cover
Contact Name
Hafiz Muchti Kurniawan
Contact Email
hafezkurniawan84@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
lppm.unaja@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kota jambi,
Jambi
INDONESIA
SCIENTIA JOURNAL
ISSN : 23029862     EISSN : 27768562     DOI : -
Core Subject : Health,
SCIENTIA JOURNAL is a scientific journal in the field of health published twice a year by LPPM Adiwangsa Jambi University, especially in the public health, nursing and midwifery field.
Arjuna Subject : -
Articles 568 Documents
PERSPEKTIF AGAMA ISLAM TERHADAP KELUARGA SEHAT DI KOTA MUARA BULIAN KABUPATEN BATANG HARI JAMBI TAHUN 2017 Chairi, Ary Nu'manu
SCIENTIA JOURNAL Vol 6 No 1 (2017): SCIENTIA JOURNAL
Publisher : SCIENTIA JOURNAL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (971.295 KB)

Abstract

Pada dasarnya setiap keluarga mendambakan dan menghendaki hidup dan kehidupan yangsehat, tenang, tenteram dan bahagia, meskipun tidak selamanya keinginan tersebut tercapaisecara optimal. Islam sebagai suatu agama sangat memperhatikan keberadaan manusia,karena itulah Islam mengatur seluruh aspek kehidupan manusia dengan konsep yang sangattegas tentang kehidupan yang sehat kepada manusia. Kehidupan yang sehat merupakan suatukondisi di mana seseorang dapat memiliki kepribadian yang kokoh, motivasi dan harapan yangtinggi, serta kehidupan yang stabil guna mencapai keberhasilan dalam hidupnya. Penelitian inibertujuan untuk mengetahui perspektif agama Islam terhadap keluarga sehat di kota MuaraBulian guna meminimalisir maraknya gizi buruk yang terjadi di tengah-tengah masyarakat.Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif. Jenis data yang digunakan adalahprimer dan sekunder. Sumber datanya adalah informan yang terkait dengan keluarga sehat yang dikumpulkan melalui observasi, wawancara dan dokumentasi. Analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah melalui reduksi data, penyajian data dan penarikankesimpulan.
HUBUNGAN PARITAS, ANEMIA, AND USIA TERHADAP KEJADIAN KETUBAN PECAH DINI DI RSUD RADEN MATTAHER KOTA JAMBI 2017 Usman, Ismail
SCIENTIA JOURNAL Vol 6 No 1 (2017): SCIENTIA JOURNAL
Publisher : SCIENTIA JOURNAL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (702.739 KB)

Abstract

Komplikasi yang timbul akibat Ketuban Pecah Dini yaitu dapat terjadi infeksi maternal ataupun neonatal, persalinan prematur, hipoksia karena kompresi tali pusat, deformitas janin meningkatnya insiden seksiosesarea, atau gagalnya persalinan normal. Tujuan penelitian ini adalah diketahuinya hubungan paritas,anemia, dan usia terhadap kejadian ketuban pecah dini di RSUD Raden Mattaher Jambi Tahun 2016. Penelitian ini merupakan penelitian deskriftif dengan desain case control dengan menggunakanpendekatan “Retrospective”. Penelitian ini dilaksanakan tanggal 23-24 Agustus 2016. Populasi adalahsejumlah ibu yang mengalami Ketuban Pecah Dini di RSUD Raden Mattaher Kota Jambi tahun 2015.Dengan jumlah ibu bersalin 301 ibu bersalin, dengan jumlah populasi sebanyak 93 orang. Sampel dalampenelitian ini adalah sebanyak 93 orang yang diambil dengan teknik Total Sampling. Analisis yangdigunakan adalah univariat dan bivariat.Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari 96 responden sebagian besar memiliki paritas tidak berisikoyaitu sebanyak 50 responden (52,1%), responden tidak mengalami anemia yaitu sebanyak 77 responden(80,2%), dan responden memiliki usia tidak berisiko sebanyak 77 responden (83,3%). Hasil analisisterdapat hubungan paritas ibu dengan kejadian ketuban pecah dini pada ibu hamil di RSUD RadenMattaher Jambi Tahun 2016 dengan nilai p-value 0,025. Terdapat hubungan anemia dengan kejadianketuban pecah dini di RSUD Raden Mattaher Jambi Tahun 2016 dengan nilai p 0,040. Terdapathubungan usia ibu dengan kejadian ketuban pecah dini di RSUD Radan Mattaher Jambi Tahun 2016dengan nilai p-value 0,003.Maka dari itu bagi petugas melakukan peningkatan upaya preventif dengan pelayanan pencegahan komplikasi pada kehamilan ibu pada saat pelayanan antenatal care.
IMPLEMENTASI PROGRAM PENCEGAHAN DAN PENGENDALIAN INFEKSI DI RS UMUM ROYAL PRIMA TAHUN 2018 Ginting, Chrismis Novalinda; Nasution, Sri Wahyuni; Khu, Adrian; Panggabean, Dini Desita
SCIENTIA JOURNAL Vol 7 No 2 (2018): SCIENTIA JOURNAL
Publisher : SCIENTIA JOURNAL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (533.465 KB) | DOI: 10.5281/scj.v7i2.136

Abstract

Implementasi  program  pencegahan  dan  pengendalian  infeksi  di  RSU Royal Prima sudah berjalan baik. Dukungan manajemen terhadap program pencegahan dan pengendalian infeksi di RSU Royal Prima juga sudah cukup maksimal. Direktur RSU Royal Prima sudah memahami dan melaksanakan  kegiatan manajerial PPI  yaitu  perencanaan,  pengawasan, pembinaan, monitoring dan evaluasi pelaksanaan program dengan baik. Standar Pelayanan Medik (SPM) bahwa tim PPI yang terlatih dilihat sudah sesuai dengan yang ditetapkan sebanyak 75% tim PPI   sudah mengikuti pendidikan dan pelatihan baik dari luar rumah sakit (PERSI dan HIPPI) ataupun dari dalam rumah sakit (In House Training). Struktur  organisasi  komite  PPIRS  Royal  Prima  sudah  sesuai  dengan susunan  yang  di  tetapkan  Depkes  RI,  2008.  Direktur  sebagai  posisi tertinggi dalam struktur organisasi serta sudah ada susunan komite dan tim PPIRS.     Posisi    komite    PPIRS    juga    sudah    melibatkan    seluruh unit/komite/departemen terkait di rumah sakit. Uraian tugas komite dan tim PPI sudah sesuai antara penentu kebijakan dan pelaksana kebijakan. Terbukti dengan terlaksananya tugas komite PPI dan tim PPI dalam melaksanakan evaluasi berkala pada kebijakan dan pelaksanaan kebijakan PPI. Uraian tugas pengawasan oleh IPCN sudah berjalan baik sedangakan tugas pengawasan oleh IPCLN belum optimal akibat banyaknya tugas dan tanggungjawab yang harus dilaksanakan serta tidak adanya insentif atau tunjangan secara khusus yang diberikan kepada IPCLN. Fasilitas yang disediakan di rumah sakit sudah cukup memadai. Informan menyatakan bahwa penyediaan fasilitas bahan dan peralatan sebagai pelaksanaan program PPI di RSU Royal Prima selalu terpenuhi. Laporan kepada direktur untuk menyediakan barang yang dibutuhkan selalu dipenuhi dan disetujui sehingga gudang penyediaan barang akan menyediakan barang yang dibutuhkan. Penyediaan fasilitas penunjang untuk kerja komite dan tim PPI sudah baik dikarenakan terdapatnya ruangan  khusus komite   PPIRS Royal  Prima.  Manajemen  rumah  sakit telah memberikan perhatian terhadap kelengkapan penyediaan fasilitas sebagai upaya pencegahan dan pengendalian infeksi rumah sakitKomitmen individu sudah tampak dari adanya keinginan dan keperdulian seluruh informan untuk terlibat dan peduli dalam implementasi PPI di rumah  sakit  dengan  adanya  arahan  dari  direktur  rumah  sakit.
HUBUNGAN KOMPENSASI DENGAN KEINGINAN PINDAH KERJA (TURNOVER INTENTION) TENAGA PERAWAT DI RUMAH SAKIT SWASTA TIPE C KOTA BATAM TAHUN 2018 Suyono, Tan; Girsang, Ermi; Nasution, Ali Napiah; Gusnawati, Gusnawati
SCIENTIA JOURNAL Vol 7 No 2 (2018): SCIENTIA JOURNAL
Publisher : SCIENTIA JOURNAL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (484.143 KB) | DOI: 10.5281/scj.v7i2.137

Abstract

Menurut  WHO  (World  Health  Organization),  Rumah  sakit  adalah  bagian integral dari suatu organisasi sosial dan kesehatan dengan fungsi menyediakan pela- yanan  paripurna  (komprehensif),  penyembuhan  penyakit  (kuratif)  dan  pencegahan penyakit (preventif) kepada masyarakat. Rumah sakit juga merupakan pusat pelatihan bagi tenaga kesehatan dan pusat penelitian medik (World Health Organization, 2010). Fenomena intensi turnover di Indonesia disadari benar oleh akademisi maupun prakti- si. Banyaknya rumah sakit baru yang didirikan, turut memberikan angin segar kepada para perawat untuk mencoba sebuah peruntungan baru dan turut mendorong tingginya intensitas turnover di sebuah rumah sakit (Andini, 2006). Hasil survey awal yang dilakukan pada 2 (dua) Rumah Sakit Swasta Tipe C di Kota Batam yaitu Rumah Sakit Harapan Bunda dan Rumah Sakit Camatha Sahidya pada bulan Mei 2018 kepada 20 perawat rawat inap didapatkan bahwa 60% perawat menyatakan keinginan untuk pindah kerja. Hal ini disebabkan oleh faktor kompensasi yang kurang sesuai (60%), kepuasan kerja (65%), stress kerja (50%), lama kerja (35%) dan usia perawat (45%). Berasarkan data dari Bagian Sumber Daya Manusia RS Hara- pan Bunda, jumlah perawat yang bekerja pada tahun 2017 sebanyak 157 perawat dan terdapat 32 perawat yang keluar atau apabila dipersentasekan berjumlah 21% ter- jadinya turnover perawat dari jumlah total perawat. Turnover perawat di rumah sakit memang bukan hal yang mudah. Diperlukan perhatian yang lebih karena turnover dapat merugikan organisasi, baik dari segi biaya, sumber daya, maupun efektifitas keperawatan itu sendiri. Dari segi biaya, rumah sakit harus mengeluarkan biaya untuk merekrut perawat-perawat baru, dan melakukan train- ing  untuk  perawat-perawat  baru.  Dari  segi  sumber  daya,  rumah  sakit  kehilangan perawat yang sudah lebih lama bekerja di rumah sakit, itu berarti rumah sakit ke- hilangan sumber daya yang kompeten, dan tidaklah mudah untuk mencari perawat baru yang dapat menggantikan perawat kompeten yang mengundurkan diri tersebut. Turno- ver juga merugikan efektifitas dalam pelaksanaan asuhan keperawatan di rumah sakit. Perawat-perawat baru tentunya membutuhkan waktu untuk beradaptasi, dan mem- bangun kerjasama tim yang baik dalam bekerja. Hal tersebut tentunya akan mengu- rangi efektifitas keperawatan itu sendiri. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Penelitian yang telah dilakukan dengan menyebarkan kuesioner kepada 84  perawat di Rumah Sakit Tipe C di Kota Batam  pada tanggal  12 September – 15 Oktober 2018 dapat disimpulkan bahwa Mayoritas perawat adalah berjenis kelamin perempuan (77.4%), belum menikah (67.9%), berpendidikan Diploma III  Keperawatan (85.7%),  Masa Kerja Baru (60,7%), berusia 20 – 29 tahun (79.8%),   kompensasi tidak sesuai (58.3%), tidak puas dalam bekerja (53.6%) dan tidak mengalami stress kerja (54.8%). Ada  hubungan antara kompensasi dengan keiginan pindah kerja perawat  (nilai p = 0.006 < 0.05).    
HUBUNGAN MOTIVASI TERHADAP PRODUKTIFITAS KERJA PERAWAT DIRUANG RAWAT INAP RUMAH SAKIT SWASTA TIPE C DI KOTA BATAMTAHUN 2018 Liester, I Nyoman Ehrich; Girsang, Ermi; Nasution, Sri Lestari Ramadhani; Erda, Roza
SCIENTIA JOURNAL Vol 7 No 2 (2018): SCIENTIA JOURNAL
Publisher : SCIENTIA JOURNAL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (759.78 KB) | DOI: 10.5281/scj.v7i2.138

Abstract

Meningkatkan mutu pelayanan kesehatan tidak bisa lepas dari upaya peningkatan mutu keperawatan. Oleh sebab itu perawat sebagai tim pelayanan kesehatan   yang   terbesar   dituntut   untuk   meningkatkan   mutu   pelayanan keperawatan. Mutu pelayanan di rumah sakit ditinjau dari sisi keperawatan meliputi aspek jumlah dan kemampuan tenaga profesional, motivasi kerja, dana, sarana, dan perlengkapan penunjang, manajemen rumah sakit yang perlu disempurnakan dan disesuaikan dengan perkembangan ilmu dan teknologi. Untuk kepentingan produktifitas dan efisiensi maka tingkah laku yang mempengaruhi tenaga kerja perlu mendapat perhatian, seperti keterangan yang menggambarkan jumlah hari kerja yang hilang karena sakit, kecelakaan industri, kepuasan kerja. Permasalahan yang didapat pada survey di lokasi penelitian maka peneliti tertarik melakukan penelitian tentang  hubungan motivasi terhadap produktifitas kerja perawat di ruang rawat inap Rumah Sakit Suwasta Tipe C di Kota Batam. Diketahui   bahwa   dari   84   orang   perawat   yang   menjadi   responden penelitian, terdapat 66 perawat yang memiliki motivasi rendah (78.6%). Diketahui  bahwa  perawat  yang  memiliki  motivasi  kerja  positif  dan produktifitas kerja baik 49 dari 66 perawat. Sedangkan  yang memiliki motivasi kerja negatif dan produktifitas kerja baik terdapat 5 dari 18 perawat. Setelah dilakukan uji Chi-Square, diketahui bahwa P value < α (0.05).   Hal   tersebut   menunjukkan   bahwa   terdapat   hubungan   yang bermakna antara motivasi kerja dengan produktifitas kerja perawat.
HUBUNGAN PERSONAL HYGIENE IBU DENGAN KEJADIAN DIARE PADA BALITA UMUR 1-5 TAHUN DI PUSKESMAS PUTRI AYU KOTA JAMBI Puspitaningrum, Elisa Murti
SCIENTIA JOURNAL Vol 6 No 2 (2017): SCIENTIA JOURNAL
Publisher : SCIENTIA JOURNAL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (182.668 KB)

Abstract

Diare merupakan penyebab kematian utama di dunia, terhitung 5-10 juta kematian setiap tahun.Menurut Word Health Organitation (WHO) memperkirakan 4 miliar kasus terjadi di dunia dan 2,2 juta diantaranya meninggal, sebagian besar anak-anak dibawah umur 5 tahun. Penelitian ini bertujuanuntuk mengetahui hubungan personal hygiene ibu dengan kejadian diare pada balita umur 1-5 tahundi Puskesmas Putri Ayu Kota Jambi. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif korelatif dengandesain cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh ibu balita yang berkunjung diPuskesmas Putri Ayu pada tahun 2017. Jumlah sampel sebesar 45 dengan teknik accidentalsampling. Pengumpulan data menggunakan data primer dan analisis data menggunakan Chi-Squareα=0,05. Hasil penelitian menujukkan bahwa sebagian besar responden memiliki personal hygienekurang baik, yaitu 28 responden (62,2%), sedangkan personal hygiene baik, yaitu 17 responden(37,8%). Berdasarkan uji Chi-Square, ada hubungan antara personal hygiene ibu dengan kejadiandiare pada balita umur 1-5 tahun di Puskesmas Putri Ayu Kota Jambi (p value = 0,000). DiharapkanDinas Kesehatan bekerja sama dengan Puskesmas Putri Ayu Kota Jambi meningkatkan pelayanandalam memberikan konseling tentang perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS) khususnya tentangpersonal hygiene ibu dan keluarga untuk pencegahan diare pada anak.
HUBUNGAN PELAYANAN KEPERAWATAN DENGAN TINGKAT KEPUASAN PASIEN KATARAK DI RUANG MATA DAN POLI MATA RSU KOTA PADANGSIDIMPUAN TAHUN 2015 Siregar, Ganti Tua
SCIENTIA JOURNAL Vol 6 No 2 (2017): SCIENTIA JOURNAL
Publisher : SCIENTIA JOURNAL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (174.135 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan pelayanan keperawatan dengan tingkatkepuasan pasien katarak. Metode penelitian ini menggunakan desain korelasi dengan pendekatancress sectional. Penelitian ini dilakukan di Ruang Mata dan Poli Mata RSU Kota Padangsidimpuanterhadap 30 responden yang menderita penyakit katarak yang diambil dengan menggunakan tekhnikaccidental sampling dengan memperhatikan kriteria inklusi. Alat ukur yang digunakan adalahkuisioner dengan 20 pernyataan yang dikembangkan oleh peneliti. Analisis yang digunakan adalahanalisis univariat dan bivariat dengan uji statistik. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa adahubungan pelayanan keperawatan dengan tingkat kepuasan pasien katarak yang bermakna (P value= 0,01; α = 0,05). Berdasarkan hasil penelitian ini diharapkan bagi pelayanan kesehatan rumah sakitpenelitian ini dapat memberikan informasi tentang tingkat kepuasan pasien terhadap pelayanankeperawatan yang telah diberikan sehingga dapat meningkatkan atau mempertahankan tingkatkepuasaan pasien ke arah yang lebih bermutu.  
GAMBARAN MOTIVASI DAN PERSEPSI SISWI TENTANG PENCEGAHAN KEHAMILAN USIA KURANG DARI 18 TAHUN PADA SISWI SMA N 1 KOTA JAMBI TAHUN 2016 Lismawati, Lismawati
SCIENTIA JOURNAL Vol 6 No 2 (2017): SCIENTIA JOURNAL
Publisher : SCIENTIA JOURNAL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (142.84 KB)

Abstract

Pada remaja kehamilan yang tidak diinginkan atau kehamilan di usia <18 tahun dapat menjadi suatuyang sangat memalukan dan dapat merusak masa depan mereka, oleh karena itu sebagian remajamelakukan aborsi untuk menggugurkan kandungannya. Menurut data WHO persentase kemungkinanterjadinya abortus cukup tinggi. Sekitar 15-40% angka kejadian, diketahui pada ibu yang sudahdinyatakan positif hamil, dan 60-75% angka abortus terjadi sebelum usia kehamilan mencapai 12minggu. Diperkirakan frekuensi keguguran spontan berkisar antara 10-15 %. Penelitian ini bertujuan memperoleh gambaran motivasi dan persepsi siswi tentang pencegahankehamilan usia kurang dari 18 tahun pada siswi SMAN 1 Kota Jambi Tahun 2016. Penelitian inimenggunakan metode penelitian deskriptif. Dengan jumlah populasi 442 remaja. Sampel sebanyak82 responden. Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan teknik proportionalrandom sampling Pengumpulan data dilakukan dengan pengisian kuesioner dilaksanakan padatanggal 19 Agustus 2016, dengan analisis univariat.Berdasarkan hasil penelitian diketahui Dari 82 responden Tingkat motivasi positif sebanyak 51responden (62,2%), sedangkan responden yang memiliki motivasi negatif sebanyak 31 responden(37,8%) dan persepsi positif sebanyak 48 responden (58,5%), sedangkan responden yang memilikipersepsi negatif sebanyak 34 responden (41,5%).Diharapkan kepada pihak sekolah untuk mengingatkan kembali kepada siswa-siswi tentang bahayadan dampak yang diakibatkan oleh kehamilan usia kurang dari 18 tahun dan meminta kepada pihakPuskesmas untuk melakukan penyuluhan dan pendidikan kesehatan delam pencegahan kehamilanusia kurang dari 18 tahun.
HUBUNGAN PENGGUNAAN ALAT PELINDUNG DIRI (APD), AKTIFITAS KERJA BERULANG DAN ERGONOMI TERHADAP KECELAKAAN KERJA PADA TENAGA KERJA BONGKAR PT. JAMBI WARAS TAHUN 2016 Listautin, Listautin
SCIENTIA JOURNAL Vol 6 No 2 (2017): SCIENTIA JOURNAL
Publisher : SCIENTIA JOURNAL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (159.472 KB)

Abstract

Kecelakaan kerja adalah suatu kejadian yang jelas tidak dikehendaki dan sering kali tidak terduga yang dapat menimbulkan kerugian baik waktu, harta benda atau properti maupun korban jiwa yang terjadi didalam suatu proses kerja industri atau yang berkaitan dengannya. Dari hasil survey awal di PT. JambiWaras diperoleh kasus kecelakaan kerja mengalami peningkatan dari tahun 2014-2015 hal serupa jugadapat dilihat pada kasus tahun 2016 bulan Januari- Juni telah terjadi 4 kasus kejadian kecelakaan kerja.Statistik mengungkapkan bahwa 80% kecelakaan disebabkan oleh perbuatan yang tidak aman (unsafe actdan 20% kondisi yang tidak aman (unsafe condition). Tujuan penelitian untuk mengetahui hubunganpenggunaan alat pelindung diri (APD), aktifitas kerja berulang dan ergonomi terhadap kecelakaan kerja padatenaga kerja bongkar PT. Jambi Waras. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif analitik dengan pendekatan cross sectional. Populasipada penelitian ini seluruh pekerja di PT Jambi Waras sebanyak 451 pekerja dimana pekerja bagianbongkar karet sebanyak 39 pekerja. Sampel penelitian yang diambil adalah seluruh pekerja bagian bongkar39 pekerja menggunakan teknik total sampling. Data dikumpulkan dengan kuesioner dianalisis dengananalisis univariat dan bivariat. Berdasarkan hasil analisis diperoleh 21 responden (53,8%) pernah mengalami kecelakaan kerja,sebagian besar lengkap dalam penggunaan APD yaitu 21 responden (53,8%), sebagian besar tidak adamelakukan aktifitas kerja berulang yaitu 24 responden (61,5%)dan sebagian besar tidak ergonomi dalammelakukan bongkar karet yaitu 21 responden (53,8%). Terdapat hubungan yang bermakna antarapenggunaan alat pelindung diri (APD) (p-value = 0,001), terdapat hubungan yang bermakna antara aktifitaskerja berulang (p-value = 0,003), dan terdapat hubungan yang bermakna antara ergonomi (p-value = 0,004)dengan kecelakaan kerja pada tenaga kerja bongkar. Hasil penelitian ini sebagai bahan masukan bagi PT Jambi Waras dalam melengkapi alat pelindungdiri (APD) untuk keselamatan pekerja serta melakukan pelatihan APD, sikap kerja dan prosedur kerja dalammengurangi angka kecelakaan kerja dan diharapkan pekerja menggunakan alat pelindung diri (APD), tidakmemaksakan diri untuk mengangkat beban yang melebihi batas yang ditentukan dalam frekuensi yangterlalu sering, dan mengangkat dengan teknik yang benar untuk menghindari adanya keluhanmusculoskeletal, luka maupun kecelakaan kerja.
HUBUNGAN POLA KONSUMSI TABLET FE DAN KUNJUNGAN ANTENATAL CARE DENGAN KEJADIAN ANEMIA PADA IBU HAMIL DI PUSKESMAS PEMATANG KANDIS KABUPATEN MERANGIN TAHUN 2016 Septinora, Rica Tri
SCIENTIA JOURNAL Vol 6 No 2 (2017): SCIENTIA JOURNAL
Publisher : SCIENTIA JOURNAL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (179.083 KB)

Abstract

Hasil Riskesdas tahun 2013, prevalensi anemia secara nasional untuk semua umur adalah 21,7%.Prevalensi anemia pada perempuan lebih tinggi sebesar 23,9%. Prevalensi anemia pada ibu hamilsebesar 37,1%. Prevalensi anemia ini masih tinggi dibandingkan dengan rata-rata prevalensi anemidi negara-negara maju, karena itu di Indonesia masalah anemia pada ibu hamil masih merupakanmasalah kesehatan masyarakat karena prevalensi lebih dari 20%.Penelitian ini merupakan penelitian analitik dengan pendekatan cross sectional. Populasi penelitianyaitu seluruh ibu hamil yang berkunjung ke Puskesmas Pematang Kandis Kabupaten Merangin.Jumlah sampel sebanyak 34 ibu hamil. Teknik pengambilan sampel dengan cara consecuitvesampling. Pengumpulan data melalui wawancara dan pemeriksaan Hb pada ibu hamil. Penelitian inidilakukan di Puskesmas Pematang Kandis Kabupaten Merangin dan dilaksanakan pada tanggal 1522 Agustus tahun 2016. Analisis data dilakukan menggunakan analisis distribusi frekuensi dan chisquare. HasilpenelitianmenunjukkanbahwaadahubunganantarapolakonsumsitabletFedengankejadian anemia pada ibu hamil (P = 0,004, RP = 3,302, 95%CI = 1,190-9,164) dan ada hubungan antaraantenatal care dengan kejadian anemia pada ibu hamil (P = 0,012, RP = 2,909, 95%CI = 1,0578,010). FaktoryangmempengaruhikejadiananemiapadaibuhamildiPuskesmasPematangKandisadalah pola konsumsi tablet Fe yang tidak baik dan antenatal care tidak teratur, perlu upaya penyuluhankesehatan untuk menurunkan angka kejadian anemia pada ibu hamil di Puskesmas PematangKandis Kabupaten Merangin.  

Page 7 of 57 | Total Record : 568


Filter by Year

2013 2025


Filter By Issues
All Issue Vol. 14 No. 1 (2025): SCIENTIA JOURNAL Vol. 13 No. 2 (2024): SCIENTIA JOURNAL Vol. 13 No. 1 (2024): SCIENTIA JOURNAL Vol. 12 No. 2 (2023): SCIENTIA JOURNAL Vol. 12 No. 1 (2023): SCIENTIA JOURNAL Vol. 11 No. 2 (2022): SCIENTIA JOURNAL Vol. 11 No. 1 (2022): SCIENTIA JOURNAL Vol. 10 No. 2 (2021): SCIENTIA JOURNAL Vol 10 No 1 (2021): SCIENTIA JOURNAL Vol. 10 No. 1 (2021): SCIENTIA JOURNAL Vol. 9 No. 1 (2020): SCIENTIA JOURNAL Vol 9 No 2 (2020): SCIENTIA JOURNAL Vol. 9 No. 2 (2020): SCIENTIA JOURNAL Vol 9 No 1 (2020): SCIENTIA JOURNAL Vol. 8 No. 2 (2019): SCIENTIA JOURNAL Vol 8 No 2 (2019): SCIENTIA JOURNAL Vol 8 No 1 (2019): SCIENTIA JOURNAL Vol. 8 No. 1 (2019): SCIENTIA JOURNAL Vol 8 No 1 (2019): SCIENTIA JOURNAL Vol 7 No 2 (2018): SCIENTIA JOURNAL Vol 7 No 2 (2018): SCIENTIA JOURNAL Vol. 7 No. 2 (2018): SCIENTIA JOURNAL Vol. 7 No. 1 (2018): SCIENTIA JOURNAL Vol 7 No 1 (2018): SCIENTIA JOURNAL Vol 7 No 1 (2018): SCIENTIA JOURNAL Vol 6 No 2 (2017): SCIENTIA JOURNAL Vol 6 No 2 (2017): SCIENTIA JOURNAL Vol. 6 No. 2 (2017): SCIENTIA JOURNAL Vol 6 No 1 (2017): SCIENTIA JOURNAL Vol 6 No 1 (2017): SCIENTIA JOURNAL Vol. 6 No. 1 (2017): SCIENTIA JOURNAL Vol. 5 No. 2 (2016): SCIENTIA JOURNAL Vol 5 No 2 (2016): SCIENTIA JOURNAL Vol 5 No 2 (2016): SCIENTIA JOURNAL Vol. 5 No. 1 (2016): SCIENTIA JOURNAL Vol 5 No 1 (2016): SCIENTIA JOURNAL Vol 4 No 4 (2016): SCIENTIA JOURNAL Vol 4 No 3 (2015): SCIENTIA JOURNAL Vol 4 No 3 (2015): SCIENTIA JOURNAL Vol 4 No 2 (2015): SCIENTIA JOURNAL Vol. 4 No. 2 (2015): SCIENTIA JOURNAL Vol. 4 No. 1 (2015): SCIENTIA JOURNAL Vol 4 No 1 (2015): SCIENTIA JOURNAL Vol 3 No 2 (2014): SCIENTIA JOURNAL Vol 3 No 1 (2014): SCIENTIA JOURNAL Vol 3 No 1 (2014): SCIENTIA JOURNAL Vol 2 No 2 (2013): SCIENTIA JOURNAL Vol 2 No 1 (2013): SCIENTIA JOURNAL Vol 2 No 1 (2013): SCIENTIA JOURNAL More Issue