cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota adm. jakarta pusat,
Dki jakarta
INDONESIA
Jurnal Good Governance
ISSN : 14124246     EISSN : 26548240     DOI : -
Core Subject : Social,
Jurnal Good Governance (GG) is a scientific journal which publishes original articles on the most recent knowledge, researches, or applied researches and other development in fields of academic practitioners to discuss about public administrations and policies.
Arjuna Subject : -
Articles 84 Documents
Efektivitas Layanan Sahabat Perempuan dan Anak (SAPA) 129 (Studi Kasus Kualitas SDM Pada Layanan SAPA 129 di Kementerian PPPA) Anggin Nuzula Rahma; Pracoyo Cipto Nugroho; Retno Damayanti; Tri Mulatasih
Jurnal Good Governance Vol 18, No 2 (2022): September
Publisher : Lembaga Administrasi Negara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32834/gg.v18i2.492

Abstract

The Ministry of Women's Empowerment and Child Protection has launched the Call Center Service Friends of Women and Children (SAPA) 129 in collaboration with PT Telekomunikasi Indonesia (PT Telkom Indonesia) on March 8, 2021. The SAPA 129 service is one form of implementation of Presidential Regulation Number 65 of 2020 related to the addition of the duties and functions of the Kemen PPPA as a final referral service provider for women victims of violence. The SAPA 129 service is a revitalization of the public complaint service as a tangible manifestation of the state's presence in protecting women and children. SAPA 129 services are carried out by the Deputy for Protection of Women's Rights and the Deputy for Special Protection for Children. Based on data from the PPPA Ministry, the number of reports of cases of violence against women and children from March 2021 to February 2022 increased sharply. However, this increase in the number of reports did not increase with the increase in the number and quality of Human Resources (HR) owned by the Ministry of PPPA. This study aims to determine the effectiveness of SAPA 129 services related to handling cases of violence against women and children. The research method used is a qualitative approach, with primary data sources in the form of interviews, observations, and data triangulation. An alternative solution that can be provided is by conducting training or technical guidance related to the 6 functions of SAPA 129 services. The strategy adopted is networking with cross-Ministerial / Institutional and Community Institutions, especially those that have service institutions for handling cases and children in the implementation of training and technical guidance as well as sharing knowledge / good practice in optimizing SAPA services 129.Keywords: Public Service; Violence; Women; Children 
Analisis Pengaruh Kualitas Pelayanan Pada Pembelajaran E-Learning Terhadap Kepuasan Peserta Pelatihan: Studi Kasus pada Balai Diklat Geospasial – Badan Informasi Geospasial I Ketut Sutarga
Jurnal Good Governance Vol 18, No 2 (2022): September
Publisher : Lembaga Administrasi Negara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32834/gg.v18i2.493

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengungkap seberapa besar pengaruh kualitas pelayanan terhadap kepuasan peserta pelatihan metode pembelajaran e-learning pada Balai Diklat Geospasial – Badan Informasi Geospasial. Kajian ini dilakukan pada tahun 2021 dengan sasaran alumni Balai Diklat Geospasial periode akhir tahun 2020-2021. Instrumen pengambilan sampel adalah kuisioner google form dengan lima tingkat skala Likert. Metode penentuan sampel adalah sampel acak sederhana dengan jumlah responden sebanyak 100 orang. Metode analisis asosiatif kausal variable bebas terhadap variable terikat dilakukan secara kuantitatif dengan menggunakan regresi linier berganda. Data responden yang sudah lolos uji normalitas, validitas, reliabilitas dan uji asumsi klasik, maka diperoleh persamaan regresi linier berganda variabel bebas terhadap variabel terikat. Dengan uji statistik, ditemukan bahwa variable bebas kualitas pelayanan (tampilan-tampak, keandalan, daya tanggap, empati dan jaminan) secara simultan berpengaruh terhadap variable terikat kepuasan peserta pelatihan. Pada pemilihan model regresi linier berganda terbaik, bahwa metode backward elimination menyatakan bahwa aspek daya tanggap tidak berpengaruh terhadap kepuasan peserta pelatihan. Hal ini  dibuktikan dengan uji statistik dimana aspek daya tanggap nilai signifikansinya melemapaui nilai-p. Kata kunci: Kualitas pelayanan; kepuasan peserta pelatihan; e-learning
Manajemen Design Thinking dalam Peningkatan Profesionalisme Widyaiswara Ambar Rahayu
Jurnal Good Governance Vol 18, No 2 (2022): September
Publisher : Lembaga Administrasi Negara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32834/gg.v18i2.494

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk membuktikan bahwa upaya peningkatan profesionalisme Widyaiswara harus menggunakan pendekatan yang berorientasi kepada kebutuhannya dan hasilnya berupa suatu rekomendasi kebijakan bahwa manajemen design thinking adalah pendekatan yang tepat dan efektif untuk segera mewujudkan widyaiswara yang professional. Design thinking yang berpusat kepada manusia (human centered) diharapkan dapat menemukan solusi yang tepat dalam menyelesaikan suatu masalah. Metode ini telah banyak dikembangkan dalam manajemen di perusahaan swasta dan bahkan di beberapa negara untuk membuat inovasi-inovasi yang sesuai dengan kebutuhan dan keinginan pelanggan. Hasil kajian Manajemen design thinking dilakukan melalui 5 tahapan yaitu: empathize, define, ideate dan prototype serta test yang menghasilkan rumusan masalah dan rekomendasi pengembangan profesionalisme widyaiswara sebagaimana yang dibutuhkan dan diinginkan oleh widyaiswara dan para pejabat pimpinan tinggi yang akan membinanya secara berkesinambungan. Model Brain based mentoring bisa menjadi salah satu rekomendasi agar widyaiswara semakin professional. Dengan kajian ini diharapkan akan tergali unsur-unsur yang menjadi kunci keberhasilan inovasi pengembangan profesionalisme bagi widyaiswara di masa yang akan datang.Kata kunci: Profesionalisme; Widyaiswara; Desain Thinking.
JGG JGG JGG
Jurnal Good Governance Vol 18, No 2 (2022): September
Publisher : Lembaga Administrasi Negara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32834/gg.v18i2.490

Abstract