cover
Contact Name
Jurnal Kesehatan Perintis
Contact Email
ojs.perintis@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
fwartisa@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kota padang,
Sumatera barat
INDONESIA
JURNAL KESEHATAN PERINTIS
ISSN : 23559853     EISSN : 26224135     DOI : 10.33653
Core Subject : Health,
Jurnal Kesehatan Perintis (Perintis's Helath Journal) is published and imprinted by LPPM STIKes Perintis Padang. We published 2 times a year every Juny and Desember.
Arjuna Subject : -
Articles 249 Documents
Program Intervensi Promosi Kesehatan Yang Efektif Mengurangi Perilaku Merokok Di Kalangan Wanita : Literature Review Safitri, Yolanda; Hamda, Fadhilah Habibul
JURNAL KESEHATAN PERINTIS Vol. 11 No. 2 (2024): Jurnal Kesehatan Perintis
Publisher : LPPM UNIVERSITAS PERINTIS INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33653/jkp.v11i2.1106

Abstract

Merokok masih menjadi masalah kesehatan yang signifikan di kalangan wanita, yang berkontribusi terhadap berbagai penyakit kronis dan hasil yang merugikan. Program promosi kesehatan yang efektif sangat penting dalam mengatasi masalah ini, dengan menggunakan intervensi yang disesuaikan untuk mengurangi tingkat merokok dan meningkatkan kesehatan secara keseluruhan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas program promosi kesehatan dalam mengurangi perilaku merokok di kalangan wanita. Penelitian ini menggunakan desain systematic review dan mencari artikel dari beberapa database yaitu PubMed, Scopus, Cochrane Library, dan Google Scholar dengan memasukkan kata kunci dengan menggunakan kata kunci women AND smoking cessation AND community health promotion, didapatkan jumlah artikel sebanyak 2.558. Metode yang digunakan untuk menyaring artikel menggunakan tools Rayyan untuk cek duplikasi, review berdasarkan judul dan abstrak, terakhir review fulltext artikel. Jumlah akhir artikel yang masuk untuk kriteria review ada 9 artikel. Hasil dari penelitian-penelitian ini menunjukkan bahwa program promosi kesehatan dapat secara signifikan mengurangi tingkat merokok di kalangan wanita, terutama jika program tersebut disesuaikan dengan konteks budaya dan sosial tertentu. Namun, efektivitas program-program ini dapat bervariasi tergantung pada faktor-faktor seperti intensitas intervensi, durasi program, dan karakteristik populasi sasaran. Kesimpulannya, program promosi kesehatan memiliki potensi untuk secara efektif mengurangi perilaku merokok di kalangan wanita, namun keberhasilannya bergantung pada pendekatan komprehensif yang membahas berbagai faktor dan disesuaikan dengan kebutuhan spesifik populasi sasaran.
Cita Rasa Dan Variasi Menu Dengan Sisa Makanan Biasa Pada Pasien Rawat Inap Widyanti, Windi; Rahmi, Yosfi
JURNAL KESEHATAN PERINTIS Vol. 11 No. 2 (2024): Jurnal Kesehatan Perintis
Publisher : LPPM UNIVERSITAS PERINTIS INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33653/jkp.v11i2.1107

Abstract

Pelayanan makanan di rumah sakit sangat penting untuk memenuhi kebutuhan gizi pasien. Salah satu indikator untuk menilai kualitas pelayanan gizi adalah sisa makanan. Sisa makanan dapat dipengaruhi oleh berbagai faktor diantaranya adalah cita rasa dan variasi menu makanan. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi hubungan antara cita rasa dan variasi menu dengan sisa makanan biasa pada pasien rawat inap di Rumah Sakit Universitas Brawijaya Malang. Jenis penelitian ini adalah observasional analitik dengan desain studi cross-sectional melibatkan data dari 80 responden yang diambil berdasarkan total sampling. Data yang dikumpulkan meliputi sisa makanan yang diukur menggunakan metode taksiran visual Comstock dan hasil dari kuesioner mengenai cita rasa dan variasi menu. Hasil analisis menggunakan uji korelasi chi-square menunjukkan bahwa terdapat hubungan signifikan antara cita rasa—yang terdiri dari aroma, rasa, tekstur, dan suhu—dengan sisa makanan (p = 0,000). Selain itu, variasi menu juga menunjukkan adanya hubungan signifikan dengan sisa makanan pasien (p=0,001). Pasien yang menilai aroma, rasa, tekstur dan suhu tidak sesuai cenderung memiliki sisa makanan banyak. Begitu pula dengan pasien yang menilai kurangnya variasi menu. Temuan ini menekankan pentingnya perbaikan dalam cita rasa dan variasi menu untuk mengurangi sisa makanan dan meningkatkan kepuasan pasien. Penelitian ini diharapkan menjadi referensi bagi pengelola layanan makanan rumah sakit untuk meningkatkan kualitas pelayanan gizi dalam mendukung proses pemulihan pasien.
Kombinasi Pijat Oksitosin dengan Aroma Terapi Lavender terhadap Produksi Asi pada Ibu Post Partum Primipara Nataria, Desti; Felina, Mutia; Lubis, Kholila; Nova, Desri
JURNAL KESEHATAN PERINTIS Vol. 11 No. 2 (2024): Jurnal Kesehatan Perintis
Publisher : LPPM UNIVERSITAS PERINTIS INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33653/jkp.v11i2.1108

Abstract

Cakupan pemberian ASI eksklusif yang terhimpun di Sumatera Selatan mengalami penurunan dari 57,8% pada tahun 2021 menjadi 51,6% pada tahun 2022, sedangkan target pencapaian ASI eksklusif menurut WHO adalah sebesar 70% pada tahun 2030. Rendahnya cakupan pemberian ASI secara Eksklusif salah satunya disebabkan karena kurangnya produksi ASI sehingga menimbulkan kecemasan pada ibu menyusui. Hal ini mendorong ibu untuk memberikan susu formula kepada bayi untuk memenuhi kebutuhan bayinya. Pijat oksitosin dan aroma terapi lavender dapat memberikan efek relaksasi pada sistim syaraf pusat pada hipotalamus yang membantu meningkatkan produksi hormon oksitosin. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui adanya pengaruh kombinasi pijat oksitosin dan aroma lavender terhadap produksi ASI. Desain penelitian ini adalah Pre Experiment pretest dan posttest menggunakan rancangan One group pretest-posttest. Subjek penelitian adalah ibu postpartum primi para yang berjumlah 16 orang yang dipilih dengan menggunakan teknik Accidental Sampling. Pengumpulan data menggunakan lembar observasi kemudian analisis dengan Paired sample T-test. Intervensi yang dilakukan berupa pemberian kombinasi pijat oksitosin dan aroma terapi lavender selama selama 5 hari dimana setiap harinya diberikan selama 10 menit. Hasil penelitian menunjukan bahwa rata-rata volume ASI sebelum diberikan intervensi kombinasi pijat oksitosin dan aroma terapi lavender adalah 7.38 cc dan setelah diberikan intervensi adalah 78 cc. Pada uji Paired sample T-test di dapatkan hasil bahwa p=0,001, dimana p<0,005, hal ini menunjukkan bahwa pemberian kombinasi pijat oksitosin dengan aroma terapi lavender berpengaruh terhadap produksi ASI pada ibu post partum primipara. Pemberian kombinasi pijat oksitosin dan aroma terapi lavender dapat dijadikan sebagai salah satu cara untuk meningkatkan produksi ASI secara alami.
Aktivitas Krim Ekstrak Etil Asetat Pelepah Pisang Ambon (Musa acuminta Colla) Sebagai Antibakteri Penyebab Jerawat (Propionibacterium acnes) Tatambihe, Naomi Azazya; Yuhara, Novena Adi; Rawar, Ellsya Angeline
JURNAL KESEHATAN PERINTIS Vol. 11 No. 2 (2024): Jurnal Kesehatan Perintis
Publisher : LPPM UNIVERSITAS PERINTIS INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33653/jkp.v11i2.1112

Abstract

Propionibacterium acnes merupakan salah satu bakteri yang menyebabkan jerawat. Pelepah pisang merupakan bagian tanaman pisang yang sering tidak dimanfaatkan dan biasanya menjadi limbah. Ekstrak pelepah pisang ambon (Musa acuminata Colla) mengandung senyawa tanin yang memiliki potensi antibakteri. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui mutu fisik dan stabilitas krim antijerawat ekstrak pelepah pisang ambon serta mengetahui aktivitas antijerawat terhadap Propionibacterium acnes. Pelepah pisang ambon diekstraksi melalui metode maserasi dengan menggunakan pelarut etil asetat kemudian dibuat 4 sediaan krim yang diuji organoleptis, pH, homogenitas, daya sebar, daya lekat dan viskositas sebelum dan sesudah uji cycling test selama 3 siklus, serta dilakukan uji antibakteri dengan metode sumuran, data zona hambat dilakukan uji One-Way ANOVA dan uji Duncan untuk mengetahui apakah ada perbedaan signifikan dari setiap formula. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sediaan krim dinilai memiliki stabilitas yang baik pada F1, F2, F3 dilihat dari uji organoleptis sediaan yang berbentuk lembut, berwarna putih kecoklatan, homogen, pH masuk dalam rentang (4,5-8,0), daya sebar (5-7 cm), daya lekat dan viskositas dibawah 40.000 cps. Hasil zona hambat yang didapatkan F1 sebesar 14,33 mm, F2 sebesar 15,20 mm, F3 sebesar 16,483 mm dan F4 sebesar 17,2 mm dengan nilai hasil uji One-Way ANOVA p-value <0,05, yang berarti terdapat perbedaan signifikan. Hasil uji Duncan menyajikan secara berurutan zona hambat dari yang terendah hingga yang tertinggi. Berdasarkan evaluasi yang dilakukan, F1 memiliki mutu fisik yang baik dikarenakan memenuhi semua syarat mutu fisik.
Pemberian Ekstrak Asam Kandis terhadap Penurunan Glukosa Darah pada Tikus yang Diinduksi Aloksan Sari, Rita Permata; Juliandi, Muhammad Diki; Putra, Fuji Verdian; Endra Pratama, Yudha; Sintia Angraini, Dinda
JURNAL KESEHATAN PERINTIS Vol. 11 No. 2 (2024): Jurnal Kesehatan Perintis
Publisher : LPPM UNIVERSITAS PERINTIS INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33653/jkp.v11i2.1113

Abstract

Diabetes mellitus merupakan penyakit metabolik yang ditandai dengan hiperglikemia kronis akibat gangguan sekresi insulin, kerja insulin, atau keduanya. Penggunaan bahan alami sebagai alternatif pengobatan diabetes semakin menarik perhatian, salah satunya adalah ekstrak etil asetat buah asam kandis Garcinia parvifolia (Miq.) Miq), yang diketahui memiliki kandungan bioaktif dengan potensi antidiabetes. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi efek pemberian ekstrak Asam Kandis terhadap penurunan kadar glukosa darah pada tikus yang diinduksi aloksan. Dalam penelitian ini, tikus jantan Wistar dibagi menjadi lima kelompok: kelompok kontrol negative (pemberian pakan standar, kontrol positif (diabetes yang diinduksi aloksan tanpa perlakuan), dan tiga kelompok perlakuan yang menerima dosis berbeda dari ekstrak Asam Kandis (40 mg, 80 mg dan 160mg). Kadar glukosa darah diukur menggunakan glukometer pada hari ke-0 (sebelum induksi aloksan), hari ke-7 setelah pemberian aloksan, dan pada hari ke-14, setelah pemberian ekstrak. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian ekstrak Asam Kandis dapat menurunkan kadar glukosa darah pada tikus yang diinduksi aloksan dibandingkan dengan kelompok kontrol positif. Efek penurunan glukosa darah terlihat lebih signifikan pada dosis rendah (40 mg) yang diberikan. Kesimpulan dari penelitian ini adalah ekstrak Asam Kandis memiliki potensi sebagai agen antidiabetes yang efektif dalam menurunkan kadar glukosa darah.
Deteksi Kesehatan Mental dengan Gangguan Menstruasi Remaja Gen Z Winengsih, Ecih; Lubis, Tika; Khofiati, Khofiati; Rahmah, Nazwa Nisrina
JURNAL KESEHATAN PERINTIS Vol. 11 No. 2 (2024): Jurnal Kesehatan Perintis
Publisher : LPPM UNIVERSITAS PERINTIS INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33653/jkp.v11i2.1114

Abstract

Permasalahan yang terjadi saat ini adalah terkait dengan kesehatan mental remaja dan gangguan siklus menstruasi. Terdapat 90% remaja Gen Z mengalami permasalahan kesehatan mental (gangguan kecemasan, stres, depresi dll) yang berdampak pada gangguan siklus menstruasi (dismenore, menorrhagia, metorrargia dll). Tujuan dari penelitian ini untuk mengidentifikasi hubungan kesehatan mental dengan gangguan siklus menstruasi Remaja Gen Z di SMAN 1 Rancaekek. Studi ini merupakan penelitian deskriptif analitik dengan pendekatan cross sectional terhadap 69 remaja putri yang dipilih proporsionat random sampling. Identifikasi terhadap kesehatan mental remaja menggunakan instrument SRQ-29. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tidak terdapah hubungan antara kesehatan mental dengan gangguan menstruasi yang dialami remaja putri dengan nilai p=0,017. maka terdapat hubungan antara mental health remaja Gen Z dengan kejadian gangguan menstruasi Kesimpulan Kesehatan mental yang tidak stabil atau terganggu dapat mempengaruhi kesehatan fisik seperti gangguan menstruasi.
Karakteristik Ibu Hamil terhadap Perilaku Pencegahan Stunting Fitri, Media; Andriani, Desi; Fany, Fiona; Handayani, Yellyta Ulsafitri
JURNAL KESEHATAN PERINTIS Vol. 11 No. 2 (2024): Jurnal Kesehatan Perintis
Publisher : LPPM UNIVERSITAS PERINTIS INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33653/jkp.v11i2.1116

Abstract

Survei Status Gizi Indonesia (SSGI) sumatera barat mencatat tahun 2024, angka kejadian stunting 23,6% masih diatas rata-rata nasional 21,6 % dan target pemerintah sebesar 14% di tahun 2024. Salah satu faktor penyebab masih tingginya angka stunting adalah perilaku ibu dalam upaya pencegahan stunting. Prevalensi stunting di Bukittinggi per Agustus 2024 adalah 10,3%. Angka ini berada di bawah target RPJMN yaitu dibawah 14%. Pencegahan stunting telah dimulai semenjak 1000 hari pertama kehidupan, salah satunya peningkatan pengetahuan ibu dalam upaya pencegahan stunting sehingga ibu dapat berperilaku baik dalam penanganan stunting. Penelitian bertujuan untuk menganalisis hubungan karakteristik dengan perilaku ibu dalam pencegahan stunting. Studi ini merupakan penelitian deskriptif analitik dengan pendekatan cross sectional terhadap 45 ibu hamil trimester II dan III yang dipilih secara accidental. Pada penelitian ini variabel independen adalah karakteristik ibu sedangkan variabel dependen perilaku ibu dalam upaya pencegahan stunting. Penelitian dilakukan di RSI Ibnu Sina Bukittinggi dengan jumlah responden 45 ibu hamil yang datang berkunjung ke RS Ibnu Sina Bukittinggi. Hasil penelitian menunjukkan ada hubungan yang signifikan antara usia ibu hamil, pendidikan dan status gravida dengan perilaku pencegahan stunting (p=0,000), namun tidak ada hubungan pekerjaan ibu hamil dengan pencegahan stunting (p=0,206). Kesimpulan dalam penelitian ini adalah terdapat hubungan yang signifikan karakteristik dengan perilaku ibu dalam pencegahan stunting.
Upaya Meningkatkan Indeks Massa Tubuh Balita (Usia 3-5 Tahun) Melalui Demonstrasi Pengolahan Bahan Makanan Siregar, Renince; Junita, Friska; Yulianah, Finna; Khoerunnisa, Ririn
JURNAL KESEHATAN PERINTIS Vol. 11 No. 2 (2024): Jurnal Kesehatan Perintis
Publisher : LPPM UNIVERSITAS PERINTIS INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33653/jkp.v11i2.1117

Abstract

Penelitian ini menyelidiki efektivitas demonstrasi pengolahan makanan sebagai intervensi untuk meningkatkan Indeks Massa Tubuh (IMT) balita usia 3-5 tahun di Posyandu Melati 1, Rawalumbu, Bekasi. quasi eksperimen dengan desain one group pre and post test design, penelitian ini melibatkan 15 balita yang diukur IMT-nya sebelum dan sesudah intervensi selama 30 hari. Intervensi yang dilakukan adalah dengan mendemonstrasikan teknik penyiapan makanan kepada orang tua dan memantau pelaksanaannya melalui pengiriman foto harian dan laporan kesehatan. Analisis data menunjukkan penurunan balita yang dikategorikan sangat kurus dari 73,3% menjadi 60%, sementara mereka yang diklasifikasikan sebagai kurus meningkat dari 20% menjadi 33,3%. Terlepas dari perbaikan ini, jumlah balita dengan IMT normal tetap konstan di angka 7%. Temuan ini menyoroti bahwa pendidikan orang tua tentang persiapan makanan yang seimbang dan bergizi dapat secara signifikan berdampak pada gizi anak. Uji statistik menggunakan uji Wilcoxon untuk mengkonfirmasi hubungan yang signifikan antara intervensi pengolahan makanan dan peningkatan IMT, dengan variabel independen menjelaskan 29,2% dari perubahan yang diamati. Namun, faktor-faktor lain seperti status sosial ekonomi dan lingkungan rumah juga dapat mempengaruhi hasil. Penelitian ini menggarisbawahi pentingnya mengintegrasikan program edukasi tentang persiapan makanan ke dalam inisiatif kesehatan masyarakat untuk mengatasi malnutrisi dan meningkatkan hasil kesehatan balita. Penelitian lebih lanjut direkomendasikan untuk mengeksplorasi aplikasi yang lebih luas dari intervensi tersebut.
Dukungan Keluarga dengan Kepatuhan Minum Obat pada Orang Dengan Gangguan Jiwa Yunere, Falerisiska; Botti, Tanti Anggreini; Parensah, Linna
JURNAL KESEHATAN PERINTIS Vol. 11 No. 2 (2024): Jurnal Kesehatan Perintis
Publisher : LPPM UNIVERSITAS PERINTIS INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33653/jkp.v11i2.1119

Abstract

Ketidakpatuhan minum obat dapat menyebabkan kekambuhan pada pasien gangguan jiwa. Hal ini dapat terjadi karena berbagai faktor, seperti kurangnya motivasi keluarga untuk mendampingi pasien minum obat. Keluarga yang belum memahami bahwa gangguan jiwa adalah penyakit medis yang membutuhkan pengobatan jangka panjang hal ini menyebabkan banyak ODGJ yang tidak patuh dalam minum obat secara teratur, sehingga kondisi mereka sering kambuh atau memburuk, juga disebabkan Stigma masyarakat terhadap gangguan jiwa dapat membuat pasien dan keluarganya enggan mencari bantuan kesehatan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah ada Hubungan Dukungan Keluarga Dengan Kepatuhan Minum Obat Pada ODGJ Di Wilayah Kerja Puskesmas Bukittinggi Tahun 2024. Metode penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan menggunakan desain penelitian cross sectional dengan pendekatan non probability sampling dengan teknik purposive sampling dengan menggunakan uji chi-square. Dan jumlah populasi sebanyak 267 dengan responden 73 orang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari 47 responden yang memiliki dukungan keluarga baik ada 40 orang (85,1 %) responden yang kepatuhan minum obat patuh, ada 7 orang (14,9 %) yang memiliki kepatuhan minum obat tidak patuh, sedangkan dari 26 responden yang memiliki dukungan keluarga kurang baik ada sebanyak 10 orang (38,5 %) responden yang kepatuhan minum obat patuh, ada 16 orang (61,5 %) responden yang kepatuhan minum obat tidak patuh. Uji statistik antara dukungan keluarga dengan kepatuhan minum obat didapatkan nilai p value 0.000 < 0,05. Disarankan kepada keluarga untuk selalu memperhatikan kebutuhan obat pasien sebagai upaya kesembuhan dan mencegah kekambuhan berulang pasien jiwa.

Filter by Year

2014 2025


Filter By Issues
All Issue Vol. 12 No. 1 (2025): Jurnal Kesehatan Perintis Vol 11 No 2 (2024): Jurnal Kesehatan Perintis Vol. 11 No. 2 (2024): Jurnal Kesehatan Perintis Vol. 11 No. 1 (2024): Jurnal Kesehatan Perintis Vol 11 No 1 (2024): Jurnal Kesehatan Perintis Vol. 10 No. 2 (2023): Jurnal Kesehatan Perintis Vol 10 No 2 (2023): Jurnal Kesehatan Perintis Vol 10 No 1 (2023): Jurnal Kesehatan Perintis Vol 9 No 2 (2022): Jurnal Kesehatan Perintis Vol 9 No 1 (2022): Jurnal Kesehatan Perintis Vol 8 No 1 (2021): JUNI 2021 : Jurnal Kesehatan Perintis (Perintis's Health Journal) Vol 7 No 2 (2020): DESEMBER 2020 : Jurnal Kesehatan Perintis (Perintis's Health Journal) Vol 8 No 2 (2021): Jurnal Kesehatan Perintis Vol 7 No 1 (2020): JUNI 2020 : Jurnal Kesehatan Perintis (Perintis's Health Journal) Vol 3 No 1 (2016): JUNI 2016 : Jurnal Kesehatan Perintis (Perintis's Health Journal) Vol 3 No 2 (2016): DESEMBER : Jurnal Kesehatan Perintis (Perintis's Health Journal) Vol 6 No 2 (2019): DESEMBER 2019 : Jurnal Kesehatan Perintis (Perintis's Health Journal) Vol 6 No 1 (2019): JUNI 2019 : Jurnal Kesehatan Perintis (Perintis's Health Journal) Vol 5 No 2 (2018): DESEMBER 2018 : Jurnal Kesehatan Perintis (Perintis's Health Journal) Vol 5 No 1 (2018): JUNI 2018 : Jurnal Kesehatan Perintis (Perintis'S Health Journal) Vol 4 No 2 (2017): DESEMBER 2017 : Jurnal Kesehatan Perintis (Perintis's Health Journal) Vol 4 No 1 (2017): JUNI 2017 : Jurnal Kesehatan Perintis (Perintis's Health Journal) Vol 2 No 2 (2015): DESEMBER 2015 : Jurnal Kesehatan Perintis (Perintis's Health Journal) More Issue