Articles
749 Documents
DAMPAK STUNTING TERHADAP PERKEMBANGAN KOGNITIF DAN MOTORIK ANAK STUNTING : SYSTEMATIC LITERATURE REVIEW
Rofana Aghniya
SCIENTIA JOURNAL Vol. 11 No. 2 (2022): SCIENTIA JOURNAL
Publisher : Universitas Adiwangsa Jambi
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Stunting adalah satu gangguan pertumbuhan yang sering terjadi pada anak usia 2 tahun. Stuntingterjadi akibat kurangnya gizi sejak saat kehamilan sampai dengan usia dua tahun. Penelitian inibertujuan untuk mengetahui dampak stunting dengan perkembangan kognitif dan motorik anak balitadi Indonesia. Metode yang digunakan yaitu systemic literature review dari berbagai sumber artikeljurnal. Setelah dilakukan seleksi dengan PRISMA diagram pada tiga data base yaitu ProQues,Pubmed dan Google Scholar, didapatkan lima belas jurnal yang sesuai dengan kriteria inklusi.Berdasarkan hasil review dari jurnal tersebut didapatkan hasil yang bahwa stunting dapat berdampakpada penurunan perkembangan kognitif dan motorik anak. Status gizi ditentukan denganmenggunakan berat badan dan tinggi badan pengukuran dan usia anak. Kemampuan kognitif anakstunting ditemukan lebih rendah disbanding anak non-stunting, begitu pula dengan kemampuanmotorik halus dan motorik kasarnya. Faktor sosial ekonomi seperti tingkat pendidikan ibu, statuspekerjaan ayah dan pendapatan keluarga diketahui berhubungan secara positif dengan status gizidan perkembangan anak secara keseluruhan.
STATUS PEKERJAAN DAN PEMBERIAN AIR SUSU IBU (ASI) PADA IBU DI WILAYAH PERKOTAAN INDONESIA
Monica Dara Delia Suja
SCIENTIA JOURNAL Vol. 11 No. 1 (2022): SCIENTIA JOURNAL
Publisher : Universitas Adiwangsa Jambi
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
To reduce infant morbidity and mortality, since 2001 the World Health Organization (WHO) has recommended exclusive breastfeeding for infants for at least 6 months. This study aims to identify the relationship between the mother's employment status and the provision of breast milk (ASI) to working mothers who live in urban areas. This research is a quantitative study with a cross-sectional research design using data from the Indonesia Family Life Survey 5. The sample in this study is mothers aged 15-49 who work, have children aged 2 years and live in urban areas. The sample size in this study was 340 respondents. Employment status is divided into entrepreneurs, government employees, private employees, and casual workers, while breastfeeding is divided into less than 2 years and for 2 years. Analysis using chi-square and logistic regression. For working mothers in urban areas, the percentage of mothers who gave breast milk for less than 2 years was 68.82%, while mothers who gave breast milk for 2 years was 31.18%. The employment status of mothers who live in urban areas is mostly private employees (42.06%) and entrepreneurs (34.41%). Employment status with a percentage of breastfeeding less than 2 years are government employees (77.78%) and private employees (75.52%). There is a relationship between the mother's employment status and breastfeeding to working mothers who live in urban areas. Mothers who have employment status as entrepreneurs are 1.85 times more likely (95% CI 1.09 – 3.17) to provide breastfeeding for 2 years compared to mothers who work as private employees. Support to provide breastfeeding rights for women workers must be increased. Forms of workplace support can be provided by providing lactation rooms, daycare or creating a conducive work environment for breastfeeding mothers.
Hubungan Karakteristik Usia Terhadap Tingkat Pengetahuan DAGUSIBU pada Mahasiswa Jurusan Farmasi Poltekkes Tanjungkarang
Elma Viorentina Sembiring;
Ani Hartati
SCIENTIA JOURNAL Vol. 11 No. 1 (2022): SCIENTIA JOURNAL
Publisher : Universitas Adiwangsa Jambi
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Pendahuluan: Masih banyak permasalahan kesehatan akibat kurangnya pengetahuan dan pemahaman mengenai cara penggunaan, penyimpanan dan pembuangan obat. Hal ini membuat Ikatan Apoteker Indonesia (IAI) merancang suatu program yang disebut DAGUSIBU (DapatkanGunakan-Simpan-Buang). Program DAGUSIBU penting untuk dipahami oleh mahasiswa farmasi karena berkaitan dengan perannya sebagai tenaga teknis kefarmasian (TTK) di masa mendatang, yaitu sebagai pemberi edukasi terkait penggunaan dan penyimpanan obat. Informasi mengenai DAGUSIBU penting untuk menghindari kesalahan pemberian informasi dari TTK ke pasien. Ada beberapa faktor yang dapat mempengaruhi tingkat pengetahuan, diantaranya yaitu umur, tingkat pendidikan, pekerjaan, dan jenis kelamin. Diantara faktor-faktor ini, yang memiliki faktor hubungan konstan ialah faktor usia. Semakin meningkatnya usia dikorelasikan dengan semakin tingginya tingkat pengetahuan seseorang. Tujuan penelitian ini ialah untuk mengetahui hubungan antara usia dengan tingkat pengetahuan DAGUSIBU pada mahasiswa Farmasi Poltekkes Tanjungkatang. Metode: Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan desain penelitian cross sectional. Penelitian ini dilakukan di Jurusan Farmasi Poltekkes Tanjungkarang pada bulan April 2022. Responden pada penelitian ini adalah mahasiswa jurusan Farmasi Poltekkes Tanjungkarang angkatan 2020-2022 berjumlah 226 mahasiswa. Pengumpulan data dilakukan dengan kuesioner yang telah lulus uji validitas dan reliabilitas. Tingkat pengetahuan baik (jika jawaban benar 76-100%), cukup (jika jawaban 56-75%), dan kurang (jika jawaban <56%). Uji bivariat menggunakan uji Chi-square untuk mengetahui hubungan karakteristik usia responden dengan tingkat pengetahuan DAGUSIBU. Hasil p-value <0.05 menunjukkan adanya korelasi antara usia dengan tingkat pengetahuan. Hasil: Hasil uji bivariat dengan Chi-square memberikan nilai-p sebesar 0,443. Simpulan: Tidak ada hubungan atau korelasi antara usia dan tingkat pengetahuan DAGUSIBU pada mahasiswa jurusan Farmasi Poltekkes Tanjungkarang
Hubungan Pengetahuan dan Dukungan Keluarga dengan Perilaku Pencegahan Ulkus Diabetik pada Penderita Diabetes Militus di Wilayah Kerja Puskesmas Kenali Besar Kota Jambi Tahun 2020
Matda Yunartha
SCIENTIA JOURNAL Vol. 9 No. 2 (2020): SCIENTIA JOURNAL
Publisher : Universitas Adiwangsa Jambi
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Menurut World Health Organization (WHO), diabetes merupakan penyebab kematian ke enam dunia. Menurut International Diabetes Federation (IDF) Pada tahun 2015 penderita diabetes pada orang dewasa sebanyak 415 juta. Diabetes Melitus menyebabkan komplikasi salah satunya ulkus diabetik. Prevalensi penderita luka diabetik di Indonesia sekitar 15% angka amputasi 30%, angka mortalitas 32%. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan pengetahuan dan dukungan keluarga dengan perilaku pencegahan ulkus diabetik pada penderita Diabetes Militus di Wilayah Kerja Puskesmas Kenali Besar Kota Jambi Tahun 2020.Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh penderita Diabetes militus di Wilayah Kerja Puskesmas Kenali Besar Kota Jambi pada bulan Januari – Juli 2020 yang berjumlah 497 orang. Sampel diambil menggunakan teknik accidental sampling sebanyak 30 penderita. Penelitian ini dilakukan dengan cara pengisian kuesioner, analisa data dalam penelitian ini secara univariat dan bivariat dengan uji chi-square.Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari 30 responden, sebagian besar responden pengetahuan tinggi sebanyak 16 responden (53,3%), dukungan keluarga yang baik sebanyak 18 responden (60%) dan perilaku pencegahan ulkus diabetik yang baik sebanyak 18 responden (60%). Ada hubungan pengetahuan (p-0,004) dan dukungan keluarga (p-0,020) dengan perilaku pencegahan ulkus diabetik pada penderita Diabetes Militus karena p value < 0,05.Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengetahuan dan dukungan keluarga mempengaruhi pencegahan ulkus diabetik. Diharapkan hasil penelitian ini dapat dijadikan gambaran agar meningkatkan promosi kesehatan dengan melakukan penyuluhan untuk menghindari terjadinya pencegahan ulkus diabetik.
ANALISIS FAKTOR PEMBERIAN ASI EKSKLUSIF DI KELURAHAN KENALI BESAR KOTA JAMBI TAHUN 2020
V.A Irmayanti Harahap
SCIENTIA JOURNAL Vol. 10 No. 1 (2021): SCIENTIA JOURNAL
Publisher : Universitas Adiwangsa Jambi
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Pemberian ASI eksklusif merupakan salah satu upaya untuk memperoleh tumbuh kembang bayi yang baik. Karena ASI mengandung semua nutrisi penting yang diperlukan bayi untuk tumbuh kembangnya dan mengandung zat antibodi untuk kekebalan tubuh bayi. Seringkali ibu tidak dapat memberikan ASI kepada anaknya dengan baik disebabkan oleh banyak faktor. Kemudian capaian ASI eksklusif adalah 2 hanya dari 5 bayi berusia dibawah 6 bulan mendapat ASI eksklusif dengan demikian masih jauh dan masih banyak bayi yang belum mendaptkan ASI ekslusif. Tujuan penelitian hubungan umur pengetahuan dan pekerjaan ibu dengan pemberian ASI Eksklusif di Puskesmas Kenali Besar Kota Jambi Tahun 2020. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif analitik dengan rancangan Cross Sectional yaitu suatu penelitian yang dilakukan dengan tujuan melihat hubungan efek atau deskripsi tentang suatu keadaan secara objektif. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh ibu yang memiliki bayi umur lebih dari 6 bulan di Puskesmas Kenali Besar Kota Jambi Tahun 2020, dengan jumlah sampel 66 ibu yang memiliki bayi. Simpulan penelitian adalah ada Ada hubungan umur dengan nilai p-value = 0,011 (p-value < 0,05), pengetahuan dengan nilai p-value = 0,039 (p-value < 0,05) dan pekerjaan ibu dengan nilai p-value = 0,002 (p-value < 0,05) terhadap pemberian ASI Eksklusif di Puskesmas Kenali Besar Kota Jambi Tahun 2020. Saran penelitian adalah menjadi acuan bagi petugas kesehatan yang berkompeten di Puskesmas Kenali Besar untuk lebih meningkatkan pengetahuan ibu tentang meningkatkan perilaku ibu bekerja dalam pemberian ASI eksklusif antara lain tentang cara menyusui, memerah ASI, dan menyimpan ASI, sehingga dengan pengetahuan yang mereka miliki mereka mampu pemberian ASI eksklusif yang baik dan benar pada bayinya.
ANALISIS RESIKO PENCEMARAN SUMUR GALI DI DESA TANAH ABANG KABUPATEN MERANGIN TAHUN 2020
V.A Irmayanti Harahap
SCIENTIA JOURNAL Vol. 9 No. 2 (2020): SCIENTIA JOURNAL
Publisher : Universitas Adiwangsa Jambi
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Tingginya angka kejadian penyakit berbasis lingkungan disebabkan oleh faktorlingkungan dan rendahnya tingkat perilaku hidup bersih dan sehat di kalanganmasyarakat. Berdasarkan aspek sanitasi, prevalensi penyakit berbasis lingkungan masihtinggi di Indonesia karena rendahnya cakupan air bersih. Hal ini terjadi karena kondisisanitasi yang buruk dan berdampak negatif pada banyak aspek kehidupan, mulai daripenurunan kualitas lingkungan hidup masyarakat, pencemaran sumber air minum bagimasyarakat, meningkatnya kasus diare dan munculnya penyakit diare. penyakit.Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kuantitatif dengan metode survei. Populasidalam penelitian ini adalah seluruh kepala rumah tangga yang memiliki sumur gali diDesa Tanah Abang wilayah kerja Puskesmas Pamenang Kabupaten Merangin tahun 2020sebanyak 898 KK. Jumlah sampel yang dapat mewakili total populasi adalah 78 keluarga.Metode pengambilan sampel dalam penelitian ini adalah dengan menggunakan tekniksimple random sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat 45 responden(57,7%) beresiko tercemar sumur gali (57,7%), sedangkan 33 responden (42,3%) tidakberesiko tercemar. Diharapkan dapat memberikan informasi mengenai dampakpembangunan sumur gali kepada masyarakat melalui kegiatan seperti Posyandu, lombakebersihan masing-masing RT, dalam upaya mencegah risiko pencemaran sumber airyang digunakan oleh masyarakat dan untuk masyarakat. untuk selalu menggunakan airbersih yang selalu direbus, selalu gunakan sumur gali yang memenuhi syarat agarterhindar dari pencemaran.
PERILAKU IBU PRIMIGRAVIDA TERHADAP PERSIAPAN PERSALINAN DI PUSKESMAS PULO BRAYAN MEDAN
Devi Arista;
Gustien Siahaan;
Subang Aini Nasution
SCIENTIA JOURNAL Vol. 9 No. 2 (2020): SCIENTIA JOURNAL
Publisher : Universitas Adiwangsa Jambi
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Latar belakang: Penyebab langsung kematian ibu adalah kurang lebih 90% disebabkan oleh seputarpersalinan dan kematian. Adapun penyebab tidak langsung antara lain dibelakangi oleh sosialekonomi, pendidikan, kedudukan dan peranan wanita, sosial budaya, dan transportasi.Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan sikap, dukungan suami denganpersiapan persalinan.Metode:Penelitian ini adalah penelitian analitik dengan rancangan cross sectional. Penelitian dilakukanpada tanggal 6-16 Juli 2020 di Puksesmas Pulo Brayan Medan. Populasi dalam penelitian iniberjumlah 65 ibu hamil primigravida. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 56 diambil secaraaccidental sampling. Analisa data dalam penelitian ini secara Univariat dan Bivariat.Hasil: Persiapan persalinan kurang baik sebanyak 31 responden (55.4%), sikap negatif 33 responden(58.9%), serta keluarga kurang mendukung 32 responden (57.1%).Ada hubungan sikap denganpersiapan persalinan. Ada hubungan dukungan suami dengan persiapan persalinan.Kesimpulan: Ibu hamil primigravida yang memiliki sikap negatif, dan dukungan keluarga yangkurang memiliki persiapan yang kurang dalam melakukan persalinan.
Pengaruh Pengetahuan Remaja Terhadap Pernikahan Dini Pada Siswi SMP Negeri 28 Kerinci
Margareta Pratiwi;
Beci Tusri Setia
SCIENTIA JOURNAL Vol. 9 No. 2 (2020): SCIENTIA JOURNAL
Publisher : Universitas Adiwangsa Jambi
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Menurut WHO, pernikahan dini (early married) adalah pernikahan yang dilakukan oleh pasangan atau salah satu pasangan masih dikategorikan anak-anak atau remaja yang berusia dibawah 19 tahun.Hasil data Riskesdas 2014 menunjukkan 41,9% usia kawin pertama di Indonesia adalah 15-19 tahun. Hal itu menempatkan Indonesia termasuk negara dengan 3 persentase pernikahan usia dini tinggi di dunia (rangking 37) dan tertinggi kedua di ASEAN setelah di Kamboja. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui Pengaruh Pengetahuan Remaja Terhadap Pernikahan Dini Pada Siswi SMP Negeri 28 Kerinci. Jenis penelitian ini adalah Quasi Experiment dengan rancangan penelitian one group pre test post test design, Penelitian ini telah dilaksanakan pada tanggal 3-9 Agustus, dengan populasi adalah semua siswi SMP Negeri 28 Kerinci dan sampel berjumlah 20 orang yang diambil dengan teknik Stratified Random Sampling. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan lembar kuesioner untuk melihat tindakan pengetahuan tentang pernikahan dini pada responden sebelum dan sesudah diberikan penyuluhan. Analisis data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu analisis univariat dan bivariat dengan Paired Samples T-Test. Berdasarkan tabel 4.2 menunjukkan Pengetahuan remaja terhadap pernikahan dini pre test pada siswi SMP Negeri 28 Kerinci adalah 50,65 dengan nilai minimal 42 dan nilai maksimal 56. Mayoritas responden memiliki pengetahuan terhadap pernikahan dini yang kurang baik sebanyak 11 orang (55%) dan minoritas ressponden memiliki pengetahuan terhadap pernikahan dini yang baik sebanyak 9 responden (45%). Berdasarkan tabel 4.3 menunjukkan pengetahuan remaja terhadap pernikahan dini post test pada siswi SMP Negeri 28 Kerinci adalah 60,55 dengan nilai minimal 50 dan nilai maksimal 68. Mayoritas responden sudah memiliki pengetahuan tentang pernikahan dini yang baik sebanyak 15 responden (75%) dan minoritas responden masih memiliki pengetahuan tentang pernikahan dini yang kurang baik sebanyak 5 orang (25%). Berdasarkan hasil penelitian maka dapat disimpulkan bahwa ada pengaruh Pengetahuan Remaja Terhadap Pernikahan Dini Pada Siswi SMP Negeri 28 Kerinci Maka untuk itu harus ada Dukungan dari pihak sekolah dan stakeholder terkait untuk dapat meningkatkan pengetahuan siswi tentang pernikahan dini agar dapat meningkatkan derajat pengetahuan remaja.
HUBUNGAN PENGETAHUAN DAN SIKAP IBU HAMIL TENTANG TANDA BAHAYA KEHAMILAN TERHADAP PEMANFAATAN BUKU KIA DI PUSKESMAS AUR DURI KOTA JAMBI TAHUN 2020
Lismawati
SCIENTIA JOURNAL Vol. 10 No. 1 (2021): SCIENTIA JOURNAL
Publisher : Universitas Adiwangsa Jambi
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Salah satu upaya untuk menurunkan AKI yaitu dengan Program Perencanaan Persalinan Dan Pencegahan Komplikasi (P4K). Dengan adanya buku KIA dan stiker P4K diharapkan akan tercipta banyak tenaga kesehatan yang terampil dalam bidang klinis dan komunikasi. Penelitian ini adalah penelitian analitik dengan rancangan cross sectional yang bertujuan untuk mengetahui Hubungan Pengetahuan dan Sikap Ibu Hamil Tentang Tanda Bahaya Kehamilan terhadap Pemanfaatan Buku KIA di Puskesmas Aur Duri Kota Jambi Thun 2020. Penelitian ini telah dilakukan pada bulan Juli 2020 di Puskesmas Aur Duri Kota Jambi. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh ibu hamil di Puskesmas Aur Duri periode Januari-April 2020 sebanyak 579 ibu hamil. pengambilan sampel menggunakan accidental sampling sebanyak 86 responden. Analisa data dalam penelitian ini secara Univariat dan Bivariat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar memanfaatkan buku KIA dengan kurang baik sebanyak 50 responden (58.1%) dan memiliki pengetahuan rendah sebanyak 49 responden (57.0%). Hasil analisis diperoleh nilai P-value=0.000 <0.05 artinya hubungan pengetahuan Ibu Hamil Tentang Tanda Bahaya Kehamilan terhadap Pemanfaatan Buku KIA, P-value=0.001<0.05 ada hubungan yang signifikan Sikap Ibu Hamil Tentang Tanda Bahaya Kehamilan terhadap Pemanfaatan Buku KIA di Puskesmas Aur Duri Kota Jambi Tahun 2020. Diharapkan pihak Puskesmas agar dapat memberikan informasi kepada ibu hamil untuk melakukan pemeriksaan kehamilan secara rutin sebagai deteksi dini tanda bahaya kehamilan dan mamanfaatkan buku KIA
Gambaran Pengetahuan Dan Sikap Remaja Tentang HIV/AIDS Di SMA N 8 Kota Jambi
Apni Riama Simorangkir
SCIENTIA JOURNAL Vol. 11 No. 2 (2022): SCIENTIA JOURNAL
Publisher : Universitas Adiwangsa Jambi
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
AIDS merupakan pesyakit menular yang disebabkan oleh Virus HIV. Sejak menjadi epidemi sampai dengan tahun 2011 (Kemenkes RI, 2014). Diserangnya usia produktif ini merupakan suatu tantangan yang perlu segera di atasi mengingat usia produktif adalah aset pembangunan bangsa. Karakteristik remaja yang rasa ingin tahuannya sangat tinggi menyebabkan mereka mencoba segala sesuatu yang menurut mereka menarik. Jika tidak tersedia informasi yang benar mengenai masa remaja dapat mengakibatkan prilaku yang merugikan bagi remaja termasuk infeksi HIV/AIDS (Depkes RI, 2016). Sampel dalam penelitian ini adalah remaja yang dipilih dengan Teknik Straifed Random Sampling, Penelitian deskriptif bersifat kuantitatif. Penelitian ini dilakukan untuk mendeskripsikan gambaran pengetahuan dan sikap remaja tentang HIV/AIDS di SMA N 8 Kota Jambi. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan desain penelitian Cross Sectional. Distribusi Frekuensi responden berdasarkan Pengetahuan Remaja Tentang HIV/AIDS DI SMA Negeri 8 Kota Jambi, kategori baik sebanyak 10 (24,4%) responden, pengetahuan cukup sebanyak 20 (48,8%) responden dan dengan pengetahuan yang kurang baik sebanyak 11 (26,8%) responden. Distribusi Frekuensi responden berdasarkan Sikap Remaja Tentang HIV/AIDS DI SMA Negeri 8 Kota Jambi, sebagian besar responden memiliki sikap negatif sebanyak 21 (51,2%), dan sikap positf sebanyak 20 (48,8%) responden.Untuk meningkatkan sikap siswa agar menjadi positif dapat dilakukan dengan cara menggalakan sosialisasi pendidikan kesehatan tentang HIV/AIDS dengan melibatkan instansi terkait yang memegang program tentang HIV/AIDS seperti BNN, membentuk duta Anti HIV/AIDS yang mana bertujuan untuk tetap terus menjalankan kegiatan sosialisasi disekolah, serta memberikan informasi secara tertulis berupa pamflet ataupun pemasangan poster disekolah.