cover
Contact Name
Jurnal Kesehatan Perintis
Contact Email
ojs.perintis@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
fwartisa@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kota padang,
Sumatera barat
INDONESIA
JURNAL KESEHATAN PERINTIS
ISSN : 23559853     EISSN : 26224135     DOI : 10.33653
Core Subject : Health,
Jurnal Kesehatan Perintis (Perintis's Helath Journal) is published and imprinted by LPPM STIKes Perintis Padang. We published 2 times a year every Juny and Desember.
Arjuna Subject : -
Articles 249 Documents
Pengaruh Hipnoterapi Terhadap Kemampuan Menelan Pada Pasien Stroke Iskemik Lisa Mustika Sari; Sabri Rafdinal
JURNAL KESEHATAN PERINTIS Vol 6 No 2 (2019): DESEMBER 2019 : Jurnal Kesehatan Perintis (Perintis's Health Journal)
Publisher : LPPM UNIVERSITAS PERINTIS INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (352.888 KB) | DOI: 10.33653/jkp.v6i2.320

Abstract

Menelan merupakan proses yang kompleks karena melibatkan beberapa fungsi saraf kranial. Gangguan menelan disebabkan oleh paresis atau kerusakann nervus fasialis, trigeminus, hipoglasus, glossoparingeus dan vagus. Fungi saraf kranial tersebut berperan dalam proses mengunyah, menelan dan bicara. Adanya gangguan pada salah satu saraf kranial tersebut maka akan berdampak pada keadekuatan fungsi menelan, mengunyah dan fungsi bicara. Berdasarkan hasil observasi pada pasien stroke iskemik di ruang neorologi RSUD. DR. M.A Hanafiah SM Batusangkar sebagian besar pasien yang dirawat mengalami gangguan menelan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh hipnoterapi terhadap kemampuan menelan pada pasien stroke iskemik di ruang neorologi RSUD.DR.M.AHanafiah SM Batusangkar tahun 2019. Metoda penelitian adalah Quasy Experimental Designs dengan pendekatan one group pretest-posttest design. Teknik pengambilan sampel adalah simple random sampling, dimana sampel yang diteliti sebanyak 10 orang responden pasien stroke yang mengalami gangguan menelan. Data di analisis dengan uji statistik t-test independent. Hasil penelitian ini didapatkan rerata kemampuan menelan sebelum dilakukan hipnoterapi sebanyak 5,9 dan rerata kemampuan menelan sesudah dilakukan hipnoterapi sebanyak 7,7. Hasil uji statistik didapatkan p value 0,000 artinya ada pengaruh hipnoterapi terhadap kemampuan menelan pada pasien stroke iskemik di ruang neorologi RSUD. DR. M.A Hanafiah SM Batusangkar Tahun 2019. Diharapakan dapat menjadi intervensi mandiri bagi perawat sebagai tindakan nonfarmakologis pada masalah gangguan menelan sehingga klien dapat mencapai kesehatan yang lebih optimal.
Interaksi Ekstrak Etanol Daun Petai Cina ( Leucaena leucocephala folium ) Dan Lidah Buaya ( Aloe vera L.) Menghambat Pertumbuhan Staphylococus aureus Secara Invitro Putra Rahmadea Utami; Chairani Chairani; Ilhamdi Ilhamdi
JURNAL KESEHATAN PERINTIS Vol 6 No 2 (2019): DESEMBER 2019 : Jurnal Kesehatan Perintis (Perintis's Health Journal)
Publisher : LPPM UNIVERSITAS PERINTIS INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (511.324 KB) | DOI: 10.33653/jkp.v6i2.342

Abstract

Tanaman petai cina (Leucaena leucocephala folium) dan lidah buaya (Aloe vera L.) merupakan salah satu tanaman yang berkhasiat sebagai tanaman obat.Bagian tanaman petaicinayang dapat dimanfaatkan yaitu pada daun dan lidah buaya dimanfaatkan yaitu gelyang sama-sama mengandungsenyawa saponin, flavonoiddantanin. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui besarnya zona hambat yang dihasilkan oleh ekstrak etanol daun petai cina (Leucaena leucocephalafolium) dan lidah buaya (Aloe vera L.) terhadap pertumbuhan Staphylococus aureusMetode penelitian ini dilakukan dengan menggunakan desain penelitian Ekperimental laboratory secara In vitro dengan metode Kirby Bauer.Sampel yang digunakan adalah tanaman petai cina dan lidah buaya denganstrain murni Staphylococus aureusdan Anova digunakan untuk membandingkan perbedaan daya hambat daunpetaicina dan lidah buaya terhadap pertumbuhanbakteriStaphylococus aureus. Hasilpenelitian uji kombinasi ektrsak etanol petai cina dan lidah buaya menunjukkanterdapatperbedaan yang bermaknapadakonsentrasi 25 gr/ml, 50 gr/ml, 75 gr/ml dan 100 gr/ml. Menunjukkan(p<0,05) yang berarti ekstrak etanol daun petai cina dan lidah buaya dapat menghambat pertumbuhan Staphylococus aureusDari hasil penelitian inididapatkan adanya interaksi pada kombinasi ekstrak etanol daun petai cina dan lidah buaya menghambat pertumbuhan Staphylococus aureusdengan konsentrasi yang paling efektif adalah konsentrasi 100 gr/ml. Manfaat bagi peneliti dalampenelitianini dapat mengetaui manfaat daridaunpetai cina dan lidah buaya, bagimasyarakatakantahumanfaatdan khasiat daunpetaicina dan lidah buaya dalampengobatan
Faktor Risiko Efek Samping Obat dan Merasa Sehat Terhadap Ketidakpatuhan Pengobatan Penderita Tuberkulosis Paru Asriati Asriati; La Ode Alifariki; Adius Kusnan
JURNAL KESEHATAN PERINTIS Vol 6 No 2 (2019): DESEMBER 2019 : Jurnal Kesehatan Perintis (Perintis's Health Journal)
Publisher : LPPM UNIVERSITAS PERINTIS INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (507.7 KB) | DOI: 10.33653/jkp.v6i2.344

Abstract

Tuberkulosis Paru (TB) tetap menjadi masalah kesehatan di Indonesia dan juga banyak negara lain di dunia. Salah satu strategi untuk mengelola penyakit ini adalah dengan penerapan strategi DOTS (Directly Observed Treatment Short Course). Namun, program TB Paru di Kota Kendari mencapai tingkat ketidaksesuaian 12% pada tahun 2006 dan 11% pada tahun 2007. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis faktor risiko pengobatan ketidaksesuaian pasien TB di kota Kendari. Penelitian ini adalah desain kasus kontrol, dengan 136 responden terdiri dari 68 kasus dan 68 kontrol. Sampel kasus adalah semua pasien TB baru berusia 15 tahun ke atas yang pengobatan tidak sesuai. Sampel kontrol adalah semua pasien TB baru berusia 15 tahun dan di atas, siapa yang mematuhi perawatan. Analisis data dengan sistem tabulasi dan statistik oleh SPSS dengan rasio odds. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari dua variabel yang dianggap berisiko terhadap ketidakpatuhan untuk minum obat, semua variabel yang ditemukan memiliki risiko ketidakpatuhan, yaitu efek samping obat OR = 3,853 (95% CI: 1,723-8,616), dan merasa sehat OR = 5,250 (95% CI: 2,174-12,672). Simpulan: efek samping obat dan merasa sehat merupakan faktor risiko terhadap ketidakpatuhan pengobatan pasien TB di Kota Kendari.
Pengaruh Penerapan Aplikasi Sahabat Ibu Hamil (ASIH) terhadap Penurunan Keluhan Trimester I Kehamilan Yopi Wulandhari; Nanan Sekarwana; Yudi Mulyana Hidayat
JURNAL KESEHATAN PERINTIS Vol 6 No 2 (2019): DESEMBER 2019 : Jurnal Kesehatan Perintis (Perintis's Health Journal)
Publisher : LPPM UNIVERSITAS PERINTIS INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (369.402 KB) | DOI: 10.33653/jkp.v6i2.346

Abstract

Peningkatan status kesehatan ibu pada saat kehamilan dapat dilakukan dengan meningkatkan akses kesehatan dan pemanfaatan teknologi sistem informasi. Perkembangan teknologi yang berkembang pesat saat ini adalah smartphone. Dengan demikian dibuatlah sebuah Aplikasi Sahabat Ibu Hamil (ASIH) yang berisikan informasi dan panduan penatalaksanaan seputar keluhan selama kehamilan. Diharapkan dengan aplikasi ini dapat meningkatkan status kesehatan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh penerapan Aplikasi Sahabat Ibu Hamil (ASIH) terhadap penurunan keluhan Trimester I kehamilan. Penelitian ini menggunakan rancangan quasi eksperimen dengan pretest posttest control group design. Subjek penelitian yaitu ibu hamil trimester I di wilayah kerja Puskesmas Ibrahin Adjie Bandung berjumlah 60 orang, yang terbagi ke dalam 2 kelompok yaitu 30 orang kontrol dan 30 kelompok intervensi. Pengambilan sampel dengan consecutive sampling. Pengujian statistik untuk menjawab hipotesis penelitian menggunakan uji Chi Kuadrat dengan kemaknaan hasil uji ditentukan berdasarkan nilai p<0,05. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penurunan keluhan pada kelompok ASIH terdapat perbedaan yang bermakna pada keluhan mual muntah, konstipasi dan mudah lelah dengan p<0,005, sedangkan pada kelompok Konvensional keluhan mual muntah dan mudah lelah mengalami penurunan yang bermakna namun keluhan konstipasi tidak menunjukkan perbedaan yang bermakna. Sementara hasil perbandingkan penurunan keluhan kedua kelompok diperoleh bahwa terdapat perbedaan yang bermakna dengan nilai p=0,002 pada keluhan mual muntah dengan RR (IK 95%) sebesar 1,9 yang artinya ASIH berpengaruh 1,9 kali menurunkan keluhan mual muntah dibandingkan dengan metode konvensional. Namun keluhan konstipasi dan mudah lelah tidak menunjukkan perbedaan yang bermakna. Simpulan: Aplikasi Sahabat Ibu Hamil (ASIH) berpengaruh terhadap penurunan keluhan trimester I kehamilan.
Hubungan Asupan Vitamin dengan Panjang Telomer Etnik Minangkabau Berdasarkan Kadar Malondialdehid Plasma Yusti Siana; Delmi Sulastri; Yuniar Lestari
JURNAL KESEHATAN PERINTIS Vol 6 No 2 (2019): DESEMBER 2019 : Jurnal Kesehatan Perintis (Perintis's Health Journal)
Publisher : LPPM UNIVERSITAS PERINTIS INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (494.485 KB) | DOI: 10.33653/jkp.v6i2.347

Abstract

Kesehatan merupakan hal yang sangat penting untuk manusia dalam melakukan kegiatan sehari hari dengan optimal. Untuk menilai derajat kesehatan penduduk digunakan usia harapan hidup (UHH). UHH menunjukan suatu kesejahteraan masyarakat. Penuaan merupakan proses menurun nya jaringan secara berlahan-lahan, untuk memperbaiki atau menganti diri dari kerusakan sel. Biomarker dari penuaan adalah telomer. Banyak faktor yang mempengaruhi panjang telomer. Tujuan penelitian ini adalah untuk melihat hubungan vitamin A,C,E dengan panjang telomer laki-laki etnik Minangkabau berdasarkan kadar malondialdehid (MDA) plasma. Penelitian ini merupakan penelitian cross sectional terhadap 107 laki-laki pegawai negeri sipil etnik Minangkabau yang bekerja di lingkungan kantor kecamatan Kota Padang yang berusia 40-50 tahun sesuai dengan kriteria inklusi dan ekslusi. Panjang telomer diukur dari darah vena dan qPCR dengan menggunakan metode O’ Challagan & Fennech. Analisis dilakukan secara univariat, bivariat dan analisis hubungan antarvariabel kategorikal crosstab untuk melihat hubungan antara dua atau lebih variabel kategorikal. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa tidak ada hubungan bermakna antara asupan vitamin A, C, E , dengan panjang telomer laki-laki etnik Minangkabau berdasarkan kadar MDA plasma dengan p > 0,05.
HUBUNGAN PARITAS DAN PENGETAHUAN TENTANG IMUNISASI TETANUS TOXOID DENGAN KELENGKAPAN IMUNISASI TETANUS TOXOID PADA IBU HAMIL TRIMESTER III DI PUSKESMAS PLUS MANDIANGIN BUKITTINGGI Feny Wartisa; Triveni Triveni
JURNAL KESEHATAN PERINTIS Vol 3 No 1 (2016): JUNI 2016 : Jurnal Kesehatan Perintis (Perintis's Health Journal)
Publisher : LPPM UNIVERSITAS PERINTIS INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (425.207 KB)

Abstract

Data kunjungan ibu hamil ke Puskesmas Bukittinggi berdasarkan cakupan kunjungan ibu hamil yang melakukan imunisasi TT dari kunjungan tertinggi ke terendah. Pusat Kesehatan Masyarakat Gulai Bancah 2016 TT 1 (36,2%) TT 2 (26,9%), Puskesmas Plus Mandiangin TT 1 (11,4%) TT 2 (25,4%), dari 307 wanita hamil di Wilayah Kerja Puskesmas Plus Plus Mandiangin diberikan imunisasi TT 1 (11,4%) ibu hamil dan TT 2 sebanyak (25,4%). Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan paritas dan pengetahuan imunisasi Tetanus Toxoid dengan imunisasi Tetanus Toxoid pada ibu hamil trimester ketiga di Puskesmas Plus Mandiangin Bukittinggi 2017. Metode penelitian ini menggunakan metode analitik deskriptif dengan pendekatan cross-sectional. desain, kemudian data diolah dengan Menggunakan uji chi square. Sampel dalam penelitian ini adalah 40 responden. Hasil uji statistik adalah nilai p = 0,002 (p <α), dapat disimpulkan bahwa ada hubungan antara Paritas dengan Kelengkapan Imunitas Toxoid Tetanus, dan diperoleh nilai p = 0,006 (p <α) maka dapat disimpulkan Adanya hubungan antara pengetahuan Tentang Tetanus Toxoid Dengan kelengkapan Imunisasi Tetanus Toxoid pada Ibu Hamil Trimester III di Plus Puskesmas Mandiangin 2017. Saran dalam penelitian ini adalah agar hasil penelitian ini dapat digunakan sebagai bahan informasi dan masukan bagi petugas kesehatan dalam memberikan penyuluhan di wilayah kerja Puskesmas Plus Mandiangin Bukittinggi Tahun 2017.
FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KEPATUHAN IBU HAMIL DALAM MENGKONSUMSI TABLET FE DI POLI KEBIDANAN Triveni Triveni; Okti Satria
JURNAL KESEHATAN PERINTIS Vol 3 No 1 (2016): JUNI 2016 : Jurnal Kesehatan Perintis (Perintis's Health Journal)
Publisher : LPPM UNIVERSITAS PERINTIS INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (289.224 KB)

Abstract

Anemia pada kehamilan atau kurangnya hemoglobin dalam darah dapat menyebabkan komplikasi serius bagi ibu dan janin. Upaya pemerintah untuk mengatasi anemia defisiensi besi ibu yang difokuskan pada pemberian darah tablet tambahan (Fe) pada wanita hamil. Namun, di antara wanita hamil yang telah mendapatkan tablet zat besi, hanya 33,3% yang patuh dalam mengonsumsi tablet. Survei awal yang dilakukan pada 7 ibu hamil, diketahui bahwa 4 di antaranya tidak minum tablet Fe setiap hari dan Fe tidak menghabiskan tablet dokter / bidan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Kepatuhan Kehamilan dalam Mengkonsumsi Tablet Fe di Rumah Sakit Poli Kebidanan Dr. Achmad Mochtar Bukittinggi. Jenis penelitian ini analitik deskriptif dengan desain cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah 106 kunjungan per bulan. Sampel diambil secara accidental sampling, sebanyak 78 orang. Pemrosesan dan analisis data terkomputerisasi. Hasil analisis univariat diketahui 87,2% responden tidak patuh mengonsumsi tablet Fe, (59,0%) memiliki pengetahuan rendah, (53,8%) sikap tidak baik, dan 50,0% mendapat dukungan keluarga kurang baik. Hasil analisis bivariat faktor yang tidak diketahui terkait dengan kepatuhan ibu hamil mengkonsumsi tablet besi adalah pengetahuan (p = 0,000), sikap (p = 0,005 dan OR = 13,668). Dan tidak ada dukungan keluarga yang diasosiasikan kembali (p = 0,090 dan OR = 4,774). Disimpulkan bahwa pengetahuan dan sikap dengan kepatuhan ibu berperan dalam konsumsi tablet besi, dengan nilai p <α (p <0,05). Diharapkan pada petugas kesehatan di rumah sakit untuk meningkatkan jangkauan mereka kepada ibu hamil tentang pentingnya anemia dalam kehamilan dan konsumsi tablet zat besi, sehingga pengetahuan dan sikap ibu hamil bisa maksimal.
PENYULUHAN TENTANG KB TERHADAP PENINGKATAN PENGETAHUAN PADA PASANGAN USIA SUBUR (PUS) Athica Oviana; Tetra Anestasia Putri
JURNAL KESEHATAN PERINTIS Vol 3 No 1 (2016): JUNI 2016 : Jurnal Kesehatan Perintis (Perintis's Health Journal)
Publisher : LPPM UNIVERSITAS PERINTIS INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (428.892 KB)

Abstract

Berdasarkan Badan Koordinasi Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Provinsi Sumatera Barat pada 2009, jumlah pasangan usia subur (PUS) di provinsi Sumatera Barat tercatat sebanyak 784.819 orang. Jumlah akseptor KB aktif di Provinsi Sumatera Barat adalah 140.369 orang, dengan 67.970 suntikan peserta KB, KB 26.470 orang, KB implant 17.049 orang, KB IUD 6.642 orang, kondom KB 21.023 orang, KB MOW 1.023 orang dan KB MOP 184 orang BKKBN, 2015). Tujuannya adalah Mengetahui Manfaat penyuluhan tentang KB dalam Meningkatkan Pengetahuan Pasangan Usia Lanjut (PUS) ". Metode penelitian ini menggunakan metode Quasi Experiment Resert dengan desain one group pretest - posttest disign approach, kemudian data diolah dengan menggunakan uji berpasangan. Sampel sebanyak 68 responden. Hasil uji statistik diperoleh nilai p 0,000 berarti Adanya manfaat konseling tentang keluarga berencana untuk menambah pengetahuan pada usia pasangan (PUS) tentang keluarga berencana di JorongRawangKelurahanPasirTalang Selatan wilayah kerja wilayah kerja Puskesmas Sungai Pagu Kabupaten Solok Selatan pada tahun 2017. Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa ada peningkatan pengetahuan sebelum dan setelah diberikan penyuluhan kesehatan. Disarankan bagi petugas kesehatan untuk membuat lebih banyak selebaran, brosur yang berkaitan dengan keluarga berencana sehingga usia subur dapat dipertimbangkan dalam menggunakan kontrasepsi.
HUBUNGAN KETUBAN PECAH DINI DENGAN KEJADIAN ASFIKSIA NEONATORUM Wira Meiriza; Okti Satria
JURNAL KESEHATAN PERINTIS Vol 3 No 2 (2016): DESEMBER : Jurnal Kesehatan Perintis (Perintis's Health Journal)
Publisher : LPPM UNIVERSITAS PERINTIS INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (408.329 KB)

Abstract

Tingginya angka kematian bayi disebabkan oleh banyak faktor, diantaranya asfiksia neonatorum dan ketuban pecah dini. Angka kejadian ketuban pecah dini di RSUD Dr. Adnaan WD Payakumbuh yaitu dari 187 persalinan terdapat 68 kasus dengan asfiksia neonatorum (36,4%) dan mengalami ketuban pecah dini sebanyak 35 kasus (18,7%). Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan ketuban pecah dini dengan kejadian asfiksia neonatorum di RSUD Dr. Adnaan WD Payakumbuh Tahun 2016. Penelitian ini menggunakan metode penelitian survey analitik dengan rancangan penelitian cross sectional. Populasi pada penelitian ini adalah seluruh persalinan yaitu 136 kasus. Dan pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan total sampling. Pengumpulan data dengan menggunakan data sekunder yang diperoleh dari catatan rekam medik RSUD Dr. Adnaan WD Payakumbuh Tahun 2016. Pengolahan data dilakukan secara manual dengan menggunakan data uji statistik chi-square. Hasil analisa univariat menunjukkan bahwa dari 68 kasus asfiksia neonatorum dengan riwayat ketuban pecah dini 22 kasus (66,7%), sedangkan yang tidak asfiksia neonatorum hanya 11 kasus (33,3%). Setelah dilakukan uji statistik X2 hitung = 4,84 > dari X2 tabel = 3,841 ini berarti terdapat hubungan yang bermakna antara ketuban pecah dini dengan kejadian asfiksia neonatorum, dengan p value α <0,05.
HUBUNGAN PENGETAHUAN DAN SIKAP TERHADAP KONSUMSI TABLET FE Feny Wartisa; Wira Meiriza
JURNAL KESEHATAN PERINTIS Vol 3 No 2 (2016): DESEMBER : Jurnal Kesehatan Perintis (Perintis's Health Journal)
Publisher : LPPM UNIVERSITAS PERINTIS INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (404.27 KB)

Abstract

Angka Kematian Ibu merupakan salah satu target yang telah ditentukan dalam tujuan pembangunan Millenium Development Goals (MDGs) yaitu menurunkan AKI hingga 3/4 dalam kurun waktu 1990-2015. Penyebab utama masih tingginya AKI di Indonesia adalah perdarahan, eklampsia dan infeksi. Salah satu penyebab terjadinya perdarahan adalah karena anemia yng terjadi pada masa kehamilan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengetahuan dan sikap terhadap perilaku konsumsi tablet fe. Jenis penelitian ini adalah analitik dengan rancangan cross sectional . keseluruhan ibu hamil jorong kambing VII diwilayah kerja Puskesmas Pekan Kamis sebanyak 33 orang responden. Uji statistik yang digunakan uji chi-square,dengan sistem komputerisasi. Untuk melihat batas kemaknaan perhitungan statistik digunakan batas kemaknaan 0.05 sehingga bila nilai P ≤ 0.05, maka hasil statistik bermakna, dan bila nilai P > 0.05 maka hasil statistik tidak bermakna. Lebih dari separoh 17 orang (51,5%) responden yang memiliki pengetahuan rendah. Lebih dari separoh 19 orang (57,6%) responden yang memiliki sikap positif . Lebih dari separoh 19 orang (57,6%) responden yang tidak menkonsumsi tablet Fe. Ada Hubungan yang bermakna antara Pengetahuan Ibu Hamil Dengan Konsumsi Tablet Fe p = 0,001 (p = > 0,05). Tidak Ada Hubungan yang bermakna antara Pengetahuan Ibu Hamil Dengan Konsumsi Tablet Fe p = 0,305 (p = > 0,05)

Page 9 of 25 | Total Record : 249


Filter by Year

2014 2025


Filter By Issues
All Issue Vol. 12 No. 1 (2025): Jurnal Kesehatan Perintis Vol. 11 No. 2 (2024): Jurnal Kesehatan Perintis Vol 11 No 2 (2024): Jurnal Kesehatan Perintis Vol. 11 No. 1 (2024): Jurnal Kesehatan Perintis Vol 11 No 1 (2024): Jurnal Kesehatan Perintis Vol 10 No 2 (2023): Jurnal Kesehatan Perintis Vol. 10 No. 2 (2023): Jurnal Kesehatan Perintis Vol 10 No 1 (2023): Jurnal Kesehatan Perintis Vol 9 No 2 (2022): Jurnal Kesehatan Perintis Vol 9 No 1 (2022): Jurnal Kesehatan Perintis Vol 8 No 1 (2021): JUNI 2021 : Jurnal Kesehatan Perintis (Perintis's Health Journal) Vol 7 No 2 (2020): DESEMBER 2020 : Jurnal Kesehatan Perintis (Perintis's Health Journal) Vol 8 No 2 (2021): Jurnal Kesehatan Perintis Vol 7 No 1 (2020): JUNI 2020 : Jurnal Kesehatan Perintis (Perintis's Health Journal) Vol 3 No 1 (2016): JUNI 2016 : Jurnal Kesehatan Perintis (Perintis's Health Journal) Vol 3 No 2 (2016): DESEMBER : Jurnal Kesehatan Perintis (Perintis's Health Journal) Vol 6 No 2 (2019): DESEMBER 2019 : Jurnal Kesehatan Perintis (Perintis's Health Journal) Vol 6 No 1 (2019): JUNI 2019 : Jurnal Kesehatan Perintis (Perintis's Health Journal) Vol 5 No 2 (2018): DESEMBER 2018 : Jurnal Kesehatan Perintis (Perintis's Health Journal) Vol 5 No 1 (2018): JUNI 2018 : Jurnal Kesehatan Perintis (Perintis'S Health Journal) Vol 4 No 2 (2017): DESEMBER 2017 : Jurnal Kesehatan Perintis (Perintis's Health Journal) Vol 4 No 1 (2017): JUNI 2017 : Jurnal Kesehatan Perintis (Perintis's Health Journal) Vol 2 No 2 (2015): DESEMBER 2015 : Jurnal Kesehatan Perintis (Perintis's Health Journal) More Issue