cover
Contact Name
Jurnal Kesehatan Perintis
Contact Email
ojs.perintis@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
fwartisa@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kota padang,
Sumatera barat
INDONESIA
JURNAL KESEHATAN PERINTIS
ISSN : 23559853     EISSN : 26224135     DOI : 10.33653
Core Subject : Health,
Jurnal Kesehatan Perintis (Perintis's Helath Journal) is published and imprinted by LPPM STIKes Perintis Padang. We published 2 times a year every Juny and Desember.
Arjuna Subject : -
Articles 249 Documents
HUBUNGAN PENGETAHUAN SISWI TENTANG MENSTRUASI DENGAN PERILAKU MENGATASI NYERI HAID DI SMP 12 LUBUK TAROK KABUPATEN SIJUNJUNG Athica Oviana; Tetra Anestasi Putri
JURNAL KESEHATAN PERINTIS Vol 3 No 2 (2016): DESEMBER : Jurnal Kesehatan Perintis (Perintis's Health Journal)
Publisher : LPPM UNIVERSITAS PERINTIS INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (307.203 KB)

Abstract

Angka kejadian nyeri haid di dunia sangat besar rata-rata lebih dari 50% perempuan disetiap negara mengalami nyeri haid. Di Indonesia kejadian nyeri primer sebesar 48,89 % serta di sumatera Barat kejadian nyeri haid sebesar 36,5%. Minimnya pengetahuan wanita khususnya remaja mengenai kesehatan reproduksi bisa menimbulkan salah presepsi bahkan dalam berprilaku,. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan pengetahuan siswi tentang menstruasi dengan perilaku dalam mengatasi nyeri haid. Penelitian ini bersifat deskriptif analitik dengan desain cross sectional terhadap 84 orang responden dengan menggunakan lembar kuesioner di SMP 12 Lubuk Tarok Kabupaten Sijunjung pada bulan April-Mei tahun 2016. Hasil uji statistik didapatkan nilai p=0,017 berarti ada hubungan yang bermakan antara pengetahuan siswi tentang menstruasi dengan perilaku mengatasi nyeri haiddi SMP 12 Lubuk Tarok Kabupaten Sijunjung. Kesimpulan Diharapkan agar dapat mengadakan kegiatan-kegiatan penyuluhan kesehatan reproduksi guna meningkatkan pengetahuan siswi khususnya tentang menstruasi.
HUBUNGAN UMUR DENGAN KEJADIAN KETUBAN PECAH DINI DI RUANG RAWAT INAP KEBIDANAN RSUD SOLOK Wira Meiriza; Athica Oviana
JURNAL KESEHATAN PERINTIS Vol 4 No 1 (2017): JUNI 2017 : Jurnal Kesehatan Perintis (Perintis's Health Journal)
Publisher : LPPM UNIVERSITAS PERINTIS INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (299.704 KB)

Abstract

Kematian ibu dan angka kematian perinatal masih tinggi di dunia, terutama di negara-negara berkembang. Pada tahun 2013 Angka Kematian Ibu (AKI) di RSUD Solok ada 5 kasus penyabab kematiannya yaitu : 2 kasus eklampsia, 1 kasus haemoragia post partum (HPP),1 kasus sepsis dengan riwayat KPD, 1 kasus dengan penyakit penyerta. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan umur dengan kejadian ketuban pecah dini. Jenis penelitian ini adalah analitik dengen pendekatan Retrospektif. Penelitian dilakukan di RSUD solok. Populasi dalam penelitian ini adalah semua ibu yang melahirkan di ruang kebidanan pada enam bulan terakhir yaitu sebanyak 668 orang persalinan. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 87 orang dengan teknik pengambilan sampel adalah purposive sampling. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini meliputi: daftar checklist, kalkulator, komputer dan buku catatan. Data diperoleh dari data sekunder yang memakai format pengumpulan data (daftar checklist) melalui medical record di RSUD Solok. Analisi data menggunakan menggunakan uji chi-square atau dengan p <0,05. ada hubungan faktor resiko umur ibu dengan terjadinya ketuban pecah dini pada ibu inpartu Nilai Odds Ratio 5,324. Lebih dari sebagian responden memiliki umur yang tidak beresiko (20-35 th), yaitu sebanyak 61 responden (70,1 %), Lebih dari sebagian responden mengalami KPD resiko tinggi (KPD > 12 jam), yaitu sebanyak 59 responden (67,8 %).
FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KEJADIAN ABORTUS DI RSUD DR. ADNAAN WD PAYAKUMBUH Tetra Anestasia Putri; Okti Satria
JURNAL KESEHATAN PERINTIS Vol 4 No 1 (2017): JUNI 2017 : Jurnal Kesehatan Perintis (Perintis's Health Journal)
Publisher : LPPM UNIVERSITAS PERINTIS INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (68.855 KB)

Abstract

Aborsi adalah gangguan atau pelepasan janin berusia 20 minggu atau berat janin kurang dari 500 gram atau janin panjag kurang dari 25 cm. Aborsi dipengaruhi oleh beberapa faktor: usia, paritas, jarak kehamilan dan riwayat aborsi. Di Rumah Sakit Dr. Adnaan WD Payakumbuh diperoleh dari rekam medis 50 pasien yang mengalami keguguran dalam 4 bulan terakhir. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan kejadian aborsi di Rumah Sakit Dr. Adnaan WD Payakumbuh Penelitian ini menggunakan metode deskriptif analitik dengan pendekatan desain Retrospektif Study, maka data tersebut diolah dengan menggunakan uji Chi Square. Populasi dalam penelitian ini adalah 200 orang dengan sampel 50 responden. Hasil penelitian univariat diperoleh lebih dari setengah dari 56% dari usia pasien tidak berisiko, lebih dari setengah faktor paritas 58% tidak berisiko, sedangkan jarak kehamilan pada 50% risiko tanpa risiko dan riwayat aborsi lebih dari setengah 54% tidak pernah terjadi dan aborsi lebih dari setengah 66% tidak terjadi aborsi. Hasil pengujian diperoleh untuk nilai statustik usia nilai p 0,016, nilai p paritas 0,001, nilai jarak p kehamilan 0,000 dan riwayat aborsi nilai p 0,047, empat faktor aborsi di atas nilai p <0,05. Kesimpulannya ada hubungan antara usia, paritas, jarak kehamilan, riwayat aborsi dengan aborsi. Dianjurkan agar Rumah Sakit Kebidanan institusional atau ruang khusus poli untuk dapat memberikan pendidikan atau pendidikan kesehatan tentang aborsi.
HUBUNGAN UMUR DAN PENDIDIKAN DENGAN KOSUMSI TABLET FE PADA IBU DI PUSKESMAS PADANG LUA Feny Wartisa; Triveni Triveni
JURNAL KESEHATAN PERINTIS Vol 4 No 1 (2017): JUNI 2017 : Jurnal Kesehatan Perintis (Perintis's Health Journal)
Publisher : LPPM UNIVERSITAS PERINTIS INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (397.263 KB)

Abstract

Salah satu dari beberapa faktor tidak langsung penyebab kematian ibu adalah anemia. Pada wanita hamil, anemia meningkatkan frekuensi terjadinya komplikasi pada kehamilan, persalinan, risiko kematian maternal, prematuritas, BBLR dan kematian perinatal. Tujuan peelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan umur dan pendidikan dengan konsumsi table Fe. Jenis penelitian ini adalah analitik dengan desain penelitian adalah Restrokpektif. Populasi dalam penelitian ini adalah ibu yang memiliki bayi 0-6 bulan yang berjumlah 42 orang dengan sampel total populasi. Variabel dalam penelitian ini adalah umur dikategorikan berisiko dan tidak berisiko, pendidikan dikategorikan menjadi rendah dan tinggi. Data dikumpulkan menggunkan kuisioner. Data dianalisi menggunakan uji statistic chi-square dengan menggunakan sistem komputerisasi untuk melihat jika p≤0.05, maka secara statistic disebut bermakna dan jika p>0,05 maka hitungan tersebut tidak bermakna. Lebih dari separuh 22 ( 52,4 %) responden dengan umur beresiko Lebih dari separuh 27 ( 64,3 %) responden yang mempunyai pendidikan rendah Terdapat hubungan bermakna antara Umur Ibu Hamil dengan Konsumsi Tablet besi (Fe) (p = 0.006). Terdapat hubungan bermakna antara Pendidikan Ibu Hamil dengan Konsumsi Tablet besi (Fe) (p = 0.000).
HUBUNGAN PENGETAHUAN SUAMI TENTANG ASUHAN KEHAMILAN DENGAN PARTISIPASI SUAMI DALAM ASUHAN KEHAMILAN Feny Wartisa; Athica Oviana
JURNAL KESEHATAN PERINTIS Vol 4 No 2 (2017): DESEMBER 2017 : Jurnal Kesehatan Perintis (Perintis's Health Journal)
Publisher : LPPM UNIVERSITAS PERINTIS INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (267.347 KB)

Abstract

Partisipasi suami saat kehamilan penting dan dapat membantu ketenangan jiwa. Kasih sayang dan belaian suami masih tetap penting sehingga tampak keharmonisan rumah tangga menjelang kehadiran buah cinta yang diharapkan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan suami tentang asuhan kehamilan dengan partisipasi suami dalam asuhan kehamilan. Jenis penelitian ini analitik dengan pendekatan adalah Cross Sectional. Penelitian ini dilakukan pada bulan Juni sampai Agustus 2012 melalui pengisian kuesioner kepada responden. Populasi penelitian ini adalah suami ibu yang memiliki bayi 0-6 bulan di Nagari Tanjung Alam Kecamatan Tanjung Baru Kabupaten Tanah Datar berjumlah 30 orang. Sampel pada penelitian ini adalah total populasi yang berjumlah 30 orang. Hasil penelitian didapatkan pengetahuan suami kategori baik ada sebanyak 2 orang (6,67%), pengetahuan suami kategori cukup sebanyak 7 orang (23,33%) dan pengetahuan suami kurang sebanyak 21 orang (70,00%). Partisipasi suami kategori baik sebanyak 1 orang (3.34%), partisipasi suami kategori cukup sebanyak 10 orang (33.33%) dan partisipasi suami kategori kurang sebanyak 19 orang (63,33%). Hasil uji signifikansi pada taraf signifikan 0.05 dan n = 30 diperoleh nilai Rhitung sebesar 6.59. Ternyata Rhitung lebih besar dari Rtabel atau 6.59 > 2.048. terdapat hubungan yang bermakna antara pengetahuan suami tentang asuhan kehamilan dengan partisipasi suami dalam asuhan kehamilan. Upaya meningkatkan partisipasi suami dengan memperhatikan faktor-faktor spesifik yang mempengaruhi nya sehingga menimbulkan kesadaran dan kemauan dari para suami untuk lebih menyadarkan dirinya dalam berbagai tanggung jawab terhadap hal-hal yang biasa dilakukan oleh istrinya.
HUBUNGAN BERAT BADAN TIDAK NORMAL DENGAN KEJADIAN AMENORE PADA REMAJA PUTRI Wira Meiriza; Okti Satria
JURNAL KESEHATAN PERINTIS Vol 4 No 2 (2017): DESEMBER 2017 : Jurnal Kesehatan Perintis (Perintis's Health Journal)
Publisher : LPPM UNIVERSITAS PERINTIS INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (277.895 KB)

Abstract

Survei di AS menjelaskan sekitar <18% mengalami amenore. Penyebab penelitian berbasis amenore antara lain adalah kelebihan berat badan orobese 38%, faktor hormonal 33%, berat badan kurang dari 15%, stres 12%, dan yang lainnya 2% (Jones, 2002). Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara berat badan tidak normal dengan kejadian amenore pada siswa perempuan. Penelitian ini dilaksanakan menggunakan metode penelitian deskriptif analitik dengan pendekatan cross sectional. Pengambilan sampel dilakukan dengan total sampling. Jumlah sampel pada penelitian ini adalah 51 siswa perempuan. Pengumpulan data pada penelitian ini menggunakan lembar kuesioner dan menggunakan uji Chi-Square. Hasil penelitian didapatkan dari 51 siswa perempuan, 22 siswa perempuan (43,1%) memiliki kejadian amenore, 23 siswa perempuan (45,1%) memiliki berat badan tidak normal, 19 siswa perempuan (82,6%) memiliki berat badan dan kejadian abnormal dari amenore dan 25 siswa perempuan (89,3%) memiliki berat badan normal dan tidak memiliki insiden amenore. Hasil uji statistik Chi-Square, didapatkan nilai P sebesar 0,001. Dari hasil penelitian ini, dapat disimpulkan bahwa Ho ditolak dan ada hubungan yang tidak normal dengan kejadian amenore bagi siswa perempuan. Disarankan bagi siswa perempuan untuk menjaga berat badan mereka, karena salah satu penyebab amenore.
HUBUNGAN DUKUNGAN KELUARGA TERHADAP PEMANFAATAN POSYANDU LANSIA Feny Wartisa; Tetra Anestasia Putri; Triveni Triveni
JURNAL KESEHATAN PERINTIS Vol 4 No 2 (2017): DESEMBER 2017 : Jurnal Kesehatan Perintis (Perintis's Health Journal)
Publisher : LPPM UNIVERSITAS PERINTIS INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (385.924 KB)

Abstract

Lansia akan selalu mengalami perubahan baik itu perubahan fisik maupun fungsi organ yang dapat mempengaruhi kemandirian dan kesehatan lanjut usia. sehingga di perlukan adalah dukungan dari keluarga agar lansia bisa hidup sehat dan berdaya guna. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui adanya hubungan dukungan keluarga terhadap pemanfaatan posyandu lansia. Jenis ini penelitian analitik dengan desain penelitian Cross Sectional. Sampel sebanyak 74 orang dengan tehnik total sampling. Pengambilan data primer menggunakan koesioner dengan tehnik wawancara dan data sekunder dari data tahunan. Analisis data menngunkan uji chi square. Terdapat hubungan yang bermakna antara dukungan keluarga dengan pemanfaatan posyandu lansia dengan p = 0,000. Diharapakan peran aktif dari keluarga, kader dan tokoh masyarakat untuk meningkatkan kunjungan lansia ke posyandu lansia.
HUBUNGAN PARITAS DAN RIWAYAT KPD DENGAN KEJADIAN KETUBAN PECAH DINI DI RUANG RAWAT INAP KEBIDANAN RSUD SOLOK Wira Meiriza; Athica Oviana
JURNAL KESEHATAN PERINTIS Vol 4 No 2 (2017): DESEMBER 2017 : Jurnal Kesehatan Perintis (Perintis's Health Journal)
Publisher : LPPM UNIVERSITAS PERINTIS INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (298.764 KB)

Abstract

Kematian ibu dan angka kematian perinatal masih tinggi di dunia, terutama di negara-negara berkembang. Pada tahun 2013 Angka Kematian Ibu (AKI) di RSUD Solok ada 5 kasus penyabab kematiannya yaitu : 2 kasus eklampsia, 1 kasus haemoragia post partum (HPP),1 kasus sepsis dengan riwayat KPD, 1 kasus dengan penyakit penyerta. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan umur dengan kejadian ketuban pecah dini. Jenis penelitian ini adalah analitik dengen pendekatan Retrospektif. Penelitian dilakukan di RSUD solok. Populasi dalam penelitian ini adalah semua ibu yang melahirkan di ruang kebidanan pada enam bulan terakhir yaitu sebanyak 668 orang persalinan. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 87 orang dengan teknik pengambilan sampel adalah purposive sampling. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini meliputi: daftar checklist, kalkulator, komputer dan buku catatan. Data diperoleh dari data sekunder yang memakai format pengumpulan data (daftar checklist) melalui medical record di RSUD Solok. Analisi data menggunakan menggunakan uji chi-square atau dengan p <0,05. Ada hubungan paritas ibu sebelum inpartu dengan terjadinya ketuban pecah dini (p = 0,000 dan OR = 7,407)Ada hubungan riwayat KPD sebelum inpartu dengan terjadinya ketuban pecah dini (p = 0,031 dan OR = 7,630).
Aktivitas Triterpenoid Kulit Batang Waru Jawa (Hibiscus tiliaceus L.) Terhadap Bakteri Escherichia coli Lisa Savitri; Kharisul Ihsan
JURNAL KESEHATAN PERINTIS Vol 7 No 1 (2020): JUNI 2020 : Jurnal Kesehatan Perintis (Perintis's Health Journal)
Publisher : LPPM UNIVERSITAS PERINTIS INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1055.858 KB) | DOI: 10.33653/jkp.v7i1.285

Abstract

Penyakit infeksi merupakan salah satu masalah kesehatan yang serius, khususnya di negara berkembang. Adanya resistensi antimikroba menyebabkan bahaya penyakit infeksi semakin parah, sehingga menjadi perhatian terbesar bagi kesehatan manusia. World Health Organization (WHO) memperkirakan bahwa pada tahun 2050, septikemia yang disebabkan oleh bakteri resisten antimikroba dapat mengakibatkan 10 juta kematian selama satu tahun. Tujuan penelitian ini adalah untuk melakukan isolasi senyawa triterpenoid yang terkandung dalam tanaman waru jawa (Hibiscus tiliaceus L.) serta melakukan identifikasi terhadap senyawa triterpenoid, dan melakukan pengujian aktivitas antibakteri Escherichia coli. Isolasi triterpenoid dari tanaman waru jawa diawali dengan maserasi menggunakan n-heksana, identifikasi triterpenoid, dan melakukan pengujian untuk aktivitas antibakteri. Hasil penelitian menunjukkan maserasi 3,2 kg serbuk kering kulit batang waru jawa menghasilkan ekstrak kental n-heksana sebesar 13,06 g. Hasil uji fitokimia menggunakan pereaksi Liebermann-Burchard menunjukkan ekstrak kental n-heksana positif mengandung triterpenoid. Pemisahan ekstrak kental n-heksana dengan kromatografi kolom menghasilkan isolat positif mengandung triterpenoid sebanyak 6 fraksi. Hasil identifikasi menggunakan spektrofotometer UV-Vis menunjukkan adanya serapan maksimum untuk fraksi 1, 2, dan 3 pada panjang gelombang 216,50 nm, 217 nm, dan 228,50 nm. Berdasarkan spektrogram FT-IR menunjukkan adanya gugus C-C, C=O,-C-H, -CH3, -CH2, dan C-O. Hasil aktivitas antibakteri dengan metode disc diffusion dan pengenceran dalam tabung menunjukkan bahwa fraksi 1, 3, 5, dan crude n-heksana mampu menghambat pertumbuhan bakteri Eschericia coli. MIC terhadap E. coli fraksi 1 sebesar 0,2 mg/mL.
Korelasi Antara Body Mass Index (BMI) Dengan Blood Pressure (BP) Berdasarkan Ukuran Antropometri Pada Atlet Luh Ari Arini; I Ketut Wijana
JURNAL KESEHATAN PERINTIS Vol 7 No 1 (2020): JUNI 2020 : Jurnal Kesehatan Perintis (Perintis's Health Journal)
Publisher : LPPM UNIVERSITAS PERINTIS INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (534.834 KB) | DOI: 10.33653/jkp.v7i1.390

Abstract

Agar dapat melakukan olahraga yang ditekuni dengan baik dan tanpa gangguan, seorang atlet harus dapat memperhatikan komposisi lemak dalam tubuh yang sesuai. Komposisi lemak dalam tubuh menunjukan derajat kesehatan seorang atlet, yang dapat dilihat melalui antropometri. Tujuan penelitian untuk mengetahui korelasional antara Body mass index/BMI dengan Blood pressure/BP berdasarkan ukuran antropometri atlet di Kabupaten Buleleng Tahun 2019. Metode penelitian menggunakan analitik observasional dengan desain cross-sectional. Populasi penelitian yaitu semua atlet Kabupaten Buleleng yang terpilih dan dipersiapkan komite olahraga nasional Indonesia/KONI mengikuti kejuaraan Nasional. Teknik pengambilan sampel accidental sampling, didapatkan atlet yang mengikuti tes sebanyak 121 orang. Metode pengumpulan data dengan pengukuran antropometri dan tekanan darah atlet. Analisis data menggunakan uji pearson corellation test pada taraf signifikansi (α<0,05) dengan menggunakan sistem komputerisasi. Hasil analisis data didapatkan nilai p = 0,466 (α= 0,000),menunjukan adanya korelasi antara body mass index dengan blood pressure pada atlet. Sebagian besar atlet diketahui memiliki katagori BMI ideal dan BP yang normal. Setiap atlet harus tetap mengontrol massa tubuh dan tekanan darah, dengan selalu memperhatikan pola dan jadwal makan yang tepat, asupan nutrisi seimbang, latihan fisik yang teratur. Selain kesehatan fisik atlet juga harus menjaga kesehatan psikis, terutama menghindari rasa cemas yang berlebihan agar BMI dan BP tetap dalam kisaran katagori yang ideal, sehingga berdampak baik juga pada tekanan darah dan kesehatan tubuh.

Page 10 of 25 | Total Record : 249


Filter by Year

2014 2025


Filter By Issues
All Issue Vol. 12 No. 1 (2025): Jurnal Kesehatan Perintis Vol. 11 No. 2 (2024): Jurnal Kesehatan Perintis Vol 11 No 2 (2024): Jurnal Kesehatan Perintis Vol. 11 No. 1 (2024): Jurnal Kesehatan Perintis Vol 11 No 1 (2024): Jurnal Kesehatan Perintis Vol 10 No 2 (2023): Jurnal Kesehatan Perintis Vol. 10 No. 2 (2023): Jurnal Kesehatan Perintis Vol 10 No 1 (2023): Jurnal Kesehatan Perintis Vol 9 No 2 (2022): Jurnal Kesehatan Perintis Vol 9 No 1 (2022): Jurnal Kesehatan Perintis Vol 8 No 1 (2021): JUNI 2021 : Jurnal Kesehatan Perintis (Perintis's Health Journal) Vol 7 No 2 (2020): DESEMBER 2020 : Jurnal Kesehatan Perintis (Perintis's Health Journal) Vol 8 No 2 (2021): Jurnal Kesehatan Perintis Vol 7 No 1 (2020): JUNI 2020 : Jurnal Kesehatan Perintis (Perintis's Health Journal) Vol 3 No 1 (2016): JUNI 2016 : Jurnal Kesehatan Perintis (Perintis's Health Journal) Vol 3 No 2 (2016): DESEMBER : Jurnal Kesehatan Perintis (Perintis's Health Journal) Vol 6 No 2 (2019): DESEMBER 2019 : Jurnal Kesehatan Perintis (Perintis's Health Journal) Vol 6 No 1 (2019): JUNI 2019 : Jurnal Kesehatan Perintis (Perintis's Health Journal) Vol 5 No 2 (2018): DESEMBER 2018 : Jurnal Kesehatan Perintis (Perintis's Health Journal) Vol 5 No 1 (2018): JUNI 2018 : Jurnal Kesehatan Perintis (Perintis'S Health Journal) Vol 4 No 2 (2017): DESEMBER 2017 : Jurnal Kesehatan Perintis (Perintis's Health Journal) Vol 4 No 1 (2017): JUNI 2017 : Jurnal Kesehatan Perintis (Perintis's Health Journal) Vol 2 No 2 (2015): DESEMBER 2015 : Jurnal Kesehatan Perintis (Perintis's Health Journal) More Issue