Articles
249 Documents
MASALAH TIDUR ANAK DENGAN LEUKEMIA LIMFOBLASTIK AKUT DALAM MENJALANI KEMOTERAPI FASE INDUKSI
Andrye Fernandes
JURNAL KESEHATAN PERINTIS Vol 6 No 1 (2019): JUNI 2019 : Jurnal Kesehatan Perintis (Perintis's Health Journal)
Publisher : LPPM UNIVERSITAS PERINTIS INDONESIA
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (681.591 KB)
|
DOI: 10.33653/jkp.v6i1.244
Chemotherapy has an effect on the occurrence of sleep disorders in children who suffer from acute lymphoblastic leukemia. Sleep disorders experienced by children have an impact on optimizing the long-term quality of life of children. This study aims to describe sleep problems that occur in children suffering from acute lymphoblastic leukemia who undergo induction phase chemotherapy. The design of this study was descriptive analytic with repeated measurements of sleep disorders in children aged 7-18 years (n = 62). Data collection was carried out for 7 days, that is, one day before, five days during, and one day after chemotherapy. The results of data analysis found that children have > 15 minutes to fall asleep, children have less than normal amounts of sleep (the number of hours of sleep is normal, school age: 9-11 hours / day, adolescence: 8-10 hours / day) and there was a decrease in the quality of sleep scores. In conclusion, there are sleep disorders that occur in children, namely children have less time to sleep, children need a long time to be able to fall asleep, and children experience a decrease in the quality of sleep. The need for exploration of interventions to facilitate efficient sleep according to the stages of child development.
TABEL OF CONTENTS
admin admin
JURNAL KESEHATAN PERINTIS Vol 6 No 1 (2019): JUNI 2019 : Jurnal Kesehatan Perintis (Perintis's Health Journal)
Publisher : LPPM UNIVERSITAS PERINTIS INDONESIA
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (38.382 KB)
Pengaruh Pemberian Pendidikan Tentang Kanker Serviks Terhadap Pengetahuan Deteksi Dini Kanker Serviks Pada Wanita Usia Subur
Dini Qurrata Ayuni;
Ramaita Ramaita
JURNAL KESEHATAN PERINTIS Vol 6 No 2 (2019): DESEMBER 2019 : Jurnal Kesehatan Perintis (Perintis's Health Journal)
Publisher : LPPM UNIVERSITAS PERINTIS INDONESIA
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (627.87 KB)
|
DOI: 10.33653/jkp.v6i2.270
Kanker merupakan salah satu penyakit yang paling ditakuti dan dipandang sebagai penyebab utama kematian diseluruh dunia. Penyakit yang bisa menyebabkan kematian ini masih merupakan ancaman bagi kesejahteraan dan kesehatan manusia secara umum, masih tingginya insiden kanker serviks diindonesia disebabkan oleh beberapa faktor diantaranya kurangnya pengetahuan dan informasi tentang deteksi dini kanker serviks. Tujuan penelitian ini adalah Untuk mengetahui Apakah ada Pengaruh Pemberian Pendidikan Kesehatan Tentang Kanker Serviks Terhadap Pengetahuan Deteksi Dini Kanker Serviks Pada Wanita Usia Subur (WUS) Di Wilayah kerja Puskesmas Pariaman 2019. Jenis penelitian yang digunakan yaitu kuantitatif dengan Pre and Post test Without control. Penelitian ini dilakukan dipuskesmas pariaman dengan jumlah populasi 233 orang dengan sampel sebanayak 15 orang wanita usia subur. Hasil Penelitian terdapat 53,3% responden berpengetahuan rendah sebelum diberi pendidikan kesehatan tentang deteksidini kanker serviks, 93,3% responden berpengetahuan tinggi setelah diberikan pendidikan kesehatan tentang deteksi dini kanker serviks. Ada pengaruh yang signifikan terhadap pengetahuan wanita usia subur tentang deteksi dini kanker serviks setelah dilakukan pemberian pendidikan secara penyuluhan. Sebagai informasi dan bahan masukan bagi Puskesmas Pariaman sehingga dapat lebih diidentifikasi kebutuhan akan pelayanan keperawatan yang spesifik dan konkrit, dalam rangka memberikan pelayanan yang optimal terhadap deteksi dini kanker serviks sehingga meningkatkan derajat kesehatan wanita usia subur ( WUS )
Pengaruh Terapi Token Ekonomi Terhadap Kecemasan Anak Usia Prasekolah Yang Mengalami Hospitalisasi
Ramaita Ramaita;
Sri Burhani Putri
JURNAL KESEHATAN PERINTIS Vol 6 No 2 (2019): DESEMBER 2019 : Jurnal Kesehatan Perintis (Perintis's Health Journal)
Publisher : LPPM UNIVERSITAS PERINTIS INDONESIA
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (441.622 KB)
|
DOI: 10.33653/jkp.v6i2.273
Kecemasan adalah kondisi yang sering ditemukan pada anak prasekolah yang mengalami hospitalisasi. Hospitalisasi adalah suatu keadaan yang mengharuskan anak dirawat dirumah sakit untuk mendapatkan pengobatan. Hampir dalam setiap tahap perkembangan usia anak, kecemasan dan ketakutan akan penanganan medis masih menjadi masalah besar dalam pelayanan keperawatan. salah satu metode yang dapat digunakan untuk menurunkan kecemasan anak adalah terapi token ekonomi. Token ekonomi adalah terapi untuk mengubah perilaku dengan menggunakan pemberian reinforcement dan token. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh terapi token ekonomi untuk mengurangi tingkat kecemasan anak prasekolah. Penelitian ini dilakukan di RSUP DR. M.Djamil Padang selama 2 bulan mulai dari tanggal 2 Juli s/d 4 September 2019. Penelitian ini menggunakan desain penelitian quasi experimental design dengan pendekatan pre-post test group design with control group. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh anak prasekolah yang mengalami hospitalisasi. Pengambilan sampel dilakukan dengan teknik purposive sampling dimana 68 responden dibagi kedalam kelompok intervensi (n=34) dan kelompok kontrol (n=34). Analisis menggunakan uji Independent Sample T-Test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada perbedaan tingkat kecemasan anak prasekolah sebelum dan sesudah penerapan token ekonomi pada kelompok intervensi dibanding dengan kelompok kontrol dengan p value = 0.000. Terapi token ekonomi mempunyai pengaruh positif untuk menurunkan tingkat kecemasan pada anak prasekolah yang mengalami hospitalisasi. Penerapan token ekonomi ini direkomendasikan untuk mengatasi kecemasan pada anak usia prasekolah pada pelayanan kesehatan dirumah sakit dan komunitas.
Perilaku Memilih Jajanan Dan Kantin Sehat Siswa Sekolah Dasar Dengan Edukasi Media Komik
Erina Masri;
Nizomiah Putri Wahyuni;
Alya Misdhal Rini
JURNAL KESEHATAN PERINTIS Vol 6 No 2 (2019): DESEMBER 2019 : Jurnal Kesehatan Perintis (Perintis's Health Journal)
Publisher : LPPM UNIVERSITAS PERINTIS INDONESIA
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (621.146 KB)
|
DOI: 10.33653/jkp.v6i2.278
Salah satu kelompok masyarakat yang sering mengalami masalah akibat keracunan makanan jajanan adalah kelompok siswa sekolah dasar (SD) karena masih rendahnya pengetahuan tentang keamanan pangan. Tahun 2017 di Sumatera Barat terdapat 13 kasus keracunan dengan jumlah korban 548 orang.. Komik dipilih sebagai media edukasi keamanan makanan jajanan sekolah karena komik merupakan media cetak yang menarik dan mudah dipahami. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh komik terhadap perubahan perilaku memilih jajanan sehat dan kantin higienis pada siswa SDN 11 Lubuk Buaya Kota Padang. Jenis Penelitian menggunakan desain quasi experiment dengan rancangan One Pretest-Postest Group Design. Teknik pengambilan sampel dengan menggunakan total sampling yang berjumlah 47 siswa. Analisis data dengan menggunakan uji statistik yaitu Paired Sample T-Test. Hasil penelitian menunjukkan adanya pengaruh komik terhadap perubahan perilaku memilih makanan jajanan dan kantin higienis (p=0,000) dengan tingkat signifikansi (α) 5%. Edukasi dengan media komik dapat meningkatkan pengetahuan dan tindakan siswa tentang dalam memilih jajanan dan memlih kantin higienis. Media komik efektif digunakan untuk merubah perilaku siswa SDN 11 Lubuk Buaya Kota Padang dalam memilih makanan jajanan dan kantin higienis.
Efektifitas Akupresur Terhadap Derajat Restless Leg Syndrome Pada Pasien Yang Menjalani Hemodialisis
Defrima Oka Surya;
Ria Desnita
JURNAL KESEHATAN PERINTIS Vol 6 No 2 (2019): DESEMBER 2019 : Jurnal Kesehatan Perintis (Perintis's Health Journal)
Publisher : LPPM UNIVERSITAS PERINTIS INDONESIA
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (415.473 KB)
|
DOI: 10.33653/jkp.v6i2.283
Komplikasi yang sering dialami oleh pasien gagal ginjal terminal yang menjalani hemodialisis adalah Restless Leg Syndrome (RLS). RLS terjadi karena penurunan fungsi neuron dopaminergik diensafalik A11. Akupresur dapat menstimulasi reseptor sensori dan fungsi saraf otonom sehingga menimbulkan vasoaktif neuropeptida calcitonin gene-related peptide dan substansi p yang berdampak pada peningkatan aliran darah dan memperbaiki fungsi neuron dopaminergik diensafalik A11. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui efektifitas akupresur terhadap derajat RLS pada pasien hemodialisis. Desain penelitian adalah quasi experiment menggunakan pendekatan pre dan post with control group design. Penelitian ini terdiri dari kelompok intervensi dan kelompok kontrol. Teknik pengambilan sampel adalah consecutive sampling dengan besar sampel 15 orang kelompok kontrol dan 15 orang kelompok intervensi. Instrumen yang digunakan adalah Kuesioner International Restless Leg Syndrome Scale. Hasil penelitian dianalisis menggunakan Paired T-Test dengan derajat kepercayaan 95%. Hasil penelitian menunjukkan akupresur efektif menurunkan derajat restless leg syndrome pada pasien hemodialisis pada kelompok intervensi (p=0,001). Disimpulkan bahwa akpresur efektif dalam menurunkan derajata restless leg syndrome pada pasien hemodialisis. Diharapkan perawat dapat menerapkan terapi akupresur pada pasien yang menjalani hemodialisis khususnya pasien yang mengalami restless leg syndrome.
Media Cerita Bergambar Tentang Pengenalan Seks Dini Meningkatkan Pengetahuan Anak Usia Dini
Natalia Devi Oktarina;
Liyanovitasari Liyanovitasari
JURNAL KESEHATAN PERINTIS Vol 6 No 2 (2019): DESEMBER 2019 : Jurnal Kesehatan Perintis (Perintis's Health Journal)
Publisher : LPPM UNIVERSITAS PERINTIS INDONESIA
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (265.893 KB)
|
DOI: 10.33653/jkp.v6i2.296
Fenomena kekerasan seksual pada anak terjadi peningkatan tahun 2015 sebanyak 2.898 kasus kekerasan dan 59,30% adalah kasus kekerasan seksual pada anak. Anak menjadi depresi dan dapat menjadi pelaku kekerasan seksual dikemudian hari. Pengenalan pendidikan seks dini berguna untuk meningkatkan pengetahuan dan mengembangkan kemampuan anak dalam mendeteksi perlakuan yang diberikan oleh para pelaku kekerasan seksual. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui perbedaan pengetahuan anak PAUD sebelum dan sesudah diberikan pendidikan seks dini melalui media cerita bergambar. Desain penelitian ini deskriptif korelatif dengan pendekatan Quasy experimental pre post test one group design. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh anak usia 3-5 thn di PAUD Candirejo Kabupaten Semarang sebanyak 165 anak. Teknik pengambilan sampel menggunakan Simple random sampling sebanyak 90 anak. Instrumen pengetahuan anak terdiri dari 10 pertanyaan dengan pilihan jawaban benar salah. Metode pengumpulan data meliputi tahap pre test pengetahuan anak tentang pendidikan seks dini, pengenalan dan pemberian materi media cerita bergambar tentang pendidikan seks dini pada anak, dan post test pengetahuan anak PAUD. Analisis dalam penelitian ini adalah menggunakan Uji t-test dependent. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengetahuan anak PAUD setelah diberikan pengenalan pendidikan seks dini melalui media cerita bergambar mengalami peningkatan rata-rata 6,99 dibandingkan sebelum diberikan pengenalan media rata-rata 4,82 dengan p-value 0,001. Perlu adanya pengembangan materi media cerita bergambar tentang pengenalan seks dini pada anak dan media cerita bergambar ini dapat digunakan sebagai media pembelajaran pada anak PAUD. Kata Kunci : Media cerita bergambar, pengenalan seks dini, anak PAUD
Pengaruh Pelaksanaan Manajemen Marah Terhadap Perilaku Kekerasan Pada Siswa SMK
Falerisiska Yunere;
Budi Anna Keliat;
Dewi Eka Putri
JURNAL KESEHATAN PERINTIS Vol 6 No 2 (2019): DESEMBER 2019 : Jurnal Kesehatan Perintis (Perintis's Health Journal)
Publisher : LPPM UNIVERSITAS PERINTIS INDONESIA
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (557.338 KB)
|
DOI: 10.33653/jkp.v6i2.300
Perilaku kekerasan (PK) adalah respon kemarahan maladaptif dalam bentuk perilaku mencederai diri, orang lain dan lingkungan. Penelitian ini bertujuan mendapatkan gambaran pengaruh manajemen marah terhadap penurunan perilaku kekerasan di SMK Negeri 1 Bukittinggi tahun 2015. Desain penelitian “Quasi Esperimental Pre-Post With “Control Group” dengan intervensi Manajemen Marah (Anger Management). Sampel penelitian adalah 92 orang siswa yang terdiri atas 46 siswa kelompok intervensi dan 46 siswa kelompok kontrol. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan respon anger control serta penurunan respon anger out secara bermakna (P-value≤0,05) pada siswa yang mendapatkan manajemen marah. Program manajemen marah direkomendasikan untuk diterapkan pada siswa yang memiliki riwayat perilaku kekerasan bersama intervensi keperawatan lainnya.
Beban Kerja Dan Motivasi Dengan Perilaku Caring Perawat
Dia Resti Dewi Nanda Demur;
Rizanda Mahmud;
Fitra Yeni
JURNAL KESEHATAN PERINTIS Vol 6 No 2 (2019): DESEMBER 2019 : Jurnal Kesehatan Perintis (Perintis's Health Journal)
Publisher : LPPM UNIVERSITAS PERINTIS INDONESIA
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (461.534 KB)
|
DOI: 10.33653/jkp.v6i2.303
Keberhasilan rumah sakit dalam memberikan pelayanan kesehatan dipengaruhi oleh berbagai faktor, salah satunya adalah pelayanan keperawatan yang merupakan ujung tombak pelayanan kesehatan di rumah sakit. Salah satu bentuk pelayanan keperawatan adalah perilaku caring perawat yang merupakan inti dalam praktek keperawatan professional. Sehubungan dengan hal tersebut, maka dirasa perlu melakukan penelitian tentang perilaku caring perawat.Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui adanya hubungan beban kerja dan motivasi dengan perilaku caring perawat di ruang rawat inap Rumah Sakit Islam Ibnu Sina Bukittinggi Yarsi Sumatera Barat. Penelitian ini merupakan jenis deskriptif analitik dengan mengunakan pendekatan cross sectional yang melibatkan 80 perawat di ruang rawat inap RS Islam Ibnu Sina Bukittinggi. Instrumen yang digunakan dalam penelitian berupa kuesioner dan observasi. Berdasarkan hasil analisis didapatkan bahwa perawat yang berperilaku caring kurang baik sebanyak (53,8%). Beban kerja lebih dari standard waktu optimum produktif (80%) terutama pada shift pagi (99,03%) diikuti shift sore (97,37%) dan shift malam (78,73%). Perawat yang memiliki motivasi tinggi untuk menerapkan perilaku caring sebanyak (57,5%). Penelitian ini menyimpulkan bahwa beban kerja mempunyai hubungan yang signifikan dengan perilaku caring (p=0,002) dan motivasi mempunyai hubungan yang signifikan dengan perilaku caring (p=0,018) dan beban kerja merupakan faktor yang paling berpengaruh terhadap perilaku caring. Disarankan bagi bidang keperawatan perlu dipertimbangkan pengelolaan tenaga perawat agar beban kerja perawat menjadi lebih seimbang.
Analisa Kepuasan Pasien Terhadap Mutu Pelayanan Keperawatan
Vera Sesrianty;
Rizanda Machmud;
Fitra Yeni
JURNAL KESEHATAN PERINTIS Vol 6 No 2 (2019): DESEMBER 2019 : Jurnal Kesehatan Perintis (Perintis's Health Journal)
Publisher : LPPM UNIVERSITAS PERINTIS INDONESIA
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (531.455 KB)
|
DOI: 10.33653/jkp.v6i2.317
Mutu pelayanan dari suatu rumah sakit adalah salah satu faktor yang membuat pasien untuk datang kembali berobat karena perasaan puas yang diterimanya atau bahkan tidak akan pernah datang lagi. Berdasarkan SPMRS kepuasan pasien RS Islam Ibnu Sina Bukittinggi masih <90%. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui kepuasan pasien terhadap mutu pelayanan keperawatan berdasarkan harapan dan persepsi pasien. Disain digunakan adalah deskriptif analitik dengan pendekatan cross sectional. Jumlah sampel 92 orang. Penelitian ini akan mengukur kesenjangan (gap) antara pelayanan yang telah diberikan oleh rumah sakit terhadap harapan dari pasien itu sendiri. dari pengukuran tersebut akan diketahui tingkat kepuasan terhadap mutu pelayanan keperawatan yang diberikan oleh rumah sakit tersebut. Skala pengukuran terdiri dari aspek mutu pelayanan keperawatan dimensi Servqual yaitu : Tangible Reliability, Responsiveness, Assurance, dan Empathy, data dianalisis dengan menggunakan Gap Analysis. Hasil dari penelitian ini menunjukkan pasien puas terhadap mutu pelayanan keperawatan pada dimensi, reliability assurance dan empaty, dan tidak puas pada dimensi tanggible dan responsiveness. Hal ini menunjukkan bahwa pelayanan keperawatan yang diberikan RS Islam Ibnu Sina Bukittinggi telah memenuhi harapan pelanggan, diharapkan kepada perawat terus memberikan pelayanan yang baik sehingga meningkatkan citra positif rumah sakit