cover
Contact Name
Arief Yanto
Contact Email
arief.yanto@unimus.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
rofiimuhamad@yahoo.com
Editorial Address
-
Location
Kab. semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Jurnal Kepemimpinan dan Manajemen Keperawatan
ISSN : -     EISSN : 26215047     DOI : -
Core Subject : Health,
Jurnal Kepemimpinan dan Manajemen Keperawatan (e-ISSN 2621-5047) published by the Indonesian National Nurses Association (INNA) of Central Java. Jurnal Kepemimpinan dan Manajemen Keperawatan publishes two issues in a year. Jurnal Kepemimpinan dan Manajemen Keperawatan has been indexed in an international database. This journal publishes articles in the area of leadership in nursing, management of nursing services, and management of nursing care.
Arjuna Subject : -
Articles 187 Documents
Hubungan antara penggunaan Telemedicine dengan kepuasan pasien selama pandemic Covid19 Sugeng Riyadi; Farid Agushybana; Septo Pawelas Arso
Jurnal Kepemimpinan dan Manajemen Keperawatan Vol. 6 No. 2 (2023)
Publisher : Persatuan Perawat Nasional Indonesia Jawa Tengah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32584/jkmk.v6i2.2461

Abstract

Peningkatan besar dalam penyediaan telemedis, atau layanan klinis jarak jauh, selama beberapa bulan pertama pandemi Covid19. Telemedis telah terbukti mengurangi kebutuhan kunjungan langsung bagi pasien yang sedang dalam masa tindak lanjut atau yang mungkin memerlukan pengobatan tertunda. Penelitian bertujuan menghimpun informasi untuk mengetahui hubungan penggunaan telemedisin dengan kepuasan pasien selama pandemic covid19. Penelitian ini merupakan Systematic Literature Review dengan Meta-analisis. Dilakukan dengan mengambil artikel dari jurnal internasional melalui database electronic Pubmed dan Google Scholar dalam rentang waktu 2018-2023 kemudian dianalisis dengan software Openmee. Hasil analisis dilakukan pada 7 artikel jurnal terpilih menunjukkan bahwa penggunaan telemedisin memiliki hubungan dengan kepuasan pasien selama pandemic covid19 (p=<0,001). Dapat disimpulkan terdapat korelasi yang signifikan antara penggunaan telemedisin memiliki hubungan dengan kepuasan pasien selama pandemic covid19. Hal ini dapat menyebabkan pentingnya pengembangan layanan telemedisin sebagai langkah pemberian pelayanan kesehatan jarak jauh dengan menjamin kualitas pelayanan dan kualitas sumber daya manusia.
Hubungan Mutu Layanan Kesehatan Dengan Minat Kunjungan Ulang Pasien Dalam Memanfaatkan Kembali Jasa Di Puskesmas Hendarto Hendarto; Yunina Elasari; Wulandari Rizki Yeni; Nugroho Tri Adi
Jurnal Kepemimpinan dan Manajemen Keperawatan Vol. 7 No. 1 (2024)
Publisher : Persatuan Perawat Nasional Indonesia Jawa Tengah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32584/jkmk.v7i1.2498

Abstract

Indonesia masih menghadapi permasalahan pemerataan dan keterjangkauan pelayanan kesehatan, misalnya masyarakat enggan melakukan kunjungan ke puskesmas karena waktu pelayanan yang tidak cepat dan pelayanan yang kurang maksimal. Hal itu bisa menjadi indikator penurunan mutu layanan kesehatan. Salah satu Indikator mutu layanan kesehatan adalah kepuasan pasien. Kepuasan pasien menjadi tolak ukur dalam menilai keberhasilan mutu layanan kesehatan. Berdasarkan penelitian ditemukan bahwa angka kepuasan pasien di puskesmas masih rendah di angka 76,61%. Hal ini menunjukkan masih di bawah standar minimal yang ditetapkan oleh Departemen Kesehatan yaitu ≥ 90%. Hal ini bisa berdampak pada perkembangan puskesmas. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan mutu layanan kesehatan dengan minat kunjungan ulang pasien Puskesmas X Lampung. Jenis penelitian menggunakan deskriptif korelasi dengan pendekatan cross sectional. Populasi pada penelitian merupakan pengunjung UPTD Puskesmas X Lampung tahun 2023 sebanyak 1604 responden dengan jumlah sampel penelitian sebanyak 94 responden. Teknik pengambilan sampel menggunakan accidental sampling. Data dianalisis dengan uji Chi Square. Hasil analisis menyatakan bahwa mutu pelayanan cukup baik sebanyak 50 responden (53,3%) dan minat kunjungan ulang ke puskesmas sebanyak 63 responden (67,1%). Ada hubungan antara Mutu Pelayanan dengan Minat kunjungan ulang Di Puskesmas X Lampung (p value 0.003). Disarankan pihak manajemen Puskesmas X Lampung membuat sistem manajemen antrean secara online dan membuat program loyalty atau penghargaan untuk pasien yang sering berkunjung atau memberikan umpan balik positif.
Sistem Penjadwalan Perawat Elektronik: Sebuah Tinjauan Literatur Hendra Firmansyah; Roro Tutik Hariyati
Jurnal Kepemimpinan dan Manajemen Keperawatan Vol. 7 No. 1 (2024)
Publisher : Persatuan Perawat Nasional Indonesia Jawa Tengah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32584/jkmk.v7i1.2508

Abstract

Penjadwalan perawat elektronik mengacu pada penggunaan teknologi dan sistem perangkat lunak untuk mengotomatisasi dan menyederhanakan proses pembuatan dan pengelolaan jadwal perawat di lingkungan layanan kesehatan. Sistem penjadwalan perawat elektronik bertujuan untuk meningkatkan efisiensi, akurasi, dan keadilan dalam proses penjadwalan, yang pada akhirnya meningkatkan perawatan pasien dan kepuasan staf. Mendapatkan gambaran tentang metode pengembangan sistem penjadwalan elektronik perawat melalui studi literatur. Berdasarkan telaah 10 literatur didapatkan bahwa tahapan pengembangan sistem penjadwalan elektronik meliputi mengidentifikasi kebutuhan atau batasan dalam pengaturan jadwal perawat. Kemudian dilakukan kajian literatur untuk mengetahui informasi ilmiah terkait permasalahan dan metode yang sudah teruji dalam penelitian. Tahap selanjutnya adalah pemilihan dan pengembangan model perhitungan yang akan digunakan untuk mengatasi permasalahan penjadwalan. Model perhitungan kemudian diimplementasikan menggunakan software optimasi. Program diujicoba dengan database NRP atau dengan studi kasus di fasilitas kesehatan yang sesuai. Hasil ujicoba dianalisis keefektifannya dalam menyelesaikan masalah penjadwalan perawat serta dinilai efektivitasnya terhadap kepuasan perawat, efisiensi biaya rumah sakit dan mutu pelayanan keperawatan.
Efektifitas Instrumen Dokumentasi Asuhan Keperawatan Pasien Hemodialisis Berbasis STARKES 2022 El Faraby; Nursalam Nursalam; Hanik Endang
Jurnal Kepemimpinan dan Manajemen Keperawatan Vol. 6 No. 2 (2023)
Publisher : Persatuan Perawat Nasional Indonesia Jawa Tengah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32584/jkmk.v6i2.2556

Abstract

Dokumentasi keperawatan memiliki peranan yang sangat penting dalam pengambilan keputusan perawatan dan keamanan pasien yang mengandung nilai profesionalisme. Proses keperawatan merupakan pendekatan professional yang dilakukan untuk mengidentifikasi, mendiagnosis dan mengatasi respon manusia terhadap kesehatan dan penyakit. Studi ini bertujuan untuk melakukan telaah secara sistematis untuk melakukan pengembangan instrument dokumentasi asuhan keperawatan pada pasien hemodialisis berbasis STARKES 2022. Metode penelitian ini adalah menggunakan literatur review. Proses penyeleksian artikel dilakukan menggunakan PICOS. pencarian literatur melalui database dengan kriteria kualitas tinggi dan sedang, yaitu Scopus, ProQuest, Science Direct dan PubMed. Sebelum melanjutkan pada pencarian artikel atau jurnal harus menggunakan dan boolean operator. Hasil studi menunjukkan sebanyak 297 artikel ditemukan, berasal dari empat database: 198 Ebsco, 41 Science Direct dan 58 PubMed. Hasil pemilihan artikel sesuai dengan kriteria inklusi 15 artikel. Perlu adanya audit untuk mengevaluasi kelengkapan dokumentasi proses asuhan keperawatan sehingga akan meningkatkan mutu rumah sakit.
Pengaruh Manajemen Stress Terhadap Motivasi Kerja Dan Turnover Intention Untuk Manajer Keperawatan Di RSUD KRT. Setjonegoro Wonosobo Soni Budiyono; Pramudya Pramudya
Jurnal Kepemimpinan dan Manajemen Keperawatan Vol. 7 No. 1 (2024)
Publisher : Persatuan Perawat Nasional Indonesia Jawa Tengah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32584/jkmk.v7i1.2680

Abstract

Stres terkait pekerjaan sering menjadi penyebab tingginya tingkat turnover dan meningkatnya tingkat burnout di antara perawat. Kurangnya keterampilan kepemimpinan atau pelatihan cenderung membuat manajer keperawatan yang tidak siap dan tidak berpengalaman, sehingga menimbulkan stress dan merasa tidak nyaman pada posisinya. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis pengaruh manajemen stress terhadap motivasi kerja dan turnover intention untuk manajer keperawatan. Metode penelitian ini adalah kuantitatif dengan rancangan cross sectional. Populasi penelitian ini seluruh manajer keperawatan di RSUD KRT Setjonegoro Wonosobo pada bulan September 2023 sejumlah 33 responden. Teknik sampling yang digunakan pada penelitian ini adalah sampel jenuh yaitu dengan mengambil semua populasi penelitian. Analisis data menggunakan analisis univariat dan analisi bivariat dengan uji chi square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat pengaruh manajemen stress terhadap motivasi kerja pada manajer keperawatan di RSUD KRT. Setjonegoro Wonosobo. Ada pengaruh manajemen stress terhadap niat berpindah tempat kerja (turnover intention) pada manajer keperawatan di RSUD KRT. Setjonegoro Wonosobo. Ada pengaruh motivasi kerja terhadap niat berpindah tempat kerja (turnover intention) pada manajer keperawatan di RSUD KRT. Setjonegoro Wonosobo. Pengaruh manajemen stress terhadap turnover intention pada manajer keperawatan di RSUD KRT. Setjonegoro Wonosobo merupakan pengaruh langsung. Hendaknya dapat memberikan pelatihan kepada manajer dan perawat di RSUD KRT. Setjonegoro Wonosobo mengenai manajemen stress, sehingga mampu mengelola stress kerja secara positif.
Penilaian Kualitas Pelayanan Keperawatan Dengan Loyalitas Pasien Rawat Inap Fatkhul Khanifudin; Shindi Hapsari; Tri Ismu Pujiyanto
Jurnal Kepemimpinan dan Manajemen Keperawatan Vol. 7 No. 1 (2024)
Publisher : Persatuan Perawat Nasional Indonesia Jawa Tengah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32584/jkmk.v7i1.2691

Abstract

Kualitas pelayanan kesehatan menjadi hal penting yang ingin diwujudkan oleh sarana pelayanan kesehatan. Rumah sakit berkewajiban untuk berperan aktif dalam memberikan pelayanan kesehatan yang aman, bermutu, anti diskriminasi dan efektif dengan mengutamakan kepentingan pasien sesuai standar pelayanan rumah sakit. Kepuasan pelanggan menjadi penilaian pada kualitas pelayanan rumah sakit yang akan digunakan sebagai acuan dalam pembenahan pelayanan sehingga menciptakan suatu loyalitas dari pasien.Penelitian inii bertujuan mengidentifikasi kualitas pelayanan keperawatan dengan loyalitas pasien di Ruang Rawat Penyakit Dalam. Desain penelitian menggunakan metode deskriptif dengan desain Cross Sectional dengan teknik pengambilan sampel Random Sampling yang dilakukan pada 73 responden dengan uji analisa data Chi Square. Hasil penelitian ini menunjukkan nilai p-value sebesar 0.001 dengan batas kemaknaan (α<0,05), sehingga dapat disimpulkan bahwa terdapat hubungan kualitas pelayanan keperawatan dengan loyalitas pasien di Ruang Rawat Penyakit Dalam.
Implementation of Regulations and Policies for Nursing Care Quality in Hospitals Worldwide Edy Wuryanto
Jurnal Kepemimpinan dan Manajemen Keperawatan Vol. 7 No. 1 (2024)
Publisher : Persatuan Perawat Nasional Indonesia Jawa Tengah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32584/jkmk.v7i1.2881

Abstract

This systematic review examines the global implementation of regulations and policies aimed at enhancing the quality of nursing care in hospital settings. Through a comprehensive literature search, 20 studies were identified and analyzed. The review focuses on various regulatory frameworks, accreditation standards, and governmental policies that influence nursing care quality. The findings reveal that while regulations generally improve patient outcomes and care standards, challenges such as resource limitations, enforcement variability, and cultural resistance persist. The review concludes with recommendations for future research and policy development to address these challenges and improve nursing care quality globally.