cover
Contact Name
Junaedi Yunding
Contact Email
yundingj05@gmail.com
Phone
+6281242463096
Journal Mail Official
editor.jhealt@gmail.com
Editorial Address
Jl. Prof. Dr. Baharuddin Lopa, S.H., Talumung, Majene, Sulawesi Barat
Location
Kab. majene,
Sulawesi barat
INDONESIA
Journal of Health, Education, And Literacy (J-Healt)
ISSN : -     EISSN : 26219301     DOI : -
Core Subject : Health, Science,
Journal of Health, Education and Literacy (J-Healt) diterbitkan oleh Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Sulawesi Barat. Terbit dua kali dalam setahun (Maret dan September) dengan tujuan sebagai wadah komunikasi ilmiah bidang kesehatan yang diangkat dari hasil penelitian atau studi literature yang belum pernah dipublikasikan sebelumnya dan tidak sedang dalam proses untuk dipublikasikan di jurnal lain. Lingkup naskah yang dimuat dalam jurnal ini meliputi bidang keperawatan, Kesehatan Masyarakat, Kebidanan, Gizi, Kedokteran, serta bidang kesehatan lainnya. Redaksi menerima naskah dengan ketentuan penulisan seperti yang tercantum.
Articles 125 Documents
Pengalaman Pengobatan dan Kecemasan pada pasien Kanker di Awal Bros Hospital Makassar Tanrewali, Muhammad Saddad; Wahyuningsih, Wahyuningsih
Journal of Health Education and Literacy Vol 2 No 1 (2019): Journal of Health, Education and Literacy (J-Healt)
Publisher : Universitas Sulawesi Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (196.181 KB) | DOI: 10.31605/j-healt.v2i1.440

Abstract

Penyakit kanker masih menjadi masalah kesehatan serius di Indonesia. Kementerian Kesehatan (Kemkes) menyebutkan prevalensi penyakit kanker mengalami peningkatan dalam lima tahun terakhir. Menurut Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) tahun 2018, prevalensi kanker di Indonesia mencapai 1.79 per 1000 penduduk, naik dari tahun 2013 sebanyak 1.4 per 1000 penduduk. Riset ini juga menemukan, prevalensi tertinggi ada di Yogyakarta sebanyak 4.86 per 1000 penduduk, disusul Sumatera Barat 2.47, dan Gorontalo 2.44. Tujuan Penelitian Untuk Menganalisis Faktor yang berhubungan dengan tingkat Kecemasan pasien Kanker selama pengobatan di Awal Bros Hospital Makassar. Sampel yang diteliti adalah sebanyak 35 responden, desain analaitik dengan pendekatan cross sectional, dan menggunakan alat ukur tingkat kecemasan HARS (Hamilton Anxiety Rating Scale). Hasil menunjukkan bahwa Ada hubungan antara pengalaman pengobatan sebelumnya dengan tingkat kecemasan responden selama menjalani Pengobatan dengan nilai p- nilai P (0.013) atau < 0.05, Pengalaman awal pasien dalam pengobatan merupakan pengalaman-pengalaman yang sangat berharga yang terjadi pada individu terutama untuk masa-masa yang akan datang. Pengalaman awal ini sebagai bagian penting dan bahkan sangat menentukan bagi kondisi mental individu di kemudian hari. Apabila pengalaman individu tentang kemo terapi kurang, maka cenderung mempengaruhi peningkatan kecemasan saat menjalani Pengobatan.
The Correlation Between Spiritual Intelligence With Nursing Performance in Haji Province Hospital of South Sulawesi Husaeni, Hermin
Journal of Health Education and Literacy Vol 2 No 1 (2019): Journal of Health, Education and Literacy (J-Healt)
Publisher : Universitas Sulawesi Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (192.748 KB) | DOI: 10.31605/j-healt.v2i1.441

Abstract

Nurses are providers of constant and continuous service for 24 hours to patients. A good nurse's performance is the main key in improving the quality of health services. By increasing and strengthening spiritual intelligence, nurses can protect themselves from the inevitable negative effects of job stress so that they are more effective in improving their performance. The purpose of this study is to analyze the relationship of spiritual intelligence with the performance of nurses at the in Haji Province Hospital of South Sulawesi. The research design uses a quantitative cross-sectional study. The research sample of 70 respondents who were determined by total sampling technique. Data were analyzed by univariate analysis, bivariate chi-square test. Chi-Square test results indicate that spiritual intelligence with nurse performance is worth p = 0.007 which means that there is a relationship between spiritual intelligence and nurse performance. The breakdown of the relationship between performance components and spiritual intelligence is nurse quality p = 0.005, quantity p = 0.005, effectiveness p = 0.021, cooperation p = 0.000, independence p = 0.022, commitment p = 0.001. Based on these data, it can be concluded that there is a relationship between quality, quantity, effectiveness, cooperation, independence and commitment of nurses to nurse performance
Hubungan Umur Ibu dan Paritas dengan Kejadian Anemia pada Ibu Hamil di Wilayah Kerja Puskesmas Totoli Tahun 2017 Rahmaniah
Journal of Health Education and Literacy Vol 2 No 1 (2019): Journal of Health, Education and Literacy (J-Healt)
Publisher : Universitas Sulawesi Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (320.041 KB) | DOI: 10.31605/j-healt.v2i1.442

Abstract

Anemia pada ibu hamil masih menjadi prioritas penanganan masalah kesehatan oleh kementerian kesehatan. Hal ini terlihat dari masih dilakukannya intervensi pemberian tablet zat besi pada ibu hamil. Banyak faktor yang mempengaruhi anemia diantaranya jarak antara kehamilan sebelumnya dan berikutnya yang pendek dan juga paritas. Di Indonesia prevalensi anemia pada tahun 2016 sebanyak 37%. Di Sulawesi Barat Angka Kematian Ibu pada tahun 2014 sebanyak 358 per 100.000 kelahiran dan umumnya kematian tersebut disebabkan oleh anemia dan komplikasi pada masa kehamilan. Di wilayah kerja Puskesmas Totoli pada Januari sampai April 2017 terdapat 195 ibu hamil dengan anemia berat 18.9% dan anemia sedang 49.2%. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui hubungan umur ibu dan paritas dengan kejadian anemia pada ibu hamil. Jenis penelitian observasional dengan desain cross sectional. Populasi penelitian ini adalah seluruh ibu hamil di wilayah kerja Puskesmas Totoli. Data umur dan paritas didapatkan menggunakan kuesioner, sedangkan data anemia didapatkan dari data sekunder. Tekhnik pengambilan sampel menggunakan accidental sampling. Analisis data menggunakan uji chi-square. Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa umur ibu berhubungan dengan anemia (p=0.002) dan paritas juga berhungan dengan anemia (p=0.049). Berarti p< α= 0,05, sehingga disimpulkan bahwa ada hubungan antara umur ibu dan paritas dengan kejadian anemia pada ibu hamil. Disarankan terhadap ibu hamil untuk sering memeriksakan kesehatannya minimal 4 kali selama kehamilan dan bagi petugas kesehatan agar dapat mengoptimalkan perannya berupa pemberian edukasi gizi terhadap pasangan usia subur dan ibu hamil terkait dengan pencegahan masalah anemia.
Penerapan Askep Pada Pasien An. R dengan Bronchopneumonia Dalam Pemenuhan Kebutuhan Oksigenasi Aslinda, Aslinda
Journal of Health Education and Literacy Vol 2 No 1 (2019): Journal of Health, Education and Literacy (J-Healt)
Publisher : Universitas Sulawesi Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (201.719 KB) | DOI: 10.31605/j-healt.v2i1.458

Abstract

Anak sangat rentang terhadap berbagai penyakit yang bisa disebabkan oleh kuman, virus dan migroorganisme lain. Penyakit yang sering terjadi pada anak yaitu penyakit pada saluran pernafasan. Oksigen merupakan kebutuhan dasar manusia yang paling vital. Oksigen dibutuhkan oleh tubuh untuk menjaga kelangsungan metabolisme sel sehingga dapat mempertahankan hidup dan aktivitas berbagai sel, jaringan atau organ. Salah satu penyakit yang sering terdapat pada anak adalah Bronchopneumonia. Bronchopneumonia adalah radang paru-paru yang mengenai satu atau beberapa lobus paru-paru yang ditandai dengan adanya bercak-bercak infiltrate yang disebabkan oleh bakteri, virus, jamur dan benda asing. Menggambarkan Asuhan Keperawatan pada pasien An “R” dengan Bronchopneumonia dalam pemenuhan kebutuhan Oksigenasi. Studi kasus ini menggunakan rancangan analisis deskriptif. Dengan pendekatan proses keperawatan. terhadap pasien anak bronchopneumonia dalam pemenuhan kebutuhan oksigenasi. Data yang dikumpulkan dalam penelitian ini menggunakan format pengkajian, format wawancara dan lembar observasi. Setelah dilakukan tindakan keperawatan selama 3x12 jam pada pasien An. R dengan masalah oksigenasi telah teratasi. Berdasarkan dari hasil tindakan yang dilakukan pada An. R dapat disimpulkan bahwa masalah bersihan jalan nafas tidak efektif dapat teratasi dengan baik sesuai hasil yang diharapkan.
Hubungan Status Gizi Terhadap Produksi ASI Pada Ibu Menyusui di Puskesmas Tamalanrea Makassar Samiun, Zulfia
Journal of Health Education and Literacy Vol 2 No 1 (2019): Journal of Health, Education and Literacy (J-Healt)
Publisher : Universitas Sulawesi Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (338.304 KB) | DOI: 10.31605/j-healt.v2i1.460

Abstract

ASI merupakan makanan pertama, utama dan terbaik bagi bayi yang bersifat alamiah dan ketidakcukupan produksi ASI menyebabkan bayi kekurangan asupan nutrisi dan akan berdampak buruk pada pertumbuhan dan perkembangannya bahkan pada inteligensi bayi. Produksi ASI penting diketahui karena ASI merupakan makanan yang terbaik untuk pertumbuhan dan perkembangan bayi secara normal. Penelitian ini bertujuan melihat pengaruh status gizi ibu menyusui terhadap produksi ASI di wilayah kerja Puskesmas Tamalanrea Kota Makassar dengan desain “Cross Sectional Study”. Jumlah sampel yang diobservasi sebanyak 110 responden yang dipilih secara acak (Random Sampling) dan diuji dengan analisis data univariat dan bivariate.Hasil penelitian : menemukan distribusi persentase produksi ASI 46,4% dengan distribusi persentase status gizi 90,9%. Hasil uji bivariate ditemukan nilai p=0,364 lebih besar dari nilai α =0.05. Kesimpulan : status gizi ibu yang kurang tidak berhubungan dengan produksi ASI.
Penerapan Asuhan Keperawatan Dalam Kebutuhan Mobilitas Fisik pada Rheumatoid Arthritis di Puskesmas Tamalate Makassar Purqan Nur, Muhammad
Journal of Health Education and Literacy Vol 2 No 1 (2019): Journal of Health, Education and Literacy (J-Healt)
Publisher : Universitas Sulawesi Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (284.048 KB) | DOI: 10.31605/j-healt.v2i1.474

Abstract

Penyakit kronis dapat dikatakan sebagai salah satu beban ganda dibidang kesehatan. beberapa penyakit kronis salah satunya adalah rheumatoid arthritis. College of Rheumatology, Reumatoid artritis memberikan dampak negatif yang signifikan terhadap kemampuan beraktivitas, baik suatu pekerjaan ataupun tugas dalam rumah tangga dan mempengaruhi kualitas hidup serta meningkatkan angka kematian. Penderita rheumathoid arthritis pada lansia diseluruh dunia telah mencapai angka 355 juta jiwa,artinya 1 dari 6 lansia di dunia ini menderita rematik. Diperkirakan angka ini terus meningkat hingga tahun 2025 dengan indikasi dari 25% akan mengalami kelumpuhan. Penelitian ini bertujuan menggambarkan penerapan asuhan keperawatan pada pasien rheumatoid arthritis dalam pemenuhan kebutuhan mobilitas fisik. Penelitian menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan studi kasus pada pasien yang mengalami rheumatoid arthritis dalam pemenuhan kebutuhan mobilitas fisik. Data dianalisis berdasarkan hasil wawancara dan observasi yang didapatkan pada saat penelitian. Setelah dilakukan tindakan keperawatan Selama tiga hari, pasien mengatakan masih sulit melakukan aktivitas karena masih merasakan sakit pada sendi kaki kiri. setelah menentukan prioritas masalah berdasarkan hasil pengkajian, maka dilakukan tindakan keeprawatan selama tiga hari dan hasilnya Tn.A sudah bias menggerakkannya sedikit demi sedikit dengan bantuan keluarga. Dengan melakukan latihan range of motion aktif dan pasif secara rutin akan membantu dalam mengurangi gangguan mobilitas fisik.
Application of Nursing Care in Patients With Fluid and Electrolyte Needs in Hemodialisa Room, Labuang Baji Makassar’s Hospital Sulaiman, St. Suarniati
Journal of Health Education and Literacy Vol 2 No 1 (2019): Journal of Health, Education and Literacy (J-Healt)
Publisher : Universitas Sulawesi Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (410.293 KB) | DOI: 10.31605/j-healt.v2i1.475

Abstract

Chronic Kidney Disease (CKD) is a failure of kidney function so that it is unable to run its function properly, causing decreased glomerular filtration gradually, thus undergoing hemodialysis therapy. According to the WHO in 2017 which states that GGK disease ranked 12th highest mortality rate. And according to the results of riskesdas in 2013, South Sulawesi is ranked third with a prevalence of 0.3%. Handling efforts to decrease the volume of fluid by means of fluid restriction affects the patient's survival. This study aims to describe nursing care in patients. N with GGK in fulfillment of fluid requirement in Hemodilisa Room of RSU Labuang Baji Makassar, using descriptive method with case study approach. The results of this study indicate excess fluid volume characterized by grade 2 edema in the extremities, abdominal bloating and frequent burping, thirst, olguria, anemia and azotemia. The application of nursing care is done to monitor the intake output and fluid restriction so that no excess fluid volume can be concluded that monitoring of intake output and fluid restriction in GGK patients undergoing HD can effectively decrease the density of edema and weight. It is advisable to the nurse to monitor the patient's intake output for 24 hours and provide education for the implementation of home care in preventing excess fluid volume.
Penerapan Asuhan Keperawatan Pada Pasien Dengan Tuberkulosis Paru Dalam Pemenuhan Kebutuhan Oksigenasi Di Ruang Sakura Rumah Sakit TK II Pelamonia Makassar Harmawati
Journal of Health Education and Literacy Vol 2 No 1 (2019): Journal of Health, Education and Literacy (J-Healt)
Publisher : Universitas Sulawesi Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (126.642 KB) | DOI: 10.31605/j-healt.v2i1.476

Abstract

Tuberkulosis merupakan penyakit yang sangat diperhitungkan di negara berkembang, diperkirakan sepertiga populasi di dunia sudah terinfeksi Mycobacterium Tuberculosis. Di Sulawesi Selatan penderita tuberkulosis mengalami peningkatan pada tahun 2015 sebanyak 13.029 kasus dibandingkan pada tahun 2014 sebanyak 12.454 kasus. Angka Case Notification Rate menunjukkan Kota Makassar merupakan kabupaten/kota dengan angka CNR tuberkulosis tertinggi yaitu 254 per 100.000 penduduk. Penyakit ini dapat mempengaruhi kebutuhan dasar manusia yaitu oksigenasi, jika tidak ditangani dengan baik akan menimbulkan komplikasi salah satunya yaitu efusi pleura, pleuritis serta obstruksi jalan napas. Untuk penanganan bersihan jalan napas dapat dilakukan dengan pemberian tehnik batuk efektif. Penelitian ini bertujuan menggambarkan asuhan keperawatan pada pasien TN. F dengan tuberkulosis paru dalam pemenuhan kebutuhan oksigenasi di Ruang Sakura TK II Pelamonia Makassar. Pengumpulan data dan instrument dengan menggunakan format pengkajian yang didalamnya berisi pedoman wawancara, lembar observasi, dan lembar ceklis. Didapatkan selama tiga hari, masalah bersihan jalan napas teratasi, mampu mengeluarkan sekret dengan batuk efektif dan frekuensi pernapasan 24x/menit. Pemenuhan kebutuhan oksigenasi pada Tn. F dapat terpenuhi dengan memberikan tindakan mandiri dan pemberian obat, sehingga bersihan jalan napas kembali efektif. Kepada perawat agar melakukan asuhan keperawatan sesuai dengan kebutuhan klien.
Pelayanan dan Fasilitas Kesehatan, Biaya Persalinan, dan Kebijakan di Tempat Bersalin Mempengaruhi Ibu Dalam Memilih Tempat Bersalin di Kelurahan Kemiri Muka, Kecamatan Beji, Depok Nourmayansa Vidya; Apriyanti, Efa; Agustina, Ayunda Nia; Fathmanda, Maharaufa
Journal of Health Education and Literacy Vol 2 No 2 (2020): Journal of Health, Education and Literacy (J-Healt)
Publisher : Universitas Sulawesi Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (381.088 KB) | DOI: 10.31605/j-healt.v2i2.607

Abstract

One indicator of a country's health status is the maternal and infant mortality rate. 52.4% of mothers in Indonesia have access to maternal services. Maternal Mortality Rate (MMR) in Indonesia in 2008 according to the Demographic Health Survey of Indonesia is 307 per 100,000 live births, its far from the supposed target of 110 per 100,000 live births. The general objective of this study was to determine the factors associated with mother's decision when choosing a birth place, including the choice of giving birth. The factors that affect mother's decision when choosing a birth place are characteristic of the respondents and distance delivery and home place. Research sample is mothers residing in RW 03 Kelurahan Kemiri Muka - Depok totaling 125 people. This study uses a questionnaire and return rate = 100%. This study uses cross sectional data analysis using univariate and bivariate frequency distribution using the chisquare test. The results showed that there was a significant relationship between respondent’s education (p-value = 0.009; = 0.05), the husband's income & (pvalue = 0.046; = 0.05), and health facilities (p -value = 0.033; = 0.05) with a choice of place of birth.
Terapi Akupresur Sebagai Evidance Based Nursing Untuk Mengurangi Nyeri Dada Pada Pasien Sindrome Koroner Akut kambu, irwan
Journal of Health Education and Literacy Vol 2 No 2 (2020): Journal of Health, Education and Literacy (J-Healt)
Publisher : Universitas Sulawesi Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (275.654 KB) | DOI: 10.31605/j-healt.v2i2.614

Abstract

Coronary heart disease is clinically characterized by chest pain due to a blockage in the coronary arteries. Acupressure is part of complementary therapy that is able to increase endorphin levels to stimulate pain reduction. The implementation of evidence based nursing acupressure was given to 8 patients with a purposive sampling technique. The application instrument uses a visual analog pain scale rating scale. The application of acupressure was given for 20 minutes at the L14 acupressure point with a pain scale of 0 to 5. The results of the 8 samples given acupressure all patients experienced a decrease in pain scale. Emphasis or touch on the acupressure point can increase blood and systemic endorphin levels. Endorphins are the body's opiates naturally produced by the pituitary gland which are useful for reducing pain, affecting memory and mood which will then relax. Acupressure therapy has been proven to reduce pain so it is useful to apply to acute coronary syndrome patients with chest pain.

Page 3 of 13 | Total Record : 125