cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota adm. jakarta pusat,
Dki jakarta
INDONESIA
Majalah Ilmiah Pengkajian Industri
ISSN : 14103680     EISSN : 25411233     DOI : -
Core Subject : Engineering,
MIPI, Majalah ilmiah Pengkajian Industri adalah wadah informasi bidang pengkajian Industri berupa hasil penelitian, studi kepustakaan maupun tulisan ilmiah terkait dalam bidang industri teknologi proses rekayasa manufaktur, industri teknologi transportasi dan kelautan, serta industri teknologi hankam dan material. Terbit pertama kali pada tahun 1996 frekuensi terbit tiga kali setahun pada bulan April, Agustus, dan Desember. MIPI diterbitkan oleh Deputi Bidang Teknologi Industri Rancang Bangun dan Rekayasa-BPPT
Arjuna Subject : -
Articles 601 Documents
Spindle Thermal Evaluation Thermal on Realiability Test of Numerical Controlled Lathe Albertus Rianto Suryaningrat; Nasril - -; Marsetiayu Ningsih; Yanyan Nurhidayat
Majalah Ilmiah Pengkajian Industri Vol. 13 No. 2 (2019): Majalah Ilmiah Pengkajian Industri
Publisher : BRIN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29122/mipi.v13i2.3150

Abstract

In the process of designing and manufacturing of CNC machine tools, reliability testing is needed to determine the reliability of the main component design and sub assembly. The precision of machine tools is greatly influenced by the temperature generated when the machine tool operates, both which arise from friction and overload.Evaluation of spindle axis errors caused by thermal distortion of the spindle bearing is based on ISO 230-3: 2007, ISO 10791-10: 2001 and ISO 13041-8: 2004. Temperature measurement at several measuring points on the spindle head to determine the increase in temperature on the main spindle bearing when getting more load or cutting process.The evaluation results showed that spindle erroneous error with a temperature increase in the spindle head was 16.3 oC by 13 um with no loading, while with loading 71.9 um with a temperature increase of 18.0 oC.
ANALISA KEGAGALAN POLISHED ROD PADA POMPA ANGGUK Eka Febriyanti; Dr. Ir. Amin Suhadi, M.Eng.; Laili Novita Sari
Majalah Ilmiah Pengkajian Industri Vol. 13 No. 2 (2019): Majalah Ilmiah Pengkajian Industri
Publisher : BRIN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29122/mipi.v13i2.3172

Abstract

Tulisan ini membahas tentang kerusakan polished rod akibat material yang digunakannya bersifat getas dan memiliki mikrostruktur yang tidak homogen. Pemeriksaan pada polished rod dari pompa angguk  menggunakan metode pengamatan visual, fraktografi makro, metalografi, uji kekerasan, analisa komposisi kimia, pemeriksaan SEM, serta uji komposisi produk korosi dengan EDX. Hasil pemeriksaan visual dan uji penetran menunjukkan adanya retak melintang yang menyebar pada satu sisi permukaan polished rod menunjukkan bahwa polished rod mengalami pembebanan bending sebelum patah. Sedangkan hasil pemeriksaan fraktografi memperlihatkan adanya daerah patahan getas dengan pola radial mark yang menandakan bahwa jenis pembebanan merupakan beban statis dengan alur perambatan yang berlangsung cepat. Selain itu, hasil pengamatan metalografi memperlihatkan bahwa struktur mikro pada polished rod bersifat tidak homogen yang terdiri atas ferit-perlit, bainit, dan martensit yang bersifat getas.  Jadi, dapat disimpulkan bahwa penyebab kerusakan adalah ketidakhomogenan pada mikrostruktur dan sifat material yang bersifat getas yang berperan sebagai konsentrasi tegangan. Dengan tertahannya sistem kerja pompa angguk menyebabkan satu sisi polished rod mengalami pembebanan bending sampai material tidak mampu lagi menahan beban lalu patah.
PROSES PEMUTIHAN KAOLIN CICALENGKA UNTUK PELAPIS KERTAS Lienda Aliwarga
Majalah Ilmiah Pengkajian Industri Vol. 13 No. 2 (2019): Majalah Ilmiah Pengkajian Industri
Publisher : BRIN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29122/mipi.v13i2.3217

Abstract

Rata-rata bahan baku kaolin di Indonesia masih mempunyai derajat keputihan yang rendah padahal kaolin harus mempunyai derajat keputihan yang tinggi (>83%) untuk dapat digunakan sebagai pelapis dalam industri kertas. Untuk meningkatkan derajat keputihan dari bahan baku kaolin tersebut, proses pemutihan perlu dilakukan. Proses pemutihan kaolin telah banyak dilakukan oleh beberapa peneliti dengan menggunakan pemutih yang berbeda-beda. Warna kuning kecokelatan pada kaolin yang menurunkan derajat keputihan kaolin disebabkan oleh kandungan besi (III) oksida dalam kaolin. Pada proses pemutihan, terjadi reduksi besi (III) oksida menjadi besi (II) oksida yang lebih mudah larut dalam air sehingga lebih mudah dipisahkan dari padatan kaolin. Pada penelitian ini, pemutihan kaolin menggunakan Na2S2O4 dan EDTA sebagai pemutih. Penelitian ini bertujuan untuk melihat pengaruh variabel operasi yaitu pH  dan temperatur terhadap derajat keputihan kaolin pada proses pemutihan menggunakan kedua pemutih tersebut. Hasil percobaan menunjukkan proses pemutihan menggunakan Na2S2O4 dan EDTA dapat meningkatkan derajat keputihan kaolin sehingga memenuhi spesifikasi untuk pelapis kertas pada beberapa kondisi operasi. Proses pemutihan berhasil meningkatkan derajat keputihan kaolin hingga mencapai 85,54% pada pH  12 dan temperatur 70oC.
KAJIAN TEKNOLOGI PEMANFAATAN BIOGAS POME (PALM OIL MILL EFFLUENT) KE BOILER Bambang Sucahyo; Dwi Lukman H; Rohmadi Ridlo; Tyas Puspita R; Erna Rosmala S
Majalah Ilmiah Pengkajian Industri Vol. 13 No. 1 (2019): Majalah Ilmiah Pengkajian Industri
Publisher : BRIN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29122/mipi.v13i1.3219

Abstract

In collaboration with BPPT,  PTPN V management starting in 2018 took place at the Sei Pagar  Mill PTPN V in Riau Province, planning the implementation of Biogas to Boiler technology to maximize the use of Biogas. The study aims to substitute shells for steam boilers / kettle through the scheme of using biomass POME to boilers at palm oil mills. The Utilization Model is a simple representation  of a complex process in reality. To produce the scheme the model was preceded by conducting technical studies and economic studies and comparative studies on several Mill s in Sumatra and Kalimantan. From some of the findings from the studies that were compiled, one of the most suitable models will be made that will be applied in the Sei Pagar Mill. Furthermore, from the model, still through the RISTEKDIKTI Flagship Insinas Program, it will be developed to produce Prototypes and Construction / modifications to the Existing Boiler that is applied to the Sei Pagar Mill . Utilization Model Scheme. Biogas POME to Boilers at Palm Oil Mill by applying Biogas to Boiler technology includes several components of equipment, such as: Blower, Piping System, Valve Train, Gas Burner (Single Burner), Forced Draft Fan, and Control Panel (PHB). Utilization Model. Biogas POME to Boilers at Palm Oil Mill can later be developed and implemented to support the application of Biogas to Boiler technology at Palm Oil Mills in Indonesia.Keywords: Steam Boiler / Boiler, Blower, Piping System, Valve Train, Gas Burner (Single Burner), Forced Draft Fan, and Control Panel (PHB)
ASPEK TEKNOLOGI PENENTUAN DESALINASI YANG DI KOPLING DENGAN REAKTOR DAYA EKSPERIMENTAL siti alimah; Erlan Dewita; Heni Susiati; Teguh Aryanto
Majalah Ilmiah Pengkajian Industri Vol. 13 No. 2 (2019): Majalah Ilmiah Pengkajian Industri
Publisher : BRIN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29122/mipi.v13i2.3227

Abstract

BATAN berencana membangun dan mengoperasikan Reaktor Daya Eksperimental (RDE). RDE dengan tipe reaktor gas temperatur tinggi (HTGR), merupakan salah satu kandidat desain reaktor yang limbah panasnya cocok untuk aplikasi desalinasi air laut. Kopling desalinasi dengan RDE, membuat teknologi desalinasi lebih menarik, karena selain menghemat cadangan bahan bakar fosil, ramah lingkungan, juga dapat menambah pasokan kebutuhan air bersih. Terdapat berbagai teknologi desalinasi komersial yaitu menggunakan energi thermal dan menggunakan membran dalam proses pemisahannya. Multi-Stage Flash Distillation (MSF) dan Multi-Effect Distillation (MED) adalah proses desalinasi yang menggunakan energi thermal, sedangkan Reverse Osmosis (RO) adalah proses desalinasi yang menggunakan membran. Temperatur keluaran uap dari pembangkit RDE adalah 520oC dan selanjutnya uap mengalir ke turbin dengan temperatur keluaran 256oC. Uap tersebut dalam bentuk superheated (lewat jenuh) dan yang diperlukan untuk desalinasi adalah uap saturated (jenuh). Tujuan studi adalah menentukan teknologi desalinasi yang sesuai dikopling dengan RDE berdasar aspek teknologi. Metode yang digunakan adalah studi literatur terkait permasalahan dan analisis dengan mempertimbangkan aspek keselamatan. Hasil studi diperoleh bahwa teknologi desalinasi MSF lebih sesuai untuk dikopling dengan RDE, dengan skema pengambilan sumber panas sesudah keluar turbin uap
ANALISIS KEEKONOMIAN PEMBANGUNAN PEMBANGKIT LISTRIK TENAGA BIOGAS DARI POME DENGAN CONTINUOUS STIRRED TANK REACTOR (CSTR) Agus Sugiyono; Adiarso Adiarso; Ratna Etie Puspita Dewi; Yudiartono Yudiartono; Agung Wijono; Niken Larasati
Majalah Ilmiah Pengkajian Industri Vol. 13 No. 1 (2019): Majalah Ilmiah Pengkajian Industri
Publisher : BRIN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29122/mipi.v13i1.3232

Abstract

Limbah cair kelapa sawit atau dikenal dengan POME (palm oil mill effluent) dapat diproses menjadi biogas sebagai bahan bakar untuk pembangkit listrik. Produksi POME saat ini dapat digunakan untuk pembangkit listrik tenaga biogas (PLTBg) dengan kapasitas mencapai 153,4 MW yang sebagian besar berada di wilayah Sumatera. Salah satu pabrik kelapa sawit (PKS) yang berpotensi untuk pembangunan PLTBg adalah PKS Sei Pagar milik PTPN V Pekanbaru. Studi ini bertujuan untuk melakukan analisis keekonomian pembangunan PLTBg. PLTBg didesain dengan kapasitas 700 kW dengan menggunakan biodigester jenis continuous stirred tank reactor (CSTR). Listrik yang dihasilkan akan dijual ke PLN dengan harga jual sebesar 85% biaya pokok penyediaan (BPP) pembangkitan wilayah Riau sebesar 1.249,5 Rp/kWh. Hasil perhitungan keekonomian menunjukkan bahwa biaya investasi mencapai 26,3 milar Rupiah dengan skema 70% pinjaman dari bank dan sisanya 30% dengan modal sendiri (equity). Biaya opersi dan perawatan mencapai 2,3 miliar Rupiah setiap tahun. Pembangunan PLTBg layak untuk dilaksanakan dengan nilai IRR sebesar 11,44%, waktu pengembalian modal selama 7 tahun 11 bulan, dan NPV sebesar 1.1 miliar Rupiah.
SINTESIS BAHAN MAGNETIK ZnxFe(3-x)O4 DENGAN METODE KO-PRESIPITASI SEBAGAI PENYERAP GELOMBANG MIKRO Mashadi Mashadi; Rika Andriyani Putri; Bambang Sugeng; Yunasfi .
Majalah Ilmiah Pengkajian Industri Vol. 13 No. 2 (2019): Majalah Ilmiah Pengkajian Industri
Publisher : BRIN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29122/mipi.v13i2.3241

Abstract

Bahan magnetik ZnxFe(3-x)O4 (x = 0,75; 1 dan 1,25) disintesis dengan mencampurkan serbuk ZnCl2 dan FeCl2 sesuai dengan perbandingan molnya dengan metode ko-presipitasi, kemudian dikalsinasi pada suhu 1000 ºC selama 5 jam. Hasil identifikasi fasa dengan XRD (X-ray diffractometer) menunjukkan bahwa sampel dengan nilai x=0,75 membentuk fasa ZnFe2O4 dan Fe2O3, untuk nilai x=1 membentuk fasa tunggal dari ZnFe2O4, sedangkan untuk nilai x=1,25 membentuk fasa ZnFe2O4 dan ZnO. Pengukuran sifat magnet VSM (vibrating sample magnetometer) menunjukkan bahwa sampel berperilaku ferromagnetik dengan nilai Ms semakin tinggi (pada rentang 21,2 – 31,7 emu/g) sedangkan nilai Hc semakin kecil (pada rentang 254 – 135 Oe) seiring dengan penambahan kandungan ion Zn2+. Kemampuan penyerapan gelombang mikro yang diukur dengan VNA (Vector Network Analyzer) menunjukkan nilai RL (Reflection Loss) maksimum pada komposisi sampel x = 1,0 (ZnFe2O4) adalah -12,77 dB pada frekuensi 10,18 GHz.  Berarti bahwa serbuk ZnFe2O4 mampu menyerap gelombang mikro sebesar 94,69 % pada frekuensi 10,18 GHz. Dengan demikian, ZnFe2O4 dapat diaplikasikan sebagai bahan penyerap gelombang mikro.
KAJIAN EKSPERIMENTAL PELUNCURAN KAPAL MENGGUNAKAN AIR BAG Zulis Irawanto; Navik Puryantini; Baharudin Ali; Budi Setyo Prasodjo
Majalah Ilmiah Pengkajian Industri Vol. 13 No. 1 (2019): Majalah Ilmiah Pengkajian Industri
Publisher : BRIN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29122/mipi.v13i1.3243

Abstract

Sampai saat ini penelitian tentang peluncuran kapal menggunakan airbag masih kurang, sehingga informasi ilmiah tentang hal tersebut sangat minim. Beberapa kendala yang ada dalam praktek lapangan antara lain  kesulitan memprediksi perilaku kapal saat diluncurkan dengan airbag, kesulitan menginvestigasi kondisi-kondisi kritis peluncuran kapal serta belum tersedia petunjuk operasional keselamatannya. Penelitian ini mengkaji peluncuran kapal menggunakan airbag dengan menggunakan metode uji model dengan melakukan studi sensitivitas beberapa parameter yang berpengaruh pada peluncuran kapal.  Analisis dilakukan pada beberapa kondisi ekstrim yaitu kondisi terjadinya benturan, kondisi pada sudut pitch maksimum, dan kondisi pada freeboard minimum. Melalui uji model,  dapat diketahui perilaku gerakan kapal saat diluncurkan dengan menggunakan airbag, serta dapat diketahui tingkat keselamatan peluncuran kapal
FC Endro Wahju
Majalah Ilmiah Pengkajian Industri Vol. 12 No. 3 (2018): Majalah Ilmiah Pengkajian Industri
Publisher : BRIN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29122/mipi.v12i3.3251

Abstract

SKEMA FIRE ASSAY DAN ICP-MS PADA PENGUKURAN KADAR PALADIUM DALAM SAMPEL BATUAN Ronaldo Irzon; Kurnia Kurnia
Majalah Ilmiah Pengkajian Industri Vol. 13 No. 2 (2019): Majalah Ilmiah Pengkajian Industri
Publisher : BRIN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29122/mipi.v13i2.3263

Abstract

Paladium adalah anggota Platinum Grup Element yang berjumlah kecil di kerak Bumi, namun memiliki harga jual yang tinggi. Logam ini sangat dibutuhkan oleh industri otomotif, industri pesawat ruang angkasa, dan industri perhiasan. Akurasi pengukuran Pd yang baik pada sampel diperlukan untuk mendukung industri terkait. Penelitian ini bertujuan untuk menjabarkan akurasi pengukuran paladium yang memanfaatkan skema fire assay dalam pra-konsentrasi dan ICP-MS sebagai perangkat pengukuran. Sampel yang dipergunakan adalah bahan internal standar Serpentin milik Laboratorium Geologi. Limit deteksi cukup rendah pada 1,0057 ppb yang ditentukan melalui skema regresi linear. Stabilitas kinerja perangkat sangat baik yang ditunjukkan oleh rentang deviasi 0-1,96%. Prosedur fire assaying yang belum sempurna disimpulkan menjadi penyebab perbedaan hasil pengukuran kadar Pd pada sampel. Rangkaian proses dalam studi ini dinilai akurat yang mengacu pada besaran spike recovery <112%. Studi ini dapat dikembangkan dengan memperbesar rentang kalibrasi analisis agar dapat mengakomodasi kisaran jumlah analit yang lebih luas pada sampel

Filter by Year

2013 2022


Filter By Issues
All Issue Vol. 16 No. 3 (2022): Majalah Ilmiah Pengkajain Industri Vol. 16 No. 2 (2022): Majalah Ilmiah Pengkajain Industri Vol. 16 No. 1 (2022): Majalah Ilmiah Pengkajian Industri Vol. 15 No. 2 (2021): Majalah Ilmiah Pengkajian Industri Vol. 15 No. 1 (2021): Majalah Ilmiah Pengkajian Industri Vol. 14 No. 3 (2020): Majalah Ilmiah Pengkajian Industri Vol. 14 No. 2 (2020): Majalah Ilmiah Pengkajian Industri Vol 14, No 1 (2020): Majalah Ilmiah Pengkajian Industri Vol. 14 No. 1 (2020): Majalah Ilmiah Pengkajian Industri Vol. 13 No. 3 (2019): Majalah Ilmiah Pengkajian Industri Vol 13, No 3 (2019): Majalah Ilmiah Pengkajian Industri Vol 13, No 2 (2019): Majalah Ilmiah Pengkajian Industri Vol. 13 No. 2 (2019): Majalah Ilmiah Pengkajian Industri Vol 13, No 1 (2019): MAJALAH ILMIAH PENGKAJIAN INDUSTRI Vol. 13 No. 1 (2019): Majalah Ilmiah Pengkajian Industri Vol 12, No 3 (2018): VOL 12, NO 3 (2018): MAJALAH ILMIAH PENGKAJIAN INDUSTRI Vol. 12 No. 3 (2018): Majalah Ilmiah Pengkajian Industri Vol 12, No 3 (2018): MAJALAH ILMIAH PENGKAJIAN INDUSTRI Vol 12, No 2 (2018): Majalah Ilmiah Pengkajian Industri Vol. 12 No. 2 (2018): Majalah Ilmiah Pengkajian Industri Vol 12, No 2 (2018): Majalah Ilmiah Pengkajian Industri Vol 12, No 1 (2018): Majalah Ilmiah Pengkajian Industri Vol 12, No 1 (2018): Majalah Ilmiah Pengkajian Industri Vol. 12 No. 1 (2018): Majalah Ilmiah Pengkajian Industri Vol 11, No 3 (2017): Majalah Ilmiah Pengkajian Industri Vol 11, No 3 (2017): Majalah Ilmiah Pengkajian Industri Vol. 11 No. 3 (2017): Majalah Ilmiah Pengkajian Industri Vol. 11 No. 2 (2017): Majalah Ilmiah Pengkajian Industri Vol 11, No 2 (2017): Majalah Ilmiah Pengkajian Industri Vol 11, No 2 (2017): Majalah Ilmiah Pengkajian Industri Vol 11, No 1 (2017): Majalah Ilmiah Pengkajian Industri Vol. 11 No. 1 (2017): Majalah Ilmiah Pengkajian Industri Vol 11, No 1 (2017): Majalah Ilmiah Pengkajian Industri Vol 10, No 3 (2016): Majalah Ilmiah Pengkajian Industri Vol. 10 No. 3 (2016): Majalah Ilmiah Pengkajian Industri Vol 10, No 3 (2016): Majalah Ilmiah Pengkajian Industri Vol 10, No 2 (2016): Majalah Ilmiah Pengkajian Industri Vol. 10 No. 2 (2016): Majalah Ilmiah Pengkajian Industri Vol 10, No 2 (2016): Majalah Ilmiah Pengkajian Industri Vol 10, No 1 (2016): Majalah Ilmiah Pengkajian Industri Vol. 10 No. 1 (2016): Majalah Ilmiah Pengkajian Industri Vol 10, No 1 (2016): Majalah Ilmiah Pengkajian Industri Vol. 9 No. 2 (2015): Majalah Ilmiah Pengkajian Industri Vol 9, No 3 (2015): Majalah Ilmiah Pengkajian Industri Vol 9, No 3 (2015): Majalah Ilmiah Pengkajian Industri Vol. 9 No. 3 (2015): Majalah Ilmiah Pengkajian Industri Vol 9, No 2 (2015): Majalah Ilmiah Pengkajian Industri Vol 9, No 2 (2015): Majalah Ilmiah Pengkajian Industri Vol 9, No 1 (2015): Majalah Ilmiah Pengkajian Industri Vol 9, No 1 (2015): Majalah Ilmiah Pengkajian Industri Vol. 9 No. 1 (2015): Majalah Ilmiah Pengkajian Industri Vol 8, No 3 (2014): MAJALAH ILMIAH PENGKAJIAN INDUSTRI Vol. 8 No. 3 (2014): Majalah Ilmiah Pengkajian Industri Vol 8, No 2 (2014): MAJALAH ILMIAH PENGKAJIAN INDUSTRI Vol. 8 No. 2 (2014): Majalah Ilmiah Pengkajian Industri Vol. 8 No. 1 (2014): Majalah Ilmiah Pengkajian Industri Vol 8, No 1 (2014): MAJALAH ILMIAH PENGKAJIAN INDUSTRI Vol 7, No 1 (2013): MAJALAH ILMIAH PENGKAJIAN INDUSTRI Vol. 7 No. 1 (2013): Majalah Ilmiah Pengkajian Industri More Issue