cover
Contact Name
Aida Ratna Wijayanti
Contact Email
aidaratna.Bd@gmail.com
Phone
+6281233677836
Journal Mail Official
hsj@umpo.ac.id
Editorial Address
Universitas Muhammadiyah Ponorogo Jl. Budi Utomo No 10 Ronowijayan Kecamatan Siman Kabupaten Ponorogo
Location
Kab. ponorogo,
Jawa timur
INDONESIA
Health Sciences Journal
ISSN : 25981188     EISSN : 25981196     DOI : 10.24269/hsj.v6i1.1150
Core Subject : Health,
Health Sciences Journal adalah jurnal mahasiswa Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Muhammadiyah Ponorogo dengan alamat website http://studentjournal.umpo.ac.id/ . Jurnal ini memuat bidang kesehatan yaitu keperawatan dan kebidanan. Jurnal ini terbit dua kali dalam satu tahun yaitu pada Bulan April dan Oktober. Jurnal ini mewadahi kreativitas mahasiswa Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Muhammadiyah Ponorogo dalam menuliskan artikel ilmiah hasil tugas akhir mereka.
Articles 10 Documents
Search results for , issue "Vol 3, No 2 (2019): Oktober" : 10 Documents clear
STUDI KASUS KEHAMILAN DENGAN MASALAH KECEMASAN, ANEMIA DAN RIWAYAT ABORTUSDI PRAKTIKMANDIRI BIDAN LILIS S., S.STBALONG PONOROGO Riza Pramudia Armida; Ririn Ratnasari; Nur Hidayati
Health Sciences Journal Vol 3, No 2 (2019): Oktober
Publisher : Universitas Muhammadiyah Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (53.332 KB) | DOI: 10.24269/hsj.v3i2.269

Abstract

Asuhan Continuity of Care merupakan asuhan secara berkesinambungan dari hamil sebagai upaya penurunan AKI AKB dengan mengimplementasikan program Sa­fe Motherhood.Ibu didiagnosa kehamilan G4P20012 usia kehamilan 39 2/7 minggu dengan Anemia ringan, dan memiliki malasah kecemasan. Kecemasan yang dirasakan ibu merupakan hal yang berkaitan dengan rasa takut ibu yang timbul karena akan menghadapi persalinan. Ibu takut akan rasa sakit saat persalinan atau khawatir dengan kondisi bayinya jika pada proses persalinan terjadi masalah yang mungkin timbul dan berakibat kurang baik untuk ibu maupun bayinya karena ibu mempunyai riwayat abortus. Abortus adalah berhentinya dan keluarnya perolehan dari konsepsi dari kehamilan 20 minggu berdasarkan berat janin 500 gram atau sebelum plasenta berakhir.Berubahnya metabolisme selama persalinan, metabolisme aerob ataupun abaerob secara berkelanjutan meningkat disertai dengan kecemasan dan aktivitas otot.meningkatnya metabolisme ditandai  dengan meningkatnya suhu tubuh, nadi pernapasan, curah jantung, dan kehilangan cairan.. Masalah selanjutnya yaitu ibu selama hamil hanya satu kali melakukan pemeriksaan kadar Hb pada kehamilan trimester III UK 30 minggu, nilai kadar hemoglobin Ny.S yaitu 10,2 gr%, menunjukkan kadar Hb dalam darah ibu masih kurang dan termasuk dalam anemia ringan. standar hemoglobin (Hb 11 % ) untuk ibu hamil, kurangnya standar maka dikategori merasakan anemia. Komplikasi anemia pada ibu hamil dapat menyebabkan terjadinya missed abortion, kelainan kongenital, abortus/ keguguran serta dampak pada janin menyebabkan berat lahir rendah. Perdarahan pervaginam yang terjadi pada masa awal kehamilan kurang dari 22 minggu.Perdarahanpervaginam patologis dengan tanda-tanda seperti darah yang keluar berwarna merah dengan jumlah yang banyak, serta perdarahan dengan nyeri yang hebat.Perdarahan ini dapat disebabkan karena abortus, kehamilan ektopik atau mola hidatidosa.
STUDI KASUS : UPAYA PENCEGAHAN PENULARAN PENYAKIT PADA KELUARGA DENGAN PENDERITA TB PARU Nia Puji Lestari; Nurul Sri Wahyuni; Ririn Nasriati
Health Sciences Journal Vol 3, No 2 (2019): Oktober
Publisher : Universitas Muhammadiyah Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (95.633 KB) | DOI: 10.24269/hsj.v3i2.264

Abstract

TB paru merupakan penyakit menular yang disebabkan oleh Mycobacterium tuberculosis dan paling sering mengenai parenkim paru. Faktor yang mempengaruhi penularan TB paru antara lain adanya  lingkungan dan perilaku yang kurang baik. Tujuan studi kasus ini adalah untuk memahami asuhan keperawatan keluarga dengan salah satu anggota keluarga menderita TB paru dengan masalah ketidakmampuan keluarga memodifikasi lingkungan. Metode yang digunakan adalah metode deskriptif dengan pendekatan proses keperawatan mulai dari pengkajian, penegakan diagnosa keperawatan, intervensi, implementasi, dan evaluasi. Asuhan keperawatan dilakukan di wilayah kerja Puskesmas Sukorejo Kecamatan Sukorejo Kabupaten Ponorogo selama 5 hari pada bulan Maret 2019. Hasil pengkajian lingkungan didapatkan bahwa baju digantung disembarang tempat, ventilasi 10%, jendela dan pintu jarang dibuka, kebersihan rumah kurang, tempat khusus membuang dahak tidak tersedia, penerangan cukup, tempat pembuangan sampah terbuka, dapur lembab, jarak septic tank jarak 10m, pasien sering berludah disembarang tempat dan tidak mau memakai masker. Dengan adanya lingkungan sertaperilaku yang kurang baik maka bakteri TB berpotensi untuk menular ke anggota keluarga.Tindakan keperawatan yang dilakukan yaitu dengan memberikan pendidikan kesehatan yang berfokus pada cara memodifikasi lingkungan untuk penderita TB paru melalui media leaflet. Hasil evaluasi didapatkan pasien dan keluarga mengerti tentang penyakit TB paru serta pencegahan penularannya. Selain itu keluarga mampu memodifikasi lingkungan yang memenuhi syarat untuk penderita TB paru sehingga diharapkan dapat mencegah penularan TB ke anggota keluarga yang sehat.
PERSALINAN DENGAN MASALAH KALA I LAMA DAN LILITAN TALI PUSAT DIPRAKTIK MANDIRI BIDAN SITI SAUDAH S.ST.KebKEC. BABADAN KAB. PONOROGO Eko Galoh Ayuwandari; Nur Hidayati; Inna Sholicha Fitriani
Health Sciences Journal Vol 3, No 2 (2019): Oktober
Publisher : Universitas Muhammadiyah Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (62.198 KB) | DOI: 10.24269/hsj.v3i2.265

Abstract

Persalinan adalah kejadian yang fisiologis atau alamiah yang dialami oleh setiap ibu hamil apabila akan melahirkan janinnya, namun dalam proses persalinan dapat berkembang menjadi suatu masalah atau komplikasi yang bisa mengancam keselamatan ibu dan bayi. Maka untuk mencegah terjadinya masalah atau komplikasi seperti kala I lama, kala II lama, lilitan tali pusat, distosia bahu, retensio plasenta, perdarahan, dilakukan adanya Asuhan persalinan yang diberikan tenaga kesehatan minimal oleh Bidan dengan menggunakan tatalaksana persalinan 60 langkah APN dan rujukan menggunakan BAKSOKUDA. Metode penelitian yang digunakan yaitu deskripsi dan kuantitatif dengan metode pengumpulan data wawancara, observasi (pemeriksaan fisik), dan analisis dokumentasi dalam bentuk SOAP dengan menggunakan manajemen kebidanan sesuai 7 langkah varney. Pada Asuhan persalinan dilakukan di PMB Siti saudah S.ST.Keb Kecamatan Babadan Kabupaten Ponorogo pada tanggal 15 April 2019 Ny. “A” umur 28 tahun G2P10001 UK 39 3/7 mengalami kala I lama hal tersebut dikarenakan ibu mulai merasakan kencang-kencang sejak pukul 03.30 WIB dan mulai ingin mengejan pukul 16.30 WIB maka pada kala I ibu membutuhkan waktu 13 jam sedangkan normalnya pada multigravida membutuhkan waktu pada kala I 8 sampai 12 jam, saat melahirkan bayi terdapat lilitan tali pusat sebanyak 1 lilitan dan dilakukan pemotongan tali pusar secara langsung untuk dapat mencegah bayi terjepit lilitan tersebut. Bayi lahir tanggal 15 April 2019 jam 16.50 WIB jenis kelamin laki-laki tanpa adanya cacat bawaan
HUBUNGAN PENGETAHUAN KELUARGA DENGAN PERILAKU PEMBATASAN CAIRAN PADA PASIEN GAGAL GINJAL KRONIK Edi Saputra; Laily Isroin; Anni Fitriyatul Mas’udah
Health Sciences Journal Vol 3, No 2 (2019): Oktober
Publisher : Universitas Muhammadiyah Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (93.426 KB) | DOI: 10.24269/hsj.v3i2.260

Abstract

Salah satu perawatan pada GGK adalah pembatasan cairan. Kurangnya pengetahuan keluarga terhadap pembatasan cairan pada anggota keluarga yang menderita penyakit GGK akan menyebabkan perilaku yang salah dalam membatasi jumlah cairan yang akan menimbulkan komplikasi. Perilaku keluarga dirumah dalam pembatasan cairan pada pasien GGK akan mempertahankan keseimbangan cairan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui Hubungan Pengetahuan Keluarga Dengan Perilaku Pembatasan Cairan Pada Pasien Gagal Ginjal Kronik  di RSUD Dr.Harjono Ponorogo.Penelitian ini mengunakan desain penelitian kuantitatif dengan study korelasi, rancangan penelitian yang digunakan cross sectional, dengan populasi seluruh keluarga responden dengan GGK di ruang Hemodialisa RSUD Dr.Harjono Ponorogo sejumlah 2.603 dan sampel 53 responden yang diperoleh melalui teknik purposive sampling, pengumpulan data menggunakan kuesioner selanjutnya dilakukan pengolahan data melalui tahap Editing, Coding, Tabulating,analisa data mengunakan uji statistik  Chi-Square dengan softwere IBM SPSS Statisticversion 16.0. Berdasarkan hasil penelitian ini menunjukkan bahwa dari 53 responden adalah berpengetahuan baik dengan perilaku positif yaitu 72,4% sedangkan pengetahuan baik dengan perilaku negatif yaitu 20,8% , dan pengetahuan buruk dengan perilaku positif yaitu 27,6%, sedangkan pengetahuan buruk dengan perilaku negatif yaitu 9,6%. Analisa data statistik menunjukan nilai signifikan p= 0,00 α (0,05) terdapat hubungan pengetahuan keluarga dengan perilaku pembatasan cairan pada pasien gagal ginjal kronik di ruang Hemodialisa RSUD Dr.Harjono Ponorogo.Berdasarkan penelitian ini dapat disimpulkan bahwa semakin baik pengetahuan keluarga dalam pembatasan cairan maka semakin rendah perilaku negatif dan jika pengetahuan keluarga rendah dalam pembatasan cairan maka semakin tinggi perilaku negatif.
STUDI KASUS : UPAYA PENURUNAN NYERI PADA ANGGOTA KELUARGA Ny.P PENDERITA PENYAKIT GOUT ARTHRITIS Di Puskesmas Siman Ponorogo Indah Naviri; Yayuk Dwirahayu; Sri Andayani
Health Sciences Journal Vol 3, No 2 (2019): Oktober
Publisher : Universitas Muhammadiyah Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (84.56 KB) | DOI: 10.24269/hsj.v3i2.275

Abstract

 Gout Arthritis atau yang serig dikenal dengan asam urat merupakan penyakit yang sangat umum terjadi dikalangan masyarakat dan sudah ada sejak jaman dahulu. Sampai saat ini masyarakat kurang mengetahui cara penanganan nyeri yang disebabkan oleh gout arthritis secara efektif. Tujuan dari penulis dapat memahami asuhan keperawatan keluarga pada anggota keluarga Ny.P penderita penyakit gout arthtritis  dengan masalah keperawatan nyeri akut dengan melakukan tindakan nonfarmakologi terhadap penurunan nyeri. Metode yang digunakan penulis adalah metode deskriptif dengan pemaparan studi kasus melalui pendekatan asuhan keperawatan yakni pengkajian, penegakan diagnose keperawatan, perencanaan, implementasi, dan evaluasi keperawatan. Tindakan keperawatan 3 x 24 jam yang dilakukan pada Ny.P penderita penyakit gout arthtritis dengan mengajarkan tehnik nonfarmakologi untuk menurunkan nyeri yaitu mengajarkan kompres hangat pada persendian yang terasa nyeri, dan mengajarkan tehnik relaksasi nafas dalam, memeriksa kadar asam urat, mengevaluasi pengalaman nyeri masa lalu, memberikan penyuluhan mengenai penyakit asam urat, memberikan penyuluhan mengenai lingkungan yang dapat mempengaruhi nyeri seperti suhu ruangan. Melakukan pengkajian nyeri secara komprehensif, mengobsevasi reaksi nonverbal dari ketidaknyamanan, mengevaluasi tingkat istirahat klien.   Masalah nyeri akut teratasi sebagian sehingga membutuhkan perawatan lebih lanjut dan kerjasama dengan tim puskesmas, Ny.P dan keluarga sangat dibutuhkan untuk keberhasilan asuhan keperawatan.Kata kunci: Gout Arthtritis, Nyeri Akut, Tehnik Non Farmakologi
GAMBARAN KEPATUHAN KONTROL PADA PASIEN STROKE Satrio Dwi Cahyono; Sholihatul Maghfirah; Metti Verawati
Health Sciences Journal Vol 3, No 2 (2019): Oktober
Publisher : Universitas Muhammadiyah Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (72.047 KB) | DOI: 10.24269/hsj.v3i2.261

Abstract

Stroke semakin menjadi masalah serius yang dihadapi hampir di seluruh dunia. Hal tersebut dikarenakan serangan stroke yang mendadak dapat mengakibatkan kematian. Rehabilitasi dan kontrol rutin pada pasien stroke sangat penting dilakukan karena bertujuan untuk mencegah komplikasi lanjutan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran kepatuhan kontrol pasien strokeDesain penelitian ini adalah deskriptif. Populasi yang digunakan dalam penelitian ini adalah seluruh penderita stroke di Poli Syaraf yaitu 274 responden. Besar sampel yang digunakan sebanyak 55 responden dan metode penelitian menggunakan purposive sampling. Pengumpulan data menggunakan lembar observasi data ditampilkan dengan prosentase.Hasil penelitian menunjukan bahwa dari 55 responden didapatkan hasil 30 responden (54,55%) patuh kontrol dan 25 responden (45,45%) tidak patuh kontrol. hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa kepatuhan dalam melakukan kontrol rutin merupakan upaya dalam perawatan yang penting pada pasien stroke. Diharapkan petugas kesehatan lebih maksimal memberikan penyuluhan tentang kepatuhan kontrol pada pasien stroke.
HUBUNGAN RELIGIUSITAS DENGAN PERILAKU BERPACARAN MAHASISWA UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH PONOROGO DI UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH PONOROGO Nurdian Indah Pertiwi; Yayuk Dwirahayu; Sri Susanti
Health Sciences Journal Vol 3, No 2 (2019): Oktober
Publisher : Universitas Muhammadiyah Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (88.514 KB) | DOI: 10.24269/hsj.v3i2.267

Abstract

Religiusitas dapat mempengaruhi kehidupan seseorang dan dapat menentukan seseorang dalam berperilaku. Religiusitas menjadi penting untuk remaja karena merupakan keyakinan yang dimiliki oleh remaja. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisa hubungan religiusitas dengan perilaku berpacaran mahasiswa universitas muhammadiyah ponorogo di Universitas Muhammadiyah Ponorogo.Penelitian ini menggunakan desain penelitian kuantitatif dengan studi korelasi, rancangan penelitian yang digunakan cross sectional, dengan populasi seluruh mahasiswa/mahasiswi tahun akademik 2018/2019 Universitas Muhammadiyah Ponorogo sejumlah 1.498 responden dan sampel 150 responden yang diperoleh melalui teknik Purposive Random Sampling, pengumpulan data menggunakan kuesioner selanjutnya dilakukan pengolahan data melalui tahap Editing, Coding, Scoring, Tabulating, analisa data menggunakan uji statistik Chi-Squere dengan softwere IBM SPSS Statisticversion 16.0.Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa dari 150 responden. Sejumlah 109 responden (72,7%) yang religiusitas baik terdapat 55 responden (36,7%) tetapi memiliki perilaku berpacaran negatif dan terdapat 54 responden (36,0%) yang memiliki perilaku berpacaran positif. Kemudian sejumlah 41 responden (27,3%) yang religiusitas buruk terdapat 24 responden (16,0%) tetapi memiliki perilaku berpacaran negatif dan terdapat 17 responden (11,3%) yang memiliki perilaku berpacaran positif. Analisa statistik menunjukkan nilai tidak signifikan p = 0,377 (p 0,05) tidak ada hubungan religiusitas dengan perilaku berpacaran mahasiswa Universitas Muhammadiyah Ponorogo.Dari penelitian ini dapat disimpulkan bahwa jika religiusitas yang dimilikinya seseorang tidak dapat mengubah perilaku berpacaran menjadi lebih baik maka ada beberapa faktor yang mempengaruhi seperti usia, jenis kelamin, paparan media pornografi, pengaruh teman sebaya, tingkat pengetahuan seksual, komunikasi orang tua dan kontrol diri.
STUDI KASUS PADA KEHAMILAN DENGAN IUFD DI PRAKTIK MANDIRI BIDAN T.WIJAYANTI S.ST KAUMAN PONOROGO Andriana Irawati; Nur Hidayati; Inna Sholicha Fitriani
Health Sciences Journal Vol 3, No 2 (2019): Oktober
Publisher : Universitas Muhammadiyah Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (80.726 KB) | DOI: 10.24269/hsj.v3i2.262

Abstract

Proses kehamilan adalah proses yang fisiologis, namun kemungkinan dapat menjadi patologis. Pemberian asuhan kebidanan secara continuity of care agar dapat menerapkan asuhan kepada ibu hamil secara berkelanjutan. Pelayanan kesehatan ibu hamil diwujudkan melalui pemberian pelayanan antenatal sekurang-kurangnya 4 kali. Di provinsi jawatimur pada tahun 2016 target untuk AKI sebesar 305 per 100.000 kelahiran hidup.Penelitian ini bertujuan untuk dapat memberikan asuhan kebidanan pada ibu hamil TM III UK 34 minggu pada Ny.S di praktik mandiri bidan (PMB) T.Wijayanti S.ST KaumanPonorogo pada bulan februari – maret 2019. Penelitian yang dilakukan menggunakan kualitatif deskriptif dengan pendekatan studi kasus, dan observasi lapangan. Metode pengumpulan data dilakukan dengan cara wawancara, analisis dokumentasi asuhan kebidanan. Analisis yang diperolehdari study kasus yaitu dengan membuat narasi dari hasil observasi dan analisis asuhan kebidanan hingga pendokumentasian dengan metode SOAP. Manajemen asuhan kebidanan antenatal dilakukan pada Ny.Susia 35 tahun G2P10001 UK 37 minggu berjalan normal. Dan saat pengkajian ditemukan masalah yaitu umur Ny. S adalah 35 tahun dan memiliki riwayat persalinan spontan induksi hal tersebut menunjukkan ibu termasuk risiko tinggi.  Menjelang proses persalinan tidak ditemukannya detak jantung janin dengan diagnosis kehamilan G2P10001UK 38 minggu 1 hari dengan IUFD, dengan masalah kecemasan, kemudian dilakukan persiapan rujukan BAKSO KUDA ke RSUD Dr. Harjono Ponorogo. Pasien diharapkan mampu memelihara kesehatannya dan mendeteksi kemungkinan masalah dan mengatasi masalah kesehatan.
STUDI KASUS : UPAYA PENCEGAHAN HAMBATAN MOBILITAS FISIK PADA LANSIAPENDERITA RHEUMATOID ARTHRITIS Di Puskesmas Siman Ponorogo Shofwatul Ummu Nur Wakhidah; Lina Ema Purwati; Saiful Nurhidayat
Health Sciences Journal Vol 3, No 2 (2019): Oktober
Publisher : Universitas Muhammadiyah Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (70.317 KB) | DOI: 10.24269/hsj.v3i2.268

Abstract

Lansia adalah seseorang yang telah mencapai usia 60 tahun keatas. Seiring dengan bertambahnya usia, fungsi fisiologis pada lansia mengalami penurunan. Nyeri pada persendian merupakan masalah yang sering terjadi pada lansia. Salah satu radang sendi yang dialami oleh lansia yaitu rheumatoid arthritis.Rheumatoid arthritis merupakan salah satu penyakit autoimun berupa inflamasi arthritis pada pasien dewasa.Tujuan dari penulis dapat memahami asuhan keperawatan lansia penderita rheumatoid arthritis dengan masalah keperawatan hambatan mobilitas fisik, tindakan yang dilakukan untuk pencegahan hambatan mobilitas fisik yaitu dengan berbagai macam teknik latihan pergerakan sendi. Metode yang digunakan penulis adalah metode deskriptif yaitu berupa pendekatan dengan proses keperawatan meliputi pengkajian, penegakan diagnosa keperawatan, perencanaan, implementasi, dan evaluasi keperawatan. Tindakan keperawatan yang dilakukan selama 4 hari pada Ny. T penderita penyakit rheumatoid arthritis dengan memberikan penyuluhan tentang ROM, mengajarkan latihan rentang gerak ROM, memantau tanda-tanda vital sebelum atau sesudah latihan,dampingipasien saat mobilisasi, dan evaluasi respon pasien setelah latihan. Masalah hambatan mobilitas fisik teratasi sebagian sehingga perlu adanya terapi yang dilakukan secara berkelanjutan dan mandiri.
HUBUNGAN POLA ASUH IBU BEKERJA DENGAN PERKEMBANGAN SOSIAL ANAK USIA PRASEKOLAH Rifki Irawan; Metti Verawati; Dianita Rifqia Putri
Health Sciences Journal Vol 3, No 2 (2019): Oktober
Publisher : Universitas Muhammadiyah Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (72.318 KB) | DOI: 10.24269/hsj.v3i2.263

Abstract

Setiap anak adalah individu yang unik, karena faktor bawaan dan lingkungan yang berbeda. Maka pertumbuhan dan perkembangan anak juga berbeda. Perkembangan sosial anak dapat dipengaruhi oleh pola asuh orang tua yaitu ibu. Dalam mengasuh anak ibu cenderung menggunakan pola asuh tertentu. Penggunaan pola asuh ini memberikan dampak perkembangan terhadap bentuk-bentuk perilaku tertentu pada anak. Banyak anak usia prasekolah menunjukkan perilaku sosial yang kurang kondusif dan pelayanan bimbingan perkembangan perilaku sosial anak yang belum sistematik dan terarah. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan pola asuh ibu bekerja dengan perkembangan sosial anak usia prasekolah di TK Muslimat NU 001 Ponorogo.Penelitian kuantitatif, dengan menggunakan jenis rancangan korelasi yang mengkaji dan mengetahui hubungan antara variabel dengan menggunakan pendekatan cross sectional, dengan jumlah r0esponden 67 orang. Hubungan pola asuh ibu bekerja dengan perkembangan sosial anak usia prasekolah di TK Muslimat NU 001 Ponorogo dianalisis dengan menggunakan Fisher’s Exact.Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada hubungan yang signifikan antara pola asuh ibu bekerja dengan perkembangan sosial anak usia prasekolah  dengan p value = 0,000 dan contingency coefficient = 0,562.Penelitian ini dapat disimpulkan bahwa pola asuh ibu bekerja menentukan perkembangan sosial anak usia prasekolah. Disarankan kepada ibu bekerja untuk menerapkan pola asuh demokratis sebagai salah satu upaya untuk mendukung proses perkembangan anak yang optimal.

Page 1 of 1 | Total Record : 10