinya diare pada anak dan memberikan penjelasan bagaimana mencegah penyekit diare. Kata kunci: Faktor – Faktor yang mempengaruhi Diare, Anak umur 1 -3 tahun
HUBUNGAN PENGETAHUAN DAN SIKAP LANSIA DENGAN FREKUENSI KUNJUNGAN KE POSYANDU LANSIA DI KECAMATAN MEDAN TUNTUNGAN TAHUN 2019 Juliana Sihombing, Reny
SCIENTIA JOURNAL Vol 9 No 2 (2020): SCIENTIA JOURNAL
Publisher : Universitasdiwangsa Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Seiring meningkatnya populasi Lanjut usia (lansia), Pemerintah telah berusaha merumuskan berbagai kebijakan yang bertujuan meningkatkan derajat kesehatan dan mutu lansia untuk mencapai masa tua bahagia dan berdaya guna, dalam keluarga dan masyarakat, namun kunjungan lansia ke Pos Pelayanan Terpadu ( Posyandu ) Lansia masih sangat kurang, di duga karena kurangnya pengetahuan lansia tentang keberadaan dan manfaat Posyandu Lansia. Tujuan penelitian adalah mengetahui hubungan Pengetahuan dan Sikap Lansia dengan Frekuensi kunjungan ke Posyandu, Penelitian yang di gunakan bersifat deskriptif analitik dengan rancangan cross sectional terhadap 45 orang sampel, dilakukan di Kecamatan Medan Tuntungan tanggal 30 dan 31 Maret 2019. Data pengetahuan, sikap dan identitas sampel sebagai data primer dikumpulkan peneliti dengan wawancara menggunakan kuesioner, sedangkan data sekunder berupa gambaran umum lokasi penelitian di catat dari laporan Puskesmas. Data primer dianalisis secara Univariat dan bivariat, Analisis bivariat dengan Chi-Square test, data sekunder dianalisis secara deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan ada hubungan pengetahuan dengan frekuensi kunjungan lansia ke Posyandu Lansia dengan hasil X2 hitung > X2 tabel, dengan derajat kepercayaan 95 % ∑ = 0.05 dan df = 1, dan tidak ada hubungan Sikap dengan frekuensi kunjungan lansia ke Posyandu Lansia dengan hasil X2 hitung < X2 tabel, dengan derajat kepercayaan 95 % ∑ = 0.05 dan df = 1. Disimpulkan bahwa kunjungan Lansia ke Posyandu Lansia berhubungan dengan pengetahuan lansia tetapi disimpulkan bahwa kunjungan Lansia ke Posyandu Lansia tidak berhubungan dengan sikap lansia. Untuk itu diharapkan kepada masyarakat khususnya lansia agar lebih memanfaatkan Posyandu Lansia untuk meningkatkan status kesehatannya. Kata kunci : Posyandu Lansia, Pengetahuan, Sikap dan Frekuensi Kunjungan
KARAKTERISTIK PASIEN PENYAKIT JANTUNG KORONER DI RUMAH SAKIT UMUM HAJI MEDAN TAHUN 2019 Aritonang, Murni
SCIENTIA JOURNAL Vol 9 No 2 (2020): SCIENTIA JOURNAL
Publisher : Universitasdiwangsa Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penyakit jantung koroner merupakan salah satu bentuk utama penyakit kardiovaskuler (penyakit jantung dan pembuluh darah ), menjadi penyebab kematian nomor wahid didunia. Jenis adalah penelitian deskriptif sederhana untuk mengetahui Karakteristik pasien penyakit jantung koroner di Rumah Sakit Umum Haji Medan Tahun 2019. Populasi dalam penelitian ini adalah pasien yang menderita penyakit jantung koroner di Rumah Sakit Umum Haji Medan Medan berjumlah 45 orang dan Metode Pengambilan sampel yang dilakukan dengan cara Total Populasi berjumlah 45 orang. Metode pengumpulan data dengan data Sekunder yang diambil dari status pasien penyakit jantung koroner di Rekam Medik . Kesimpulan karakteristik pasien penyakit jantung koroner di Rumah Sakit Umum Haji Medan yaitu pasien penyakit jantung koroner meyoritas umur > 51 tahun sebanyak 48.9 %, jenis kelamin mayoritas laki – laki sebanyak 75.6 %, pekerjaan mayoritas PNS/TNI sebanyak 24.4 % dan pendidikan mayoritas SMA sebanyak 64.4 %. Disarankan agar pasien penyakit jantung koroner mengerti bagaimana cara – cara menjaga kesehatan jantung dengan informasi yang dan juga kepada perawat di Rumah Sakit Umum Haji Medan Tahun 2019. Diharapkan lebih menigkatkan program pelayanan kesehatan dengan melakukan pendidikan kesehatan serta penyuluhan tentang penyakit jantung koroner. Kata Kunci: Karakteristik Pasien, Penyakit Jantung Koroner
KARAKTERISTIK PENYEBAB LAMA HARI PERAWATAN BAGI PENDERITA TRAUMA KAPITIS DI RSUD DR. PIRNGADI MEDAN TAHUN 2020 Meilan Simbolon, Siti; Elpriska, Elpriska
SCIENTIA JOURNAL Vol 9 No 2 (2020): SCIENTIA JOURNAL
Publisher : Universitasdiwangsa Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Trauma kapitis adalah cidera pada kepala yang dapat menyebabkan kerusakan yang kompleks di kulit kepala, tulang tempurung kepala, selaput otak, dan jaringan otak itu sendiri. Terjadinya trauma kapitis dapat disebabkan oleh kecelakaan lalu lintas, benda tumpul dan luka tembus. Untuk mengetahui karakteristik penyebab lama hari rawatan bagi penderita trauma kapitis di RSUD Dr. Pirngadi Medan Tahun 2020, telah dilakukan penelitian yang bersifat deskriptif terhadap 63 data penderita trauma kapitis, dengan dengan menggunakan data sekunder dan analisa dilakukan secara deskriptif. Hasil penelitian menunjunjukkan bahwa penyebab kejadian trauma kapitis mayoritas karena kecelakaan lalu lintas sebanyak 56 orang (88,9%), tingkat keparahan mayoritas ringan sebanyak 35 orang (55,6%), klasifikasi komusio serebri sebanyak 31 orang (49,2%), dan lama rawatan penderita trauma kapitis di RSUD Dr. Pirngadi Medanmayoritas antara 49 – 120 jam sebanyak 28 orang (44,4%). Diharapkan kepada pengumudi sepeda motor untuk menggunakan helm saat membawa sepeda motor dan kepada perawat untuk mengisi rekam medis secara lengkap. Kata Kunci: Trauma Kapitis, Penyebab, Tingkat Keparahan, Klasifikasi, Lama Rawatan

Filter by Year

2013 2025


Filter By Issues
All Issue Vol. 14 No. 1 (2025): SCIENTIA JOURNAL Vol. 13 No. 2 (2024): SCIENTIA JOURNAL Vol. 13 No. 1 (2024): SCIENTIA JOURNAL Vol. 12 No. 2 (2023): SCIENTIA JOURNAL Vol. 12 No. 1 (2023): SCIENTIA JOURNAL Vol. 11 No. 2 (2022): SCIENTIA JOURNAL Vol. 11 No. 1 (2022): SCIENTIA JOURNAL Vol. 10 No. 2 (2021): SCIENTIA JOURNAL Vol. 10 No. 1 (2021): SCIENTIA JOURNAL Vol 10 No 1 (2021): SCIENTIA JOURNAL Vol. 9 No. 1 (2020): SCIENTIA JOURNAL Vol 9 No 2 (2020): SCIENTIA JOURNAL Vol. 9 No. 2 (2020): SCIENTIA JOURNAL Vol 9 No 1 (2020): SCIENTIA JOURNAL Vol. 8 No. 2 (2019): SCIENTIA JOURNAL Vol 8 No 2 (2019): SCIENTIA JOURNAL Vol. 8 No. 1 (2019): SCIENTIA JOURNAL Vol 8 No 1 (2019): SCIENTIA JOURNAL Vol 8 No 1 (2019): SCIENTIA JOURNAL Vol 7 No 2 (2018): SCIENTIA JOURNAL Vol 7 No 2 (2018): SCIENTIA JOURNAL Vol. 7 No. 2 (2018): SCIENTIA JOURNAL Vol 7 No 1 (2018): SCIENTIA JOURNAL Vol. 7 No. 1 (2018): SCIENTIA JOURNAL Vol 7 No 1 (2018): SCIENTIA JOURNAL Vol. 6 No. 2 (2017): SCIENTIA JOURNAL Vol 6 No 2 (2017): SCIENTIA JOURNAL Vol 6 No 2 (2017): SCIENTIA JOURNAL Vol 6 No 1 (2017): SCIENTIA JOURNAL Vol. 6 No. 1 (2017): SCIENTIA JOURNAL Vol 6 No 1 (2017): SCIENTIA JOURNAL Vol 5 No 2 (2016): SCIENTIA JOURNAL Vol 5 No 2 (2016): SCIENTIA JOURNAL Vol. 5 No. 2 (2016): SCIENTIA JOURNAL Vol. 5 No. 1 (2016): SCIENTIA JOURNAL Vol 5 No 1 (2016): SCIENTIA JOURNAL Vol 4 No 4 (2016): SCIENTIA JOURNAL Vol 4 No 3 (2015): SCIENTIA JOURNAL Vol 4 No 3 (2015): SCIENTIA JOURNAL Vol. 4 No. 2 (2015): SCIENTIA JOURNAL Vol 4 No 2 (2015): SCIENTIA JOURNAL Vol. 4 No. 1 (2015): SCIENTIA JOURNAL Vol 4 No 1 (2015): SCIENTIA JOURNAL Vol 3 No 2 (2014): SCIENTIA JOURNAL Vol 3 No 1 (2014): SCIENTIA JOURNAL Vol 3 No 1 (2014): SCIENTIA JOURNAL Vol 2 No 2 (2013): SCIENTIA JOURNAL Vol 2 No 1 (2013): SCIENTIA JOURNAL Vol 2 No 1 (2013): SCIENTIA JOURNAL More Issue