cover
Contact Name
Arief Yanto
Contact Email
arief.yanto@unimus.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
rofiimuhamad@yahoo.com
Editorial Address
-
Location
Kab. semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Jurnal Kepemimpinan dan Manajemen Keperawatan
ISSN : -     EISSN : 26215047     DOI : -
Core Subject : Health,
Jurnal Kepemimpinan dan Manajemen Keperawatan (e-ISSN 2621-5047) published by the Indonesian National Nurses Association (INNA) of Central Java. Jurnal Kepemimpinan dan Manajemen Keperawatan publishes two issues in a year. Jurnal Kepemimpinan dan Manajemen Keperawatan has been indexed in an international database. This journal publishes articles in the area of leadership in nursing, management of nursing services, and management of nursing care.
Arjuna Subject : -
Articles 187 Documents
Hubungan Karakteristik Perawat dan Safety Attitude di Rumah Sakit Jakarta Tomy Suganda; RR Tutik Sri Hariyati; Hanny Handiyani; La Ode Abdul Rahman; Tuti Afriani
Jurnal Kepemimpinan dan Manajemen Keperawatan Vol. 4 No. 2 (2021)
Publisher : Persatuan Perawat Nasional Indonesia Jawa Tengah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32584/jkmk.v4i2.1215

Abstract

Sikap keselamatan perawat mempengaruhi tindakan dalam menerapkan implementasi asuhan keperawatan yang berbasis keselamatan pasien. Penelitian ini bertujuan mengetahui hubungan karakteristik perawat dan sikap keselamatan, melalui penelitian cross sectional yang melibatkan 330 perawat di 3 rumah sakit veritkal Jakarta. Instrumen yang digunakan adalah Safety Attitudes Questionnaire dengan tambahan data demografi.  Terdapat hubungan signifikan antara karaktersitik perawat dan sikap  keselamatan perawat. Jenis kelamin, posisi, jenjang karir, pendidikan, usia serta pengalaman kerja secara signifikan berpengaruh pada sikap keselamatan (P<0,05). Perbaikan dan peningkatan sikap keselamatan perawat dapat dievaluasi dan diperbaiki dengan mempertimbangkan karaktersitik perawat agar upaya upaya tersebut dapat tepat sasaran dan sesuai dengan kebutuhan.
Gaya Kepemimpinan Dalam Meningkatkan Keterikatan dan Kinerja Perawat Hanum Maftukha Ahda; Nur Hidayah
Jurnal Kepemimpinan dan Manajemen Keperawatan Vol. 4 No. 2 (2021)
Publisher : Persatuan Perawat Nasional Indonesia Jawa Tengah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32584/jkmk.v4i2.1221

Abstract

Keterikatan dan kinerja perawat merupakan komponen penting dalam mencapai tujuan Rumah Sakit. Pelayanan keperawatan berperan penting dalam mencapai tujuan Rumah Sakit sehingga kepemimpinan seorang perawat menjadi kunci dalam keberhasilan pelayanan tersebut. Studi ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan mensintesis penelitian tentang pengaruh gaya kepemimpinan terhadap keterikatan kerja dan kinerja perawat di Rumah Sakit.  Penelitian ini merupakan Literature review dengan penelusuran artikel melalui database elektronik Pubmed, Emerald dan Sciencedirect yang diterbitkan dari tahun 2011-2021 dan memenuhi kriteria inklusi. Proses review menggunakan panduan Preferred Reporting Items for Systematic Reviews and Meta-​Analyses (PRISMA).  Sepuluh artikel menunjukkan kepemimpinan memiliki pengaruh positif terhadap keterikatan kerja. Lima artikel menunjukkan kepemimpinan memiliki pengaruh posisitif terhadap kinerja perawat di Rumah Sakit. Kepemimpinan menjadi faktor penting yang berpengaruh terhadap keterikatan kerja dan kinerja perawat. Selain itu, dipengaruhi juga oleh faktor lain dari sumberdaya pekerjaan dan individu. Kepemimpinan memiliki peran penting dalam meningkatkan keterikatan kerja dan kinerja perawat di Rumah Sakit sehingga dapat mencapai tujuan dan kinerja organisasi yang baik.
Gaya Kepemimpinan Dalam Meningkatkan Keterikatan dan Kinerja Perawat Hanum Maftukha Ahda; Nur Hidayah
Jurnal Kepemimpinan dan Manajemen Keperawatan Vol. 6 No. 2 (2023)
Publisher : Persatuan Perawat Nasional Indonesia Jawa Tengah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32584/jkmk.v6i2.1222

Abstract

Keterikatan dan kinerja perawat merupakan komponen penting dalam mencapai tujuan Rumah Sakit. Pelayanan keperawatan berperan penting dalam mencapai tujuan Rumah Sakit sehingga kepemimpinan seorang perawat menjadi kunci dalam keberhasilan pelayanan tersebut. Studi ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan mensintesis penelitian tentang pengaruh gaya kepemimpinan terhadap keterikatan kerja dan kinerja perawat di Rumah Sakit.  Penelitian ini merupakan Literature review dengan penelusuran artikel melalui database elektronik Pubmed, Emerald dan Sciencedirect yang diterbitkan dari tahun 2011-2021 dan memenuhi kriteria inklusi. Proses review menggunakan panduan Preferred Reporting Items for Systematic Reviews and Meta-​Analyses (PRISMA).  Sepuluh artikel menunjukkan kepemimpinan memiliki pengaruh positif terhadap keterikatan kerja. Lima artikel menunjukkan kepemimpinan memiliki pengaruh posisitif terhadap kinerja perawat di Rumah Sakit. Kepemimpinan menjadi faktor penting yang berpengaruh terhadap keterikatan kerja dan kinerja perawat. Selain itu, dipengaruhi juga oleh faktor lain dari sumberdaya pekerjaan dan individu. Kepemimpinan memiliki peran penting dalam meningkatkan keterikatan kerja dan kinerja perawat di Rumah Sakit sehingga dapat mencapai tujuan dan kinerja organisasi yang baik.
Hubungan Fungsi Manajemen Kepala Ruangan dengan Pelibatan Pasien (Patient Engagement) dalam Asuhan Keperawatan di Masa Pandemi Covid-19 Nuridha Fauziyah; RR Tutik Sri Hariyati; Shanti Farida Rachmi; Hanny Handiyani; Rosdelima Simarmata
Jurnal Kepemimpinan dan Manajemen Keperawatan Vol. 4 No. 2 (2021)
Publisher : Persatuan Perawat Nasional Indonesia Jawa Tengah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32584/jkmk.v4i2.1230

Abstract

Rumah sakit harus menetapkan regulasi dan proses untuk mendukung pelibatan pasien dalam proses asuhan sebagai upaya memfasilitasi keterlibatan pasien secara aktif. Adanya keterbatasan interaksi antara perawat dan pasien secara aktif menjadi sebuah tantangan tersendiri di masa pandemi Covid-19. Penelitian ini bertujuan mengetahui hubungan fungsi manajemen kepala ruangan dengan pelibatan pasien dalam asuhan keperawatan di masa pandemi Covid-19. Penelitian ini menggunakan desain penelitian cross sectional terhadap 238 perawat dengan menggunakan kuesioner online. Hasil analisis bivariat menggunakan korelasi Pearson menunjukan terdapat hubungan yang signifikan antara fungsi manajemen kepala ruangan dengan pelibatan pasien (p < 0,001). Kepala ruangan memiliki peranan penting dalam meningkatkan pelibatan pasien dalam asuhan keperawatan di masa pandemi Covid-19 dengan melakukan perencanaan, pengorganisasian, ketenagaan, pengarahan, dan pengawasan secara optimal.
Hubungan Iklim Organisasi Dan Handover Perawat Terhadap Insiden Keselamatan Pasien Ayu Nuraini Soleha; Serri Hutahaean
Jurnal Kepemimpinan dan Manajemen Keperawatan Vol. 4 No. 2 (2021)
Publisher : Persatuan Perawat Nasional Indonesia Jawa Tengah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32584/jkmk.v4i2.1243

Abstract

Perawat sebagai satu diantara Sumber Daya Manusia terbesar di institusi pelayanan kesehatan rumah sakit mempunyai kontribusi penting dalam memberikan asuhan keperawatan. Pelayanan kesehatan dapat beresiko menimbulkan insiden keselamatan pasien. Kondisi tersebut dapat disebabkan dari kualitas iklim organisasi dan pelaksanaan handover yang tidak efektif. Tujuan penelitian ini untuk menganalisa hubungan iklim organisasi dan handover perawat terhadap insiden keselamatan pasien di Ruang Rawat Inap RSU UKI. Desain penelitian deksriptif analitik dengan pendekatan cross sectional. Sampel berjumlah 45 perawat menggunakan purposive sampling. Hasil uji Chi Square menunjukkan gambaran iklim organisasi tertutup sebanyak 23 perawat (51,1%). Handover pada perawat sebanyak 23 perawat (51,1%) menjawab efektif. Insiden keselamatan pasien menunjukkan 44,4% terjadi insiden dan 55,6% tidak terjadi insiden. Didapatkan p-value = 0,868 Tidak ada hubungan yang signifikan antara iklim organisasi dengan insiden keselamatan pasien dan nilai p-value = 0,005 Ada hubungan yang signifikan antara handover dengan insiden keselamatan pasien. Rumah sakit perlu memperhatikan hak-hak perawat seperti permasalahan mengenai imbalan yang belum sepadan dan mengadakan evaluasi secara berkelanjutan tentang iklim organisasi dan pelaksanaan handover secara efektif.
Hubungan Motivasi Kerja dengan Kepuasan Kerja Perawat pada Masa Pandemi COVID-19 di Rawat Inap Muhammad Khairul Fikri; Ichsan Rizany; Herry Setiawan
Jurnal Kepemimpinan dan Manajemen Keperawatan Vol. 5 No. 1 (2022)
Publisher : Persatuan Perawat Nasional Indonesia Jawa Tengah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32584/jkmk.v5i1.1362

Abstract

Tingkat kepuasan perawat bekerja di Rumah Sakit Daerah Idaman Kota Banjarbaru masih rendah pada masa pandemi COVID-19. Salah satu faktor yang mempengaruhi kepuasan kerja adalah motivasi kerja. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan motivasi kerja dengan kepuasan kerja perawat pada masa pandemi COVID-19 di rawat inap RSD Idaman Kota Banjarbaru. Penelitian ini merupakan penelitian non-eksperimental dengan desain cross sectional. Teknik yang digunakan yaitu stratified random sampling. Sampel terdiri dari 112 perawat pelaksana di rawat inap RSD Idaman Kota Banjarbaru. Pengambilan data menggunakan kuesioner. Hasil penelitian didapatkan terdapat hubungan yang positif antara motivasi kerja dengan kepuasan kerja perawat pada masa pandemi COVID-19 (p value = 0,0001 < 0,05; r = 570). Motivasi kerja perawat dapat mempengaruhi kepuasan kerja perawat pada masa pandemi COVID-19. Nilai motivasi kerja dan kepuasan kerja perawat pada masa pandemi COVID-19 masih perlu ditingkatkan, terutama kepuasan kerja yang masih dibawah standar minimum kepuasan kerja. Motivasi kerja yang baik dapat meningkatkan kepuasan kerja perawat pada masa pandemi COVID-19.
Hubungan Pengetahuan Perawat dengan Pelaksanaan Patient Safety di RSD Idaman Kota Banjarbaru Ajrina Nurwidya Sari; Herry Setiawan; Ichsan Rizany
Jurnal Kepemimpinan dan Manajemen Keperawatan Vol. 5 No. 1 (2022)
Publisher : Persatuan Perawat Nasional Indonesia Jawa Tengah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32584/jkmk.v5i1.1371

Abstract

Upaya yang dilakukan untuk menurunkan insiden keselamatan pasien yaitu dengan pelaksanaan patient safety. Salah satu faktor yang memengaruhi pelaksanaan patient safety yaitu pengetahuan dimana pengetahuan merupakan sesuatu yang diperoleh berdasarkan proses pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan pengetahuan perawat dengan pelaksanaan patient safety di Instalasi Rawat Inap RSD Idaman Kota Banjarbaru. Jenis penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan desain kolerasi menggunakan pendekatan cross sectional. Sampel berjumlah 79 perawat pelaksana yang dipilih menggunakan teknik stratified random sampling. Instrumen penelitian menggunakan kuisioner. Analisis data menggunakan uji Spearman’s rho dengan nilai (p-value=0,00, r=0,655**). Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan kuat antara pengetahuan perawat dengan pelaksanaan patient safety. Pihak rumah sakit diharapkan dapat mengevaluasi secara langsung pemahaman perawat mengenai patient safety untuk meningkatkan pelaksanaan patient safety sesuai kebijakan rumah sakit.
Hubungan Pengetahuan Perawat dengan Pencegahan Risiko Jatuh Prinandita Syafira; Herry Setiawan; Ichsan Rizany
Jurnal Kepemimpinan dan Manajemen Keperawatan Vol. 6 No. 2 (2023)
Publisher : Persatuan Perawat Nasional Indonesia Jawa Tengah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32584/jkmk.v6i2.1372

Abstract

Risiko jatuh merupakan suatu kejadian yang rentan terjadi pada pasien di rumah sakit yang disebabkan karena faktor ekstrinsik seperti lingkungan dan faktor instrinsik seperti kondisi fisiologis pasien. Dampak dari jatuh yaitu cedera yang dialami 30% sampai 51% pada pasien di rumah sakit. Penerapan pencegahan risiko jatuh dalam situasi klinis didasarkan pada faktor personal yaitu pengetahuan perawat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara pengetahuan perawat dengan pencegahan risiko jatuh. Desain penelitian adalah cross sectional dengan teknik pengambilan sampel stratified random sampling yang dilakukan pada 77 responden perawat pelaksana di ruang rawat inap. Instrumen yang digunakan berupa kuesioner. Hasil penelitian ini menunjukkan p-value = 0,000 dengan batas kemaknaan (α<0,05), sehingga dapat disimpulkan bahwa terdapat hubungan antara pengetahuan perawat dengan pencegahan risiko jatuh. Perlu adanya sosialisasi maupun pelatihan yang dilakukan untuk perawat di ruang rawat inap terkait dengan keselamatan pasien khususnya risiko jatuh yang sesuai standar prosedur operasional rumah sakit agar perawat dapat mengakses informasi terbaru mengenai keselamatan pasien
Motivasi kerja perawat dengan penerapan prinsip 6 benar dalam pemberian obat Firda Rosa Meliyani; Herry Setiawan; Ichsan Rizany
Jurnal Kepemimpinan dan Manajemen Keperawatan Vol. 7 No. 1 (2024)
Publisher : Persatuan Perawat Nasional Indonesia Jawa Tengah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32584/jkmk.v7i1.1373

Abstract

Prinsip 6 benar merupakan standar prosedur operasional pemberian obat dengan menerapkan 6 benar, yaitu benar obat, benar dosis, benar pasien, benar cara pemberian, benar waktu pemberian dan benar dokumentasi. Motivasi kerja perawat merupakan salah satu faktor yang mempengaruhi penerapan prinsip 6 benar dalam pemberian obat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan motivasi kerja perawat dengan penerapan prinsip 6 benar dalam pemberian obat di instalasi rawat inap RSD Idaman Kota Banjarbaru. Jenis penelitian menggunakan cross sectional melibatkan 76 perawat pelaksana dengan teknik stratified random sampling. Instrumen penelitian menggunakan kuesioner. Data dianalisis menggunakan uji Chi Square (Continuity Correction). Hasil penelitian ini Terdapat hubungan antara motivasi kerja perawat dengan penerapan prinsip 6 benar dalam pemberian obat (p-value= 0,020). Motivasi kerja perawat dapat mempengaruhi penerapan prinsip 6 benar dalam pemberian obat. Peneliti menyarankan agar pihak rumah sakit dapat meningkatkan motivasi kerja perawat, agar perawat lebih bersemangat dalam menerapkan prinsip 6 benar dalam pemberian obat yang dapat mencegah kesalahan pemberian obat (medication error).
Tingkat Beban Kerja Perawat Terhadap Kualitas Dokumentasi Asuhan Keperawatan di Rumah Sakit Jiwa Daerah Samarinda Muhammad Oktariq; Edi Sukamto; Arifin Hidayat
Jurnal Kepemimpinan dan Manajemen Keperawatan Vol. 5 No. 1 (2022)
Publisher : Persatuan Perawat Nasional Indonesia Jawa Tengah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32584/jkmk.v5i1.1406

Abstract

Pendokumentasian asuhan keperawatan merupakan sarana komunikasi antar petugas kesehatan dalam rangka pemulihan kesehatan pasien, dan tanpa dokumentasi yang benar dan jelas maka pendokumentasian tidak dapat dipertanggung jawabkan. Dalam proses pendokumentasian dapat dipengaruhi oleh beberapa faktor seperti beban kerja pada perawat. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisa hubungan beban kerja perawat dengan kualitas dokumentasi asuhan keperawatan. Penelitian kuantitatif dengan menggunakan pendekatan cross sectional, didapatkan 57 populasi dan 36 sampel menggunakan teknik pengambilan sampel dengan purposive sampling. Instrumen penelitian berupa kuesioner, kemudian dianalisis menggunakan uji spearman dan ditemukan bahwa perawat dengan beban kerja berat sebanyak 18 orang (50%), perawat dengan beban kerja ringan sebanyak 18 orang (50%) dan sebanyak 25 orang perawat (69,4%) dengan kualitas dokumentasi asuhan keperawatan baik, 11 orang perawat (30,6%) dengan kualitas dokumentasi asuhan keperawatan tidak baik. Nilai (Sig. 2-tailed) = 0,291 > nilai a = 0,05 sehingga dapat disimpulkan bahwa tidak terdapat hubungan yang bermakna antara beban kerja perawat dengan kualitas dokumentasi asuhan keperawatan di ruang rawat inap kelas III RSJD Atma Husada Mahakam Samarinda.